Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN TANAMAN LOKAL MENJADI MINUMAN TRADISIONAL BERKHASIAT UNTUK KESEHATAN MASYARAKAT DI WILAYAH PESISIR TELUK TOMINI Akuba, Juliyanty; Lalu, Nur Ayini S.; Djuwarno, Endah Nurrohwinta
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Mei: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jpkm.v5i1.22168

Abstract

Minuman tradisional sangat bermanfaat untuk tubuh, salah satunya bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Beberapa tanaman lokal yang banyak disekitar masyarakat, diantaranya Kunyit, Sereh, Jahe. Tanaman – tanaman ini sering digunakan sebagai bumbu dapur, dan banyak masyarakat yang menanam sendiri di pekarangan rumah mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan tanaman lokal untuk diolah menjadi produk minuman tradisional yang bisa diproduksi dan memiliki nilai jual, karena sangat bermanfaat terhadap kesehatan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi: Identifikasi tanaman lokal yang potensial, pelatihan dan edukasi, pengembangan produk dan pemasaran. Hasil kegiatan pengabdian yaitu, masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengolah tanaman lokal menjadi minuman tradisional, meningkatnya produksi minuman tradisional berbasis tanaman lokal di masyarakat, peningkatan pendapatan masyarakat melalui penjualan produk-produk minuman tradisional, dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya memanfaatkan potensi alam untuk kesehatan dan ekonomi. Kesimpulan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat, seperti peningkatan pengetahuan dan keterampilan, peningkatan pendapatan, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan memanfaatkan sumber daya alam secara optimal.Kata kunci: Jahe; Kunyit; Sereh; Tanaman lokal.
Formulasi dan Evaluasi Stabilitas Fisik Krim Minyak Biji Kelor (Moringa oleifera L.) Awalludin, Awalludin; Tungadi, Robert; Djuwarno, Endah Nurrohwinta
Journal of Experimental and Clinical Pharmacy (JECP) Vol 2, No 2 (2022): August 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jecp.v2i2.433

Abstract

Minyak biji kelor merupakan tanaman yang memiliki efek antioksidan karena memiliki kandungan flavanoid yang tinggi, sehingga perlu dilakukan pengembangan minyak biji kelor dalam bentuk sediaan krim. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi serta mengevaluasi sediaan krim. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Sediaan krim dibuat dengan dengan tiga formula konsentrasi minyak biji kelor yang berbeda yaitu FI (3%); FII (4%); FIII (5%). Evaluasi stabilitas sediaan krim meliputi pengamatan organoleptik (bau, warna, tekstur), uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, dan uji daya sebar. Hasil pemeriksaan mutu sediaan organoleptik menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi dalam sediaan krim maka semakin kental pula sediaan tersebut, uji homogenitas sediaan menunjukkan susunan yang homogen, uji pH yang dihasilkan 5,8-6,1, uji viskositas sediaan yang dihasilkan 5900 Cp, 5300 Cp, dan 5240 Cp, dan uji daya sebar yang dihasilkan 7 cm, 6,5 cm, 5,5 cm. Maka dapat disimpulkan bahwa FI, FII dan FIII krim minyak biji kelor dapat diformulasikan sebagai sediaan krim.Moringa seed oil is a plant that has an antioxidant effect because it has a high flavonoid content, so it is necessary to develop Moringa seed oil in the form of cream preparations. This study aims to formulate and evaluate cream preparations. This research is an experimental laboratory research. Cream preparations were made with three different concentration formulas of Moringa seed oil, namely FI (3%); FII (4%); FIII (5%). Evaluation of the stability of the cream preparation included organoleptic observations (smell, color, texture), homogeneity test, pH test, viscosity test, and spreadability test. The results of the quality inspection of organoleptic preparations showed that the higher the concentration in the cream preparation, the thicker the preparation, the homogeneity test of the preparation showed a homogeneous arrangement, the pH test produced was 5.8 -6.1, the viscosity test of the preparation produced 5900 Cp, 5300 Cp , and 5240 Cp, and the resulting dispersion test was 7 cm, 6.5 cm, 5.5 cm. So it can be concluded that FI, FII and FIII Moringa seed oil cream can be formulated as a cream preparation.
Edukasi Pertolongan Pertama Kecelakaan (P3K) pada Siswa SMK Negeri 3 Kota Gorontalo Pomalango, Zulkifli B.; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Ratnawati, Ratnawati
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v5i2.1021

