p-Index From 2021 - 2026
7.936
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Humaniora Journal of Education and Learning (EduLearn) Erudio: Journal of Educational Innovation Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan International Research Based Education Journal Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan al-Afkar, Journal For Islamic Studies JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) Jurnal Karinov JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Nusantara (JPPNu) Indonesian Collaboration Journal of Community Services (ICJCS) Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Rahmatan Lil’alamin Journal of Community Services (RLA) Journal of Education for Sustainability and Diversity International Education Trend Issues Didactica : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Proceedings Series of Educational Studies Seminar Nasional Riset dan Teknologi (SEMNAS RISTEK) Eureka : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KOPERASI MAHASISWA DAN KEPUASAN ANGGOTA KOPERASI MAHASISWA Priska Ardiana Adi Lutvita; Maisyaroh Maisyaroh; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.728 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i12018p107

Abstract

Boone, L.E., dan David L. Kurtz. 1995. 8th Ed., Contemporary Marketing Plus. Texas: Dryden Press. JPNN.com, 2016 JPNN.com. 2016. Kemenkop Dorong Koperasi Mahasiswa jadi Basis Kewirausahaan, (Online), (http://Kemenkop Dorong Koperasi Mahasiswa jadi Basis-JPNN.com.htm), diakses 9 Maret 2016. Kotler, P. 2002. Manajemen Pemasaran. Edisi Milenium 1. Terjemahan oleh Hendra Teguh. 2002. Jakarta: Prenhallindo.    Parasuraman, Zeithaml, V. A & Berry. 2002.  Delivering Service Quality. New York: Mc Milan. p.21. Sari, R. P. 2013. Pengaruh Kualitas Pelayanan Sekolah terhadap Kepuasan Peserta Didik dan Orangtua Peserta Didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri se Kota Malang. Skripsi Tidak Diterbitkan. Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Suryana,Y & Bayu, K. 2011.  Kewirausahaan: Pendekatan Karakteristik Wirausahawan Sukses. Cetakan 2. Jakarta: Kencana. Tjiptono, F. 2002. Manajemen Jasa. Yogyakarta: Andi Offset. Tjiptono, F. 2004. Strategi Pemasaran. Edisi Kedua. Yogyakarta: Andi Offset Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI MAHASISWA MENGIKUTI ORGANISASI KEMAHASISWAAN Hanto Nugroho; Djum Djum Noor Benty; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.93 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i12018p117

Abstract

Anam, K. 2006. Hubungan Persepsi dan Minat Berorganisasi dengan Partisipasi Berorganisasi Mahasiswa. Jurnal Manajemen Pendidikan, 19 (1): 61-75.Fajrina, A. D. dan Rosiana, D. 2014. Hubungan Flow dengan Psychological Well-Being Mahasiswa Psikologi Unisba yang Aktif Organisasi. (Online), (http://karyailmiah.unisba.ac.id/index.php/psikologi/article/dowload/1292/pdf), diakses pada 11 Januari 2017.Hamalik, O. 2011. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.Keputusan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Tahun 2017 tentang Struktur Kepengurusan Organisasi Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. 2017. Malang: Fakultas Ilmu Pendidikan UM.Peraturan Rektor Universitas Negeri Malang Nomor 13/Kep/UN32/KM/2012 tentang Pedoman Organisasi Kemahasiswaan Universitas Negeri Malang. 2012. (Online), (http://kemahasiswaan.um.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/SK-ORMAWA-2012-Final-TDD-File-Rektor.rtf), diakses 22 Februari 2016.Robbins, S. P. 1994. Teori Organisasi: Struktur, Desain & Aplikasi. Terjemahan Jusuf Udaya. Jakarta: Arcan.Robbins, S. P. dan Timothy, A. J. 2008. Perilaku Organisasi. Terjemahan Diana Angelica. Jakarta: Salemba Empat.Sardiman, A. M. 2001. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.Setyadin, B. 2005. Modul 2a Reduksi Data Melalui Analisis Faktor Eksploratori. Malang: Lembaga Penelitian Universitas Negeri Malang.Setyadin, B. 2005. Modul I: Dasar-Dasar Penelitian Ilmiah. Malang: Lembaga Penelitian Universitas Negeri Malang.Shaleh, A. R. 2008. Psikologi: Suatu Pengantar dalam Perspektif Islam. Jakarta: Kencana.Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.Thobroni, M. dan Mustofa, A. Belajar dan Pembelajaran: Pengembangan Wacana dan Praktik Pembelajaran dalam Pembangunan Nasional. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2013. Bandung: Citra Umbara.Wiyono, B. B. 2007. Metodologi Penelitian (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan Action Research) (Burhannuddin, Ed.). Malang: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang.
DEBAT MORAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN INTEGRITAS KEPALA SEKOLAH ibrahim bafadal; Juharyanto Juharyanto; Ahmad Nurabadi; Imam Gunawan
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i32020p272

