p-Index From 2021 - 2026
7.897
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Manajemen dan Agribisnis ESENSI: JURNAL BISNIS DAN MANAJEMEN Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Jurnal Manajemen Teknologi Jurnal Pendidikan Jasmani DE JURE Media Farmasi : Jurnal Ilmu Farmasi (Journal Of Pharmaceutical Science) Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies Journal of Degraded and Mining Lands Management Jurnal Riset Kimia Majalah Obat Tradisional TRANSISTOR Elektro dan Informatika Jurnal Zarah JURNAL MAHKAMAH Jurnal Penelitian Pertanian Terapan MODELING: Jurnal Program Studi PGMI JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Jurnal Organisasi Dan Manajemen PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS Indonesian Journal of Socio Economics Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science AEGIS : Journal of International Relations PARAMUROBI TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Economics and Finance in Indonesia JURNAL PANGAN Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Indonesian Journal of Community Services International Journal of Education, Science, Technology, and Engineering (IJESTE) Journal of Robotics and Control (JRC) JKP | JURNAL KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN Visi Sosial Humaniora BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi Narra J Education and Counseling Journal Sustainability Science and Resources Medika Trada Makara Journal of Technology Review of Accounting and Taxation COREAI: Jurnal Kecerdasan Buatan, Komputasi dan Teknologi Informasi Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Cendekia: Journal of Law, Social and Humanities Indonesian Proceedings and Annual Conference of Islamic Education (IPACIE) Adabuna: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Nidhomiyyah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Central Community Development Journal Jurnal Kimia Unand International Research Journal of Business Studies At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Jurnal Insan Pengabdian Indonesia Jurnal Faidatuna Jurnal Pendidikan dan ekonomi (JUPEK) Legitima : Jurnal Hukum Keluarga Islam Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah Indonesian Journal of Aerospace
Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI INDONESIA MENGHADAPI ESKALASI HARGA PANGAN DUNIA Arifin, Bustanul
JURNAL PANGAN Vol 17, No 1 (2008): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.766 KB) | DOI: 10.33964/jp.v17i1.224

