Claim Missing Document
Check
Articles

Karakterisasi Anggrek Jenis Phalaenopsis amboenensis J.J. Smith di Wilayah Resort Mallawa Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Erwinda Erwinda; Andi Faridah Arsal; St. Fatmah Hiola
bionature Vol 23, No 1 (2022): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/bionature.v23i1.32483

Abstract

Abstract. Resort Mallawa Bantimurung Bulusaraung National Park is a location where many orchids grow. This study aims to determine the type of orchid Phalaenopsis amboenensis J.J. Smith. This study uses the roaming method by conducting a search of the study area and documentation which includes taking pictures and morphological characterization as the basis for identifying orchid species. Orchid exploration was carried out at 4 locations with altitudes ranging from 400 m above sea level to 954 m above sea level. Based on the altitude where the Phaleonopsis amboenensis orchid was found at an altitude of 839 to 927. Based on the light intensity, it was found in semi-shaded conditions with monopodial growth type. Keywords: characterization, bantimurung bulusaraung national park area, phalaenopsis amboenensis j.j. smith, resort mallawa
Pembuatan Tempat Sampah Multi Fungsi dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Andi Faridah Arsal; Nurhayati B.; Syamsiah Syamsiah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 2: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1040.557 KB)

Abstract

Kebersihan dan Keasrian lingkungan sangat dipengaruhi oleh sampah. Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan mempengaruhi kualitas lingkungan.  Ada dua hal yang penting dalam konsep pengelolaan sampah yaitu partisipasi masyarakat dan pengelolaan sampah rumah tangga (organik). Masalahnya adalah: (1) masyarakat tak berdaya mengelola sampah, karena kurangmya pengetahuan pentingnya menjaga dan menciptakan lingkungan sehat, (2) masyarakat acuh dan tak merasa turut berperan serta dalam upaya menciptakan lingkungan bersih dan asri, (3) Kurangnya pengetahuan mengenai pengelolaan sampah rumah tangga, (4) masyarakat menganggap bahwa pengolahan sampah basah atau sampah rumah tangga berkaitan dengan masalah yang menjijikkan. Solusi yang ditawarkan adalah memberikan pelatihan mendasar secara bertahap dan praktis dengan metode penyampaian materi, demonstrasi dan praktek. Sebelum penyampaian materi diberikan motivasi dalam hal Pencerahan masalah kesabaran dan ketekunan dalam peran dan manfaat yang dapat diberikan bagi alam dan sesama. Hasil yang dicapai adalah Masyarakat berdaya mewujudkan lingkungan bersih dan asri di lingkungannya melalui kemampuan-kemampuan yang dimiliki: (1) Memiliki kesadaran peduli lingkungan, (2) Mampu mengelola sampah rumah tangga secara praktis, (3) Mampu membuat perangkat   pengolahan sampah organik secara praktis berupa tempat sampah multi fungsi, (4) Mampu menerapkan, menggunakan dan mengembangkan hasil pelatihan secara maksimal.
BERSAMA MENCIPTAKAN BUDAYA PILAH SAMPAH DI KABUPATEN TAKALAR Andi Faridah Arsal; Syamsiah Syamsiah; A. Mushawwir Taiyeb; Rosdiana Ngitung; Muliana G. H
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9566

Abstract

Pengelolaan sampah yang benar sangat mempengaruhi kualitas lingkungan. Lingkungan yang bersih dan asri sangat ditentukan dari kemampuan pengelolaan sampah oleh masyarakat. Partisipasi masyarakat sangat berperan penting dalam konsep pengelolaan sampah yang benar. Pengelolaan sampah yang benar oleh masyarakat sebagai indikator terbentuknya suatu budaya positif diantaranya budaya pilah sampah. Masalahnya adalah budaya pilah sampah belum terbentuk karena kurangnya pengetahuan membedakan jenis-jenis sampah. Alasan kedua adalah karena kurangnya kesadaran dan kepedulian untuk turut berperan dalam menjaga kelestarian alam. Solusi yang diberikan adalah memberikan pelatihan dan motivasi. Pelatihan yang diberikan dengan metode penyampaian materi, demonstrasi dan diskusi.. Materi pelatihan berupa pengetahuan perbedaan antara sampah organik dan sampah anorganik. Demonstrasi yang dilakukan dengan memperlihatkan contoh masing-masing jenis sampah dalam pengelompokannya. Materi motivasi berupa penyadaran tentang level-level kehidupan sesuai pemahaman dan perilaku yang telah terbiasa dilakukan. Manfaat pelatihan ini peserta memperoleh tambahan pengetahuan tentang jenis-jenis sampah, mampu memahami perbedaannya dan dorongan untuk melakukan pilah sampah secara sadar.
Mengidentifikasi Kesulitan Belajar Siswa pada Pelajaran Biologi secara Daring di SMAN 13 Takalar Yasma Yasma; Andi Faridah Arsal; Muhiddin Palennari
Biology Teaching and Learning Vol 5, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/btl.v5i2.38783

