Claim Missing Document
Check
Articles

Implementation of Reproductive Health Services for Female Prisoners at Class IIA Women's Penitentiary in Bandung Elhana Theodora Simanungkalit; Dedah Ningrum; Iis Aisyah
Viva Medika Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v17i1.1344

Abstract

A convict is someone who is being rehabilitated by a state institution. However, prisoners have the right to good health, including reproductive health. This research aims to describe the implementation of reproductive health services for female prisoners at the Class IIA Women's Penitentiary in Bandung. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach. There were 5 participants in this study who were determined using purposive sampling techniques according to the inclusion and exclusion criteria. The results of this study describe six themes: prevention of infectious diseases and non-communicable diseases (NCDs) through routine health education/screening, improving healthy lifestyles for female prisoners through regular exercise, menstrual hygiene services for female prisoners in prisons, providing balanced nutrition for prisoners' reproductive health, efforts to overcome stress for female inmates, and nurturing services from correctional officers in preventing sexual violence.
Preliminary Studies : Digital-Based Family Health Education on Prevention of Anemia in Junior High School Students Ningrum, Dedah; Hufad, Achmad; Wahyudin, Uyu; Suryadi, Ace
Jurnal Paedagogy Vol. 11 No. 3 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v11i3.11913

Abstract

This study aims to describe a digital-based family health education model for the prevention of anemia in Junior High School Students. This study used a descriptive method with a quantitative approach involving 100 families of female students, who filled out questionnaires regarding their knowledge of anemia, health education, use of digital media, and knowledge and compliance with consuming iron tablets. The data analysis technique in this research used frequency distribution. The results showed that most families lacked knowledge about the signs, consequences, and prevention of anemia, although almost all respondents recognized the importance of family education for anemia prevention. In addition, almost all Junior High School Students had good knowledge of anemia, and almost all families had access and use of WhatsApp as digital media. However, the compliance of Junior High School Students in consuming iron tablets needed improvement. These findings highlight the need for developing a digital-based family health education program utilizing WhatsApp to enhance knowledge and compliance in anemia prevention. It is hoped that this intervention will create sustainable behavioral changes and positively impact the health of adolescent girls.
Hubungan Strategi Koping dengan Burnout Syndrome pada Mahasiswa Profesi Ners Annisa Nurul Azizah; Dedah Ningrum; Ida Nurhidayah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.2356

Abstract

Pendidikan profesi ners dibayangkan pada tuntutan akademik dan praktik klinik yang kompleks yang berpotensi memicu kelelahan fisik dan emosional yang dapat mengakibatkan burnout syndrome . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan strategi penanggulangan dengan burnout syndrome pada mahasiswa program profesi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross sectional dengan populasi mahasiswa profesi Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang angkatan 2024 yang menempuh semester dua. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sebanyak 54 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Way's Of Coping Questionnaire (WOCQ) dan Maslach Burnout Inventory (MBI-HSS). Analisa data yang digunakan adalah analisis univariat yaitu deskripsi variabel dan persentase serta analisa bivariat menggunakan uji Pearson. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa (94,4%) menggunakan strategi coping emosional terfokus coping dan sebagian besar responden mengalami burnout syndrome tingkat sedang (64,8%) dengan gejala kelelahan emosional paling banyak dialami responden (42,62%). Hasil uji hipotesis Pearson menunjukkan nilai p-value sebesar 0,554 yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara strategi koping dengan burnout syndrome (p > 0,05) dengan nilai koefisien r = 0,082. Disarankan bagi mahasiswa profesi ners untuk meningkatkan strategi mengatasi masalah coping terfokus dan manajemen waktu serta mengadakan pelatihan manajemen stres dan menyediakan layanan konseling.
Hubungan Kualitas Tidur dan Aktivitas Fisik dengan Konsentrasi Belajar Mahasiswa Lisnawati, Intan; Dedah Ningrum; Ida Nurhidayah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2384

