Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Brain Based Learning (BBL) Berbantuan Lingkungan Terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa ., I Dewa Made Putra Sanjaya; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Brain Based Learning berbantuan lingkungan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/ 2014. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh kelas IV SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng yang terdiri dari 5 SD dengan jumlah 154 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas IV SD No. 1 Banjar Tegal dengan jumlah 29 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas IV SD No. 1 Baktiseraga dengan jumlah 38 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes uraian pemahaman konsep IPA. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t sampel independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Brain Based Learning berbantuan lingkungan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hasil perhitungan rata-rata skor pemahaman konsep IPA kelompok siswa dengan model BBL (32,21) lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (27,82). Jadi, model BBL berbantuan lingkungan berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa pada kelas IV SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : BBL, lingkungan, pemahaman konsep This study was aimed at finding the significant difference between the concept of science between a group of students who learnt through Brain Based Learning combined with environment and a group of students who learnt conventionally in fourth graders in SD at Gugus XIII Buleleng District in academic year 2013/ 2014. This study was quasi experiment. The population of this study was all the fourth graders SD at Gugus XIII Buleleng District which involved 5 SD with the total amount 154 students. The sample of this study was fourth graders in SD No. 1 Banjar Tegal with the total amount 29 students as experiment class and fourth graders in SD No. 1 Baktiseraga with the total amount 38 students as control group. In collecting data, this study used essay test of science as the instrument. The data collected were analyzed by using descriptive statistic and t-test independent sample. The results of this study showed that there was different understanding of students’ science concept between the students who learnt through the instructional based on Brain Based Learning combined with environment and the students who learnt conventionally. The results of the mean of students who learnt through BBL (32,21) was higher than the students who learnt conventionally (27,82). So, BBL model combined with environment gave effect toward the students’ understanding about the concept of science in fourth grade in Gugus XIII Buleleng District. keyword : BBL, environment, concept undertanding
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INVESTIGASI KELOMPOK DENGAN MEMANFAATKAN PETA KONSEP UNTUK MENINGKAKAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SEMESTER GENAP SD NEGERI 2 BILA, KECAMATAN KUBUTAMBAHAN, KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Gede Seridana; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3798

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS dengan model pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok dengan memanfaatkan peta konsep pada mata pelajaran IPS siswa kelas V SD Negeri 2 Bila tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Bila tahun pelajaran 2013/2014. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dari tes dianalisis dengan menggunakan rumus persentase tingkat ketuntasan belajar, selanjutnya dikonversikan ke dalam tingkat hasil belajar IPS berdasarkan PAP skala 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari 72,30% atau berada pada kategori sedang pada siklus I, menjadi 86,90% atau berada pada kategori tinggi pada siklus II. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 15,60%. Begitu juga ketuntasan belajar secara klasikal terjadi peningkatan yang sangat tinggi yaitu dari 76,92% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Data tersebut menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar siswa secara klasikal sebesar 26,10%. Ini berarti model pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok dengan memanfaatkan peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar pada pelajaran IPS siswa kelas V SD Negeri 2 Bila. Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Investigasi Kelompok, peta konsep, hasil belajar This study aims to determine the improvement of learning outcomes IPS with cooperative learning model by utilizing the investigative group concept map in social studies fifth grade students of SD Negeri 2 Bila the school year 2013/2014. This study is a classroom action research (CAR), which was conducted in two cycles. The subjects were students of class V Elementary School 2 Bila the school year 2013/2014. Methods of data collection in this study using the test method. The data obtained from the tests were analyzed by using a formula percentage level of mastery learning, subsequently converted into the IPS level learning outcomes based LAP 5 scale. The results showed that an increase in student learning outcomes of 72.30% or are in the category of being in the first cycle, being 86.90% or higher in the category on the second cycle. Improving student learning outcomes from the first cycle to the second cycle of 15.60%. So also in the classical mastery learning occurs is very high increase of 76.92% in the first cycle to 100% in the second cycle. The data showed an increase in student learning outcomes classically by 26.10%. This means cooperative learning model by utilizing the investigative group concept maps can improve learning outcomes in social studies class V students of SD Negeri 2 Bila. Academic Year 2013/2014. keyword : Investigation Group, concept map, learning outcomes
pengaruh model pembelajaran problem solving dan reasoning berbasis brainstorming terhadap kemampuan berpikir kreatif pada mata pelajaran IPA bagi siswa kelas V di Gugus I kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. ., Ni Luh Putu Anggi Pratiwi; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Solving dan Reasoning berbasis Brainstorming dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus I Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Tejakula tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 94 orang. Sampel penelitian dilakukan dengan teknik cluster sampling. Sampel penelititan ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Tembok yang berjumlah 20 orang ditentukan sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SDN 4 Tembok yang berjumlah 20 orang ditentukan sebagai kelompok kontrol. Data hasil kemampuan berpikir kreatif IPA dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk essai yang berjumlah 10 soal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh thitung = 12,7 dan ttabel (pada taraf signifikasi 5%) = 2,021. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Solving dan Reasoning berbasis Brainstorming dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Problem Solving dan Reasoning , Brainstorming, berpikir kreatif. This research aimed to determine the differences science creative thinking ability between the students who followed the learning by using problem solving and reasoning learning models based on brainstorming and the students who followed by using conventional learning models in fifth grade students in cluster I Tejakula district, Buleleng regency in the academic year 2013/2014. This research was a quasi-experimental study. The population in this study were all fifth grade students in cluster I, Tejakula district in the academic year 2013/2014 totaled 94 students. The research sample was collected by cluster sampling technique. The sample was the fifth grade students of SD N 1 Tembok that totalled 20 students were collected as experimental group and fifth grade students of SD N 4 Tembok that totaled 20 students were collected as control group. Science creative thinking ability data was collected using instrument test an esay type test totaled 10 questions. The data obtained were analyzed by using descriptive statistic analysis technique and inferential statistic (uji-t). Based on the result of the research, it was obtained tcount = 12,7 and ttable (on significant level 5%) = 2,021. It means that tcount > ttable, those it can be concluded that there were significant differences of science creative thinking ability between the students who followed the learning by using problem solving and reasoning learning models based brainstorming and the students who followed by using conventional learning model. keyword : problem solving and reasoning, brainstorming, creative thinking.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS WACANA NARASI SISWA KELAS IV SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI GUGUS VII KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG ., Luh Sri Suwastini; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3841

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perbedaan kemampuan menulis wacana narasi siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picture dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Tahun Pelajaran 2013/2014 Di Gugus VII Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus VII Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SD No. 4 Selat dengan jumlah 25 siswa dan SD No. 2 Selat dengan jumlah 24 siswa. Data yang dikumpulkan adalah keterampilan menulis wacana narasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil peneitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan menulis wacana narasi yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picture dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan nilai thitung sebesar 4,5 dan ttab = 2,021 maka thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picture lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Artinya