p-Index From 2021 - 2026
13.166
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease SEL Jurnal Penelitian Kesehatan JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Jurnal Surya Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Medika Malahayati Jambura Health and Sport Journal Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Jurnal Sains Riset PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Surya Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Kebidanan Muhammadiyah GEULIMA Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi Journal of Public Health Innovation (JPHI) Narra J GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Health Research Science Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat SEHATI: Jurnal Kesehatan Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Journal of Health and Medical Science Journal of Public Health Concerns Narra X International Journal of Applied Research and Sustainable Sciences (IJARSS) Journal of Public Health and Pharmacy Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Joong-Ki Jurnal Berkawan
Claim Missing Document
Check
Articles

Komunikasi Antar Personal (KAP) Pada Hipertensi di Gampong Suka Damai Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh Khairunnisa; Fahdhienie, Farrah; Baharuddin , Dharina
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 4 No 3 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v4i3.683

Abstract

Latar belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat setiap tahun, dengan dampak serius seperti stroke, gagal jantung, dan gagal ginjal. Faktor risiko hipertensi mencakup usia, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan stres. Pencegahan dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup sehat dan program edukasi. Komunikasi Antar Personal (KAP) berperan penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hipertensi, namun masih menghadapi berbagai tantangan seperti kurangnya pemahaman dan keterbatasan waktu tenaga kesehatan. Tujuan: menganalisis peran komunikasi antar personal dalam pencegahan dan pengelolaan hipertensi di Gampong Suka Damai, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh. Metode: Analisa  data  pelaksanaan  pengabdian  kepada masyarakat  ini  dilakukan  secara  deskriptif  dikarenakan  tidak  ada  data kuantitatif  yang  dikumpulkan  selama  kegiatan  berlangsung.  Keberhasilan kegiatan ini diukur pada kehadiran dan keaktifan peserta selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini akan dilakukan di gampong Suka Damai kecamatan Lueng Bata kota Banda Aceh pada Januari 2025. Sasaran pelaksanaan kegiatan ini adalah seluruh masyarakat tanpa memandang usia. Hasil: Berdasarkan hasil analisis statistik, rata-rata skor KAP pada Hipertensi mengalami peningkatan dari 7.1429 pada pre-test menjadi 12.5714 pada post-test. Nilai simpang baku menunjukkan dengan nilai 2.105 pada pre-test dan 1.982 pada post-test. Selain itu, nilai p-value sebesar 0.000 mengindikasikan bahwa perbedaan antara pre-test dan post-test sangat signifikan secara statistik (p< 0.05). Kesimpulan: Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman responden setelah dilakukan intervensi atau edukasi. Hasil ini menegaskan pentingnya edukasi dan komunikasi dalam meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat terhadap hipertensi. Dengan meningkatnya pengetahuan, masyarakat dapat lebih baik dalam mencegah dan mengelola hipertensi, sehingga dapat mengurangi risiko komplikasi di masa depan. Kata kunci: hipertensi, komunikasi antar personal, pencegahan hipertensi _________________________________________________________________ Abstract Background: Hypertension or high blood pressure is a global health problem that is increasing every year, with serious consequences such as stroke, heart failure, and kidney failure. Risk factors for hypertension include age, unhealthy diet, physical inactivity, and stress. Prevention can be done through healthy lifestyle changes and educational programs. Interpersonal communication (IEC) plays an important role in increasing public awareness about hypertension, but still faces various challenges such as lack of understanding and limited time of health workers. Objective: to analyze the role of interpersonal communication in the prevention and management of hypertension in Gampong Suka Damai, Lueng Bata District, Banda Aceh City. Method: Data analysis of the implementation of this community service was carried out descriptively because there was no quantitative data collected during the activity.  The success of this activity is measured by the attendance and activeness of the participants during the activity. This activity will be carried out in Suka Damai village, Lueng Bata sub-district, Banda Aceh city in January 2025. The target of this activity is the entire community regardless of age. Result: Based on the results of statistical analysis, the average score of IEC in Hypertension has increased from 7.1429 in the pre-test to 12.5714 in the post-test. Standard deviation shows a value of 2.105 in the pre-test and 1.982 in the post-test. In addition, the p-value of 0.000 indicates that the difference between pre-test and post-test is highly statistically significant (p < 0.05). Conclusion: This shows an increase in respondents' understanding after intervention or education. This result confirms the importance of education and communication in improving people's understanding and awareness of hypertension. With increased knowledge, people can better prevent and manage hypertension, thereby reducing the risk of complications in the future. Keywords: hypertension, interpersonal communication, hypertension prevention
Edukasi Kesehatan Persiapan Puasa Bagi Penderita Penyakit Tidak Menular di Kabupaten Aceh Besar Fahdhienie, Farrah; Hamisah, Irma
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 4 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v4i2.692