Abstract

Kualitas tidur dan aktivitas fisik merupakan faktor gaya hidup yang berpengaruh terhadap fungsi kognitif mahasiswa, termasuk kemampuan mempertahankan konsentrasi belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan aktivitas fisik dengan konsentrasi belajar pada mahasiswa S1 PGSD Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 649 mahasiswa, dengan sampel 248 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), International Physical Activity Questionnaire–Short Form (IPAQ-SF), dan Student Learning Concentration Questionnaire–Indonesia Version (SLCQ-I). Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur buruk (68,5%), aktivitas fisik kategori sedang (69,8%), dan konsentrasi belajar kategori sedang (61,3%). Terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur dan konsentrasi belajar (r = –0,301; p < 0,001), sedangkan aktivitas fisik tidak berhubungan signifikan dengan konsentrasi belajar (r = 0,058; p = 0,361). Penelitian ini menyarankan peningkatan kualitas tidur sebagai strategi utama dalam mendukung konsentrasi belajar mahasiswa, serta tetap mendorong aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan dan kebugaran secara keseluruhan.
Tinjauan Literatur: POTRET ARAH KAJIAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DI INDONESIA: STUDI LITERATUR Sejati, Amanda Puspanditaning; Lindasari, Sri Wulan; Dedah Ningrum
Majalah Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2026): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2026.013.01.10

Abstract

Komunikasi merupakan hal yang krusial dalam pemberian layanan kesehatan karena dapat memengaruhi efektivitas intervensi medis dan kepuasan pasien. Hal ini berlaku pula pada konteks pemberian layanan kesehatan di wilayah yang masyarakatnya beragam seperti Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tren arah kajian komunikasi terapeutik di Indonesia dalam satu dekade. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menggunakan aplikasi Publish or Perish dengan sumber data base Google Scholar dalam rentang waktu 2013-2023, dengan menggunakan kata kunci “komunikasi terapeutik” dan “Indonesia”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tren kajian komunikasi terapeutik kerap dihubungkan dengan hal berupa kecemasan dan kepuasan pasien, gambaran pengimplementasian komunikasi terapeutik juga banyak disoroti pada profesi perawat, dan popularitas kajian komunikasi terapeutik semakin meningkat sejak dimulainya pandemi COVID-19. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran yang dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam penerapan, pengoptimalan, dan pembelajaran komunikasi terapeutik dalam bidang pelayanan kesehatan.
Employee Health Screening and Well-Being Assessment to Support Organizational Performance in an Academic Workplace Sutrisno, Imam Tri; Rosyda, Rafika; Ningrum, Dedah; Kelana Setiadi, Diding; Puspanditaning Sejati, Amanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lentora Vol. 5 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jpml.v5i2.4276

Abstract

  Introduction: This community service project was conducted through a collaborative partnership between the nursing program and the UPI Sumedang Campus administration. The activity aimed (1) to assess the health profile and identify risk factors for NCDs among UPI Campus employees in Sumedang, most of whom have sedentary work patterns, and (2) to utilize these findings as a basis for initiating and advocating targeted, evidence-based workplace health promotion and wellness interventions. Methods: Employees were engaged through preliminary informational sessions coordinated with campus representatives to explain the purpose and procedures of the program and to encourage voluntary participation. The methods included comprehensive health screening—comprising measurements of blood pressure, blood glucose, cholesterol levels, body mass index, and body composition—alongside structured lifestyle interviews. The collected data were analyzed to identify health risks and to inform the development of context-specific recommendations for workplace health promotion. Results: Screening of 44 participants revealed a high burden of NCDs risk factors, including pre-hypertension (40.9%), hypertension (25%), overweight (50%), obesity (25%), and high to very high visceral fat (75%). Low skeletal muscle mass was observed in 86.4% of participants, while pre-diabetes and hyperuricemia were identified in 13.6% and 38.6%, respectively, indicating an elevated risk of metabolic syndrome and future cardiovascular disease. Participation reached 73% (44 of 60 invited employees). Lifestyle interviews and feedback sessions identified limited time, and prolonged sedentary work as key barriers to healthy behavior, while discussions generated interest in workplace physical activity initiatives and healthier food options. Conclusion: The conclusion of this activity is the need for continuous promotive and preventive interventions through nutrition education, increased physical activity, and routine health screenings to support employee health and productivity.
THE PHENOMENON OF ONLINE GAME ADDICTION ON CHILDREN'S MORAL BEHAVIOR: ITS IMPACT AND PREVENTION Kusuma Agdhi Rahwana; Ma’adul Yaqien Makkarateng; Murthada; Nunung Suryana Jamin; Dedah Ningrum
International Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 9 (2024): International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasingly rapid development of information and communication technology has had a significant impact on social life. Even though it provides many potential benefits from the internet, it gives rise to problematic behavior, including online games where the majority of users are students. However, little is known about the impact of online games on group behavior and norms in online interactions. Even though online games are useful for self-relaxation, their negative impact makes individuals lose track of time so that they forget their daily tasks and obligations such as studying, going to school, helping parents, socializing with many people, and also carrying out spiritual activities such as worship. The positive impacts of online games are training children in cooperation, being able to learn English, training concentration, speed, creativity, fun, and reducing stress. Behind this positive impact there is a dangerous threat from online games, namely children become lazy, addicted, and there is decadence or moral decline. For this reason, online games as a form of technological development need to be addressed wisely so that they do not have a negative impact on teenagers. Thus, teenagers need to be given efforts to prevent online game addiction, one of which is limiting playing online games, implementing healthy routines, carrying out cognitive behavioral therapy, and professional help so that they can hopefully avoid online game addiction.
POLA PEMBERIAN MAKAN OLEH IBU PADA ANAK BALITA STUNTING USIA 12–59 BULAN Azzahirah, Meutya Nabilah; Ningrum, Dedah; Rahmat, Delli Yuliana
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2633

