p-Index From 2021 - 2026
7.936
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Humaniora Journal of Education and Learning (EduLearn) Erudio: Journal of Educational Innovation Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan International Research Based Education Journal Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan al-Afkar, Journal For Islamic Studies JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) Jurnal Karinov JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Nusantara (JPPNu) Indonesian Collaboration Journal of Community Services (ICJCS) Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Rahmatan Lil’alamin Journal of Community Services (RLA) Journal of Education for Sustainability and Diversity International Education Trend Issues Didactica : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Proceedings Series of Educational Studies Seminar Nasional Riset dan Teknologi (SEMNAS RISTEK) Eureka : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KOPERASI MAHASISWA DAN KEPUASAN ANGGOTA KOPERASI MAHASISWA Priska Ardiana Adi Lutvita; Maisyaroh Maisyaroh; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.728 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i12018p107

Abstract

Boone, L.E., dan David L. Kurtz. 1995. 8th Ed., Contemporary Marketing Plus. Texas: Dryden Press. JPNN.com, 2016 JPNN.com. 2016. Kemenkop Dorong Koperasi Mahasiswa jadi Basis Kewirausahaan, (Online), (http://Kemenkop Dorong Koperasi Mahasiswa jadi Basis-JPNN.com.htm), diakses 9 Maret 2016. Kotler, P. 2002. Manajemen Pemasaran. Edisi Milenium 1. Terjemahan oleh Hendra Teguh. 2002. Jakarta: Prenhallindo.    Parasuraman, Zeithaml, V. A & Berry. 2002.  Delivering Service Quality. New York: Mc Milan. p.21. Sari, R. P. 2013. Pengaruh Kualitas Pelayanan Sekolah terhadap Kepuasan Peserta Didik dan Orangtua Peserta Didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri se Kota Malang. Skripsi Tidak Diterbitkan. Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Suryana,Y & Bayu, K. 2011.  Kewirausahaan: Pendekatan Karakteristik Wirausahawan Sukses. Cetakan 2. Jakarta: Kencana. Tjiptono, F. 2002. Manajemen Jasa. Yogyakarta: Andi Offset. Tjiptono, F. 2004. Strategi Pemasaran. Edisi Kedua. Yogyakarta: Andi Offset Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI MAHASISWA MENGIKUTI ORGANISASI KEMAHASISWAAN Hanto Nugroho; Djum Djum Noor Benty; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.93 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i12018p117

Abstract

Anam, K. 2006. Hubungan Persepsi dan Minat Berorganisasi dengan Partisipasi Berorganisasi Mahasiswa. Jurnal Manajemen Pendidikan, 19 (1): 61-75.Fajrina, A. D. dan Rosiana, D. 2014. Hubungan Flow dengan Psychological Well-Being Mahasiswa Psikologi Unisba yang Aktif Organisasi. (Online), (http://karyailmiah.unisba.ac.id/index.php/psikologi/article/dowload/1292/pdf), diakses pada 11 Januari 2017.Hamalik, O. 2011. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.Keputusan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Tahun 2017 tentang Struktur Kepengurusan Organisasi Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. 2017. Malang: Fakultas Ilmu Pendidikan UM.Peraturan Rektor Universitas Negeri Malang Nomor 13/Kep/UN32/KM/2012 tentang Pedoman Organisasi Kemahasiswaan Universitas Negeri Malang. 2012. (Online), (http://kemahasiswaan.um.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/SK-ORMAWA-2012-Final-TDD-File-Rektor.rtf), diakses 22 Februari 2016.Robbins, S. P. 1994. Teori Organisasi: Struktur, Desain & Aplikasi. Terjemahan Jusuf Udaya. Jakarta: Arcan.Robbins, S. P. dan Timothy, A. J. 2008. Perilaku Organisasi. Terjemahan Diana Angelica. Jakarta: Salemba Empat.Sardiman, A. M. 2001. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.Setyadin, B. 2005. Modul 2a Reduksi Data Melalui Analisis Faktor Eksploratori. Malang: Lembaga Penelitian Universitas Negeri Malang.Setyadin, B. 2005. Modul I: Dasar-Dasar Penelitian Ilmiah. Malang: Lembaga Penelitian Universitas Negeri Malang.Shaleh, A. R. 2008. Psikologi: Suatu Pengantar dalam Perspektif Islam. Jakarta: Kencana.Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.Thobroni, M. dan Mustofa, A. Belajar dan Pembelajaran: Pengembangan Wacana dan Praktik Pembelajaran dalam Pembangunan Nasional. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2013. Bandung: Citra Umbara.Wiyono, B. B. 2007. Metodologi Penelitian (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan Action Research) (Burhannuddin, Ed.). Malang: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang.
DEBAT MORAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN INTEGRITAS KEPALA SEKOLAH ibrahim bafadal; Juharyanto Juharyanto; Ahmad Nurabadi; Imam Gunawan
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i32020p272

