p-Index From 2021 - 2026
9.125
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Kesehatan PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Profesi Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology (Majalah Obstetri dan Ginekologi Indonesia) Media Ilmu Kesehatan The Southeast Asian Journal of Midwifery GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan EMBRIO : Jurnal Kebidanan Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Jurnal Kesehatan Madani Medika Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Pengabdian Dharma Bakti JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Jurnal Ners Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kebidanan Indonesia Jurnal Health Sains Community Empowerment Jurnal Cakrawala Promkes Journal SAGO Gizi dan Kesehatan IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE) Mejuajua Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Aptekmas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Jarlit Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Kesehatan Akimal Jurnal Multidisipliner Kapalamada Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal Research Midwifery Politeknik Tegal PARADIGM : JOURNAL OF MULTIDISCIPLINARY RESEARCH AND INNOVATION Holistik Jurnal Kesehatan JPKM Cahaya Negeriku Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Intervensi Parenting Education untuk Menurunkan Risiko Stunting dan Wasting: Pendekatan Pola Asuh Holistik di Desa Srikayangan Sentolo Yogyakarta Tri Sunarsih; Kharisma; Ari Okta Viyani; Suyitno Suyitno; Murry Harmawan Saputra; Jeki Mediantari Wahyu Wibawanti; Endah Puji Astuti; Elvika Fit Ari Shanti
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 8 No 1 (2026): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v8i1.1996

Abstract

Masalah stunting dan wasting pada anak usia dini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, sehingga diperlukan upaya peningkatan kapasitas kader posyandu melalui intervensi parenting education berbasis pola asuh holistik guna mendukung pencegahan gizi buruk secara berkelanjutan di tingkat desa. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang pencegahan stunting, wasting, serta pentingnya pola asuh holistik pada anak usia dini di Desa Srikayangan, Sentolo, Yogyakarta. Program telah dilaksanakan dalam bentuk ceramah interaktif, diskusi, dan simulasi kasus, dengan pemberian materi SDIDTK serta edukatif kit kepada peserta. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen satu kelompok dengan pretest-posttest guna mengetahui efektivitas intervensi edukatif. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan kader sebesar 72%, dari skor 54,8 menjadi 94,2 setelah kegiatan. Peningkatan paling tinggi tercapai pada aspek pemahaman tentang definisi, pencegahan, dan dampak stunting serta wasting, diikuti oleh aspek pola makan dan gizi anak. Temuan ini membuktikan bahwa pemberdayaan kader melalui parenting education efektif mendukung peran kader sebagai fasilitator edukasi keluarga dan mendorong pencegahan gizi buruk secara berkelanjutan di tingkat desa.
ANALISIS MULTIVARIAT FAKTOR PENGETAHUAN, SIKAP, BUDAYA, DAN MOTIVASI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI PRANIKAH UNTUK MENCEGAH STUNTING Sunarsih, Tri
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 5 No 1 (2026): EDISI APRIL 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v5i1.237

Abstract

Latar Belakang penelitian ini bahwa stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang perlu dicegah sejak masa prakonsepsi. Kesehatan reproduksi pranikah berperan penting dalam mempersiapkan kehamilan yang sehat, namun faktor pengetahuan, sikap, budaya, dan motivasi sering dianalisis secara terpisah sehingga belum memberikan gambaran yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengetahuan, sikap, budaya, dan motivasi terhadap kesehatan reproduksi pranikah pada calon pengantin menggunakan analisis multivariat. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional dilakukan di KUA Kabupaten Kulon Progo. Sampel sebanyak 260 responden dipilih menggunakan proportionate random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner valid dan reliabel, kemudian dianalisis menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian yaitu seluruh variabel independen signifikan pada model awal (p<0,001). Namun, pada analisis multivariat hanya pengetahuan yang berpengaruh signifikan (p<0,001; OR=3,130). Variabel sikap, budaya, dan motivasi tidak signifikan (p>0,05), meskipun menunjukkan kecenderungan positif. Model menjelaskan 52,9% variasi (Nagelkerke R²=0,529). Kesimpulan penelitian ini bahwa pengetahuan merupakan faktor dominan yang mempengaruhi kesehatan reproduksi pranikah. Peningkatan edukasi kesehatan reproduksi pada calon pengantin diperlukan untuk meningkatkan kesiapan prakonsepsi dan mendukung pencegahan stunting.
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP NYERI DISMENORE PADA REMAJA: LITERATURE REVIEW Astrit Novitaningsih; Maharani Lentera Putri; Uswatun Khasanah; Tri Sunarsih; Dechoni Rahmawati
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v10i1.1388