penggunaan model pembelajaran picture and picture berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan menulis wacana narasi siswa kelas IV semester I Tahun Pelajaran 2013/2014 Di Gugus VII Kecamatan Sukasada. Kata Kunci : Model pembelajaran picture and picture, keterampilan menulis. This study aims to describe differences of students abiity in writing narrative texk between group of students treated with picture and picture learning odelnand group of students treated with conventional learning model which is focused on elementary school students grade IV in academic year 2013/2014 gugus VII Kecamatan sukasada. This study is typically semi Experimental study with non-equivalent pot test only control group design. The population subject of this study is the whole students in grade IV SD Negeri in selat village academic year 2013/2014. The sampling subject of the study is students grade IV SD No.4 selat Consists of totally 25 students and SD No. 2 Selat consists of 24 students. The data collected is students kill in writing narative text. The data Gained is analyzed using descriptive an inferational statistics t-test. The anlysis output shows that there is a significant difference between group of students treated with Picture and picture learning model and group of students treated with conventional one, scorring on T-Count = 4,5 and T-tab= 2,021. It clearly shows that T-count is high her than T-tab. Based on study, it can be concluded that group ofstudents treated with picture and picture learning model is better then group of students treated with conventional learning model. It means that applying picture and picture learning model gives a significant influences to wards the improvement of students ability in writing narrative text for the students in grade IV semester I academic year 2013/2014 gugus VII Kecamatan Sukasadakeyword : Picture and Picture learning model, writing narrative text
PENGARUH MODEL WORD SQUARE TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK CERITA KELAS V SD GUGUS IX KECAMATAN BULELENG ., Ni Putu Dian Sri Widiartini; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3848

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keterampilan menyimak cerita antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Word Square dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional.Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SD Gugus IX Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain posttest only control group.Populasi penelitian berjumlah 209 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 67 orang, yang terdiri dari satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah keterampilan menyimak cerita dengan menggunakan tes obyektif keterampilan menyimak cerita. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis iferensial (Uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan menyimak cerita secara signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Word Square dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajarankonvensional (thitung> ttabel). Siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan MPWSmencapai skor rata-rata 87,21(kategori sangat tinggi). Sedangkan, siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional mencapai skor rata-rata 73,55 (kategori tinggi). Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan menyimak cerita yang dicapai oleh siswa yang mengikuti pembelajaran dengan MPWS lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : model word square, keterampilan menyimak cerita The aim of this research was to determine differences in story listening skills between students who take the word square learning model with students who take the conventional learning model. This research was conducted in Elementary school by using a quasi-experimental research design with posttest only control group. Total populations involved in the study were 209 people. It’s taken by simple random sampling technique. This research instruments such as listening skills test story. Analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test ) . The results of this research indicate that ( 1 ) there are significant differences in learning outcomes between students who learned with use the word square learning model and students who learned with using conventional learning model ( 4.26 t count > t table ) Students who learned with using the word square learning model shows the average score was 87.20 and in the very high category . And students who learned with using conventional learning model showed an average score of 73.55 in the high category. The results showed that the story listening skills achieved by students who take lessons with the word square learning model is better than the students who take the lessons with conventional learning model.keyword : word square, story listening skills
PENGGUNAAN METODE STUKTUR ANALITIK SINTETIK (SAS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MENULIS PERMULAAN PADA SISWA KELAS I SD NEGERI 7 BUNGKULAN ., KADEK JIMI KUSUMA DEWI; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3868

