Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Praktik Istinsyaq pada Pasien Sinusitis Muhammad Muflih Arafah; Santriani Hadi; Zulfitriani Murfat; Andi Tenri Sanna
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 5 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v5i4.587

Abstract

Sinusitis merupakan kondisi pada saluran pernapasan atas yang kerap muncul dan dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Selain dipicu oleh faktor lingkungan dan infeksi, kebersihan hidung yang tidak optimal juga memperbesar kemungkinan terjadinya sinusitis. Istinsyaq, yaitu tindakan menghirup air ke dalam hidung saat berwudhu dalam ajaran Islam, dianggap mampu membantu menjaga kebersihan rongga hidung serta mencegah timbulnya sinusitis. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara tingkat pengetahuan dan praktik istinsyaq dengan kasus sinusitis. Penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 50 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner serta wawancara, kemudian dianalisis memakai uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang istinsyaq dengan derajat gejala sinusitis (p < 0,05). Selain itu, praktik istinsyaq yang baik juga berhubungan secara signifikan dengan derajat gejala sinusitis yang lebih ringan (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pasien dengan tingkat pengetahuan dan praktik istinsyaq yang lebih baik cenderung memiliki derajat gejala sinusitis yang lebih ringan. Oleh karena itu, edukasi mengenai istinsyaq yang benar dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam penanganan sinusitis, khususnya pada masyarakat Muslim.
Bridging Clinical Competence and Spirituality through the Integration of an Islamic Curriculum in Medical Professional Education: Literature Review Ryzka Puput Yunisyar; Andy Visi Kartika; Zulfitriani Murfat
Journal La Medihealtico Vol. 7 No. 1 (2026): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v7i1.3026

Abstract

The integration of Islamic values into medical professional education has emerged as a critical issue in response to the growing demand for physicians who are not only clinically competent but also possess strong moral and spiritual integrity in medical practice. This study aims to analyze and synthesize scholarly findings on the forms, models, and characteristics of Islamic curriculum integration and its contribution to the development of clinical and spiritual competencies among medical professional students. Employing a literature review method with a narrative integrative review design, this study examines national and international scientific publications published between 2020 and 2025. Data were collected through systematic searches of academic databases, including Google Scholar, PubMed, Scopus, DOAJ, and Garuda (Kemdikbud), and analyzed using narrative synthesis. The findings indicate that the integration of Islamic values within medical professional curricula is implemented through diverse models, ranging from the infusion of Islamic principles into courses and clinical learning, the development of integrated learning modules, to comprehensive institution-wide curricular approaches. Such integration is not reported to hinder the acquisition of clinical skills; rather, it strengthens medical professionalism by reinforcing clinical ethics, professional conduct (adab), empathetic communication, and spiritual awareness in doctor–patient interactions. The Clinical Skills Laboratory emerges as a particularly strategic learning environment for contextualizing and internalizing Islamic values through authentic clinical practice. Nevertheless, the literature also identifies challenges, including limitations in objective and standardized evaluation methods, as well as variability in faculty readiness and institutional capacity. Overall, the integration of an Islamic curriculum holds strong potential as a pedagogical framework for bridging clinical and spiritual competencies in medical professional education, provided it is designed systematically, contextually, and supported by appropriate instructional and assessment strategies.
Hubungan Antara Status Gizi Dan Gaya Hidup Terhadap Terjadinya Kanker Payudara Dirumah Sakit Ibnu Sina Abbas, A. Nurfhadillah; Murfat, Zulfitriani; Pratiwi, Dwi; Safitri, Asrini; Gani, Azis Beru
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 4 (2026): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i4.22880

Abstract

Kanker dengan frekuensi paling banyak terjadi dan penyebab kematian utama bagi wanita di Indonesia adalah kanker payudara. Pilihan gaya hidup yang tidak sehat dan status gizi adalah faktor risikonya. Kanker payudara mempengaruhi wanita usia produktif. Khususnya di Makassar, sebagian besar pasien muncul dalam stadium lanjut menurut data Riskesdas dan laporan dari Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan. Penyakit ini menekankan betapa pentingnya untuk melakukan penelitian mengenai faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Mengetahui bagaimana gaya hidup dan status gizi berkaitan dengan kejadian kanker payudara di RS Ibnu Sina pada tahun 2024 adalah tujuan dari penelitian ini. Desain observasional analitik menggunakan metode studi case-control adalah metodologi penelitian yang digunakan. Pengambilan sampel mengaplikasikan teknik simple random sampling untuk memilih sampel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) digunakan untuk mendapatkan informasi tentang status gizi, dan kuesioner terstruktur digunakan untuk mengumpulkan informasi mengenai gaya hidup dengan korelasi Product Moment Pearson untuk mengevaluasi validitas instrumen tersebut. Data olah pada perangkat lunak SPSS untuk uji chi-square. Temuan studi menunjukkan obesitas mempengaruhi sebagian besar orang dengan kanker payudara, dan mayoritas responden melakukan gaya hidup tidak sehat yang meliputi mengonsumsi banyak makanan berlemak dan tidak berolahraga. Menurut hasil uji statistik, ada korelasi yang substansial (p0,05) antara gaya hidup dan status gizi serta kejadian kanker payudara. Jadi, gaya hidup yang tidak sehat dan gizi yang tidak seimbang sangat terkait dengan kanker payudara. Untuk menurunkan kejadian kanker payudara, intervensi seperti edukasi gizi, mendorong kebiasaan makan sehat, meningkatkan aktivitas fisik, dan meningkatkan kesadaran tentang deteksi dini sangat krusial.
Analisa Hubungan Tingkat Pengetahuan Salat terhadap Praktek Pelaksanaan Salat Pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar Zulfasari Ibrahim; Rachmat Faisal Syamsu; Muhammad Jabal Nur; Moch Erwin Rachman; Zulfitriani Murfat
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v5i2.8590