Abstract

Abstrak: Integritas adalah tingkat kejujuran dan kualitas moral yang dimiliki seseorang yang dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Integritas adalah kepribadian seseorang yang bertindak secara konsisten dan utuh, baik dalam perkataan maupun perbuatan, sesuai dengan nilai dan kode etik. Upaya penegakan dedikasi dan integritas kepala sekolah dan guru penting dilakukan untuk mempersiapkan generasi Indonesia menghadapi jamannya dengan terus mengupdate kompetensinya untuk memberikan layanan pendidikan terbaik. Debat moral digunakan sebagai pendekatan dalam meningkatkan integritas kepala sekolah. Berbagai hal terkait pendidikan dapat dijadikan topik dalam debat moral kepala sekolah. Semua topik tersebut harus tetap berada dalam koridor kebangsaan Indonesia. Nilai-nilai kebangsaan merupakan hal utama untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah melalui kepemimpinan kepala sekolah. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan pada negara kepada pelajar. Kata kunci : integritas, prinsip, debat moral Abstrak: Integritas merupakan tingkat kejujuran dan kualitas moral yang dimiliki seseorang yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Integritas merupakan kepribadian seseorang yang bertindak secara konsisten dan utuh, baik dalam perkataan maupun perbuatan, sesuai dengan nilai-nilai dan kode etik. Upaya meneguhkan dedikasi dan integritas kepala sekolah dan guru menjadi hal penting untuk menyiapkan generasi Indonesia masuk ke zamannya dengan tetap memperbaharui kompetensi untuk memberikan layanan pendidikan terbaik. Debat moral digunakan sebagai pendekatan dalam meningkatkan intregitas kepala sekolah. Berbagai hal yang terkait dengan pendidikan dapat dijadikan topik dalam debat moral kepala sekolah. Semua topik tersebut harus tetap berada dalam koridor kebangsaan Indonesia. Nilai-nilai kebangsaan menjadi hal utama untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah melalui kepemimpinan kepala sekolah. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan nilai cinta tanah air kepada siswa. Kata kunci : integritas, kepala sekolah, debat moral
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KIAI DALAM PENGEMBANGAN SEKOLAH BERBASIS PONDOK PESANTREN Muhammad Romady; Sultoni Sultoni; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.408 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i22019p65

