Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SEKOLAH DASAR KELAS V ., Ni Made Diantari; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD) berbantuan peta konsep dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional siswa sekolah dasar kelas V di Gugus V Kecamatan Melaya tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design dan sampel sebanyak 51 orang yang diambil secara simple random sampling. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan melalui instrument tes hasil belajar dengan bentuk tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD) berbantuan peta konsep dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS siswa Sekolah Dasar kelas V di Gugus V Kecamatan Melaya (thitung = 2,791 dan ttabel = 2,010 sehingga thitung > ttabel). Adanya perbedaan tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD) berbantuan Peta Konsep berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa Sekolah Dasar kelas V di Gugus V Kecamatan Melaya tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : kooperatif, student teams achievement divisions, peta konsep, hasil belajar. This study aimed to determine the difference of social science learning outcomes between students who were taught by cooperative learning model Student Teams Achievement Divisions (STAD) assisted concept maps and students taught by conventional learning model of V grade elementary school students in Cluster V District Melaya academic year 2016/2017. This research is classified as quasi experiment with non-equivalent design of posttest only control group design and 51 samples taken by simple random sampling. Social science students' learning outcomes students were collected through test result learning instrument with objective test form. The students obtained were analyzed using descriptive analysis technique and inferential statistic (t-test). The results showed that there were significant differences in social science learning outcomes between students who were taught by cooperative learning model Student Teams Achievement Divisions (STAD) assisted with concept maps and students who were taught by conventional learning model on social science subjects of elementary school class V in Cluster V District Melaya (thitung = 2,791 and ttable = 2.010 so thitung> ttable). The existence of the difference shows that the cooperative learning model of Student Teams Achievement Divisions (STAD) assisted Concept Map influences the learning outcomes of social science of Elementary School Grade V in Cluster V District Melaya in academic year 2016/2017.keyword : cooperative, student teams achievement divisions, concept maps, learning outcomes.
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR SD KELAS II ., Ketut Yuning Jayasri Pucangan; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar SD kelas II.di Desa Banjar Ambengan Tahun Pelajara 2016/1017. Penelitian ini termasuk penelitian Expost-Facto. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas II SD di Desa Banjar Ambengan dengan jumlah 57 dengan teknik sampling jenuh, data diambil dengan menggunakan kuesioner. Data penelitian dianalisis dengan teknik statistik yaitu regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukan hubungan antara konsep diri dan hasil belajar diperoleh Fhitung= 8,83 > Ftabel 3,15. Hubungan antara pola asuh orang tua dan hasil belajar diperoleh Fhitung = 6,65 > Ftabel 3,15. Hubungan secara bersama-sama antara konsep diri dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar dengan Fhitung = 8,02 > Ftabel 3,15, yang berarti memiliki hubungan yang signifikan. konsep diri, pola asuh orang tua berhubungan secara siginifikan terhadap hasil belajar siswa kelas II SD di Desa Banjar Ambengan Kecamatan Banjar.Kata Kunci : Konsep Diri, Pola Asuh Orang Tua, Hasil Belajar This research aimed to determine the relationship betwaan self concept and learning outcomes, the relationship between parenting parents and learning outcomes, and the relationship between self concept and parenting parents toward learning outcomes elementary school grade II in the Banjar Ambengan village. This research is Expost-facto, the population of this study was a grade II elemetary scholl in the Banjar Ambengan Village, with total sample was 57. Sampling Jenuh technique was used in this study. The data was taken using a questionnaire. The data were analysed by using a statistical technique that was simple regression and multiple regressions. The result showed a relationship between self concept and learning outcomes Fcount = 8,83 > Ftable = 3,15. Relationship between parenting parents and learning outcomes Fcount =6,65 > Ftable = 3,15. Relations jointly between self concept and parenting parents toward learning outcomes Fcount = 8,02 > Ftable = 3,15, which means it has a significant relationship. That self concept and parenting parents significantly the relationship toward learning outcomes grade II elementary school in the village of Banjar Sub-district Banjar Ambengan.keyword : self concept, parenting parents, learning outcomes
