Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

PENGARUH KOMPRES AIR HANGAT DAN PEMBERIAN MINUMAN KUNYIT ASAM PADA REMAJA UNTUK MENGURANGI NYERI HAID (DESMINORHEA) DI WILAYAH KERJA PMB I TAHUN 2024 Imas Masniah; , Irma Jayatmi; Madinah Munawaroh
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9677

Abstract

desminorhea adalah gangguan ginekologik berupa nyeri saat menstruasi, yang umumnya berupa kram dan terpusat di bagian perut bawah. Penatalaksanaan desminorhea mencakup penatalaksanaan farmakologi serta non farmakologi seperti kompres air hangat, olahraga dan yoga, akupuntur atau akupressur, diet dan minuman herbal seperti kunyit asam.Tujuan : penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kompres air hangat dan pemberian minuman kunyit asam pada remaja untuk mengurangi nyeri haid (desminorhea) di wilayah kerja PMB I tahun 2024.Metode penelitian : yaitu metode kualitatif, dengan rancangan studi kasus (Case Study). Pengkajian ini dilakukan di PMB Imas pada bulan Agustus 2024, dengan populasi yaitu remaja putri yang mengalami nyeri haid atau desminorhea sebanyak 2 orang. Sampel yang digunakan adalah total sampling sebanyak 2 orang yang dibagi kedalam 2 kelompok, yaitu 1 orang diberikan intervensi kompre air hangat dan 1 orang di berikan intervensi minuman kunyit asam.Hasil : Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan antara remaja putri yang diberikan kompres air hangat dengan yang diberikan minuman kunyit asam. Pemberian kompres hangat lebih efektif terhadap penurunan nyeri desminorea dibandingakn dengan minuman kunyit asam.
PENGARUH RENDAM AIR HANGAT DAN GARAM TERHADAP PENURUNAN EDEMA KAKI PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI KLINIK BOUGENVILLE CIEKEK TAHUN 2024 Siti Nur Afifah; , Irma Jayatmi; Magdalena Tri Putri
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9683

