Claim Missing Document
Check
Articles

PENAPISAN FITOKIMIA DAN UJI EFEK ANTIHIPERURISEMIA EKSTRAK METANOL DAUN LAMTORO (Leucaena leucocephala L.) SECARA IN VIVO Hasan, Hamsidar; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Abdulkadir, Widy Susanti; Rasdianah, Nur; Anggai, Rifka Anggraini; Hasan, Muadz
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v2i1.103

Abstract

Gaya hidup modern telah membawa masyarakat pada kehidupan yang serba instan, nyaman dan cepat. Dari segi kesehatan, gaya hidup ini tentu saja mempunyai dampak negatif. Oleh karena itu, banyak orang menderita berbagai penyakit. Salah satu kondisi yang sering dialami adalah pegal-pegal dan nyeri sendi. Seringkali, penyebab utama berbagai penyakit ini adalah Asam Urat, yang sering kali muncul di kemudian hari. Hiperurisemia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah atau serum melebihi batas normal, yaitu >7,0 mg/dl pada pria dan >6,0 mg/dl pada wanita. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder pada daun lamtoro (Leucaena leucocephala L.) dan efeknya sebagai antihiperurisemia secara in vivo. Metode penelitian yang digunakan yakni Maserasi, skrining fitokimia, analisis kromatografi lapis tipis (KLT) dengan perbandingan eluen N-heksan : Etil asetat (8:2) dan uji efek antihiperurisemia. Dalam uji efek antihiperurisemia dilakukan menggunakan hewan uji mencit yang di bagi dalam 5 kelompok perlakuan, kelompok 1 kontrol negatif (Na-CMC), kelompok 2 kontrol positif (Allopurinol 100 mg), kelompok 3 dosis ekstrak 100 mg/kg BB, kelompok 4 dosis ekstrak 150 mg/kg BB, dan kelompok 5 dosis ekstrak 200mg/kg BB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun lamtoro (Leucaena leucocephala L.) mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Kemudian, ekstak daun lamtoro juga memiliki efek menurunkan kadar asam urat dengan dosis yang paling baik dalam menurunkan kadar asam urat yakni dosis 200 mg/kg BB dengan rata-rata penurunan sebanyak 4,67 mg/dL. Hasil Penelitian kemudian di analisis menggunakan uji statistik One Way ANOVA dengan nilai p<0,05 (α 0,05).
Hubungan Kepatuhan Minum Obat Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Geriatri Penderita Hipertensi Di Puskesmas Pilolodaa Teti Sutriyati Tuloli; Nur Rasdianah; A Muthi Andi Suryadi; Endah Nurrohwinta Djuwarno; Puce, Faradilla
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2, Number 3, 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v2i3.203

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang berbahaya dan sangat beresiko pada seseorang dengan usia di atas 60 tahun atau geriatri. Kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi sangat penting karena tekanan darah dapat dikontrol dengan mengkonsumsi obat antihipertensi secara teratur, sehingga dalam jangka panjang resiko kerusakan organ-organ seperti otak, jantung dan ginjal dapat dikurangi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan kepatuhan minum obat dengan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan uji korelasi, dengan jumlah sampel yakni 47 responden. Analisis yang uji korelasi Rank Spearmen . Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 22 responden (46,8%) dengan tekanan darah terkontrol memiliki kepatuhan tinggi. Sebanyak 25 responden (53,2%) memiliki tekanan darah tidak terkontrol dengan kriteria kepatuhan sedang sebanyak 18 responden (38,2%) dan kepatuhan tinggi sebanyak 7 responden (14,8%). Serta terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan minum obat antihipertensi dengan tekanan darah pasien hipertensi (r = 0,739; p-value = 0,0001< 0,05) kekuatan hubungan kuat. Kesimpulan yang di dapatkan yaitu tingkat korelasi kuat dengan arah hubungan adalah positif yang artinya semakin tinggi kepatuhan minum obat maka tekanan darah pasien hipertensi semakin terkontrol.
Antihypertensive Therapy Patterns in Prolanis Patients at North Gorontalo City Health Centre, Indonesia Tuloli, Teti Sutriyati; Reski Manno, Mohamad; Tungadi, Robert; Nurrohwinta Djuwarno, Endah
Journal Syifa Sciences and Clinical Research Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Number 3 2025
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jsscr.v7i3.34245