PENGARUH MODEL TGT BERBASIS CONCEPT MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL MINAT OUTDOOR ., Luh Yeci Sasnitha; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Games Turnament Berbasis Concept Mapping terhadap hasil belajar IPA dengan kovariabel Minat Outdoor pada siswa SD di Gugus VII Kecamatan Banjar. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperiment dengan desain Non Equivalent Posttes Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 117 siswa. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar dan kusioner minat outdoor. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan ANAKOVA Satu Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Teams Games Turnament Berbasis Concept Mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran Konvensional (diperoleh Fhitung = 28,975 dan α
PENGARUH MAKE A-MACTH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPS DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA KELAS IV ., Ni Putu Cipta Wardani; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran make a-macth terhadap kemampuan berpikir kritis IPS ditinjau dari gaya kognitif siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV sekolah dasar Gugus II Kecamatan Kintamani yang berjumlah 217. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol, dipilih dengan teknik Random Sampling. Desain penelitian yang digunakan yaitu Non equivalent Post-test Only Control Grup Design. Data dikumpulkan dengan tes gaya kognitif dan tes kemampuan berpikir kritis IPS. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis varians dua jalur dan dilanjutkan dengan uji t-Scheffe. Hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran make a-macth dengan pembelajaran konvensional (Fhit >Ftab, Fhit = 34,92 dan Ftab = 4,06). Kedua, terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan gaya kognitif terhadap kemampuan berpikir kritis IPS ( FABhit >Ftab, FABhit = 124,92 dan Ftab = 4,06). Ketiga, terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis IPS pada siswa yang memiliki gaya kognitif field independent, yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran make a-macth dengan pembelajaran konvensional (thit>ttab, thit = 12,09 dan ttab = 2,015). Keempat, terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis IPS pada siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent, yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran kovensional dengan model pembelajaran make a-macth (thit>Ftab, thit= 3,72 dan Ftab= 2,015). Sehingga model pembelajaran make a-macth dan gaya kogniif berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran.Kata Kunci : make a-macth, kemampuan berpikir kritis IPS, gaya kognitif This study aimed to describe the influence learning model make-a-macth against IPS critical thinking skills in terms of cognitive styles of students. The research is a quasi-experiment. The population in this study were all fourth grade students of primary school cluster II District Kintamani totaling 217. The study sample consisted of two experimental classes and two classes of control, chosen by random sampling technique. The study design used is non equivalent Post-test Only Control Group Design. Data collected by the test cognitive style and tests critical thinking skills IPS. The data obtained were processed using analysis of variance followed by two lines and t-Scheffe test. The results of the data analysis, the results are as follows. First, there are differences in students' critical thinking skills IPS that learned using learning model make-a-macth with conventional learning (Fhit> Ftab, Fhit = 34.92 and Ftab = 4.06). Secondly, there is the effect of the interaction between the learning model with cognitive style on critical thinking ability IPS (FABhit> Ftab, FABhit = 124.92 and Ftab = 4.06). Third, there are differences in the ability to think critically IPS on students who have a field independent cognitive style, that learned using learning model make-a-macth with conventional learning (thit> ttab, thit = 12.09 and ttab = 2.015). Fourth, there are differences in the ability to think critically IPS on students who have the cognitive style of field dependent, that learned using conventional learning with learning model make-a-macth (thit> Ftab, thit = 3.72 and Ftab = 2.015). So that the learning model make-a-macth and style kogniif effect on students' critical thinking skills on subjectskeyword : make-a-match, IPS critical thinking skills, cognitive style
