p-Index From 2021 - 2026
9.093
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Humanistika : Jurnal Keislaman Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Jurnal Bahasa Lingua Scientia JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI ILTIZAM Journal of Sharia Economic Research EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Jurnal PAI Raden Fatah Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan) Iqtishodiyah : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Asy-Syariah International Journal of English Education and Linguistics (IJoEEL) JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Tinta: Jurnal Ilmu Keguruan dan Pendidikan International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) Education and Linguistics Knowledge Journal (Edulink) Jurnal Kewarganegaraan International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Indonesian Journal of Islamic Economics and Business Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Ibtida: Media Komunikasi Hasil Penelitain Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Maharot : Journal of Islamic Education Oikonomika: Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Edukha : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Journal of Education Research Iqtishodiyah : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Tasamuh: Jurnal Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Islam Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) Ar-Rosikhun: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Jurnal Ekonomi Syariah dan Hukum Islam SKILLS: Jurnal Riset dan Studi Manajemen Pendidikan Islam Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Modern Islamic Studies and Civilization Pancasila International Journal of Applied Social Science Attaqwa:Jurnal Ilmu Pendidikan Islam At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Finance ARUS JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI Indonesian Journal of Islamic Law (IJIL) MOMENTUM : Jurnal Sosial dan Keagamaan Ulil Albab Humanist Journal (Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir) As-Sulthan Journal of Education Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Ekonomi Islam Solusi Perekonomian Indonesia Abd Aziz
Iqtishodiyah : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 2 No 2 (2016): June
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic economics being developed at this time both the level of theory and practice and it is a concrete manifestation of the efforts of the operationalization of Islam as a religion rahmatan lil ‘alamin, through a long process and will continue to evolve with the times. Muslim thinkers steeped in the Islamic economy is also up to now there has been no unified view of constructing theory of Islamic economics. There are differences of interpretation, approaches and metedologi built in shaping the concept of Islamic economics. This is because of differences in educational background, skills, and experience that is owned. Referring to the opinion Aslem Haneef, an Islamic economic thinkers Malaysia, Muslim thinkers in economics are grouped into three categories: First, experts fiqh or Islamic law so that the approach is legalistic and normative. Second, the modernist group bolder in their interpretation of the teachings of Islam in order to address problems faced by contemporary society. Third, practitioners or Muslim economists that berlatang belaknhg western education. They try to combine the approaches of jurisprudence and economics so that the Islamic economy terkonseptualisi be integrated with laiun said they were trying to construct an Islamic economy such as economic konvensioanal, but by reducing the values are not in line with Islam and give Islamic values in economic analysis.
Konsep Turas sebagai Upaya Meredam Ketegangan Hubungan Islam dan Negara (Tela’ah atas Pemikiran Abid Al-Jabiri dan Hassan Hanafi) Abd. Aziz
Asy-Syari’ah : Jurnal Hukum Islam Vol 3 No 1 (2017): Asy-Syari`` ah Januari 2017
Publisher : Fakultas Syariah Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/assyariah.v3i1.250

Abstract

The relationship between Islam and the state becomes a debate among Muslim intellectuals today, it did not escape because of a tradition in the community, particularly Arab, where the growth and development of Islam. The issue of the caliphate, the Imamate, the Islamic State and sebagaianya, is a matter of tradition protracted and crystallized, when all was left alone. Finally by reading back the tradition, studying it back is a relevant thing to do, as a solution to the tension the relationship between Islam and the state.
Sistem Ekonomi Islam Solusi Perekonomian Indonesia Abd Aziz
Iqtishodiyah : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 2 No 2 (2016): June
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.043 KB)

Abstract

Islamic economics being developed at this time both the level of theory and practice and it is a concrete manifestation of the efforts of the operationalization of Islam as a religion rahmatan lil ‘alamin, through a long process and will continue to evolve with the times. Muslim thinkers steeped in the Islamic economy is also up to now there has been no unified view of constructing theory of Islamic economics. There are differences of interpretation, approaches and metedologi built in shaping the concept of Islamic economics. This is because of differences in educational background, skills, and experience that is owned. Referring to the opinion Aslem Haneef, an Islamic economic thinkers Malaysia, Muslim thinkers in economics are grouped into three categories: First, experts fiqh or Islamic law so that the approach is legalistic and normative. Second, the modernist group bolder in their interpretation of the teachings of Islam in order to address problems faced by contemporary society. Third, practitioners or Muslim economists that berlatang belaknhg western education. They try to combine the approaches of jurisprudence and economics so that the Islamic economy terkonseptualisi be integrated with laiun said they were trying to construct an Islamic economy such as economic konvensioanal, but by reducing the values are not in line with Islam and give Islamic values in economic analysis.
PROBLEMATIKA ANAK PUTUS SEKOLAH DI DUSUN GUNUNG PARANG DESA GUNUNG GENI KECAMATAN BANYUANYAR KABUPATEN PROBOLINGGO Khofifatur Rohmah; Abd. Aziz Wahab; Achmad Zurohman
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 5, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v5i2.9957

Abstract

Abstrak: Problematika anak putus sekolah merupakan permasalahan yang sering kita temui. Masalah ini berlangsung lama dan sulit untuk di pecahkan. dari permasalahan tersebut anak putus sekolah di Dusun Gunung parang Desa Gunung geni Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo berasal dari dua faktor yaitu faktor internal yang berasal dari dalam diri anak seperti; faktor minat baik berupa kemalasan hobi bermain, dan bakat di dalam kelas yang sulit menyerap materi sedangkan faktor eksternal yang berasal dari luar diri anak seperti faktor lingkungan, faktor ekonomi, pernikahan dini dan kurangnya perhatian orang tua. Peneliian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian studi kasus di pilih dalam studi ini, untuk menggali secara mendalam mengenai kasus anak putus sekolah seperti faktor yang melatarbelakangi anak putus sekolah, dan dampak yang terjadi kepada anak putus sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua faktor yang melatarbelakangi anak putus sekolah, yakni faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal terbagi atas faktor yang berasal dari luar diri anak yakni berupa faktor ekonomi orang tua, kemampuan dalam memberikan motivasi. faktor yang berasal dari sekolah seperti minimnya akses dan kurangnya fasilitas sekolah. Sedangkan faktor internalnya merupakan hal yang berasal dari anak itu sendiri yaitu faktor minat, kemalasan, hobi bermain, Pernikahan dini dan keinginan untuk tidak melanjutkan pendidikan. Sedangkan dampak yang terjadi kepada anak putus sekolah yaitu bisa menyebabkan kenakalan remaja dan pengangguran.Abstract:  Dropping out of school is a problem that we often encounter. This problem lasts a long time and is difficult to solve. From these problems, children dropping out of school in Gunung Parang Hamlet, Gunung Geni Village, Banyuanyar District, Probolinggo Regency, started from two factors, namely internal factors that came from within the child, such as; interest factors in the form of laziness, hobbies, and talents in class that are difficult to absorb material, while external factors that come from outside the child such as environmental factors, economic factors, early marriage and lack of parental attention. This research uses qualitative research with a case study approach. Case study research was selected in this study, to dig deeply into the cases of out-of-school children such as the factors behind out-of-school children, and the impact that occurs on out-of-school children. The results showed that there are two factors behind out-of-school children, namely external and internal factors. External factors are divided into factors that come from outside the child, namely in the form of parents' economic factors, the ability to provide motivation. factors derived from schools such as lack of access and lack of school facilities. While the internal factors are things that come from the child himself, namely factors of interest, laziness, hobby of playing, early marriage and the desire not to continue education. Meanwhile, the impact that occurs on out-of-school children can cause juvenile delinquency and unemployment.
Pola Asuh Orang Tua Buruh Migran dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak pada Mata Pelajaran IPS Sundus Nuril Firdausi; Abdul Aziz; Fika Anjana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orang tua buruh migran dalam meningkatkan motivasi belajar anak pada mata pelajaran IPS. Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Wawancara dilakukan kepada 4 siswa dengan orang tua buruh migran di SMP Islam Miftahul Ulum Krejengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pola asuh demokratif kepada anak buruh migran dapat meningkatkan motivasi belajar sehingga mereka fokus belajar dan memiliki motivasi belajar IPS yang tinggi. Sedangkan penggunaan pola asuh permisif pada anak buruh migran dengan pengawasan yang masih rendah menyebabkan anak masih sering bermalas-malasan untuk belajar. Hal ini dapat dikatakan motivasi belajar mereka masih berada dalam kategori sedang. Hasil penelitian ini, diharapkan orang tua asuh memberikan pengawasan kepada anak buruh migran dengan menggunakan pola asuh demokratif untuk meningkatkan motivasi belajar anak agar mereka juga lebih fokus belajar.
Fungsi Komite Madrasah dalam Mengatur Sarana dan Prasarana di Madrasah Tsanawiyah Miftahul Khoir Menyono-Kuripan-Probolinggo Alfi Nurdiana; Abd Aziz Wahab; Ismatul Izzah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.522 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5691