Abstract

Abstrak: Integritas adalah tingkat kejujuran dan kualitas moral yang dimiliki seseorang yang dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Integritas adalah kepribadian seseorang yang bertindak secara konsisten dan utuh, baik dalam perkataan maupun perbuatan, sesuai dengan nilai dan kode etik. Upaya penegakan dedikasi dan integritas kepala sekolah dan guru penting dilakukan untuk mempersiapkan generasi Indonesia menghadapi jamannya dengan terus mengupdate kompetensinya untuk memberikan layanan pendidikan terbaik. Debat moral digunakan sebagai pendekatan dalam meningkatkan integritas kepala sekolah. Berbagai hal terkait pendidikan dapat dijadikan topik dalam debat moral kepala sekolah. Semua topik tersebut harus tetap berada dalam koridor kebangsaan Indonesia. Nilai-nilai kebangsaan merupakan hal utama untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah melalui kepemimpinan kepala sekolah. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan pada negara kepada pelajar. Kata kunci : integritas, prinsip, debat moral Abstrak: Integritas merupakan tingkat kejujuran dan kualitas moral yang dimiliki seseorang yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Integritas merupakan kepribadian seseorang yang bertindak secara konsisten dan utuh, baik dalam perkataan maupun perbuatan, sesuai dengan nilai-nilai dan kode etik. Upaya meneguhkan dedikasi dan integritas kepala sekolah dan guru menjadi hal penting untuk menyiapkan generasi Indonesia masuk ke zamannya dengan tetap memperbaharui kompetensi untuk memberikan layanan pendidikan terbaik. Debat moral digunakan sebagai pendekatan dalam meningkatkan intregitas kepala sekolah. Berbagai hal yang terkait dengan pendidikan dapat dijadikan topik dalam debat moral kepala sekolah. Semua topik tersebut harus tetap berada dalam koridor kebangsaan Indonesia. Nilai-nilai kebangsaan menjadi hal utama untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah melalui kepemimpinan kepala sekolah. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan nilai cinta tanah air kepada siswa. Kata kunci : integritas, kepala sekolah, debat moral
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KIAI DALAM PENGEMBANGAN SEKOLAH BERBASIS PONDOK PESANTREN Muhammad Romady; Sultoni Sultoni; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.408 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i22019p65