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Made Trisna Susanti; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat tidaknya perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inside outside circle berbasis lingkungan dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Negara tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian nonequivalent posttest-only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Negara tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 235 orang. Sampel penelitian yaitu kelas V SD Negeri 1 Baluk dan kelas V SD Negeri 2 Banyubiru. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t).Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa thit(7,52) > ttab(2,00), sehingga terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran IOC berbasis lingkungan dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui bahwa eksperimen (80,86) >kontrol (48), sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran IOC berbasis lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Negara tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : hasil belajar IPA, inside outside circle, lingkungan This study aimed to know whether there the difference of science learning outcomes between students who are learn through inside outside circle learning model environment based and students who are learn through conventional learning models in grade V of Primary Schools Cluster Five Negara District, Academic Year 2016/2017. This research is a quasi-experimental research with nonequivalent posttest-only control group design. The population of this study is all students of class V in Cluster Five Negara District Academic Year 2016/2017 which consists to 235 students. The samples of this research were V grade students in SD Negeri 1 Baluk and V grade students in SD Negeri 2 Banyubiru. Sampel determined with random sampling technique. Data were collected by multiple choice test instruments and analyzed using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the data analysis, it found that tcount (7,52)> ttab (2.00). So that, it can be said that there are differences learning aoutcomes between groups of students wo are taught by IOC learning model environment based and students who are taught by conventional learning model. From the average count, it is known that experiments(80,86) > control(48). This mean the implementation of IOC learning model environment based influence on Science learning outcomes of student of grade V in Cluster Five Negara District.keyword : science learn outcomes, inside outside circle learning model, environment
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF SCRIPT BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS IV ., Kadek Yondika Yusa Giri; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni, M.S., Kons.; ., Dra. Ni Wayan Arini, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Script Berbantuan Media Audio Visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional di SD Gugus VI Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seleuruh kelas IV di SD Gugus VI Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian ini adalah SDN 1 Kampung Baru yang berjumlah 28 siswa dan SDN 2 Kampung Baru yang berjumlah 30 siswa. Metode dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Script Berbantuan Media Audio Visual dan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional dengan thitung= 8,497 > ttabel= 1,875 adanya perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analsis data model pembelajaran Kooperatif Script Berbantuan Media Audio Visual dan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran Kooperatif Script yaitu 24,61 dan skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 20,20. Perbaikan dilakukan dalam proses pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Script berbantuan Media Audio Visual untuk meningkatkan hasil belajar yang mampu mengatasi kendala-kendala dalam proses pembelajaran dikelas.Kata Kunci : hasil belajar, IPS, Kooperatif Script This study aims to determine the difference between IPS learning outcomes between groups of students who were taught using the model of Co-operative Script Assisted Audio Visual Media and group of students who were taught using conventional learning model in SD Gugus VI Buleleng Sub-District Buleleng District in the academic year 2016/2017. This type of research uses quasi experiments. The population of this research is all fourth grade at SD Gugus VI Buleleng District. The sample of this research is SDN 1 Kampung Baru with 28 students and SDN 2 Kampung Baru with 30 students. Methods in data collection is done by the test method is a multiple choice test. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistic analysis, t-test. The results of this study indicate that there are differences in IPS learning outcomes between students who were taught using the model of Co-operative Script Assisted Audio Visual Media and students using conventional learning model with tcount = 8.497> ttabel = 1.875 there is a significant difference. Based on the results of analysis data model of Co-operative Script Assisted Audio Visual Media and students using conventional learning model. This can be seen from the average score of students using the Cooperative Cooperative learning model is 24.61 and the average score of students using conventional learning model is 20.20. Improvement is done in the learning process of IPS by using the model of Co-operative Script Assisted Audio Visual Media to improve learning outcomes that can overcome the constraints in the process of learning in class.keyword : learning outcomes, IPS, Co-operative Scripts
Pengaruh Pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V ., I Dewa Gede Satria Juniarta; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus 5 Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan semester genap tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah enam kelas dengan jumlah siswa 101 siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan jumlah 42 siswa, yang ditentukan dengan cara simple random sampling. Data kemampuan hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar berbentuk uraian. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji-t dengan bantuan program Microsoft Excel 2007 for Windows. Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) berada pada kualifikasi baik (M=33,45; SD=4,76), sedangkan hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi cukup (M=27,5; SD=6,477). Hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) dan hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung=3,42> ttabel=2,021; db=40). Hal ini berarti bahwa hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan SAVI lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional.Kata Kunci : Pendekatan SAVI, konvensional, dan hasil belajar This research is to know difference between study result of the student who study using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) approach and students who study using conventional study in sains subject. The research is false experiment with post test only control group design plan. This research population is all of 5tn grader student in SD gugus 5 Kediri, Tabanan, academic year 2013/2014 which has 6 classes and 101 students. The sampel is 2 classes with 42 students, which be gotten by simple random sampling. The data was collected by essay. Data is analyzed by descriptive statistic and t-test by Microsoft Excel 2007 for Windows. All test was done in 5% significancy level. The result shows that students who study using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) is in good qualification (M=33,45; SD=4,76), meanwhile students who study by conventional sytem are in enough qualification (M=27,5; SD=6,477). T-test result shows that there is a difference between studying using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) system and conventional system (tcount=3,42> ttable=2,021; db=40). It means that SAVI is better then conditional usay.keyword : SAVI system, conventional, studying result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED, READING AND COMPOSITION (CIRC) BERBASIS TULISAN EKSPOSISI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA INTENSIF SISWA KELAS IV ., Ni Putu Yuni Setiawati; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11017

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca intensif antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Cooperative Integrated, Reading And Composition (CIRC berbasis Tulisan Eksposisi dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian semu dengan desain Post-test Only Group Control Design. Populasi dari penelitan ini adalah seluruh kelas IV di SD Gugus III Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung Tahun Pelajaran 2016/2017 sebanyak 5 sekolah. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas SD Negeri 2 Tusan dan SD Negeri 3 Tusan yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan membaca intensif yang diberikan kepada siswa dalam bentuk tes uraian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil post-test menunjukkan bahwa rata-rata nilai kemampuan membaca intensif siswa yang dibelajarkan dengan model Cooperative Integrated, Reading And Composition (CIRC) berbasis tulisan eksposisi adalah 90,20%, sedangkan rata-rata nilai kemampuan membaca intensif siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 80%. Dari hasil analisis data, diperoleh dan 2,016. Jadi nilai > , sehingga H0 ditolak. Itu berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan membaca intensif antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Cooperative Integrated, Reading and Composition (CIRC) berbasis Tulisan Eksposisi dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model CIRC berbasis tulisan eksposisi, pembelajaran konvensional, membaca intensif The purpose of this research is to know the difference of intensive reading ability between group of students which is learned by Cooperative Integrated learning model, Reading And Composition (CIRC based on Exposition Writing and group of students which is taught by conventional learning.This research type is quasi research with Post-test Only Group Control Design The population of this research is the entire class IV at SD Gugus III Banjarangkan Sub-district, Klungkung District Lesson Year 2016/2017 as many as 5 schools.The sample in this study is the students of SD Negeri 2 Tusan and SD Negeri 3 Tusan Cluster random sampling Data collected through intensive reading intensive tests were given to the students in the form of the test description The data obtained were then analyzed using a t-test analysis with a significance level of 5% The post-test results showed that the average score of students intensive reading ability Which is defended With the model of Cooperative Integrated, Reading And Composition (CIRC) based on exposition writing is 90.20%, while the average intensive reading ability of students who are taught by conventional model is 80%. From the results of data analysis, obtained and 2.016. So value>, so H0 is rejected. That means that there is a significant difference in intensive reading ability between groups of students who are taught by Cooperative Integrated, Reading and Composition (CIRC) learning models based on Exposition Writing and student groups that are taught by conventional learning.keyword : CIRC-based exposition writing model, conventional learning, intensive reading
DESKRIPSI KEMAMPUAN SISWA MENULIS KARANGAN DESKRIPSI KELAS IV SD N 1 PENARUKAN ., Ni Kadek Diana Sari; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7458

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis karangan deskripsi pada siswa kelas IV SD N 1 Penarukan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes unjuk kerja, observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan menulis karangan deskripsi sebesar 56% (kurang). Persentase masing-masing kriteria yaitu kesesuaian judul dengan isi yaitu 90,52% (sangat baik), penggunaan dan penulisan ejaan yaitu 68,97% (cukup), pilihan kata/diksi yaitu 73,28% (cukup), struktur kalimat yaitu 65,52% (cukup), keterpaduan antar kalimat yaitu 41,38% (sangat kurang), isi keseluruhan yaitu 50% (sangat kurang), kerapian yaitu 61,21% (kurang). Kendala yang dihadapi siswa dalam menulis karangan deskripsi yaitu siswa merasa sulit dalam menuangkan ide yang dimilikinya menjadi bentuk kata/kalimat. Hal ini disebabkan oleh kurangnya minat siswa untuk membaca. Upaya yang pernah dilakukan guru untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi yaitu membimbing dan menuntun siswa sampai mampu menghasilkan suatu karya yang baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas IV termasuk kategori kurang karena masih ada kendala yang dihadapi siswa dalam menulis karangan deskripsi. Guru lebih berusaha selalu membimbing dan menuntun siswa agar mampu menghasilkan suatu karya berupa karangan deskripsi.Kata Kunci : Karangan Deskripsi, Kendala, Upaya yang dilakukan This descriptive study aimed to determine the ability of essay writing descriptions in the fourth grade students of SD N 1 Penarukan. Data collection methods used in this research is the method of performance tests, observation, interviews and documentation. Data method techniques in this study using quantitative descriptive analysis. The results showed that the average ability to write essays description by 56% (approximately). The percentage of each criterion, namely conformity with the title of the content that is 90.52% (excellent), usage and spelling is 68.97% (enough), the choice of words / diction is 73.28% (enough), sentence structure at 65 , 52% (enough), integration between the sentence that is 41.38% (very poor), the overall content of 50% (very poor), neatness is 61.21% (less). Constraints faced by students in essay writing descriptions that students find it difficult to put the idea into the following forms of words / sentences. This is caused by the lack of interest of the students to read. Teacher effort ever undertaken to improve the ability to write essay description is to guide and lead the students to be able to produce a good work. It can be concluded that the ability to write the essay description of grade IV category is less because there are still obstacles facing students in writing essays description. Teachers were trying always to guide and lead the students to be able to produce a work in the form of essay description.keyword : Authorship description, Constraints, efforts made
