p-Index From 2021 - 2026
8.375
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Prima Edukasia MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran JURNAL PENDIDIKAN GLASSER ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Educatio SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Dinamika Sosial Budaya Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Jurnal Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial Jurnal Pendidikan Edutama Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Jurnal Pendidikan dan Konseling ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan PROGRES PENDIDIKAN Journal of Classroom Action Research AL MA'ARIEF : JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL DAN BUDAYA AR-RIAYAH : Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Renjana Pendidikan Dasar Journal La Edusci JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Empiricism Journal Jurnal Pijar MIPA MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pedidikan (JARTIKA) Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Journal of Authentic Research PALASTREN: Jurnal Studi Gender AL-MAIYYAH: Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan
Claim Missing Document
Check
Articles

From face-to-face learning to web base learning: How are student readiness? Arif Widodo; Nursaptini Nursaptini; Setiani Novitasari; Deni Sutisna; Umar Umar
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v10i2.6801

Abstract

Learning readiness influences learning success. Changing the learning model requires preparation. Well-planned online learning is different from learning in an emergency. This study aims to determine the readiness of student learning in online learning during the Covid-19 pandemic. The type of research used non-experimental quantitative. The data collection method is done by survey. Data analysis uses descriptive statistics. The subjects in this study were PGSD students at Mataram University. The number of respondents involved 260. Problems in this study include: how are students' learning readiness? what are the problems faced by students? Can students take part in online learning well? The results showed that students' learning readiness was still lacking. Students experiencing technical obstacles include lack of online media mastery, no training, limited costs, and difficulties in internet connection. Most students expect online learning to stop and come back face to face.
HIPERAKTIF, HUBUNGAN SOSIAL dan POLA ASUH ANAK TKW (STUDI DESKRIPTIF POLA ASUH dan PERKEMBANGAN SOSIO-EMOSIONAL ANAK TKW DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH) Arif Widodo; Setiani Novitasari; Dyah Indraswati; Nursaptini Nursaptini; Deni Sutisna
Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ADHD is a psychological disorder in which a person has difficulty focusing andhyperactive behavior. Most of the ADHD students come from TKW families, with asignificant number in Central Lombok district. This study aims to examine the factorscausing the hyperactive behavior of TKW children. This research took place in a publicelementary school in the Batuk Liang area of Central Lombok district. This location waschosen because there were many students with special needs from TKW families, one ofwhom was experiencing hyperactivity. Through this research, the phenomenon of sensorydisturbance and hyperactivity among TKW children can be revealed. The subjects of thisstudy were children TKW who experienced hyperactivity, including: HN class V 12 yearsold, SP class VI 13 years old, SJM class V 11 years old, AN class VI 12 years old and KS classVI class 12 years old. The informants in this study were the caregivers of the TKWchildren and the teachers where the TKW children went to school. The method used inthis research is qualitative with a case study approach. Data collection was carried out byobservation and in-depth interviews. The research stages include preliminary studies,making instruments, data, analyzing data, and making research reports. The mainproblem in this study is how the socio-emotional development of TKW children so thatthey become hyperactive, how the family care patterns are applied and how the behaviorof TKW children in their daily lives. Based on the findings in the field and theoreticalstudies, it can be denied that hyperactive behavior is less due to the accumulation of innerconflicts caused by TKW children due to the love of their parents. The socio-emotionaldevelopment of TKW children began to be problematic since the mother left to becomeTKW. Grandma's inability to provide proper parenting and tend to give freedom to TKWchildren to behave inappropriately so that they have problems with their socialenvironment. As a result, these hyperactive TKW children have few friends because theyare ostracized. The behaviors shown by hyperactive TKW children include makingtrouble, engaging in acts of violence and other illegal acts
FESTIVAL BAU NYALE SEBAGAI PENGENALAN DAN PELESTARIAN BUDAYA Nursaptini Nursaptini; Arif Widodo; Setiani Novitasari; Ashar Pajarungi Anar
Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang festival Bau Nyale sebagai pengenalan dan pelestarian budaya. Pelestarian budaya menjadi tugas setiap warga negara terutama generasi muda karena budaya atau suatu tradisi menjadi identitas suatu bangsa. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan pada saat pelaksanaan festival pesona Bau Nyale 2020 yang diadakan pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam festival dan masyarakat yang berperan sebagai penonton. Pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif dari Miles & Huberman, yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan mengambil kesimpulan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa melalui festival Bau Nyale pada tahun 2020 menjadi wadah pengenalan dan pelestarian budaya suku sasak. Dimana melalui festival ini peserta dan penonton disajikan treatrikal legenda putri mandalika sebagai awal sejarah lahirnya tradisi Bau Nyale kemudian mendapatkan pemahaman nilai budaya yang terkandung dalam tradisi Bau Nyale hingga pada penentuan tanggal tradisi Bau Nyale dilaksanakan. Selain itu pada Festival Bau Nyale ini juga diselipkan untuk mengenal pakain khas sasak seperti baju lambung, untuk perempuan dan baju pegong untuk laki-laki selain itu dimeriahkan oleh kesenian tradisional Gendang Beleq yang menjadi kesenian khas suku sasak
MELESTARIKAN KEMBALI BUDAYA LOKAL MELALUI KEGIATAN EKSTRAKULIKULER UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DASAR Fidhea Aisara; Nursaptini Nursaptini; Arif Widodo
Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya lokal adalah nilai-nilai lokal hasil budidaya masyarakat suatu daerah, budaya yang dimiliki oleh masyarakat memiliki perbedaan dari budaya yang dimiliki oleh masyarakat yang berada di tempat aatu yang berada di daerah lain. Kebudayaan tersebut tumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu serta keberadaannya diakui dan dimiliki oleh masyarakat setempat. Para generasi penerus bangsa harus bisa menjaga dan melestarikan kebudayaan yang mereka miliki karena jika mereka tidak bisa melestarikannya maka bisa saja dengan budaya lokal tersebut akan punah. Terjadinya kepunahan-kepunahan tersebut juga tentunya disebabkan oleh berbagai masalah yang terjadi pada saat ini salah satunya yaitu masuknya budaya luar ke Indonesia, masyarakat setempat lebih mengetahui tentang budaya-budaya luar sehingga kebudayaan lokal yang dimilikinya seakan-akan sudah dilupakan. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk menganalisa pentingnya budaya lokal untuk dilestarikan apalagi oleh para generasi-generasi bangsa, pengumpulan data dalam penyusunan artikel ini disusun menggunakan penelitian kepustakaan yang dikutip dari berbagai jenis refrensi dan tentunya dilihat dari keadaan pendidikan sekarang ini
Analisis Gaya Belajar Siswa ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) di Madrasah Inklusi Lombok Barat Arif Widodo; Aisa Nikmah Rahmatih; Setiani Novitasari; Nursaptini Nursaptini
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 4 No 2 (2020): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.872 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v4i2.4434

