Claim Missing Document
Check
Articles

UTILIZATION OF PINEAPPLE PROCESSING LIQUID WASTE IN BIODEGRADATION OF DISPOSABLE FACE MASK BY BACTERIA FROM LAMPUNG BAY Deviany, Deviany; Zhofiroh, Nawrah Meisyah Muthi'ah; Febrina, Yane Fita; Yusuf, Reggina Aulia; Achmad, Feerzet; Yuniarti, Reni; Istiadi, Khaerunissa Anbar
Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : BRIN - Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jbbi.2024.8192

Abstract

The designation of COVID-19 as a global pandemic led to an increased use of single-use face masks, which result in waste that is difficult to degrade and has the potential to release microplastic fibers into the environment. This study aims to examine the im-pact of adding pineapple peel liquid waste (LCN) as a growth medium for the biodeg-radation of single-use face masks by bacterial isolates obtained from the waters of the Lampung Bay. The study investigates how LCN affects the efficiency of mask degra-dation by microorganisms, as well as how the ratio of LCN mixed with other growth media, such as Nutrient Broth (NB), influences the degradation process. The biodeg-radation process was carried out using a biostimulation technique, where bacterial iso-lates were incubated in media containing LCN at a 1:1 ratio. The degradation process lasted for 15 days, with the results being analyzed using gravimetry and Fourier-Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Gravimetric results showed a greater weight reduction in treated masks compared to the control masks. FTIR analysis also indicat-ed changes in the intensity of functional groups in the degraded layers of the masks, as well as the emergence of C≡C functional groups in the second and third layers. This study demonstrates that the addition of LCN can accelerate the biodegradation of sin-gle-use face masks, offering a new approach for managing mask waste.
Extraction of leaves oil from fresh leaves by using microwave-assisted extraction (MAE) and ultrasonic-assisted extraction (UAE) methods Imalia, Calaelma Logys; Simbolon, Firman; Hendra, Hendra; Junita, Nilam; Natalia, Yolanda; Nurfitri, Viola; Zahra, Nurul Afifah; Purba, Sry Oktavianty; Harni Saragih, Tresya Siti; Pribadi, Shelty Aty; Auriyani, Wika Atro; Achmad, Feerzet
Konversi Vol 14, No 2 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/k.v14i2.22972

Abstract

Essential oils are natural chemical compounds that are volatile and have a distinctive aroma, which are produced by plants as part of their secondary metabolites. This study aims to examine the differences in % yield content, extract pH, color, FFA value, and essential oil structure of each sample. The main materials used in this study were several types of aromatic leaves, namely lemongrass, pandan, lime, and eucalyptus leaves. The methods used were Microwave-Assisted Extraction (MAE) and Ultrasound-Assisted Extraction (UAE). The essential oil with the highest yield value and a specific gravity close to the Indonesian National Standard (SNI) is analyzed using Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). The eucalyptus leaf sample yielded the highest percentage with the MAE method, achieving a yield of 46 %. The FTIR analysis identified a broad absorption peak at 3257.7 cm⁻¹, indicating the presence of hydroxyl groups (-OH), which suggests alcohols or phenols and possible moisture contamination. Peaks at 2124.6 cm⁻¹ and 1744 cm⁻¹ reveal methylene (C-H) and carbonyl (C=O) groups, suggesting the presence of terpenoids and oxidized compounds like esters or ketones. Additional peaks at 1640 cm⁻¹ and 1013.8 cm⁻¹ and ether (C-O) groups, with the latter confirming the presence of 1,8-cineole in eucalyptus oil.
Pengabdian Masyarakat Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Di Desa Salenrang Kabupaten Maros Asmara, Farsya Bani; Iqbal, Muhammad; Achmad, Feerzet; Harmiansyah, *; Handayani, Kiki Yulia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Multi Disiplin Vol. 3 No. 1 (2026): JUPENGEN - Februari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jupengen.v3i1.1336

