p-Index From 2021 - 2026
11.147
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ELINVO (Electronics, Informatics, and Vocational Education) Medical Laboratory Technology Journal Belitung Nursing Journal Journal Of Holistic Nursing Science SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Kesehatan Bina Generasi Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Faletehan Health Journal Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan JURNAL MUTIARA NERS Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang Healthcare Nursing Journal Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Indonesian Journal of Global Health research Madaniya Jurnal Kesehatan: Jurnal Ilmu- Ilmu Keperawatan, Kebidanan, Farmasi dan Analis Kesehatan MAHESA : Malahayati Health Student Journal JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADU GENIUS JOURNAL (General Nursing Science Journal) Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat INDOGENIUS Jurnal VNUS (Vocational Nursing Science) Journal of International Conference Proceedings Prosiding University Research Colloquium KIAN Journal Karimah Tauhid GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Daarul Ilmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Seminar Nasional Riset dan Teknologi (SEMNAS RISTEK) Jurnal Info Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

PELAKSANAAN FIVE MOMENT CUCI TANGAN PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN CIAMIS Suhanda Suhanda; Lilis Lismayanti; Nurjanah Nurjanah; Henri Setiawan; Rudi Kurniawan
JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMU- ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 5 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v5i1.25

Abstract

Health Care Associated Infection  merupakan penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian 1,4 juta setiap hari di seluruh dunia. Selain itu menyebabkan lama perawatan, mortalitas dan biaya pelayanan kesehatan meningkat. Infeksi nosokomial dapat dicegah salah satunya yaitu dengan mencuci tangan. WHO 2009 memprogramkan global patient safety dengan merumuskan strategi penerapan hand hygiene untuk petugas kesehatan diantaranya sebelum kontak dengan pasien, sebelum melakukan tindakan prosedur bersih atau steril, setelah terkena cairan tubuh pasien, setelah kontak dengan pasien, setelah kontak dengan lingkungan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan five moment cuci tangan perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Ciamis. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, analisisnya menggunakan univariat, metode penelitiannya menggunakan observasi. Jumlah sampel sebanyak 65 orang, teknik pengambilan sampelnya menggunakan proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan five moment cuci tangan sebelum kontak dengan pasien yaitu kategori tidak patuh sebanyak 43 responden dan kategori patuh sebanyak 22 responden, sebelum melakukan prosedur bersih/steril kategori patuh sebanyak 41 responden dan kategori tidak patuh sebanyak 24 responden, setelah terkena cairan tubuh pasien kategori patuh sebanyak 51 responden dan kategori tidak patuh sebanyak 14 responden, setelah kontak dengan pasien kategori patuh sebanyak 47 responden dan kategori tidak patuh sebanyak 18 responden dan setelah kontak dengan lingkungan pasien kategori patuh sebanyak 47 responden dan kategori tidak patuhsebanyak 18 responden. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa pelaksanaan five moment cuci tangan perawat dalam kategori patuh sebanyak 42 responden 64,02% sedangkan kategori tidak patuh sebanyak 23 responden 35,98%. Diharapkan kepada perawat untuk lebih meningkatkan kesadaranya mengenai five moment cuci tangan karena itu merupakan salah satu unsur keselamatan kerja yang menyangkut perawat itu sendiri maupun keselamatan pasien.
Gambaran Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Terapi Hemodialisa Di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Ciamis Tahun 2018 Rosmiati Rosmiati; Henri Setiawan; Neng Yosi Resa
JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMU- ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 5 No. 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v5i2.29

