p-Index From 2021 - 2026
11.683
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AL-Daulah Jurnal Diskursus Islam Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Pilar Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal SENTRALISASI Journal of Health Science and Prevention JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies YUME : Journal of Management Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam Al-Maslahah Al-Musthofa: Journal of Sharia Economics At-tijaroh: Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Islam Jurnal Ekonomika Journal of Management and Business Innovations Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Mu'amalat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah Al-Azhar Journal of Islamic Economics Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam Al-Ahkam : Jurnal Hukum Pidana Islam Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Ekonomika Jurnal Ar-Ribh J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Iqtisaduna Al-Buhuts (e-journal) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Islamic Accounting and Finance Review Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Islamic Economic and Business Journal Journal of Management, Accounting, General Finance and International Economic Issues (MARGINAL) POLICY, LAW, NOTARY AND REGULATORY ISSUES (POLRI) Al-Maqashid: Journal of Economics and Islamic Business Mutanaqishah: Journal of Islamic Banking Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Innovative: Journal Of Social Science Research Moneta: Jurnal Manajemen & Keuangan Syariah Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Business and Investment Review JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin HUMANITIS : Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis AL-SULTHANIYAH Jurnal Ekonomi dan Bisnis Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Socius: Social Sciences Research Journal JSE: Jurnal Sharia Economica Al-Jadwa: Jurnal Studi Islam Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah Maslahah: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah JEBD Anayasa Santri : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Kanun: Jurnal Ilmu Hukum Cross-Border Journal of Business Management Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah At Tawazun Jurnal ekonomi Islam International Journal of Islamic Studies Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Intelek Insan Cendikia Indonesian Journal of Management Studies Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Wasīlah: Journal Of Sharia Sciences HISAB: Jurnal Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah
Claim Missing Document
Check
Articles

Wanita Karir Sebagai Dasar Penggunaan Alat Kontrasepsi Spiral (Analisis Maqasid al-Syariah dan Gender) Ilnawati; Misbahuddin; Mukhtar Lutfi
Jurnal Al-Ahkam: Jurnal Hukum Pidana Islam Vol 3 No 1 (2021): Al-Ahkam Volume 3 Nomor 1 Maret Tahun 2021
Publisher : Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.035 KB) | DOI: 10.47435/al-ahkam.v3i1.525

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan apakah karir dapat menjadi alasan yang dibenarkan dalam Islam untuk menunda kehamilan yang ditinjau dari Maqasid al-Syari’ah dan kesetaraan gender. Diperlukan untuk membahas bagaimana pandangan Islam mengenai wanita karir, pandangan Islam mengenai penggunaan alat kontrasepsi terkhusus kontrasespi spiral, dan bagaimana analisis Maqasid al-Syari’ah dan Gender memandang hal ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, jenis penelitian adalah library research dan menggunakan metode pendekatan historis dan normatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa; Wanita karier yang berkecimpung di ranah publik ada yang mampu menyeimbangkan perannya di ranah domestik(rumah) pula tetapi ada yang tidak mampu menyeimbangkan kedua. Bagi pasangan suami istri yang dikhawatirkan tidak mampu mampu menyeimbangkan perannya di salah satu ranah maka pilihan untuk menunda kehamilan sebagai salah satu alternatif untuk meringankan beban peran yang dijalankan wanita. Perlu diingat kembali bahwa alasan penundaan kehamilan haruslah sesuai dengan alasan yang dibenarkan agama dengan mempertimbangkan kemaslahatan bersama dan salah satu pihak terutama wanita yang akan menjalani peristiwa kehamilan/melahirkan. Alasan maslahat menjadi salah satu argumen kebolehan untuk melakukan kontrasepsi karena pada dasarnya kontrasepsi adalah pilihan terakhir jika seorang wanita mengalami suatu keadaaan yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan dalam menghasilkan keturunan.Adapun pemakaian kontrasepsi berbentuk spiral atau dikenal dengan istilah (UID). Kontrasepsi ini bersifat temporal dan dapat dihentikan penggunaannya. Karena bersifat temporal maka penggunaan ini dibolehkan dalam Islam selagi tidak mencegah kehamilan secara permanen.
PELAKSANAAN TRANSAKSI RAHN TANAH PERTANIAN PETANI TANAH MEA SULAWESI TENGAH Latifah Lanonci; Mukhtar Lutfi; Muhammad Wahyuddin Abdullah
At-tijaroh: Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Islam Vol 6, No 1 (2020): JUNI 2020
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tijaroh.v6i1.2320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan transaksi rahn tanah pertanian dengan adanya persyaratan pengelolaan yang disyaratkan oleh murtahin serta dampak pelaksanaan persyaratan tersebut kepada para petani. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transaksi rahn tanah pertanian dilakukan dalam dua bentuk yaitu tertulis dan tidak tertulis dengan kebanyakan hak pengelolaan akan dilakukan oleh murtahin dan hasil panen yang akan diambil seluruhnya atau dibagi antara rahin dan murtahin
Penerapan Instrumen Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Berdasarkan Prinsip Maslahah Pada BSI Mukhtar Luthfi; Abdul Wahab; Husni Nasir
Al-Azhar Journal of Islamic Economics VOLUME 4 NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37146/ajie.v4i1.118

Abstract

Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) is a sukuk investment instrument published by the state called retail SBSN. CWLS is published as one of the efforts by the Government to develop a productive waqf in Indonesia. The innovation in this project by BI, Finance Ministry, Ministry of State-Owned Enterprises, and BWI. The objective of the sukuk based waqf development is to increase its oprational value by getting various parties involved. Cash Waqf is a sharia financial sector that needs to developed for social welfare in Indonesia. The method used in this article is a descriptive field research.
Family and Government Support for Health Community in To Balo and To Kribo Muhtar Lutfi; Nur Hidayah; Ummu Alfatimah; A Adriana Amal; Syamsiah Rauf
Journal of Health Science and Prevention Vol. 3 No. 3S (2019): Spesial Issue
Publisher : State Islamic University of Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jhsp.v3i3S.295

Abstract

The purpose of this study was to find out family and government support to the community to Balo and to Kribo on health based on social factors and family attachments (kindship and social factors) in the Leininger sunrise enabler. This study uses a qualitative method with an ethnographic approach and representative based sampling as a sampling technique. The subject of this research was the community of To Balo and To Kribo. How to collect data by observation, in-depth interviews, and documentation. The techniques of data analysis and processing employedontent analysis with stages: making data transcripts, determining meaning units, summarizing and organizing data, doing data abstractions, identifying variables and relationships between variables qualitatively, and drawing conclusions. Validating data used source triangulation. The results show that obtained after conducting research on the community of to Balo and to Kribo stated that sickness and health were influenced by family and community support (local government). Both provide a large role in accessing health services.
Kewirausahaan Perempuan pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar : Orientasi Kewirausahaan Dan Kinerja Dimasa Pandemi Covid 19 Rusdi Raprayogha; Mukhtar Lutfi
YUME : Journal of Management Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v4i3.1029

Abstract

Corona virus Disease tahun 2019 (COVID -19) berdampak diberbagai sector salah satunya berdampak pada melemahnya perekonomian dan perubahan lingkungan yang begitu cepat, selain itu terjadi fenomena yang saat ini dimana banyak korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), Pengangguran, dan meningkatnya kasus Perceraian khususnya di Indonesia dimana mencapai 306.688 kasus dan dimakassar sendiri telah mencapai 3.543 Kasus naik 25 % salah satu alasannya dipengaruhi oleh Himpitan ekonomi. Sehingga  mengharuskan setiap orang  untuk dapat bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan Keluarganya, salah satu pengamatan yang terjadi yaitu banyaknya UMKM yang bermunculan yang dipolopori seorang perempuan. Penelitian ini dilakukan di Kota Makassar dengan jumlah Responden 100 orang pelaku UMKM yang dijalankan oleh kaum perempuan muslim di tengah Pandemi Covid 19. Analisis data yang digunakan adalah menganalisis hubungan orientasi  terhadap Kinerja UMKM. Hasil temuan menunjukan Keinovasi, Keberanian dalam Pengambilan Risiko (Risk Taking) dan Keproaktivan berhubungan positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM. Kata Kunci: Inovasi, Risk Taking, proaktif, Kinerja UMKM
Sistem Ekonomi Islam Saleh Al Hadad; Muhtar Lutfi; Abd. Wahab
Jurnal Ekonomika Vol 6 No 2 (2022): JURNAL EKONOMIKA - AGUSTUS
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX - Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37541/ekonomika.v6i2.790

