Articles
ANALISIS BAHAN AJAR IPAS PADA KURIKULUM MERDEKA KELAS IV DI KOTA SEMARANG
Queen, Tafsa Ghoniyyu;
Artharina, Filia Prima;
Wakhyudin, Husni
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 4, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/wp.v4i1.17366
Kurikulum merupakan sebuah acuan tiap-tiap pendidik dalam menerapkan proses pembelajaran. Perubahan kurikulum harus memiliki dasar yang kuat, serta tidak terlepas dari perkembangan zaman yang sudah serba digital. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim, mencetuskan adanya perubahan kurikulum tahun 2019, perubahan ini digunakan sebagai penyempurna Kurikulum 2013 menjadi Kurikulum Merdeka Belajar. Tujuan penelitian mengetahui kelayakan bahan ajar yang sesuai Kurikulum Merdeka. Mengetahui analisis HOT’S bahan ajar. Mengetahui penerapan profil pelajar pancasila dalam bahan ajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SD Semarang, yaitu SDN Podorejo 02, SDN Kembangarum 01, dan SDN Karangtempel. Subyek penelitian yang diteliti adalah bahan ajar yang diterapkan di kelas IV. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap tiga buku yaitu buku IPAS karangan Irene M.JA., Kristiyono dan Nani R. terbitan Erlangga tahun 2022, buku IPAS karangan Ervina Purnamasari dan Yalista Tianasari terbitan Pustaka Persada tahun 2023 dan buku IPAS karangan Amalia Fitri dkk. terbitan Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Jakarta Pusat bahwa isi buku sangat layak baik secara isi, penyajian dan bahasa. Hasil analisis instrumen penerapan HOT’S pada bahan ajar tersebut bahwa sudah layak. Materi pada buku tersebut sudah sesuai dengan profil pelajar Pancasila.
Mengembangkan Literasi Budaya melalui Permainan Ular Tangga: Sebuah Pendekatan Edukatif dan Menyenangkan
Purwati, Pipit;
Wakhyudin, Husni;
Nuruliarsih;
Prima, Filia
Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu Vol 3 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Melati Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The snakes and ladders game, as a traditional board game, has great potential to be used as an educational tool in developing cultural literacy. Cultural literacy is the ability to understand, appreciate and interact with a variety of different cultures, which is becoming increasingly important in the current era of globalization. This research aims to explore how the snakes and ladders game can be modified and used to develop cultural literacy in fifth grade students at SDN Sambirejo 02. The methodology used is a qualitative approach with a descriptive research design. Data was collected through observation, interviews and data analysis during the implementation of activities. Data analysis was carried out descriptively to see changes in students' understanding and attitudes towards local culture after playing snakes and ladders. The research results show that the snakes and ladders game developed in this research is effective in increasing cultural literacy in elementary school students. Students who play this game show an increased understanding of regional culture in Indonesia, as well as a higher interest in studying Indonesian culture. Thus, integrating the traditional game snakes and ladders in learning can be an effective strategy in developing cultural literacy. The recommendation from this research is that educators consider the use of educational games in the curriculum to increase cultural literacy and build a fun learning environment.
Merangsang Literasi Baca Tulis melalui Permainan Kartu Suku Kata: Pendekatan Kreatif untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia
Hildayanti, Mellinda Safitri;
Wakhyudin, Husni;
Mujilah;
Prima, Filia
Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu Vol 3 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Melati Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This article discusses the use of syllable card games as a creative approach to improving literacy in Indonesian language learning. The game aims to make the learning process more fun and interactive, so that it can motivate students to be more active in learning to read and write. Through a case study at SDN SAMBIREJO 02, it was found that this method is effective in improving students' literacy skills. The article also describes the steps of implementing the syllable card game as well as its impact on students' language skills.