Abstract

Dysmenorrhea is pain in the lower abdomen before and during menstruation. Dysmenorrhea is not dangerous, but can interfere with physical activities and if left untreated can be annoying and cause discomfort. According to WHO (World Health Organization), dysmenorrhea was found in 1,769,425 (90%) women, of which 10-15% suffered from severe dysmenorrhea. Dysmenorrhea pain can be treated non-pharmacologically, one way is by using warm compresses. The aim of this literature review is to determine the effect of giving warm compresses to adolescents on the intensity of dysmenorrhea pain. The design used is a literature review. Literature search through several international and national literature search databases including Google Scholar, Mendeley, and Garuda. The study sources used from 2017-2022 used PRISMA. After selecting 6 journals that met the criteria and showed how applying warm compresses helped dysmenorrhea patients feel better, a review was carried out. Based on the articles collected, the results showed that warm compresses can reduce dysmenorrhea pain.
Determinanan Kedewasaan Usia Perkawinan Berdasarkan Pengetahuan, Sikap, Budaya, Motivasi Tri Sunarsih
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 17 No 01 (2026): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v17i01.756

Abstract

Latar belakang: Pernikahan usia dini masih menjadi masalah global dan nasional yang berdampak pada kesehatan, sosial, dan kualitas sumber daya manusia. Kedewasaan usia perkawinan dipengaruhi oleh berbagai faktor multidimensional seperti pengetahuan, sikap, budaya, keyakinan, motivasi, pendidikan, dan usia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kedewasaan usia perkawinan pada remaja pranikah di Kabupaten Kulon Progo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah remaja pranikah dengan sampel sebanyak 260 responden yang diperoleh menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5% dan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis melalui uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa model signifikan (p=0,000) dengan nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,522 dan akurasi klasifikasi sebesar 83,5%. Variabel pengetahuan (p=0,004; OR=2,597) dan sikap (p=0,002; OR=2,292) berpengaruh signifikan terhadap kedewasaan usia perkawinan, sedangkan budaya dan motivasi tidak signifikan. Kesimpulan: Pengetahuan dan sikap merupakan determinan utama kedewasaan usia perkawinan, sehingga intervensi edukasi dan pembentukan sikap positif menjadi strategi penting dalam pencegahan pernikahan usia dini.
Pelatihan Manajemen Usaha untuk Inovasi Pangan Lokal Bergizi Edhy Tri Cahyono; Endah Puji Astuti; Pramitha Sari; Tri Sunarsih; Elvika Fit Ari Shanti
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 7 No 2 (2025): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v7i2.1728

Abstract

Masalah gizi pada anak usia sekolah masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan prevalensi stunting yang cukup tinggi dan berdampak pada perkembangan fisik, kognitif, dan prestasi belajar. Salah satu strategi penting adalah penguatan usaha kecil berbasis pangan lokal bergizi agar mampu menyediakan produk sehat dan terjangkau untuk mendukung program makan bergizi. Namun, pelaku usaha pangan, khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT), sering menghadapi kendala dalam manajemen usaha, pencatatan keuangan, dan strategi pemasaran, sehingga daya saing produk masih rendah. Metode: Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui pelatihan manajemen usaha untuk inovasi pangan lokal bergizi di Kalurahan Demangrejo, Kapanewon Sentolo, Kulon Progo. Metode yang digunakan bersifat partisipatif-aplikatif dengan kombinasi ceramah interaktif, praktik langsung, diskusi kelompok, serta evaluasi pre-test dan post-test. Peserta berjumlah 30 orang anggota KWT yang memiliki antusiasme dalam pengembangan usaha pangan. Hasil: kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta. Rata-rata skor pengetahuan meningkat 56,9% meliputi aspek manajemen usaha, pencatatan keuangan sederhana, dan strategi pemasaran. Peserta mampu menghasilkan produk pangan olahan berbasis lokal (abon lele dan ayam dengan fortifikasi daun kelor) yang tidak hanya bergizi tetapi juga bernilai ekonomi. Selain itu, peserta berhasil menyusun rencana pemasaran sederhana, termasuk pemanfaatan media sosial dan kemasan menarik. Sebagian besar peserta menyatakan minat untuk mengembangkan usaha berbasis kelompok maupun individu. Kesimpulan: Pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas manajemen usaha dan keterampilan inovasi pangan lokal bergizi. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada penguatan ekonomi rumah tangga, tetapi juga berkontribusi pada penyediaan makanan sehat untuk anak sekolah. Program ini berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan menyesuaikan potensi pangan lokal setempat
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Demonstrasi Pembuatan Abon Lele dan Ayam Terfortifikasi Daun Kelor dan Bayam Merah sebagai Upaya Pencegahan Stunting Endah Puji Astuti; Edhy Tri Cahyono; Pramitha Sari; Tri Sunarsih; Elvika Fit Ari Shanti
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 7 No 2 (2025): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v7i2.1729