Abstract

Peneitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui, 1) peningkatan kemampuan membaca menulis permulaan pada siswa kelas I SD Negeri 7 Bungkulan Tahun pelajaran 2013/2014 dengan penggunaan metode Stuktur Analitik Sintetik (SAS). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas I SD 7 Bungkulan Tahun Pelajaran 2013/2014 berjumlah 9 orang. Tehnik pengumpulan data pada pembelajaran membaca menulis permulaan dikumpulkan dengan metode rekaman. Sedangkan metode analisis data digunakan adalah metode analisis statistik deskriptif. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus dikembangkan dengan tahapan-tahapan kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa, melalui penggunaan metode Stuktur Analitik Sintetik (SAS) dalam pembelajaran membaca menulis permulaan terbukti : dapat meningkatkan kemampuan membaca menulis permulaan. Hal ini ditunjukan pada hasil penelitian terhadap kemampuan membaca menulis permulaan pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 72 dan tergolong cukup pada siklus II dan pertemuan pada siklus II kemampuan membaca menulis permulaan meningkat sebesar.80 dan tergolong aktif. perolehan persentase angka rata-rata kelas pada siklus I sebesar.70.75 yang berada pada katagori sedang mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 81.00 dengan katagori.tinggi sehingga terjadi peningkatan sebesar 10,25. Kata Kunci : metode SAS, hasil belajar Classroom Action Research aims to determine , 1 ) to improve students' reading, writing, beginning at 7 Elementary School first grade lesson Bungkulan year 2013/2014 with the use of synthetic methods Analytical Structure ( SAS ) . The subject of this study is the first elementary grade 7 students Bungkulan Academic Year 2013/2014 amounted to 9 people . Data collection techniques in teaching reading writing collected beginning with the recording method . While the data analysis method used is descriptive statistical analysis method . This study was conducted action research in two cycles . Each cycle was developed with the stages of activities including planning , implementation , observation , and reflection . The results of this study found that , through the use of synthetic methods Analytical Structure ( SAS ) in the beginning of proven learning reading writing : writing can improve reading skills beginning . This is shown in the results of a study of the ability to read write beginning in the first cycle increased by 72 and is quite on the second cycle and meetings on the second cycle increased ability to read write starters sebesar.80 and relatively active . acquisition percentage rate class average on the first cycle sebesar.70.75 residing in the category is experiencing an increase in cycle II to 81.00 with katagori.tinggi resulting in an increase of 10.25 . keyword : SAS Methods , Results Learning
Pengaruh Pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V ., I Dewa Gede Satria Juniarta; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus 5 Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan semester genap tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah enam kelas dengan jumlah siswa 101 siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan jumlah 42 siswa, yang ditentukan dengan cara simple random sampling. Data kemampuan hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar berbentuk uraian. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji-t dengan bantuan program Microsoft Excel 2007 for Windows. Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) berada pada kualifikasi baik (M=33,45; SD=4,76), sedangkan hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi cukup (M=27,5; SD=6,477). Hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) dan hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung=3,42> ttabel=2,021; db=40). Hal ini berarti bahwa hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan SAVI lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional.Kata Kunci : Pendekatan SAVI, konvensional, dan hasil belajar This research is to know difference between study result of the student who study using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) approach and students who study using conventional study in sains subject. The research is false experiment with post test only control group design plan. This research population is all of 5tn grader student in SD gugus 5 Kediri, Tabanan, academic year 2013/2014 which has 6 classes and 101 students. The sampel is 2 classes with 42 students, which be gotten by simple random sampling. The data was collected by essay. Data is analyzed by descriptive statistic and t-test by Microsoft Excel 2007 for Windows. All test was done in 5% significancy level. The result shows that students who study using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) is in good qualification (M=33,45; SD=4,76), meanwhile students who study by conventional sytem are in enough qualification (M=27,5; SD=6,477). T-test result shows that there is a difference between studying using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) system and conventional system (tcount=3,42> ttable=2,021; db=40). It means that SAVI is better then conditional usay.keyword : SAVI system, conventional, studying result
