p-Index From 2021 - 2026
14.812
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease SEL Jurnal Penelitian Kesehatan JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Jurnal Surya Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Medika Malahayati Jambura Health and Sport Journal Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Jurnal Sains Riset PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Surya Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Kebidanan Muhammadiyah GEULIMA Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi Journal of Public Health Innovation (JPHI) Narra J GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Health Research Science Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat SEHATI: Jurnal Kesehatan Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Journal of Health and Medical Science Journal of Public Health Concerns SEHAT : JURNAL KESEHATAN TERPADU Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Narra X International Journal of Applied Research and Sustainable Sciences (IJARSS) Holistik Jurnal Kesehatan Joong-Ki Jurnal Berkawan Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANAH LUAS KABUPATEN ACEH UTARA Putri Balqis; Farrah Fahdhienie; Dedi Andria
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5053

Abstract

Penyakit DBD dapat menyerang semua orang yang dapat mengakibatkan risiko kematian. Tren kasus DBD di Puskesmas Tanah Luas pada tahun 2021 berjumlah 13 kasus, 27 kasus di tahun 2022, pada tahun mencapai 31 kasus DBD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi berjumlah 638 Kepala Keluarga. Sampel sebanyak 87 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Analisa data dengan uji statistik dengan uji chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa tidak melakukan upaya pencegahan DBD (69,0%), pemberdayaan kurang baik (57,5%), jumantik kurang berperan (58,6%), pengetahuan kurang baik (52,9%) dan lingkungan tidak memenuhi syarat (54,0%). Kesimpulan penelitian didapatkan ada hubungan antara pemberdayaan (0,036), peran jumantik (p-value 0,015), pengetahuan (p-value 0,008), lingkungan (p-value 0,040) dengan upaya pencegahan penyakit DBD. Disarankan kepada Kepala Puskesmas Tanah Luas untuk memberikan pembinaan dan penyuluhan secara rutin kepada masyarakat tentang pentingnya melakukan upaya pencegahan DBD dengan cara menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, meningkatkan pengetahuan tentang DBD dan memberikan pelatihan tentang cara pencegahan DBD kepada Jumantik dari setiap desa  
Analysis of Determinants of Bullying Tendencies among Urban and Rural Adolescents Muhammad Mushaddiq; Asnawi Abdullah; Farrah Fahdhienie; Marthoenis Marthoenis; Radhiah Zakaria
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 5 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i5.6772

Abstract

Bullying is a serious issue that threatens adolescent mental health and shows a high prevalence in Indonesia. This behavior is influenced by various internal and external factors, yet few studies have comprehensively compared bullying tendencies between adolescents in urban and rural settings. Objective: This study aims to analyze the main determinants influencing bullying tendencies among adolescents aged 12–15 years and to examine interregional differences. A quantitative approach with a cross-sectional design was used. A total of 167 students were selected through cluster random sampling from SMP Negeri 1 Banda Aceh and MTsN 6 Montasik. Data were analyzed using logistic regression and multinomial logistic regression tests. The results showed that parenting style, gender, and self-esteem were significantly associated with bullying tendencies. Authoritarian parenting showed the highest influence (Odds Ratio [OR] = 13.78; p = 0.001), followed by permissive parenting (OR = 6.15; p = 0.043), and self-esteem (OR = 8.81; p = 0.001). Gender also contributed, with males having a higher tendency to engage in bullying than females (OR = 2.54; p = 0.085). In contrast, ethnicity, socioeconomic status, nutritional status (BMI), social skills and popularity, and academic achievement showed no statistically significant associations. The study also found that students in MTsN 6 Montasik (rural area) had higher bullying behavior (25.61%) compared to those in SMP Negeri 1 Banda Aceh (urban area) at 12.94%. These findings affirm the importance of appropriate parenting, healthy self-esteem, and sensitivity to gender differences as key elements in bullying prevention efforts.
Peran Guru dan Ibu sebagai Agen Pencegahan Tuberkulosis Anak di Lingkungan Sekolah dan Keluarga Irma Hamisah; Farrah Fahdhienie; Fahrisal Akbar; Muhammad Iqhrammullah
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): JANUARI-APRIL
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v6i1.5153