Abstract

Abstract: The learning styles of each student are different, and ADHD children are no exception. The purpose of this study is to explain the types of learning styles that ADHD children have. Qualitative research design. Data collection uses surveys. ADHD student research subject at MI NW Tanak Beak. This location was chosen because it has quite a lot of ADHD students. The instruments used were questionnaire, observation guide and interview guide. The main problems that will be examined in this study are how the learning styles that ADHD students have, and how the learning methods are carried out by the teacher. Findings in this study 81% of students have a kinesthetic learning style, 14% a visual learning style, and 5% an auditory learning style. The teacher designs learning into practical learning, observation and outdoor learning. Abstrak: Gaya belajar tiap siswa berbeda, tidak terkecuali dengan anak ADHD. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan jenis gaya belajar yang dimiliki anak ADHD. Desain penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan survei. Subjek penelitian siswa ADHD di MI NW Tanak Beak. Lokasi ini dipilih karena memiliki siswa berkategori ADHD cukup banyak. Instrument yang digunakan berupa angket, panduan observasi dan panduan wawancara. Permasalahan utama yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana gaya belajar yang dimiliki siswa ADHD, dan bagaimana metode pembelajaran yang dilakukan guru. Temuan dalam penelitian ini 81% siswa memiliki gaya belajar kinestetik, 14% gaya belajar visual, dan 5% gaya belajar auditori. Guru mendesain pembelajaran menjadi pembelajaran praktik, observasi dan pembelajaran outdoor
PERSEPSI DAN MOTIVASI MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD) TENTANG PROFESI GURU Dyah Indraswati; Prihma Sinta Utami; Nursaptini .; Deni Sutisna; Setiani novitasari
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 8, No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v8i3.2830