Abstract

Pola pemberian makan merupakan salah satu faktor penyebab tidak langsung status gizi pada balita. Balita dengan riwayat pola pemberian makan yang tidak tepat lebih besar kemungkinan terkena stunting. Padahal, stunting memiliki dampak negatif seperti berkurangnya kemampuan kognitif dan prestasi akademis, daya tahan tubuh menurun sehingga mudah terserang penyakit, besarnya peluang terkena penyakit tidak menular, dan gangguan kesehatan lainnya di usia lanjut. Berbagai dampak stunting tersebut melatarbelakangi untuk dilakukan penelitian ini. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pola pemberian makan oleh ibu pada anak balita stunting usia 12–59 bulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode cross sectional. Sampel penelitian sebesar 36 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik subjek penelitian sebagian besar anak balita berusia antara 36–47 bulan, berjenis kelamin perempuan, dan lahir urutan kedua dalam keluarga. Karakteristik responden penelitian sebagian besar adalah ibu pada kelompok usia produktif dan tidak berisiko, berpendidikan dasar, tidak bekerja, dan memiliki anak berjumlah dua orang. Selanjutnya, mayoritas status gizi anak balita masuk dalam kategori pendek (stunting). Sedangkan berdasarkan pola pemberian makan maka dapat digambarkan bahwa sepertiga dari total jawaban responden dalam memberikan makan pada anak balita stunting adalah tidak tepat. Implikasi keperawatan dari penelitian ini mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif dalam mencegah dan menangani kejadian stunting pada anak balita. Selain itu, perlu adanya peningkatan kompetensi perawat dalam mendeteksi, mencegah, dan mengatasi masalah stunting sehingga dapat mendukung program pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.
The Role of Digital-Based Family Counseling Models in Improving Understanding of Anemia Prevention Among Adolescent Girls in Junior High School Dedah Ningrum; Elih Sudiapermana; Jajat Sudrajat Ardiwinata; Sardin Sardin
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56628

Abstract

Anemia among adolescent girls remains a major public health concern in developing countries, including Indonesia. This condition is related to increased iron requirements during growth, menstrual blood loss, inadequate dietary intake, low health literacy, and limited family support in maintaining behaviors. This study aims to analyze the role of digital-based family counseling models in improving knowledge and promoting anemia prevention behaviors among junior high school adolescent girls. A qualitative descriptive literature review was conducted by systematically searching relevant articles published between 2020 and 2025 in Google Scholar, Scopus, PubMed, and SINTA-indexed journals using predefined inclusion and exclusion criteria. Selected studies were analyzed thematically to identify patterns related to digital health education, family involvement, and integrated intervention outcomes. The findings indicate that anemia prevalence among adolescent girls remains high in rural areas, and is influenced by dietary patterns, low adherence to iron supplementation, awareness, and insufficient supervision. Digital-based health education interventions significantly improve adolescents’ knowledge and attitudes compared to conventional approaches. Furthermore, integrating digital media with structured family counseling strengthens parental engagement, enhances access to health information, and supports sustainable behavioral change. Therefore, digital-based family counseling is recommended as an integrated strategy to improve adolescent health literacy and reduce anemia risk.
Correlation Between Fitspiration Content, Physical Activity and Body Image Among Adolescents at SMPN 2 Cimalaka Mahyati Mahyati; Dedah Ningrum; Rafika Rosyda
Jurnal Vocational Nursing Sciences (VNUS) Vol 8 No 1 (2026): JURNAL VNUS (Vocational Nursing Science)
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jvnus.v8i1.940