Abstract

Abstract: The main objective of research to know about (1) The profile of principal and kiai (2) the role of principal as a leadership of change in improving the quality of education, (2) the principal's strategy as a leadership of change in improving the quality of education, (3) innovation principal as a leadership of change in improving the quality of education, (4) factors supporting of change, and (5) inhibiting factors of change. This research uses a qualitative approach with case study. Place the research in SMP An-Nur Bululawang Malang. Data collection techniques through in-depth interviews, field observation and documentation. Analytical techniques used are reduction, data display, and data verification. Results from this research (1) the role of headmaster as a leadership of change in improving the quality of education, as philosophy, responsible, locomotive, motivator, and partner work, (2) the strategy used by the principal is to accept students 1 to 10 with a minimum test score of 7.5, foster school culture, discipline students with strict rules, recruit and develop teachers, the freedom of learners to design the classroom, conduct the UN and SBMPTN drafting counseling program, accompanying the students to write job applications and to recommend to the work agencies, (3) innovations made by the principal of gopek management and athlete classes, (4) the factors that support the change come from the internal school such as the principal's leadership, the support of the foundation and the means of infrastructure, from the external needs of the community for education and competition between schools, and (5) the inhibiting factors of change come from the difficult teacher's mind set, teacher competence, and poor school image in society. Key word: leadership of change, quality of education Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Profil kepala sekolah dan kiai, (2) peran kepala sekolah dan kiai dalam pengembangan sekolah berbasis pondok pesantren, (3) strategi kepala sekolah dan kiai dalam pengembangan sekolah berbasis pondok pesantren, (4) kinerja yang dihasilkan kepala sekolah dan kiai dalam pengembangan sekolah berbasis pondok pesantren, (5) faktor pendukung pengembangan, dan (6) faktor penghambat pengembangan. Penelitian ini menggunakan rancangan pendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian ini yaitu di SMP An-Nur Bululawang Malang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam, observasi lapangan serta dokumentasi.  Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi, display data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini (1) Riwayat  pendidikan Kepala Sekolah: a) MI Kudat Lor; b) Mts Gondanglegi; c)MA An-nur; d) STISIA Jakarta; e) Univ.Darul ulum, riwayat pendidikan kiai: a)MI Al-Khoiryiyyah; b) Mts AlKhoiriyyah; c) MA An-Nur; d) STAIN Malang  S1 Sastra Arab; e) S2 Universitas Islam Lamongan ; f) S3 IAIN Sunan Ampel Surabaya, Pengalaman organisasi kepala sekolah: a) MWC NU; b) Organisasi Komite; c) Organisasi Kepala Sekolah, pengalaman organisasi kiai: a) MWC NU; b) PMII, pengalaman kerja kepala sekolah: Menjadi guru Pendidikan Agama, pengalaman kerja kiai: a) Tenaga pengajar bahasa arab di PP An-nur; b) Guru tafsir dan tasawuf pondok pesantren An-Nur; c) Dosen MK Ulum-AlQuran STIT Raden Rahmad Kepanjen; d) Direktur Ma’had Al-Aly An-nur; e) Tenaga pengajar umul qur’an An-Nur, usaha yang dimiliki kepala sekolah: a) Pertanian; b) Peternakan; c) Toko Pracangan, usaha yang dimiliki kiai: a) Pertanian; b) Saham; c) Kerjasama Travel Umroh, (2) peran kepala sekolah dan kiai dalam melakukan pengembangan yaitu manajerial SDM yang ada di sekolah, pengawas kegiatan di pondok pesantren dan sekolah yang berada dibawah naungan pesantren, pengambil keputusan tertinggi, Penanggung jawab program yang ada disekolah, sebagai model (Uswatun Hasanah) kepada masyarakat sekolah dan pesantren, motivator bagi guru dan staff, patner kerja bagi guru dan staff, (3) strategi yang digunakan kepala sekolah dan kiai yaitu memperbaiki manajemen sarana dan prasarana seperti gedung dan fasilitas kelas dan kantor, memperbaiki manajemen sumber daya manusia dengan memberikan pelatihan, menumbuhkan budaya sekolah ala pondok pesantren, melakukan supervisi, menjaga komunikasi dengan kepala sekolah untuk mengawasi perkembangan sekolah, (4) kinerja yang dihasilkan kepala sekolah dan kiai yaitu menyelenggarakan program kelas idaman, mendapatkan status sekolah akreditasi-A, E-Report sebagai bahan evaluasi online, mendirikan pondok khusus penghafal Al-Qur’an, mendapatkan penghargaan akademik dan non-akademik, (5) faktor pendukung pengembangan berasal dari internal sekolah seperti kepemimpinan kepala sekolah dan kiai, dukungan pondok pesantren, sarana prasarana, wali murid, dari eksternal yaitu kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan formal dan agama tinggi, peserta didik berprestasi namun tidak mempunyai biaya, kesuksesan lembaga pendidikan lain, (5) faktor penghambat pengembangan yaitu membagi waktu peserta didik di sekolah dan di pesantren, pola pikir kepala sekolah dan kiai yang berbeda dalam mengambil kebijakan, inkonsistensi dalam menjalankan program. Kata Kunci: Kepemimpinan pengembangan, sekolah berbasis pondok pesantren, kualitas pendidikan
KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER PESERTA DIDIK Ika Alifiyah; Ali Imron; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.581 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i22019p32