Abstract

Dengan adanya otonomi pendidikan membuka era baru untuk masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam lembaga pendidikan. Komite madrasah sebagai jembatan penghubung antara masyarakat dengan madrasah dapat memudahkan tersampainya tujuan pendidikan dan aspirasi masyarakat. Penelitian yang dilakukan penulis memakai pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek komite madrasah dengan mecari data tambahan ke PKM sanpras dan kepala sekolah. Pengumpulan data menggunakan tehnik observasi, wawancara,dan dokumentasi.Pengumpulan data yang digunakan adalah merangkum data, penyajian data dan kesimpulan.Untuk mengetahui keabsahan data menggunakan trigulasi tehnik dan sumber.Hasil penelitian ini yaitu, fungsi komite madrasah sebagai pemberi pertimbangan (Advisory agency) dalam mengatur sarana dan prasarana dengan ikut serta dalam kegiatan rapat,(Controlling agency) dalam mengatur sarana dan prasarana terlaksana dengan keikutsertaan komite madrasah dalam proses pengawasan sarana dan prasarana. Dan fungsi komite madrasah sebagai mediator dalam mengatur sarana dan prasarana yaitu dengan, komite madrasah menjadi penyalur aspirasi dari masyarakat.Dengan repsentasi bahwa fungsi komite madrasah sesuai tugas fungsi seorang komite madrasah sudah berjalan dengan baik.
Manajemen Badan Usaha Milik Madrasah Dalam Meningkatkan Pemasukan Madrasah Di MTs Zainul Hasan Genggong Tahjudin Syaiful Anwar; Abd Aziz; Ghufron Ghufron
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.047 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai manajemen badan usaha milik madrasah dalam meningkatkan pemasukan madrasah di MTs. Zainul Hasan Genggong Pajarakan Probolinggo. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan menggonakan metode kualitatif. Pengumlan data dengen cara obsersvasi, tanya jawab dan dokumentasi. Teknik yang di peneliti gunakan yaitu mengedukasikan data, serta penerikan kesimpulan. Dengan ini peneliti bisa menengetahui MTs. Zainul Hasan Genggong sudah sangat baik dalam melaksanakan kegiatan kewirausahaan dengan manajemen yang baik serta MTs. Zainul Hasan Genggong juga mengajarkan kepada para siswa dan siswi bahwa dalam menuntut ilmu tidak harus ilmu umum dan keagamaan saja yang perlu di pelajari, tetapi ilmu seni dan perekonomina juga sangat perlu di pelajari dan di pahami, terbukti Sudah banyak dari hasil yang di produksi oleh MTs yang tergabung di bawah naungan bank usaha milik madrasah ( BUMM )
Manajemen Hubungan Madrasah Dengan Masyarakat Di MTs. Syafiiyah Besuk Agung Probolinggo Lailatul Badria; Aziz Wahab; Poppy Rachman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.26 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5985