Abstract

SMK Negeri 3 Gorontalo merupakan sekolah yang sering terjadi kecelakaan untuk kelompok teknologi dan industri yang memiliki proporsi praktek lebih tinggi dibandingkan teori, maka kurikulum SMK menetapkaan praktek 70% dan teori sebesar 30%. Beberapa kasus kecelakaan pernah dialami oleh siswa, diantaranya kasus kejatuhan linggis dikaki, fraktur tertutup jatuh dari ketinggian, dan para siswa tidak mengetahui cara memberikan pertolongan pertama. Perencanaan edukasi pertolongan pertama pada kecelakaan dilakukan, untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan. Lokasi pelaksanaan pengabdian kolaboratif dilaksanakan di SMK Negeri 3 Kota Gorontalo, dengan waktu pelaksanaan selama dua bulan. Target dalam pengabdian kolaboratif ini yakni, adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait pertolongan pertama pada kecelakaan dan penggunaan obat yang tepat dan siswa dapat memahami serta mampu melaksanakan pertolongan pertama pada kecelakaan dan penggunaan obat yang tepat. Luaran dari pengabdian kolaboratif yakni, meningkatnya pengetahuan siswa terkait pertolongan pertama pada kecelakaan dan penggunaan obat yang tepat, meningkatnya pemahaman siswa serta kemampuan dalam melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan dan penggunaan obat yang tepat dan meningkatnya sinergi antara civitas akademik dengan pihak sekolah untuk saling tukar informasi, untuk meningkatkan derajat kesehatan keluarga sekolah SMK 3 Kota Gorontalo.
Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Emulgel dari Ekstrak Daun Bidara (Ziziphus mauritiana Lamk.) Nur Ain Thomas; Endah Nurrohwinta Djuwarno; Widy Susanti Abdulkadir; Andi Makkulawu; Defita Zubaidi
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 1 No. 3 (2024): Vol 1, No. 3, 2024 : Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v1i3.124

Abstract

Daun bidara (Ziziphus mauritiana Lamk.) merupakan tanaman yang memberikan manfaat luas berkat banyaknya senyawa yang terkandung didalamnya. Senyawa tersebut diantaranya adalah antioksidan dengan potensi aktivitas yang kuat. Emulgel adalah sediaan topikal jenis semisolid yang menggabungkan emulsi dan gel. Sediaan ini memiliki sifat penyebarannya yang baik di permukaan kulit, memberikan rasa lembut dan nyaman saat digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan emulgel dari ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana Lamk.) dan untuk mengetahui adanya kandungan akivitas antioksidan emulgel ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana Lamk.)dengan menggunakan metode DPPH. Penelitian dimulai dengan mengekstraksi daun bidara (Ziziphus mauritiana Lamk.) kemudian mengoptimasi basis dengan variasi konsentrasi setil alkohol sebagai F1 3%, F2 5% dan F3 7%. Konsentrasi yang menghasilkan stabilitas fisik yang baik adalah F1 3%. Basis dengan konsentrasi 3% setil alkohol diformulasikan menjadi emulgel dengan variasi ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana Lamk.) F1a 10%, F1b 15% dan F1c 20%. Masing-masing diuji stabilitas fisik seperti uji organoleptik, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas dan uji freez thaw serta pengujian akivitas antioksidan dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil yang diperoleh menunjukkan ketiga formula memenuhi syarat. Hasil uji statistik one way anova diperoleh p value lebih besar dari 0.05, Hal ini menandakan sediaan memiliki stabilitas fisik yang baik kecuali daya lekat dengan p value <0.05. Menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan selama 28 hari penyimpanan. Hasil aktivitas antioksidan menunjukkan dimana IC50 F1a (255,19) dalam kategori sangat lemah, F1b (156,54) kategori lemah dan F1c (109,08) kategori sedang.
Edukasi Keamanan Pangan: Deteksi Boraks dalam Jajanan Sekolah di SDIT Al Islah Gorontalo Taupik, Muhammad; Nurrohwinta Djuwarno, Endah; Adam Mustapa, Mohamad; Aprianto Paneo, Mohamad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v4i1.30678