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the profile of student learning difficulties and factors that affect student learning difficulties in online biology lessons at SMAN 13 Takalar. The research method uses a quantitative descriptive approach. The data collection technique is in the form of a questionnaire of student responses related to learning difficulties in biology lessons in online learning at SMAN 13 Takalar. The results of the descriptive analysis of the study showed that the profile of student learning difficulties in online biology lessons at SMAN 13 Takalar, namely mastery of student material is classified as a low category, student learning time is classified as a low category, student learning achievement achievement is classified as a medium category, student focus is classified as a medium category, student enthusiasm is classified as a medium category, student learning behavior is classified as a medium category and the use of online learning applications is classified as a medium category. Keywords: Learning difficulties, online learning, SMAN 13 Takalar.
The Effect of The Addition of Mealworm Frass (Tenebrio Molitor) and Molasses on the Increasing of the Proximate Value of White Oyster Mushroom (Pleurotus Ostreatus) Mentari Jelita Putri; Andi Faridah Arsal; Halifah Pagarra; Rachmawaty Rachmawaty; Andi Asmawati Asiz; Alimuddin Ali; Abd Muis; Muhammad Junda; Yasser Abd Djawad; Oslan Jumadi
bionature Vol 24, No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/bionature.v24i1.44639

Abstract

This study aims to determine the effect of the addition of mealworm frass and molasses on the proximate value of white oyster mushrooms. This type of research was an experiment using a completely randomized design (CRD) consisting of four treatments with three replications each. Test parameters include water content, ash content, crude protein, crude fat and crude fiber. Proximate data on water content, ash content, crude protein, crude fat and crude fiber were analyzed using analysis of variance (ANOVA) and Tukey's follow-up test with a 95% confidence level. The results showed that treatment with frass and frass molasses had an effect on water content, ash content, crude protein, crude fat, and a decrease in fiber content. Therefore, it can be concluded that the addition of mealworm frass and molasses affects the proximate value of the resulting oyster mushrooms.Keywords: White Oyster Mushroom, Flour Caterpillar Frass, Molasses, Proximate.
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Endofit dari Batang dan Akar Tanaman Kayu Jawa (Lannea Coromandelica) Yusminah Hala; Arifah Novia Arifin; Hilda Karim; Andi Faridah Arsal
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.729 KB)

Abstract

Abstrak. Bakteri endofit merupakan bakteri yang terdapat pada jaringan tumbuhan yang tidak memberikan infeksi atau efek negatif pada tumbuhan inangnya. Bakteri endofit dapat ditemukan di berbagai jenis tumbuhan, terutama tumbuhan yang sering dijadikan tanaman obat. Salah satunya adalah tanaman Kayu Jawa (Lannea coromandelica) yang memiliki empat senyawa kimia, yang berkhasiat sebagai obat, yakni senyawa golongan saponin, flavonoid, polifenol dan tanin. Oleh karena itu pada penelitian ini akan diisolasi bakteri endofit dari batang dan akar tanaman Kayu Jawa untuk mengetahui keragaman dan fisiologinya. Batang dan akar Kayu Jawa diambil dari tanaman Kayu Jawa yang tersebar di Pulau Sulawesi. Isolasi Bakteri Endofit dari batang dan Akar Kayu Jawa menghasilkan koloni bakteri dan dilanjutkan dengan identifikasi secara biokimia untuk menentukan Genus nya. Bakteri endofit yang menghuni akar tanaman Kayu Jawa ditemukan 2 isolat yaitu dari genus Pseudomonas dan Bacillus sementara bakteri endofit yang ditemukan di batang tanaman Kayu Jawa ada 3 isolat yaitu dari genus Monococcus, Bacillus dan Staphylococcus. Kata Kunci: Isolasi dan karakterisasi, Bakteri endofit, tanaman Kayu Jawa (Lannea coromandelica)
Identifikasi Sumber Belajar yang Mendukung Pembelajaran Biologi SMA Sulastri; Andi Faridah Arsal; Adnan
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi April 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v4i1.21

Abstract

Observasi awal di Taman Nasional Bantimurung ditemukan berbagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber belajar yang dapat mendukung pembelajaran biologi pada mata pelajaran tingkat SMA di Bantimurung. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah tempat yang mendukung pembelajaran biologi di Taman Nasional Bantimurung. Data yang dikumpulkan menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan keterkaitan kompetensi dasar pada pembelajaran biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber belajar yang mendukung pembelajaran biologi tingkat SMA di Bantimurung sebanyak 8 lokasi. Dengan objek yaitu; tumbuhan paku, lumut, anggrek, benalu, ulat, kepompong, kupu-kupu, soa-soa, kaki seribu, keladi, cacak gading, jamur, burung cekakak sungai, burung cabai panggul kuning, laba-laba dan kumbang.
NEED ASSESSMENT DALAM DESAIN PEMBELAJARAN STRATEGI KELOMPOK-KARYOTIP PADA MATA KULIAH GENETIKA Andi Faridah Arsal; Hartati; St. Fatmah Hiola
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-62 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A Needs assessment is the first step that must be done in learning design activities. Needs assessment Analysis is done when facing problems in a lesson. The problems that are commonly encountered in learning Genetics courses are several scientific terms that are similar to one another and are considered difficult by most students. This has an impact on students' conceptual and factual understanding is low. Through the Needs Assessment instrument in the form of a questionnaire survey for lecturers and students, as well as observations identified problems in order to determine the right action, so that the learning design that will be carried out is the best solution. The survey results obtained are summarized and concluded as problem identification and then analyzed to find the right solution. The solution to the identification results obtained is learning the Karyotype Group Strategy, namely the first; class organization based on the shape of the grouping of chromosomes. Second; learning begins with forming groups or organizing classes, because at the same time it is a form of simulation of the core material of learning Genetics.
The Influence of The Project Based Learning (PjBL) Model on Biology Learning Outcomes of Class X Students of SMAS PGRI Sungguminasa on Environmental Change Material Ramadhani, Andi Annisa Putri; Arsal, Andi Faridah; Palennari, Muhiddin
Biology Teaching and Learning Vol 6, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/btl.v6i2.38997

Abstract

Abstract. This study aims to determine the effect of the application of the Project Based Learning model on the biology learning outcomes of the tenth graders of SMAS PGRI Sungguminasa on the material of environmental change. This type of research is a quasi-experimental (quasi-experimental). The population in this study were all students of class X SMAS PGRI Sungguminasa with a research sample of 53 students. Data collection techniques using the test method. The results showed that learning outcomes using the Project Based Learning model obtained an average value of 78.20. While the conventional learning model obtained an average value of 64.29. And there is an effect of the Project Based Learning model on the biology learning outcomes of class X students of SMAS PGRI Sungguminasa.Keyword : Project Based Learning (PjBL), learning outcome.
Penerapkan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Two Stay Two Stray dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Imamatus Sholihah; Andi Faridah Arsal; Fatmawati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar biologi peserta didik melalui model pembelajaran cooperative learning tipe Two Stay Two Stray. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X IPA sebanyak 36 orang. Penelitian dilakukan pada semester ganjil tahun akademik 2023 dari Agustus hingga September 2023. Hasil penelitian yang dilakukan setelah mengimplementasikan model pembelajaran Cooperative learning tipe Two Stay Two Stray menunjukkan hasil belajar biologi siswa meningkat dari 69,44% menjadi 91,67% . Hal ini menunjukkan bahwa menerapkan model Cooperative learning tipe Two Stay Two Stray ke dalam pembelajaran di kelas dapat meningkatkan hasil belajar biologi peserta didik.
Co-Authors A. Agusniman H.P.N. A. Irma Suryani A. Mu'nisa A. Mu'nisa A. Muflihunna A. Muflihunna A. Mushawwir Taiyeb Abd Muis Adlillah Triastuti Adnan Adnan Adnan Adnan Adnan Ainun, Nur Aisyah Alimuddin Ali Andi Asmawati Andi Asmawati Asiz Andi Asmawati Azis Andi Muh. Kholil Gibran rusli Andi Syahraeni Andri Adi Mustika Andri Adi Mustika, Andri Adi Angraeni, Andi Tirta Arifah Novia Arifin, Arifah Novia Arifah, Andi Iffah Arifin, Arifah Novia Armas, Yaumil Maghfirah Arsad Bahri Arsal, Andi Siti Fatmah Arsal, Andi St. Fahirah Arsal, Andi St. Fatmah B, Narhayati Besse Khalidatunnisa Dirawan, Gufron D Erwinda Erwinda Fajmatulfuadi Fajmatulfuadi Fatmawati Firdaus Daud Gufran D. Dirawan Gufran D. Dirawan, Gufran D. Gufran D.Dirawan Halifah Pagarra Hartati Hilda Karim Imamatus Sholihah Ince Rabiah Al Adwiah Ismail . Isnaeni, Nadya Nurul Jaelani, Nurkhafifah Kadir, St. Fatima Kusdianawati Lodang, Hamka M, Nuramina Mentari Jelita Putri Muhammad Anshar Muhammad Anshar Akil Muhammad Junda Muhiddin Palennari Muliana G. H Muliana GH Murti, Andi Hastialihaesar Dwi Mushawwir Taiyeb Nur Asida Nur Miftahul Windah Zahra Nurhayati B Nurhayati B. Nurhayati Nurhayati Oslan Jumadi Pagarra, Halifah Patongai, Dian Dwi Putri Ulan Sari Rachmawaty, Rachmawaty Ramadhani, Andi Annisa Putri Ristiana, Evi Rosdiana Ngitung Sadriani, Andi Sahid, Muhammad Rifky Haekal Sahribulan, Sahribulan Saleh, Andi Rahmat Sondok, Sirumba St. Fatmah Hiola Suhaeb, Laelah Azizah S. Sulastri Suradi Tahmir, Suradi Syamsiah Syamsiah, Syamsiah Syamsu, Andi Mu'nisa Tahmir, Suradi Uswatun Hasanah Vega, Nadya Maharani Yasma Yasma Yasser Abd Djawad Yasser Abd. Djawad Yusminah Hala Yusnaeni Yusuf Yusuf, Yusnaeni