Abstract

Pendahuluan : ketidaknyamanan yang sering terjadi pada ibu hamil salah satunya yaitu edema kaki fisiologis. Dampak yang timbul dari edema kaki pada ibu hamil bisa menunjukkan adanya tanda-tanda bahaya dalam kehamilan salah atunya preeklamsi. Upaya penatalaksanaan pada kaki dengan edema fisiologis yaitu dapat dilakukan dengan cara farmakologis dan non-farmakologi.Tujuan : untuk memberikan asuhan kebidanan dan mengetahui pengaruh rendah air hangat dna garam terhadap edema pada ibu hamil trimester III.Metode : metode penelitian ini adalah kualitatif menggunakan pendekatan study kasus.Hasil : hasil penelitian didaptkan edema kaki dengan intervensi rendam air hangat dan garam terdapat perbedaan bermakna yaitu mengalami penurunan lebih cepat dibandingkan dengan yang hanya dilakukan rendam air hangat.Kesimpulan : Terdapat perbandingan yang signifikan antara dedema kaki yang direndam air hangat dengan edema kaki yang direndam air hangat campur garam
EFEKTIVITAS KOMPRES HANGAT DAN KOMPRES DINGIN DI AREA PENYUNTIKAN PADA BAYI TERHADAP RESPON NYERI SAAT IMUNISASI DPT-Hb-HiB DI WILAYAH PUSKESMAS PONDOKSALAM TAHUN 2025 Ariani, Wulan; Irma Jayatmi; Magdalena Tri Putri
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 1: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiapl anak berhakl memperoleh imunisasil dasar sesuail dengan ketentuanl untuk mencegahl terjadinya penyakitl yang dapatl dihindari melaluil imunisasi. Olehl karena itul pentingnya strategil evidence-basedl imunisasi digunakanl untuk mengurangil rasa lnyeri. Cakupanl imunisasi secaral nasional sudahl mencapai targetl tetapi masihl banyak lanak-anakl yang samal sekali beluml mendapatkan imunisasil atau beluml lengkap limunisasinya. Rendahnya angkal UCI dil Puskesmas Pondoksalam disebabkanl oleh beberapal faktor yangl dimungkinkan terjadil antara lain ketakutanl orang tual terhadap nyeril pasca limunisasi. Tujuan Untukl mengetahui efektifitasl penggunaan kompresl hangat danl kompres dinginl terhadap penurunanl nyeri padal bayi saat imunisasil DPT-Hb-HiB di Puskesmas Pondoksalam Tahun 2025. Metode: ini adalah study kasus penelitian kualitatif literatur review, pengumpulan data di dilakukan dengan cara mengobservasi bayi yang diberikan imunisasi DPT-Hb-HiB dengan intervensi kompresl hangat danl kompres ldingin. lHasil: Penelitianl ini membuktikan bahwa ada perbedaan antara bayi yang diberikan intervensi kompresl hangat danl bayi diberikan kompresl dingin terhadapl nyeri saat imunisasi. Padal responden yang dil berikan kompres dingin mengalami nyeri ringan. Kesimpulan: Terdapat perbedaan intensitas nyeri saat imunisasi DPT-Hb-HiB, kepada bayi yang diberikan intervensi kompres dingin mengalami nyeri ringan, dengan skala 3. Juga mengalami proses penyembuhan lebih cepat. Dan untuk bayi yang diberikan intervensi kompres hangat mengalami nyeri sedang, dengan skala 5. Saran: Puskesmas dapat menerapkanl terapi kompresl dingin sebeluml tindakan imunisasil dengan metodel suntikan kepadal bayi gunal mengurangi intensitasl nyeri danl membantu menurunkanl kecemasan orangl tua terhadapl nyeri dampakl tindakan suntikanl saat limunisasi.
PENGARUH PEMBERIAN JAMU JAHE DAN TEMULAWAK TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI DI UPT PUSKESMAS TIRTAYASA TAHUN 2025 (STUDI KASUS PADA REMAJA PUTRI DI UPT PUSKESMAS TIRTAYASA TAHUN 2025) Turohmah, Fatonah; Magdalena Tri Putri Apriyani; Irma Jayatmi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasa nyelri Dysmlelnorrhela mlelmlbelrikan damlpak nelgativel pada kualitas hidup pelndelrita selrta status elkonomli diri selndiri, pelndelrita dan kelluarganya, telrganggu aktivitas selhari-hari, keltinggalan mlata pellajaran atau kuliah, elndomleltriosis, gangguan psikologis. Penelitian untuk mengetalhui pelngaruh pelmlbelrian jamlu Jahel dan Telmlulawak telrhadap pelnurunan nyelri haid pada relmlaja putri di UPT Puskelsmlas Tirtayasa Selrang- Banteln tahun 2025. Penelitian ini adalah menggunakan studi kasus untuk membandingkan pemberian pelmlbelrian jamlu Jahel dan Telmlulawak pada remaja putri. Kegiatan ini dilaksanakan pada 2 orang ibu perimenopause yang berada di di UPT Puskelsmlas Tirtayasa Selrang- Banteln tahun 2025. Hasil penelitian didapatkan dibelrikan intelrvelnsi jamlu jahel mlelngalamli pelnurunan skala nyelri lelbih celpat dibandingkan delngan relmlaja yang dibelri intelrvelnsi jamlu telmlulawak delngan mlelngeltahui hasil pelrbandingan skala nyelri selbelluml dan selsudah dibelrikan intelrvelnsi jamlu jahel dan jamlu telmlulawak.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN PIJAT TUINA DAN PEMBERIAN TELUR TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA GIZI KURANG DI TPMB P KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Syaripah, Pipih; Irma Jayatmi; Hidayani, Hidayani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8851

Abstract

Kabupaten Garut, prevalensi balita underweight pada tahun 2022 berdasarkan BB/U adalah 13,1% dan berdasarkan BB/TB adalah 3,8%. Berat badan digunakan sebagai indikator terbaik untuk menilai status gizi dan pertumbuhan anak karena sensitif terhadap perubahan kecil, pengukurannya objektif, dan dapat diulangi. Dampak dari gizi kurang yang ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Maripari saat ini berdampak pada tumbuh kembang anak dimana anak mengalami keterlambatan bicara dan kondisi tubuh sangat kurus. Hasil wawancara kepada 10 orang ibu yang memiliki balita dengan berat badan kurang, ditemukan bahwa balitanya mengalami gangguan nafsu makan dan tidak naik berat badan selama 2 bulan terakhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian pijat tuina dan pemberian telur terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang. Metode penelitian menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada bayi sebanyak 2 balita yang mengalami gizi kurang. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pijat tui na efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dengan meningkatkan berat badan sebanyak 0,8 kg selama 14 hari. Telur rebus juga efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dengan meningkatkan berat badan sebanyak 1,2 kg selama 14 hari. Sehingga disimpulkan pemberian telur rebus lebih efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dibandingkan pijat tui na dengan selisih peningkatan sebanyak 0,4 kg selama 14 hari. Diharapakan masyarakat khususnya ibu yang memiliki balita gizi kurang dapat mengimplementasikan pemberian pijat tuina dan pemberian telur ayam sesuai aturan untuk membantu peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan balita.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN REBUSAN DAUN SALAM DAN PISANG KEPOK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL DI TPMB I KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Fitriani, Ifit; Irma Jayatmi; Fanni Hanifa
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8857