Abstract

Hypertension is a chronic condition characterized by persistent elevation of blood pressure above normal limits, which increases morbidity and mortality risk. A systolic blood pressure ≥140 mmHg reflects pressure during cardiac contraction, while a diastolic blood pressure ≥90 mmHg reflects pressure during cardiac relaxation. This study aimed to evaluate the use of antihypertensive drugs in Prolanis patients with persistent hypertension at the North Gorontalo City Health Centre. An observational design was applied using secondary data from medical records of 42 patients who received antihypertensive therapy between January and June 2025. Amlodipine was the most commonly prescribed agent in monotherapy, while combinations of two to five drugs were frequently used. The evaluation revealed that drug selection was appropriate (100%), dosage accuracy was 86%, and adherence to usage rules reached 98%, although some inappropriate dosages and usage instructions were still identified. These findings underscore the need for systematic monitoring, regular prescription audits, strengthened verification processes, laboratory monitoring, and patient education to enhance the safety and effectiveness of hypertension management in primary care.
Physical Stability Test of Liquid Soap Preparation from Avocado Seed Oil (Persea americana Mill.) Kariem, Nazli; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Latif, Multiani S
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v2i3.191

Abstract

Avocado seed oil has numerous benefits and contains secondary metabolites such as alkaloids, flavonoids, tannis, saponins, terpenoids or steroids, and phenolics, which act as natural antioxidants, as well as vitamin E, wich can be used as a skin moisturizer. The flavonoid content as an antioxidant and vitamin E moisturizing the skin can be used to produce liquid soap formulations. This study aims to determine the Physical Stability Test of Liquid Soap Made from Avocado (Persea americana Mill.) Seed Oil. This research was an experimental laboratory study using Avocado Seed Oil and HPMC as a gel base with consentration of 2%. The outcome of liquid soap formulation was tested for physical stability, including organoleptic properties, homogeneity, pH, viscosity, spreadability, irritation, foam height, hedonic properties, and cycling tests. The results showed that the liquid soap formulation was clear, had characteristic avocado smell, a semi-solid texture, homogeneity, and stability at room temperature storage for 21 days, and stability at 4֯C and 40֯C storage for six cycles.
Pengenalan Sejak Dini tentang Resistensi Antibiotik Kepada Mahasiswa Farmasi UNG dan Siswa SMK Farmasi di Kota Gorontalo melalui Program School of AMR PD IAI Gorontalo Paneo, Mohamad Aprianto; Tuloli, Teti Sutriyati; Thomas, Nur Ain; Latif, Multiani S; Taupik, Muhammad; Djuwarno, Endah Nurrohwinta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 3, No 1 (2024): Vol 3. No. 1 (2024)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v3i1.25010

Abstract

Resistensi antibiotik telah menjadi perhatian utama dalam bidang kesehatan global karena dampaknya yang serius terhadap pengobatan infeksi bakteri. Fenomena ini terjadi ketika bakteri mengembangkan kemampuan untuk bertahan hidup dan berkembang biak meskipun terpapar antibiotik, mengurangi atau bahkan menghilangkan efektivitas obat tersebut. Penyebab utama resistensi antibiotik termasuk penggunaan antibiotik yang berlebihan, penggunaan yang tidak tepat, dan penyebaran gen resistensi melalui lingkungan. Konsekuensinya meliputi tingkat infeksi yang sulit diobati, peningkatan biaya perawatan kesehatan, dan peningkatan angka kematian. Upaya untuk mengatasi resistensi antibiotik melibatkan pendekatan multidisiplin termasuk penggunaan antibiotik yang bijaksana, pengembangan antibiotik baru, pengendalian infeksi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang masalah ini. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk memberikan edukasi sejak dini melalui program school of AMR Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) kepada siswa dan mahasiswa bahwa pentingya mengenal antibiotik dan memutus rantai resistensi antibiotik. Kegiatan dilaksanakan dengan beberapa metode yang terdiri dari edukasi yang diberikan langsung oleh apoteker dan dosen, kemudian diskusi dan tanya jawab serta yang terakhir yaitu pemberian pre dan post kuesioner untuk melihat ketercapaian hasil dari kegiatan yang diberikan. Hasil menunjukan kenaikan yang progresif dari sebelumnya rata-rata pemahaman peserta berada dibawah nilai 80% menjadi rata-rata direntang 90%. Hal ini menunjukan pemberian edukasi secara terstruktur dan diberikan langsung oleh yang memiliki kompetensi akan memberikan dampak yang baik. Kegiatan seperti ini harus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan harapan generasi berikutnya bebas dari penggunaan antibiotik yang tidak bijak.
Formulasi Dan Uji Efektivitas Sediaan Masker Peel-Off Ekstrak Kulit Buah Pisang Goroho (Musa Acuminafe L.) Sebagai Antioksidan Taupik, Muhammad; Thomas, Nurain; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Harwanto, Yelisnawati
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 1 No. 1 (2024): Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v1i1.23