Abstract

Latar Belakang : Gagal ginjal kronis merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan ireversible dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit. Pasien yang menjalani hemodialisa jangka panjang harus dihadapkan dengan berbagai masalah seperti masalah finansial, kesulitan dalam mempertahankan pekerjaan, depresi dan ketakutan terhadap kematian sehingga mempengaruhi kualitas hidupnya. Tujuan: untuk mengetahui kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Ciamis Tahun 2018 Metode Penelitian: Metode penelitian ini adalah deskriptif. Populasinya 253 penderita gagal ginjal kronik yang melakukan terapi hemodialisa di Ruang Hemodialisa RSUD Kabupaten Ciamis. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling didapat 72 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi yang di tentukan peneliti. Hasil Penelitian: Kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani terapi hemodialisa berkategori rendah sebanyak 37 orang (51.4%). Berdasarkan kesehatan sebanyak 44 orang (61.1%), memiliki kualitas hidup sedang berdasarkan kepemilikan sebanyak 51 (70.8%), dan memiliki kualitas hidup rendah berdasarkan harapan sebanyak 39 (54.2%). Kesimpulan: Kualitas hidup klien gagal ginjal kronik masih rendah, maka diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan hemodialisa kepada pasien hemodialisa agar kualitas hidup tidak rendah.
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Penyalahgunaan Obat Golongan Bebas Terbatas Pada Remaja Di Kecamatan Patimuan henri setiawan; Metha Kumiar; yanti rinayanti
JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMU- ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 5 No. 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v5i2.34

Abstract

Latar Belakang : Remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Masa remaja masih dalam masa pencarian jati diri selalu berusaha mencoba-coba hal-hal yang baru, apabila tidak adanya kontrol dari orang tua maka kalangan remaja tersebut akan terjerumus dalam perbuatan yang menyimpang. Tujuan : Untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi penyalahgunaan obat golongan bebas terbatas pada remaja. Metode Penelitian : Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif. Jumlah sampel 31 responden dengan teknik pengambilan sample yaitu total sampling. Hasil Penelitian: Hasil penelitian di Kecamatan Patimuan menunjukan: 1) Faktor jenis kelamin penyalahgunaan obat golongan bebas terbatas pada remaja yaitu laki-laki 29 orang (93,5%) 2) Faktor lingkungan keluarga penyalahgunaan obat golongan bebas terbatas pada remaja yaitu lingkungan keluarga tidak baik 16 orang (51,6%). 3) Faktor lingkungan masyarakat penyalahgunaan obat golongan bebas terbatas pada remaja yaitu lingkungan masyarakat baik sebanyak 18 orang (58,1%). 4) Faktor lingkungan pergaulan penyalahgunaan obat golongan bebas terbatas pada remaja yaitu lingkungan pergaulan baik sebanyak 23 orang (74,2%). 5) Faktor tingkat pendidikan penyalahgunaan obat golongan bebas terbatas pada remaja yaitu SMP sebanyak 14 orang (45,2%). Kesimpulan : Faktor yang mempengaruhi penyalahgunaan obat golongan bebas terbatas pada remaja di Kecamatan Patimuan adalah lingkungan keluarga tidak baik yaitu 16 orang (51,6%).
Combination of Music and Guided Imagery on Relaxation Therapy to Relief Pain Scale of Post-Operative Patients Nur Hidayat; Rudi Kurniawan; Yudisa Diaz Lutfi Sandi; Esti Andarini; Fidya Anisa Firdaus; Heri Ariyanto; Reffi Nantia Khaerunnisa; Henri Setiawan
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.891 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v8i2.360

Abstract

Aim: This literature review aims to explain the effectiveness of combination relaxation therapies with music and imagery technique to reduce the quality and quantity of pain experienced by post-operative patients. Methods: The research data were identified from 5 journal databases including PubMed, JSTOR, Willey Online Library, Sage Journal and Taylor Francis Online by using the PIOS (Participant, Intervention, Outcomes and Study Design) method and MesH term on advanced search engines. Additional records identified through Google Scholar and Research Gate. The articles that become research data are articles published in 1998–2018 in English version, open access and full-text in the form of original research articles. Results: Eight articles that were screened using PRISMA reviewed without meta-analysis consisted of four articles intervening in a combination of relaxation with music and four articles combining with imagery. Conclusion: The combination of relaxation techniques with music, as well as a combination of relaxation techniques with effective imagery are used to reduce pain. Based on the analysis of the results in several studies, it can be found that patient education about relaxation therapy should be given to all surgical patients to help improve patient’s comfort and enhance tissue healing.  
Upaya Peningkatan Pengetahuan tentang Anemia pada Remaja Henri Setiawan; Alda Nurani Asmara; Andini Zharfa Asmarani; Desry; Dina Mega Tresna Pamungkas
KOLABORASI JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2 No 4 (2022): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1140.458 KB) | DOI: 10.56359/kolaborasi.v2i4.93

Abstract

Introduction: Anemia is a condition with hemoglobin, hematocrit and red blood cell levels that are lower than normal values. Iron deficiency anemia can cause various impacts on adolescent girls, including lowering the body's resistance so that it is susceptible to disease, decreased activity and learning achievement. Anemia occurs due to lack of iron so that the formation of red blood cells and other functions in the body is disrupted. Adolescent girls are more prone to anemia risk than boys, because young girls have the possibility of losing more iron (Fe) during menstruation. The content of Fe tablets is an important element in the formation of red blood cells. Objective: The purpose of this health education is to increase knowledge about anemia and assist in early prevention of anemia cases among adolescents. Method: The method used in this activity is the question and answer method where this activity begins with finding the target or subject of counseling. Result: Based on the results of research conducted on 25 respondents on January 20, 2022 at SMP Negeri 1 Sadananya, it was found that the subjects did not know about anemia. but the subjects had normal menstrual patterns, never had a history of disease, but the consumption pattern of Fe tablets in all respondents (100%) was irregular. Conclusion: In accordance with the results of the evaluation of the counseling activity on anemia among adolescents, it has been successful with indicators of Knowledge, Problem Solving, participation, duration, and Punctuality.
Relationship Between Diet And Type 2 Diabetes Militus at Dr. Mamik Clinic Dedi Supriadi; Rudi Kurniawan; Siva Khoerun Nisa; Henri Setiawan; Dadi Hamdani
Jurnal Vocational Nursing Sciences (VNUS) Vol 2 No 2 (2020): JURNAL VNUS (Vocational Nursing Science)
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.412 KB) | DOI: 10.52221/jvnus.v2i2.163

Abstract

Diabetes Mellitus is now a serious threat to humans in the world. One of the factors that cause Diabetes Mellitus is diet. Diabetes Mellitus is a degenerative disease that is closely related to diet. Improper dietary regulation as recommended by 3J (Schedule, Amount, and Type) can result in an increase in blood sugar levels Objective: This study aims to determine the relationship between Diet and Type 2 Diabetes Mellitus at dr. Mamik in 2020. The research method used is a quantitative analysis using a cross-sectional approach. The population in this study were all patients who went to dr. Mamik in May 2020 as many as 142 people. Samples were taken using the quota sampling technique of as many as 59 people. The results of the study show an overview of the diet of patients with type 2 diabetes mellitus at the dr. Mamik, most of whom were in the bad category as many as 40 people (67.8%), a description of the incidence of type 2 diabetes mellitus at the dr. Mamik, the highest frequency was in the category of Type 2 DM as many as 37 people (62.7%) and there was a significant relationship between diet and type 2 diabetes mellitus at Dr. Mamik Clinic because the value of alpha  > value. Conclusion: there is a relationship between diet and type 2 diabetes mellitus.
EDUKASI PENYAKIT THALASEMIA PADA MAHASISWA STIKES MUHAMMADIYAH CIAMIS Doni Setiawan; Henri Setiawan; Ary Nurmalasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9655

Abstract

ABSTRAKPrevalensi penyakit thalasemia di Indonesia, seperti di Kabupaten Ciamis mengalami peningkatan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Prinsip utama pencegahan munculnya penderita thalasemia baru adalah dengan mencegah kelahiran bayi thalasemia. Program yang efektif untuk menanggulangi masalah tersebut adalah dengan pendidikan publik penyakit thalasemia. Kegiatan program yang dapat menjadi solusi bagi permasalahan tersebut adalah kegiatan edukasi penyakit thalassemia pada mahasiswa.   Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang penyakit thalasemia sehingga dapat mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka kejadian kelahiran thalasemia. Metode kegiatan ini dilakukan dengan sosialisasi penyakit thalassemia yang diikuti  oleh 82 mahasiswa STIKes Muhammadiyah Ciamis, Jawa Barat yang dilakukan secara daring. Tahapan kegiatan meliputi pembuatan buku digital thalasemia, penyebaran informasi kegiatan, pengerjaan pre test, sesi pemaparan materi, dan sesi evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini memperlihatkan kenaikan nilai rerata dan median post test yaitu 34% dan 50%. Hal ini menunjukkan setelah kegiatan ini terjadi peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap penyakit thalasemia. Intervensi berupa edukasi dengan media buku digital dapat meningkatkan pemahaman terhadap penyakit thalasemia. Kata kunci: edukasi; thalasemia; buku digital; pelajar ABSTRACTThe increasing prevalence of thalassemia in Indonesia needs to be alerted. The main principle of preventing the emergence of new thalassemia sufferers is to prevent the birth of thalassemic babies. Effective programs to reduce the prevalence are public education, career screening, counseling, and information about the diagnosis. This community service activity aims to increase student understanding regarding thalassemia disease so that it can support government programs in reducing the incidence of thalassemia births. This community service was attended by 82 students of STIKes Muhammadiyah Ciamis, West Java. This community service was conducted online. There are several stages carried out in this activity, namely the creation of a thalassemia digital book, dissemination of activity information, pre-test work, material presentation sessions, and evaluation sessions. The results of this community service activity raised the average and median scores for the post-test, namely 66.97 and 80. This shows that after these activities there was an increase in students' understanding of thalassemia disease. Interventions in the form of education with ebook media can increase understanding of thalassemia disease. Keywords: education; thalassemia; ebook; student
Health Education, Screening and Diabetic Foot Excercise in Cimanggu District, Bogor Henri Setiawan; Suhanda Suhanda; Elis Roslianti; Andan Firmansyah; Ade Fitriani; Dadi Hamdani; Andika Abdul Malik; Irma P. Arisanty; Navis Aulia Rahman
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.691 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v5i2.2419

Abstract

The emergence of the COVID-19 disease outbreak and the government's PPKM regulations have forced people to work remotely from their homes, making them less physically active and exercising so that they can be at risk of triggering the emergence of various diseases in the future, one of which is diabetes mellitus. So STIKes Muhammaduyah ciamis Working in collaboration with Moist Care Clinic Bogor feels It is crucial and required to provide education about the risk of diabetes, screening for diabetic feet as early detection and diabetic foot exercise as a good physical activity for the feet to prevent diabetic sores. This community service project's goal is to provide health counseling, foot screening, and foot exercises for diabetes mellitus in the Cimanggu District Community, Bogor. This community service is intended for the Cimanggu District Community in Bogor. The activities are carried out within a period of 1 month starting from January 6 to February 4, 2022, Preparation, execution, and evaluation are the stages of an activity. Preparation includes a field survey and activity permit. Doctors from the Moist Care Clinic practiced foot screening as part of the implementation. Health Counseling by Lecturers from STIKes Muhammadiyah Ciamis and Diabetic Foot Exercises by DIII Nursing Study Program Students from STIKes Muhammadiyah Ciamis. Each stage of an activity is evaluated by compiling and drawing conclusions from the data collected, with the Moist Care Clinic following up on these findings in the future. The results of the activity are the implementation of diabetes foot screening, diabetes health counseling, and diabetes foot exercises. Implementing activities are lecturers, nurses, and students and assisted by the Cimanggu sub-district community.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kecemasan Penderita Diabetes Mellitus Henri Setiawan; S Suhanda; Elis Sopatilah; Gumilar Rahmat; Dian Danu Wijaya; Heri Ariyanto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1011.343 KB)

Abstract

Penyakit diabetes mellitus merupakan sekelompokkelainan heterogen yang ditandai dengan kenaikan kadar glukosadalam darah atau hiperglikemia. Penyakit ini merupakan suatuancaman bagi kesehatan manusia didunia. Seiring denganperubahan gaya hidup, angka kesakitan dan kamatian akibatdiabetes mellitus terus meningkat setiap tahunnya. Banyak pasiendiabetes mellitus yang tidak menyadari dirinya mengidap penyakitdiabetes mellitus. Hal ini disebabkan minimnya informasi danpengetahuan masyarakat tentang diabetes mellitus terutama gejaladan penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan tingkat pengetahuan dan kecemasan penderita diabetesmellitus. Metode: Penelitian ini mengguanakan jenis penelitiananalitik kuantitatif dengan mengguanakan pendekatan CrossSectional, dan teknik pengambilan sampel adalah proposionalrandom sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioneruntuk mengetahui tingkat pengetahuan dan HARS (Hamilton AnxietyRating Scale) untuk mengetahui tingkat kecemasan. Hasil: Daripopulasi penelitian sebanyak 333 orang, dan keseluruhan sampelberdasarkan rumus di atas yang memenuhi kriteria inklusi adalah 77orang. Hasil menunjukan mayoritas sampel memiliki pengetahuankurang sebanyak 51,90% dan mengalami cemas sedang sebanyak50,60%. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang sangat signifikanantara tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan penderitadiabetes mellitus dibuktikan dengan uji chi square α < 0,05.
Case Study of Progressive Muscle Relaxation Intervention to Reduce Pain in Appendicitis Patient Nur Hidayat; Haryani; Aditya Nur Wahyuni; Iif Taufiq El Haque; Iman Masluh Aziz; Henri Setiawan
Genius Journal Vol. 3 No. 2 (2022): GENIUS JOURNAL
Publisher : Inspirasi Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.776 KB) | DOI: 10.56359/gj.v3i2.130

Abstract

Objective: This case study was conducted to describe a progressive muscle relaxation intervention in reducing pain in appendicitis patients. Method: This study uses a case study design with an evidence-based practice approach that focuses on nursing interventions. This research was conducted at the BLUD RSU Banjar City on 27-31 May 2022. Participants in this study were Ny patients. C, 35 years old, female, complains of right lower quadrant abdominal pain. The process of assessing and establishing a diagnosis is focused on the main problem. Objective and subjective data becomes a reference for periodic evaluation of nursing implementation. Results: Patients gave recognition of decreased pain after being given a progressive muscle relaxation intervention with a pain scale of 4 out of 5 (0-10) and a scale of 3 out of 4 (0-10).   Conclusion: Progressive muscle relaxation intervention should be suspected to be effective in reducing pain in appendicitis patients as evidenced by subjective patient recognition. Theoretically, this study does not conflict with previous research so that it can be a reference in future research. Theoretically, this research does not conflict with previous research so that it can be a reference in future research. Clinically, progressive muscle relaxation intervention can be an alternative intervention to reduce pain levels in patients with chronic diseases such as appendicitis in hospitals and health centers.
Co-Authors A Fitriani Aap Apipudin Ade Fitriani Ade Fitriani Ade Fitriani, Ade Aditya Nur Wahyuni Ah. Yusuf Ahmad, Nizar Albianto, Deranito Langlang Paresa Alda Nurani Asmara Andika Abdul Malik Andika Abdul Malik Andini Zharfa Asmarani Anisa Firdaus, Fidya Ariani, Dini Arifin, Hidayat Ariyanto, Heri Ary Nurmalasari asep gunawan Asma, Fery Rahmawan Atun Farihatun Ayu Endang Purwati Badriah, Siti Bhakti Permana Cahyadi Kurniawan, Ikna Dadi Hamdani David Richard, Selvia Davit Nugraha Dedi Supriadi Deni Firmansyah Desry Dian Andriani Dian Danu Wijaya Dimas Irawan, Dimas Dina Mega Tresna Pamungkas Doni Setiawan Doni Setiawan E Roslianti E Rosliati Elis Roslianti Elis Sopatilah Erna Safariyah Esti Andarini Fahliza, Aqshal Ilham Farhan Hadi Fatmawati Karim Fauzan Aziz Febriana, Reka Febriani Putri, Devita Fidya Anisa Firdaus Fidya Anisa Firdaus Firdaus, Fidya Anisa Firmansyah, Andan Fuzti Fauzia Gandara, Purnama Gita Puspa Jayantika Gumilar Rahmat Haryani Hasan Huda, Muhammad Hendri Tamara Yuda Heni Heryani Heni Marliany Heri Ariyanto Heri Ariyanto Heriyanti, Silvia Widyani Herry Garna Hery Heryanto Hery Heryanto Hidayat Hidayat Wijayanegara Iif Taufiq El Haque Iis Ismayanti Ima Sukmawati, Ima Iman Masluh Aziz Indriastuti, Marlina Irma P. Arisanty Irpan Ali Rahman Irpan Ali Rahman Ishana Balaputra Ishana Balaputra Isni Lailatul Maghfiroh Istianah, Euis Tia Karim, Fatmawati Khaerunnisa, Reffi Nantia Khairunnisa, Reffi Nantia Khoidar Amirus Komalaningsih , Sri Kusumawaty, Jajuk Lilis Lismayanti Lusi Lestari Masluh Aziz, Iman Masruah, Iim Imas Metha Kumiar MJW, Endrian MULYADI Mustopa, Acep Hidayatul Nantia Khaerunnisa, Reffi Naurah, Ghina Nurjihan Navis Aulia Rahman Neng Yosi Resa Nida Siti Padilah Ningrum, Widya Maya Nizar Ahmad Noor Sofia, Maulidah Novianti, Donna Nugraha, Yuda Nur Hidayat Nur Hidayat Nur Hidayati Nuraida, Noneng Nurapandi, Adi Nurazizah, Tsaniya Nurherliyany, Metty Nurjanah Nurjanah Nurpadilah, Demita Oktavia, Windi Oktaviani, Sophia Oktriani, Herni Pradiansyah, Kevin Septia Prasetia , Toni Putri Nurlela, Intan Putri, Tri Antika Rizki Kusuma Rahayu, Rita Rahayu, Yuyun Rahman, Irfan Ali Rahmat, Gumilar Rapiyudin Ratna Suminar Reffi Nantia Khaerunnisa Refi Nantia Khairunisa Rena Prizka Melia Rhousnaka, Dika RIRIN LESTARI Riza Nuraeni Putri Rohimah, Sri Nurul Rosalina, Dela Gita Rosidah Solihah roslianti, elis Rosmalina Hoerunisa Rosmiati RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Kurniawan Rudi Kurniawan Rusmini, Hetti Safariani, Nur Salsabilla, Nadya Sandi, Yudisa Diaz Lutfi Sari, Wiar Saryono Saryono Selvia David Richard Shintia, Popy Shofi Nurwahidah Sholihaningtias, Dian Nur Silvia Yulisti Susanto Putri Siva Khoerun Nisa Sopatilah, Elis Sri Astutik, Wahyu Srinayanti, Yanti Suardi, Achmad Suhanda Suhanda Suhanda Suhanda Suhanda Suhanda Suhanda, S Suharta Suharta Suharta Suharta Suharta Suminar, Ratna Sundewi, Alis Suratmi Sutisna , Ma'mun Tita Lestari Tri Antika Rizki Kusuma Putri Tridjono, Rachmat Utami Asmarani, Sri Waluyo , Endrian Mulyadi Justisiya Widianti, Wina Widya Maya Ningrum Wijaya, Dian Danu Wina Widianti Windi Oktavia Wulan Permatasari yanti rinayanti Yanti Srinayanti Yanyan Bahtiar