Abstract

Abstract:The focus of this research is the formulation of school vision, the shared vision process conducted by the principal, the process of implementing the vision by the principal, the principal's approach in implementing visionary leadership to develop the student's character, and the student character developed in the visionary leadership of principal. This study uses a qualitative method. Qualitative research is a study that intends to understand the phenomenon of behavior, action, the overall situation in a research subject. While the type of research used is case study research. The reason for using case studies is that this research method focuses on an intensive, detailed, and unique case.The unique case in this study is a principal who leads for three periods of leadership, who in the process of leadership has achieved many achievements and shaped the character of learners through the values embedded in the activities at school. The results of this study are: (a) the formulation of the vision carried out by the principal involving all teachers and staff and carried out with SWOT analysis of the school; (b) the shared vision process by the principal is done through the stage of socialization, memorization, implementation, reminding and modeling, assessing and evaluating, rewarding and punishment; (c) the implementation of the vision is done through polite behavior, smile greetings, greetings, responsibilities, discipline and orderly, prioritizing KBM and maximize facilities infrastructure, and establish good cooperation with external; (d) approach in the implementation of the principal's leadership is done through MSG activities, workshop for teachers and school staff, application of 5 S industry culture; core value of the school, and provide an example to the school's citizens; (e) the character of the learner developed in the headmaster's leadership in islami, discipline, and responsibility that is implemented in congregational prayer activities, Dhuha Prayer, PDS, and PIC.Keywords: leadership, vision, character of the students. Abstrak: Fokus penelitian ini adalah perumusan visi sekolah, proses shared vision yang dilakukan oleh kepala sekolah, proses penerapan visi oleh kepala sekolah, pendekatan yang dilakukan kepala sekolah dalam implementasi kepemimpinana visioner guna mengembangkan karakter peserta didik, dan karakter peserta didik yang dikembangkan dalam implemetasi kepemimpinan visioner kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang perilaku, tindakan, keadaan menyeluruh pada sebuah subjek penelitian. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus. Alasan menggunakan studi kasus adalah metode penelitian ini memusatkan perhatian pada suatu kasus yang unik secara intensif dan rinci.Kasus unik dalam penelitian ini adalah seorang kepala sekolah yang memimpin selama tiga periode kepemimpinan, yang dalam proses kepemimpinannya telah mencapai banyak prestasi serta membentuk karakter peserta didik melalui nilai-nilai yang ditanamkan dalam kegiatan-kegiatan di sekolah. Hasil penelitian iniadalah: (a) perumusan visi yang dilakukan oleh kepala sekolah melibatkan seluruh guru dan staf dan dilaksanakan dengan analisis SWOT terhadap sekolah; (b) proses shared vision oleh kepala sekolah dilakukan melalui tahap sosialisasi, dihafal, diimplementasikan, mengingatkan dan memberi teladan, dinilai dan dievaluasi, memberikan penghargaan dan hukuman; (3) penerapan visi dilakukan melalui perilaku santun, senyum salam, sapa, tanggungjawab, disiplin dan tertib, mengutamakan KBM dan memaksimalkan sarana prasarana, serta menjalin kerjasama yang baik dengan eksternal; (4) pendekatan dalam implementasi kepimimpinan kepala sekolah dilakukan melalui kegiatan MSG, lokakarya bagi guru dan staf sekolah, penerapan budaya industri 5 S; nilai inti sekolah, serta memberikan teladan kepada warga sekolah; (5) karakter peserta didik yang dikembangkan dalam kepemimpinan kepala sekolah yakni islami, kedisiplinan, dan tanggungjawab yang diimplementasikan dalam kegiatan sholat berjamaah, Sholat Dhuha, PDS, dan PIC.Kata Kunci:kepemimpinan, visi, karakter peserta didik 
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI Friska Fridiana Putri; Ibrahim Bafadal; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.708 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12020p84