Abstract

Kulit buah pisang goroho (Musa acuminafe L.) mengandung senyawa flavonoid yang diketahui memiliki aktivitas antioksidan. Penggunaan antioksidan efektif untuk mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar ultraviolet (UV) atau akibat proses penuaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memformulasikan sediaan masker peel-off  ekstrak kulit buah pisang goroho dan untuk mengetahui kemampuan masker peel-off ekstrak kulit buah pisang goroho dalam memberikan efek antioksidan. Ekstrak kulit buah pisang goroho diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut 96%. Sediaan ekstrak kulit buah pisang goroho dibuat dengan konstrasi F3a 1%, F3b 3% dan F3c 5%. Formulasi ekstrak kulit buah pisang goroho diuji stabilitas fisik pada penyimpanan suhu ruang 25oC dan suhu frezee thaw 4oC selama 28 hari atau 7 siklus. Parameter stabilitas yang diukur adalah organoleptis, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, uji waktu mengering dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazil) . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah pisang goroho stabil secara fisik selama penyimpanan 28 hari dalam suhu ruang 25oC dan suhu frezee thaw 4oC. Ekstrak kulit buah pisang goroho memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC 50 yaitu 46,75 ppm. Hasil aktivitas antioksidan masker peel-off  ketiga formula pada T0 dan T28 mengalami perubahan. Nilai IC50 hari ke-0 pada F3a 93,39 ppm, F3b 88,54 ppm dan F3c 74,03 ppm. Hasil tersebut menggambarkan bahwa ketiga formula tersebut memiliki aktivitas antioksidan kuat. Pada hari ke-28 dilakukan uji aktivitas antioksidan kembali terhadap ketiga formula, hasilnya terjadi penurunan pada masing-masing sediaan. Nilai IC50 pada hari ke-28 pada F3a 183,94 ppm, F3b 146,84 ppm dan F3c 103,69 ppm. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa ketiga formula di hari ke-28 memiliki aktivitas antioksidan sedang.  
Pengaruh Variasi Konsentrasi Pektin Terhadap Stabilitas Fisik Sediaan Tablet Gummy Mengandung Madu Hutan (Mel depuratum) Thomas, Nur Ain; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Akuba, Juliyanty; Latif, Multiani S; Mo’o, Faradila Ratu Cindana; Yasin, Sulistya
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v1i2.79

