This Author published in this journals
All Journal Pendidikan Geografi (Berkala) Tunas Geografi Jurnal Pendidikan Humaniora Empirisma; Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktik dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Jurnal SOLMA Jurnal PIPSI: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal of Education Action Research Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Jurnal Karinov GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Jurnal Graha Pengabdian Journal of Research in Instructional Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) At-Tadzkir: Islamic Education Journal Nasir: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Geographical Sciences and Education Sirajuddin : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Journal of Innovation and Teacher Professionalism Future Space: Studies in Geo-Education Indonesian Journal of Islamic Religious Education (INJIRE) EMPIRISMA: JURNAL PEMIKIRAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM Journal of Pesantren and Diniyah Studies AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam (Journal of Environmental Sustainability Management) IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Sirajuddin: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

The Relevance of The Madrasah Diniah Takmiliyah Curriculum to Islamic Religious Education Lutfia, Maya; Suharto, Yusuf; Srinio, Fuad
At-tadzkir: Islamic Education Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Progressive Islamic Education
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/attadzkir.v2i2.45

Abstract

This article aims to describe the implementation of the Diniah curriculum in developing student character. The research method that has been used is qualitative with a case study approach. The reason this research was conducted is as evidence that the Diniah Takmiliah curriculum is still relevant to the current situation. The method of data collection with interviews, observation, and documentation. The determination of informants in this study is like a snowball from one informant to another so as to get maximum data. The findings of the article will provide a study of the relevance of the Diniah Takmiliyah Madrasah curriculum developed with Islamic Religious Education. study). One solution that can be done to overcome the problem of moral degradation is to optimize Islamic religious education for students. But in reality, the learning hours of Islamic religious education in public schools are very lacking. Given the importance of understanding Islamic religious education, SDIT Samawi takes a solution to the problem by implementing the Madrasah Diniah curriculum as a form of Curriculum Development.
Persepsi mahasiswa terhadap program Green Campus dalam mewujudkan perguruan tinggi yang berkelanjutan (studi kasus: Universitas Negeri Malang) Rachmadian, Robby Hilmi; Sumarmi, Sumarmi; Masruroh, Heni; Utaya, Sugeng; Suharto, Yusuf
Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management) JPLB, Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) se-Indonesia bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB (PPLH-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36813/jplb.8.3.255-275

Abstract

Universities as educational institutions are obliged to provide understanding and attitudes to students. State University of Malang (UM) as a university that implements the green campus program has made various efforts such as green building for waste management, water and transportation. Therefore, the aim of this research is to determine student perceptions of the green campus program in realizing sustainable university. This research was conducted using descriptive quantitative methods. Data collection techniques use field surveys and questionnaires. Proportionate stratified random sampling was used to determine the sample. Data analysis techniques use validity and reliability tests to measure the validity of the instrument. The research respondents were 92 UM students from 9 faculties. UM students have a relatively high understanding of the green campus program as evidenced by 73.9% of students being committed to supporting a sustainable university environment. Apart from that, UM students think that maintaining environmental sustainability can have an impact on the quality of learning and increase positive feelings in the campus area. However, in order to maintain a sustainable university environment and increase student understanding at UM, it is necessary to carry out a separate study and establish regulations governing environmental sustainability involving the entire academic community.
Efektivitas E-Modul Interaktif Berbasis Project Based Learning Terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa : Mutia, Tuti; Suharto, Yusuf; Sahrina, Alfi; Wahyudi, Adip; Atmaja, Martha Abymanyu Ragil; Aprilia, Riska
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i1.28193