Abstract

Abstract: The main objective of research to know about (1) The profile of principal and kiai (2) the role of principal as a leadership of change in improving the quality of education, (2) the principal's strategy as a leadership of change in improving the quality of education, (3) innovation principal as a leadership of change in improving the quality of education, (4) factors supporting of change, and (5) inhibiting factors of change. This research uses a qualitative approach with case study. Place the research in SMP An-Nur Bululawang Malang. Data collection techniques through in-depth interviews, field observation and documentation. Analytical techniques used are reduction, data display, and data verification. Results from this research (1) the role of headmaster as a leadership of change in improving the quality of education, as philosophy, responsible, locomotive, motivator, and partner work, (2) the strategy used by the principal is to accept students 1 to 10 with a minimum test score of 7.5, foster school culture, discipline students with strict rules, recruit and develop teachers, the freedom of learners to design the classroom, conduct the UN and SBMPTN drafting counseling program, accompanying the students to write job applications and to recommend to the work agencies, (3) innovations made by the principal of gopek management and athlete classes, (4) the factors that support the change come from the internal school such as the principal's leadership, the support of the foundation and the means of infrastructure, from the external needs of the community for education and competition between schools, and (5) the inhibiting factors of change come from the difficult teacher's mind set, teacher competence, and poor school image in society. Key word: leadership of change, quality of education Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Profil kepala sekolah dan kiai, (2) peran kepala sekolah dan kiai dalam pengembangan sekolah berbasis pondok pesantren, (3) strategi kepala sekolah dan kiai dalam pengembangan sekolah berbasis pondok pesantren, (4) kinerja yang dihasilkan kepala sekolah dan kiai dalam pengembangan sekolah berbasis pondok pesantren, (5) faktor pendukung pengembangan, dan (6) faktor penghambat pengembangan. Penelitian ini menggunakan rancangan pendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian ini yaitu di SMP An-Nur Bululawang Malang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam, observasi lapangan serta dokumentasi.  Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi, display data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini (1) Riwayat  pendidikan Kepala Sekolah: a) MI Kudat Lor; b) Mts Gondanglegi; c)MA An-nur; d) STISIA Jakarta; e) Univ.Darul ulum, riwayat pendidikan kiai: a)MI Al-Khoiryiyyah; b) Mts AlKhoiriyyah; c) MA An-Nur; d) STAIN Malang  S1 Sastra Arab; e) S2 Universitas Islam Lamongan ; f) S3 IAIN Sunan Ampel Surabaya, Pengalaman organisasi kepala sekolah: a) MWC NU; b) Organisasi Komite; c) Organisasi Kepala Sekolah, pengalaman organisasi kiai: a) MWC NU; b) PMII, pengalaman kerja kepala sekolah: Menjadi guru Pendidikan Agama, pengalaman kerja kiai: a) Tenaga pengajar bahasa arab di PP An-nur; b) Guru tafsir dan tasawuf pondok pesantren An-Nur; c) Dosen MK Ulum-AlQuran STIT Raden Rahmad Kepanjen; d) Direktur Ma’had Al-Aly An-nur; e) Tenaga pengajar umul qur’an An-Nur, usaha yang dimiliki kepala sekolah: a) Pertanian; b) Peternakan; c) Toko Pracangan, usaha yang dimiliki kiai: a) Pertanian; b) Saham; c) Kerjasama Travel Umroh, (2) peran kepala sekolah dan kiai dalam melakukan pengembangan yaitu manajerial SDM yang ada di sekolah, pengawas kegiatan di pondok pesantren dan sekolah yang berada dibawah naungan pesantren, pengambil keputusan tertinggi, Penanggung jawab program yang ada disekolah, sebagai model (Uswatun Hasanah) kepada masyarakat sekolah dan pesantren, motivator bagi guru dan staff, patner kerja bagi guru dan staff, (3) strategi yang digunakan kepala sekolah dan kiai yaitu memperbaiki manajemen sarana dan prasarana seperti gedung dan fasilitas kelas dan kantor, memperbaiki manajemen sumber daya manusia dengan memberikan pelatihan, menumbuhkan budaya sekolah ala pondok pesantren, melakukan supervisi, menjaga komunikasi dengan kepala sekolah untuk mengawasi perkembangan sekolah, (4) kinerja yang dihasilkan kepala sekolah dan kiai yaitu menyelenggarakan program kelas idaman, mendapatkan status sekolah akreditasi-A, E-Report sebagai bahan evaluasi online, mendirikan pondok khusus penghafal Al-Qur’an, mendapatkan penghargaan akademik dan non-akademik, (5) faktor pendukung pengembangan berasal dari internal sekolah seperti kepemimpinan kepala sekolah dan kiai, dukungan pondok pesantren, sarana prasarana, wali murid, dari eksternal yaitu kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan formal dan agama tinggi, peserta didik berprestasi namun tidak mempunyai biaya, kesuksesan lembaga pendidikan lain, (5) faktor penghambat pengembangan yaitu membagi waktu peserta didik di sekolah dan di pesantren, pola pikir kepala sekolah dan kiai yang berbeda dalam mengambil kebijakan, inkonsistensi dalam menjalankan program. Kata Kunci: Kepemimpinan pengembangan, sekolah berbasis pondok pesantren, kualitas pendidikan
KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER PESERTA DIDIK Ika Alifiyah; Ali Imron; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.581 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i22019p32

Abstract

Abstract:The focus of this research is the formulation of school vision, the shared vision process conducted by the principal, the process of implementing the vision by the principal, the principal's approach in implementing visionary leadership to develop the student's character, and the student character developed in the visionary leadership of principal. This study uses a qualitative method. Qualitative research is a study that intends to understand the phenomenon of behavior, action, the overall situation in a research subject. While the type of research used is case study research. The reason for using case studies is that this research method focuses on an intensive, detailed, and unique case.The unique case in this study is a principal who leads for three periods of leadership, who in the process of leadership has achieved many achievements and shaped the character of learners through the values embedded in the activities at school. The results of this study are: (a) the formulation of the vision carried out by the principal involving all teachers and staff and carried out with SWOT analysis of the school; (b) the shared vision process by the principal is done through the stage of socialization, memorization, implementation, reminding and modeling, assessing and evaluating, rewarding and punishment; (c) the implementation of the vision is done through polite behavior, smile greetings, greetings, responsibilities, discipline and orderly, prioritizing KBM and maximize facilities infrastructure, and establish good cooperation with external; (d) approach in the implementation of the principal's leadership is done through MSG activities, workshop for teachers and school staff, application of 5 S industry culture; core value of the school, and provide an example to the school's citizens; (e) the character of the learner developed in the headmaster's leadership in islami, discipline, and responsibility that is implemented in congregational prayer activities, Dhuha Prayer, PDS, and PIC.Keywords: leadership, vision, character of the students. Abstrak: Fokus penelitian ini adalah perumusan visi sekolah, proses shared vision yang dilakukan oleh kepala sekolah, proses penerapan visi oleh kepala sekolah, pendekatan yang dilakukan kepala sekolah dalam implementasi kepemimpinana visioner guna mengembangkan karakter peserta didik, dan karakter peserta didik yang dikembangkan dalam implemetasi kepemimpinan visioner kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang perilaku, tindakan, keadaan menyeluruh pada sebuah subjek penelitian. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus. Alasan menggunakan studi kasus adalah metode penelitian ini memusatkan perhatian pada suatu kasus yang unik secara intensif dan rinci.Kasus unik dalam penelitian ini adalah seorang kepala sekolah yang memimpin selama tiga periode kepemimpinan, yang dalam proses kepemimpinannya telah mencapai banyak prestasi serta membentuk karakter peserta didik melalui nilai-nilai yang ditanamkan dalam kegiatan-kegiatan di sekolah. Hasil penelitian iniadalah: (a) perumusan visi yang dilakukan oleh kepala sekolah melibatkan seluruh guru dan staf dan dilaksanakan dengan analisis SWOT terhadap sekolah; (b) proses shared vision oleh kepala sekolah dilakukan melalui tahap sosialisasi, dihafal, diimplementasikan, mengingatkan dan memberi teladan, dinilai dan dievaluasi, memberikan penghargaan dan hukuman; (3) penerapan visi dilakukan melalui perilaku santun, senyum salam, sapa, tanggungjawab, disiplin dan tertib, mengutamakan KBM dan memaksimalkan sarana prasarana, serta menjalin kerjasama yang baik dengan eksternal; (4) pendekatan dalam implementasi kepimimpinan kepala sekolah dilakukan melalui kegiatan MSG, lokakarya bagi guru dan staf sekolah, penerapan budaya industri 5 S; nilai inti sekolah, serta memberikan teladan kepada warga sekolah; (5) karakter peserta didik yang dikembangkan dalam kepemimpinan kepala sekolah yakni islami, kedisiplinan, dan tanggungjawab yang diimplementasikan dalam kegiatan sholat berjamaah, Sholat Dhuha, PDS, dan PIC.Kata Kunci:kepemimpinan, visi, karakter peserta didik 
Peran Kepala Sekolah, Guru, dan Alumni dalam Pengembangan Jiwa dan Kemampuan Kewirausahaan Siswa Hapsari Dwi Marta Lita; Maisyaroh Maisyaroh; Juharyanto Juharyanto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.345 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p485-494

