Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengetahuan Technological Pedagogical Knowledge Guru Biologi pada Sekolah Penggerak di Makassar Jaelani, Nurkhafifah; Arsal, Andi Faridah; Bahri, Arsad
Biosel Biology Science and Education Vol. 13 No. 1 (2024): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/bs.v13i1.6934

Abstract

The learning paradigm of the 21st century demands that educators have the ability to use technology, information, and communication. Teachers' understanding of digital technology in classrooms is becoming increasingly important in education. The quality of education is influenced by the competence of the teacher. Teachers who adapt to technological developments provide more relevant and effective learning. Technological Pedagogical Knowledge (TPK) is a set of understandings about how to implement change in learning using technology as its support. It happens through the interaction of pedagogical and technological approaches. This research is descriptive quantitative aimed at providing an overview of knowledge Technological Pedagogical Knowledge Teacher of Biology at the Sekolah Penggerak in Makassar. The sample used was 13 biology teachers at the Sekolah Penggerak in Makassar. Data is collected through self-assessment of the respondents. The results of the study showed that the average percentage of Technological Knowledge (TK) aspects of 88.5% in the category was very good. The average percentage of Pedagogical Knowledge (PK) aspects of 87.5% in the category was very good. The average percentage of Technological Pedagogical Knowledge (TPK) aspects of 83.3% in the category was very good. In general, the Knowledge of Technological Pedagogical Knowledge Teacher of Biology at the Sekolah Penggerak in Makassar is in the very good category with a percentage of 86.9%. One of the key factors of the high value of Technological Pedagogical Knowledge (TPK) Teacher of Biology at the Sekolah Penggerak in Makassar is the reinforcement effort carried out at all levels of leadership, including the Head of School, School Supervisor, Owner, and Teacher which is seen from the presence of intensive training program and one-to-one support with expert trainers provided by the Ministry of Education and Culture. Keywords: Knowledge, Pedagogy, Technology
Etnobotani Tumbuhan Obat Masyarakat Desa Bontomarannu Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros Syamsiah, Syamsiah; Arsal, Andi Faridah
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Etnobotani merupakan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan pemanfaatan tumbuhan oleh masyarakat secara turun temurun dan dalam kurun waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies tumbuhan obat, cara pemanfaatan serta penyakit yang diobati di Desa Bontomarannu Kec. Moncongloe Kab. Maros. Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif dengan metode survei dengan teknik wawancara untuk memberikan gambaran detail mengenai pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat. Proses wawancara dilakukan secara open-ended dengan berpedoman pada Tabel wawancara. Hasil menunjukkan sebanyak 32 spesies tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai tumbuhan obat oleh masyarakat Desa Bontomarannu. Organ tumbuhan yang dimanfaatkan adalah rimpang, batang, daun, getah, bunga, dan buah. Penyiapan tumbuhan obat dilakukan dengan 4 cara yaitu direbus, diblender, ditumbuk, dan diparut. Sedangkan cara penggunaan tumbuhan obat dilakukan dengan 6 cara, yaitu diminum, dibasuh, dioles, dikompres, dtempel, dan dipake mandi. Penyakit yang dapat diatasi yaitu kolestrol, demam, hipertensi, rematik, maag, asam urat, badan pegal-pegal, radang tenggorokan, diabetes, keputihan, campak, kencing manis, sakit gigi, flu, batuk kering, ginjal, dan bisul. Kata Kunci: Desa bontomarannu, etnobotani, tumbuhan obat
The Use of Digital Communication Technologies in Higher Education Learning: Prospects and Challenges Akil, Muhammad Anshar; Arsal, Andi Faridah; Andi Syahraeni
Jurnal Dakwah Tabligh Vol 26 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The use of digital communication technology in learning in higher education is a mandate of the education law regarding e-learning. The purpose of this study is to analyze the characteristics of digital communication technology, types of learning applications, prospects and challenges of digital learning in higher education. The results of the study indicate that digital learning is carried out synchronously or asynchronously using hardware, software, internet, and database devices. Learning communication technology is digital, interactive, hypertextual, global, virtual, and simulation. Digital learning uses websites, learning management systems, classrooms, videoconferencing, social media, and messaging applications such as WA. The prospects for digital learning are more flexible learning places, dynamic time, reduced transportation costs, materials available at all times, developing knowledge and skills. Meanwhile, the challenges faced are: dependence on internet quality, cost of purchasing quotas, need for communication devices, participant responsibility, lecturer creativity, data privacy and ethics. Therefore, digital-based learning needs to maximize all available facilities and be able to overcome the obstacles faced. Various media and applications available need to be used in an integrated manner, including synchronous and asynchronous learning (blended learning). By understanding the character of technology and using various media synergistically, digital learning runs effectively to achieve learning goals in higher education. Keywords: Digital communication technology, digital learning, higher education
Analisis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa pada Materi Virus di SMA Negeri 11 Makassar Fajmatulfuadi Fajmatulfuadi; Syamsiah Syamsiah; Andi Faridah Arsal
UNM Journal of Biological Education Vol 8, No 1 (2026): Vol 8 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v9i2.84613