Abstract

Manajemen dapat digambarkan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian, menggunakan orang atau sumber daya yang diberikan untuk menetapkan dan mencapai tujuan tertentu. Dan juga, manajemen adalah ilmu tentang upaya manusia untuk secara bebas menggunakan sumber daya untuk mencapai tujuan yang diinginkan secara efektif dan efisien.. Suksesnya lembaga pendidikan harus saling bekerja sama dengan semua pihak seperti keluarga, sekolah maupun masyarakat. Ketiga unsur tersebut perlu bersinergi secara kompak untuk menghasilkan hasil pendidikan yang berkualitas. Dengan demikian, lembaga pendidikan diharapkan mampu meningkatkan hubungan dengan keluarga dan wali siswa, serta dengan masyarakat. Undangan untuk bekerja sama untuk manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat yang sukses. Berdasarkan hasil penelitian beberapa indokator humas yaitu: Ikatan pendidikan yang terjalin pada akhirnya menghasilkan pembentukan Komisi Madrasah yang dijalankan dengan baik.Seperti pertemuan yang baik atau rapat yang dilakukan pada saat pembagian hasil nilai siswa, dan kegiatan yang lain. Pada hakikatnya perencanaan merupakan sebuah fungsi dari manajemen yang ada dalam madrasah tersebut. Perencanaan ini pada dasarnya yaitu untuk proses kegiatan setiap anggota untuk mempersiapkan kegiatan-kegiatan sistematis yang telah direncanakan agar supaya mencapai tujuan, perencanaan ini i memberikan sudut pandang yang menyeluruh terhadap staf-staf yang harus dilaksanakan agar menjadi arahan bagi tercapainya sebuah tujuan organisasi yang telah ditentukan untuk mencapai hasil yang efektif dan efesien.
Peran Pemimpin Pesantren Dalam Mengelola Administrasi Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Istiqomah Suko Maron Probolinggo Moch. Hasan Saiful Rijal; Abd Aziz; Poppy Rachman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.627 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6037

Abstract

Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia dan sebagai tumpuan harapan bagi sebagian besar masyarakat. Pesantren harus mengembangkan keterampilan dan berkembang sangat pesat sebagai suatu keunggulan pendidikan.Tujuan penelitian ini untuk memaparkan bagaimana peran pemimpin dalam mengelola administrasi di pondok pesantren Raudlatul Istiqomah dan mengetahui bagaimana peran pemimpin dalam mengimplementasikan adminstrasi. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana hal utama yang dilakukan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi guna mendapakan hasil penelitian yang sesuai akta dilapangan. Dengan seiring berkembangnya zaman pondok pesantren juga banyak berkembang dan bersaing sangat pesat oleh krena itu peran kepemimpinan dalam mengelola administrasi sangat di butuhkan untuk mempertahankan fungsi manajemen. Pondok pesantren Raudlatul Istiqomah terletak di desa suko yang memiliki lembaga pendidikan mulai dari tingkat dasar sampai menengah atas.
KONSERVASI ALAM DALAM PERSPEKTIF ETIKA ISLAM Abd. Aziz
Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Vol 19 No 2 (2014): Agama dan Pelestarian Lingkungan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.699 KB)