Abstract

Pembelajaran geografi di SMA masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, terutama dalam memahami konsep sumber daya alam. Metode pembelajaran konvensional cenderung kurang interaktif, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide dan pemecahan masalah secara inovatif. Penelitian ini mengkaji efek e-modul interaktif berbasis proyek terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa SMA dalam materi sumber daya alam, menggunakan metode penelitian eksperimen semu. Subjek penelitian yaitu kelas X1 dan X2 di SMAN 1 Turen. Data dikumpulkan menggunakan tes dan dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian ini yaitu terdapat pengaruh e-modul interaktif berbasis pembelajaran proyek terhadap kemampuan berpikir kreatif, dengan nilai signifikansi uji-t sebesar 0,003. Penggunaan teknologi dan metode pembelajaran berbasis proyek dapat mengembangkan keterampilan kognitif siswa. E-modul merupakan sarana inovatif yang mendukung proses pembelajaran dengan cara yang lebih menarik dan efektif. Dengan fitur yang fleksibel dan mudah diakses, e-modul juga mendorong pembelajaran mandiri, memfasilitasi pengembangan kemampuan berpikir kreatif, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Penggunaannya tidak hanya mempermudah penyampaian materi, tetapi juga mempercepat pemberian umpan balik dan evaluasi, sehingga siswa dapat terus meningkatkan kompetensinya secara optimal.  
FEMINISME DAN KRITIK IDEOLOGI TERHADAP ILMU PENGETAHUAN Nihayah, Ishmatun; Suharto, Yusuf
Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam Vol. 29 No. 2 (2020): Seni, Agama dan Budaya
Publisher : Prodi Studi Agama-agama Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/empirisma.v29i2.431

Abstract

This study attempts to discuss feminism and ideological criticism of science. Feminism is a movement that fights for the rights of oppressed women as a result of injustice and inequality, both in terms of economics, social, politics, education and others. In Indonesia, it was spread by Raden Ajeng Kartini, who fought for the women, especially in the field of education. Feminism movements in the world are various; liberal feminists, social feminism, radical feminism, Marxist feminism, ecofeminism, Islamic feminism and so on. These feminisms are different in analyzing the causes of injustice and the goals and forms of their struggle. Although having different opinions, they contain the same core struggle, i.e awareness of injustice against women in the family or community. This study focuses on feminism and ideological criticism of science. In the past time, men and women did not get the same education rights. Women could only get low education and only work indoors, while men received high education and obtained jobs as they wanted. Thus, men have a broader knowledge of science, they could create sophisticated technology to ease their burden.
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATERI DINAMIKA LITOSFER BERBANTUAN MEDIA INSTAGRAM : STUDI KASUS SMAN 1 TUMPANG Febriani, Farika Dwi; Soelistijo, Djoko; Suharto, Yusuf; Nikmatussolihah, Nikmatussolihah
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.32980

Abstract

Abstrak: Materi dinamika litosfer merupakan salah satu topik utama dalam kurikulum geografi di tingkat sekolah menengah atas, karena membahas proses-proses geologi yang membentuk dan mempengaruhi struktur bumi. Berdasarkan observasi serta wawancara bersama guru mata pelajaran geografi di SMAN 1 Tumpang, siswa kurang pemahaman dalam materi dinamika litosfer. Hal ini dikarenakan tidak mempunyai bahan ajar seperti buku atau sumber referensi yang disarankan. Tujuan dari penelitian ini yakni guna mengkaji pengaruh penggunaan media instagram pada siswa terhadap minat belajar siswa kelas X di SMAN 1 Tumpang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei dan di analisis hubungan dari pengguna instagram dengan minat belajar siswa. Hasil uji spearman adalah 0.704 dan signifikansinya kurang dari 0.05, hasil ini menunjukkan hubungan kuat. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa penggunaan platform instagram dalam pembelajaran terbukti meningkat partisipasi dan ketertarikan siswa pada materi. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan media pembelajaran berbasis digital, khususnya dalam meningkatkan minat belajar geografi di era teknologi saat ini.  Abstract: The topic of lithosphere dynamics is one of the main topics in the high school geography curriculum, as it discusses the geological processes that form and influence the structure of the earth. Based on observations and interviews with geography teachers at SMAN 1 Tumpang, students lack understanding of lithosphere dynamics. This is because they do not have teaching materials such as books or recommended reference sources. The purpose of this study is to examine the effect of using Instagram on students' interest in learning among 10th-grade students at SMAN 1 Tumpang. The study uses a quantitative approach with a survey design and analyzes the relationship between Instagram use and students' interest in learning. The Spearman's correlation coefficient is 0.704, and the significance level is less than 0.05, indicating a strong relationship. The results of this study indicate that the use of the Instagram platform in learning has been proven to increase student participation and interest in the material. These findings have important implications for the development of digital-based learning media, particularly in increasing interest in learning geography in the current technological era.
KECERDASAN SPASIAL DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI SMA DAN PERGURUAN TINGGI Astina, I Komang; Suharto, Yusuf; Susetyo, Bigharta Bekti; Allifah, Aimmaul; Kurniawan, Muchammad Akbar; Amin, Saiful; Dewi, Sari; Maulidiah, Linda
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.33108