Abstract

Abstract: This study aims to describe: (1) the strategies of principals, teachers, and alumni in developing the entrepreneurial spirit of students; (2) strategies of principals, teachers, and alumni in developing student’s entrepreneurial abilities; (3) the role of principals and teachers in the implementation of a double track learning system; (4) alumni participation in the implementation of learning entrepreneurship practices for students; (5) constrains encountered in developing student’s entrepreneurial spirit and abilities; and (6) solutions to overcome the constraints to the development of entrepreneurial motivation and capacities. This research method used qualitative approach with a case study design data would collected through observation, interview, and documentation techniques. Based on the research data it can be concluded that principals, teachers, and alumni have several strategies in developing the spirit and entrepreneurial abilities of students. The strategy includes requiring students to go directly into school entrepreneurship activities, providing material related to entrepreneurship practices, implement literacy programs to develop, brainstorm, and create dream books. In addition, principals and teachers play a role as policy makers in the implementation of double track learning policies. Alumni also actively participate in the implementation of entrepreneurship practice learning. The constraints experienced by principals, teachers, and alumni in developing spirit and entrepreneurial abilities are the students have low awareness and confidence. These constraints can be overcome by providing motivation, assistance, and student insight. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) strategi kepala sekolah, guru, dan alumni dalam pengembangan jiwa kewirausahaan siswa; (2) strategi kepala sekolah, guru, dan alumni dalam pengembangan kemampuan kewirausahaan siswa; (3) peran kepala sekolah dan guru dalam penerapan sistem pembelajaran double track; (4) partisipasi alumni dalam pembelajaran praktik kewirausahaan siswa; (5) hambatan kepala sekolah, guru, dan alumni dalam mengembangkan jiwa dan kemampuan kewirausahaan siswa; dan (6) solusi kepala sekolah, guru, dan alumni dalam mengatasi hambatan pengembangan jiwa dan kemampuan kewirausahaan siswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan data penelitian dapat disimpulkan bahwa kepala sekolah, guru, dan alumni memiliki beberapa strategi dalam pengembangan jiwa dan kemampuan kewirausahaan siswa. Strategi tersebut diantaranya adalah mewajibkan siswa terjun langsung dalam kegiatan kewirausahaan sekolah, pemberian materi yang berkaitan dengan praktik kewirausahaan, penerapan program literasi buku pengembangan, curah pendapat, dan pembuatan dream book. Selain itu kepala sekolah dan guru berperan sebagai pembuat kebijakan dan pelaksanaan kebijakan pembelajaran dengan sistem double track. Alumni juga berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembelajaran praktik kewirausahaan siswa. Hambatan yang dialami kepala sekolah, guru, dan alumni dalam pengembangan jiwa dan kemampuan kewirausahaan siswa adalah kesadaran siswa dan tingkat kepercayaan diri siswa. Hambatan tersebut dapat diatasi dengan pemberian motivasi, pendampingan berkelanjutan, serta membuka pemikiran para siswa.
Pengelolaan Sudut Baca Kelas pada Jenjang Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik Indah Puspitasari; Ali Imron; Juharyanto Juharyanto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.39 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i102021p815-824