Abstract

This study describes the perceptions and motivations students of Department of Primary Education concerning about the teaching profession along with the knowledge and experience they gained in college. The implications of the results of this study can provide a spectrum going forward so that Department of Primary Education study program managers can sustainably develop teacher professional programs to strengthen the identity of students as teacher candidates. This type of research is qualitative descriptive. The method used in this study is a survey method using an open questionnaire. The subjects of this study were 36 students of Department of Primary Education, Teacher Training and Education Faculty, Mataram University in the afternoon 7b class. The results showed all respondents stated that this profession is a noble profession, but they can switch to other jobs if income is more adequate. 83.33% of respondents said they were ready to become teachers while 16.67% said they were not ready to go into the field independently.
MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN BELAJAR MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS DARING DIPERGURUAN TINGGI PADA ERA INDUSTRI 4.0 Muhammad Sobri; Nursaptini Nursaptini; Setiani Novitasari
JURNAL PENDIDIKAN GLASSER Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.971 KB) | DOI: 10.32529/glasser.v4i1.373

Abstract

Tulisan ini bertujuan hendak mengelaborasi sejumlah pemikiran dan konsep yang meyakini pentingnya pembelajaran berbasis daring dalam rangka mewujudkan kemandirian belajar dan sebagai respon perkembangan informasi dan teknologi yang cepat pada era industri 4.0. metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan cara mengumpulkan literatur (bahan-bahan materi) yang bersumber dari buku, jurnal, dan sumber lainnya terkait dengan pembelajaran daring dan kemandirian belajar. Hasil kajian menyimpulkan bahwa model pelaksanaan pembelajaran berbasis daring terdiri atas: (1) model daring yang hanya melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai peserta; (2) model daring yang melibatkan tiga pihak, yaitu mahasiswa, mentor, dan dosen. Pada kedua model tersebut dapat terjadi interaksi secara synchronous, yakni  interaksi belajar pada waktu yang bersamaan seperti dengan menggunakan video call, telepon atau live chat. Interaksi juga dapat terlaksana dengan cara asynchronous, yakni interaksi belajar pada waktu yang tidak bersamaan melalui kegiatan pembelajaran yang telah disediakan secara elektronik dengan menggunakan forum atau message. Dengan adanya pembelajaran berbasis daring, nmahasiswa atau peserta lebih mandiri belajar dengan kata lain senantiasa tidak tergantung kepada orang lain, menetapkan tujuan belajar, mendiagno­sis kebutuhan belajar, memiliki rasa percaya diri dan tanggung jawab serta mel­akukan evaluasi diri
Learning Profile at SD 3 Banjar Sari During the Covid-19 Pandemic Linda Feni Haryati; Nursaptini Nursaptini
Educatio Vol 15, No 2 (2020): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v15i2.2762

Abstract

Indonesia began to be affected by Covid-19 in early 2020, of course, this will give changes to all sectors of life. One sector that has also felt the impact is the education sector. On March 24, 2020, the Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia issued a government circular number 4 of 2020 concerning the Implementation of Education Policy in an Emergency for the Spread of COVID, by stipulating the provisions of the teaching and learning process starting from tertiary to basic education levels to be carried out online or learning at home. This distance learning course provides new challenges for teachers, students, and parents, in its implementation. This research aims to find out more clearly how the distance learning process and what obstacles are faced by teachers, students, and parents at SDN 3 Banjar Sari during the Covid-19 Pandemic. The method used in this research is qualitative research methods. This type of research uses a multi-case study design. Research results: the teacher has tried to do several learning methods, but until now there is no method that is considered the most effective in the teaching and learning process during the Covid-19 pandemic. Each method used by the teacher does not escape from various obstacles and shortcomings. Even so, teachers still try their best to carry out their duties in order to realize the goals of education.
SIKAP BURUH TANI DI KECAMATAN PGL BDG MENGHADAPI ANJURAN STAY AT HOME Deni Sutisna; Arif Widodo; Muhammad Sobri; Mohammad Archi Maulyda; Nursaptini Nursaptini
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v4i2.9154.2021