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kecerdasan spasial geografi pada jenjang sekolah menengah atas dan perguruan tinggi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik survei yang dilakukan di SMAN 1 Ponorogo dan Jurusan Geografi Universitas Negeri Malang (UM). Instrumen berpikir spasial menggunakan indikator analisis, pemahaman, representasi, aplikasi, skala, dan interaksi spasial. Analisis data dilakukan dengan menerapkan metode statistik deskriptif, khususnya dalam bentuk persentase. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kecerdasan spasial di SMAN 1 Ponorogo berada dalam kategori sedang dengan persentase mencapai 68,02, sementara di Jurusan Geografi UM termasuk dalam kategori rendah dengan persentase sebesar 61,37. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh tingkat kesulitan soal kognitif yang lebih tinggi di perguruan tinggi serta variasi latar belakang pendidikan mahasiswa yang berasal dari berbagai jenjang sekolah menengah atas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk membandingkan model pembelajaran inovatif terintegrasi teknologi geospasial (GIS, AR), melakukan penelitian longitudinal, evaluasi kurikulum, pelatihan guru/dosen, studi komparatif, serta integrasi kecerdasan spasial dengan life skills guna meningkatkan kemampuan berpikir spasial. Abstract: This study aims to assess geographic spatial intelligence among students at both high school and university levels. This type of research is quantitative with survey technique conducted at SMAN 1 Ponorogo and Department of Geography, State University of Malang (UM). The spatial thinking instrument uses indicators of analysis, understanding, representation, application, scale, and spatial interaction. The data analysis employed descriptive statistical methods, specifically utilizing percentages. The findings indicated that spatial intelligence at SMAN 1 Ponorogo fell into the medium category, with a percentage score of 68.02, whereas at the Geography Department of UM, it was categorized as low, with a percentage score of 61.37. This difference is influenced by the higher cognitive level of questions in college and the diverse educational backgrounds of students from high school. Future research is recommended to compare innovative learning models integrated with geospatial technology (GIS, AR), conduct longitudinal research, curriculum evaluation, teacher/lecturer training, comparative studies, and integration of spatial intelligence with life skills to improve spatial thinking ability.
Implementasi Konsep Rahmatan Lil Alamin pada Pendidikan Tinggi Yusuf Suharto; Saeful Kurniawan
Nasir: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/nasir.v2i1.248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang implementasi konsep Rahmatan Lil Alamin dalam Pendidikan Tinggi. Konsep Rahmatan Lil Alamin, yang berakar dalam ajaran Islam, menekankan pentingnya kasih sayang, keadilan, perdamaian, dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Pendidikan tinggi memegang peran sentral dalam memperkenalkan dan menerapkan nilai-nilai ini kepada mahasiswa, sebagai bagian dari persiapan mereka untuk menjadi individu yang berkontribusi positif dalam masyarakat. Penelitian ini merupakan jenis kajian pustaka atau library research yang dilaksanakan dengan menggunakan berbagai literatur yang relevan, misalnya buku atau penelitian-penelitian sebelumnya. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk menggali pemahaman yang mendalam tentang implementasi konsep Rahmatan Lil Alamin dalam pendidikan tinggi dengan menganalisis dan mensintesis temuan-temuan yang telah ada dalam literatur. Implementasi konsep Rahmatan Lil Alamin dalam pendidikan tinggi membutuhkan komitmen dan kerjasama dari semua pihak terkait. Diperlukan upaya sungguh-sungguh dari lembaga pendidikan, dosen, mahasiswa, serta pihak terkait lainnya agar konsep ini dapat diimplementasikan secara efektif. Dengan adanya komitmen yang kuat, diharapkan nilai-nilai Rahmatan Lil Alamin dapat menjadi bagian integral dari pendidikan tinggi, membentuk karakter mahasiswa yang berkualitas dan berwawasan luas. Proses implementasi ini juga diharapkan dapat menghasilkan generasi muda yang memiliki moralitas tinggi, menghargai keberagaman, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
Analysis of E-Lkpd Needs Based On Geographical Inquiry To Stimulate Students™ Collaborative Abilities Purnamasari, Wulan Safriani; Astina, I Komang; Suharto, Yusuf; Sumarmi, Sumarmi; Soekamto, Hadi; Setyasih, Iya'
Tunas Geografi Vol. 13 No. 1 (2024): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v13i1.56794