Abstract

Community Service Program (KKN) is a manifestation of the Tri Dharma of Higher Education, encouraging students to directly participate in community empowerment through education, research, and community service activities. This article reviews the implementation of the 13th National Community Service Program (KKN Kebangsaan) in 2025 in Salenrang Village, Bontoa District, Maros Regency, with a primary focus on tourism development. The work program included the development of a disaster mitigation map, the digitization of the Rammang Rammang tourist map, and the production of destination profile videos. Using a participatory approach, this program successfully encouraged community involvement in maintaining and managing local tourism potential. Results indicate increased community awareness regarding disaster mitigation and the use of technology in tourism promotion. This article also identifies several challenges, such as limited infrastructure and post-KKN program sustainability, and provides recommendations for developing future community service programs that are more sustainable and based on local potential.
Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Sebagai Pupuk Organik di Desa Nanti Agung, Kabupaten kepahinang, Bengkulu Achmad, Feerzet; Mahendra, Lufy Eka; Sylvia, Teny; Hatta, Madani; Marlina, Titi
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v1i1.13104

Abstract

Melimpahnya tanaman kopi di Desa Nanti Agung, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu menyebabkan penumpukan limbah kulit kopi akibat proses pengolahan biji kopi. Untuk itu, dilakukan pelatihan berupa pemanfaatan limbah kulit kopi untuk dijadikan sebagai pupuk organik. Pembuatan pupuk organik ini dengan mencampurkan limbah kulit kopi dengan kotoran ayam dan EM4 sebagai sumber bakteri pengurai yang diproses selama 14 hari. Hasil dari pelatihan pembuatan pupuk organik yaitu dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat setempat tentang pembuatan dan manfaat pupuk organik dari limbah kulit kopi. Dalam aplikasinya pada tanaman kopi, pupuk organik ini dapat meningkatkan produktivitas tanaman dengan cara meningkatkan sifat fisik, kimia, dan biologis pada tanah melalui unsur hara yang terkandung didalamnya serta mengurangi ketergantungan masyarakat dalam penggunaan pupuk kimia.
Sosialisasi Pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) dari Sampah Rumah Tangga pada Pekon Way Kerkai Achmad, Feerzet; Setianingrum, Nur; Jarwinda, Jarwinda; Satria, Arysca Wisnu; Firmansyah, Agus; Susanto, Herri
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v1i1.13105

Abstract

Pekon/Desa Way Kerkai, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung yang memiliki potensi komoditi kopi dan cabai. Adanya lahan pertanian yang cukup luas tetapi limbah pertanian yang dibuang begitu saja tanpa dimanfaatkan secara maksimal, dapat mencemari lingkungan dan mempengaruhi hasil pertanian di Pekon Way Kerkai. Demikian halnya dengan pengelolaan sampah organik rumah tangga masyarakat yang dibuang begitu saja tanpa ada proses lebih lanjut dan berpotensi mencemari lingkungan. Tujuan Kegiatan KKN PPM ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat dan petani tentang bagaimana cara mengelola limbah dan sampah organik menjadi pupuk cair atau Mikroorganisme Lokal (MOL). Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan dan pelatihan pembuatan MOL. Hasil dari kegiatan ini yaitu masyarakat dan petani memahami tentang proses pembuatan dan manfaat pupuk organik cair berbahan MOL untuk tanaman. Pemahaman petani meningkat dari rata-rata 30% sebelum pelatihan dan mencapai 90% setelah pelatihan ini berdasarkan kuisioner yang dibagikan sebelum dan sesudah pelatihan. Selain itu pelatihan ini dapat menjadi usaha atau bisnis serta sebagai bentuk memanfaatkan limbah yang tidak termanfaatkan dengan baik.
PENGARUH MASSA KARBON AKTIF DAN KONSENTRASI ADSORBAT DALAM PENYERAPAN ZAT WARNA METILEN BLUE Nury, Dennis; Luthfi, Muhammad Zulfikar; Deviany, Deviany; Achmad, Feerzet; Panjaitan, Jabosar Ronggur Hamonangan
ISTA Online Technologi Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62702/ion.v4i2.89

