Claim Missing Document
Check
Articles

Effect of Centrifugation on Nanoemulsion Stability with Tween, PEG, Poloxamer 188, and Transcutol-p Fauziah Rahmola; Mohamad Adam Mustapa; Mohamad Aprianto Paneo; Endah Nurrohwinta Djuwarno; Muhammad Taupik
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v3i1.271

Abstract

This study evaluated the effect of centrifugation speed on the physical stability of a nanoemulsion base formulated with grapeseed oil (long-chain triglyceride, LCT) and stabilized using Tween 80–PEG 400, Poloxamer 188, and Transcutol-P, as a preliminary platform for topical and oral pharmaceutical applications. A descriptive–experimental design was employed. Nanoemulsion bases were prepared by the aqueous titration method followed by 60-minute sonication. Four formulations (F1–F4) contained 5% grapeseed oil and 2% Poloxamer 188, while Tween 80/PEG 400 levels and Transcutol-P (0.5–2%) were varied. Accelerated physical stability was assessed by centrifugation at 2000, 4000, 6000, and 8000 rpm for 30 minutes, followed by organoleptic observation, emulsion type determination, pH measurement, and viscosity testing. All formulations remained visually stable at 2000 rpm. At 4000 rpm, F1–F2 showed increased turbidity with a thin top layer (incipient creaming), whereas F3–F4 remained stable without phase separation. At 6000 rpm, F1–F2 became more turbid with the onset of a surface oil layer, while F3–F4 maintained stability. At 8000 rpm, F1–F2 exhibited complete phase separation; F3 showed a slight oil layer; and F4 was the most stable, showing only minimal turbidity without total phase breaking. All formulations were classified as oil-in-water (O/W). The pH ranged from 6.0 to 7.0 (mean 6.45 ± 0.42) and viscosity from 176 to 220 cP (mean 196.25 ± 18.89). In conclusion, increasing centrifugation speed effectively differentiated formulation robustness, with F4 demonstrating the highest resistance to mechanical stress up to 8000 rpm.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pneumonia Anak di Puskesmas Kota Utara Madania Madania; Endah Nurrohwinta Djuwarno; Juliyanti Akuba; Multiani S. Latif; Putri Chahyani Lawani; Nur Rasdianah
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 3 No. 2 (2026): Vol.3, No.2, 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v3i2.243

Abstract

Pneumonia adalah salah satu bentuk infeksi saluran pernapasan bagian atas yang menyerang paru-paru dimana respiratory syntical virus(RSV) menjadi penyebab utama pneumonia dengan penyebab bakteri streptococcus pneumoniae. Evaluasi penggunaan obat menjadi aspek utama dalam proses penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia khususnyapasienanak.Penelitianinibertujuanuntukmengetahui penggunaan antibiotik yang meliputi tepat obat, tepat dosis dan tepat aturan pakai pada pasien pneumonia anak di Puskesmas Kota Utara Kota Gorontalo. Metode yang digunakan adalah penelitian observasional secara retrospektif dengan melakukan penelusuran catatan pengobatan pasien pneumonia dalam catatan rekam medis sebanyak 55 pasien, data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pneumonia anak lebih banyak dialami oleh perempuan52.7%danlebihbanyakterjadipadausia4tahun36.4%.Obat antibiotikyang digunakan adalah amoksisilin,tepatdosis berjumlah 49 pasien dan tidak tepatdosis berjumlah 6 pasien. Sesuai aturan pakai berjumlah 55 pasien. Kesimpulan dari penelitian ini evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia anak tepat obat sebasar 100%, tepat dosis 89.09%, tidak tepat dosis 10.91% dan tepat aturan pakai 100%.
Perencanaan Dan Pengadaan Gambaran Perencanaan Dan Pengadaan Obat Di Puskesmas Kota Utara: Gambaran Perencanaan Dan Pengadaan Obat Di Puskesmas Kota Utara Widy Susanti Abdulkadir; Endah Nurrohwinta Djuwarno; Teti Sutriyati Tuloli; Lisa Efriani Puluhulawa; Salvarinho Binsasi
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 3 No. 2 (2026): Vol.3, No.2, 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v3i2.247