Abstract

Mengacu pada kebutuhan primer dalam ekonomi Islam dikenal sebagai kebutuhan daruriyat, seperti sandang, pangan dan papan. Salah satu kebutuhan sandang adalah pakaian. Perkembangan ekonomi berjalan seiring dengan perkembangan pertumbuhan manusia itu sendiri dan pengetahuan teknologi yang dimiliki. Pembagian kerja sebagai sebuah aktivitas ekonomi telah ditemui sejak generasi pertama. Salah satu sumbangan terbesar ummat Islam kepada umat manusia adalah prinsip keadilan dan pelaksanaanya dalam setiap aspek kehidupan manusia, dimana setiap anggota masyarakat didorong untuk memperbaiki kehidupan material masyarakat. Namun dilihat dari perbedaan keperluan hidup manusia yang harus dipenuhi dengan kegiatan ekonomi dan batasanbatasan yang ada, karena falsafah atau pandangan hidup atau agama, maka terdapat perbedaan dalam pelaksanaan tujuan dan terutama dalam pelaksanaan prinsip ekonomi, persoalan bidang ekonomi adalah membahhas seputar tentang sistim ekononomi Islam. Berdasarkan latar belakang di atas penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut yaitu bagamiana Sistem ekonomi Islam. Adapun tujuan dari penulisan Studi ini merupakan suatu kajian dan perenungan terhadap sistem ekonomi terkait dengan masalah riba dan dampaknya dalam masyarakat. Berdasarkan garis-garis besar yang terdapat dalam Al-Qur’an umat Islam wajib menjadikan kitab suci Al-Qur’an sebagai sumber utama untuk membahas segala hal yang diperlukan oleh manusia dalam menjalani kehidupan termasuk salah satunya adalah perekonomian. Sistem ekonomi Islam yang telah digariskan oleh ketentuan syari’at tersebutlah yang menjadi pegangan utama bagi manusia, jika ketentuan tersebut ditaati dengan penuh keimanan dan konsistensi maka akan tercapai kesejahteraan dan kebahagian hidup ummat manusia di dunia maupun di akherat. Jika tidak ditaati maka akan selalu terjadi berbagai masalah kedholiman dan ketidakadilan dalam bidang ekonomi. Bahwa sistem ekonomi Islam memiliki peluang besar untuk maju dan berkembang bahkan memimpin ekonomi dunia jika dijalankan dengan teknik dan metode yang profesional, canggih dan terus dikembangkan sesuai jamannya. Tidak hanya bersifat filosofis, idiologis dan normatif, yang lebih penting adalah berjalannya sistem ekonomi Islam secara riil di tengah masyarakat dan memberi solusi berbagai kedholiman dan ketidakadilan yang tidak bisa disolusi oleh sistem ekonomi non-Islam.
Sistem Ekonomi Islam dan Kesejahteraan Ummat Ahsun Inayati; Muhtar Lutfi; Abd. Wahab
Jurnal Ekonomika Vol 6 No 2 (2022): JURNAL EKONOMIKA - AGUSTUS
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX - Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37541/ekonomika.v6i2.791

