Articles
Pengaruh Pelatihan Teknologi Informasi Komunikasi Dan Pengalaman Mengajar Terhadap Kemampuan Guru Dalam Mendesain Media Pembelajaran di Sekolah Dasar
Hasnawati Hasnawati;
Musnar Indra Daulay;
Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dunia pendidikan tidak terlepas dari teknologi informasi dan komunikasi. Bahkan perkembangan komputer dan internet dewasa ini adalah fakta dari penelitian dan penemuan yang dilakukan oleh kalangan akademisi. Saat ini pendidikan sekolah juga membutuhkan TIK yang sama pentingnya seperti kalangan dunia kerja. Pendidikan di era modern juga telah mengalami perkembangan pesat, termasuk di tingkat sekolah dasar. Faktanya di lapangan ditemukan bahwa guru masih nyaman menggunakan pembelajaran verbal sehingga guru jarang menggunakan TIK dalam proses pembelajaran dengan alasan bahwa proyektor yang tersedia di sekolah tidak dimanfaatkan karena repot, takut konslet, anak-anak ribut saat menggunakan proyektor, tidak memiliki bahan ajar digital untuk dipresentasikan, tidak bisa membuat media powerpoint, dan tidak bisa menghubungkan proyektor ke laptop. Di lain pihak ada sekolah yang tidak memiliki fasilitas yang mendukung penggunaan TIK dalam proses pembelajaran di sekolah. Oleh sebab itu, salahsatu cara yang perlu dilakukan adalah memberi pelatihan TIK kepada guru-guru dengan harapan kemampuannya menggunakan TIK dapat meningkat.Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Pada kasus ini, penelitian akan mencari korelasi antara pelatihan dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi dan pengalaman guru (variabel X) terhadap tingkat kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran (variabel Y). Adapun simpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh pelatihan TIK dan pengalaman mengajar terhadap tingkat kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran di SDN 9 Alai. Variabel pelatihan TIK (X1) dan pengalaman mengajar (X2) berpengaruh terhadap kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran (PPt) sebesar 59,6% dan sisanya sebesar 40,4% persen dipengaruhi oleh factor lain. Dengan demikian secara keseluruhan hipotesis yang dirumuskan dalam penelitian ini dapat diterima. Jika dilihat dari hasil pengamatan dari para peserta sebanyak 100% peserta sudah mampu mengoperasikan aplikasi PowerPoint tingkat dasar.
Pengaruh Program Pembinaan Karakter Oleh Guru Terhadap Sikap Dan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar
Satiyem;
Masrul Masrul;
Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pembinaan karakter yang dilakukan oleh guru terhadap sikap dan minat belajar siswa sekolah dasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa program ini secara signifikan meningkatkan baik sikap maupun minat belajar siswa. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata skor sikap siswa meningkat dari 654 sebelum program menjadi 746 setelah program, dan rata-rata skor minat belajar meningkat dari 687 menjadi 769. Uji normalitas dan linearitas mengonfirmasi bahwa distribusi data normal dan hubungan antar variabel adalah linear. Analisis regresi linear menunjukkan bahwa program pembinaan karakter memiliki dampak signifikan terhadap sikap siswa (R Square = 0.457) dan minat belajar (R Square = 0.396). Dengan demikian, disimpulkan bahwa program pembinaan karakter efektif dalam meningkatkan sikap positif dan minat belajar siswa.
Pengaruh Media Tangga Pintar Terhadap Pemahaman Konsep Dan Kemampuan Numerasi Pada Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar
Siska Srijuita;
Masrul Masrul;
Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengevaluasi pengaruh Media Tangga Pintar terhadap pemahaman konsep matematika dan kemampuan numerasi siswa kelas 1 di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep matematika dan kemampuan numerasi siswa pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji-t menunjukkan bahwa nilai pretest untuk pemahaman konsep tidak menunjukkan perbedaan signifikan (t-value 0.902, p-value 0.376), namun nilai posttest menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen (t-value 2.349, p-value 0.027). Untuk kemampuan numerasi, nilai pretest juga tidak menunjukkan perbedaan signifikan (t-value 1.038, p-value 0.309), sementara nilai posttest menunjukkan peningkatan yang mendekati signifikan pada kelompok eksperimen (t-value 2.017, p-value 0.052). Dengan demikian, penggunaan Media Tangga Pintar terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika dan menunjukkan peningkatan mendekati signifikan dalam kemampuan numerasi siswa.