Abstract

Food safety is an important issue that must be considered, especially in children's food consumption. The use of borax in food is still found in various snacks sold in school environments, even though this substance can cause serious health disorders. This community service activity aims to increase awareness among students, teachers, and parents at SDIT Al Islah Kota Gorontalo regarding the dangers of borax in food. The method used is lectures and practical borax detection using turmeric as an indicator. If the food contains borax, the color of the turmeric-stained stick changes from yellow to purple. The results of the activity show an increase in participants' understanding of the dangers of borax, as well as higher awareness in choosing safer food. This education is expected to be an initial step in monitoring children's snacks and reducing the use of borax in food.
Gambaran Penggunaan Obat Off-Label Pada Pasien Pediatrik Rawat Inap Di RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie Limboto Tuloli, Teti Sutriyati; Madania, Madania; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Hiola, Faramita; Hamzah, Alifiah Ramawaty
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1, Edisi 3, 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i3.55

Abstract

Obat off-Label dapat diartikan sebagai obat yang digunakan tidak sesuai dengan informasi obat, izin edar dan izin ketentuan penjualan dari Marketing Authorisation (MA), yang berhubungan dengan indikasi, usia, dosis, rute pemberian dan kontraindikasi. Penggunaan obat off-label pada anak terjadi karena tidak lengkapnya data farmakokinetik, farmakodinamik, dan efek samping dari suatu obat karena penelitian klinik pada anak cukup sulit dan tidak sesuai dengan etika dan moral penelitian sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengobatan dan reaksi obat yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat off-label pada pasien pediatrik rawat inap di RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian observasional menggunakan rancangan cross sectional dan pengambilan data secara retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah pasien sebanyak 160 sampel yang memenuhi kriteria inklusi selama periode April-Agustus 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pasien pediatrik yang menerima peresepan obat off-label sebanyak 64 (40%), yang meliputi kategori off-label indikasi 52 (79%), off-label usia 12 (18%), dan off-label dosis 2 (3%).
Penapisan Fitokimia Dan Uji Efek Antidiabetes Ekstrak Metanol Daun Brotowali (Tinospora crispa L.) Pada Mencit (Mus musculus) Hasan, Hamsidar; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Hiola, Faramita; Ramadhani, Fika Nuzul; Halada, Ichlasul Oktofandi
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 1, Edisi 1, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i1.8

Abstract

Diabetes mellitus adalah suatu penyakit dimana tubuh penderita tidak bisa secara otomatis mengendalikan tingkat gula dalam darah. Brotowali mengandung banyak senyawa kimia yang berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Dimana tanaman ini dapat menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak metanol daun brotowali (Tinospra crispa L.) dan efek antidiabetes ekstrak metanol daun brotowali pada mencit (Mus musculus). Metode penelitian ini menggunakan metode maserasi total, skrining fitokimia, analisis Kromatografi Lapis Tipis menggunakan eluen n-Heksan : etil asetat dengan perbandingan (8:2) dan uji efek antidiabetes. Dalam uji efek antidiabetes dilakukan menggunakan hewan uji mencit jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok 1 merupakan kelompok kontrol positif (Glimepirid 2 mg), kelompok 2 merupakan kelompok kontrol negatif (Na-CMC 1%), kelompok 3 merupakan kelompok uji 1 (Dosis 100 mg/kg BB), kelompok 4 merupakan kelompok uji 2 (Dosis 200 mg/kg BB), dan kelompok 5 merupakan kelompok uji 3 (Dosis 300 mg/kg BB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun brotowali (Tinospora crispa L.) mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, alkaloid, dan tanin. Selain itu juga, ekstrak metanol daun brotowali terbukti bahwa dosis 300 mg/kg BB menunjukkan aktivitas efek antidiabetes yang paling baik dimana pada waktu setelah di induksi aloksan terjadi kenaikan kadar glukosa darah dengan rata-rata 236,3 mg/dL dan terjadi penurunan hingga 89,3 mg/dL. Selanjutnya diikuti oleh kelompok kontrol positif (Glimepirid 2 mg) dan kelompok uji ekstrak dengan dosis 200 mg/kg BB dan 100 mg/kg BB.
Persepsi Masyarakat Tentang Penggunaan Etnomedicine Dalam Pencegahan Stunting Di Desa Dunggala Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango Tuloli, Teti Sutriyati; Madania; Abdulkadir, Widy Susanti; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Rahmayani, Siti Farah; Manno, Mohamad Reski
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2, Number 1, 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v2i1.89