Abstract

Collaborative abilities are one of the pillars that students must have in facing the complexity of the world, especially in world complexity, especially in abilities that can be trained by using E-LKPD in learning. Therefore, this research aims to determine the needs analysis for E-LKPD development. This type of research is quantitative and descriptive, using questionnaires, interviews, and observation data collection techniques. The research subjects were students in class XI-10 IPS at SMA Negeri 5 Samarinda. The data obtained was then analyzed using quantitative descriptive analysis techniques. Based on the data analysis, the curriculum requires LKPD as an attachment that must be provided in learning. The material presented in E-LKPD has informative and procedural characteristics. The analysis of student needs shows that 78% of students need  E-LKPD, making it easier for them to understand the material, and 38% of students attract students' learning attention. Regarding the weaknesses of the E-LKPD used during geography learning, it is that the E-LKPD is not in accordance with the meaning of the E-LKPD itself, the E-LKPD is not in accordance with the curriculum used, the E-LKPD used by students has not attracted the students' learning attention. Based on the results of this research can provide an illustration that needs analysis seen from the curriculum aspect, material characteristics, and student characteristics is the main step in developing E-LKPD that is appropriate and innovative based on current needs. Keywords: Need analysis; E-LKPD Bases on Geographical Inquiry; Collaborative Abilities
NYAI NUR KHODIJAH THE PIONEER OF FEMALE PESANTREN EDUCATION IN INDONESIA Yusuf Suharto
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2023): Sirajuddin Desember 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i1.1685

Abstract

KH. Mustofa Bisri referred to Nyai Nur Khadijah as characters who don't not enoughhis services compared to RA Kartini. The difference is, Nyai Nur Khadijah focuses onstrengthening human resource pesantren from among women (female).This combine between alloy references, interviews and traces write and archive still _stored in Ndalem Kasepuhan Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang. Solong archives in ndalem kasepuhan stored neat and research This is the first with approachanalysis footsteps write combined with references and interviews.Nyai Nur Khodijah is figure woman as the pioneer of female pesantren in Indonesia in1919 in Denanyar Jombang together husband beloved, figure expert fiqh ever became RaisAaam PBNU, KH. Bisri Syansuri.
Edukasi Bencana sebagai Upaya Peningkatan Kapasitas Bencana Penyandang Disabilitas Netra di Kabupaten Banyuwangi Zulfa, Alfiatus; Bachri, Syamsul; Suharto, Yusuf
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21091