Abstract

Perencanaan dan pengadaan obat merupakan bagian penting dalam sistem pengelolaan sediaan farmasi di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, termasuk Puskesmas. Ketersediaan obat yang tepat jenis, jumlah, dan waktu sangat menentukan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Permasalahan yang sering terjadi adalah ketidaksesuaian antara perencanaan dan pengadaan obat yang dapat menimbulkan kekosongan maupun kelebihan stok obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perencanaan dan pengadaan obat di Puskesmas Kota Utara. Penelitian menggunakan metode. observasional deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dilakukan selama dua bulan (Juni–Juli 2025) di Puskesmas Kota Utara. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan apoteker dan tenaga teknis kefarmasian (TTK) sebagai informan, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen perencanaan dan pengadaan obat. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan mekanisme perencanaan dan pengadaan obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan obat di Puskesmas Kota Utara dilaksanakan oleh apoteker dan dibantu TTK menggunakan. Alur perencanaan dilakukan dengan melihat stok opname, menghitung buffer stock, dan menyusun LPLPO dengan dukungan sarana seperti kartu stok, komputer, dan printer. Pengadaan obat dilakukan melalui dua mekanisme, yaitu dari instalasi farmasi dan pengadaan mandiri dengan sumber pendanaan berasal dari APBD dan JKN. Kesimpulan penelitian ini adalah perencanaan dan pengadaan obat di Puskesmas Kota Utara telah sesuai dengan pedoman standar pelayanan kefarmasian, namun masih terdapat kendala berupa kekosongan obat. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi berkala serta optimalisasi koordinasi dengan instalasi farmasi dan pemanfaatan dana JKN agar ketersediaan obat lebih terjamin.
Analisis Sistem Penyimpanan Obat Emergensi Di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo: Analysis of the Emergency Medication Storage System at the Pharmacy Unit of the Gorontalo Regency Health Office Nazwa Nurahma T Hanapi; Endah Nurrohwinta Djuwarno; Ariani H. Hutuba; Nur Ain Thomas; Karunita Ika Astuti; Nikma Abaidata
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11638