Abstract

Kabupaten Garut tahun 2023, dengan perkiraan penderita hipertensi sebesar 12,8%. Hipertensi pada kehamilan sering terjadi (6- 10 %) dan meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas pada ibu, janin dan perinatal. Salah satu upaya dalam menekan angka hipertensi pada ibu hamil yaitu dengan cara non farmakologis seperti mengkonsumsi air rebusan daun salam dan pisang kepok. Hal ini yang mendasari penulis untuk memberikan pemberdayaan mengenai air rebusan daun salam dan pisang kepok terhadap ibu hamil dengan hipertensi sebagai terapi non farmakologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian rebusan daun salam dan pisang kepok terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil. Metode penelitian menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada ibu hamil dengan hipertensi sebanyak 2 orang menggunakan teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan pemberian rebusan daun salam efektif menurunkan tekanan darah dari 160/100 mmHg pada kunjungan pertama menjadi 140/90 mmHg pada kunjungan kedua dan menjadi 120/80 mmHg. Pemberian rebusan pisang kepok juga efektif menurunkan tekanan darah dari 160/100 mmHg pada kunjungan pertama menjadi 150/90 mmHg pada kunjungan kedua dan menjadi 130/80 mmHg. Kesimpulan: Terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian daun salam dan pisang kepok terhadap hipertensi pada ibu hamil dimana pemberian daun salam lebih efektif dibandingkan pisang kepok dalam menurunkan tekanan darah. Diharapkan dapat menambah pengetahuan ibu hamil sehingga dapat melakukan secara mandiri dalam menurunkan tekanan darah dengan mengkonsumsi air rebusan daun salam dan pisang kepok.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN JUS BAYAM DAN TOMAT DENGAN JUS UMBI BIT TERHADAP PENINGKATAN HB PADA IBU HAMIL ANEMIA DI TPMB Ny. W KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Safitri, Putri Fina A’rafiani; Gaidha K Pangestu; Irma Jayatmi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8901

Abstract

Latar Belakang: Menurut laporan tahunan Puskesmas Karangpawitan tahun 2023, terdapat 481 kasus anemia dari 1.163 ibu hamil, atau sekitar 41,4%. Di TPMB Ny. W, dari 32 ibu hamil yang diperiksa, 18 di antaranya mengalami anemia. Dampak dapat menganggu pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim serta dapat mengurangi kemampuan metabolisme tubuh dan kelahiran dengan anemia, dapat terjadi cacat bawaan, bayi cepat terkena infeksi bahkan menyebabkan kematian perinatal dan intelegensia. Salah satu upaya dalam penanganan anemia secara non farmakologis dapat diberikan jus bit serta kombinasi jus bayam dan tomat.. Tujuan; untuk mengetahui efektivitas pemberian jus bayam dan tomat dengan jus umbi bit terhadap peningkatan Hb pada ibu hamil anemia. Metodologi: Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil Penelitian: Kadar Hb pada Ny. U sebelum diberikan jus bayam dan tomat dengan sebesar 9,8 gr/dL meningkat menjadi 10,2 gr/dL pada kunjungan kedua dan menjadi 10,6 gr/dL pada kunjungan ketiga. Sedangkan pada Ny. R sebelum diberikan jus bit diperolah kadar Hb sebesar 9,8 gr/dL meningkat menjadi 10,3 gr/dL pada kunjungan kedua dan menjadi 10,8 gr/dL pada kunjungan ketiga. Kesimpulan: Pemberian jus bayam dan tomat dan jus bit sama-sama efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin, namun pemberian jus bit sedikit lebih efektif dan cepat dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester 3 diandingkan dengan pemberian jus bayam dan tomat. Saran: Disarankan kepada ibu hamil untuk meningkatkan kadar Hb melalui cara non farmakologi menggunakan kombinasi jus bayam dan tomat serta jus bit untuk mengatasi masalah anemia pada kehamilan.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN NUGGET TEMPE KEDELAI DAN NUGGET IKAN TUNA TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BALITA GIZI KURANG DI PMB NY. H KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2024 Nurhayani, Heny Sri; Irma Jayatmi; Gaidha K Pangestu
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8902