Abstract

Background: Disaster awareness is a key factor in improving individual preparedness for disaster threats, especially for people with visual impairments, including vulnerable groups who require an educational approach tailored to the characteristics of visual impairment. Therefore, this study aims to increase inclusive disaster awareness for people with visual impairments in Banyuwangi Regency, which has a high disaster risk index. Method: The method used was Participatory Action and Learning for Sustainability (PALS), which involved 10 active community participation in four stages, namely awareness raising, capacity building, mentoring, and institutionalization.  Results: The study showed that the level of disaster awareness among people with visual impairments was low. The implementation of outreach using accessible media increased participants' understanding of the types of disasters and independent evacuation measures, although obstacles were encountered in the field, such as variations in educational backgrounds, language sensitivity, and limited technological literacy. This was demonstrated by an increase in the average pre-test score, which was initially low (32.5), to 91.5 in the post-test, or an increase of 59 points. The increase in knowledge levels was also evidenced by the Normalized Gain (N-gain) calculation results, with an average in the high category (g>0.7), proving that there was no knowledge gap. Conclusion: Improving inclusive disaster awareness requires continuous education, information media tailored to the characteristics of disabilities, and cross-sectoral support to achieve equitable disaster preparedness.
Co-Authors Adi Widya Krisnawati Adilah, Gina Putri Adip Wahyudi Aimmaul Allifah, Aimmaul Alfin Dwi Cahyani Alfyananda Kurnia Putra Andarukmi, Nur Fitri Andini, Tri Julia Ardiansyah, Iqbal Dio Astuti, Endah Setiani Atmaja, Martha Abymanyu Ragil Azmi, Mohammad Faizal Azzukhruf, Nadhifan Fawwazian Bangsa, Bryan Kusuma Bigharta Bekti Susetyo Budi Handoyo Budi Wihoho, Bagus Setia Budijanto Budijanto, Budijanto Byla, Najlah Shalsa Ceres Antika Putri Didik Gunawan Didik Sukriono Didik Taryana Dwi Purwaningtyas, Laily Fauziyah Dwiyono Hari Utomo Ervina, Ayu Fadila Gastama, Aulia Nindy Fatiya Rosyida, Fatiya Febriani, Farika Dwi Ferryati Masitoh Fitri Dia Amana Turohmah Hadi Soekamto Hartono, Rudi Hasna Indriani Hermawan, Mochammad Riyan I Komang Astina Ike Sari Astuti Ilzam, Moch Ilzam, Moch Ilzam Impron Saputra Inaisya Putri Hartono Indra Dwi Prasetya Ishak, Nor Asniza Ishmatun Nihayah Joyti, Joyti Kamal, Muhammad Mustafa Faiz Kamilatun Nisa Kurniawan, Muchammad Akbar Lutfia, Maya Maarif, Muhammad Marga Raharja, Adyk Marhadi Slamet Kistiyanto Masruroh, Heni Maulana Kiswanto Maulidiah, Linda Muhammad Ayub Djoda Muhammad Rifai Mustafa, Achmadda Rahmansyah Nailul Insani Nihayah, Ishmatun Nikmatussolihah, Nikmatussolihah Nisa'i Choiriyah, Zauharotu Nisa, Kamilatun Nisa’, Ba’id Fahrun Nisa’, Ihda Sholihatin Noor, Rifki Nazahah Purnamasari, Wulan Safriani Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Putra, Bramantiyo K Dwi Rachmadian, Robby Hilmi Rahmawati, Ratna Ranida Seviana Revaldy, Aries Dimas Rinanda Dwi Cahya Riska Aprilia, Riska Risqiyati, Risqiyati Rizqy, Iftinan Merthatul Rosida, Fatiya Rudi Hartono Saeful Kurniawan Safitri, Isti Farin Oktafia Sahrina, Alfi Saiful Amin Salmayda, Salmayda Salsabila, Resyifa Qatrunnada Sari Dewi Sari, Mita Intan Satti Wagistina Sazali, Syazwani Binti Setyasih, Iya Singgih Susilo Soelistijo, Djoko Solly Aryza Sri Untari Srinio, Fuad Sugeng Utaya Sumarmi Sumarmi, Sumarmi Sumarmi Suparlan Al Hakim Syafitri, Dyah Rina Syamsul Bachri Tahirah, Inas Titip Prayoga Turohmahohmah, Fitri Dia Amana Tuti Mutia Umam, M. Ulyaul Wei, Lai Chin Widdy Costyastuti Anawati Zatil Hidayah Widyarini, Fianisya Wulandari, Fajar Wulandari, Linis Tri Yanuar, Muhammad Risky Yuswanti Ariani Wirahayu Zulfa, Alfiatus Zumrotus Sholichah