PENGARUH STRATEGI DLTA BERBANTUAN MEDIA AUDIO TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS VI SD ., I Gede Andri Septiadi; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menyimak pada mata pelajaran Bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi the direct listening thinking activity berbantuan media audio dan siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi pembelajaran langsung di kelas VI SD di gugus 6 di Kecamatan Karangasem tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan The Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VI SD di gugus 6 Kecamatan Karangasem tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 142 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas VI SDN 1 Tumbu dengan jumlah 20 siswa dan 18 siswa kelas VI SDN 2 Tumbu. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data keterampilan menyimak siswa. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan uji prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keterampilan menyimak siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi the direct listening thinking activity berbantuan media audio memiliki mean (M) = 25 termasuk dalam kategori sangat tinggi, (2) keterampilan menyimak siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran langsung memiliki mean (M) = 15,33 termasuk dalam kategori sedang, (3) hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung=8,13 > ttabel=2,021. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan keterampilan menyimak secara signifikan antara siswa yang belajar mengikuti strategi the direct listening thinking activity berbantuan media audio dengan siswa yang belajar mengikuti strategi pembelajaran langsung.Kata Kunci : DLTA, audio, pembelajaran langsung, menyimak This research was aimed to determine the difference in listening skill in Indonesian subjects among students that learned by use the strategy of direct listening thinking activity aided audio media and students that learned by use learning strategies directly in the sixth grade in cluster 6 in Karangasem district in academic year 2013/2014. This research is a quasi experiment with The Posttest-Only Control Group Design. The population is taken from six graders in cluster 6 Karangasem district in academic year 2013/2014, amounting to 142 people. Sample were sixth grade students of SD Negeri 1 Tumbu with 20 students and 18 students from sixth grade of SDN 2 Tumbu. The data collection in this study was conducted using a test. Test methods used to collect data on students' listening skill. Data analysis method used is descriptive statistical analysis and test requirements analysis. The results showed that (1) listening skills of students who take lessons with the strategy of direct listening thinking activity aided audio media has a mean (M) = 25 included in the very high category, (2) listening skills of students who take lessons with hands-on learning strategies have mean (M) = 15.33 included in the medium category, (3) the results of testing showed that thitung=8,13> ttable=2,021. This indicates a significant difference between the listening skills of students who are learning by use of the strategy of the direct listening thinking activity aided audio media with students who are learning by use of the strategy of direct learning.keyword : DLTA, audio , direct learning, listening
Co-Authors ., Carolina Hesti Kurniawati ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., I Gusti Bagus Wira Pandu Winata ., I Komang Arimbawa ., I Putu Diki Marga Sumitra ., Kadek Ayu Budi Suryani ., Kadek Ayu Partiwi ., Kadek Yondika Yusa Giri ., Kadek Yulli Candra Dewi ., Ketut Yuning Jayasri Pucangan ., Komang Trisna Yuliantari ., Luh Ayu Sulastini ., Luh Komang Laksmi Prasatya ., Luh Yeci Sasnitha ., Made Dony Marta Atmaja ., Made Trisna Susanti ., Ni Kadek Buri Arfini ., Ni Kadek Diana Sari ., Ni Kadek Nopiandari ., Ni Ketut Alit Aryani ., Ni Ketut Windu Ratnasari ., Ni Komang Atik Astiti ., Ni Komang Sri Utami ., Ni Luh Made Rai Tarini ., Ni Luh Pande Widyastiti ., Ni Luh Septiani Ari Pertiwi ., Ni Luh Sri Yogi Utami ., Ni Made Diantari ., Ni Nengah Widiantari ., Ni Nyoman Desi Wijayanti ., Ni Putu Cipta Wardani ., Ni Putu Eva Adelina Ariswati ., Ni Putu Inda Kristarini ., Ni Putu Suryanita SP. ., Ni Putu Yuni Setiawati ., Ni Wayan Ari Septiasih ., Ni Wayan Suitriani ., Putu Ika Krishna Novelinda A.A Diah Indrayani Adi Armini, Ida Ayu Adi Widnyana I Made Adnyani, Ni Wayan Satri Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Ariputra, I Putu Suyasa Arsana, I Komang Artawan, I Putu Artayasa, I Wayan