Pengaruh Literasi Audio Visual Terhadap Kemampuan Memahami dan Menceritakan Kembali Isi Cerita Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Tanjungsamak
Ufaul Hasanah;
Musnar Indra Daulay;
Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami dan menceritakan kembali isi cerita. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dimana kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan berupa pembelajaran dengan media audio visual sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan perlakuan tersebut dan menjalani pembelajaran secara konvensional. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini mencakup hasil tes kemampuan memahami dan menceritakan kembali isi cerita sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan memahami isi cerita dari pretest (mean = 65.25) menjadi posttest (mean = 80.50), sementara kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan dari pretest (mean = 64.75) menjadi posttest (mean = 68.00). Dalam hal kemampuan menceritakan kembali isi cerita, kelompok eksperimen juga menunjukkan peningkatan signifikan dari pretest (mean = 62.50) menjadi posttest (mean = 78.75), sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari pretest (mean = 63.00) menjadi posttest (mean = 67.25). Uji-t yang dilakukan mengkonfirmasi bahwa perbedaan antara kelompok eksperimen dan kontrol pada posttest signifikan secara statistik (p < 0.05).
Pengaruh Cooperative Integrated Reading And Composition Terhadap Kemampuan Menulis Dan Membaca Siswa Sekolah
Unaisah Unaisah;
Masrul Masrul;
Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap kemampuan menulis dan membaca siswa sekolah dasar. Metode CIRC menggabungkan kegiatan membaca dan menulis secara kooperatif, yang melibatkan siswa dalam kelompok-kelompok kecil untuk memahami bacaan dan mengembangkan keterampilan menulis. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 9 Tanjunggemuk dengan sampel siswa kelas 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode CIRC secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis dan membaca siswa. Siswa yang diajar menggunakan metode CIRC mengalami peningkatan dalam keterampilan mengorganisir ide, pemahaman bacaan, dan motivasi belajar. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa metode CIRC membantu siswa dalam mengatasi kesulitan dalam penggunaan tata bahasa dan pemilihan kata yang tepat. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan strategi pembelajaran di sekolah dasar untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa.
Kontribusi Organisasi Kepala Sekolah Terhadap Integritas Dan Pengelolaan Kelas Guru Sekolah Dasar
Muhammad Ishak;
Masrul Masrul;
Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak peran organisasi kepala sekolah terhadap integritas dan pengelolaan kelas guru sekolah dasar. Peran organisasi kepala sekolah mencakup penetapan pola perilaku, nilai-nilai, dan norma yang diadopsi oleh seluruh anggota sekolah. Kepala sekolah bertindak sebagai pemimpin dalam menciptakan dan mempengaruhi budaya organisasi di dalam sekolah. Sikap dan tindakan mereka menjadi contoh bagi seluruh anggota sekolah, termasuk guru, dalam membentuk integritas dan praktik pengelolaan kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel guru dari berbagai sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada guru, menilai pengelolaan kelas dan integritas mereka sebelum dan sesudah penerapan strategi organisasi oleh kepala sekolah. Temuan menunjukkan bahwa peran organisasi kepala sekolah secara signifikan meningkatkan integritas dan kemampuan pengelolaan kelas guru sekolah dasar. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi manajemen pendidikan, khususnya dalam implementasi peran organisasi oleh kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja guru di sekolah dasar
PENGARUH GERAKAN LITERASI TERHADAP MINAT BACA DAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA KELAS III SDN 18 PENYAGUN
Evi Daryani;
Musnar Indra Daulay;
Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh gerakan literasi terhadap minat baca dan kemampuan menulis siswa kelas III SDN 18 Penyagun. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan kuesioner yang melibatkan 13 siswa sebagai sampel. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal, sehingga analisis dilanjutkan dengan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam minat baca (nilai t = 3.245, p-value = 0.006) dan menulis (nilai t = 2.958, p-value = 0.012) setelah penerapan program gerakan literasi. Berdasarkan temuan ini, hipotesis bahwa gerakan literasi memiliki pengaruh signifikan terhadap minat baca dan kemampuan menulis siswa diterima. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya implementasi program literasi di sekolah dasar untuk meningkatkan keterampilan dasar siswa dalam membaca dan menulis. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah memperluas sampel dan mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi minat baca dan menulis siswa.