Abstract

Salah satu aspek penting yang terkait dengan hubungan antara manusia adalah ekonomi. Ekonomi Islam memiliki prinsip yang bersumber dari Al-quran dan Al-hadits. Prinsip tersebut bersifat abadi seperti prinsip tauhid, adil, maslahat, kebebasan dan tangung jawab, persaudaraan, dan sebagainya. Prinsip ini menjadi landasan kegiatan ekonomi islam yang secara teknis operasional selalu berkembang dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan zaman dan peradaban yang dihadapi manusia. Contoh variabel yang dapat berkembang antara lain aplikasi prinsip mudhamalah (interaksi). Dalam ekonomi Islam, kebahagiaan hidup justru diberikan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. kepada siapa saja (laki-laki dan perempuan) yang mau melakukan amal kebaikan disertai dengan keimanan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Sebagaimana yang disebutkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. Dalam Surat An-nahl ayat 97, sedangkan tiga indicator untuk mengukur kesejahteraan dan kebahagiaan adalah pembentukan mental (tauhid), konsumsi, dan hilangnya rasa takut dan segala bentuk kegelisahan, sebagaimana yang disebutkan Allah Subhanahu wa ta’ala.
Sistem Ekonomi Islam Saleh Al Hadad; Muhtar Lutfi; Abd. Wahab
Jurnal Ekonomika Vol 6 No 2 (2022): JURNAL EKONOMIKA - AGUSTUS
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX - Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37541/ekonomika.v6i2.790

Abstract

Mengacu pada kebutuhan primer dalam ekonomi Islam dikenal sebagai kebutuhan daruriyat, seperti sandang, pangan dan papan. Salah satu kebutuhan sandang adalah pakaian. Perkembangan ekonomi berjalan seiring dengan perkembangan pertumbuhan manusia itu sendiri dan pengetahuan teknologi yang dimiliki. Pembagian kerja sebagai sebuah aktivitas ekonomi telah ditemui sejak generasi pertama. Salah satu sumbangan terbesar ummat Islam kepada umat manusia adalah prinsip keadilan dan pelaksanaanya dalam setiap aspek kehidupan manusia, dimana setiap anggota masyarakat didorong untuk memperbaiki kehidupan material masyarakat. Namun dilihat dari perbedaan keperluan hidup manusia yang harus dipenuhi dengan kegiatan ekonomi dan batasanbatasan yang ada, karena falsafah atau pandangan hidup atau agama, maka terdapat perbedaan dalam pelaksanaan tujuan dan terutama dalam pelaksanaan prinsip ekonomi, persoalan bidang ekonomi adalah membahhas seputar tentang sistim ekononomi Islam. Berdasarkan latar belakang di atas penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut yaitu bagamiana Sistem ekonomi Islam. Adapun tujuan dari penulisan Studi ini merupakan suatu kajian dan perenungan terhadap sistem ekonomi terkait dengan masalah riba dan dampaknya dalam masyarakat. Berdasarkan garis-garis besar yang terdapat dalam Al-Qur’an umat Islam wajib menjadikan kitab suci Al-Qur’an sebagai sumber utama untuk membahas segala hal yang diperlukan oleh manusia dalam menjalani kehidupan termasuk salah satunya adalah perekonomian. Sistem ekonomi Islam yang telah digariskan oleh ketentuan syari’at tersebutlah yang menjadi pegangan utama bagi manusia, jika ketentuan tersebut ditaati dengan penuh keimanan dan konsistensi maka akan tercapai kesejahteraan dan kebahagian hidup ummat manusia di dunia maupun di akherat. Jika tidak ditaati maka akan selalu terjadi berbagai masalah kedholiman dan ketidakadilan dalam bidang ekonomi. Bahwa sistem ekonomi Islam memiliki peluang besar untuk maju dan berkembang bahkan memimpin ekonomi dunia jika dijalankan dengan teknik dan metode yang profesional, canggih dan terus dikembangkan sesuai jamannya. Tidak hanya bersifat filosofis, idiologis dan normatif, yang lebih penting adalah berjalannya sistem ekonomi Islam secara riil di tengah masyarakat dan memberi solusi berbagai kedholiman dan ketidakadilan yang tidak bisa disolusi oleh sistem ekonomi non-Islam.
Sistem Ekonomi Islam dan Kesejahteraan Ummat Ahsun Inayati; Muhtar Lutfi; Abd. Wahab
Jurnal Ekonomika Vol 6 No 2 (2022): JURNAL EKONOMIKA - AGUSTUS
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX - Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37541/ekonomika.v6i2.791