Abstract

Abstrak: Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor utama yang mendukung sekolah dalam meningkatkan prestasi. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Prestasi yang telah dicapai oleh kepala sekolah dan sekolah yang dipimpin, (2) Karakteristik kepemimpinan kepala sekolah menengah atas, (3) Faktor pendukung kepemimpinan kepala sekolah menengah, dan (4) Faktor penghambat berprestasi kepemimpinan kepala sekolah di SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang. Dimana untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah SDN Malang Tunjungsekar 1 Malang. dengan kepala sekolah menjadi kepala sekolah dan guru. Analisis data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan data, dan menarik kesimpulan serta verifikasi. Hasil penelitian ini adalah, (1) Kepala sekolah berprestasi sangat banyak dan sekolah yang dipimpinnya banyak berprestasi di berbagai bidang hingga tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Malang memiliki sifat disiplin, banyak pengalaman, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, siswa, wali siswa, dan masyarakat mampu menjadi a pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. (1) Kepala sekolah berprestasi banyak dan sekolah yang dipimpinnya banyak berprestasi di berbagai bidang sampai dengan tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Malang memiliki sifat disiplin, banyak pengalaman, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, siswa, wali siswa, dan masyarakat mampu menjadi a pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. (1) Kepala sekolah berprestasi banyak dan sekolah yang dipimpinnya banyak berprestasi di berbagai bidang sampai dengan tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Malang memiliki sifat disiplin, banyak pengalaman, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, siswa, wali siswa, dan masyarakat mampu menjadi a pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. dan masyarakat mampu menjadi pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. dan masyarakat mampu menjadi pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. Keywords: Leadership, principal's leadership, achievement Abstrak: Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor utama yang mendukung sekolah dalam meningkatkan prestasi. Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui (1) Prestasi yang telah diraih oleh kepala sekolah dan sekolah yang dipimpin, (2) Karakteristik kepemimpinan kepala sekolah berprestasi, (3) Faktor pendukung kepemimpinan kepala sekolah berprestasi, dan (4) Faktor penghambat kepemimpinan kepala sekolah berprestasi di SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang. Dimana hal tersebut untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang, dengan sumber kepala sekolah dan guru. Analisa data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini yaitu, (1) Kepala sekolah berprestasi memiliki prestasi yang banyak serta sekolah yang dipimpinnya memiliki prestasi yang banyak dalam berbagai bidang hingga level tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang memiliki karakteristik yang disiplin, memiliki pengalaman berprestasi yang banyak, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, peserta didik, wali murid, dan masyarakat mampu menjadi pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. Kata Kunci: Kepemimpinan, kepemimpinan kepala sekolah prestasi 
KEPEMIMPINAN SITUASIONAL UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING LUARAN PENDIDIKAN ABAD 21 Vivi Nindiantika; Nurul Ulfatin; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.859 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i22019p40

Abstract

Abstrack: The purpose of this research was to describe the situational leadership to improve the external competitiveness of the education of the 21st century. This study used a qualitative approach. The data collected by the method of interview, observation, and documentation. The result of the research was (1) the external competitiveness of the educational Profile of the 21st century the intended Junior Hight School Brawijaya Smart School there are three components, among others, character, competence, and insight; (2) situational leadership Behavior to improve the external competitiveness of the education of the 21st century through the orientation of the vision, mission, and goals, as well as through programs that are made; (3) leadership in the circumstantial conditioning to improve the external competitiveness of 21st century education is done through conditioning affect teachers, educational personnel in influencing conditioning, conditioning affect carers his pupil, and conditioning in affect learners. Keywords: situational leadership, education output of 21st century Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kepemimpinan situasional untuk meningkatkan daya saing luaran pendidikan abad 21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan  metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah: (1) Profil daya saing luaran pendidikan abad 21 yang dituju SMP Brawijaya Smart School yaitu terdapat tiga komponen antara lain karakter, kompetensi, dan wawasan; (2) Perilaku kepemimpinan situasional untuk meningkatkan daya saing luaran pendidikan abad 21 yaitu melalui orientasi visi, misi, dan tujuan, serta melalui program yang dibuat; (3) Pengondisian dalam kepemimpinan situasional untuk meningkatkan daya saing luaran pendidikan abad 21 dilakukan melalui pengondisian dalam mempengaruhi guru, pengondisian dalam mempengaruhi tenaga kependidikan, pengondisian dalam mempengaruhi wali murid, dan pengondisian dalam mempengaruhi peserta didik. Kata Kunci: kepemimpinan situasional, luaran pendidikan abad 21
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI Friska Fridiana Putri; Ibrahim Bafadal; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i12020p84