Abstract

Childhood tuberculosis (TB) remains a public health problem in Indonesia, including in Aceh Besar Regency. Efforts to prevent childhood TB require the active involvement of teachers and mothers as key actors in school and family environments. This community service aims to describe the attitudes, roles, readiness, practices, and acceptance of childhood TB educational media among teachers and mothers as agents of childhood TB prevention. The service employed a descriptive quantitative design with a total of 20 respondents, consisting of teachers and mothers. Data were collected using a four-point Likert scale questionnaire. Data analysis was conducted descriptively by presenting frequency distributions, percentages, and mean scores. The results indicate that most respondents have a positive attitude toward childhood TB prevention (mean score 3.55), a good role as prevention agents (3.48), good readiness (3.50), good preventive practices (3.42), and very good acceptance of educational media (3.65). These findings suggest that teachers and mothers have significant potential as agents of childhood TB prevention in school and family settings. Strengthening their roles through guidance and integration of programs with health facilities is necessary to ensure the sustainability of childhood TB prevention efforts.
Analisis Perilaku Pencegahan COVID-19 di Desa Kebet Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah: Analysis of COVID-19 Prevention Behavior in Kebet Village, Bebesen District, Central Aceh Regency Devi Zulfika; Farrah Fahdhienie; Nopa Arlianti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 9 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i9.2607

Abstract

Latar Belakang: COVID-19 adalah virus SARS-CoV-2 yang menyerang sistem imun tubuh manusia. Upaya untuk mencegah penularan COVID-19 dengan menerapkan perilaku mematuhi protokol 6M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan, dan menghindari aktivitas makan bersama) plus melakukan vaksin untuk meningkatkan imunitas tubuh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 di Desa Kebet Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptik analitik dengan desain cross-sectional melalui wawancara menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan pada tanggal 10-15 Februari 2022 pada 82 responden dengan menggunakan metode purposive sampling. Analisa data menggunakan uji chi square dan penyajian data dalam bentuk univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukan responden yang memiliki perilaku kurang melakukan pencegahan 52.4%, pengetahuan kurang baik 50%, sikap negatif 53.7%, stigma negatif 52.4 %, tingkat pendidikan dasar 17,1%, dan status pekerjaan bekerja 92.7%. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan, sikap, stigma, tingkat pendidikan dengan nilai (P Value = 0.001), dan pekerjaan dengan nilai (P Value = 0.027) dengan perilaku pencegahan COVID-19 berdasarkan perilaku 6M plus vaksin. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, stigma, tingkat pendidikan, dan pekerjaan dengan perilaku pencegahan COVID-19.
Analisis Spasial Kejadian Tuberkulosis di Kota Banda Aceh: Spatial Analysis of Tuberculosis Event in the City of Banda Aceh Farrah Fahdhienie; Tiara Mairani; Phossy Vionica Ramadhana; Saiful Kamal
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3536

