Perumusan tujuan pembelajaran merupakan komponen penting dalam desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Meskipun Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan Taksonomi Bloom Revisi telah banyak digunakan dalam pengembangan tujuan pembelajaran, kajian yang mengintegrasikan kedua konsep tersebut secara kontekstual sesuai karakteristik materi PAI dan tuntutan Kurikulum Merdeka masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep perumusan tujuan pembelajaran PAI berbasis HOTS dan Taksonomi Bloom Revisi, mengidentifikasi implementasinya pada berbagai jenjang pendidikan, serta merumuskan prinsip penerapannya dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari buku ilmiah, artikel jurnal bereputasi, dokumen kebijakan Kurikulum Merdeka, serta literatur klasik dan kontemporer yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa HOTS dan Taksonomi Bloom Revisi merupakan kerangka yang efektif dalam perumusan tujuan pembelajaran PAI apabila diterapkan secara kontekstual dengan mempertimbangkan karakteristik materi, perkembangan kognitif peserta didik, serta keterpaduan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini juga menghasilkan sintesis konseptual bahwa penerapan HOTS dalam PAI tidak dapat disamaratakan pada seluruh materi, melainkan perlu disesuaikan dengan karakter materi yang bersifat qath'i, ta'abbudi, maupun ijtihadi. Selain itu, perumusan tujuan pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka perlu diselaraskan dengan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan asesmen autentik agar pembelajaran PAI mampu mengembangkan kompetensi peserta didik secara holistik tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman.