Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Panel Instalasi Listrik Berbasis Engineering safety untuk Oven Pengecatan Bodi Kendaraan Fawwaz Naufal; Arif, Ahmad; Maksum, Hasan; Fernandez, Donny
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i4.376

Abstract

Keselamatan kerja pada ruang oven pengecatan bodi kendaraan sering terabaikan, terutama pada sistem kelistrikan yang beroperasi pada suhu tinggi dan kelembapan tinggi. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun panel instalasi listrik berbasis engineering safety untuk oven pengecatan di Laboratorium Teknik Otomotif Universitas Negeri Padang. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model Planning, Production, and Evaluation (PPE). Panel dirancang untuk melayani beban 3.736,6 W pada tegangan 220 V, dilengkapi Miniature Circuit Breaker (MCB) 20 A, tombol Emergency Stop, sistem grounding, pilot lamp, dan thermostat yang mengacu pada standar SNI dan PUIL 2011. Validasi dua ahli menyatakan panel layak digunakan, sedangkan uji fungsional menunjukkan MCB bekerja responsif dan tombol Emergency Stop mampu memutus arus dalam waktu kurang dari 0,5 detik. Hasil ini mengindikasikan bahwa panel yang dikembangkan efektif meningkatkan keselamatan kerja dan menjadi media pembelajaran praktikum kelistrikan serta teknologi pengecatan di pendidikan vokasi otomotif. Occupational safety in painting ovens is often overlooked, particularly in electrical systems operating in high-temperature, high-humidity environments. This study designs and constructs an electrical installation panel based on engineering safety principles in the Automotive Engineering Laboratory of Universitas Negeri Padang using a Research and Development approach with the Planning, Production, and Evaluation (PPE) model. The panel supplies a load of 3,736.6 W at 220 V and is equipped with a 20 A Miniature Circuit Breaker (MCB), Emergency Stop button, grounding system, pilot lamp, and thermostat in accordance with SNI and PUIL 2011. Validation by two experts confirmed that the panel is feasible for use, while functional testing showed that the MCB operates responsively and the Emergency Stop disconnects the circuit in less than 0.5 s. These findings indicate that the panel enhances safety and provides a practical learning medium for electrical systems and painting technology in vocational automotive education.
Pengaruh Variasi Temperatur Pengeringan terhadap Ketebalan dan Homogenitas Lapisan Cat pada Pelat Logam Burtian, Intan; Fernandez, Donny; Setiawan, M.Yasep; Arif, Ahmad
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v4i1.378

Abstract

Pengecatan pada substrat logam berperan penting dalam perlindungan korosi dan sangat dipengaruhi oleh ketebalan lapisan cat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh temperatur pengeringan oven terhadap ketebalan lapisan cat pada pelat logam. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan variasi temperatur pengeringan 40, 50, dan 60 °C selama 20 menit menggunakan cat Nitrocellulose–Alkyd; ketebalan lapisan diukur dengan mikroskop metalurgi dan dianalisis dengan ANOVA satu arah. Hasil menunjukkan bahwa kenaikan temperatur pengeringan menurunkan ketebalan lapisan cat, dengan ketebalan rata-rata 89,986 μm pada 40 °C; 78,315 μm pada 50 °C; dan 66,675 μm pada 60 °C. Nilai Fhitung (2,59) lebih kecil daripada Ftabel (5,14), sehingga perbedaan ketebalan tidak signifikan secara statistik, namun secara teknis temperatur 40 °C memberikan kombinasi terbaik antara ketebalan dan konsistensi lapisan untuk menjaga performa protektif dan estetika pengecatan. Coating metal substrates is essential for corrosion protection and strongly depends on paint coating thickness. This study investigates the effect of oven drying temperature on paint coating thickness on steel plates. A quantitative experimental method was applied using Nitrocellulose–Alkyd paint dried at 40, 50, and 60 °C for 20 min; coating thickness was measured with a metallurgical microscope and analyzed using one-way ANOVA. The results show that increasing drying temperature decreases coating thickness, with average values of 89.986 μm at 40 °C, 78.315 μm at 50 °C, and 66.675 μm at 60 °C, accompanied by larger standard deviations. The F statistic (2.59) is lower than the critical F value (5.14), indicating no statistically significant difference; however, from a technical viewpoint, drying at 40 °C provides the best compromise between coating thickness and consistency to maintain protective and aesthetic performance.
KAJIAN YURIDISALIHSTATUSPEGAWAIKOMISI PEMBERANTASANKORUPSIMENJADI APARATURSIPIL NEGARA Arif, Ahmad; Haskar, Edi; Arman, Zuhdi
YUSTISI Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v13i1.22724

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Untuk mengetahui Apakah Pengalihan Status Pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara mempengaruhi status Independensi KPK dan Apa saja peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang alih status pegawai KPK menjadi ASN, dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, disimpulkan 1. Pengalihan status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara sama sekali tidak mempengaruhi status independen dari pada lembaga KPK karena dalam proses pengalihan status hanya mengikat pegawai secara profesi serta ketentuan mengenai ASN lainya dan tidak mempengaruhi kinerja KPK. 2. Pengalihan status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2020. Proses alih status pegawai KPK menjadi ASN juga secara jelas di atur dalam Peraturan Komisi (Perkom) Nomor 1 Tahun 2021 dan juga Putusan MK Nomor 34/PUU-XIX/2021. Perkom 1 Tahun 2021 merupakan sarana atau tool berupa norma umum yang berlaku bagi pegawai KPK
KAJIAN YURIDISALIHSTATUSPEGAWAIKOMISI PEMBERANTASANKORUPSIMENJADI APARATURSIPIL NEGARA Arif, Ahmad; Haskar, Edi; Arman, Zuhdi
YUSTISI Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v13i1.22724

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Untuk mengetahui Apakah Pengalihan Status Pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara mempengaruhi status Independensi KPK dan Apa saja peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang alih status pegawai KPK menjadi ASN, dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, disimpulkan 1. Pengalihan status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara sama sekali tidak mempengaruhi status independen dari pada lembaga KPK karena dalam proses pengalihan status hanya mengikat pegawai secara profesi serta ketentuan mengenai ASN lainya dan tidak mempengaruhi kinerja KPK. 2. Pengalihan status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2020. Proses alih status pegawai KPK menjadi ASN juga secara jelas di atur dalam Peraturan Komisi (Perkom) Nomor 1 Tahun 2021 dan juga Putusan MK Nomor 34/PUU-XIX/2021. Perkom 1 Tahun 2021 merupakan sarana atau tool berupa norma umum yang berlaku bagi pegawai KPK
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA TES IVA DALAM PENCEGAHAN KANKER SERVIKS DI LAPAS PEREMPUAN KOTA PALEMBANG Aquari, Bina; Minata, Fika; Arif, Ahmad; Afrika, Eka; Dewi, Ratna; Sari, Rini Gustina; Romadhon, Muhamad; Irdan, Irdan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.55232

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di seluruh dunia, dengan lebih dari 570.000 kasus baru dan 311.000 kematian pada tahun 2018. Di Indonesia, kanker serviks juga menjadi penyebab kematian tertinggi kedua setelah kanker payudara. Deteksi dini melalui tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) dapat mengidentifikasi lesi prakanker dan berpotensi menurunkan angka kematian akibat kanker serviks. Namun, kurangnya akses informasi kesehatan, khususnya di kalangan narapidana perempuan, menyebabkan rendahnya kesadaran mengenai pentingnya pemeriksaan dini tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran narapidana perempuan di Lapas Kota Palembang tentang pentingnya tes IVA dalam pencegahan kanker serviks melalui program edukasi dan pelaksanaan tes IVA. Metode yang digunakan adalah pendekatan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta sebelum dan setelah diberikan edukasi. Sebanyak 30 narapidana perempuan mengikuti program ini, dengan hasil yang menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki pengetahuan yang terbatas sebelum edukasi. Setelah mengikuti penyuluhan, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 83,3% peserta memiliki pengetahuan yang baik tentang kanker serviks dan tes IVA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program edukasi tentang kanker serviks dan tes IVA di Lapas Kota Palembang berhasil meningkatkan pengetahuan peserta secara signifikan. Program ini tidak hanya memberikan informasi mengenai kanker serviks, tetapi juga memberikan akses langsung untuk melakukan tes IVA, yang diharapkan dapat meningkatkan deteksi dini dan mencegah kematian akibat kanker serviks di kalangan narapidana perempuan. Penelitian ini menyarankan untuk melanjutkan program edukasi secara berkala dan meningkatkan fasilitas kesehatan di lapas untuk mendukung keberlanjutan upaya pencegahan kanker serviks di kalangan narapidana perempuan.
Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil di RS YARSI Tahun 2023 Anggraini, Wiwik; Arif, Ahmad; Septina, Selly
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i6.4970