Abstract

Cara hidup dan gaya hidup manusia dapat dikaitkan dengan munculnya berbagai penyakit. Hasil dari berbagai kebudayaan juga dapat dikaitkan dengan munculnya penyakit tersebut. Terdapat beberapa penyebab penyakit pada masyarakat yakni berasal dari faktor lingkungan, makanan (salah makan), kebiasaan hidup, ketidakseimbangan tubuh dan penyakit seperti stunting. Stunting, atau kuranggizikronis adalah masalah yang disebabkan oleh asupan makanan yang rendah dalamjangka waktu yang cukuplama. Tujuan penelitian ini untuk melihat persepsi masyarakat tentang penggunaaan etnomedicine dalam pencegahan stunting di desa Dunggala Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, dengan sampel yaitu 203 responden yang diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu tingkat persepsi masyarakat tentang stunting menunjukan persentase pada kategori positif sebanyak 66,5%, negatif 5,4% dan netral 57%. Untuk persepsi masyarakat tentang pencegahan stunting pada kategori positif 79,8%, negatif 11,3% dan netral 8,9% dan untuk persepsi masyarakat tentang penggunaan Etnomedicine dalam pencegahan stunting pada kategori positif 71,9%, negatif 9,9% dan netral 18,2%.
Formulasi Sediaan Emulgel Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lam) Dan Uji Aktivitas Antioksidan Menggunakan Metode DPPh Nurrohwinta Djuwarno, Endah; Hiola, Faramita; Isa, Ishak
Indonesian Journal of Pharmaceutical Education Vol 1, No 1 (2021): Januari-April 2021
Publisher : Jurusan Farmasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/ijpe.v1i1.9947

Abstract

Moringa (Moringa oleifera Lam) is one of the plants that has high antioxidant activity, especially in the leaves. Emulgel is one of the topical dosage which dermatologically has several beneficial properties, namely thixotropic, not oily, easy to spread, easy to clean, soft, easy to wash, long lasting, transparent and comfortable when used. The purpose of this research was to formulate moringa (Moringa oleifera Lam) leaves extract into emulgel dosage forms and determine the antioxidant activity of the dosage using DPPH method.The research began with extraction of moringa leaves and optimization of the base by varying the concentration of carbopol 940 as gelling consisting of F1 0.5%, F2 1%, F3 1.5% and F4 2%. The base that met the requirements of good physical stability was F2.  The F2 base was then made into emulgel dosage with 3 concentration variations of the extract, namely F2a 4%, F2b 5% and F2c 6%. The physical stability test result of each formula met the organoleptic test,the pH test, the dispersion test, the adhesion test, the viscosity test, and the freeze-thaw test. The One way ANOVA statistical test result showed that the p value was greater than 0.05, which meant that the emulgel dosage had good physical stability. The IC50values of each antioxidant activity result were F2a (t0 = 120.464 g/mL; t28 = 144.887 g/mL), F2b (t0 = 113.642 g/mL; t28 = 128.407g/mL), F2c (t0 = 74.745 g/mL; t28 = 90.618 g/mL). The statistical results of the t-test showed thep value = 0,027, (less than 0.05), This indicated that there were significant difference results of the antioxidant activity test between the three formulas on the first day (t0) and on the 28th day (t28).
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Facial Scrub Sari Tebu (Saccharum officinarum Linn) Sebagai Exfoliate Cleanser Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Paneo, Mohamad Aprianto; Ishak, Siti Magfira; Mo'o, Faradila Ratu Cindana
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v2i2.181