Abstract

Latar belakang: Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes mellitus dan hipertensi merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Aceh Besar. Penderita PTM menghadapi tantangan khusus dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan karena adanya risiko komplikasi seperti hipoglikemia, hipertensi tidak terkontrol, dan dehidrasi. Minimnya pengetahuan masyarakat mengenai manajemen kesehatan selama puasa dapat meningkatkan risiko tersebut. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesiapan penderita PTM dalam menjalankan puasa dengan aman. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan penderita PTM dalam menjalankan ibadah puasa melalui edukasi kesehatan yang berfokus pada pola makan, manajemen obat, serta pemantauan kondisi kesehatan. Metode: Metode yang digunakan adalah edukasi interaktif dengan paparan materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta yang terdiri dari penderita PTM, kepala keluarga, ibu rumah tangga, dan remaja. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta terkait manajemen kesehatan selama puasa. Sebanyak 85% peserta mengalami peningkatan skor pemahaman setelah mengikuti edukasi. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap dan kesadaran mengenai pentingnya pola makan sehat, pengaturan obat, serta pemantauan kesehatan selama Ramadan. Selain itu, keterlibatan keluarga dalam edukasi ini turut mendukung implementasi pola hidup sehat bagi penderita PTM. Kesimpulan: Edukasi kesehatan berbasis komunitas terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan penderita PTM dalam menjalankan ibadah puasa dengan aman. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan yang lebih luas serta melibatkan tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung pengelolaan PTM selama Ramadan. Kata kunci: edukasi kesehatan, diabetes mellitus, hipertensi, penyakit tidak menular, persiapan puasa _____________________________________________________________________ Abstract Background: Non-communicable diseases (NCDs) such as diabetes mellitus and hypertension are a growing health problem in Indonesia, including in Aceh Besar Regency. NCD sufferers face special challenges in observing the Ramadan fast due to the risk of complications such as hypoglycemia, uncontrolled hypertension, and dehydration. Lack of public knowledge regarding health management during fasting can increase these risks. Therefore, health education is needed to improve the readiness of NCD sufferers to fast safely. Objective: This activity aims to improve the understanding and readiness of NCD sufferers in observing the fast through health education that focuses on diet, medication management, and health monitoring. Method: The method used is interactive education with material presentation, discussion, and question and answer session. This activity involved 30 participants consisting of NCD sufferers, heads of families, housewives, and adolescents. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests to measure the increase in participants' understanding. Result: The evaluation results showed a significant increase in participants' knowledge regarding health management during fasting. As many as 85% of participants experienced an increase in their understanding scores after participating in the education. Participants also showed changes in attitudes and awareness regarding the importance of a healthy diet, medication management, and health monitoring during Ramadan. Furthermore, family involvement in this education program supports the implementation of healthy lifestyles for NCD sufferers. Conclusion: Community-based health education has proven effective in increasing the readiness of NCD sufferers to safely fast. It is recommended that this activity be implemented sustainably with a broader scope and involve health workers and other stakeholders to support NCD management during Ramadan. Keywords: health education, diabetes mellitus, hypertension, non-communicable diseases, fasting preparation
Evaluasi Program Penyakit Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Lampaseh Kota Banda Aceh Ramadhani, Putri Nur; Bella, Natha; Wartini, Sari; Fahdhienie, Farrah; Maidar, Maidar
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 2 (2025): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v5i2.1042