Abstract

Penyimpanan obat emergensi merupakan aspek krusial dalam pelayanan kefarmasian karena berpengaruh langsung terhadap kecepatan penanganan pasien dalam kondisi kegawatdaruratan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian sistem penyimpanan obat emergensi di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo berdasarkan standar Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB), serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan observasional. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan lembar checklist berbasis CDOB, wawancara semi terstruktur dengan Apoteker Penanggung Jawab dan petugas gudang, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aspek penyimpanan obat emergensi telah sesuai dengan standar CDOB dengan kategori sangat baik, meliputi kondisi ruangan penyimpanan (100%), suhu dan kelembapan (100%), sistem penyimpanan (100%), segregasi (100%), serta label dan identitas obat (100%). Aspek operasional penyimpanan memperoleh persentase kesesuaian sebesar 86%, sedangkan aspek pengendalian obat hanya mencapai 50% karena masih ditemukannya obat rusak dan kedaluwarsa. Faktor-faktor yang mempengaruhi sistem penyimpanan meliputi keterbatasan jumlah sumber daya manusia, belum meratanya pelatihan CDOB, kapasitas ruang penyimpanan yang terbatas pada kondisi tertentu, serta human error dalam pencatatan stok. Penerapan SOP dan sistem FEFO/FIFO telah berjalan dengan baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem penyimpanan obat emergensi di instalasi tersebut secara umum telah memenuhi standar CDOB, namun aspek pengendalian obat masih memerlukan peningkatan pengawasan terhadap obat rusak dan kedaluwarsa. ABSTRACT Emergency medication storage is a critical aspect of pharmaceutical services, as it directly affects the speed of patient care in emergency situations. This study aims to analyze the suitability of the emergency medication storage system at the Pharmacy Unit of the Gorontalo Regency Health Office based on the Good Drug Distribution Practice (GDDP/CDOB) standards, and to identify the factors influencing it. This study used a descriptive research design with an observational approach. Data were collected through direct observation using a CDOB-based checklist, semi-structured interviews with the responsible pharmacist and warehouse staff, and documentation. The results showed that most aspects of emergency medication storage were in compliance with CDOB standards and classified as very good, including storage room conditions (100%), temperature and humidity control (100%), storage system (100%), segregation (100%), and drug labeling (100%). The operational storage aspect reached 86% compliance, while drug control only achieved 50% due to the presence of damaged and expired medications. Factors influencing the storage system included limited staffing, uneven CDOB training among personnel, limited storage capacity under certain conditions, and human error in stock recording. The implementation of SOPs and the FEFO/FIFO system was found to be well-established. This study concludes that the emergency medication storage system at the pharmacy unit generally meets CDOB standards; however, the drug control aspect still requires improved monitoring of damaged and expired medications.
Co-Authors A Muthi Andi Suryadi A. Mu’thi Andy Suryadi A. Mu’thi Andy Suryadi Abdulkadir, Widysusanty Adam Mustapa, Muhammad AM Andy Suryadi AM. Andy Suryadi Anasiru, Rayhan Firman Andi Makkulawu Anggai, Rifka Anggraini Ariani H. Hutuba Ariani H. Hutuba Arief Ibnu Haryanto Asriyanti Asriyanti Astuti, Karunita Ika Awalludin Awalludin, Awalludin Aziz, Rezky Nur Balikan, Virginia Defita Zubaidi Deshika Nur Azizah Ibrahim Dewa Ayu Puspita Divia Handayani Mudjidu Dizky Ramadani Papeo Dr. Apt. Hamsidar Hasan S.Si.,M.Si Dwi Eka Putri Nusu Egi Aulia Faradhilah Pratiwi Yasilu Faradila Ratu Cindana Fauziah Rahmola Febriyaningsi Radjak Fika Nuzul Ramadhani Halada, Ichlasul Oktofandi Hamzah, Alifiah Ramawaty Harwanto, Yelisnawati Hasan, Muadz Hasrita Samudi Hiola, Faramita Indriyani Ishak Isa Ishak, Siti Magfira Jafar La Kilo Julianty Akuba Juliyanti Akuba Kariem, Nazli LATIF, MULTIANI S Latif, Multiani S. Lisa Efriani Puluhulawa Madania, Madania Mahdalena Sy Pakaya Mahdalena Sy. Pakaya Makkulawu, Andi Manno, Mohamad Reski Mimi Fauziah Tahir Mohamad Adam Mustapa Mohamad Aprianto Paneo Mo’o, Faradila Ratu Cindana Muhamad Handoyo Sahumena Muhamad Handoyo Sahumena Muhamad Handoyo Sahumena Muhammad Taupik Multiani S Latif Munafri, Nur Alifia Karina Mustapa  Khamal  Rokan Nabila Husnunnisa Ismail Nabila Novreini Djunaidi Nazwa Nurahma T Hanapi Nikma Abaidata Nur Ain Thomas Nur Aisya Tonde Nur Ayini S Lalu Nur Ayun R Yusuf Nur Rasdianah Papeo, Dizky Ramadani Putri Puce, Faradilla Putri Chahyani Lawani Rahmatia Abdullah Rahmatia Baharuddin Rahmayani, Siti Farah Ratnawati Ratnawati Reski Manno, Mohamad Robert Tungadi Ruslin Ruslin Salvarinho Binsasi Selvi Marcellia Sitty Ainsyah Habibie Sri Budiarti Utami sri Suryadi, A. Mu'thi Andy Susanti Pakaya Tahir, Sry Megawaty Teti Sutriyati Tuloli Tirta Cahnia Usuli Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanty Abdulkadir Widysusanti Abdul Kadir Widysusanti Abdulkadir Wiwin Rewini Kunusa Yasin, Sulistya Zulkarnain Marhaba Zulkarnain Marhaba Zulkifli B Pomalango