Abstract

Prevalensi gizi kurang pada balita di Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2023 tercatat sebanyak 20% balita. Berat badan digunakan sebagai indikator terbaik untuk menilai status gizi dan pertumbuhan anak karena sensitif terhadap perubahan kecil, pengukurannya objektif, dan dapat diulangi. Dampak dari gizi kurang yang ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Cikalong saat ini berdampak pada tumbuh kembang anak dimana anak mengalami keterlambatan bicara dan kondisi tubuh sangat kurus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian nugget tempe kedelai dan nugget ikan terhadap peningkatan berat badan pada balita gizi kurang. Metode penelitian menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada bayi sebanyak 2 balita yang mengalami gizi kurang. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan pemberian nugget tempe kedelai efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dengan meningkatkan berat badan sebanyak 1 kg selama 14 hari begitu juga pemberian nugget ikan tuna efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dengan meningkatkan berat badan sebanyak 1,2 kg selama 14 hari. Disimpulkan pemberian nugget ikan tuna lebih efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dibandingkan nugget tempe kedelai dengan terdapat selisih peningkatan berat badan sebanyak 0,2 kg selama 14 hari. Diharapakan masyarakat khususnya ibu yang memiliki balita gizi kurang dapat mengimplementasikan pemberian PMT nugget tempe dan nugget ikan sesuai aturan untuk membantu peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan balita.
PERBANDINGAN PEMBERIAN DAUN BINAHONG DAN KAYU MANIS TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI TPMB R KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Apriliani, Rika; Hidayani, Hidayani; Irma Jayatmi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8903

Abstract

Angka kejadian ruptur perineum di Jawa Barat tahun 2022 mencapai 54%, sedangkan di Kabupaten Garut, angka ini mencapai 61% dari jumlah ibu yang melahirkan. Laporan Puskesmas Karangpawitan tahun 2023 mencatat 33,04% yang mengalami luka perineum dari seluruh ibu bersalin. Dampak yang terjadi apabila penyembuhan luka terhambat seperti kesakitan dan rasa takut untuk bergerak, sehingga dapat menimbulkan banyak permasalahan diantaranya sub involusi uteru. Upaya untuk mencegah infeksi luka perineum dapat dilakukan melalui terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan pemberian daun binahong dan kayu manis terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada 2 orang ibu nifas yang mengalami luka perineum. Terdapat efektivitas rebusan daun binahong terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas dengan skor luka perineum sebelum diberikan air rebusan daun binahong sebesar 6 dan sesudah diberikan air rebusan daun binahong sebesar 0. Terdapat efektivitas rebusan kayu manis terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas dengan skor luka perineum sebelum diberikan air rebusan kayu manis sebesar 6 dan sesudah diberikan air rebusan kayu manis sebesar 0. Tidak terdapat perbedaan efektivitas antara rebusan daun binahong dan rebusan kayu manis terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu dalam perawatan luka perineum dengan menggunakan air rebusan daun binahong dan kayu manis dengan cara membasuh atau membersihkan luka sehingga masyarakat dapat melakukannya secara mandiri sesuai dengan arahan..
PERBANDINGAN PEMBERIAN KOMPRES JAHE MERAH DAN JAHE PUTIH TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL DI TPMB R KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Puspita, Rista Wilda; Fanni Hanifa; Irma Jayatmi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i8.9391