Abstract

Tanaman tebu (Saccharum officinarum Linn.) mengandung salah satu jenis AHA (Alpha Hydroxy Acids) yaitu glicoliyc acid yang berperan dalam membantu proses eksfoliasi dengan mengangkat sel kulit mati dan merangsang regenerasi sel kulit baru. Selain glicoliyc acid, biji kopi arabika (Coffe arabica Linn) sebagai scrub alami mengandung antioksidan yang bermanfaat mencegah kerusakan kulit dari paparan radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang formulasi dan mengevaluasi sediaan facial scrub yang dibuat dari sari tebu (Saccharum officinarum Linn.). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan menggunakan sari tebu (Saccharum officinarum Linn.) dan carbopol 940 sebagai basis dengan empat variasi konsentrasi yang berbeda yaitu FI 0,5%, FII 1%, FIII 1,5% dan FIV2%. Evaluasi sediaan facial scrub meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas, hedonik, uji waktu mengering dan Freeze thaw cycling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan facial scrub sari tebu (Saccharum officinarum Linn.) dengan empat variasi konsentrasi (FI, FII, FIII dan FIV) berwarna coklat, bau khas kopi, bertekstur semi solid, tidak homogen karena adanya bahan scrub yang memang tidak dirancang larut, sediaan meiliki pH 5,5. Pada uji daya sebar FI dan FII memiliki daya sebar 5,5 cm. Sedangkan FIII dan FIV 5,6 cm. Hasil uji daya lekat adalah FI, FII dan FIII 8 detik, dan FIV 10 detik. Pada uji viskositas FI memikiki nilai 3360 cPs, FII 3372 cPs, FIII 3472 cPs dan FIV 3728 cPs. Hasil uji waktu mengering FI 14 menit, FII, FIII, dan FIV 15 menit. Uji stabilitas dengan metode Freeze thaw pada penyimpanan suhu 4oC dan 40oC selama 3 siklus menunjukkan bahwa sediaan dapat dikatakan cukup stabil. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa FIV memiliki hasil yang paling baik
Co-Authors A Muthi Andi Suryadi A. Mu’thi Andy Suryadi A. Mu’thi Andy Suryadi Abdulkadir, Widysusanty Adam Mustapa, Muhammad AM Andy Suryadi AM. Andy Suryadi Andi Makkulawu Anggai, Rifka Anggraini Aprianto Paneo, Mohamad Arief Ibnu Haryanto Asriyanti Asriyanti Awalludin Awalludin, Awalludin Aziz, Rezky Nur Balikan, Virginia Defita Zubaidi Dewa Ayu Puspita Divia Handayani Mudjidu Dizky Ramadani Papeo Dr. Apt. Hamsidar Hasan S.Si.,M.Si Faradila Ratu Cindana Febriyaningsi Radjak Fika Nuzul Ramadhani Halada, Ichlasul Oktofandi Hamsidar Hasan Hamzah, Alifiah Ramawaty Harwanto, Yelisnawati Hasan, Muadz Hasrita Samudi Hiola, Faramita Indriyani Ishak Isa Ishak, Siti Magfira Jafar La Kilo Julianty Akuba Kariem, Nazli LATIF, MULTIANI S Madania Madania, Madania Mahdalena Sy Pakaya Makkulawu, Andi Manno, Mohamad Reski Mimi Fauziah Tahir Mohamad Adam Mustapa Mohamad Aprianto Paneo Mo’o, Faradila Ratu Cindana Muhamad Handoyo Sahumena Muhamad Handoyo Sahumena Muhamad Handoyo Sahumena Muhammad Taupik Muhammad Taupik Muhammad Taupik Muhammad Taupik Mustapa  Khamal  Rokan Nabila Husnunnisa Ismail Nabila Novreini Djunaidi Nur Ain Thomas Nur Ain Thomas Nur Aisya Tonde Nur Ayini S Lalu Nur Ayun R Yusuf Nur Rasdianah Papeo, Dizky Ramadani Putri Puce, Faradilla Rahmatia Abdullah Rahmatia Baharuddin Rahmayani, Siti Farah Ratnawati Ratnawati Reski Manno, Mohamad Robert Tungadi Ruslin Ruslin Selvi Marcellia Suryadi, A. Mu'thi Andy Susanti Pakaya Teti Sutriyati Tuloli Teti Sutriyati Tuloli Tirta Cahnia Usuli Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widysusanti Abdulkadir Wiwin Rewini Kunusa Yasin, Sulistya Zulkarnain Marhaba Zulkarnain Marhaba Zulkifli B. Pomalango