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBASIS BUDAYA LOKAL BALI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD N 2 CEMPAGA PADA SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Luh Meli Artini; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4147

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match yang berbasis budaya lokal Bali pada siswa kelas V SD Negeri 2 Cempaga Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini bisa bermanfaat sebagai tambahan model pembelajaran yang inovatif, bisa memberikan pengalaman belajar yang menarik bagi siswa, bisa mengembangkan kreativitas guru dalam pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Cempaga tahun pelajaran 2013/2014, sebanyak 24 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 10,15% dari 75,35% pada siklus I menjadi 85,50% pada siklus II. Berdasarkan dari persentase rata-rata hasil belajar tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match yang berbasis budaya lokal Bali dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika. Kata Kunci : Model Kooperatif Tipe Make A match, hasil belajar This research is a classroom action research that aims to determine the learning outcome of students in the subjects of Mathematics through Cooperative Learning Model Type Make A Match local Balinese culture based on fifth grade students of SD Negeri 2 Cempaga District of Banjar, Buleleng academic year 2013/2014. This study can be useful as an additional innovative learning models, can provide an interesting learning experience for students, teachers can develop creativity in learning. Classroom action research was conducted in two cycles, each cycle consisting of planning, implementation, observation / evaluation and reflection. Is a research subject Elementary School fifth grade students in academic year 2013/2014 2 Cempaga, as many as 24 people. Methods of data collection in this study conducted by the method of observation and tests. The data obtained were then analyzed by quantitative descriptive method. The results of this study indicate that an increase in the average percentage of students mathematics learning outcomes by 10.15% from 75.35% in the first cycle to 85.50% in the second cycle. Based on the average percentage of the learning outcomes can be concluded that the application of cooperative learning model based Make A Match local Balinese culture can improve student learning outcomes in Mathematics.keyword : Cooperative Learning Model Type Make A match, the result of learning
Penerapan Model Pembelajaran Realistik Setting Kooperatif (Resik) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Semester II Di SD No. 2 Wanagiri Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Ni Luh Astriani; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika dengan menerapkan model pembelajaran Realistik Setting Kooperatif (RESIK) pada siswa kelas V semester II di SD No. 2 Wanagiri Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas V SD No. 2 Wanagiri tahun pelajaran 2013/2014 sedangkan objek penelitian ini adalah hasil belajar Matematika. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Teknik Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar pada siklus I diperoleh 69,67% dan pada kriteria PAP skala lima berada pada kategori cukup. Pada siklus II diperoleh 80,16% dan pada kriteria PAP skala lima berada pada kategori baik. Jadi hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 10,49%. Rata-rata ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 63%, sedangkan pada siklus II sebesar 90%. Dengan demikian ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 27%, sehingga dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Realistik Setting Kooperatif (RESIK) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika.Kata Kunci : Realistik Setting Kooperatif (RESIK), hasil belajar This study aims to determine the improvement of learning outcomes by applying mathematics Setting Realistic Cooperative learning model (Resik) in the second semester of the fifth grade students in elementary school No. 2 Wanagiri Sukasada the District, Buleleng academic year 2013/2014. This research is a classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were 30 students of class V SD No. 2 Wanagiri school year 2013/2014, while the object of this study is the result of learning Mathematics. Methods of data collection in this study was conducted with the test method. The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis. Based on the results of the study showed that the average learning outcomes in the first cycle and gained 69.67% in the PAP-scale five criteria in the category enough. In the second cycle obtained 80.16% and the PAP scale five criteria in the category either. So the learning outcomes of students has increased from the first cycle to the second cycle of 10.49%. The average score of students in the classical mastery learning in the first cycle by 63%, whereas in the second cycle of 90%. Thus mastery learning students has increased by 27%, so it can be concluded that the Cooperative Learning Model of Realistic Setting (RESIK) can improve student learning outcomes in Mathematics.keyword : Setting Realistic Cooperative (Resik), Learning Outcomes