Abstract

Gelatin adalah protein yang larut, diperoleh melalui hidrolisis parsial dari bahan yang tinggi akan kandungan kolagen seperti kulit dan tulang baik pada babi, sapi, ikan, atau hewan lainnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi variasi gelatin terhadap stabilitas fisik Tablet Gummy mengandung Olahan Susu Hazelnut.Metode penelitian ini diawali dengan analisis kandungan asam lemak bebas dan protein pada kacang hazelnut, formulasi tablet gummy dengan memvariasikan gelatin dimana formula 1 (F1: 0%), formula 2 (F2: 9%), formula 3 (F3: 10%) dan formula 4 (F4: 11), semua formula dievaluasi meliputi meliputi uji keseragaman bobot, uji organoleptik, uji kekenyalan, dan uji stabilitas warna.Hasil dari evaluasi tablet gummy menunjukkan bahwa tablet gummy F2, F3, dan F4 memiliki keseragaman bobotyang sama(F1: 0,4643 ±0,04; F2: 1,045 ±0,06; F3: 1,0576 ±0,05; F4: 1,1692 ±0,09), serta memiliki bentuk, rasa, tekstur, dan warna yang sama, sedangkan untuk F1jauh berbeda dari formula lainnya, serta tingkat kekenyalan dari tiap formula berbeda yaitu (F1: 0,00 ± 0,00; F2: 2,7 ± 0,16; F3:2,6 ± 0,04 ; F4:3,0 ± 0,24). Hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh variasi konsentrasi gelatin terhadap stabilitas fisik tablet gummy, semakin tinggi konsentrasi gelatin yang diberikan maka semakin tinggi tingkat kekenyalan dansemakin pekat warna sediaan gummy yang dihasilkan. Gummy, Gelatin, Hazelnut, Kekenyalan
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Emulgel Sabun Cuci Tangan dari Ekstrak Tomat (Solanum Lycopersicum L.) Suryadi, A. Mu'thi Andy; Paneo, Mohamad Aprianto; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Balikan, Virginia
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v2i1.166

Abstract

Penggunaan sabun antiseptik bertujuan untuk kebersihan tangan dan atau untuk membunuh bakteri yang ada di tangan, Bakteri yang tumbuh pada tangan dapat di hambat atau di bunuh dengan memanfaatkan kandungan dari salah satu bahan alam yaitu buah tomat. Buah tomat memiliki beberapa kandungan metabolit sekunder seperti,  flavonoid, saponin, dan alkaloid senyawa ini memiliki efek sebagai antibakteri. Emulgel dapat digunakan untuk formulasi zat aktif yang sukar larut dalam air. Zat yang tidak larut air akan berada pada fase minyak yang terdispersi dalam fase air yang mengandung gelling agent. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi sediaan emulgel sabun cuci tangan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium. Evaluasi sediaan emulgel sabun cuci tangan diantaranya uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, Uji stabiltas busa dan uji viskositas dan uji anti bakteri. Hasil pemeriksaan kualitas sediaan organoleptik menghasilkan warna kemerahan, dengan tekstur yang kental, uji homogenitas menghasilkan sediaan yang homogen, uji pH yang dihasilkan 7, uji daya sebar menghasilkan daya sebar sebesar 5 cm, uji stabilitas busa menghasilkan tinggi busa sebesar 10 cm, uji viskositas menghasilkan viskositas gel 755 Cps, dan uji anti bakteri di dapati lemah. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak buah tomat dapat dijadikan sebagai zat aktif dalam formulasi sediaan emulgel sabun cuci tangan.
Knowledge and Beliefs about the Use of Antibiotics in Society: A Questionnaire Study of Gorontalo Province, Indonesia Rasdianah, Nur; Akuba, Juliyanty; Nurrohwinta Djuwarno, Endah
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 10 No 3 (2023): J Sains Farm Klin 10(3), Desember 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.10.3.359-367.2023

Abstract

A lack of public understanding of the use of antibiotics has the potential to cause inappropriate use of antibiotics. The research aims to obtain information about the knowledge and beliefs of respondents regarding the use of antibiotics in Gorontalo Province.Methods: The study population is people over 18 years of age. Sampling was done randomly (N=384). Data was collected using a questionnaire and the results were analyzed using descriptive statistics.Results: Of the 384 respondents who met the inclusion and exclusion criteria, 55.99% of respondents knew that antibiotics had to be purchased with a doctor's prescription and that various types of antibiotics could be used for one type of bacterial infection (70.31%), antibiotics could be taken twice at the next dose (63.80%), accelerated recovery (60.16%), its use was stopped when symptoms disappeared (56.25%), the method of use was the same as other drugs (52.86) and effectively treated viruses (51.82). %), antibiotics can cause allergies (52.34%), resistance (59.38%), and bacterial resistance can increase if their use is not appropriate (48.96%). The results of the correlation analysis showed that there was a significant and unidirectional relationship between the two (rho=0.467).Conclusion: Respondents have adequate knowledge about antibiotics, resistance, and side effects but have inaccurate knowledge about the effectiveness of antibiotics for viral infections. Respondents have sufficient confidence that antibiotics cannot be obtained without a prescription, do not treat all diseases, and can cause resistance and side effects.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Penggunaan Antibiotik Di Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Rasdianah, Nur; Indriyani
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 1 Edisi 1 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i1.11