Abstract

In this study, the effect of activated carbon mass and methylene blue solution concentration on adsorption capacity, the length of time required to reach equilibrium, and isothermal modeling of activated carbon material in the adsorption process were studied. The variables used are the mass of activated carbon as much as 100 mg, 75 mg, and 50 mg and the concentration of methylene blue solution of 20, 40, 60, 80, and 100 ppm. The adsorption process in the three mass variations occurred at an optimum contact time of 80 and 90 minutes with an adsorption percentage of 99%. Adsorption of methylene blue dye by activated carbon from durian peel follows Freundlich isothermal modeling with a K value of 15846.44 mg/g and 1/n of 23.666 which shows an indicator of concentration dependence of the amount of energy associated with the adsorption process.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Aditya, Fajri Agnesia Putri Rini Agus Firmansyah Aldillah Herlambang Alfernando, Oki Alya Deenanti, Dara Amelia, Devita Ananda, Novia Putri Andri Sanjaya Anggi Oktasari Antika, Rindi Ardian, Muhammad Ikhwan Arie Sabdi Sembiring Armanda, Selvy Asmara, Farsya Bani Auriyani, Wika Atro Ay Ahmad Ayu Pratiwi, Ayu Az-zahra, Syifa Azizah, Rifka Noor Azzahra, Syifa Baehaqi Damayanti Damayanti Damayanti Damayanti Daulay, Yuliana Dennis Farina Nury Desi Riana Saputri Deviany Deviany Deviany, Deviany Devita Amelia Didik Supriyadi, Didik Donny Lesmana Dufan Saragih, Juro Edwin Rizki Safitra Enjel Saputri Ezra Sitorus, Fajar Fahmi, Yunita Fahni, Yunita Fajri Aditya Fandi, Oki Okta Febrina, Yane Fita Fergusta, Wilibrordus Bima Digdya Fikrah, Faizatul Fitranita, Vika Galeh Widharma Handayani, Kiki Yulia Harmiansyah, * Harni Saragih, Tresya Siti Hatta, Madani Hendra Hendra Herri Susanto Herti Utami Hukama, Ikhwan Imalia, Calaelma Logys Irene Seventina Lubis Jabosar Ronggur Hamonangan Panjaitan Jarwinda, Jarwinda Jayawarsa, A.A. Ketut Jerry Jerry Junita, Nilam Khaerunissa Anbar Istiadi Kurniawan, Jatmiko Lince Muis Lisa Angraini Lismeri, Lia Lisnurani, Lisnurani Mahardika, Melbi Mahendra, Lufi Eka Mahendra, Lufy Eka Manullang, Roida Manurung, Pandapotan Maruli Tua Mardiansyah, Rio Marlina, Titi Melani Putri Melbi Mahardika Muhammad Abdul Mubdi Bindar Muhammad Abdul Muhdi Bindar Muhammad Alfarizi Tazkia Muhammad Fajri Muhammad Ikhwan Ardian Muhammad Iqbal Muhammad Reahan Ramadhan Muhammad Triyogo Adiwibowo Muhammad Zulfikar Luthfi Musa Musa Musa Musa Mustafa Mustafa Mutiara Fajar Naldi, Roy Natalia, Yolanda Noorsaly, Siti Rizkyna Novia Putri Ananda Nuranisa, Ayunda Nurfitri, Viola Nurul Fadhilah Nury, Dennis Oktasari, Anggi Pandiangan, Kamisah Delilawati Prahmana, Rico Aditia Pramahadi Febriyanto Prasetyo, Rizky Dimas Pribadi, Shelty Aty Purba, Sry Oktavianty Purwanti, Millennia Rischa Qarimah, Akhlatul Qorimah, Akhlatul Rahmadini, Gustia Ratih Ainun Mardiyah Reni Yuniarti Ridho Ramadhan Ridwan Pratama Yudha Rifqi Sufra Rizky Dimas Prasetyo Rosafira, Adela Saputri, Desi Riana Sarah Fiebrina Heraningsih Satria, Arysca Wisnu Sembiring, Arie Sabdi Setianingrum, Nur setiawan, Darma Sida Mubin, Abror Simbolon, Firman Simbolon, Nur Indah Simbolon, Yusril Mahendra Simparmin br Ginting Sinaga, Kristomi Yahya Sinurat, Riristiani Stevence Manalu, Laurentsius SUHARTO Suharto Suharto Suharto Suharto Suharto Suharto Suharto Suharto Suharto Suharto Suharto Suharto Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Sulaiman, Ali Khotib Suryanto, Ido Syarifah Aini Sylvia, Teny Tambunan, Yonathan Marasi Tampubolon, Yosi Anugrah S.M Uzlifah Janah, Dikri Variyana, Yeni Wahyu Saputri, Laila Wardani Putri, Elfira Wiandini, Wandha Widiyanti Aprilia Wika Atro Auriyani Yazid Bindar Yudhanti, Tri Febri Yuli Darni Yuniar Luthfia Listyadevi Yunita Fahni Yusuf, Reggina Aulia Yusupandi, Fauzi Zaezarini, Nabhila Zahra, Nurul Afifah Zhofiroh, Nawrah Meisyah Muthi'ah Zuhri, Ahmad Azkal Azkiya