MENUMBUHKAN LITERASI NUMERASI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DITINJAU DARI SELFCONFIDIENCE
Arfandi, Naufal;
Wakhyudin, Husni;
Listyarini, Ikha;
Sulistiyaningsih, Hermien
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 8, No 4 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/js.v8i4.61120
Abstract: The research aims to describe the results of the growth in numeracy literacy of class V students at Siwalan Sawangan Elementary School. The method used in this research is a qualitative method with a case study approach. The data collection techniques used were tests and interviews. The data analysis technique used is according to Mc Tiggret, namely data triangulation. The results of this research show that the participants' good level of self-confidence after implementing the problem-based learning model was able to grow the numeracy literacy of class V students at Siwalan Sawangan Elementary School. Keywords: literacy, confidence, PBL Abstrak: Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan hasil pertumbuhan literasi numerasi peserta didik kelas V SD Negeri Siwalan Sawangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kaulitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah menurut Mc Tiggret yaitu triangulasi data. Hasil dari penelitian ini adalah dengan tingkat self confidence yang baik setelah implementasi model problem based learning mampu menumbuh literasi numerasi peserta didik kelas V di SD Negeri Siwalan Sawangan.Kata Kunci: literasi, kepercayaan, PBL
Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dengan Pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam Menanamkan Literasi Pancasila Siswa
Wijayanti, Anggun Rizqi;
Wakhyudin, Husni;
Ariyoso, Ariyoso;
Nugroho, Aryo Andri
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8483
Upaya menanamkan pemahaman makna dan nilai-nilai Pancasila pada pelajar dapat dilakukan melalui kegiatan literasi Pancasila. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan literasi Pancasila siswa menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dengan pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), khususnya pada materi "Kerja Sama Pemerintah dan Masyarakat di Lingkup Wilayah Kabupaten/Kota" dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pre-eksperimen dengan populasi siswa kelas 5 SDN Sarirejo Semarang, dan sampel 26 siswa dari kelas 5C yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran NHT dengan pendekatan TPACK efektif dalam meningkatkan literasi Pancasila siswa, yang dibuktikan dengan peningkatan nilai pretest yang signifikan terhadap nilai posttest. Hasil analisis data melalui SPPS diperoleh dari uji normalitas posttest dan one sample t-test menunjukkan hasil yang signifikan yaitu thitung = 6,764 dan ttabel = (; df) = (0,025;25) = 2,060, sehingga thitung > ttabel dan nilai sig. < 0,05. Berdasarkan perhitungan tersebut, rata-rata kemampuan literasi Pancasila siswa dengan model NHT pendekatan TPACK mencapai nilai 70. Dengan demikian, penerapan model NHT dengan pendekatan TPACK dapat menanamkan literasi Pancasila pada siswa dan membantu mereka mencapai KKM dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila
Culturally Responsive Teaching dalam Model Pembelajaran Problem Based Learning Mata Pelajaran PPKn
Lailiyah, Masfufatul;
Wakhyudin, Husni;
Huda, Choirul;
Sutarman, Sutarman
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8485
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) merupakan mata pelajaran yang berperan membentuk karakter dan kesadaran kewarganegraan peserta didik. Suatu pendekatan yang perlu dikembangkan guru agar mampu menyajikan pembelajaran bermakna adalah pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Pendekatan CRT yaitu pendekatan yang menghubungkan materi pembelajaran dengan memperhatikan latar belakang peserta didik. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran PPKn dengan pengimplementasian pendekatan Culturally Responsive Teaching dalam model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas IIIA SDN Siwalan Semarang. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan melauli observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Penelitian dilaksanakan di kelas IIIA SDN Siwalan dengan jumlah 27 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan pendekatan CRT terintegrasi dengan baik mulai dari kegiatan pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pendekatan CRT dalam model pembelajaran PBL ini membantu peserta didik untuk berfikir kritis, memecahkan masalah dengan beragam alternatif solusi melalui proses menggali informasi ragam budaya yang ada di Indonesia. Pendekatan CRT dengan model pembelajaran PBL mampu memberikan pengalaman belajar yang mendalam serta menyiapkan peserta didik yang memiliki sikap toleransi dan mengakui keberagaman budaya dari berbagai etnis yang berbeda
MEDIA PEMBELAJARAN FUN THINKERS BOOK MATERI IPAS BAGIAN TUMBUH TUMBUHAN DAN FUNGSINYA KELAS
Rahmadani Kaneka Putri;
Husni Wakhyudin;
Mira Azizah
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/literasi.v4i2.20497