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Pengetahuan tentang penggunaan antibiotik sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena penggunaan antibiotik yang tepat merupakan penentu keberhasilan dalam pengobatan. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan pasien tidak membaik atau bahkan menjadi lebih sakit. Kesalahan dalam penggunaan antibiotik juga dapat memicu terjadinya resistensi antibiotik, yaitu antibiotik tidak mampu membunuh bakteri penyebab infeksi atau bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik. Penggunaan antibiotik hanya dapat dilakukan berdasarkan resep dari dokter dan sesuai arahan yang diberikan untuk menjamin efektifitasnya. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan sangat dibutuhkan dalam penggunaan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik di Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan observasional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan dan dihitung menggunakan rumus dari Raosoft sample size calculator. Hasil penelitian terhadap 314 responden di Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat termasuk dalam kategori kurang baik yaitu 90,13%.
Co-Authors A Muthi Andi Suryadi A. Mu’thi Andy Suryadi A. Mu’thi Andy Suryadi Abdulkadir, Widy Susanty Abdulkadir, Widysusanty Adam Mustapa, Muhammad AM Andy Suryadi AM. Andy Suryadi Anasiru, Rayhan Firman Andi Makkulawu Anggai, Rifka Anggraini Aprianto Paneo, Mohamad Ariani H Hutuba Arief Ibnu Haryanto Asriyanti Asriyanti Awalludin Awalludin, Awalludin Aziz, Rezky Nur Balikan, Virginia Defita Zubaidi Dewa Ayu Puspita Divia Handayani Mudjidu Dizky Ramadani Papeo Dr. Apt. Hamsidar Hasan S.Si.,M.Si Fadlun Ladiku Faradila Ratu Cindana Febriyaningsi Radjak Fika Nuzul Ramadhani Halada, Ichlasul Oktofandi Hamsidar Hasan Hamzah, Alifiah Ramawaty Harwanto, Yelisnawati Hasan, Muadz Hasrita Samudi Hiola, Faramita Ibrahim, Deshika Nur Azizah Indriyani Ishak Isa Ishak, Siti Magfira Jafar La Kilo Julianty Akuba Kariem, Nazli LATIF, MULTIANI S Latif, Multiani S. Madania Madania, Madania Mahdalena Sy Pakaya mahdalena sy. pakaya Makkulawu, Andi Manno, Mohamad Reski Mimi Fauziah Tahir Mohamad Adam Mustapa Mohamad Aprianto Paneo Mo’o, Faradila Ratu Cindana Muhamad Handoyo Sahumena Muhamad Handoyo Sahumena Muhamad Handoyo Sahumena Muhammad Taupik Muhammad Taupik Muhammad Taupik Muhammad Taupik Munafri, Nur Alifia Karina Mustapa  Khamal  Rokan Nabila Husnunnisa Ismail Nabila Novreini Djunaidi Nur Ain Thomas Nur Ain Thomas Nur Aisya Tonde Nur Ayini S Lalu Nur Ayun R Yusuf Nur Rasdianah Papeo, Dizky Ramadani Putri Puce, Faradilla Putri Nusu, Dwi Eka Rahmatia Abdullah Rahmatia Baharuddin Rahmayani, Siti Farah Rahmola, Fauziah Ratnawati Ratnawati Reski Manno, Mohamad Robert Tungadi Ruslin Ruslin Selvi Marcellia Sitty Ainsyah Habibie sri, Sri Budiarti Utami Suryadi, A. Mu'thi Andy Susanti Pakaya Teti Sutriyati Tuloli Teti Sutriyati Tuloli Tirta Cahnia Usuli Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widysusanti Abdulkadir Wiwin Rewini Kunusa Wiwit Zuriati Uno Yasin, Sulistya Zulkarnain Marhaba Zulkarnain Marhaba Zulkifli B. Pomalango