Abstract

Abstrak: Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor utama yang mendukung sekolah dalam meningkatkan prestasi. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Prestasi yang telah dicapai oleh kepala sekolah dan sekolah yang dipimpin, (2) Karakteristik kepemimpinan kepala sekolah menengah atas, (3) Faktor pendukung kepemimpinan kepala sekolah menengah, dan (4) Faktor penghambat berprestasi kepemimpinan kepala sekolah di SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang. Dimana untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah SDN Malang Tunjungsekar 1 Malang. dengan kepala sekolah menjadi kepala sekolah dan guru. Analisis data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan data, dan menarik kesimpulan serta verifikasi. Hasil penelitian ini adalah, (1) Kepala sekolah berprestasi sangat banyak dan sekolah yang dipimpinnya banyak berprestasi di berbagai bidang hingga tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Malang memiliki sifat disiplin, banyak pengalaman, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, siswa, wali siswa, dan masyarakat mampu menjadi a pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. (1) Kepala sekolah berprestasi banyak dan sekolah yang dipimpinnya banyak berprestasi di berbagai bidang sampai dengan tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Malang memiliki sifat disiplin, banyak pengalaman, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, siswa, wali siswa, dan masyarakat mampu menjadi a pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. (1) Kepala sekolah berprestasi banyak dan sekolah yang dipimpinnya banyak berprestasi di berbagai bidang sampai dengan tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Malang memiliki sifat disiplin, banyak pengalaman, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, siswa, wali siswa, dan masyarakat mampu menjadi a pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. dan masyarakat mampu menjadi pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. dan masyarakat mampu menjadi pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. Keywords: Leadership, principal's leadership, achievement Abstrak: Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor utama yang mendukung sekolah dalam meningkatkan prestasi. Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui (1) Prestasi yang telah diraih oleh kepala sekolah dan sekolah yang dipimpin, (2) Karakteristik kepemimpinan kepala sekolah berprestasi, (3) Faktor pendukung kepemimpinan kepala sekolah berprestasi, dan (4) Faktor penghambat kepemimpinan kepala sekolah berprestasi di SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang. Dimana hal tersebut untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang, dengan sumber kepala sekolah dan guru. Analisa data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini yaitu, (1) Kepala sekolah berprestasi memiliki prestasi yang banyak serta sekolah yang dipimpinnya memiliki prestasi yang banyak dalam berbagai bidang hingga level tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang memiliki karakteristik yang disiplin, memiliki pengalaman berprestasi yang banyak, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, peserta didik, wali murid, dan masyarakat mampu menjadi pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. Kata Kunci: Kepemimpinan, kepemimpinan kepala sekolah prestasi 
KEPEMIMPINAN SITUASIONAL UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING LUARAN PENDIDIKAN ABAD 21 Vivi Nindiantika; Nurul Ulfatin; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.859 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i22019p40

Abstract

Abstrack: The purpose of this research was to describe the situational leadership to improve the external competitiveness of the education of the 21st century. This study used a qualitative approach. The data collected by the method of interview, observation, and documentation. The result of the research was (1) the external competitiveness of the educational Profile of the 21st century the intended Junior Hight School Brawijaya Smart School there are three components, among others, character, competence, and insight; (2) situational leadership Behavior to improve the external competitiveness of the education of the 21st century through the orientation of the vision, mission, and goals, as well as through programs that are made; (3) leadership in the circumstantial conditioning to improve the external competitiveness of 21st century education is done through conditioning affect teachers, educational personnel in influencing conditioning, conditioning affect carers his pupil, and conditioning in affect learners. Keywords: situational leadership, education output of 21st century Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kepemimpinan situasional untuk meningkatkan daya saing luaran pendidikan abad 21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan  metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah: (1) Profil daya saing luaran pendidikan abad 21 yang dituju SMP Brawijaya Smart School yaitu terdapat tiga komponen antara lain karakter, kompetensi, dan wawasan; (2) Perilaku kepemimpinan situasional untuk meningkatkan daya saing luaran pendidikan abad 21 yaitu melalui orientasi visi, misi, dan tujuan, serta melalui program yang dibuat; (3) Pengondisian dalam kepemimpinan situasional untuk meningkatkan daya saing luaran pendidikan abad 21 dilakukan melalui pengondisian dalam mempengaruhi guru, pengondisian dalam mempengaruhi tenaga kependidikan, pengondisian dalam mempengaruhi wali murid, dan pengondisian dalam mempengaruhi peserta didik. Kata Kunci: kepemimpinan situasional, luaran pendidikan abad 21
SISTEM PENGELOLAAN GURU TIDAK TETAP (GTT) DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Milla Rahayu; Nurul Ulfatin; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.108 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i32018p263