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) siswa kelas X pada materi virus di SMA Negeri 11 Makassar. Populasi penelitian berjumlah 324 siswa kelas X, sampel yang digunakan sebanyak 159 siswa berdasarkan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5% dan dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian (essay) berbasis HOTS yang mengukur indikator menganalisis (C4) dan mengevaluasi (C5). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa sebesar 63,05 yang termasuk dalam kategori sedang. Indikator  menganalisis (C4) memperoleh rata-rata 62,89 dengan kategori sedang dan kemampuan mengevaluasi (C5) sebesar 63,21 dengan kategori sedang. Kategori sedang artinya peserta didik sebagian besar telah memahami pengetahuan dasar mengenai materi virus tetapi belum sepenuhnya mampu menghubungkan dan menilai berbagai konsep mengenai materi virus. Temuan penelitian ini menunjukkan pentingnya penerapan pembelajaran biologi berbasis HOTS yang lebih inovatif dan kontekstual agar meningkatkan kemampuan analisis dan evaluasi siswa.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berorientasi Socio Scientific Issue pada Materi Perubahan Lingkungan Kelas X SMA Nur Miftahul Windah Zahra; Andi Faridah Arsal; Evi Ristiana
UNM Journal of Biological Education Vol 8, No 1 (2026): Vol 8 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v9i2.84833

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk berupa Lembar Kerja Peserta Didik berorientasi Socio Scientific Issue pada materi perubahan lingkungan yang valid. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian  R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas 5 tahap yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Akan tetapi penelitian ini hanya sampai pada tahap development, sehingga tahap kepraktisan dan keefektifan belum diuji. Subjek analisis kebutuhan terdiri atas peserta didik kelas X dan guru bidang studi biologi SMAN 1 Gowa, serta 2 orang validator ahli untuk menilai kelayakan produk yang telah dikembangkan. Instrumen penelitian terdiri atas angket analisis kebutuhan dan lembar validasi. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa kebutuhan guru akan pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik berorientasi Socio Scientific Issue di SMAN 1 Gowa termasuk kategori sangat tinggi dengan persentase rata-rata 82,48% dan hasil analisis kebutuhan siswa termasuk kategori tinggi dengan persentase rata-rata 75,4%. Hasil penilaian validator ahli terhadap Lembar Kerja Peserta Didik berorientasi Socio Scientific Issue yang telah dikembangkan memperoleh nilai rata-rata total validitas sebesar 4,71. Berdasarkan nilai validitas tersebut dapat disimpulkan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik berorientasi Socio Scientific Issue yang dikembangkan telah memenuhi kiteria kevalidan dengan tingkat validitas adalah valid.
Analisis Kualitas Butir Soal Biologi Ujian Akhir Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026 di SMA Negeri 9 Makassar Uswatun Hasanah; Hamka Lodang; Andi Faridah Arsal
UNM Journal of Biological Education Vol 9, No 2 (2026): Vol 9 No 2 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v9i2.84825

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas butir soal Ujian Akhir Semester (UAS) ganjil kelas X, XI, dan XII Tahun Ajaran 2025/2026 di SMA Negeri 9 Makassar berdasarkan aspek kualitatif dan kuantitatif. Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan objek berupa lembar soal dan jawaban siswa. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, dianalisis secara kualitatif menggunakan instrumen penilaian Direktorat Pengembangan SMA (2010), dan secara kuantitatif menggunakan aplikasi Anates. Hasil analisis kualitatif menunjukkan kualitas soal berada pada kategori sangat baik, dengan persentase kelas X 92%, kelas XI 96,3%, dan kelas XII 96,3%. Analisis kuantitatif menunjukkan sebagian besar soal valid (90% pada kelas X serta 97% pada kelas XI dan XII) dengan reliabilitas sedang hingga sangat tinggi (0,53; 0,79; dan 0,87). Tingkat kesukaran didominasi kategori sedang, daya pembeda kategori baik, dan efektivitas distraktor kategori baik hingga sangat baik. Secara keseluruhan, butir soal UAS Biologi memiliki kualitas yang sangat baik dan layak digunakan sebagai instrumen evaluasi pembelajaran, meskipun beberapa soal masih memerlukan revisi.
Implementasi Pendekatan STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Biologi Nur Asida; Syamsiah Syamsiah; Andi Faridah Arsal
UNM Journal of Biological Education Vol 9, No 2 (2026): Vol 9 No 2 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v9i2.84739