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Puskesmas sebagai layanan kesehatan primer memiliki peran penting dalam pengendalian hipertensi melalui deteksi dini, pengobatan, dan edukasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program penanggulangan hipertensi di Puskesmas Lampaseh, Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan penanggung jawab program, observasi fasilitas, serta analisis data sekunder tahun 2022–2024. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program hipertensi di Puskesmas Lampaseh telah berjalan cukup baik. Pemeriksaan tekanan darah dilakukan secara rutin, dan distribusi obat antihipertensi seperti Amlodipin dan Captopril sebagian besar berjalan lancar, meskipun terdapat kendala keterlambatan distribusi pada tahun 2023. Jumlah pasien hipertensi mengalami fluktuasi dari 442 pasien pada tahun 2022 menjadi 406 pasien pada 2023, dan menurun menjadi 404 pada tahun 2024. Edukasi kepada pasien mengenai kepatuhan minum obat dan perubahan gaya hidup terus ditingkatkan. Namun, masih diperlukan penguatan kapasitas layanan dan komunikasi dengan pasien untuk meningkatkan efektivitas program. Pelaksanaan program hipertensi di Puskesmas Lampaseh cukup efektif, namun masih memerlukan perbaikan dalam hal distribusi obat dan edukasi berkelanjutan. Peningkatan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan keterlibatan aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencapai pengendalian hipertensi yang optimal.
Intervention Model for Pulmonary Tuberculosis (TB) with A Positive Acid-Fast Bacilli (AFB+) in Peukan Bada Sub-district, Aceh Besar Regency Farrah Fahdhienie; Wardiati, Wardiati
Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Institute of Topical Disease Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijtid.v13i2.62967

Abstract

Pulmonary tuberculosis (TB) with positive Acid-Fast Bacilli (AFB+) remains one of the most transmissible infectious diseases worldwide. This disease poses a significant public health challenge in many countries. This study aimed to develop a risk-factor-based intervention model to reduce the incidence of Pulmonary TB (AFB+). A case-control approach was employed, with the case group comprising people diagnosed with Pulmonary TB (AFB+), and the control group consisting of non-TB individuals from the same neighborhoods. Binary logistic regression was used for bivariate analysis, and multivariate analysis utilized logistic regression. This study found that the social determinants model accounted for 34.9% of the variance in the incidence of Pulmonary TB (AFB+) (R² = 0.349). The biological determinants model showed an R² of 0.127, indicating that this model explains 12.7% of the variance in the disease. The third model, which focused on behavioral determinants, had an R² of 0.312, meaning that behavioral factors accounted for 31.2% of the variance. The fourth model, examining the physical condition of housing, showed an R² of 0.425, indicating that 42.5% of the variance in Pulmonary TB (AFB+) is explained by variables related to housing conditions. In conclusion, the physical condition of housing emerged as the strongest predictor of Pulmonary TB (AFB+). These findings suggest that improving housing conditions should be a key component of public health strategies to reduce the incidence of Pulmonary TB (AFB+). Targeted interventions to improve the household environment are crucial for reducing the risk and transmission of Pulmonary TB (AFB+).
Hubungan Efikasi Diri, Lama Terdiagnosis, dan Dukungan Sosial dengan Perilaku Pengendalian Hipertensi pada Wanita Dewasa di Wilayah Kerja Puskesmas Montasik Kabupaten Aceh Besar Depa Raihan; Fahdhienie, Farrah; Septiani, Riza
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v4i3.5423