Abstract

Abstract: The objectives of this research are: (1) describing reading corner planning at SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Malang City, (2) describing organizing reading corner at SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Kota Malang, (3) describing the implementation of reading corner in SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Malang City, (4) describes the supervision of reading corner at SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Malang, (5) describing the development of reading angles so as to increase the interest in reading learners, (6) describing the impact From the reading corner at SDN 1 Lesanpuro Malang City. The approach used is a qualitative approach, this type of research is descriptive research. The research plan used is a case study. Data analysis models used by researchers are models Milles and Huberman. Then check the validity of data using triangulation, member checking, overtime observation, improving persistence, and sufficiency of reference material. Based on the analysis of the data that has been done, the research conclusion is: (1) The planning is done by conducting meetings that include infrastructure and habituation programs, procurement of goods needed through School treasurer, and the arrangement of infrastructure to the designated place; (2) Organizing is done by delegating duties to members who have already written on the organizational structure; (3) The implementation of the reading corner includes a silent read, retelling the summary of the story on the read book, and writing good; (4) Some of the things that become evaluation of reading corner activity are less reading material, reading interest of students, maximising time to visit reading corner, order students when in reading corner; (5) The strategy is done by establishing cooperation with parents and the public library of Malang City; (6) The impact of reading angle programs is to develop 4 aspects of language that students have, i.e. reading, writing, speaking, and listening. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan perencanaan sudut baca di SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Kota Malang, (2) mendeskripsikan pengorganisasian sudut baca di SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Kota Malang, (3) mendeskripsikan pelaksanaan sudut baca di SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Kota Malang, (4) mendeskripsikan pengawasan sudut baca di SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Kota Malang, (5) mendeskripsikan pengembangan sudut baca sehingga dapat meningkatkan minat baca peserta didik, (6) mendeskripsikan dampak dari adanya sudut baca di SDN 1 Lesanpuro Kota Malang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sedangkan rancangan penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Model analisis data yang digunakan peneliti adalah model Milles dan Huberman. Kemudian melakukan pengecekan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi, pengecekan anggota, perpanjangan waktu pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan kecukupan bahan referensi. Berdasarkan analisis data yang sudah dilakukan, simpulan penelitian ini adalah: (1) perencanaan yang dilakukan adalah dengan melaksanakan rapat yang meliputi sarana prasarana dan program pembiasaan, pengadaan barang-barang yang dibutuhkan melalui bendahara sekolah, dan penataan prasarana ke tempat yang sudah ditentukan; (2) pengorganisasian dilakukan dengan mendelegasikan tugas kepada anggota yang sudah tertulis pada struktur organisasi; (3) pelaksanaan sudut baca meliputi kegiatan membaca senyap, menceritakan kembali ringkasan cerita pada buku yang sudah dibaca, dan menulis kebaikan; (4) Beberapa hal yang menjadi bahan evaluasi program sudut baca yaitu bahan bacaan yang kurang, minat baca siswa, memaksimalkan waktu untuk mengunjungi sudut baca, ketertiban siswa saat berada di sudut baca; (5) Strategi dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan orang tua siswa dan Perpustakaan Umum Kota Malang; (6) Dampak program sudut baca adalah mengembangkan 4 aspek bahasa yang dimiliki siswa yaitu membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan.
Penguatan Kepemimpinan Pembelajaran Berbasis Moral pada Kepala Sekolah Dasar Unggul Ibrahim Bafadal; Ahmad Nurabadi; Dedi Prestiadi; Juharyanto Juharyanto; Teguh Triwiyanto; Endra Ubaidillah; Indra Lesmana; Anisa Maulinda
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p317