Abstract

Dunia saat ini, para analis hampir sepakat bahwa era harga pangan murah sudah lewat, karena sejak tahun 2005 harga pangan berbasis biji-bijian mulai menunjukkan trend peningkatan. Sejarah ekonomi pangan berbasis biji-bijian memang diwamai oleh penurunan harga riil secara signifikan selama 100 tahun terakhir, sehingga nyaris semua kebijakan seakan terperangkap untuk menghasilkan pangan murah. Trend penurunan harga riil tidak terjadi sejak tahun 2005, yang akhirnya semakin nyata terlihat sejak tahun 2007 yang lalu. Implikasi penting dari titik balik ekonomi pangan iniadalah betapa strategis dan pentingnya sektor pangan dan pertanian bagi pembangunan ekonomi Indonesia. Apabila negara-negara ini (tepatnya, pelaku ekonomi skala besar di Amerika Serikat dan Rusia) menahan produksi untuk tidak dilempar ke pasar dunia, maka harga keseimbangan akan bergolak. Dari beberapa penjelasan di atas, maka dapat semakin kuatlah proposisi yang menyebutkan bahwa pola kenaikan harga komoditas pangan (dan pertanian) yang berkait erat dengan peningkatan harga minyak dunia ini telah membentuk pola.Tidak mustahil untuk disimpulkan bahwa tahun 2008 ini adalah titik balik ekonomi pangan karena pola eskalasi harga pangan telah menciptakan keseimbangan baru perdagangan dunia. Jika Bulog tidak main-main, sulit bagi spekulan swasta untuk menandingi kemampuannya mengelola beras, terutama karena kelengkapan infrastruktur dan sumberdaya manusia (SDM) sampai ke kota kabupaten. Manajemen logistik pangan pokok ala Perum Bulog sedang ditiru oleh Thailand, Filipina, Malaysia dan India. Bahwa komoditas pangan adalah primadona investasi saat ini dan beberapa tahun ke depan jelas tidak diragukan lagi. Sesuatu yang harus diperhatikan adalah bahwa komoditas pangan (dan pertanian). Tidak harus ditulis lagi, betapa besar dampak perubahan "politik global" ekonomi pangan berbasis biji-bijian tersebut bagi Indonesia, jika para perumus kebijakan di negeri ini tidak serius meningkatkan produksi dan produktivitas pangan di dalam negeri. Mungkin tidak pada tempatnya apabila saat ini, energi bangsa banyak dihabiskan hanya untuk berdebat sesuatu yang tidak terlalu produktif, misalnya tentang perubahan status Perum Bulog menjadi lembaga pemerintah non-departemen (LPND) seperti masa lalu. Polapikir ad-hoc seperti itu tidak akan mampu menjawab tantangan perubahan ekonomi pangan berbasis biji-bijian ke depan, apalagi jika terdapat agenda lain yang bersifat elitis. Masyarakat hanya menuntut keseriusan para elit untuk melalukan pemihakan kepada 25 juta rumah tangga petani sebagai stakeholders terbesar sektor ini. Sejarah bangsa-bangsa besar di dunia memulai pembangunan ekonominya dengan landasan pembangunan pertanian yang tangguh. Tidak mungkin melakukan lompatan besar (leap frogging) kebijakan yang tiba-tiba mampu mengangkat rakyat dari kemiskinan jika tidak ada terobosan dalam sektor pangan dan pertanian.
PEMIKIRAN UNTUK MENGELUARKAN PETANI DARI KEMISKINAN Arifin, Bustanul
JURNAL PANGAN Vol 15, No 1 (2006): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1018.718 KB) | DOI: 10.33964/jp.v15i1.278

Abstract

Petani di Indonesia merupakan masyarkat yang sebagian besar (sekitar 55%) masuk dalam kelompok penduduk miskin. Oleh karena itu, program pengentasan kemiskinan baik langsung maupun tidak langsung cukup efektif diarahkan terutama kepada para petani ini. Apalagi para petani menjadi sasaran yang terkena dampak cukup signifikan dari kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Langkah-langkah yang perlu diambil oleh pemerintah sebagaimana yang telah dicanangkan oleh Bapak Presiden tentang strategi tiga jalur (triple-track strategy) platform pembangunan yang lebih pro-growth, pro-employment dan propoor, salah satunya adalah melalui revitalisasi sektor pertanian dan perdesaan untuk berkontribusi pada pengentasan kemiskinan. Saat ini masyarakat menunggu upaya konkrit daripemerintah untukpenyerapan tenaga kerja. pengurangan disparitas pendapatan diperdesaan dan aliran tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor ekonomi lainnya. Terdapat beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk pengentasan kemiskinan, antara lain peningkatan alokasi anggaran untuk sektor pendidikan dan kesehatan, peningkatan usaha ekonomi produktif dan perbaikan infrastruktur vital di perdesaan, serta diperlukan program pengentasan kemiskinan yang tegas antara misi sosial pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan skala komersil.
STRATEGI SUBSIDI INDUSTRI PERTANIAN NEGARA-NEGARA MAJU (G8): BENCHMARKING BAGI KEBIJAKAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL Arifin, Bustanul
JURNAL PANGAN Vol 15, No 2 (2006): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1117.849 KB) | DOI: 10.33964/jp.v15i2.290