Abstract

In Islam, prayer (salat) is a fundamental obligation that must be performed under all circumstances, including during illness. Muslim patients have high spiritual needs, in which religious practices serve as a source of strength in coping with disease. Although Islam provides concessions (rukhsah) in performing prayer for the sick, limitations in patients’ understanding of how to perform prayer according to their health conditions are still found. This lack of knowledge may affect the proper practice of prayer during hospitalization. Therefore, this study aims to identify patient characteristics related to the practice of prayer, to examine the level of knowledge of the five daily prayers in relation to their practice among patients, and to analyze patients’ overall level of knowledge regarding prayer. This study employed a quantitative method with a cross-sectional design. The results show that patient characteristics, particularly productive age and higher educational level, contribute to their ability to perform prayer during hospitalization. A significant relationship was found between the level of knowledge of prayer and its practice, where better understanding was associated with more optimal religious practice. Overall, most patients had a high level of knowledge of prayer, although a small proportion still had low knowledge, indicating the need for spiritual education. It can be concluded that the level of knowledge of prayer is associated with the quality of prayer practice among Muslim patients at RSUD Haji Makassar. Strengthening spiritual education is needed to support the fulfillment of patients’ religious needs during hospitalization.
Co-Authors Abbas, A. Nurfhadillah Agung Dirgantara Agung Dirgantara Ahyar, Muammar Alhumaerah, Musdalifah Almirah, Michaella Amrizal Muchtar Anas, Ali Andi Masdipa Andi Masipa Andi Rizaldi Kurniawan Misbah Andi Sitti Fahirah Andi Tenri Sanna Andy Visi Kartika Anggita, Dwi Anna Sari Dewi Annisa Duratul Hikmah Ardiansar, Abdul Mubdi Arfah, Arni Isnaini Arina Fathiyyah Armanto Makmun Arni Isnaini Arfah Aryanti R. Bamahry Aryanti R. Bamahry Asrini Safitri Asrini Safitri B, Sri Wahyuni Gayatri Bamahry R., Aryanti Bamahry, Aryanti R Dahlia Dahlia Dahliah Dahliah Dian Amelia Abdi Dian Fahmi Utami Dwi Anggita Dwi Pratiwi Edward Pandu Wiryansyah Eny Arlini Wello Fadhila, Umi Tanzil Fadli Ananda Fakhirah, Muthiah Raghdah Farah Ekawati Mulyadi Fattah, Nurfachanti Fattah, Nurfachanti Fattah Febie Irsandi Syahruddin Febie Irsandy Fendy Dimartyono Fendy Dwimartyono G. Gunawan Gani, Azis Beru Gayatri, Sri Wahyuni Hadi, Santriani Hamsah, M Hamsah, Muhammad Hermiaty Hermiaty Nasruddin Hermiaty Nasaruddin Hermiaty Nasruddin Ida Royani Ida Royani Indah Lestari Daeng Kanang Irma Yuniar Irmayanti Haidir Bima Irmayanti Haidir Bima Irna Diyana Kartika Isman, Thalhah Bin Kamaluddin, Irna Diyana Kartika Kanang, Indah Lestari Daeng Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin Karim, Marzelina Kartika K, Irna Diyana Khalid, Nurfadhilah Lisa Yuniaty M. Hamsah Makmun, Armanto Mappaware, Nasrudin Andi Marlyanti Rahmah Akib Moch Erwin Rachman Mona Nulanda Muh. Mursyid Muhammad Farhan Hadytiaz Muhammad Jabal Nur Muhammad Muflih Arafah Muhammad Mursyid Mukhtar, Shulhana mutiara mutiara N. Hamzah, Pratiwi Nabila Nasrudin Andi Mappaware Ningsi, Iin Widya Ningsih, Iin Widya Nirwana Laddo Nur Ashianty Hadijah Nur Fadhillah Khalid Nur Isra Nurafidah Kasmal kasmal Nurelly, Nurelly Nurmadilla, Nesyana Nurul Hikmah Prema Hapsari Purnamasari, Reeny Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu, Rachmat Faisal Rahman, Haryadi Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah, Rasfayanah Ratih Natasha Reny Purnamasari Juhamran Rosmiati Rosmiati Ryzka Puput Yunisyar Safitri, Asrini Santriani Hadi Saputri, Ade Amelyani Satriani Hadi Shulhana Mokhtar Shulhana Mokhtar Sigit Dwi Pramono Sri Irmandha Kusumardhani Sri Julyani Sri Wahyu Sri Wahyuni Gayatri Sri Wahyuni Gayatri Sri Wahyuni gayatri Basri Suleha, Andi Sulfiani Sulfiani Surdam, Zulfiyah Suryo, Ersya Putri Alifya Syamsu Rijal Syamsu Rijal Syarkawi, M. Fathir Faisal Thahir Utomo Andi Pangnguriseng Uyuni Vira Rosa Riani Wahyuni Gayatri, Sri Wahyuni, Arifah Ayu Tri wawan susilo Wiriansya, Edward Pandu Wiriansya, Edward Pandu Yuniar , Irma Yusriani Mangarengi Yusuf, Andini Zachristi S.Y, Nurul Zulfahmidah Zulfahmidah, Zulfahmidah Zulfasari Ibrahim Zulfiyah Surdam Zulfiyah Surdam