Abstract

Latar belakang: Gejala klinis TBC dan Covid-19 yang hampir sama memunculkan stigma di masyarakat untuk menahan diri tidak mendatangi pelayanan kesehatan. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan penemuan kasus dan terhambatnya penanganan TB. Maka perlu, mengidentifikasi faktor risiko untuk memutuskan mata rantai penularan dan melaksanakan program pencegahan serta penanggulangan TBC Paru BTA dilakukan analisis kewilayahan sebaran kasus secara deskriptif analitik dengan pendekatan Geographic Information System (GIS). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengelompokan kasus TBC serta populasi kasus TBC Paru BTA (+) dengan pendekatan Geographic Information System (GIS). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Geographic Information System (GIS) untuk mengidentifikasi pengelompokan kasus TBC serta populasi kasus TBC Paru BTA (+) berjumlah 455 kasus menggunakan data sekunder dari Laporan TB 03 SO (Sensitif Obat) Program Tuberkulosis Dinkes Aceh. Teknik analisis data menggunakan QGIS 2.6.1, SatScan dan GeoDa. Hasil: Kasus TB di Kota Banda Aceh paling tinggi terjadi pada laki-laki, pada tahun 2019 sebanyak 73% dan tahun 2020 kasus sebanyak 65.1% pada kelompok umur terbanyak menderita TB pada kategori usia produktif. Hasil uji bivariat BiLISA tahun 2019 menunjukkan bahwa 14 desa (15,5%) dan 13 desa (14,4%) pada tahun 2020 memiliki hubungan signifikan antara kepadatan penduduk dengan jumlah kasus TB serta uji Moran’s Scatterplot menunjukkan nilai Moran’s I = 0,096 pada tahun 2019 dan nilai Moran’s I = 0,032 pada tahun 2020 artinya terdapat autokorelasi spasial positif antara kepadatan penduduk dengan kejadian TB Paru di Kota Banda Aceh dan terdapat pengelompokan kasus di Kecamatan Meuraxa pada tahun 2019. Kesimpulan: Penelitian ini menemukan bahwa laki-laki lebih rentang untuk terinfeksi TB Paru. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepadatan penduduk dengan kejadian TB Paru.
Case Control Study Faktor Risiko Kejadian Hipertensi pada Pegawai Kantor Gubernur Aceh Kota Banda Aceh Tahun 2022: Case Control Study Risk Factors of Hypertension in Aceh Governor Office Employees in Banda Aceh City in 2022 Putri Riza Yana; Tahara Dilla Santi; Farrah Fahdhienie; Dharina Baharuddin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3605

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi masalah kesehatan yang paling serius yang dapat memicu berbagai penyakit mematikan seperti jantung dan stroke. Hipertensi dapat terjadi akibat beberapa faktor risiko seperti kebiasan hidup yang kurang baik, pola diet yang kurang baik atau kualitas tidur yang kurang baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik, merokok, lingkar perut dan BMI (Body Mass Indeks) dengan kejadian hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan desain Case Control, populasi adalah 200 pegawai dengan pengambilan sampel menggunakan non random sampling yang berupa purposive sampling yaitu dari data survei milik peneliti sebanyak 90 pegawai diantaranya 30 kasus dan 60 kontrol. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil univariat aktivitas fisik sedang (46,67%), lingkar perut normal (100%), tidak merokok (86,67%), memiliki BMI normal (100%). Hasil bivariat hubungan antara aktivitas fisik (p value 0,001 dan OR 0,01-0,04), lingkar perut (p value 0,001 dan OR 0,07-0,30), merokok (p value 0,001 dan OR 8,5), BMI (p value 0.001 dan OR 1) dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan: Sebaiknya Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh untuk melakukan promosi kesehatan pada pegawai di kantor seperti penyuluhan, selain itu kepala bidang isra dapat mencanangkan program baru seperti senam sehat dan memberikan edukasi terkait pola makan.
Faktor Risiko Hipertensi pada Wanita Pralansia (45-59 Tahun) Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar: Risk Factors of Hypertension in Preelderly Women (45-59 Years Old) Lhoknga District, Aceh Besar District Melania Hidayat; Erma Wina; Farrah Fahdhienie; Nopa Arlianti; Phossy Vionica Ramadhana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3779

