Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR PKN ., I Putu Diki Marga Sumitra; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbasis lingkungan dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran TPS pada siswa kelas V SD Gugus VI Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 148 orang. Penentuan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 1 Unggahan yang berjumlah 28 orang dan kelas V SD N 1 Patemon yang berjumlah 28 orang. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan menggunakan metode tes dengan instrumen berupa tes objektif pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbasis lingkungan dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran TPS dengan thitung = 2,21 > ttabel = 2,00. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran TPS berbasis lingkungan berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn siswa. Kata Kunci : TPS, berbasis lingkungan, hasil belajar PKn. This research aims to know the difference of PKn learning result between groups of students who were taught by using cooperative learning model of TPS type based environment and group of students who were taught not to use the TPS learning model on grade V student of SD cluster VI Seririt District academic year 2016/2017. This type of research is a quasi-experimental research. The population of this study is entire class V SD in cluster VI Seririt District academic year 2016/2017 which amounted to 148 people. Sample determination using random sampling technique. The sample of this research is class V SD N 1 Unggahan which amounts 28 people and class V SD N 1 Patemon which amounts 28 people. Of the PKn learning outcomes collected using the test method with the instrument in the form of multiple choice objective test. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The results showed that there were significant differences in PKn learning outcomes between groups of students who were taught by using cooperative learning model of TPS type based environment and group of students who were taught not to use the TPS learning model with the tarithmatic= 2,21 > ttable = 2,00. This proves that the learning model of TPS is environmentally based have a positive effect on student learning result of PKn.keyword : TPS, based environment, PKn learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA KELAS V ., Carolina Hesti Kurniawati; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7353

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan berbicara melalui penerapan model pembelajaran inside outside circle pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 2 Banyuning tahun ajaran 2015/2016. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 2 Banyuning yang berjumlah 41 siswa. Objek penelitian ini adalah keterampilan berbicara. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase keterampilan berbicara pada siswa kelas V di SD Negeri 2 Banyuning. Persentase rata-rata keterampilan berbicara siswa pada siklus I sebesar 74,56% berada pada kategori kurang terampil. Persentase rata-rata keterampilan berbicara siswa pada siklus II sebesar 84,68% berada pada kategori terampil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inside outside circle pada mata pelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SD Negeri 2 Banyuning Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : inside outside circle, keterampilan berbicara, bahasa Indonesia The research was conducted to increase the speaking skill trough applying instruction model inside outside circle on bahasa Indonesia course in fifth grade SD Negeri 2 Banyuning academic year 2015/2016. This classroom action research conduct in two cycles. Each cycle consist of planning stage, action, observation, and reflection. action in each cycle is thre times meeting. The subject of this research is students of fifth grade in SD 2 Negeri 2 Banyuning which amount is 41 students. The object of this research is the speaking skill. Collecting the data is using observation method. Data will be analyzed by using statistic analytic descriptive quantitative technique. The result of the research showed that there was a raising percentage of speaking skill on students in fourth grade in SD Negeri 2 Banyuning. The average percentage of students’ speaking skill on cycle I is 74,56% is in low skilled categorize. The average percentage of students’ speaking skill on cycle II 84,68% is in skilled categorize. The result of this research showed that the application of inside outside circle learning model on bahasa Indonesia course can increase the motivation of students’ speaking skill in fifth grade of SD Negeri 2 Banyuning academic year 2015/2016keyword : inside outside circle, speaking skill, bahasa Indonesia