Abstract

Abstract: A teachers have a very important role in the achievement of a goal education.Basically management teachers fully had an enormous impact and regarded as the key in improving the quality of education.Yet management teachers was intended to produce professional teachers so that it can be created an output that capable, having budi sublime are good and profitable to the nation.The development of science and technology ( science and technology ) then the system education also increase significantly, this might impact on the needs teachers. This Non Permanent Teacher (GTT) also has the status a very vital at the school due to the presence of gtt very petrified school.The majority gtt is those who can afford to controls science and in accordance with the developments of the times.Keyword: Needs, Recruitment, Selection, Compensation.Abstrak: Guru mempunyai peranan yang sangat penting dalam pencapaian tujuan pendidikan. Pada dasarnya pengelolaan guru sepenuhnya mempunyai pengaruh yang sangat besar dan dianggap sebagai kunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Hakikatnya pengelolaan guru bertujuan untuk menghasilkan guru yang profesional sehingga dapat menciptakan output yang cakap, memiliki budi luhur yang baik dan berguna bagi bangsa. Semakin berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) maka sistem pendidikan juga ikut meningkat, hal ini berdampak pada kebutuhan guru. Guru Tidak Tetap (GTT) juga memiliki kedudukan yang sangat vital disekolah karena keberadaan GTT sangat membatu sekolah. Mayoritas GTT adalah mereka yang mampu menguasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) sesuai dengan perkembangan zaman.Kata kunci: Kebutuhan, Rekrutmen, Seleksi, Kompensasi.
Co-Authors 'Ilmi, Achmad Miftachul Achmad Sultoni Achmad Supriyanto Adji Tharsono, Bagus Seto Agus Timan Ahamad Munjin Nasih Alam, Ghasa Faraasyatul Alfandie, Alya Irzzaq Nahya Ali Imron Ali Imron Alifia, Larasati Alvin, Muhammad Khoirul Angelie, Hanika Anggraita, Selly Anisa Maulinda Anisatussholihah, Nur Annabila, Silvia Ansar, Rudy Anse, Frederikus M Kurniawan Arianti, Novia Putri Ariyanti, Nova Syafira Asep Sunandar Astrella, Kahfisah Athalla Nauval Bhayangkara Azizatus Zahro’ Bagus Rachmad Saputra Bagus Rachmad Saputra Bagus Rachmad Saputra Bambang Budi Wiyono binti Syariff M. Fuad, Dayang Rafidah Burhanuddin Burhanuddin Dedi Prestiadi Desi Eri Kusumaningrum Djum Djum Noor Benty Doan Rocmad Augusta Dwi Putri Handayani Eddy Rudiyanto Endah Tri Priyatni Endra Ubaidillah Erwin Komara Mindarta Fadhila, Isadatul Fauzan Shobiry, Ahmad Kholish Fijriyani, Puja Friska Fridiana Putri Galuh Ratna Sumenggar Hana, Serli Hanto Nugroho Hapsari Dwi Marta Lita Hikmah, Luluk Zahrotul Ibrahim Bafadal Ika Alifiyah Imam Gunawan, Imam Imam Mujahid Imron Arifin Indah Kasih Vorina Indah Puspitasari Indra Lesmana Irianto, Jusuf Isnaini, Nurul Azizatul Karine Rizkita Kartika Hudayana Khoirunida, Marsa Rafila Latif, M. Baihaqi Rizki Abdul Lisah, Lisah Maisyaroh Marsono Marsono Maulana Amirul Adha Maulana, Wildhan Ichzha Milla Rahayu Mochammad Sa’id Muhaimin, Muhammad Miko Muhammad Imran Qureshi Muhammad Romady Mushlikh, Baidhowi Mustabsyiroh, Nurul Mustiningsih Nasution, Annio Indah Lestari Ningtyas, Putri Vindhian Nova Syafira Ariyanti Nova Syafira Ariyanti Novitasari, Eka Dian Nurabadi, Ahmad Nurul Indika Wardhani Nurul Mustabsyiroh Nurul Ulfatin Prastiko, Mufti Nawang Pratiwi, Eka Asri Priska Ardiana Adi Lutvita Purwatiningsih, Rini Putri Wulandari Raden Bambang Sumarsono Rahmi, Talitha Litha Ramadhan, Arya Gumilang ROCHMAWATI Rochmawati, Rochmawati Rody Putra Sartika Santin Permatasari, Nanda Santosa, Amalia Martha Saputra, Bagus Rachmad Shoifah Shoifah Silvia Annabila SITI ROSYIDAH, SITI Sjaifullah, Farid Wadjdi Sobri, Yusuf Sri Wahyuni Subairi, Muhammad Zulhairi Bin Sultoni Sultoni Sultoni Sultoni, Sultoni Sunarni Sunarni Sunarni Suprianto, Matius Eko Teguh Triwiyanto Vivi Nindiantika Wardhani, Nurul Indika Wasila, Nur Fatkhiya Warda waziroh, iro Wildan Zulkarnain, Wildan Wiwik Handayani Yusuf Sobri, Ahmad