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan penting diseluruh indonesia karena prevalansinya yang tinggi sebesar 22% pada kelompok usia >18 tahun. Jumlah kasus hipertensi terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data Kemenkes tahun 2018 prevalansi hipertensi di Aceh menduduki tingkat ke-10 tertinggi yaitu 9.32%, dan di Puskesmas Lhoknga sebesar 9.71%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggetahui hubungan antara obesitas, tingkat stress dan Riwayat dengan kejadian hipertensi pada wanita pralansia (45-59 tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Tahun 2020. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan design cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 71 orang diambil dengan metode proporsional random sampling. Sampel diambil berdasarkan laporan puskesmas dengan wilayah hipertensi tertinggi di Puskesmas Lhoknga. Analisis data menggunakan uji chi square dan melihat nilai Odds Rasio (OR). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara obesitas dengan (p value=0.014; OR=3.77 ), tingkat stress (p value=0.009; OR=4.44 ), dan riwayat keluarga (p value=0.001; OR=8.25) dengan kejadian hipertensi pada wanita pralansia (45-59 tahun) di 5 Desa Wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Kabupaten Aceh Besar tahun 2020. Kesimpulan: Bagi petugas Puskesmas bagian PTM, untuk dapat meningkatkan penyuluhan tentang bahayanya hipertensi dan pentingnya hidup sehat dengan cek kesehatan secara rutin
Faktor Risiko Lingkungan Fisik Rumah Terhadap Kejadian ISPA pada Balita di Darul Imarah Aceh Besar: Risk Factors for the Physical Environment of the Home on the Incidence of ISPA in Toddlers in Darul Imarah Aceh Besar Rajwa Waliyyuddin; Farrah Fahdhienie; Vera Nazhira Arivin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 6 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i6.5166

Abstract

Latar belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita merupakan permasalahan kesehatan yang belum teratasi di Aceh, terutama di wilayah Puskesmas Darul Imarah, Aceh Besar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada faktor risiko lingkungan fisik rumah terhadap kejadian ISPA pada balita di wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah, Aceh Besar. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode analitik observasional dengan desain case-control study. Populasi adalah seluruh balita yang terdaftar di Puskesmas Darul Imarah selama Januari–September 2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling, dengan 60 responden terbagi menjadi 30 kelompok kasus dan 30 kelompok kontrol (perbandingan 1:1). Data dianalisis menggunakan uji chi-square dan aplikasi SPSS. Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan ventilasi ruangan (p-value = 0,405, OR = 1,592, CI95% 0,531-4,775), kelembaban rumah (pvalue = 0,795, OR = 1,144, CI95% 0,414 – 3,166) dan kepadatan hunian (p-value = 0,559, OR = 1,408, CI95% 0,445 – 4,53) memiliki hubungan signifikan dengan kejadian ISPA pada balita dan merupakan faktor risiko. Sedangkan suhu rumah (p-value = 0,301, OR = 0,583, CI95% 0,210 – 1,624), dan jenis lantai tidak merupakan faktor risiko ISPA. Kesimpulan: Hasil penelitian menyimpulkan bahwa faktor lingkungan seperti ventilasi, kelembaban, dan kepadatan hunian ruangan dapat meningkatkan risiko ISPA pada balita. Rekomendasi termasuk edukasi masyarakat tentang kebersihan lingkungan dan pengawasan kualitas udara.
Determinants of Maternal Behavior in Measles Prevention in Children Aged Toddlers in Banda Aceh City 2023 Sofaa Rihadah; Farrah Fahdhienie; Vera Nazhira Arifin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 7 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i7.5284