Abstract

Abortus merupakan salah satu masalah kesehatan global yang signifikan, dengan 20 juta kasus terjadi setiap tahun, menyebabkan sekitar 70.000 kematian ibu. Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) menunjukkan bahwa angka kematian ibu (AKI) Indonesia pada tahun 2017 mencapai 177 kematian per 100.000 kelahiran hidup, meskipun ada penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Faktor yang mempengaruhi terjadinya abortus, seperti kelainan kromosom pada janin, usia ibu, riwayat abortus sebelumnya, infeksi, serta penyakit kronis pada ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor risiko yang mempengaruhi kejadian abortus pada ibu hamil di Rumah Sakit Yarsi pada tahun 2023, guna membantu pencegahan dan penanganan abortus serta menurunkan angka kematian ibu di Indonesia. jenis penelitian adalah observasi analitik dengan desain pendekatan cross sectional, subjek penelitian adalah ibu hamil dengan sampel 105 orang dari total populasi 1847 orang. Teknik pengambilan sampel teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan pengecekan dokumen berupa rekam medik. Analisis data dilakukan 3 tahap, analisis univariat, bivariate dan multivariate. Hasil penelitian didapatkan 69 orang (65,7%) yang mengalami abortus, umur yang berisiko 60 orang (57,1%), dan 60 orang (57,1%) dengan multipara, serta 56 orang (53,3 %) yang memiliki riwayat abortus. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antar semua variabel baik umur, paritas dan riwayat abortus dengan kejadian abortus. Analisis multivariat menunjukan variabel usia adalah faktor yang paling dominan terhadap kejadian abortus yaitu sebesar 8,500. KEYWORDS: Umur Ibu, Paritas, Riwayat Abortus, Kejadian abortus.
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN PADA SOAL UAS PRODUKTIF OTOMOTIF SEMESTER GENAP 2024/2025 KELAS XII TKR SMK NEGERI TEKNOLOGI DI KOTA PADANG Al Adaby, Muhammad; Sugiarto, Toto; Arif, Ahmad; Muslim, Muslim
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 3 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3710

Abstract

This study aims to analyze the distribution of factual, conceptual, procedural, and metacognitive knowledge levels in Final Semester Examination (UAS) questions for automotive productive subjects created by teachers at State Vocational High Schools (SMK) in Padang City. This research employs a quantitative descriptive design with a single variable of knowledge level based on Anderson's taxonomy. The research objects include 160 multiple-choice questions from the even semester UAS 2024/2025 from four State Vocational High Schools in Padang (SMKN 1 West Sumatra, SMKN 1 Padang, SMKN 5 Padang, and SMKN 8 Padang). The research instrument uses knowledge level analysis sheets based on operational verbs and question contexts. Data analysis techniques employ quantitative descriptive analysis by calculating the percentage of each knowledge level. The results show the overall distribution of knowledge levels: conceptual 49.375% (79 questions), procedural 18.75% (30 questions), factual 16.25% (26 questions), and metacognitive 15.625% (25 questions). There are significant variations among schools, particularly at SMKN 1 Padang with 70% conceptual dominance and SMKN 5 Padang with 30% metacognitive. Compared to BSNP (2018) recommendations, significant deviations occur where conceptual far exceeds standards (49.375% vs 10-20%) and procedural is below standards (18.75% vs 50-60%). However, these differences can be explained by the characteristics of vocational education that integrates written and practical assessments. This study recommends the need for teacher training in developing Bloom taxonomy-based questions, developing standardized question banks, and adjusting knowledge level distribution standards specific to vocational education.Keywords: knowledge levels, Anderson's taxonomy, final examination questions, automotive vocational education, HOTS
Analisis Kombinasi Busi Platinum, Pengapian +2°, dan Water Injection terhadap Efisiensi Pembakaran dan Ketahanan Mesin Sepeda Motor Empat Langkah Viroza, Al-Thoriq; Purwanto, Wawan; Sugiarto, Toto; Arif, Ahmad; Juanda, Ahmad
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v4i2.346