Abstract

Salah satu aspek penting yang terkait dengan hubungan antara manusia adalah ekonomi. Ekonomi Islam memiliki prinsip yang bersumber dari Al-quran dan Al-hadits. Prinsip tersebut bersifat abadi seperti prinsip tauhid, adil, maslahat, kebebasan dan tangung jawab, persaudaraan, dan sebagainya. Prinsip ini menjadi landasan kegiatan ekonomi islam yang secara teknis operasional selalu berkembang dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan zaman dan peradaban yang dihadapi manusia. Contoh variabel yang dapat berkembang antara lain aplikasi prinsip mudhamalah (interaksi). Dalam ekonomi Islam, kebahagiaan hidup justru diberikan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. kepada siapa saja (laki-laki dan perempuan) yang mau melakukan amal kebaikan disertai dengan keimanan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Sebagaimana yang disebutkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. Dalam Surat An-nahl ayat 97, sedangkan tiga indicator untuk mengukur kesejahteraan dan kebahagiaan adalah pembentukan mental (tauhid), konsumsi, dan hilangnya rasa takut dan segala bentuk kegelisahan, sebagaimana yang disebutkan Allah Subhanahu wa ta’ala.
Al-Falah Dalam Wakaf Tunai Askar Fatahuddin; Muslimin Kara; Mukhtar Lutfi; Wahyuddin Abdullah
Jurnal Iqtisaduna Vol 4 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v4i2.6954

Abstract

Knowing the mechanisms in management of waqf management is very important to know both individuals and waqf institutions. The Indonesian Charity Foundation continues to make efforts to achieve maximum prosperity. However, what is the management if reviewed by fiqh, compilation of Islamic law and Law no. 4 of 2004 concerning representatives. This study uses a type of qualitative research with descriptive analysis and socio-historical approach to determine the observed organizational behavior. Exploration of the foundation's programs, events, and activities was analyzed by a normative theological approach (fiqh, KHI) and the law to find out the implementation of cash waqf activities in a review of compilation of Islamic law and legislation on representation. Until finally it was discovered the management of cash waqf management, and knew the mechanism for the distribution of cash waqf management benefits based on the principles of "Giving", "Inspiring" and "Ikhlas" in establishing mauquf alaihi.
Co-Authors A. Adriana Amal Abd. Hafid Abd. Wahab Abd. Wahab Abd. Wahab Abdul Khaliq Abdul Wahab Abdul Wahab Abdul Wahid Haddade Abdullah AF Abdullah, Muhammad Wahyuddin Abdullah, Wahyuddin Abdullah, Wahyuddin Achmad Musyahid Idrus ADRIANI ADRIANI Afna Eka Widyastuti Agus Syam Ahmad Muhajir, Ahmad Ahsun Inayati Aisyah Aisyah Akram Ista Akramunnas Ambo Asse Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin K Amiruddin Kadir Amiruddin.K Andhini Putri Novianti Andi Abdul Gaffar Andi Irhamnia Sakinah Andi Niken Ayu N.F Andi Sri Mutmainna Andi Tihardimanto Andi Wawan Mulyawan Andika Akbar Anisa Utami Novianty Ar Rozi, Habib Aziz Arlina Wiyata Gama Arsyadi, Baso Askar Fatahuddin Asmira, Sri Asni Asni Asri Jaya Asriadi Arifin Adi Azizah Nurdin, Azizah Azmi Yusriyah Naurah Azwar Azwar Basri, Muh. Arfah BN, Andi Muh. Taqiyuddin Dedi Susanto Desy Arum Sunarta Devy Wulandari Dian Sari Djafar Djafar Eka Febrianti Ervina Hijrah Nirwana Fatahuddin, Askar Fauziah Sulaiman Febrianti, Rachma Ferianti Ririn Fitriah Ningsih G. Gunawan Ghalib, Muhammad Gunawan Gunawan Halik, Abdul Chadjib Hamdana Hamdana Hamzah Hasan Harni hasim, cani Hasisa Haruna Herianti Herman, Muhammad Akbar Husni Nasir Ilham , Muhammad Ilham Ilham Ilnawati Ismail Hasang Ismail Ismail Iva Ashari Ananda Jayawarsa, A.A. Ketut K, Amiruddin Kadir , Amiruddin Kadir, Amiruddin Latifah Lanonci Lince Bulutoding Lohalo, Georges Olemanu Lubnaa Sulistiyani Kartiko M, Misbahuddin M. Fadel, M. Fadel Mallongi, Syahrir Maryam Nurdin, Maryam Mau Lulo, Lourenco de Deus Muammar Bakry Muhammad Affandi AR Muhammad Afief Mubayyin Muhammad Fadel Muhammad Mutawalli Muhammad Nasri Katman Muhammad Rustam Saputra Muhammad Saleh Ridwan Muhammad Saleh Tajuddin Muin, Rahmawati Mukhlis Latif Mulkiyah Zul Fadhilah Muslimah Muslimah Muslimin Kara Mutawalli, Muhammad Nadya Haruna Nasir Hamzah Nasrullah Bin Sapa Nelia Syafriawati Nur Hidayah Nuraulia Aco Dahrul Nurfiah Nurfiah Nurhasnaini. H Nurhidayat Nurhidayat Nurjannah Nurjannah NURLAELA NURLAELA Nurlina Nurlina Nurlina Nurlina Nurul Pratiwi Nurum, Munawir Nurvadillah Nurvadillah Nurwijayanti Paskual, Meity Ferdiana Purnamaniswaty, Purnamaniswaty Purnomo, Anggi Putra, Trisno Wardy Putri Ayu Ramadhani Putrisarira , Wahyuni Rachma Febriyanti Rahadi Arie Hartoko Rahmawati Muin Rahmawati Muin Rahmawati Muin Ramlah Ramlah Rayyahun, Annisa Reni Reni Reskiani, Anugrah Ri Esso*, Andi Sawe Ridwanto Rini Fitriani Risnawati Risnawati Rizky Amaliyah Ramdhani Ilham Rosdianah Rahim Rusdi Raprayogha Saharuddin Sahdiah Desriana Karim Sahrul Gunawan Saiful Muchlis Saleh Al Hadad Samsunar, Muh. Sapa, Nasrulla Bin Sapsuha, Mubasysyyratul Ummah Sari Ifdiana Jalal selmiana salam selmi Shahrin, Attori Alfi Siradjuddin Siradjuddin, Siradjuddin Sirajuddin Sri Mulyati Sri Muntu, Andi Tenri Sri Syamsiar, Indriyani Sudarmi Sudarmi Sufiana Fahmi Sufiani Zahra Sugianto Sukmana, Ahyana Syahila Sumar’in Sumar’in Suparman Suparman Supriadi Syahidah Rahmah Syahruddin Kadir Syamsiah Rauf Syarif, Muhammad Isra Syarifa Khaerunnisa Syatar, Abd Tacong, Hamzah Taqiyuddin BN, Andi Muh. Tihardimanto, A. Titin Hardianti Ummu Alfatimah Vera Ayu Oktoviasari Virgiawan, A. M. Luthfi virgiawan, luthfi Wahyuddin Abdullah Wardy Putra, Trisno Yohan Yohan Yusnita