Abstract

Background: Stunting remains a serious chronic nutritional problem in Indonesia, impacting physical and cognitive development, and long-term productivity. One preventative measure is to increase public access to nutritious, affordable, and easily accepted local food for children. The innovation of shredded meat floss made from catfish and chicken fortified with moringa leaves and red spinach offers a food alternative high in protein, iron, vitamin A, and antioxidants. Method: This community service activity was carried out through a demonstration of making fortified shredded meat floss using a participatory-educational approach. The method included a short lecture on nutrition and stunting, hands-on practice in making shredded meat floss, interactive discussions, and pre-test, post-test, and organoleptic product evaluations. Participants were 30 members of the Women Farmers Group (KWT) in Demangrejo Village, Sentolo, Kulon Progo, who play a strategic role in family food management. Results: The activity showed a 32% increase in participants' knowledge regarding balanced nutrition and stunting prevention. 80% of participants were able to name local food ingredients rich in protein and iron and understood the stages of making fortified shredded meat floss. Participant participation reached over 80% throughout all stages of the demonstration. The resulting fortified shredded meat received positive organoleptic ratings, with 90% rating the taste as savory, 83.3% rating the aroma as fragrant, and 80% rating the texture as crispy. Some participants expressed interest in developing the product as a home business due to its ease of preparation, availability of raw materials, and its market value. Conclusion: This demonstration activity successfully increased the community's capacity to utilize nutritious local food to prevent stunting.
Pelatihan Pembuatan Jelly Drink Bergizi Terfortifikasi Bayam Hijau dan Bayam Merah untuk Anak Tri Sunarsih; Endah Puji Astuti; Edhy Tri Cahyono; Pramitha Sari; Elvika Fit Ari Shanti
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 7 No 2 (2025): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v7i2.1730

Abstract

Background: Nutritional problems in children, particularly stunting, anemia, and malnutrition, remain a serious challenge in Indonesia. Children's low interest in consuming vegetables and limited family skills in processing local foods are factors that exacerbate this condition. One innovative solution is the development of Supplementary Feeding (PMT) products based on nutritious, attractive, and affordable local foods, such as jelly drinks fortified with green spinach and red spinach. Methods: This community service activity was carried out through skills-based training with a participatory-applicative approach. The methods used included interactive lectures, demonstrations, direct practice, group discussions, and evaluation with pre-tests, post-tests, and skills observations. The training participants were 30 Posyandu cadres in Demangrejo Village, Sentolo Subdistrict, Kulon Progo, who were selected because they have a strategic role in nutrition education and stunting prevention programs. Results: The results of the activity showed a significant increase in the knowledge and skills of the participants. The average knowledge score increased by 46.7% after the training, particularly regarding the nutritional benefits of green spinach, red spinach, and moringa leaves, processing techniques, and principles of maintaining nutritional content during cooking. All participants successfully made their own fortified jelly drink, producing a product with a natural bright color, soft sweetness, and a chewy texture, and received positive assessments in organoleptic tests. Furthermore, most participants expressed interest in applying these skills at home, both for family consumption and as a small business opportunity. Conclusion: This training effectively increased the capacity of integrated health post (Posyandu) cadres in utilizing local foods for innovative PMT (Food and Nutritional Supplements). The impact not only increased nutritional knowledge and skills but also has the potential to strengthen family food security and open up opportunities for community economic empowerment. This activity can be replicated in other regions by adapting to the potential of local food sources.
Uji Organoleptik dan Tingkat Kesukaan Produk Sereal (Madu, Kurma, Kelor, Susu, Katuk, Alpukat) sebagai Minuman Fungsional untuk Memperlancar ASI Elvika Fit Ari Shanti; Tri Sunarsih; Endah Puji Astuti; Herwinda Kusuma Rahayu
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/cwmf6a38