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INVESTIGASI KELOMPOK DENGAN MEMANFAATKAN PETA KONSEP UNTUK MENINGKAKAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SEMESTER GENAP SD NEGERI 2 BILA, KECAMATAN KUBUTAMBAHAN, KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Gede Seridana; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3798

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS dengan model pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok dengan memanfaatkan peta konsep pada mata pelajaran IPS siswa kelas V SD Negeri 2 Bila tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Bila tahun pelajaran 2013/2014. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dari tes dianalisis dengan menggunakan rumus persentase tingkat ketuntasan belajar, selanjutnya dikonversikan ke dalam tingkat hasil belajar IPS berdasarkan PAP skala 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari 72,30% atau berada pada kategori sedang pada siklus I, menjadi 86,90% atau berada pada kategori tinggi pada siklus II. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 15,60%. Begitu juga ketuntasan belajar secara klasikal terjadi peningkatan yang sangat tinggi yaitu dari 76,92% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Data tersebut menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar siswa secara klasikal sebesar 26,10%. Ini berarti model pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok dengan memanfaatkan peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar pada pelajaran IPS siswa kelas V SD Negeri 2 Bila. Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Investigasi Kelompok, peta konsep, hasil belajar This study aims to determine the improvement of learning outcomes IPS with cooperative learning model by utilizing the investigative group concept map in social studies fifth grade students of SD Negeri 2 Bila the school year 2013/2014. This study is a classroom action research (CAR), which was conducted in two cycles. The subjects were students of class V Elementary School 2 Bila the school year 2013/2014. Methods of data collection in this study using the test method. The data obtained from the tests were analyzed by using a formula percentage level of mastery learning, subsequently converted into the IPS level learning outcomes based LAP 5 scale. The results showed that an increase in student learning outcomes of 72.30% or are in the category of being in the first cycle, being 86.90% or higher in the category on the second cycle. Improving student learning outcomes from the first cycle to the second cycle of 15.60%. So also in the classical mastery learning occurs is very high increase of 76.92% in the first cycle to 100% in the second cycle. The data showed an increase in student learning outcomes classically by 26.10%. This means cooperative learning model by utilizing the investigative group concept maps can improve learning outcomes in social studies class V students of SD Negeri 2 Bila. Academic Year 2013/2014. keyword : Investigation Group, concept map, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN REASONING BERBASIS BRAINSTORMING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PADA MATA PELAJARAN IPA BAGI SISWA KELAS V DI GUGUS I KECAMATAN TEJAKULA, KABUPATEN BULELENG. ., Ni Luh Putu Anggi Pratiwi; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Solving dan Reasoning berbasis Brainstorming dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus I Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Tejakula tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 94 orang. Sampel penelitian dilakukan dengan teknik cluster sampling. Sampel penelititan ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Tembok yang berjumlah 20 orang ditentukan sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SDN 4 Tembok yang berjumlah 20 orang ditentukan sebagai kelompok kontrol. Data hasil kemampuan berpikir kreatif IPA dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk essai yang berjumlah 10 soal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh thitung = 12,7 dan ttabel (pada taraf signifikasi 5%) = 2,021. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Solving dan Reasoning berbasis Brainstorming dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Problem Solving dan Reasoning , Brainstorming, berpikir kreatif. This research aimed to determine the differences science creative thinking ability between the students who followed the learning by using problem solving and reasoning learning models based on brainstorming and the students who followed by using conventional learning models in fifth grade students in cluster I Tejakula district, Buleleng regency in the academic year 2013/2014. This research was a quasi-experimental study. The population in this study were all fifth grade students in cluster I, Tejakula district in the academic year 2013/2014 totaled 94 students. The research sample was collected by cluster sampling technique. The sample was the fifth grade students of SD N 1 Tembok that totalled 20 students were collected as experimental group and fifth grade students of SD N 4 Tembok that totaled 20 students were collected as control group. Science creative thinking ability data was collected using instrument test an esay type test totaled 10 questions. The data obtained were analyzed by using descriptive statistic analysis technique and inferential statistic (uji-t). Based on the result of the research, it was obtained tcount = 12,7 and ttable (on significant level 5%) = 2,021. It means that tcount > ttable, those it can be concluded that there were significant differences of science creative thinking ability between the students who followed the learning by using problem solving and reasoning learning models based brainstorming and the students who followed by using conventional learning model. keyword : problem solving and reasoning, brainstorming, creative thinking.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Ni Putu Eva Adelina Ariswati; ., Drs. I Nyoman Murda, M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media question card dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media question card di kelas V SD di Gugus III Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini berjumlah 170 orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik Simple Random Sampling. Sebanyak 23 orang siswa SD Negeri 2 Ekasari dilibatkan sebagai kelas eksperimen dan 20 orang siswa SD Negeri 2 Nusasari dilibatkan sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPS dikumpulkan menggunakan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung > ttabel (thitung = 3,58 > ttabel = 2,00) dan skor rata-rata siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media question card lebih tinggi yaitu 17,91, sedangkan skor rata-rata siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media question card yaitu 13,75. Jadi, model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media question card berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Problem Based Learning (PBL), question card, hasil belajar IPS This research aimed at finding out the significant difference of Social Science learning outcomes between students who were taught with question card assisted Problem Based Learning Model (PBL) and students who were not taught by question card assisted Problem Based Learning Model (PBL) in Grade V of elementary schools in Cluster III, Melaya Sub district, Jembrana Regency, in the Academic Year 2016/2017. The type of research used was quasi experimental research using non-equivalent posttest only control group design. The population of this study amounted to 170 people. The sample of this research was chosen by Simple Random Sampling technique. That obtained 23 students of Elementary School 2 Ekasari involved as the experimental class and 20 students of SD Negeri 2 Nusasari involved as the control class. The Social Science learning outcomes data were collected using a multiple choice-shaped test instrument. The data collected were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the result of data analysis, it was obtained that tcount > ttable (tcount = 3.58 > ttable = 2.00) and the average score of students who were taught by question-card assisted Problem Based Learning Model (PBL) was higher, which was 17,91, while the average score of students who were not taught with question card assisted Problem Based Learning Model (PBL) was 13.75. Therefore, question card assisted Problem Based Learning (PBL) has an effect on the learning outcomes of Social Science students of Grade V of elementary schools in Cluster III of Melaya Sub district, Jembrana Regency, in the Academic Year 2016/2017.keyword : Problem Based Learning (PBL), question card, Social Science learning outcomes
PENERAPAN MEDIA GAMBAR SERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR NEGERI 5 SUDAJI KECAMATAN SAWAN ., I Komang Muliantara; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis narasi pada siwa kelas III di Sekolah Dasar Negeri 5 Sudaji setelah diterapkannya media gambar seri dalam proses pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas III dengan jumlah 15 orang. Objek penelitiannya adalah kemampuan menulis narasi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan teknik (1) analisis statistik deskriptif, (2) analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan menulis narasi siswa, pada siklus I rata-rata hasil keterampilan menulis narasi sebesar 65% dengan kreteria cukup, mengalami peningkatan pada siklus II yaitu rata-rata hasil sebesar 77% berada pada kategori tinggi dengan peningkatan sebesar 12%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media gambar seri dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi kelas III Sekolah Dasar Negeri 5 Sudaji. Kata Kunci : media gambar seri, keterampilan menulis narasi. This study aimed at improving the student’s competency in writing narration at third grade of Sekolah Dasar Negeri 5 Sudaji after applied the picture series media in learning process. This study was a classroom action based research. In which the study was conducted in two cycles. The subjects of this study were third grade student, with amount fifteen students. The object of this study was the competency in writing narration. In this study the researcher used observation method. The data was gathered, after that would be analyzed by two techniques: 1) descriptive statistic analysis, 2) quantitative descriptive. The result study showed the improvement of student competency in writing narration. The student means score in the cycle I was 65%. It could be categorized enough criteria while the mean score in cycle II was 77 %. It could be categorized as high score with improvement 12% .Regarding to the data obtained in this study it could be concluded that the application of picture series media could improve the student’s competency in writing a narration at third grade in Sekolah Dasar Negeri 5 Sudaji.keyword : picture series media, narration writing competency
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN WACANA NARASI SISWA KELAS V SD NO.3 PANJIANOM ., Ni Komang Susiprayati; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar membaca pemahaman wacana narasi setelah menerapkan model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) pada siswa kelas V SD nomor 3 Panjianom Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD nomor 3 Panjianom yang berjumlah 18 orang siswa. Data hasil belajar membaca pemahaman wacana narasi siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data pada siklus I diperoleh rata-rata 69,11 dengan kategori cukup (69,11%) dan pada siklus II diperoleh rata-rata 83,00 dengan kategori baik (83,00%). Terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 13,89%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapkan model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) dapat meningkatkan hasil belajar membaca pemahaman wacana narasi siswa kelas V SD nomor 3 Panjianom Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition), hasil belajar, wacana narasi. This research was aimed to find out the improvement of reading comprehension achievement on narrative passage after applying the cooperative integrated reading and composition (CIRC) instructional model towards Class V students in SD 3 Panjianom, sub-district of Sukasada, Buleleng regency. This was a classroom based research that involved 18 class V students in SD 3 Panjianom. The research data were obtained by using multiple choice test instrument and then analyzed descriptively and quantitatively. The result of data analysis on cycle I was 69.11 in average which was categorized as adequate (69.11%) and on Cycle II the result was 83.00 in average which was categorized as good (83.00%). From the result of data analysis it was found that there was improvement from cycle I to cycle II as much as 13.89%. Therefore it could be concluded that the cooperative integrated reading and composition (CIRC) instructional model could improve the reading comprehension achievement on narrative passage for class V students in SD 3 Panji anom in the academic year of 2013/2014.keyword : Instructional Model CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition), reading comprehension achievement, narrative passage.
PENERAPAN MODEL COURSE REVIEW HORAY BERBANTUAN MEDIA MONOPOLI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA ., Ni Wayan Suitriani; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan belajar dan (2) meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran course review horay bebantuan media monopoli. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanakan tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 4 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 15 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan keaktifan dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data keaktifan belajar menggunakan metode observasi dan pengumpulan data hasil belajar menggunakan tes. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase keaktifan belajar dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V di SD Negeri 4 Banyuning. Pada siklus I, persentase rata-rata keaktifan belajar diperoleh sebesar 71,9% (cukup aktif) dan persentase rata-rata hasil belajar IPA diperoleh sebesar 72% (cukup). Pada siklus II persentase rata-rata keaktifan belajar diperoleh sebesar 84,75% (aktif) dan persentase rata-rata hasil belajar IPA diperoleh sebesar 82% (tinggi). Jadi, penerapan model pembelajaran course review horay berbantuan media monopoli dapat meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Negeri 4 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : course review horay, hasil belajar, keaktifan, media monopoli This study aims (1) improve the activity of learning and (2) improve the learning outcomes of by application the learning model of media-assisted course review horay monopoly. This type of research is classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of stages planning, action, observation and evaluation, and reflection. The subjects were grade V students at SD Negeri 4 Banyuning academic year 2015/2016 of 15 people. The object of this research was the increase in activity and learning outcomes IPA. Data collection in the study carried out by the method observation and tests. Data were analyzed with descriptive statistical analysis methods. The results showed that there was an increase percentage activity and learning outcomes IPA on grade V students at SD Negeri 4 Banyuning. In the first cycle the average percentage of activity of learning gained by 71,9% (quite active) and the average percentage of learning outcomes obtained by 72% (quite). In the second cycle the average percentage of activity of learning gained by 84,74% (active), and the average percentage IPA learning outcomes obtained by 82% (high). Become application of learning models course review horay assisted monopoly media can increase the activity of learning and learning outcomes IPA grade V SD Negeri 4 Banyuning academic year 2015/2016.keyword : activity of learning, course review horay, learning outcomes, monopoly media
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP SIKAP ILMIAH PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS V SD DI DESA YEHEMBANG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Gusti Ayu Komang Yudarini; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengetahui deskripsi perbedaan yang signifikan sikap ilmiah pada mata pelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran generatif dan kelompok siswa yang dibelajarakan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Desa Yehembang Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 69 orang dari kelompok siswa kelas V SD di Desa Yehembang. Sampel penelitian ini kelas V di SD Negeri 5 Yehembang berjumlah 35 orang dari kelompok eksperimen dan 34 orang dari kelas V sebagai kelompok kontrol di SD Negeri 1 Yehembang. Datayang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil penelitian ini menunjukanterdapat perbedaan sikap ilmiah siswa antara kelompok siswa yang di belajarkan dengan model pembelajaran generatif dan kelompok siswa yang di belajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Besarnya thitung adalah 8,86, sedangkan ttabel adalah pada taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Hal ini menunjukkan thitung> ttabel. Selanjutnya rata-rata skor sikap ilmiah kelompok siswa yang di belajarkan dengan model pembelajaran generatif (134,37) lebih tinggi daripada kelompok siswa yang di belajarkan dengan model pembelajaran konvensional (94,32). Dengan demikian, model pembelajaran generatif berpengaruh terhadap sikap ilmiah siswa pada kelas V SD Di Desa Yehembang Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model pembelajaran Generatif,sikap ilmiah The purpose of this research was to describe the significant differencesscience attititudein science subject between the studentsthat taught with generative learning model and those that taught with conventional learning model in grade V Yehembang Elementary School in academic year 2014/2014. This research using post test design only with non equivalent control group design. The research population was all students in grade V which belong to Elementary School Desa Yehembang with the total 69 students. The samples was all students in grade V which belong to Elementary School 5 Desa Yehambangwith the total 35 students from experiment group and 34 students which belong to Elementary School 1 Desa Yehembang.The data were analysed using a descriptive statistic and inferencial statistic. The result of this research showed that there were the differencesscience attitude between the students taught with generative learning model and taught with conventional model learning (tarithmetic = 8.86 ; ttable = 2,00).The average score of the students taught with generative learning model is 134,37 higher than the students taught with conventional learning model = 94,32. In this research generative learning model can be considered to be significant in developing science attitude student.keyword : generative learning model, science attitude