Abstract

This study aims to examine the problems of various community behaviors in facing the threat of COVID-19, especially of farmworkers on the PGL sub-district, Bdg district. The basic reason for this research is that in the midst of the government's great efforts to suppress the spread of this virus by limiting community activities, both social distancing and suggestions to stay at home in various areas, the people of PGL sub-district, especially farmers and farm laborers, are still carrying out their activities. like before the COVID-19 pandemic. The descriptive method is used in this research. Observations were made with interview techniques and documentation because they were very appropriate for studying descriptive social problems such as this research. The reasons for farmers and farm laborers to continue their activities are: First, farm workers in PGL think that the COVID-19 pandemic will not hit their area, they believe they will remain healthy because of their work patterns that are outdoors and exposed to direct sunlight. The two economic factors and difficulties in fulfilling the necessities of life, the third is the lack of public awareness farmworkers about the dangers of COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengaji permasalahan tentang berbagai perilaku masyarakat dalam menghadapi ancaman COVID-19 terutama masyarakat kalangan buruh tani yang berada di kawasan kecamatan PGL kabupaten Bdg. Alasan mendasar dari penelitian ini adalah di tengah usaha pemerintah yang begitu besar dalam upaya menekan penyebaran virus ini dengan membatasi aktivitas masyarakat baik social distancing ataupun anjuran untuk stay at home di berbagai wilayah, tetapi masyarakat kecamatan PGL khususnya pada kalangan petani dan buruh tani masih menjalankan aktivitasnya seperti sebelum terjadi pandemi COVID-19. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Pengamatan dilakukan dengan teknik wawancara, dan dokumentasi karena sangat tepat untuk mengkaji permasalahan sosial yang bersifat deskripsi seperti penelitian ini. Alasan para buruh tani tetap beraktivitas adalah: Pertama, buruh tani di PGL beranggapan pandemik COVID-19 tidak akan melanda wilayahnya, mereka berkeyakinan tetap sehat karena pola kerja mereka yang berada di luar ruangan dan terkena sinar matahari langsung. Kedua, faktor ekonomi dan kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan hidup; ketiga, kurangnya kesadaran masyarakat kalangan buruh tani akan bahaya dari COVID-19.
Urgensi Penguatan Pembelajaran IPS di Sekolah dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Dan Keanekaragaman Budaya Nursaptini Nursaptini; Arif Widodo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.599 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4685