Abstract

Introduction: Measles or Mealses Rubella (MR) is an infectious disease caused by a virus and is easily transmitted. Measles cases at the Lampaseh Health Center always increase every year. In 2022, the most measles cases reached 70 cases and in 2023 measles cases at the Lampaseh Health Center reached 23 cases. Objective: This study aims to identify determinants of maternal behavior in the prevention of measles in children aged toddlers (1-5 years) in the working area of the Lampaseh Health Center. Method: This study used analytical observational method with a cross-sectional approach. The population in this study is mothers registered in the posyandu registration book in six villages in the working area of the Lampaseh Health Center. Sampling with a simple random sampling technique amounted to 90 mothers who had toddlers. Data collection was conducted by interviews using questionnaires. Data analysis using chi-square test and logistic regression test using SPSS 22 program. Result: The results of the study based on univariate analysis showed mothers who had good behavior in measles prevention 60.0%, the highest education category was the middle category 56.7%, mothers the most as IRT 62.2%, families with high income 55.6%, mothers who had information sources 73.3%, mothers whose families were less supportive 51.1% and mothers with health workers played a role 55.6%. The results of bivariate analysis showed that there was a relationship between education levels (P-Value = 0.039), family income (P-Value = 0.009), information sources (P-Value = 0.001), family support (P-Value = 0.001) and the role of health workers (P-Value = 0.001) with maternal behavior in measles prevention in children under five years old. Multivariate test results obtained that family support (P-Value = 0.001; OR = 10.206) and the role of health workers (P-Value = 0.005; OR = 5.942). Conclusion: There is a relationship between maternal education, family income, sources of information, family support and the role of health workers and maternal behavior in measles prevention in children under five years old.
Analysis of Hypertention Prevention Behavior Based on Health Belief Model at Pulau Nasi, Pulo Aceh Putroe Aliya Ricinta; Farrah Fahdhienie; Putri Ariscasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 8 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i8.5952