Abstract

Breast milk provides numerous benefits; however, many mothers face challenges in providing exclusive breastfeeding, one of which is insufficient milk production. This study aimed to evaluate the organoleptic properties and acceptance level of Mamakesuka cereal as a functional beverage to support breast milk production. The study employed an experimental design using a Completely Randomized Design (CRD). Organoleptic testing and acceptance assessment were conducted with 30 trained panelists. The results showed that formulation L2 was the most preferred. The color most frequently selected was dark brown but still acceptable (70.0%), the taste was described as naturally sweet and savory and well liked (56.7%), the aroma was considered distinctive (56.7%), and the texture was perceived as soft, slightly dense, and crunchy (86.7%). In the acceptance test, formulation L2 was also the most favored, with color rated as “very liked” (70.0%), taste as “liked” (63.3%), aroma as “liked” (53.3%), and texture as “liked” (76.7%). In conclusion, formulation L2 was identified as the best Mamakesuka cereal formulation based on organoleptic evaluation and consumer acceptance, indicating its potential for further development as a locally based functional food product.
INTERVENSI PARENTING EDUCATION UNTUK MENURUNKAN RISIKO STUNTING DAN WASTING: PENDEKATAN POLA ASUH HOLISTIK Yanita Trisetyaningsih; Tri Sunarsih
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 12 No 1 (2026): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : LPPM STIKes BHAKTI HUSADA CIKARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jkb.v12i1.284

Abstract

Stunting and wasting are major nutritional problems in toddlers that impact their growth and development, necessitating community-based educational interventions. Integrated service post (Posyandu) cadres, particularly those for toddlers, have a strategic role as health education agents, but limited knowledge poses a challenge in prevention efforts. This study aims to analyze the influence of parenting education on increasing the knowledge of integrated health post (Posyandu) cadres regarding the prevention of stunting and wasting through a holistic parenting approach.. This study used a quantitative pre-experimental design with a one-group pretest–posttest design approach. The sample in this study was 78 Posyandu cadres using a total sampling technique. The instrument used in this study was a knowledge questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was carried out descriptively and inferentially using the Shapiro–Wilk test and paired sample t-test. The results showed an increase in the average knowledge score from 54.8 to 94.2 with a difference of 39.4 points (p < 0.001), indicating a significant difference before and after the intervention. Thus, parenting education interventions showed effective results in improving the knowledge of integrated health post (Posyandu) cadres. In conclusion, empowering cadres through holistic parenting-based education can be an effective strategy in supporting the prevention of stunting and wasting sustainably at the community level. Recommendation: Parenting education programs based on holistic parenting need to be implemented sustainably and integratedly through the empowerment of integrated health post (Posyandu) cadres to improve efforts to prevent stunting and wasting at the community level.
Deteksi Dini Terjadinya Stunting Berdasarkan Faktor Risiko Berbasis Mobile di Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta SUSANTI, REVITA; SUNARSIH, TRI; HAKIMI, MOHAMMAD; ZAKIAH ZULFA, SITI; SAPUTRA, RAHMAT; NINDYA KIRANA, DESI
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 17 No 2 (2026): Jurnal Kesehatan (on progress)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v17i2.1538