Abstract

Manusia sebagai bagian dari lingkungan, hendaknya selalu berupaya untuk menjaga terhadap pelestarian, keseimbangan dan keindahan alam. Kebijaksanaan penggunaan sumber daya alam yang terbatas termasuk bahan energi harus menjadi slogan dalam kehidupan. Lingkungan disediakan bukan untuk manusia saja, melainkan juga untuk makhluk hidup yang lain. Namun demikian, realitanya, banyak orang yang justru merusak alam, menebang hutan secara liar, melakukan penambangan yang tidak terukur, melakukan pengeboran minyak bumi tanpa analisis mengenai dampak lingkungan, dan beberapa tingkah merusak alam yang lain. Setelah melakukan pembahasan terhadap problematika tersebut melalui pendekatan etika lingkungan; Antroposentrisme, Biosentrisme, Ekosentrisme, Eko-feminisme, artikel ini menemukan bahwa salah satu penyebab perusakan alam tersebut adalah karena faktor paradigma transendental yang tidak lagi menganggap bahwa melestarikan lingkungan juga dianjurkan bahkan diwajibkan oleh agama Islam. Melalui tiga paradigma konservasi alam; eko-teologi, fiqh lingkungan, dan eko-sufisme, dalam memanfaatkan alam, manusia harus menyeimbangkan tiga porsi amanahnya; al-intifâ’, al-i’tibâr,dan al-ishlâh. Tiga etika Lingkungan tersebut tidak hanya berbicara mengenai perilaku manusia terhadap alam, namun juga mengenai relasi di antara semua kehidupan alam semesta, yaitu antara manusia dengan manusia yang mempunyai dampak pada alam dan antara manusia dengan makhluk hidup lain atau dengan alam secara keseluruhan. As a part of environment, human should keep the perpetuation, the balance, and the beauty of nature. A careful use of the limited natural resources must be a slogan in daily life. The environment is not provided only for human, but also for other creatures. Factually, many people destroy universe by illegal logging, free mining, uncontrolled drilling, of course, without any analysis of its damage impact to the environment. After discussing these problems through an approachment of environment ethics; Anthroposentrism, Biocentrism, Ecocentrism, Eco-feminism, this articel found that the cause of the damage of this universe is a transcendental paradigm factor assumed that conservation was notemphasized by Islam. Through these conservational paradigm; ecology, environmental fiqh, and eco-sufism, in term of universe utilization, people should balance three aspects; al-intifâ’, al-i’tibâr, dan al-ishlâh. These three environment ethics not only investigate the way of people behavior to universe, but also maintain the relation among creatures in this universe, between people and people, people and all other creatures.
Co-Authors Abd Ghafur Abdul Jalal Abdullah Ach Riyan Firdaus Achmad Zurohman Afini Maulaya, Febri Hasan Agus Purwowidodo Agus Zaenul Fitri Agus Zaenul Fitri, Agus Ahdiyat Agus Susila Ahmad Junaidi Ahmad Khumaidi Ahmad Krisnawan Wijaya Ahmad Saiful Ansori Ainur Rofiq Sofa Akhyak, Akhyak Alfi Nurdiana Alif Lutfir Rahman Amang Fathurrohman, Amang ani ani Aristya, Siti Hajar Putri Azizahtur Rohmi Bagus Wahyu Setyawan Baroroh, Khuzaimatul Basuki Basuki Beny Hamdani Busyriatul Hasanah Cici Widya Prasetyandari Dewi Elisa Amaliyah Domas Sugrahita Harja Susetya Dwi Amantika Edi Irawan Eka Rahayu EKA RAHAYU Evy Ramadina Faiz Safinatun Najah Farich Purwantoro Faruqi, Ahmad Fathorrosi Fatimatuz Zahro Febri Hasan Afini Maulaya Fery Ferdiyanto Fika Anjana Ghufron Hafida Firdaus Harris, Syahzanan Hayatul Millah Hendratama, Handik Hidayatul Aini Hofifah Hofifah Imran, Hamzah Al Ismatul Izzah Ivonne Hafidlatil Kiromi, Ivonne Hafidlatil Iyoh Mastiyah Jalaluddin Mahalli Winulyo Jauhari, Irfan Khofifatur Rohmah Khoiroh, Muhimmatul Kojin, Kojin Kurnia Maulidi Noviantoro Kurnia Maulidi Noviantoro, Kurnia Maulidi Lailatul Badria Lailatul Fitria Laili Faridah Loviga Denny Pratama M. FURQON Maemunah Maemunah Magfirotul Hamdiah Maharani, Shinta Ikrana Misbah Misbah Moch. Hasan Saiful Rijal Mochammad Imron Awalludin Muhammad Hifdil Islam Muhammad Hifdzil Islam Muhammad Ichsan Muhammad Ichsan Muhammad Ichsan Muhammmad Hifdil Islam Mujamil Qomar Nenny Ngainun Naim Nur Ajizah, Ratna Utami NUR EFENDI Nurdiana, Titin Nurfadilah Nurfadilah Nurul Ulya Poppy Rachman Popy Rachman Prastiwi, Meilinda Ade Rizki Hadi Suhendra Roby Firmandil Diharjo Rohman Rohman Rohmatul Hasanah Safira Hamdala Saib Abdul Maliq Saifullah, Ach Santoso, Bobby Rachman Shofiatul Hasanah Silvia Qorunnada Siti Azizah Sokip, Sokip Sulistiyani, Eva Sundus Nuril Firdausi Susi Nurus Sa’adah Syaiful Anam Syuhri, Saifuddin Tahjudin Syaiful Anwar Terza Travelancya Wahyu Lestari Wati, Desy Sri Setyo Wicaksono, Yudi Krisno Widadah, Sil Silatul Widi Wijayanto Winda Ayu Lestari Yasin, Muhamad Yusril Musyafa’, A’ang Zainuddin Zakki, Mohammad