Abstract

Hypertension or high blood pressure, is a dangerous condition that often occurs without symptoms and can affect people of all ages. This disease is influenced by lifestyle factors, treatment compliance, and self-confidence. This study aims to identify hypertension control behaviors among adult women in the working area of the Montasik Community Health Center, Aceh Besar Regency. The study employed a quantitative approach with a cross-sectional design and involved 90 respondents selected using accidental sampling. Data collection was conducted through interviews using a questionnaire from January 4 to 7, 2025. Data analysis was performed using SPSS with univariate and bivariate analyses. The results showed that 40% of respondents did not engage in hypertension management behaviors, 40% had low self-efficacy, 42.2% had a duration of hypertension of less than 1 year, and 52.2% received low social support. Bivariate analysis showed a significant association between self-efficacy (p=0.000), duration of hypertension (p=0.000), and social support (p=0.010) with hypertension control behavior. However, there was no significant association between educational level (p=0.230) and hypertension control behavior. By identifying the factors influencing hypertension control behavior, healthcare workers need to collaborate with community leaders and health workers to enhance public awareness regarding healthy lifestyles and hypertension control.
Edukasi Menggambar Isi Piring Seimbang Pada Remaja Maulinasari, Maulinasari; Abdi, Naufal; Erwiyanti, Sherly Nurfajri; Fahdhienie, Farrah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.10866

Abstract

Permasalahan konsumsi gizi seimbang masih menjadi tantangan besar di kalangan remaja Indonesia. Kebiasaan makan yang tidak sesuai dengan pedoman “Isi Piringku” dapat memengaruhi status gizi dan berdampak negatif terhadap kesehatan jangka panjang, termasuk meningkatkan risiko anemia dan kekurangan gizi. Merespons hal tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan literasi gizi remaja melalui pendekatan edukatif yang bersifat partisipatif, yaitu metode “Menggambar Isi Piring Seimbang.” Program dilaksanakan di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, dengan melibatkan 16 remaja berusia 12 hingga 21 tahun. Rangkaian kegiatan terdiri atas tiga tahap utama: pengisian pre-test, pemberian materi edukasi melalui leaflet dan video, serta post-test yang dilengkapi dengan aktivitas menggambar komposisi isi piring berdasarkan pedoman gizi seimbang. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tiga aspek utama. Persentase peserta dengan tingkat pengetahuan tinggi meningkat dari 18,75% menjadi 68,75%. Sikap positif terhadap makanan bergizi bertambah dari 25% menjadi 62,5%, sedangkan praktik makan bergizi yang tergolong baik naik dari 25% menjadi 75%. Hasil ini memperlihatkan bahwa pendekatan visual dan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman serta membentuk perilaku makan sehat di kalangan remaja. Oleh karena itu, pendekatan serupa disarankan untuk diimplementasikan secara lebih luas dalam program promosi gizi, baik di sekolah maupun di tingkat komunitas, khususnya di daerah pedesaan.
Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis (TB) Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Nisak, Khairun; Fahdhienie, Farrah; Ichwansyah, Fahmi
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 1 (2024): Februari 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i1.1161

Abstract

Penyakit TB paru merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan di Aceh, disebabkan oleh kuman micobacterium tuberculosis yang dapat tertular dari percikan batuk berdahak yang mengandung banteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya. Jenis Penelitian ini bersifat analitik dengan desain Case Control Study. Populasinya 30 penderita TB paru di wilayah kerja puskesmas Ingin Jaya dengan perbandingan 1:1, jumlah sampel diambil menggunakan total sampling yaitu 30 kasus dan 30 kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan chi square, menunjukkan bahwa faktor yang berisiko terjadinya TB paru yaitu kontak erat (p =0.006), pengetahuan (p= 0.045), komorbid (p= 0.020), dan merokok (p =0.004) berhubungan dengan risiko kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya. Disarankan kepada petugas penanggung jawab TB untuk memberikan perhatian yang lebih kepada penderita TB paru seperti membuat program yang mengarahkan pada peningkatkan pencegahan penularan penyakit TB paru seperti penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat.
Perilaku Pencegahan Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar Sari, Herdinda Mutiara; Fahdhienie, Farrah; Ariscasari, Putri
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 3 (2024): Juni 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i3.1331

Abstract

Tuberkulosis adalah infeksi penyakit menular yang menjadi penyebab utama dari terjadinya jutaan kematian yang terjadi di dunia setiap tahunnya. Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan antara perilaku pencegahan terhadap kejadian penularan penyakit tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Peukan Bada. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini 96 responden, pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis univariat dan bivariar menggunakan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa responden yang ada melakukan perilaku pencegahan sebesar 47,9%, responden yang memiliki pengetahuan baik 46,9% dan yang ada terpapar media infromasi sebanyak 66,7%, Hasil bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara perilaku pencegahan TB dengan pengetahuan (p=0,023), tingkat pendidikan (p=0,001), media informasi (p =0,001). Hasil penelitian ini juga tidak ada hubungan antara stigma masya rakat (p=0,790), dengan perilaku pencegahan TB. Diharapkan kepada petugas TB Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar untuk lebih dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menerapkan perilaku pencegahan TB di kehidupan sehari-hari.
Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Dalam Pencegahan Diare Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Julamnur, Ratifa; Fahdhienie, Farrah; Andria, Dedi
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1432

Abstract

Diare merupakan penyakit endemis yang berpotensi menimbulkan KLB dan masih menjadi penyumbang angka kematian di Indonesia terutama pada balita. Tujuan penelitian yaitu faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dalam pencegahan diare pada balita. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional, populasinya yaitu Ibu balita dengan sampel sebanyak 70 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, analisis dengan uji chi square menggunakan aplikasi STATA. Hasil univariat menunjukkan pencegahan diare baik (51,43%), pencegahan diare kurang baik 48,57%, pengetahuan kurang baik 52,8%, peran petugas kesehatan tidak berperan 62,86%, sikap negatif 55,71% dan sumber informasi media 64,29%. Dan hasil analisis bivariat menunjukkan pengetahuan dengan p-value=0,001, peran petugas kesehatan p-value=0,002, sikap p-value=0,001, dan sumber informasi p-value=0,003. Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan, peran petugas kesehatan, sikap dan sumber informasi dengan perilaku Ibu dalam pencegahan diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar 2023.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Imunisasi Dasar Lengkap di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Pratiwi, Agil; Fahdhienie, Farrah; Septiani, Riza
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1440