Abstract

Tantangan kehidupan dalam era globalisasi menuntut semua orang agar mampu menyesuaikan diri. Globalisasi yang diikuti dengan penyebaran budaya lintas Negara merupakan fenomena nyata yang tidak dapat ditolak dan harus dihadapi. Keanekaragaman budaya pribumi ditambah lagi dengan berbagai budaya baru yang masuk tentunya semakin menambah keanekaragaman budaya yang dimiliki bangsa Indonesia. Pada satu sisi keanekaragaman budaya tersebut dapat menambah khasanah budaya bangsa, namun pada sisi lain dapat berdampak buruk terhadap lunturnya karkter bangsa. Hal ini dapat terlihat dari semakin banyaknya masyarakat yang memiliki sikap individualis, intoleran, suka menyebarkan berita hoax dan pemanfaatan teknologi informasi yang kurang bijak. Maraknya penyebaran berita hoax dan tingginya sentimen terhadap perbedaan budaya baik dalam lingkup local maupun global jika tidak segera diselesaikan dapat mengancam stabilitas kehidupan berbangsa. Munculnya berbagai sikap tersebut bertolak belakang dengan karakter asli bangsa Indonesia yang dikenal sangat ramah, cinta damai dan suka bergotong royong. Berbagai perilaku masyarakat tersebut tidak mencerminkan sebagai perilaku warga Negara dan warga dunia yang baik. Berdasarkan fenomena tersebut perlu dilakukan tindakan preventif melalui jalur pendidikan, salah satunya dengan penguatan pembelajaran IPS di sekolah. Upaya ini perlu diperkuat kembali mengingat masih adanya kalangan yang cenderung memandang sebelah mata pendidikan IPS di sekolah. Pendidikan IPS masih dianggap sebagai pelajaran yang kurang penting sehingga cenderung diabaikan. Pendidikan IPS jika dioptimalkan dapat berkontribusi positif untuk mempersiapkan siswa ketika hidup bermasyarakat diera globalisasi dan keanekaragaman budaya. Pendidikan IPS di sekolah berkontribusi dalam menanamkan konsep ilmu sosial dalam rangka mengembalikan fitrah manusia untuk menjadi warga negara yang baik.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aisa Nikmah Rahmatih Aisa Nikmah Rahmatih Alviona Putri Rengganis Amalda, Saskia Anar, Ashar Pajarungi Arif Widodo Arif Widodo Arif Widodo Arofah, Zainul Aryati Risma Ade Aryati, Risma Ade Ashar Pajarungi Anar Ashar Pajarungi Anar Astini, Baik Nilawati Astria, Fitri Puji Azizi, Hibatul Bafadal, Rifqi Cindani, Made Widia Deni Sutisna Deni Sutisna Dewi, Baiq Yulia Rahma Dewi, Oktaviani Dyah Indraswati Fachreza Fachreza Fachreza Fadina Raodatul Jannah Farida Nursanti Fawziah Zahrawati B Febriani, Haniza Febrianti, Laura Feni Haryati, Linda Fidhea Aisara Firda Devianti Komalasari Fitri Puji Astria Fitriana, Indah Nur Haerani, Nanda Hafiza, Nuril Hamdani Hamdani Hamidsyukrie Hamidsyukrie Hamidsyukrie ZM Hamidsyukrie, Hamidsyukrie Handayani, Liza Haniza Febriani Haryati, Linda Feni Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasnawati, Nadia Hery Widijanto Hulaemi Umar Husadi, Izhar I Ketut Widiade Ida Ayu Putu Maheswari Imam Malik Indah Suryanda Indraswati, Dyah Indraswati, Dyah Irma Suryani Irmasuci, Dayu Jannah, Fadina Raodatul Jihatul Hadi Juliana Juliana juliani juliani Ketut Sri Kusuma Wardani Lalu Hamdian Affandi Lestari, Ines Maharani Linda Feni Haryati Lisani, Nurul Made Novi Suryanti, Ni Made Widia Cindani Maharani Sabila Putri Maheswari, Ida Ayu Putu Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Mohammad Archi Maulyda Mubayyinah, Istiharatul Muhammad Erfan Muhammad Erfan Muhammad Erfan Muhammad Ilyas Muhammad Juandika Rahman Muhammad Rizki Muhammad Sobri Muhammad Sobri Muhammad Sobri Muhammad Sobri Muhammad Syazali Muhammad Syazali Muhammad Tahir Muhammad Tahir Nanda Haerani Nazuwa, Laela Ni Made Novi Suryanti Nopiza, Liza Noviandita, Devy Novitasari, Setiani Novitasari, Setiani Nurlaili Handayani Nursanti, Farida Nurul Kemala Dewi Nurul Yuliatul Mi'rojah Nurwahidah Nurwahidah Nzobonimpa, Claver Parameswari, Kinanti Idha Prihma Sinta Utami Putri Adinda, Rosa Gita Putri, Maharani Sabila Putu Septiastuti Raden Mohamad Herdian Bhakti Radiusman Radiusman Rahman, Muhammad Juandika Rahmayanti, Mira Rahmiah Ramdhani, Jihad Akbar Rengganis, Alviona Putri Rizian Asri Rosa Gita Putri Adinda Safitri, Vivi Safruddin Safruddin Saputri, Olivia Riski Sasnika, Epa Sembiring, Rinawati Setiani Novitasari Setiani Novitasari Shoffah, Siti Nur Arifia Su'ud, Su'ud Sudarmini, Luh Ayu Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sumitro Supraini, Deny Sutisna, Deni Sutisna, Deni Sutisna, Deni Suud Suud Suud Suud, Suud Suyanto Suyanto Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syazali, Muhammad Tarisa Tarisa Umar Umar Umar Umar Vivi Safitri Wadi, Hairil Wahidah, Ananda Wardatun, Lisa Warok, Niswatun Warthini, Ni Luh Putu Nina Sri Widiade, I Ketut Widodo, Arif Winarta, Lalu Riyan Yundari, Yundari Zahrawati, Fawziah ZM, Hamidsyukrie