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara anggotaWTO perlu memahami setiap kesepakatan yang dihasilkan terkait dengan perdagangan internasional di sektor pertanian, jasa, akses pasar dan Iain-Iain antara negara-negara maju dan negara-negara berkembang. Berdasarkan falsafah perdagangan internasional dan fenomena asimetri pasar dunia komoditas pertanian, tulisan ini membahas tentang strategi subsidi yang diterapkan negara-negara maju dalam kerangka asimetri perdagangan internasional secara umum. Langkah-langkah yang dilakukan negara maju tersebut dapat dijadikan benchmarking dalam perumusan strategi kebijakan perdagangan internasional di Indonesia. Bagi Indonesia, kesepakatan-kesepakatan WTO amat perlu dilaksanakan secara hati-hati dan terukur tanpa harus mengorbankan keutuhan dan kedaulatan ekonomi bangsa. Terhadap subsidi-subsidi yang diterapkan oleh negara maju (G-8), Indonesia harus menempuh jalur diplomasi ekonomi dan perdagangan dunia secara bilateral untuk memperluas akses pasar bagi komoditas unggulan seperti di sektor perikanan (udang, tuna, cakalang), perkebunan (kelapa sawit, karet, coklat),dan sebenarnya juga untuk perindustrian (furniture, handycraft dan produk elektronik low-tech). Akses pasar harus didukung langkah diplomasi dan kerjasama dengan sesama negara berkembang, baik melalui Group-20, Group-33 dan bahkan Cairns Group yang belakangan mulai agak ditinggalkan. Minimal, pertukaran arus-informasi ekonomi antar dunia usaha dan antar negara dapat diperlancar, yang mampu meningkatkan nilai dan iklim investasi, berkembangnya kapasitas sektor riil dan skala usaha ekonomi dan sebagainya. Hal ini akan mampu meningkatkan kualitas pemulihan ekonomi di Indonesia, perekonomian yang mampu menyerap dan menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus mengentaskan masyarakat dari kemiskinan.
Analisis Skala Ekonomi Produksi Tebu di Propinsi Lampung Fitriani, Fitriani; Arifin, Bustanul; Ismono, Hanung
JURNAL PANGAN Vol 19, No 4 (2010): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.598 KB) | DOI: 10.33964/jp.v19i4.156

Abstract

Artikel ini menganalisis skala ekonomi produksi tebu di Propinsi Lampung, dengan fokus pada observasi mendalam tentang pola kemitraan petani tebu dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VII Bunga Mayang di Kabupaten Lampung Utara dan dengan perusahaan swasta besar PT. Gunung Madu Plantations (GMP) di Kabupaten Lampung Tengah. Studi ini menggunakan analisis usahatani untuk melihat tingkat profitabilitas produksi tebu serta memanfaatkan sifat-sifat khas fungsi produksi Constant Elasticitiy of Substitution (CES) untuk melihat tingkat substitusi dari faktor-faktor produksi yang berpengaruh di daerah studi. Hasil analisis menunjukkan bahwa usahatani tebu di Propinsi Lampung masih menguntungkan, walau pun telah berada pada fase penerimaan hasil yang semakin berkurang. Kemitraan petani dengan PTPN VII Bunga Mayang lebih padat tenaga kerja dibanding kemitraan dengan PT GMP, walaupun dalam jangka panjang tidak berbeda secara signifikan. Kebijakan yang mampu meningkatkan skala ekonomi produksi tebu akan meningkatkan pendapatan petani dan berkontribusi pada pengembangan wilayah di Lampung.The objective of this study is to analyze the economic scale of sugarcane production in the Province of Lampung. Field surveys are conducted in August-September 2009, covering the production centers in the districts of North Lampung and Central Lampung. More in-depth observations are focused to examine the partnership program between sugarcane farmers and the State-Owned Enterprise (SOE) of PTPN VII Bunga Mayang in North Lampung and private estate of PT Gunung Madu Plantation (PT GMP) in Central Lampung. Standard farm economic analysis is employed to examine the profitability of sugarcane farming in the study sites. The constant elasticity of substitution (CES) production function is adapted to analyze the economic scale of the sugarcane farming in the province. The results show that the sugarcane farming in the study sites is economically profitable, although in the stage of decreasing return to scale; and, although in the long run the difference is not statistically significant, the farmers’ partnership with PTPN VII is more labor intensive than that with private enterprise PT GMP. Any policies to increase the economic scale of sugarcane production would contribute to the welfare of sugarcane farmers and regional development in the province. 
Strategi Peningkatan Daya Saing BULOG Melalui Pendekatan Balanced Scorecard Suswono, Suswono; Daryanto, Arief; Sawit, M. Husein; Arifin, Bustanul
JURNAL PANGAN Vol 19, No 2 (2010): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.318 KB) | DOI: 10.33964/jp.v19i2.123