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dampak penerapan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics terhadap kapabilitas berpikir kritis siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Gowa pada mata pelajaran Biologi. Metode penelitian berupa eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Sampel terdiri dari kelas XI IPA 7 sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI IPA 5 sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes esai untuk mengukur kapabilitas berpikir kritis. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji analisis kovarian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Uji analisis kovarian menunjukkan adanya pengaruh signifikan penerapan pendekatan tersebut terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Biologi.
Plant Identification at SMAN 10 Makassar as a Learning Resource Based on Outdoor Learning on The Material of Plantae Ince Rabiah Al Adwiah; Andi Faridah Arsal; Syamsiah Syamsiah
Biology Teaching and Learning Vol 9, No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/btl.v9i1.84198

Abstract

AbstractPurpose: This study aims to identify the diversity of plant species found in the SMAN 10 Makassar environment and to assess their potential as outdoor learning resources for the Plantae topic.Research Methodology: This study was conducted at SMAN 10 Makassar from November 20 to December 31, 2025. The study used a qualitative descriptive approach, with data collection techniques including field observations, photographic documentation, and interviews. The instruments used included observation sheets and interview guidelines validated by expert lecturers. Data were analyzed using qualitative descriptive methods in the form of narrative descriptions.Results: The study showed that there were 58 plant species belonging to 6 classes and 35 families, scattered throughout various school areas such as parks, gardens, and yards. These plants have the potential to serve as learning resources to support students' understanding of the Plantae topic.Conclusion: The school environment of SMAN 10 Makassar boasts a diverse range of plants that can be optimally utilized as a learning resource based on outdoor learning, thereby increasing student participation, motivation, and observation and analytical skills.Limitations: This study was limited to one school location and examined only one variable, so the results cannot be broadly generalized.Contribution: This study contributes to the field of biology education, particularly in the development of environment-based learning (outdoor learning), and serves as a reference for teachers and researchers in utilizing the school environment as a contextual and interactive learning resource.Keywords: Plant Identification, SMAN 10 Makassar, Learning Resources, Outdoor Learning, Plantae, School Environment
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGHIJAUAN MELALUI TEKNIK PENCAMPURAN MEDIA TANAM DAN PENATAAN TANAMAN  DI SMA NEGERI 11 MAKASSAR Syamsiah Syamsiah; Andi Faridah Arsal; Ismail Ismail; Hamka L; Andi Muh. Kholil Gibran rusli
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.85259

Abstract

Kegiatan penghijauan di lingkungan sekolah merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menanamkan nilai kepedulian lingkungan kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan program penghijauan melalui teknik pencampuran media tanam dan penataan tanaman di SMA Negeri 11 Makassar. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi di kelas dan praktik langsung di lapangan yang melibatkan 15 siswa kelas XII. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu pemberian materi, praktik sederhana, persiapan alat dan bahan, pencampuran media tanam dengan perbandingan 1:1:1 atau 2:1:1 (tanah bekas pembakaran, sekam, dan pasir), selanjutnya penanaman dan penataan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman terkait teknik penghijauan dan mampu mengaplikasikannya secara langsung. Selain itu, program ini memberikan dampak positif terhadap kondisi lingkungan sekolah yang menjadi lebih hijau, rapi, dan estetis. Penataan tanaman yang dilakukan secara sistematis juga meningkatkan kenyamanan lingkungan belajar. Keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan ini turut membentuk sikap peduli lingkungan serta keterampilan praktis. Dengan demikian, program penghijauan ini efektif sebagai sarana pembelajaran kontekstual dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang berkelanjutan.
PELATIHAN PEMANFAATAN PIPA PARALON SEBAGAI KOMPOSTER RUMAHTANGGA BAGI KELOMPOK TANI PUNDIMENG DI KABUPATEN BULUKUMBA Andi Faridah Arsal; Yusminah Hala; Dian Dwi Putri Ulan Sari Patongai; Yusnaeni Yusuf; Syamsiah Syamsiah
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.85621

Abstract

Pelatihan pemanfaatan pipa paralon sebagai tempat sampah bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, mempopulerkan, dan menggugah masyarakat di Kabupaten Bulukumba khususnya pada kelompok tani Pundimeng dalam memanfaatkan kembali sisa-sisa bahan di sekitar sebagai bahan membuat tempat sampah inovativ khususnya bagi sampah rumahtangga atau sampah dapur. Pelatihan kepada masyarakat ini untuk; 1.  meningkatkan pengetahuan untuk dapat memanfaatkan kembali bahan sisa dalam penerapannya di kehidupan sehari-hari. 2.mengubah sampah rumahtangga menjadi kompos yang dapat digunakan pada areal pertanian. Metode yang telah dilakukan dalam kegiatan ini secara bertahap meliputi ceramah untuk pemaparan materi dengan pengenalan bahan-bahan, cara kerja dan perakitan, demostrasi serta praktik langsung, dan diskusi. Hasil pelatihan menunjukkan respons positif dari peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sudah mengetahui pemanfaatan pipa paralon sebagai tempat sampah inovativ bagi sampah organik khususnya sampah dapur. Selain pemanfaatan sisa paralon sebagai bahan tempat sampah, secara mandiri masyarakat dapat memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan dan penerapannya. Seluruh peserta telah memiliki keterampilan dan pengetahuan sehingga peluang untuk pemanfaatan pipa paralon sebagai bahan pembuatan tempat sampah semakin terbuka lebar hingga pada usaha memanfaatkan bahan sisa lain di lingkungan sekitar. Selama kegiatan berlangsung seluruh peserta menunjukkan antusiasme sangat tinggi terhadap kegiatan pelatihan ini.Kata kunci: Pipa paralon, tempat sampah inovativ, sampah organik AbstractTraining on the use of PVC pipes as waste bins aims to increase knowledge, popularize, and inspire the community in Bulukumba Regency, especially farmer groups, to reuse waste materials around them as materials for making innovative trash bins, especially for kitchen waste. This training for the community aims to increase knowledge and enable them to reuse waste materials in their daily lives. The methods used in this activity were carried out in stages, including lectures for material presentations with an introduction to materials, working methods and assembly, demonstrations and direct practice, and discussions. The training results showed a positive response from participants. The results of the activity showed that the community was already aware of the use of PVC pipes as innovative trash bins for organic waste, especially kitchen waste. In addition to utilizing PVC waste as trash bin material, the community can independently use it according to their needs and applications. All participants have acquired the skills and knowledge so that opportunities for utilizing PVC pipes as trash bin materials are increasingly wide open, including efforts to utilize other waste materials in the surrounding environment. Throughout the activity, all participants showed very high enthusiasm for this training activity.Keywords: PVC pipe, innovative trash can, organic waste
Co-Authors A. Agusniman H.P.N. A. Irma Suryani A. Mu'nisa A. Mu'nisa A. Muflihunna A. Muflihunna A. Mushawwir Taiyeb Abd Muis Adlillah Triastuti Adnan Adnan Adnan Adnan Adnan Ainun, Nur Aisyah Alimuddin Ali Andi Asmawati Andi Asmawati Asiz Andi Asmawati Azis Andi Muh. Kholil Gibran rusli Andi Syahraeni Andri Adi Mustika Andri Adi Mustika, Andri Adi Angraeni, Andi Tirta Arifah Novia Arifin, Arifah Novia Arifah, Andi Iffah Arifin, Arifah Novia Armas, Yaumil Maghfirah Arsad Bahri Arsal, Andi Siti Fatmah Arsal, Andi St. Fahirah Arsal, Andi St. Fatmah B, Narhayati Besse Khalidatunnisa Dirawan, Gufron D Erwinda Erwinda Fajmatulfuadi Fajmatulfuadi Fatmawati Firdaus Daud Gufran D. Dirawan Gufran D. Dirawan, Gufran D. Gufran D.Dirawan Halifah Pagarra Hartati Hilda Karim Imamatus Sholihah Ince Rabiah Al Adwiah Ismail . Isnaeni, Nadya Nurul Jaelani, Nurkhafifah Kadir, St. Fatima Kusdianawati Lodang, Hamka M, Nuramina Mentari Jelita Putri Muhammad Anshar Muhammad Anshar Akil Muhammad Junda Muhiddin Palennari Muliana G. H Muliana GH Murti, Andi Hastialihaesar Dwi Mushawwir Taiyeb Nur Asida Nur Miftahul Windah Zahra Nurhayati B Nurhayati B. Nurhayati Nurhayati Oslan Jumadi Pagarra, Halifah Patongai, Dian Dwi Putri Ulan Sari Rachmawaty, Rachmawaty Ramadhani, Andi Annisa Putri Ristiana, Evi Rosdiana Ngitung Sadriani, Andi Sahid, Muhammad Rifky Haekal Sahribulan, Sahribulan Saleh, Andi Rahmat Sondok, Sirumba St. Fatmah Hiola Suhaeb, Laelah Azizah S. Sulastri Suradi Tahmir, Suradi Syamsiah Syamsiah, Syamsiah Syamsu, Andi Mu'nisa Tahmir, Suradi Uswatun Hasanah Vega, Nadya Maharani Yasma Yasma Yasser Abd Djawad Yasser Abd. Djawad Yusminah Hala Yusnaeni Yusuf Yusuf, Yusnaeni