Abstract

Penggunaan sepeda motor di Indonesia terus meningkat, memicu dua masalah utama: keterbatasan bahan bakar fosil dan meningkatnya polusi udara. Penelitian sebelumnya banyak menyoroti dampak lingkungan, namun aspek ketahanan mesin belum dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi busi platinum, pengapian +2°, biogasoline E25, dan sistem Water Injection berbasis ultrasonic mist maker terhadap durabilitas mesin sepeda motor empat langkah. Metode eksperimen dilakukan dengan membandingkan kondisi standar (pertalite) dan perlakuan kombinasi selama 110 jam operasional. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan massa deposit karbon dari 680 mg menjadi 260 mg serta volume dari 378 mm³ menjadi 144 mm³, atau pengurangan lebih dari 61%. Temuan ini membuktikan bahwa kombinasi biogasoline dan Water Injection tidak hanya mengurangi pembentukan deposit karbon, tetapi juga berpotensi memperpanjang usia pakai mesin serta mendukung teknologi transportasi ramah lingkungan. The rapid increase in motorcycle use in Indonesia has created two major challenges: fossil fuel depletion and rising air pollution. While previous studies mainly focused on environmental impacts, engine durability remains underexplored. This study aims to evaluate the effects of combining platinum spark plugs, +2° ignition timing, E25 biogasoline, and a Water Injection system using an ultrasonic mist maker on the durability of four-stroke motorcycle engines. An experimental method was conducted by comparing standard conditions (pertalite) with the combined treatment over 110 hours of operation. Results indicated a significant reduction in carbon deposits, with mass decreasing from 680 mg to 260 mg and volume from 378 mm³ to 144 mm³, representing a reduction of over 61%. These findings highlight that the integration of biogasoline and Water Injection not only reduces carbon deposit formation but also extends engine lifespan and supports environmentally friendly transportation technologies.
Co-Authors Abdul Wahid Abror, Rahmel Linda Achmad Ridwan, Achmad Ahmad Faisal Ahmad Juanda Al Adaby, Muhammad Alvia, Nandita Amalia, Endang Amini, Sri Aisyah Amri, Azizul Apriliani, Putri Eka Ariadi, Mhd. Fajar Ariddha Zikra Syah Arie Anggraini Arif Milando Setiawan Asni, Idrus Baharudin, Agus Baringbing, Eva Prilelli Bina Aquari Br Simanungkalit, Meliana Burtian, Intan Dedi Setiawan Desi Fitriani Dewi ANGGRAENI Doni saputra Donny Fernandez Dori Yuvenda Dwi Sudarno Putra Dwi Sudarno Putra Dwiyani, Nurindah edy susanto Eka Afrika Eka Rahmawati eka rahmawati Fahmi, Muhammad Ikhwan Fauzil, Achmad Fawwaz Naufal FIKA MINATA WATHAN Harmanto, Dani Hasan , Izhar Hasan Maksum Haskar, Edi Hendra Dani Hendra Dani Saputra Hwihanus Indah Rezkika, Sri Inna Kholidasari Intan Sari Irdan Iskandar Syah Jheri Hermanto Jhoni Hidayat Kana Azhara M. Yasep Setiawan Mahendra Wisnu W Maksmum, Hasan Maria Yovita R Pandin Martias Martias Martias MERISA RISKI Meta Anggraini Milana Milana Minata, Fika Muhammad Fadlan Siregar Muhammad Farhan Muslim Muslim Nuzul Hidayat, Nuzul Okvianda, Wendika Othman, M.A. Purwanto, Wawan Putra, Guntur Maha Putra, Randi Purnama Rahayu, Maya Sri Ratna Dewi Reffi Dhamayanti Remon Lapisa Ridwal Trisoni Rini Gustina Sari Rizal, Syafrizal Rizki Muji Lestari, Rizki Muji Rizki, Mhd. Fahmi Syawali Romadhon, Muhamad Roni Sandra Sabda Wahab samsul arifin Santosa, Agus Iwan Saputra, Riko Sartika SENDY PRATIWI RAHMADHANI Septina, Selly Setiawan, M.Yasep Siti Aisyah Sri Indah Rezkika Sugiarto, Toto Sugiarto, Toto Suhelmi, Ifan Ridlo Suhendro Sosro JK Sulianta, Feri Sumantri, Willy Suparman Arif Syawali Rizki, Mhd Fahmi Titian Ginting, Riski Triyono Triyono Viroza, Al-Thoriq WAGINO Wahyu Ernawati Wanda Afnison Widyatna, Ariyanta Dany Wiwik Anggraini Yoga Tri Nugraha Yukofani, Salsabila Yuliani Yuliani Yuniarti Yuniarti Zahrul Ulum Zuhdi Arman Zuitasari, Andini Zulmuqim Zulmuqim, Zulmuqim