Abstract

Angka prevalensi nyeri punggung pada ibu hamil mencapai 68% dengan intensitas nyeri sedang, dan 32% ibu hamil mengalami nyeri punggung dengan intensitas tinggi. Hal ini berdampak pada kesulitan bergerak atau melakukan aktivitas sehari-hari, tetapi juga secara emosional dan mental, seperti meningkatnya stres dan kecemasan. Upaya penanganan nyeri punggung, salah satunya dengan memberikan kompres jahe karena dapat meningkatkan aliran darah, sehingga mengurangi anoksia jaringan yang disebabkan oleh kontraksi dan ketegangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan pemberian kompres jahe merah dan jahe putih terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada ibu hamil. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada 2 orang ibu hamil yang mengalami nyeri punggung. Kompres jahe menurunkan nyeri punggung dari skala nyeri 6 pada kunjungan pertama menjadi 3 pada kunjungan kedua dan menjadi 0 pada kunjungan ketiga. Pemberian kompres jahe putih juga menurunkan nyeri punggung dari skala nyeri 6 pada kunjungan pertama menjadi 3 pada kunjungan kedua dan menjadi 0 pada kunjungan ketiga. Terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian kompres jahe merah dan jahe putih terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil dimana jahe merah lebuh unggul 3 poin dibandingkan jahe putih. Dengan adanya penelitian ini dapat dijadikan terapi alternatif dengan mengaplikasikan kompres jahe merah dan jahe putih sebagai komplementer untuk mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III.
Co-Authors Actaviani, Apri Herna Ageng Septa Rini Ageng Septa Rini Agustiawati Agustiawati Akmaliyah, Nurzah Angraeni, Iin Aprilia Rahayu, Elsa Apriliani, Feni Iltari Apriliani, Rika Ariani, Wulan Arianty, Lia Arie Widyastuti Ariyanti, Novi Aryanti, Tanty Asih, Fitri Nur Askasaffanah, Afina Astrid Novita, Astrid Astuti, E. Widya astuti, Ninik Budi Astuti Ayu Minasi Catur Septiawan Ciptiasrini, Uci Darmadja, Sobar Darmaja, Sobar Defrianti, Fera Desi Rohmana Desi Susanti Dewi, Dinda Puspita Dewi, Sofia Dwi Rahayu Dwiningsih, Rahmah Ernawati, Muji Ernita Prima Noviyani Fadillah, Tifa Fanni Hanifa Fatimah, Jesy Faujiah, Siva Faujiah Febersia Tofonao Fitra Yelda Fitriani, Ifit Gaidha K Pangestu Ginting, Agus Santi br Ginting, Agus Santi Br. Hadizah, Linny HAFIZAH, ISTY Hanani, Salma Hani Rosiana Hanifa, Fanni hasanah, Siti Hasanah Hedy Hardiana Hidayani, Hidayani Hikmawati, Dara Ida Farida Imaniyah, Ervi Imas Masniah INDAH PUSPITASARI Indriani, Octa Amalia Ineu Nurjanah Iraeni Iraeni Irma Herliana Jayanti, Putri Jesy Fatima Kurnia, Ade Rita Kurniati, Neli Kustari, N Amelinda Lena Sri Diniyati Lestari, Faraditha Dwi Lestari, Fitri Wahyu Lestari, Restu Senja Lina Narulita Madinah Munawaroh Madinah Munawaroh Magdalena Tri Putri Magdalena Tri Putri Apriyani Mahduroh Mahduroh Mahduroh, Mahduroh Manurung, Goretti Maria, Hani Maryam Syarah Mardiyah Maya Syaroh Miftakhul Janah, Arin Mulyanah, Siti Mulyaningsih, Ella Munawaroh, Madinah Mustikasari, Mulya Mustopa, Fitri Faoz Nency, Aprilya novilasari, Novilasari Novitasari Novitasari noviyani, ernita prima Nurachmania, Sarah Siti Nuraidah Nuraidah, Nuraidah Nurhayani, Heny Sri Nurmeiliah, Nurmeiliah Nur’alfiana, Wanda Oktaviani, Dhini Oktavianty, E Desy Pidiyanti, Pidiyanti Purnamasari, Yuli Puspita, Rista Wilda puspitasari, Nur Hidayah Puspita Sari Puti Aini Qolbi Putri, Magdalena Tri Rahayu Wibowo, Siti Widya Ramadhan, Fenni Valianda Amelia Ratna Ratna Ratna Wulandari Riana Ayaugi Rimbawati, Dachlyyani Rindu Oemar, Rindu Rini, Ageng Septa Risnawati, Teti Rita Ayu Yolandia Roheni, Roheni Rohmana, Desi Rohmawati Rohmawati Rosita, Ita Rumi Kusuma Safitri, Putri Fina A’rafiani Salma Hanani Saputri, Elis Evi Sari, Agustina Sari, Putri Fitria Septa Rini, Ageng Septarini, Ageng Septiany, Salsabila Shinta Mona Lisca Silvia Silvia Silvianti, Silvianti Siti Aisah Siti Nur Afifah Sri Rahayu Srimulyani, Yeni Suaidah, Neng Sugesti, Retno Sulasmi Sulasmi Susanti, Resy Susilawati, Susilawati Susita, Deni Sutrisnawati, Nolisa Syarah M., Maryam Syaripah, Pipih Tehupelasury, Rozan Elshafira Triyana, Novi Turohmah, Fatonah Yolandia, Rita Ayu Yuliasih, Sri Yuni, Junia Setiyowati Yunia, Sela Zulfa Yuliza