Abstract

Tujuan makalah ini adalah untuk (i) merancang sasaran strategik, key performance indicator (KPI), inisiatif strategik yang ditinjau melalui empat perspektif yaitu keuangan, pelanggan, proses internal bisnis dan pertumbuhan dan pembelajaran pada BULOG sebagai lembaga yang menjalankan fungsi PSO dan non PSO (komersial), dan (ii) membuat peta strategi berdasarkan pendekatan balanced scorecard (BSC). Penelitian ini menunjukkan dari empat perspektif BSC di BULOG untuk fungsi non PSO, sasaran strategiknya terdiri dari: (i) perspektif keuangan sebanyak 10 sasaran strategik, diantaranya meningkatkan penjualan dan menurunnya persentase biaya operasional; (ii) perspektif pelanggan sebanyak 4 sasaran strategik, diantaranya mampu memberikan produk dan layanan yang bercitra positif dan juga kompetitif kepada pelanggan, serta mampu memberikan jaminan ketepatan waktu pengiriman barang kepada pelanggan; (iii) perspektif bisnis internal sebanyak 10 sasaran strategik, diantaranya kemampuan menguasai industri hulu dan mampu memberikan jaminan mutu barang yang dikirim kepada pelanggan; dan (iv) perspektif pertumbuhan dan pembelajaran sebanyak 14 sasaran strategik, diantaranya mengembangkan penciptaan nilai (value creation) bagi organisasi dan kemampuan memetakan kebutuhan sumber daya organisasi untuk bisnis 5 tahun yang akan datang. Perspektif BSC di BULOG untuk fungsi bisnis PSO, sasaran strategik-nya terdiri dari: (i) perspektif keuangan sebanyak 7 sasaran strategik, di antaranya meningkatkan kemampuan untuk menentukan harga jual yang ideal dan mempertahankan delta; (ii) perspektif pelanggan sebanyak 3 sasaran strategik, diantaranya rumah tangga sasaran memperoleh beras dengan jumlah mutu, harga, waktu, dan tempat yang tepat serta petani memperoleh jaminan pasar dengan harga yang wajar; (iii) perspektif bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran, fungsi bisnis PSO dan fungsi bisnis non PSO memiliki jumlah sasaran strategik yang sama karena kedua fungsi ini masih dijalankan dalam satu organisasi dan belum ada pemisahan sumber daya.The purpose of this study is to (i) formulate strategic objectives, Key Performance Indicators (KPIs), strategic initiatives which are reviewed through four perspectives: finance, customer, internal business process and growth & learning in BULOG as an institution that runs the function of PSO and non-PSO (commercial), and (ii) create BULOG’s strategic map as institution that runs the function of PSO and non-PSO (commercial) based on the Balanced Scorecard approach. The research method used is descriptive research techniques with a Balanced Scorecard approach. The study shows that from the four perspectives of BULOG BSC for non-PSO function, its strategic objectives consist of: (i) Financial perspective as much as 10 strategic objectives, including increasing sales and decreasing the percentage of operating costs; (ii) Customer perspective as much as 4 strategic objectives, among others, able to provide products and services that has a positive image and also competitive to the customer, and is able to guarantee timely delivery to customers; (iii) internal business perspective as much as 10 strategic objectives, including the ability to master the upstream industry and is able to provide quality assurance of the delivered goods to customers; and (iv) Growth and learning perspective as much as 14 strategic objectives, including developing value creation for the organization and the ability to map organization resource needs for business five years to come. From the four BULOG BSC perspectives for PSO business functions, its strategic objectives consist of: (i) Financial perspective as much as seven strategic objectives, including increasing the ability to determine the ideal price and maintenance delta; (ii) Customer perspective as much as three strategic objectives, including target households obtaining rice within the appropriate quality, price, time and place as well as farmers guaranteed a fair market price; (iii) internal business perspective and growth and learning perspective, PSO business functions and non-PSO business functions has the same number of strategic targets, because both functions are executed within one organization and there is no separation of resources.
PERAN PENGGUNAAN PUPUK PADA KINERJA PRODUKSI TANAMAN PANGAN INDONESIA Pamuncak, Ririn; Arifin, Bustanul; Kasymir, Eka
Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.305 KB) | DOI: 10.23960/jiia.v6i3.3019