Abstract

Imunisasi adalah usaha untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit infeksi pada bayi, anak dan juga orang dewasa. bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu dalam melaksanakan imunisasi dasar pada anak.di Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini yaitu 83 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Penelitian dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Data di analisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square melalui STATA. Hasil univariat imunisasi lengkap pada anak 34,94% dan tidak lengkap 65,0%. Hasil uji chi square didapatkan ada hubungan antara variabel pengetahuan p-value=0,001, peran petugas kesehatan dengan p-value 0,000, dukungan keluarga p-value=0,000 dan pekerjaan p-value=0,000 pada imunisasi dasar lengkap di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Disarankan kepada pihak puskesmas agar lebih banyak memberikan penyuluhan pentingnya imunisasi pada anak agar anak terhindari dari penyakit yang dapat dicegah dan juga pihak puskesmas harus lebih memantau desa mana saja yang belum menerima imunisasi secara lengkap di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar.
Co-Authors Abdi, Naufal Abdullah, Asnawi Abidin, Taufik F. Achmad, Asmawati Afriliansyah Sihotang Afriliansyah, Afriliansyah Agustin, Rahmanda Amelia Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Ainul Fadla Akbar, Azrial Akbar, Fahrisal Akhmalnihar, Ulfa Albar, Nizam Amalia, Anasya Amara Rizal, Audia Amin, Fauzi Ali Andrean, Heppy Maulizar Andria, Dedi Anggi Susilawati Anggun Paramita Djati Arafani, Vilda Arbi, Anwar ARBIE, ANWAR Arifin, Vera Nazhira Arifin, Vera Nazira Arifin, Vera Nazirah Ariscasari, Putri Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah Atira, Dhia Ayu Vinezia Situmeang Azhari, Saiful Azwar, Eddy Baharuddin , Dharina Baharuddin, Dharina Basri Aramico, Basri Bella, Natha Damayanti, Elok Darmawan, Aldi Darwis, Aryandi Dede Dessy Listyana Depa Raihan Desi Ari Apsari Devi Zulfika Dharina Baharuddin Diana, Mutia Eddy Azwar Elvira Nova Riany Erma Wina Erwiyanti, Sherly Nurfajri Fadhlullah Fadhlullah Fadhlullah, Fadhlullah Fahmi Ichwansyah Faisal Abdurahman fajri, izzarul fahmi Fathiariani, Liza febrianti, heni Febriyanti, Heni Fitri, Raihanil Hafnidar, Hafnidar Hamisah, Irma Handayani, Yusra Haris Ferdinal Setiawan Hasnaini, Cika Hayatunnufus Hayatunnufus Hermansyah Hermansyah Humaira, Adintya Ibrahim, Aisha Humaira Ichwamsyah, Fahmi Ihsan, Ahadun Ipah Riani Iqhrammullah, Muhammad Irma Hamisah Irma Linda Jabari, Jabari Julamnur, Ratifa Kamalurrijal, Kamalurrijal Kartini Kartini Kausar, Muhammad Anis AL Khairunnisa LB, ROSMAINI Lheena, Cut Putri Zaila M. Marthoenis Mahmudi Mahmudi Maidar, Maidar Maidar, Maidar Mainimar Mainimar Mairani, Tiara MAQFIRAH, MONA HILOKA Maqfirah, Rauzatul Marhamah Marhamah Marzuki Marzuki Maudi, Viranika Maulana, Aiga Maulinasari, Maulinasari Melania Hidayat Meutia Zahara Mhd. Nauval Ridha Mudatsir Mudatsir Muhammad Ghifari Karsa Muhammad Habiburrahman, Muhammad Muhammad Iqbal Muharani, Muharani Mulia, Syarifah Sulfira Mushaddiq, Muhammad Mutia, Sunnia Nahrisah, Putri Naila Sabila Nana Wildana Nauval, M. Dharma Nazri Fajrianda Nengsi, Poppy Sri Ningsih, Rima Wirayudha Nisak, Khairun Nisrina Nisrina Nova Septiana Puteri Nurjannah Nurjannah Nurjannah, Nurjannah Nurmaili Nurmaili Phossy Vionica Ramadhana Pratiwi, Agil Putri Balqis, Putri Putri Riza Yana Radhiah Zakaria Rahayu, Rauza Lestari Rahma Wati Rahmadhani, Syahri Rahmadhaniah Rahmadhaniah Rahmah, Fitri Mauliza Raiyan, Deka Ramadhana, Phossy Vionica Ramadhani, Putri Nur Ramadhani, Tiara Rampengan, Derren DCH. Rasmawati, Rasmawati Rawanita, Misdar Regina, Farin Rezeki, Tamara Riany, Elvira Nova Ricinta, Putroe Aliya Rihadah, Sofaa Risa Hajjatul Ula Riska Riska Rosaria Indah Saiful Kamal sainah, Nur Santika, Deva saputra, T. Yudha Sari, Herdinda Mutiara Sari, Putri Ardila Savitri, Hidayati Septiani, Riza Siska Riani Soleha, Rifa Sonia Bella Sanjaya Sugisni, Susi Syahriazi Tahara Dilla Santi Tahara Dilla Santi Tapa, Rd Baresi Sananda ULUL AZMI Utari, Nadia Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arifin Vera Nazhira Arivin Waliyyuddin, Rajwa Wardiati, Wardiati Wartini, Sari Wiwit Aditama Yesi Yuliana Yesika Amananda Yusafrita, Yusafrita Zahara, Meutia Zakaria , Radhiah Zakaria, Radhiah Zuhriyyah, Azqia