Abstract

Background: In 2017, out of 11 countries in Southeast Asia, Indonesia ranked second for the country with the highest number of stunting events, 36.4%. The need for screening / early detection of stunting based on risk factors to prevent stunting in children. Purpose: To detect the risk of stunting based on mobile-based risk factors in Gunungkidul Regency, Yogyakarta. Methods: This research is an analytic survey with cross sectional approach. The sample was 98 mothers and their children aged 6-12 months with a quota sampling. In determining stunting risk categories based on risk factors, a data mining process is carried out using the C4.5 algorithm in predicting stunting in children with the results of categories in the form of risk and no risk of stunting. Data analysis was performed using univariate analysis, D2S application validity test (Deteksi Dini Stunting), and D2S application system feasibility test. Results: The results of the D2S application validity test found a sensitivity value of 20% (95% CI 5.67% -50.98%), specificity 97.73% (95% CI 92.09% - 99.37%) and an accuracy of 89.79%. Based on the results of the feasibility test application using the user acceptence questionnaire on 20 users it was found that as many as 19 people (95%) stated that the D2S application was very feasible and as many as 1 person (5%) stated it was fit to use. Conclusion: The D2S application is less sensitive in detecting the risk of stunting in children, but is very precise in detecting no risk of stunting in children.
Co-Authors Abidah, Alief Nur Insyiroh Airin, Claude M. Alfie Ardiana Sari anaser, Novadri Andriyani Astuti Angga Eko Pramono Anggawijayanto, Erydani Anjani Martia Luciana Annisa Alfitri Ari Okta Viyani Astrit Novitaningsih Astuti, Endah P. Astuti, Endah Uji Bambang Retnoaji Bangun Prajanto Nusantoro Bhisma Murti Budi Rahayu, Budi Claude Mona Airin Dechoni Rahmawati Dewi Rokhanawati, Dewi Dheny Rohmatika Dhesi Ari Astuti, Dhesi Ari Dhiva Biancha Salsabhila Dian Puspitasari Dian Puspitasari Dini, Aknes Dwi Larasati Dwi Larasati, Dwi Edhy Tri Cahyono Ekawati ekawati Ekawati Ekawati elfira rosa pane, elfira Elvika Fi Ari Shanti Elvika Fit Ari Shanti Elvika Fit Ari Shanti Elvika Fit Ari Shanti, Elvika Fit Ari Endah Puji Astuti Endah Puji Astuti, Endah Puji Erna Wati Erni Kurniawati Erwan Syah, Muhammad Fasion, Arisah Fifin Dewi Fitriani Fit Ari Shanti, Elvika Fitri Handayani Fitriani, Fifin Dewi Friska Nurul Hikmah GANA RENDRA WINARTI Heri Herawan Herwinda Kusuma Rahayu Hestiasih Nirwanto Hikmah, Friska Nurul Ida Nursanti Indah Permatasari Indah Permatasari Jeki Mediantari Wahyu Wibawanti Kartini, Farida Khairiyah, Fuji Yaumil Kharisma Kharisma Kharisma Sunarsih Khoirun Nisa Kholisah, Alfina Nur Kristanto Kristanto Kumorojati, Ratih laili rahmatul ilmi Lily Yulaikhah Luluk Rosida Maharani Lentera Putri Mahendra Wijaya Marzuki, Hasan Mawarti, Triyani Menik Sri Daryanti Mohammad Hakimi Mualifah, Nita Azimatul Muhammad Erwan Syah Muhammad Habibi Murry Harmawan Saputra Nendhi Wahyunia Utami Ni nyoman Y. Abriyani Nindya Kirana, Desi Novita Widy Astuti Nst, Aisyah Amalia Nur Rahmawati Sholihah Nuraina Nuraina Nurul Makiyah Nurviyanti Octavia Nurwijayanti Okta Viyani, Ari Prajna Galuh Pangestuti Pramitha Sari Pramitha Sari Praptana Praptana Pratiwi, Cesa Septiana PUDJI ASTUTI Puji Astuti, Endah Puji Astuti, Endah Purnamaningsih, Nur Aini Purnamaningsih, Nur’Aini Puspita, Kori Rahayu, Herwinda Kusuma Rahmawati, Dechoni Ratna Prahesti Rizki Wahyuning Damayanti Rosdiana RR. Ella Evrita Hestiandari Rukmi, Dwi Kartika Sahnti, Elvika Fit Ari Sapja Anantanyu Saputra, Rahmat Saragih Sidahuruk, Helga Kristiani Sarmin Sarmin Shanti, Elvika F. A. Shanti, Elvika Vit Ari Sis Wuryanto Siti Nur Djannah Soffan, Alan Srimiayu Karatahe Sujono Riyadi Suryo Nugroho Markus Susanti, Revita Suwarno Suwarno Suwarno Suyitno Suyitno Syah, Muhammad E. Syairaji Uswatun Khasanah Utami, Nendhi Wahyunia Viyani, Ari Okta Yanita Trisetyaningsih Yohana, Beby Yuli Astuti yulinda linda Yulinda, Dwi Zakiah Zulfa, Siti