Abstract

This study aims to analyze the share of fertilizer costs on the total cost of crop and   the effect of fertilizer application on the performance of crop production in Indonesia.  The data used in the study was time series data, it was collected from FAOSTAT published Food and Agriculture Organization (FAO) and Statistics Center Bureou (BPS). The first objective was analyzed by descriptive statistics, whereras the second objective was analyzed by econometrics techniques, namely, linear production function, logarithmic function and quadratic function.  The results showed that the percentage fertilizer cost on the total cost of crop production were quite small compared to the cost of labor and land rental, which were 10.40 percent for wetland paddy, 7.80 percent for upland paddy, 12.00 percent for maize, and 4.80 percent for soybean.  The applications of fertilizer played important roles in production performance of paddy, maize, and soybean.  The magnitude and significant level of each fertilizer differ by crop production.  The study gives better policies to secure the availability of fertilizer to improve the performance of Indonesian crop production.Key words: cost,  fertilizer, production  function
PENGARUH AKTIVASI TERHADAP MEMBRAN KERAMIK MODIFIKASI SEBAGAI BAHAN DASAR ELEKTRODA SUPERKAPASITOR Tetra, Olly Norita; Aziz, Hermansyah; Alif, Admin; Arifin, Bustanul; Joni, Rahma; Wahyuni, Hanif
Jurnal Zarah Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Zarah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v5i2.204

Abstract

Pengaruh aktivasi dengan KOH dan NaOH terhadap performance TiO2/C berpendukung keramik sebagai elektroda superkapasitor telah diteliti. Sintesis sol TiO2 dilakukan dengan menggunakan metode sol-gel. Membran keramik sebagai template penumbuhan TiO2/C yang diaktivasi dengan KOH dan NaOH disiapkan sebagai bahan elektroda superkapasitor dengan menggunakan elektrolit hidrogel polimer yaitu polivinil alkohol sebagai separator dan asam fosfat (H3PO4) sebagai elektrolit. Pengaruh aktivator NaOH memberikan peningkatan kapasitansi 1,5 kali lebih besar dibandingkan dengan aktivasi KOH. Nilai kapasitansi dengan aktivator NaOH adalah 14540 nF menggunakan konsentrasi elektrolit H3PO4 0,5 M dan waktu pengisian 30 menit dengan nilai konduktivitas sebesar 45,4 x 10-5 S/cm
ISOLASI FLAVONOID DARI BIJI KAKAO (Theobroma cacao) Arifin, Bustanul; Afrizal, Afrizal; Hasnirwan, Hasnirwan; Rinaldo, Rio
Jurnal Zarah Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Zarah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.717 KB) | DOI: 10.31629/zarah.v5i2.212

Abstract

STRUKTUR, BIOAKTIVITAS DAN ANTIOKSIDAN FLAVONOID Arifin, Bustanul; Ibrahim, Sanusi
Jurnal Zarah Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Zarah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.521 KB) | DOI: 10.31629/zarah.v6i1.313

Abstract

Di antara produk-produk alami, flavonoid adalah yang sangat menarik untuk dipelajari dan merupakan salah satu senyawa yang menjanjikan untuk mengobati kanker, antioksidan, bakteri patogen, radang, disfungsi kardio-vaskular, dan lain-lain. Kemampuan dan bioaaktiftas terutama antioksidan dari flavonoid telah dipelajari, dalam hal ini ditunjukkan bahwa metilasi flavonoid dapat meningkatkan peranan flavonoid dalam bidang obat-obatan. Metilasi dari flavonoid melalui kelompok hidroksil bebasnya atau atom C yang dapat meningkatkan stabilitas metaboliknya dan meningkatkan transportasi membran. Review ini menjelaskan struktur dasar dan klasifikasi flavonoid, dan isolasi dan bioaktiftas dari flavonoid yang khususnya dalam peranannya sebagai antioksidan. Mekanisme flavonoid sebagai antioksidan secara kimia dan tahapannya juga dipelajari.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SENAM ROLL DEPAN (SISWA KELAS V MI AL-AZHAR MODUNG BANGKALAN ARIFIN, BUSTANUL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2013): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Physical education seeks to help learners to use his body more efficient and proficient in basic skills and complex skills required in life. One lesson that was taught in school gymnastics is gymnastics floor foward roll. During this school have not used the audio visual in the learning process and just use the lecture method, demonstrations so researchers want to use the audio visual media in teaching and learning in schools to facilitate the teacher in explaining and guiding students in movement and the expected learning outcomes better than ever. In this research 2 times the test (pre-test and post-test) to grade V MI AL-Azhar in Modung Bangkalan time 3 meetings. in this study a sample to get treatment by introducing and implementing a media learning audio visual in teaching and learning. The research was conducted in 3 Time meeting. Type of research there is a quantitative approach experiment done strictly to determine a causal relationship between these variables. Of research and data processing of data obtained pre-test results gymnastic foward roll obtained the value 3170, the average value of 75.47, the lowest 60, highest score a 100, the standard deviation of 14,003. While the goal should Post-test exercise roll sum of the values ??obtained before 3420, the average value 81.43, the lowest 60, highest score a 100, the standard deviation of 11.959. In the t test (difference test) the results obtained by studying gymnastics foward roll with the results of statistical tests 0.001 it can be concluded there are significant differences between result study gymnastic foward roll pre test and post test. The conclusions of the study, namely audio visual learning media can improve learning outcomes gymnastics floor foward roll. Improved learning outcomes acquired gymnastic foward roll of 7,8%. Keywords: learning audio visual, gymnastics roll foward, learning outcomes