Abstract

Abstract: The main task of education in the school system is learning. Improving the quality of school-based education does not occur without improving the quality of learning in schools. The effectiveness of a school in achieving its vision, carrying out its mission, meeting learning goals and targets, as well as in carrying out quality learning activities in a school, requires the existence of a principal who is able to display effective leadership, namely learning leadership. In addition, school principals need to improve their competence as learning leaders on an ongoing basis. The purpose of this activity is to increase the understanding of principals about: Principal leadership, learning leadership, religious leadership, and leadership change in superior schools in a sustainable, independent, and contextual way. The method used in this service activity is training and mentoring. Keywords: moral-based learning leadership, superior principal Abstrak: Tugas utama pendidikan di dalam sistem persekolahan yaitu pembelajaran. Peningkatan mutu pendidikan berbasis sekolah tidak terjadi, tanpa peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Keefektifan suatu sekolah dalam menggapai visi, mengemban misi, memenuhi tujuan dan target pembelajaran, demikian pula dalam menjalankan aktivitas pembelajaran yang bermutu di suatu sekolah, mempersyaratkan adanya seorang kepala sekolah yang mampu menampilkan kepemimpinan yang efektif, yaitu kepemimpinan pembelajaran. Selain itu, kepala sekolah perlu meningkatkan kompetensinya sebagai pemimpin pembelajaran secara berkelanjutan. Tujuan kegiatan ini berupaya meningkatkan pemahaman kepada kepala sekolah tentang: Kepemimpinan kepala sekolah, kepemimpinan pembelajaran, kepemimpinan religius, dan kepemimpinan perubahan di sekolah unggul secara berkelanjutan, mandiri, dan kontekstual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pelatihan dan pendampingan. Kata kunci: kepemimpinan pembelajaran berbasis moral, kepala sekolah unggul
Penguatan Kepemimpinan Pembelajaran Berbasis Moral pada Kepala Sekolah Dasar Unggul Ibrahim Bafadal; Ahmad Nurabadi; Dedi Prestiadi; Juharyanto Juharyanto; Teguh Triwiyanto; Endra Ubaidillah; Indra Lesmana; Anisa Maulinda
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p317

Abstract

Abstract: The main task of education in the school system is learning. Improving the quality of school-based education does not occur without improving the quality of learning in schools. The effectiveness of a school in achieving its vision, carrying out its mission, meeting learning goals and targets, as well as in carrying out quality learning activities in a school, requires the existence of a principal who is able to display effective leadership, namely learning leadership. In addition, school principals need to improve their competence as learning leaders on an ongoing basis. The purpose of this activity is to increase the understanding of principals about: Principal leadership, learning leadership, religious leadership, and leadership change in superior schools in a sustainable, independent, and contextual way. The method used in this service activity is training and mentoring. Keywords: moral-based learning leadership, superior principal Abstrak: Tugas utama pendidikan di dalam sistem persekolahan yaitu pembelajaran. Peningkatan mutu pendidikan berbasis sekolah tidak terjadi, tanpa peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Keefektifan suatu sekolah dalam menggapai visi, mengemban misi, memenuhi tujuan dan target pembelajaran, demikian pula dalam menjalankan aktivitas pembelajaran yang bermutu di suatu sekolah, mempersyaratkan adanya seorang kepala sekolah yang mampu menampilkan kepemimpinan yang efektif, yaitu kepemimpinan pembelajaran. Selain itu, kepala sekolah perlu meningkatkan kompetensinya sebagai pemimpin pembelajaran secara berkelanjutan. Tujuan kegiatan ini berupaya meningkatkan pemahaman kepada kepala sekolah tentang: Kepemimpinan kepala sekolah, kepemimpinan pembelajaran, kepemimpinan religius, dan kepemimpinan perubahan di sekolah unggul secara berkelanjutan, mandiri, dan kontekstual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pelatihan dan pendampingan. Kata kunci: kepemimpinan pembelajaran berbasis moral, kepala sekolah unggul
Pelatihan Metode Pembelajaran Menyenangkan Berbasis Integrated Joyful Religious Learning dengan Menggunakan Quizziz Maisyaroh Maisyaroh; Juharyanto Juharyanto; Mustiningsih Mustiningsih; Maulana Amirul Adha; Bagus Rachmad Saputra
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 1 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i1.6848