Tujuan penelitian ini yaitu a) mengetahui karakteristik pengembangan media pembelajaran fun thinkers book pada materi bagian tumbuh tumbuhan dan fungsinya kelas IV di SD Negeri 1 Tanjungsari Rembang. b) menguji kevalidan pengembangan media pembelajaran fun thinkers book pada materi bagian tumbuh tumbuhan dan fungsinya kelas IV di SD Negeri 1 Tanjungsari Rembang. c) menguji kepraktisan guru dari pengembangan media pembelajaran fun thinkers book pada materi bagian tumbuh tumbuhan dan fungsinya kelas IV di SD Negeri 1 Tanjungsari Rembang. d) menguji keberterimaan siswa dari pengembangan media pembelajaran fun thinkers book pada materi bagian tumbuh tumbuhan dan fungsinya kelas IV di SD Negeri 1 Tanjungsari Rembang. Jenis penelitian yaitu research & development dengan menggunakan model ADDIE. Hasil perhitungan dari validasi terhadap ahli media dan materi yaitu rata-rata ahli media diperoleh kevalidan media sebesar 89% dan rata-rata validasi ahli materi diperoleh kevalidan materi sebesar 89% termasuk dalam kategori “Sangat Layak”. Hasil ratarata Persentase dari angket respon guru memperoleh sebesar 95% dalam kategori “Sangat Layak” dan rata-rata Persentase angket respon peserta didik memperoleh sebesar 97,5% dalam kategori “Sangat Layak”. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran fun thinkers book ini dinyatakan dalam kategori layak digunakan sebagai media pembelajaran.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PUZZLE PECAHAN PADA SISWA KELAS IIC DI SDN SARIREJO
Izzah Lailatur Rohmah;
Husni Wakhyudin;
Harto Nuroso;
Endang Tri Haryani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1258
This study aims to improve students' mathematics learning outcomes in class IIC and describes the steps of the problem-based learning model assisted by fractional puzzle media. The subjects of this study were class IIC students at SDN Sarirejo Semarang, academic year 2023/2024, totaling 22 students. The method used is Classroom Action Research (PTK), which lasts for two cycles. Data collection techniques in this study were observation, interviews, tests, and documentation techniques. Data analysis techniques using quantitative and qualitative data analysis The results showed that there was an increase in student learning outcomes in mathematics for each cycle. At the pre-cycle stage, learning completeness was 31.8%; cycle I obtained an average learning completeness of 81.8%; and in cycle II, there was an increase in student learning outcomes with a learning completeness of 95.5%. These results indicate that the application of the problem-based learning model assisted by fractional puzzle media can improve the mathematics learning outcomes of IIC class students. It was concluded that the application of the problem-based learning model assisted by fractional puzzle media had an impact on student learning outcomes and could improve student mathematics learning outcomes.
IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TEMA GAYA HIDUP BERKELANJUTAN PADA DIMENSI GOTONG ROYONG KELAS IV SDN 2 NGARGOSARI
Adnan Yusuf Hakim;
Husni Wakhyudin;
M Yusuf Setya Wardhana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2307
The context of the research that drives this research is that researchers want to know how the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project on the theme of sustainable lifestyle with the dimension of mutual cooperation in grade IV at SDN 2 Ngargosari, then what are the reasons for the school to choose the theme of sustainable lifestyle with the dimension of mutual cooperation and what are the obstacles experienced. The problem in this study is how to implement the project to strengthen the profile of Pancasila students with the theme of sustainable lifestyle in the dimension of mutual cooperation at SD Negeri 2 Ngargosari. The purpose to be achieved in this study is to describe the project of strengthening the profile of Pancasila students on the theme of sustainable lifestyle in the dimension of mutual cooperation at SD Negeri 2 Ngargosari. This type of research is qualitative research. The data obtained are analyzed and presented in a descriptive form. The source of data in this study was sourced from the Principal and grade IV teachers of SDN 2 Ngargosari. The process of collecting data in this study was by making observations, conducting interviews with the principal and also grade IV teachers, then by distributing questionnaire questionnaires to grade IV students. The results in this study show (1) there are still some students who are still lacking in showing an attitude of cooperation, especially with their group mates. (2) Some teachers who are still students are considered incompetent in teaching. (3) Some students still underestimate the importance of implementing a sustainable lifestyle in daily life. (4) the implementation of a sustainable lifestyle is considered boring for some students.
MENGEMBANGKAN LITERASI BUDAYA MELALUI MEDIA POP UP BOOK DALAM PEMBELAJARAN IPAS KELAS 4 SDN SENDANGMULYO 02 SEMARANG
Felia Wulan Sari;
Husni Wakhyudin;
Aini Zahra
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.3815
Tujuan penelitian ini adalah penggunaan media pop-up book sebagai media inovatif untuk mengembangkan literasi budaya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas 4 materi keragaman budaya Indonesia Kelas 4 SDN Sendangmulyo 02 Semarang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi budaya siswa kelas 4 SDN Sendangmulyo 02 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan Bu Aini Zahra selaku wali kelas 4C menunjukkan bahwa rendahnya literasi budaya siswa ini dikarenakan kurangnya guru dalam mengeksplor media pembelajaran dimana media pembelajaran yang digunakan masih berupa gambar cetak dan buku LKS materi “Keragaman Budaya” yang tersedia di dalam kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran pop-up book adalah media yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa, efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan dapat memperkaya pengalaman belajar siswa untuk meningkatkan literasi budaya siswa kelas 4 SDN Sendangmulyo 02 Semarang.