Co-Authors - Afrizal A. Prasetiyo, Nugraha A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Haris Abdul Muid Abdul Rachman Syam Tuasikal Abili, Muhammad Addin, Faathir Sukron Adia Nugraha Adlis Santoni Admin Alif Agus Adhi Nugroho Agustin, Esther Sri Astuti Soeryaningrum Ahmad Fuady Aisya, Nurul Aji Andar Subekti Akhmad Fauzi Ali Imron Alkaff, Firas F. Alkaff, Sylmina D. Amanda Putra Seta Ambya, Ambya Amin, Irnawati H. Amzul Rifin Aneftasari, Ica Rizki Ani Suryani Ani Suryani Anshar Saud Anugrah, Dian Febriany Ardiansyah, Akhmad Arief Daryanto Aristiyani, Ririn Ashari, Dias Astuti, Ayun Dwi Aulia, Muhammad Rifky Azwan, Ahmad Baba Barus Bahar, Muhammad A. Baihaqi, Moh. Hamdan Bambang Siswaji Bambang Sugiarto Bambang Suharno Budiyuwono, Slamet Cahyawati, Novia Chairunnisa, Nabila Putri Yusni Daniyah, Daniyah Deswati Deswati Dhestriani Mulyahati Adam, Thaesha Didik Supriyanto, Didik Dominicus Savio Priyarsono Dwicahya, Bambang Dyah Aryani Perwitasari Eka Kasymir Eka Nuryanto Budi Susila Elly Wahyudin Endryanto, Teguh Etty Susilowati Faizun, Adi Fatayati, Sun Fatimah Azzahra Fitriani Fitriani Frisky, Sintia Gemini Alam Giffary, Mohammad Afdhal Habsyi, Irsan Hakim, Faisol Hamzar Suyani Hanny Hafiar Hapsari, Jenny Putri Harianto Harianto Hariyanto, Andi Hasan, Nurhasan Hasdin Hanis Hasnirwan Hasnirwan Hendrawan Hendrawan Hermansyah Aziz Hermanto Siregar Hernanda, Tiara Aprilia Putri Hidayat, Cesar Agung Hidayat, Tauhid Imam Much Ibnu Subroto Iman Setiawan Imelda - Imron Fauzi Irsan Habsyi Irwan Irwan Istikomah Istikomah Jati, Budi Pramono Joni, Rahma Kada, Ryohei Kamiko, Awfa Joti Aghna Karim, Amrulloh Khalik, Subehan Kholidi, Ahmad Khaerul Kurniawan, Muh D. Lestari, Dyah Aring Hepiana Lidya Sari Mas Indah, Lidya Sari Mas Lukman Santoso M. Husein Sawit M. Iqbal Alfarisyi M. Rifqi Rokhman Madolangan, Jamaluddin Maghfirah, Sucy Mahardika, Desi Aditia Mai Efdi Massi, Muhammad N. Meutia, Meutia Muh. Deni Kurniawan Muhamad Hamdani, Muhamad Muhammad Akram Muhammad Haqa, Rizki Nur Muhammad Khosyi'in Muhammad Said Didu Munaf Ismail, Munaf Munawwaroh, Makiyatul Niamuzisilawati, Eva Nisa, Himmatun Novi Rosanti Novia, Asih Noviana, Tia Nugroho, Agus Adi Nunung Nuryartono Nurhayati, Neni Octapiani Nursaid Rizalullael, Muh. Nuryanto Budisusila, Eka Offermans, Astrid Olly Norita Tetra Padmawati, Retna S. Pamuncak, Ririn Perwitasari, Dyah A. Postma, Maarten J. Purba, Fredrick D. Puyu, Darsul S. Qosim, Achmad R Hanung Ismono R. Rokhman, Muhammad Rachman, Muhammad Ibrahim Ragil Qiansantang, Lalu Raisika, . Rasuane Noor Rauf, Saidah Reed, Michael Rifai, Muhamad Rina Oktaviani Rinaldo, Rio Rita Rosiana Sabaruddinsah Sabaruddinsah, Sabaruddinsah Salamah, Sovia Salasa, Danie Sanusi Ibrahim Sanusi, Mayamariska Sarifah, Latifah M. Sarwadan, Muhamad G. Sattu, Fidel Yoel Junovray Siahaan, Henry MP Siti Aisyah Sri Arttini Dwi Prasetyawati Sri Harjanto Sugiyono . Suhardin Suhardin, Suhardin Sukendar, Irwan Suparmin, . Suryati Susetiyo, Ari Suswono Suswono Syamsiar, Syamsiar Tanaka, Katsuya Taqi, Muhamad Toni Bakhtiar Tubagus Ismail Utami, Ikrimah N. Veni Hadju Virgiana, Sita Wahyu Agung Sakti, Lalu Wahyuni, Hanif Wan Abbas Zakaria Widyastutik Wisena, Bambang Aria Wulandari, Anis Erma Yaktiworo Indriani Yandra Arkeman Yudiana, Pina Yugiantoro, Darojat Yuliet Yuliet Yunita Salamah Zainal Abidin Zulkarnain Zulkarnain