Abstract

Introduction: Non-communicable diseases (NCDs) are one of the leading causes of disease worldwide and are a significant public health problem. One of the non-communicable diseases is hypertension. hypertension is the leading cause of premature death worldwide with 1.28 billion sufferers out of a total population of 8.05 billion or 16% of people worldwide suffering from hypertension. Objective: To determine whether there is a relationship between hypertension prevention behavior and a person's Health Belief Model in vulnerability, seriousness, benefits, barriers and cues to action in the community of Pulau Nasi, Pulo Aceh District. Method: This research is a quantitative study that uses an analytic design with a cross sectional approach with the chi square test. This research was conducted on Pulau Nasi, Pulo Aceh District within a period of 3 days with a population of rice islanders who did not experience hypertension totaling 81 respondents. Result: The result showed that hypertension prevention behavior with the characteristics of respondents on Pulau Nasi with female respondents in the age category dominating 20-40 years (75.6%), the last education is middle level as much as (58%), married status as much as (100%) which is dominated by the work of housewives as much as (88.9%) with domicile in alue reuyeung village as much as (33.3%). There is a significant relationship between barriers and hypertension prevention behavior in the health belief model with a (p-value 0.045) and Cues to Action with a (p-value 0.040) and there is no significant relationship between perceived vulnerability with a (p-value 0.103), perceived seriousness with a (p-value 0.445), perceived benefits with a (p-value 0.123). Conclusion: There is a relationship between barriees and cues to action on hypertension prevention behavior in Pulau Nasi, Pulo Aceh sub-district.
Co-Authors Abdi, Naufal Abdullah, Asnawi Abidin, Taufik F. Achmad, Asmawati Afriliansyah Sihotang Afriliansyah, Afriliansyah Agustin, Rahmanda Amelia Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Ainul Fadla Akbar, Azrial Amalia, Anasya Amara Rizal, Audia Amin, Fauzi Ali Andrean, Heppy Maulizar Andria, Dedi Anggi Susilawati Anggun Paramita Djati ANIS MISKA MZ Anis Miska. MZ ANWAR ARBIE Arafani, Vilda Arbi, Anwar Arifin, Vera Nazhira Arifin, Vera Nazira Arifin, Vera Nazirah Ariscasari, Putri Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah Atira, Dhia Ayu Vinezia Situmeang Azwar, Eddy Baharuddin , Dharina Baharuddin, Dharina Basri Aramico, Basri Bella, Natha Damayanti, Elok Darmawan, Aldi Darwis, Aryandi Dede Dessy Listyana Dedi Andria Depa Raihan Derren DCH. Rampengan Desi Ari Apsari Devi Zulfika Dharina Baharuddin Dharina Baharuddin Dharina Baharuddin Dharina Baharuddin Diana, Mutia Eddy Azwar Eddy Azwar Elvira Nova Riany Erma Wina Erwiyanti, Sherly Nurfajri Fadhlullah Fadhlullah Fadhlullah, Fadhlullah Fahmi Ichwansyah Fahmi Ichwansyah Fahrisal Akbar Fahrisal Akbar Fahrisal Akbar Fahrisal Akbar Faisal Abdurahman fajri, izzarul fahmi Fathiariani, Liza febrianti, heni Febriyanti, Heni Fitri Mauliza Rahmah Fitri, Raihanil Hafnidar, Hafnidar Hamisah, Irma Handayani, Yusra Hanifah Hasnur Haris Ferdinal Setiawan Hasnaini, Cika Hayatul Akmalia Hayatunnufus Hayatunnufus Hermansyah Hermansyah Humaira, Adintya Ibrahim, Aisha Humaira Ichwamsyah, Fahmi Ihsan, Ahadun Ipah Riani Ipah Riani Irma Hamisah Irma Hamisah Irma Hamisah Irma Linda Jabari, Jabari Julamnur, Ratifa Kamalurrijal, Kamalurrijal Kartini Kartini Kausar, Muhammad Anis AL Khairunnisa Lheena, Cut Putri Zaila M. Marthoenis Mahmudi Mahmudi Maidar Maidar Maidar, Maidar Maidar, Maidar Mainimar Mainimar Mairani, Tiara Maqfirah, Rauzatul Marhamah Marhamah Marzuki Marzuki Maudi, Viranika Maulana, Aiga Maulinasari, Maulinasari Melania Hidayat Meutia Zahara Mhd. Nauval Ridha MONA HILOKA MAQFIRAH Mudatsir Mudatsir Muhammad Ghifari Karsa Muhammad Habiburrahman Muhammad Iqbal Muhammad Iqhrammullah Muhammad Iqhrammullah Muhammad Iqhrammullah Muhammad Mushaddiq Muharani, Muharani Mulia, Syarifah Sulfira Mutia, Sunnia Nahrisah, Putri Naila Sabila Nana Wildana Natha Bella Nauval, M. Dharma Nazri Fajrianda Nengsi, Poppy Sri Ningsih, Rima Wirayudha Nisak, Khairun Nisrina Nisrina Nizam Albar Nova Septiana Puteri Nurasmi Fuji Nurjannah, Nurjannah Nurmaili Nurmaili Nurwijayanti Phossy Vionica Ramadhana Phossy Vionica Ramadhana Phossy Vionica Ramadhana Pratiwi, Agil Putri Ardila Sari Putri Balqis Putri Nur Ramadhani Putri Riza Yana Putroe Aliya Ricinta Radhiah Zakaria Rahayu, Rauza Lestari Rahma Wati Rahmadhani, Syahri Rahmadhaniah Rahmadhaniah Raiyan, Deka Rajwa Waliyyuddin Ramadhana, Phossy Vionica Ramadhani, Putri Nur Ramadhani, Tiara Rasmawati, Rasmawati Rawanita, Misdar Regina, Farin Rezeki, Tamara Riany, Elvira Nova Rifqa Alfina Risa Hajjatul Ula Riska Riska Riza Septiani Rosaria Indah ROSMAINI LB Saiful Azhari Saiful Kamal sainah, Nur Santika, Deva saputra, T. Yudha Sari Wartini Sari, Herdinda Mutiara Septiani, Riza Siska Riani Siti Musdalifah Sofaa Rihadah Soleha, Rifa Sonia Bella Sanjaya Sugisni, Susi Surna Lastri Syafratul Muna Syahriazi Tahara Dilla Santi Tapa, Rd Baresi Sananda Ulfa Akhmalnihar ULUL AZMI Utari, Nadia VERA NAZHIRA Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arivin Verra Nazhira Wardiati, Wardiati Wartini, Sari Wilia Aprilisa Utami Wiwit Aditama Yesi Yuliana Yesika Amananda Yusafrita, Yusafrita Zahara, Meutia Zakaria , Radhiah Zambruda Al Mabrura Zuhriyyah, Azqia