PENGARUH PENDEKATAN MASALAH TERBUKA (OPEN-ENDED) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS VII KEC. TEJAKULA, KAB. BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Komang Pariasa; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar Matematika siswa pada kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan masalah terbuka (open-ended), untuk mengetahui hasil belajar Matematika siswa pada kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional, dan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa dengan menggunakan tes yang sama antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan masalah terbuka (open-ended) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional . Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD segugus VII Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel ditentukan dengan teknik cluster sampling dan diperolah SD No.2 Madenan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 26 orang siswa dan SD No. 1 Madenan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 21 orang siswa. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai hasil belajar Matematika antara siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Open-Ended (masalah terbuka) berada pada kategori tinggi, yaitu 41,54 pada rentangan 35 ≤ X ≤ 45 dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaraan konvensional berada pada kategori sedang, yaitu 31,85 pada rentangan 25 ≤ X ≤ 35. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 28,82 dan t tabel = 2,02 untuk db = n1 + n2 = 26 + 21 = 47 dengan taraf signifikasi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti pendekatan Open-Ended (masalah terbuka) berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika.Kata Kunci : pendekatan Open-Ended, hasil belajar This study aims to determine the differenced the proceeds of the mathematies student to group experiences wich follow the learning by open-ended, for known of proceeds learning mathematies to follow by convensional and to known the significant different of proceeds of mathematies use by same tast between student wich follow learning by the open-ended by student and to follow learning by convensional. This research as quasi experiences by the desain post test only group desain. The population of research is the elementary student of five classes the same bunch of sevens he “Tejakula district”, Buleleng recency the year of two thousand thirteen unil two thousand fourteens. The sample waved by the cluster sampling and getted by elementary school number two “Madenan” as experiences group by amounts twenty six students and elementary school number one “ Madenan” as control group amounts twenty one students. From this analyzed used by analyzed statistics descriptive and inferential statistics test. The research getted has significant different learning mathematic between student with the students use open-ended has hight catagori has fourty one, fivety four in creditor 35 ≤ X ≤ 45 and student use convensional research in middle catagori thirty one, eighty five in creditor 25 ≤ X ≤ 35 this analyzed showed = 28,82 and 2,02 for db = n1 + n2 = 26 + 21 = 47 by significant stage 5% by the cretiria test, because tarithematic > ttable so H0 refused and Ha accived. That means the neared by open-ended has influence the mathematic proceeds learnings. keyword : neared of open-ended, proceeds lernings
Co-Authors ., Carolina Hesti Kurniawati ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., I Gusti Bagus Wira Pandu Winata ., I Komang Arimbawa ., I Putu Diki Marga Sumitra ., Kadek Ayu Budi Suryani ., Kadek Ayu Partiwi ., Kadek Yondika Yusa Giri ., Kadek Yulli Candra Dewi ., Ketut Yuning Jayasri Pucangan ., Komang Trisna Yuliantari ., Luh Ayu Sulastini ., Luh Komang Laksmi Prasatya ., Luh Yeci Sasnitha ., Made Dony Marta Atmaja ., Made Trisna Susanti ., Ni Kadek Buri Arfini ., Ni Kadek Diana Sari ., Ni Kadek Nopiandari ., Ni Ketut Alit Aryani ., Ni Ketut Windu Ratnasari ., Ni Komang Atik Astiti ., Ni Komang Sri Utami ., Ni Luh Made Rai Tarini ., Ni Luh Pande Widyastiti ., Ni Luh Septiani Ari Pertiwi ., Ni Luh Sri Yogi Utami ., Ni Made Diantari ., Ni Nengah Widiantari ., Ni Nyoman Desi Wijayanti ., Ni Putu Cipta Wardani ., Ni Putu Eva Adelina Ariswati ., Ni Putu Inda Kristarini ., Ni Putu Suryanita SP. ., Ni Putu Yuni Setiawati ., Ni Wayan Ari Septiasih ., Ni Wayan Suitriani ., Putu Ika Krishna Novelinda A.A Diah Indrayani Adi Armini, Ida Ayu Adi Widnyana I Made Adnyani, Ni Wayan Satri Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Ariputra, I Putu Suyasa Arsana, I Komang Artawan, I Putu Artayasa, I Wayan Aryana, I Made Putra Asep Arifin Senjaya Binawati, Ni Wayan Sariani Citragotra, I Putu Hary Anggara Desak Putu Parmiti Deswinta Febiyanti Dewa Ayu Putu Armita Pratami ., Dewa Ayu Putu Armita Pratami Dewa Ayu, I Dewa Ayu Setiyawati Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Widhya Surya Pratama Dewa Nyoman Sudana Dewi PF, Kadek Aria Prima Dewi Supariani, Ni Nyoman Dewi, Ni Luh PT. Putriyani Dewi, Ni Made Umi Kartika Dewi, Putu Ayu Septiari Diaris, Ni Made Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Fadila, Yulastri Febiyanti, Deswinta Gama, I Ketut Gede Seridana . Gede Wira Bayu Gunawan, I Putu Eka Adi Gusti Ayu Komang Yudarini . Gusti Ayu Marhaeni Harbandinah Pietojo I Dewa Gede Satria Juniarta . I Dewa Kade Tastra I Dewa Made Putra Sanjaya . I Gde Suryawan I Gede Andri Septiadi . I Gede Astawan I Gede Hendrawan I Gede Krista Septiawan . I Gusti Agung Ayu Novya Dewi I Gusti Ngurah Japa I Kadek Darmo Suputra, I Kadek Darmo I Kadek Ratnada I Kadek Suranata I Ketut Gading I Komang Heriasa . I Komang Muliantara . I Komang Pariasa . I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Md Suarjana I nyoman Subagia, I nyoman I Nyoman Sueca, I Nyoman Sueca I Putu Eka Sugiantara . I Putu Hary Anggara Citragotra I Wayan Sukarsa . I Wayan Widiana Ida Bagus Widya Arta Pujana . Ignatius I Wayan Suwatra Indrayani, A.A. Diah Indrayani, Sang Ayu Putu Indrayani, Sang Ayu Putu Japa, Gusti Ngurah Jaya, I Ketut Manik Asta Juliarta, Putu Gde Agus Kadek Agus Mahendra ., Kadek Agus Mahendra Kadek Aria Prima Dewi PF Kadek Dean Puspitarini Kadek Dwi Padmawati KADEK JIMI KUSUMA DEWI . Kadek Yudiana Karakaita Putri, Putu Novika Adi Ketut Joliarta . Ketut Pudjawan Ketut Suwirta . Komang Agus Sutrisna ., Komang Agus Sutrisna Komang Oktarini Komang Oktarini, Komang Komang Trisnadewi Komang Wahyu Phalguna B.G. ., Komang Wahyu Phalguna B.G. Krisdayanthi, Astrid Kristina, Ni Made Rai Laksmono Widagdo Lastri Asih, Ni Made Lini, Eka Setya Luh Gde Surya Kartika Luh Gede Surya Kartika Luh Gede Surya Kartika, Luh Gede Surya Luh Meli Artini . Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Sri Suwastini . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Suarjana Made Sumantri Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahardika, I Gusti Ngurah Agung Wijaya Mahendra, I Komang Agus Wisnu Mardika, I Made Nasib Mastini, Gusti Nyoman Md. Sumantri Nerawati, Ni Gusti Ayu Agung NI GUSTI AYU MADE YENI LESTARI, NI GUSTI AYU MADE YENI Ni K. Ayu Suri S. Handayani Ni Ketut Anggi Rismayanti Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Ketut Kantriani Ni Ketut Ratmini Ni Ketut Suarni Ni Komang Seviani ., Ni Komang Seviani Ni Komang Sumerasih ., Ni Komang Sumerasih Ni Komang Susiprayati . Ni Komang Triana Ramadani . Ni Komang Wiardani Ni Luh Astriani . Ni Luh Devi Yulyanitha . Ni Luh Putu Anggi Pratiwi . Ni Made Ary Widiastini Ni Made Eny Rismayanti ., Ni Made Eny Rismayanti Ni Made Sukerni Ni Nengah Selasih Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Dian Sri Widiartini . Ni Putu Eka Windi Putri Pertiwi Ni Putu Titin Armila Dewi ., Ni Putu Titin Armila Dewi Ni Wayan Rati Ni Wayan Satri Adnyani Noviani, Putu Asih Nyoman Dantes Oktarina, Putu Santi Oktarina, Putu Santi Padmawati, Gusti Pande Putu Rizky Ari Pratana Paramitha, Ni Made Ayu Susanthi Pradnya Perbowosari, Heny Permatasariid, I Gusti Agung Istri Pradipta Kencana, I Nyoman Bagus Pratama, Dewa Gede Widhya Surya Pratana, Pande Putu Rizky Ari Premananda, Ni Luh Putu Uttari Priantara, I Made Ari Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Purwati, Gusti Ayu Made Puspita Dewi, Ida Ayu Kadek Sri Putra, I Kadek Adhi Dharma Putra, Made Fandy Darma Putri Pertiwi, Ni Putu Eka Windi Putri, Trisna Nanda Putu Agus Ariana Putu Erwik Piktoriawan . Putu Indah Sintya Dewi Putu Novika Adi Karakaita Putri Putu Sukma Andreani ., Putu Sukma Andreani Putu Susma Indrayani . Raiyanti, I Gusti Ayu Ratmini, Ni Ketut Ratna, Ni Kadek Ratna, Ni Kadek Ratnada, I Kadek Rusminingsih, Ni Ketut Sari, Ayu Made Putri Kartika Sastrawan, Putu Agus Putra Satri Adnyani, Ni Wayan Sayu Putu Ratih Senjaya, Asep Arifin Sentana, Gek Diah Desi Setiawan, Anggra Rendra Sinarsih, Ni Ketut Sintya Dewi, Sang Ayu Made Sintya Dewi, Sang Ayu Made Sirat, Ni Made Suarjana, I Md Sueca, I Nyoman Sukerni, Ni Made Sukriani, Ni Luh Sulaksana, I Made Harman Sumantri, Md. Supariani, Ni Nyoman Dewi Suyeni, Ni Made Swandari, Ni Kadek Ayu Gita Swarthini, Ni NYoman Swarthini, Ni Nyoman Ayu Sya’bani, Laila Tia Maha Lestari, Ni Luh Putu UNDIKSHA . Wahyuni . Wahyuni, Ni Nyoman Tri Widhya HS, Cokorda Dewi Widiantana, I Kadek Widiarta, I Komang Agus Indra Widyani, Ni Wayan Wirata, I Nyoman Wisnu Mahendra, I Komang Agus Wiwik Antari, Ni Made Wulandari, Ida Ayu Gde Yelia, Ni Kadek Rupini Yogantara, I Wayan Lali