Aryana, I Made Putra Asep Arifin Senjaya Binawati, Ni Wayan Sariani Citragotra, I Putu Hary Anggara Desak Putu Parmiti Deswinta Febiyanti Dewa Ayu Putu Armita Pratami ., Dewa Ayu Putu Armita Pratami Dewa Ayu, I Dewa Ayu Setiyawati Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Widhya Surya Pratama Dewa Nyoman Sudana Dewi PF, Kadek Aria Prima Dewi Supariani, Ni Nyoman Dewi, Ni Luh PT. Putriyani Dewi, Ni Made Umi Kartika Dewi, Putu Ayu Septiari Diaris, Ni Made Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Fadila, Yulastri Febiyanti, Deswinta Gama, I Ketut Gede Seridana . Gede Wira Bayu Gunawan, I Putu Eka Adi Gusti Ayu Komang Yudarini . Gusti Ayu Marhaeni Harbandinah Pietojo I Dewa Gede Satria Juniarta . I Dewa Kade Tastra I Dewa Made Putra Sanjaya . I Gde Suryawan I Gede Andri Septiadi . I Gede Astawan I Gede Hendrawan I Gede Krista Septiawan . I Gusti Agung Ayu Novya Dewi I Gusti Ngurah Japa I Kadek Darmo Suputra, I Kadek Darmo I Kadek Ratnada I Kadek Suranata I Ketut Gading I Komang Heriasa . I Komang Muliantara . I Komang Pariasa . I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Md Suarjana I nyoman Subagia, I nyoman I Nyoman Sueca I Nyoman Sueca, I Nyoman Sueca I Putu Eka Sugiantara . I Putu Hary Anggara Citragotra I Wayan Sukarsa . I Wayan Widiana Ida Bagus Widya Arta Pujana . Ignatius I Wayan Suwatra Indrayani, A.A. Diah Indrayani, Sang Ayu Putu Indrayani, Sang Ayu Putu Japa, Gusti Ngurah Jaya, I Ketut Manik Asta Juliarta, Putu Gde Agus Kadek Agus Mahendra ., Kadek Agus Mahendra Kadek Aria Prima Dewi PF Kadek Dean Puspitarini Kadek Dwi Padmawati KADEK JIMI KUSUMA DEWI . Kadek Yudiana Karakaita Putri, Putu Novika Adi Ketut Joliarta . Ketut Pudjawan Ketut Suwirta . Komang Agus Sutrisna ., Komang Agus Sutrisna Komang Oktarini Komang Oktarini, Komang Komang Trisnadewi Komang Wahyu Phalguna B.G. ., Komang Wahyu Phalguna B.G. Krisdayanthi, Astrid Kristina, Ni Made Rai Laksmono Widagdo Lastri Asih, Ni Made Lini, Eka Setya Luh Gde Surya Kartika Luh Gede Surya Kartika Luh Gede Surya Kartika, Luh Gede Surya Luh Meli Artini . Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Sri Suwastini . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Suarjana Made Sumantri Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahardika, I Gusti Ngurah Agung Wijaya Mahendra, I Komang Agus Wisnu Mardika, I Made Nasib Mastini, Gusti Nyoman Md. Sumantri Nerawati, Ni Gusti Ayu Agung NI GUSTI AYU MADE YENI LESTARI, NI GUSTI AYU MADE YENI Ni K. Ayu Suri S. Handayani Ni Ketut Anggi Rismayanti Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Ketut Kantriani Ni Ketut Ratmini Ni Ketut Suarni Ni Komang Seviani ., Ni Komang Seviani Ni Komang Sumerasih ., Ni Komang Sumerasih Ni Komang Susiprayati . Ni Komang Triana Ramadani . Ni Komang Wiardani Ni Luh Astriani . Ni Luh Devi Yulyanitha . Ni Luh Putu Anggi Pratiwi . Ni Made Ary Widiastini Ni Made Eny Rismayanti ., Ni Made Eny Rismayanti Ni Made Sukerni Ni Nengah Selasih Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Dian Sri Widiartini . Ni Putu Eka Windi Putri Pertiwi Ni Putu Titin Armila Dewi ., Ni Putu Titin Armila Dewi Ni Wayan Rati Ni Wayan Satri Adnyani Noviani, Putu Asih Nyoman Dantes Oktarina, Putu Santi Oktarina, Putu Santi Padmawati, Gusti Pande Putu Rizky Ari Pratana Paramitha, Ni Made Ayu Susanthi Pradnya Perbowosari, Heny Permatasariid, I Gusti Agung Istri Pradipta Kencana, I Nyoman Bagus Pratama, Dewa Gede Widhya Surya Pratana, Pande Putu Rizky Ari Premananda, Ni Luh Putu Uttari Priantara, I Made Ari Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Purwati, Gusti Ayu Made Puspita Dewi, Ida Ayu Kadek Sri Putra, I Kadek Adhi Dharma Putra, Made Fandy Darma Putri Pertiwi, Ni Putu Eka Windi Putri, Trisna Nanda Putu Agus Ariana Putu Erwik Piktoriawan . Putu Indah Sintya Dewi Putu Novika Adi Karakaita Putri Putu Sukma Andreani ., Putu Sukma Andreani Putu Susma Indrayani . Raiyanti, I Gusti Ayu Ratmini, Ni Ketut Ratna, Ni Kadek Ratna, Ni Kadek Ratnada, I Kadek Rusminingsih, Ni Ketut Sari, Ayu Made Putri Kartika Sastrawan, Putu Agus Putra Satri Adnyani, Ni Wayan Sayu Putu Ratih Senjaya, Asep Arifin Sentana, Gek Diah Desi Setiawan, Anggra Rendra Sinarsih, Ni Ketut Sintya Dewi, Sang Ayu Made Sintya Dewi, Sang Ayu Made Sirat, Ni Made Suarjana, I Md Sueca, I Nyoman Sukerni, Ni Made Sukriani, Ni Luh Sulaksana, I Made Harman Sumantri, Md. Supariani, Ni Nyoman Dewi Suyeni, Ni Made Swandari, Ni Kadek Ayu Gita Swarthini, Ni NYoman Swarthini, Ni Nyoman Ayu Sya’bani, Laila Tia Maha Lestari, Ni Luh Putu UNDIKSHA . Wahyuni . Wahyuni, Ni Nyoman Tri Widhya HS, Cokorda Dewi Widiantana, I Kadek Widiarta, I Komang Agus Indra Widyani, Ni Wayan Wirata, I Nyoman Wisnu Mahendra, I Komang Agus Wiwik Antari, Ni Made Wulandari, Ida Ayu Gde Yelia, Ni Kadek Rupini Yogantara, I Wayan Lali