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PENILAIAN KINERJA TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI PADA SISWA KELAS V SD GUGUS XV KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Putu Titin Armila Dewi; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menulis karangan narasi antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis penilian kinerja dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment). Desain penelitian yang digunakan adalah non equivalent post-tes only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 223 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 2 Anturan yang berjumlah 28 orang dan siswa kelas V SD No. 2 Kalibukbuk yang berjumlah 26 orang. Instrumen penelitian ini adalah rubrik penskoran keterampilan menulis karangan narasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor yang diperoleh kelompok siswa yang belajar dengan pendekatan saintifik berbasis penilaian kinerja adalah 18,93 lebih besar daripada rata-rata skor kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional, yaitu sebesar 13,77. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa thitung = 8,32 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,021. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel. Dengan demikian pendekatan saintifik berbasis penilaian kinerja berpengaruh positif terhadap keterampilan menulis karangan narasi pada siswa kelas V SD Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pendekatan saintifik, penilaian kinerja, dan keterampilan menulis karangan narasi This study aims to determine differences in narrative essay writing skills among groups of students who take a scientific approach to learning with judging based performance and the group of students who take conventional learning in class V SD Force XV District of Buleleng in the academic year 2015/2016. his research is a quasi-experimental research (quasi experiment). The study design used is non equivalent post-test only control group design. The study population was all students in grade V Force XV District of Buleleng in the academic year 2015/2016, amounting to 223 people. Samples of this study are students of class V SD No. 2 Anturan totaling 28 people and students of class V SD No. 2 Kalibukbuk totaling 26 people. This is a research instrument scoring rubric narrative essay writing skills. The data obtained were analyzed with descriptive statistics and inferential statistical analysis (t-test). The results showed that the average score obtained by the group of students who studied with scientific approach based on assessment of performance is 18.93 higher than the average score of a group of students who studied with conventional learning model, which amounted to 13.77. In addition, the results also showed that t = 8.32 and t table (at significance level of 5%) = 2.021. This means that t count> t table. Thus the scientific approach is based on performance assessment affect the narrative essay writing skills in elementary school students of class V Force XV District of Buleleng in the academic year 2015/2016.keyword : scientific approach, performance assessment, and narrative essay writing skills
Co-Authors ., Carolina Hesti Kurniawati ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., I Gusti Bagus Wira Pandu Winata ., I Komang Arimbawa ., I Putu Diki Marga Sumitra ., Kadek Ayu Budi Suryani ., Kadek Ayu Partiwi ., Kadek Yondika Yusa Giri ., Kadek Yulli Candra Dewi ., Ketut Yuning Jayasri Pucangan ., Komang Trisna Yuliantari ., Luh Ayu Sulastini ., Luh Komang Laksmi Prasatya ., Luh Yeci Sasnitha ., Made Dony Marta Atmaja ., Made Trisna Susanti ., Ni Kadek Buri Arfini ., Ni Kadek Diana Sari ., Ni Kadek Nopiandari ., Ni Ketut Alit Aryani ., Ni Ketut Windu Ratnasari ., Ni Komang Atik Astiti ., Ni Komang Sri Utami ., Ni Luh Made Rai Tarini ., Ni Luh Pande Widyastiti ., Ni Luh Septiani Ari Pertiwi ., Ni Luh Sri Yogi Utami ., Ni Made Diantari ., Ni Nengah Widiantari ., Ni Nyoman Desi Wijayanti ., Ni Putu Cipta Wardani ., Ni Putu Eva Adelina Ariswati ., Ni Putu Inda Kristarini ., Ni Putu Suryanita SP. ., Ni Putu Yuni Setiawati ., Ni Wayan Ari Septiasih ., Ni Wayan Suitriani ., Putu Ika Krishna Novelinda A.A Diah Indrayani Adi Armini, Ida Ayu Adi Widnyana I Made Adnyani, Ni Wayan Satri Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Ariputra, I Putu Suyasa Arsana, I Komang Artawan, I Putu Artayasa, I Wayan Aryana, I Made Putra Asep Arifin Senjaya Binawati, Ni Wayan Sariani Citragotra, I Putu Hary Anggara Desak Putu Parmiti Deswinta Febiyanti Dewa Ayu Putu Armita Pratami ., Dewa Ayu Putu Armita Pratami Dewa Ayu, I Dewa Ayu Setiyawati Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Widhya Surya Pratama Dewa Nyoman Sudana Dewi PF, Kadek Aria Prima Dewi, Ni Luh PT. Putriyani Dewi, Ni Made Umi Kartika Dewi, Putu Ayu Septiari Diaris, Ni Made Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Fadila, Yulastri Febiyanti, Deswinta Gama, I Ketut Gede Seridana . Gede Wira Bayu Gunawan, I Putu Eka Adi Gusti Ayu Komang Yudarini . Gusti Ayu Marhaeni Harbandinah Pietojo I Dewa Gede Satria Juniarta . I Dewa Kade Tastra I Dewa Made Putra Sanjaya . I Gde Suryawan I Gede Andri Septiadi . I Gede Astawan I Gede Hendrawan I Gede Krista Septiawan . I Gusti Agung Ayu Novya Dewi I Gusti Ngurah Japa I Kadek Darmo Suputra, I Kadek Darmo I Kadek Ratnada I Kadek Suranata I Ketut Gading I Komang Heriasa . I Komang Muliantara . I Komang Pariasa . I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Md Suarjana I nyoman Subagia, I nyoman I Putu Eka Sugiantara . I Putu Hary Anggara Citragotra I Wayan Sukarsa . I Wayan Widiana Ida Bagus Widya Arta Pujana . Ignatius I Wayan Suwatra Indrayani, A.A. Diah Indrayani, Sang Ayu Putu Indrayani, Sang Ayu Putu Japa, Gusti Ngurah Jaya, I Ketut Manik Asta Juliarta, Putu Gde Agus Kadek Agus Mahendra ., Kadek Agus Mahendra Kadek Aria Prima Dewi PF Kadek Dean Puspitarini Kadek Dwi Padmawati KADEK JIMI KUSUMA DEWI . Kadek Yudiana Karakaita Putri, Putu Novika Adi Ketut Joliarta . Ketut Pudjawan Ketut Suwirta . Komang Agus Sutrisna ., Komang Agus Sutrisna Komang Oktarini Komang Oktarini, Komang Komang Trisnadewi Komang Wahyu Phalguna B.G. ., Komang Wahyu Phalguna B.G. Krisdayanthi, Astrid Kristina, Ni Made Rai Laksmono Widagdo Lastri Asih, Ni Made Lini, Eka Setya Luh Gde Surya Kartika Luh Gede Surya Kartika Luh Gede Surya Kartika, Luh Gede Surya Luh Meli Artini . Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Sri Suwastini . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Suarjana Made Sumantri Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahardika, I Gusti Ngurah Agung Wijaya Mahendra, I Komang Agus Wisnu Mardika, I Made Nasib Mastini, Gusti Nyoman Md. Sumantri Nerawati, Ni Gusti Ayu Agung NI GUSTI AYU MADE YENI LESTARI, NI GUSTI AYU MADE YENI Ni K. Ayu Suri S. Handayani Ni Ketut Anggi Rismayanti Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Ketut Kantriani Ni Ketut Ratmini Ni Ketut Suarni Ni Komang Seviani ., Ni Komang Seviani Ni Komang Sumerasih ., Ni Komang Sumerasih Ni Komang Susiprayati . Ni Komang Triana Ramadani . Ni Komang Wiardani Ni Luh Astriani . Ni Luh Devi Yulyanitha . Ni Luh Putu Anggi Pratiwi . Ni Made Ary Widiastini Ni Made Eny Rismayanti ., Ni Made Eny Rismayanti Ni Nengah Selasih Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Dian Sri Widiartini . Ni Putu Eka Windi Putri Pertiwi Ni Putu Titin Armila Dewi ., Ni Putu Titin Armila Dewi Ni Wayan Rati Noviani, Putu Asih Nyoman Dantes Oktarina, Putu Santi Oktarina, Putu Santi Padmawati, Gusti Pande Putu Rizky Ari Pratana Paramitha, Ni Made Ayu Susanthi Pradnya Perbowosari, Heny Permatasariid, I Gusti Agung Istri Pradipta Kencana, I Nyoman Bagus Pratama, Dewa Gede Widhya Surya Pratana, Pande Putu Rizky Ari Premananda, Ni Luh Putu Uttari Priantara, I Made Ari Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Purwati, Gusti Ayu Made Puspita Dewi, Ida Ayu Kadek Sri Putra, I Kadek Adhi Dharma Putra, Made Fandy Darma Putri Pertiwi, Ni Putu Eka Windi Putri, Trisna Nanda Putu Agus Ariana Putu Erwik Piktoriawan . Putu Indah Sintya Dewi Putu Novika Adi Karakaita Putri Putu Sukma Andreani ., Putu Sukma Andreani Putu Susma Indrayani . Raiyanti, I Gusti Ayu Ratmini, Ni Ketut Ratna, Ni Kadek Ratna, Ni Kadek Ratnada, I Kadek Rusminingsih, Ni Ketut Sari, Ayu Made Putri Kartika Sastrawan, Putu Agus Putra Satri Adnyani, Ni Wayan Sayu Putu Ratih Senjaya, Asep Arifin Sentana, Gek Diah Desi Setiawan, Anggra Rendra Sinarsih, Ni Ketut Sintya Dewi, Sang Ayu Made Sintya Dewi, Sang Ayu Made Sirat, Ni Made Suarjana, I Md Sueca, I Nyoman Sukerni, Ni Made Sukriani, Ni Luh Sulaksana, I Made Harman Sumantri, Md. Supariani, Ni Nyoman Dewi Suyeni, Ni Made Swandari, Ni Kadek Ayu Gita Swarthini, Ni NYoman Swarthini, Ni Nyoman Ayu Sya’bani, Laila UNDIKSHA . Wahyuni . Wahyuni, Ni Nyoman Tri Widhya HS, Cokorda Dewi Widiantana, I Kadek Widiarta, I Komang Agus Indra Widyani, Ni Wayan Wirata, I Nyoman Wisnu Mahendra, I Komang Agus Wiwik Antari, Ni Made Wulandari, Ida Ayu Gde Yogantara, I Wayan Lali