Abstract

Kegiatan penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk kegiatan pelatihan metode pembelajaran menyenangkan berbasis integrated joyful religious learning dengan menggunakan aplikasi Quizziz bagi guru-guru dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Pelatihan ini sebagai solusi dalam memecahkan permasalahan pembelajaran yang kurang menyenangkan dan terkesan monoton selama masa pembelajaran jarak jauh seperti saat ini dengan tidak meninggalkan ciri khas madrasah yakni pembelajaran berbasis nilai-nilai keagamaan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di MI Ihyaul Ulum Sooko Kabupaten Mojokerto yang diikuti oleh kepala sekolah dan juga guru-guru. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah pemaparan metode pembelajaran yang menyenangkan, diskusi, tanya jawab terkait dengan permasalahan yang dihadapi oleh guru di madrasah, dan pendampingan praktek langsung membuat kuis melalui aplikasi Quizziz. Selama kegiatan berlangsung peserta pelatihan terlihat aktif mengikuti pemaparan materi pelatihan. Hasil dari kegiatan pengabdian tersebut yakni guru mampu membuat kuis melalui aplikasi Quizziz, guru antusias mengikuti pelatihan lanjutan, dan guru aktif berkomunikasi secara mandiri dengan tim pengabdian perihal pemanfaatan aplikasi Quizziz.
Co-Authors 'Ilmi, Achmad Miftachul Achmad Sultoni Achmad Supriyanto Adji Tharsono, Bagus Seto Agus Timan Ahamad Munjin Nasih Alam, Ghasa Faraasyatul Alfandie, Alya Irzzaq Nahya Ali Imron Ali Imron Alifia, Larasati Alvin, Muhammad Khoirul Angelie, Hanika Anggraita, Selly Anisa Maulinda Anisatussholihah, Nur Annabila, Silvia Ansar, Rudy Anse, Frederikus M Kurniawan Arianti, Novia Putri Ariyanti, Nova Syafira Asep Sunandar Astrella, Kahfisah Athalla Nauval Bhayangkara Azizatus Zahro’ Bagus Rachmad Saputra Bagus Rachmad Saputra Bagus Rachmad Saputra Bambang Budi Wiyono binti Syariff M. Fuad, Dayang Rafidah Burhanuddin Burhanuddin Dedi Prestiadi Desi Eri Kusumaningrum Djum Djum Noor Benty Doan Rocmad Augusta Dwi Putri Handayani Eddy Rudiyanto Endah Tri Priyatni Endra Ubaidillah Erwin Komara Mindarta Fadhila, Isadatul Fauzan Shobiry, Ahmad Kholish Fijriyani, Puja Friska Fridiana Putri Galuh Ratna Sumenggar Hana, Serli Hanto Nugroho Hapsari Dwi Marta Lita Hikmah, Luluk Zahrotul Ibrahim Bafadal Ika Alifiyah Imam Gunawan, Imam Imam Mujahid Imron Arifin Indah Kasih Vorina Indah Puspitasari Indra Lesmana Irianto, Jusuf Isnaini, Nurul Azizatul Karine Rizkita Kartika Hudayana Khoirunida, Marsa Rafila Latif, M. Baihaqi Rizki Abdul Lisah, Lisah Maisyaroh Marsono Marsono Maulana Amirul Adha Maulana, Wildhan Ichzha Milla Rahayu Mochammad Sa’id Muhaimin, Muhammad Miko Muhammad Imran Qureshi Muhammad Romady Mushlikh, Baidhowi Mustabsyiroh, Nurul Mustiningsih Nasution, Annio Indah Lestari Ningtyas, Putri Vindhian Nova Syafira Ariyanti Nova Syafira Ariyanti Novitasari, Eka Dian Nurabadi, Ahmad Nurul Indika Wardhani Nurul Mustabsyiroh Nurul Ulfatin Prastiko, Mufti Nawang Pratiwi, Eka Asri Priska Ardiana Adi Lutvita Purwatiningsih, Rini Putri Wulandari Raden Bambang Sumarsono Rahmi, Talitha Litha Ramadhan, Arya Gumilang ROCHMAWATI Rochmawati, Rochmawati Rody Putra Sartika Santin Permatasari, Nanda Santosa, Amalia Martha Saputra, Bagus Rachmad Shoifah Shoifah Silvia Annabila SITI ROSYIDAH, SITI Sjaifullah, Farid Wadjdi Sobri, Yusuf Sri Wahyuni Subairi, Muhammad Zulhairi Bin Sultoni Sultoni Sultoni Sultoni, Sultoni Sunarni Sunarni Sunarni Suprianto, Matius Eko Teguh Triwiyanto Vivi Nindiantika Wardhani, Nurul Indika Wasila, Nur Fatkhiya Warda waziroh, iro Wildan Zulkarnain, Wildan Wiwik Handayani Yusuf Sobri, Ahmad