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP MINAT DAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA KELAS IV SD NEGERI 20 TEBUN
Irawati Irawati;
Musnar Indra Daulay;
Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan media audio visual terhadap minat dan kemampuan menulis siswa kelas IV di SD Negeri 20 Tebun. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian quasi-eksperimental. Sampel penelitian terdiri dari 32 siswa kelas IV yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol (kelas IVa) yang menggunakan metode pengajaran konvensional, dan kelompok eksperimen (kelas IVb) yang menggunakan media audio visual. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, dan dianalisis menggunakan uji t untuk mengidentifikasi perubahan signifikan pada minat dan kemampuan menulis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan minat dan kemampuan menulis siswa. Hal ini ditunjukkan oleh perbedaan yang signifikan antara kelompok yang menggunakan media audio visual dan kelompok yang menggunakan metode pengajaran konvensional. Siswa yang belajar menggunakan media audio visual menunjukkan minat dan kemampuan menulis yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan metode pengajaran konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media audio visual efektif dalam meningkatkan minat dan kemampuan menulis siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi media audio visual dalam kurikulum sekolah dasar sebagai salah satu strategi pengajaran yang inovatif dan efektif. Selain itu, disarankan agar guru diberikan pelatihan mengenai penggunaan media audio visual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
Improving Mastery of Science Concepts Using Problem Based Learning Models in Class V in Elementary School
M. Habib Ridho;
Ramdhan Witarsa;
Musnar Indra Daulay;
Nurhaswinda Nurhaswinda;
Putri Hana Pebriana
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33487/edumaspul.v7i1.5002
The background of this study is the low mastery of science concepts by fifth grade students at SDN 008 Salo Timur. This study aims to improve the mastery of science concepts using the problem-based learning model for class V in elementary schools. This research is a class follow-up research, which was carried out in two cycles and each cycle consisted of two meetings. The subjects in this study consisted of 1 teacher and 29 students, while the object was to use a problem-based learning model to improve students' mastery of science concepts. The research instrument consisted of teacher activity observation sheets and student activity observation sheets, test sheets and documentation sheets during the learning process using the problem based learning model. While the data analysis technique used is descriptive qualitative and quantitative analysis. Based on the results of research that has been carried out through 2 cycles, at the second meeting of cycle I mastery of classical mastery of science concepts students only 24.13% in the low category and the average learning value is only 67.03 in the medium category. It is known that there was an increase in students' mastery of science concepts after improvements were made in the second cycle of meeting 2, the classical mastery of students' science concepts was 86.20% in the very high category and the average student learning score was 80.55 in the high category. Based on the results of the study, it can be concluded that if the problem-based learning model is used , it can improve students' mastery of science concepts in class V 008 Salo Timur. Keywords: Mastery of Science Concepts, problem based learning (PBL)
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PROJECT-BASED LEARNING: PERAN MEDIASI MOTIVASI BELAJAR
Yenni Fitra Surya;
Sumianto Sumianto;
Ramdhan Witarsa;
M. Jaya Adi Putra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v7i2.37448
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Project-Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar dan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar, serta menguji peran motivasi belajar sebagai mediator. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan Non-Equivalent Control Group Design yang melibatkan 50 siswa kelas V di salah satu sekolah dasar di Pekanbaru, Riau. Kelas eksperimen menerima pembelajaran berbasis PBL, sementara kelas kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar, tes hasil belajar, dan observasi pelaksanaan PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa dengan efek ukuran besar. Selain itu, hasil belajar IPA siswa pada kelas eksperimen juga lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Analisis mediasi menggunakan model Baron & Kenny menunjukkan bahwa motivasi belajar memediasi sebagian hubungan antara PBL dan hasil belajar. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas PBL tidak hanya terletak pada penyelesaian proyek, tetapi juga pada kemampuannya menumbuhkan motivasi intrinsik siswa yang berdampak pada capaian akademik. Penelitian ini merekomendasikan penerapan PBL sebagai pendekatan yang relevan dan efektif dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar, khususnya dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka.