p-Index From 2021 - 2026
7.219
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Civil Engineering Forum Teknik Sipil Journals Mining Engineering : Bina Tambang Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Media Akademika TARBIYA : Journal Education in Muslim Society English Review: Journal of English Education Journal of Language and Literature Al Ishlah Jurnal Pendidikan Script Journal: Journal of Linguistic and English Teaching Dinamika Ilmu Mazahib ASIAN TEFL Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam Borneo International Journal of Islamic Studies Journal Multicultural of Islamic Education Journal of English Language Teaching and Linguistics SAP (Susunan Artikel Pendidikan) JURNAL ANSIRU PAI : Jurnal Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Cakrawala Linguista EDUCASIA : Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Indonesian Journal of EFL and Linguistics Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran DINAMIKA ILMU: Jurnal Pendidikan el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Borneo International Journal of Islamic Studies Southeast Asian Journal of Islamic Education FENOMENA: Jurnal Penelitian Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Journal of Language and Education Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Pendidikan Islam Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam JUMPA : Jurnal Manajemen Pendidikan REGISTER JOURNAL Madania: Jurnal Kajian Keislaman SIMAS JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kebutuhan Guru dalam Pembelajaran PAI Berbasis Digital pada Siswa Berkebutuhan Khusus di SD Fastabiqul Khairat Samarinda Rega Armella; Wulandari Wulandari; Wastuti Wastuti; Umar Fauzan; Muhammad Abzar Duraesa
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.906

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembelajaran siswa berkebutuhan khusus di SD Fastabiqul Khairat Samarinda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan tiga guru PAI, satu guru Bimbingan dan Konseling (BK), serta dua shadow teacher yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan adaptasi pembelajaran melalui asesmen diagnostik, pendekatan multimodal, serta penyesuaian metode dan evaluasi sesuai karakteristik siswa berkebutuhan khusus. Namun, guru belum memiliki modul khusus dan masih menggunakan bahan ajar yang sama dengan siswa reguler dengan modifikasi pada tingkat pemahaman dan bentuk penilaian. Praktik pembelajaran inklusif didukung oleh kolaborasi antara guru PAI, guru BK, dan shadow teacher dalam asesmen, pendampingan, serta pemantauan perkembangan siswa. Selain itu, guru membutuhkan media digital yang lebih adaptif, platform berbagi bahan ajar, serta sistem yang dapat mendukung dokumentasi perkembangan belajar dan komunikasi dengan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebutuhan utama guru PAI pada sekolah inklusif tidak hanya terletak pada kompetensi pedagogis, tetapi juga pada ketersediaan dukungan digital yang terintegrasi untuk mendukung pembelajaran dan pemantauan perkembangan siswa berkebutuhan khusus.
Internalisasi Karakter Sabar dan Tanggung Jawab Melalui Tartil Al-Qur’an: Studi Kasus di SMPN 21 Samarinda Setiya Ningsih; Umar Fauzan; Muhamad Mustaqim
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam proses internalisasi karakter sabar dan tanggung jawab melalui kegiatan pembiasaan Tartil Al-Qur’an di SMPN 21 Samarinda. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terstruktur terhadap 1 Kepala Sekolah, 2 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), dan observasi serta wawancara komprehensif terhadap 20 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menerapkan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi karakter dilaksanakan melalui tiga tahapan transformatif: transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Karakter sabar diinternalisasikan melalui ketekunan membaca, kedisiplinan mengantri giliran, serta ketabahan dalam memperbaiki makhraj. Karakter tanggung jawab tercermin dari kesadaran membawa mushaf pribadi,ketepatan waktu hadir, dan kemandirian dalam mencapai target setoran hafalan/bacaan. Faktor pendukung utama melibatkan komitmen manajerial kepala sekolah dan konsistensi keteladanan guru PAI, sedangkan faktor penghambat berupa keterbatasan alokasi waktu dan heterogenitas kemampuan awal membaca Al-Qur’an siswa.
Analisis Kebutuhan Pengembangan e-Modul Sejarah Kebudayaan Islam Berbasis Google Sites untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Madrasah Tsanawiyah Samarinda M. Isro’ Zainuddin; Aam Amaliatus Sholihah; Rahmadi Wirantanus; Umar Fauzan; Muhamad Mustaqim
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan E-Modul Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) berbasis Google Sites sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Samarinda. Subjek penelitian meliputi guru SKI dan siswa kelas VII, VIII, dan IX. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis dengan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran SKI masih didominasi metode ceramah dan bahan ajar cetak, sehingga siswa merasa bosan dan kurang aktif; (2) prestasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI masih rendah; (3) faktor internal seperti minat, motivasi, dan variasi gaya belajar belum terfasilitasi secara optimal; (4) siswa memiliki kesiapan teknologi yang tinggi, dengan lebih dari 80% terbiasa menggunakan perangkat digital dan internet untuk belajar; (5) baik guru maupun siswa menunjukkan kebutuhan yang sangat kuat terhadap pengembangan E-Modul SKI berbasis Google Sites, dengan persentase dukungan mencapai lebih dari 90%. Integrasi data kuantitatif dan kualitatif memperkuat kesimpulan bahwa pengembangan E-Modul SKI berbasis Google Sites sangat diperlukan. Media ini dinilai mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel, dan kontekstual, sekaligus mendukung pembelajaran mandiri dan kolaboratif. Dengan demikian, E-Modul SKI berbasis Google Sites merupakan solusi relevan dan mendesak untuk meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa MTs di Samarinda.
The Transformation of Islamic Education Communication through the Integration of the Aswaja NU Curriculum and Digital Literacy in the Disruption Era: A Systematic Literature Review Wahdiansyah Wahdiansyah; Muhammad Reza Bakhtimi; Muhammad Solekhin; Umar Fauzan; Muhammad Abzar Duraesa
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.910

Abstract

The digital disruption era presents a fundamental challenge for Islamic educational communication, particularly in maintaining moderation values amidst uncontrolled information flows. This study aims to systematically review prior research on the transformation of Islamic educational communication through the integration of Nahdlatul Ulama's Aswaja Curriculum (Aswaja NU) and digital literacy, and to formulate a conceptual model for developing adaptive, moderate, and digitally-oriented Islamic education. This research employs a Systematic Literature Review (SLR) based on PRISMA 2020 Template 1 guidelines (Page et al., 2021), designed for new systematic reviews searching databases and registers only. Searches were conducted across eight academic databases from 2019 to 2026. From an initial 312 identified records, the PRISMA selection process yielded 7 articles meeting the inclusion criteria for comparative analysis. Three major trends were identified: (1) the urgency of reconstructing dialogic pedagogical communication grounded in Aswaja NU values; (2) the importance of Islamically ethical digital literacy competencies as a shield for religious moderation; and (3) the critical need for an integrated curriculum bridging traditional Islamic values with digital ecosystem demands. This article contributes the Integrative Islamic Educational Communication Model (MKPII) as a new conceptual framework linking the Aswaja NU curriculum, digital literacy, and the transformation of Islamic educational communication in the era of disruption.
Internalisasi Pendidikan Akhlak Menurut Ahmad Hassan dalam Karyanya: Landasan Pendidikan Karakter Islam Kontemporer Halim Rois; Umar Fauzan; Muhamad Mustaqim
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.911

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep internalisasi pendidikan akhlak menurut Ahmad Hassan serta relevansinya sebagai landasan pendidikan karakter Islam kontemporer. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer berupa karya-karya Ahmad Hassan, terutama yang membahas pendidikan, akhlak, dan pemikiran Islam, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan hasil penelitian yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) dan interpretasi kritis terhadap gagasan-gagasan Ahmad Hassan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi pendidikan akhlak menurut Ahmad Hassan berlandaskan pada pemurnian akidah, keteladanan, pembiasaan amal saleh, serta penguatan kesadaran individu terhadap tanggung jawab moral kepada Allah Swt. Pendidikan akhlak tidak hanya dipahami sebagai transfer pengetahuan moral, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter melalui pembinaan iman, ibadah, dan perilaku sosial yang sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah. Konsep tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan kebutuhan pendidikan karakter kontemporer yang menekankan integrasi antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam membentuk pribadi muslim yang berakhlak mulia.
Model Pendidikan Inklusif Berbasis Nilai-nilai Surah Luqman: Analisis Pemikiran Syekh Muhammad Mutawalli Al-Sya’rawi dalam Tafsir wa Khawatir Abdul Hayyi; Susanto Susanto; Ahmad Zainuddin; Umar Fauzan; M. Abzar Duraesa
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.913

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk merumuskan model pendidikan inklusif berdasarkan nilai-nilai Surah Luqman ayat 12–19 melalui analisis pemikiran Syekh Muhammad Mutawalli al-Sha'rawi dalam Tafsir wa Khawatir. Pendidikan inklusif tidak hanya membutuhkan akses struktural dan kebijakan institusional, tetapi juga landasan spiritual, moral, dan pedagogis yang kuat yang menghormati martabat dan keberagaman peserta didik. Studi ini menggunakan metode penelitian pustaka kualitatif dengan menggunakan analisis isi. Sumber primer adalah Al-Qur'an, khususnya Surah Luqman ayat 12–19, dan tafsir al-Sha'rawi, sedangkan sumber sekunder terdiri dari karya-karya tentang pendidikan Islam, nilai-nilai Al-Qur'an, pendidikan inklusif, dan metodologi penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surah Luqman mengandung beberapa nilai pendidikan penting, termasuk kebijaksanaan, rasa syukur, tauhid, penghormatan kepada orang tua, tanggung jawab moral, disiplin ibadah, kesabaran, kerendahan hati, dan komunikasi yang sopan. Dalam interpretasi al-Sha'rawi, nilai-nilai ini disajikan melalui pola pendidikan yang dialogis, humanistik, dan transformatif. Artikel ini berpendapat bahwa nilai-nilai Surah Luqman dapat dikembangkan menjadi model pendidikan inklusif Al-Qur'an yang menekankan kesetaraan spiritual, bimbingan moral, pedagogi yang penuh kasih sayang, anti-diskriminasi, dan lingkungan belajar yang adaptif.
Penerapan Metode Hypnoteaching dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Binaan Yayasan Muslimat NU Kota Samarinda Rusydi Kurniawan; Hikmah Hasanuddin; Rina Rianti; Umar Fauzan; Muhamad Mustaqim
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode hypnoteaching dalam proses pembelajaran di sekolah binaan Yayasan Muslimat NU Kota Samarinda. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya metode pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan lokasi penelitian di MI Muslimat NU Darul Falah 1, SD Islam Muslimat NU Darul Falah 1, dan SD Islam Muslimat NU Darul Falah 2. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan unsur-unsur hypnoteaching melalui sugesti positif, pembangunan kedekatan emosional, cerita teladan, pujian, repetisi, yel-yel, serta pengelolaan kelas yang fleksibel. Penerapan metode ini memberikan dampak positif terhadap suasana pembelajaran dengan meningkatkan kenyamanan, partisipasi, dan motivasi belajar siswa. Namun demikian, pelaksanaannya belum sepenuhnya mengikuti prosedur ideal karena dipengaruhi oleh keterbatasan waktu, kesiapan siswa, sarana-prasarana, dan variasi kompetensi guru. Penelitian ini menunjukkan bahwa hypnoteaching lebih efektif dipahami sebagai pendekatan komunikasi pedagogis yang adaptif dalam menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan pada pendidikan Islam tingkat dasar.
Konsep Ilmu dan Sumber Ilmu dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadits Siti Kamilah; Rita Sriayu; Fitrah Elnurianda; Umar Fauzan; M. Abzar Duraesa
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.915

Abstract

Ilmu dipandang sebagai pengetahuan yang tidak hanya diperoleh melalui akal dan pengalaman, tetapi juga melalui wahyu Allah yang tersampaikan dalam Al-Qur'an dan ajaran Nabi Muhammad. Sumber Ilmu utama terbagi menjadi tiga yakni ayat-ayat qauliyyah (Al Qur'an dan Hadits), ayat-ayat kauniyyah (alam semesta), dan ayat-ayat insaniyyah (pengalaman manusia). Pendekatan ini menekankan pentingnya integrasi antara wahyu dan akal dalam memperoleh ilmu yang lengkap bermanfaat. Penelitian ini bertujuan menguraikan makna ilmu dan sumbernya secara mendalam sesuai dengan pandangan Islam, serta relevansi konsep tersebut untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dalam konteks modern. Metode kajian ini dilakukan dengan analisis literatur dari nash Al Qur'an dan Hadits serta kajian ilmiah pendukung. Hasil kajian menunjukkan bahwa ilmu dalam Islam bersifat komprehensif dan holistik, menggabungkan aspek spiritual dan rasional. Dengan demikian, pengembangan ilmu pengetahuan hendaknya tetap berlandaskan prinsip-prinsip keagamaan agar manfaatnya optimal bagi kehidupan manusia dan akhirat.
Bridging Faith and Knowledge: A Multi-site Study of Islamic-general Education Integration in East Kalimantan’s Multicultural Context Hasanuddin Hasanuddin; Noorthaibah Noorthaibah; Umar Fauzan
Dinamika Ilmu Vol. 25 No. 2 (2025): Dinamika Ilmu, 25(2), December 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/di.v25i2.11508

Abstract

This study investigates the integration of Islamic and general education at three State Islamic Junior High Schools (MTs Negeri) in East Kalimantan; MTs Negeri 1 Balikpapan, MTs Negeri 1 Paser, and MTs Negeri 1 Kutai Kartanegara, to analyze the forms, processes, and impacts. Employing a qualitative methodology with a multi-site case study and phenomenological approach, data were collected through outdoor-indoor class observations, interviews with 13 teachers including principals, curriculum developers, and subject teachers, as well as document analysis of teaching modules, the Adiwiyata module, and the P2RA module. The integration was manifested in three main forms; curricular integration, by linking themes of aqidah akhlak into general subjects through teaching modules; social program integration, such as Adiwiyata; and the P2RA program. This process was framed within the Merdeka Curriculum by operationalizing the paradigm of integration-interconnection of knowledge and implemented through project-based learning aligned with multiple intelligences, enabling students to internalize values cognitively, affectively, and psychomotorically through diverse activities. Evaluation was conducted comprehensively, covering cognitive aspects (tests), affective aspects (attitude observation), and psychomotor aspects (practical performance). The integration also strengthens students’ religious character through behavioral transformation, deeper appreciation of values, and the ability to internalize them in both the educational environment and daily life. The noble character was developed through strategies of habituation, reflection, role modeling, and environmental support. The integration of Islamic and general education is not merely theoretical but also could be applied as a practical model for shaping a generation that excels academically while maintaining strong religious character.
Co-Authors Aam Amaliatus Sholihah Abdul Hayyi Abdul Rahim bin Abdul Rahman Abzar Duraesa Adha, Ilham Ahmad Zainuddin Al Arifi, Nasiruddin Alfisah Alfisah Alfisah, Alfisah Aprilia Elok Puspita Dewi Arbain, Muhammad aristya, septian Ariyanti Astutik, Ummi Puji Aulia, Riskiya Aulya, Sapna Farah Dani, Sekar Arum Diah Safitri Diana Rozelin Diasti, Tiara Djoko Legono Eko Nursalim Elnurianda, Fitra Erawati Wiyono Putri Fatchan Nurrochmad Fauzan, Muhammad Hendrie Fitra Elnurianda Fitra Elnurianda Fitrah Elnurianda Galby Silvia Rachmah Hadi, Moh. Syamsul Halim Rois Hanafie, Imam Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Heni Pujiastuti Heri Retnawati Hikmah Hasanuddin Ihsan, Aufa Imroh Atul Musfiroh Insaf Khoudri Iskandar Yusuf Ismani Ismani Istiqomah, Ridha Khairul Saleh Luluk Humairo Pimada M. Abzar Duraesa M. Isro’ Zainuddin Mahdayani, Pradhita Moh. Mahrus Mohamad Muklis Muchammad Eka Mahmud, Muchammad Eka Muhaimin Muhaimin Muhamad Mustaqim Muhammad Abzar Duraesa Muhammad Arbain Muhammad Nasikin Muhammad Reza Bakhtimi Muhammad Solekhin Muharmah, Azzahra Muttaqin, M Ridho Nadia Nadia Nadia Nadia Nadia Nadia Nanang Faisol Hadi Nirmayana Nirmayana Noor Malihah Noorthaibah Nur Hasanah Nur Hasanah Nurdiani, Pertiwi Rini Pebriarni, Nina Pradana, Febrian Rizqi Pramana, Dimas Dery Purwaningsih, Rahma Fitria Putri, Erawati Wiyono R., Ahmad Auliya Rahma Fitria Purwaningsih Rahmadi Wirantanus Rega Armella Rina Rianti Rita Sriayu Rita Sriayu Rosita Rosita Rostanti Toba Rukiyah, Windai Rumainur Rumainur Rusydi Kurniawan Samu, La Ode Sayuri, Sayuri Setiya Ningsih Sirajudin Sirajudin Siti Hadijah Siti Hadijah Siti Kamilah Siti Kamilah siti rahmah Sitti Hadijah, Sitti Supriadi Supriadi Susanto Susanto Suyurno, S. Salahudin Syamsy, Badrus Syeh Hawib Hamzah Syeh Hawib Hamzah, Syeh Hawib Wahdiansyah Wahdiansyah Wastuti Wastuti Widi Syahtia Pane Widya Noviana Noor Wulandari Wulandari Yanto, Yanto Yoszi Mingsi Anaperta Zulfikar, M. Zurnelli, Netti Zurqoni