Abstract

This study examined the association between exposure to fitspiration content and physical activity and body image among adolescents at SMPN 2 Cimalaka. Using a quantitative correlational design with a cross-sectional approach, data were collected from 195 students aged 11 to 14 years through a validated questionnaire assessing fitspiration exposure, activity levels, and body image. The results indicated that exposure to fitspiration content was prevalent, with 86.7 percent of respondents reporting exposure. However, a substantial proportion of adolescents still reported low physical activity, accounting for 59.5 percent, and low body image satisfaction, accounting for 76.4 percent. Statistical analysis using the Chi-Square test found a significant positive association between fitspiration content exposure and physical activity, with a p-value of 0.001, suggesting a potential association with increased physical activity. However, fitspiration content exposure was not significantly associated with body image, as indicated by a p-value of 0.120, suggesting that factors beyond social media content play a more substantial role in shaping self-perception. This study highlights the need for comprehensive health interventions that integrate media literacy and support psychosocial well-being to further promote positive active lifestyles and body image among Indonesian adolescents.
Co-Authors Abdul, Kartini Maharani Ace Suryadi Achmad Hufad Ahmad Purnama Hoedaya Ahmad Purnama Hoedaya AKHMAD FAOZI Akhmad Faozi Al-Afandi Al-Afandi, Al-Afandi Amanda Puspanditaning Sejati Andi Lala Anggraini, Diah Retno Annisa Nurul Azizah Anshoriyah, Sofiyatul Arum, Khusnul Khotimah Astuti, Ayu Prameswari Kusuma Ayu Prameswari Ayu Prameswari Kusuma Astuti Ayu Prameswari Kusuma Astuti Azzahirah, Meutya Nabilah Berlian Meirawati Dadang Rosmana Delli Yuliana Rahmat Dety Rastina Diding Kelana Setiadi Dieni, Qorni Hanifati Dito Anurogo, Dito Dolifah, Dewi Eko Nur Hermansyah Elhana Theodora Simanungkalit Elih Sudiapermana, Elih Endrixs Endrianto Entang Siti Nurhayati Eri Susanto, Eri Fatmasari, Ria Kristia Fauziyah , Roro Nur Fauziyah, Roro Nur Firmansyah Firmansyah Floribertha Lake Hamid, Eka Abdul Handayani, Sifa Rini Handayani, Titi Purwitasari Hani Nuraeny Haryeti, Popon Helmi Akmal Fauzan Henny Saida Flora Hikmat Pramajati Hudaya, Ahmad Purnama Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Nurhidayah Iis Aisyah Imam Tri Sutrisno Iman Yazid Abdillah Intan Tarlina Azahra Iyos Sutresna Jajat S. Ardiwinata, Jajat S. Jamaluddin Majid Jeje Jajuli Johni Eka Putra Johni Eka Putra Judijanto, Loso Kelana Setiadi, Diding Khalisa, Hilda Khusnul Khotimah Arum Nurcahyanti Kusuma Agdhi Rahwana Kusuma Agdhi Rahwana Lake, Floribertha Lindayani, Emi Lisnawati, Intan Loso Judijanto Loso Judijanto Made Susilawati Madya Nurhuda, Puspa Mahyati Mahyati Ma’adul Yaqien Makkarateng Megasari Megasari Meylanie, Mitha Murthada Murthada, Murthada Nabilla, Sindy Nasyir Misbahul Ma’ruf Nitta Isdiany Nunung Suryana Jamin Nuryani, Reni Puspanditaning Sejati, Amanda Rafika Rosyda Rahmat, Delli Yuliana Rani Rani Ridwan, Heri Rindiani, Ani Ririn Rindayani Risma Aulia Rahman Roro Nur Fauziyah Roro Nur Fauziyah Roro Nur Fauziyah Sardin Sardin Sejati, Amanda Puspanditaning Setiadi, Diding Kelana Sifa Rini Handayani Sopiah, Popi Sukaesih, Nunung Siti SULASMI ANGGO Suwarno Suwarno Syilvani, Syilvani Taabudilah, Moch. Hilman Tia Rizki Tyas Putri Utami Uyu Wahyudin Widartika Widartika Widya Utami Winarto Wulan Lindasari, Sri Yaqien Makkarateng, Ma’adul Yenny Moviana, Yenny