Claim Missing Document
Check
Articles

THE DISTRIBUTION AND ABUNDANCE OF TOXIC BENTHIC DINOFLAGELLATES IN MALANG RAPAT COASTAL WATERS OF BINTAN ISLAND, KEPULAUAN RIAU Nurrachmi, Irvina; Amin, Bintal; Andini, Dilla; Afriansyah, M.; Anadri, Rifqi Rafif
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 6 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

This research was conducted in May - June 2018 by surveying and taking a sample from Malang Rapat water on the East Coast of Bintan Island, Kepulauan Riau to determine the abundance and distribution of toxic benthic dinoflagellates associated with seaweed (Sargassum sp) and seagrass (Enhalus accoroides). Samples were taken from four sampling locations which were carried out purposively by taking into account the different anthropogenic activities that occurred in each region. The results of the study found 3 genera of toxic benthic dinoflagellates, namely Gambierdiscus sp, Ostreopsis sp, and Prorocentrum sp. The highest abundance of toxic benthic dinoflagellates associated with Sargassum sp was found in station 3, which was 302.279 cells/g, and the lowest at station 4 with (133.529 cells/g), while E. accoroides has the highest abundance at station 1 which was 620.65 cells/g). The abundance of toxic dinoflagellates in Sargassum sp has a positive correlation with nitrate concentration, but on the contrary, it was negatively correlated with the concentration of nitrate and phosphate in these waters to E. accoroides. The measured water quality parameters were still within the tolerance range for the marine organism. Further research is still needed to answer the cause of these differences and whether there are any fluctuations of abundance and the specific appearance of the toxic dinoflagellate.
DECOMPOSITION RATE OF LITTERFALL MANGROVE Rhizophora sp. AT SUNGAI BERSEJARAH MANGROVE AREA, KAYU ARA PERMAI VILLAGE, SUNGAI APIT DISTRICT, SIAK REGENCY, RIAU PROVINCE Hersa, Tania; Efriyeldi, Efriyeldi; Amin, Bintal
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 5 No. 2 (2022): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

This research was carried out in February 2021 in the Historic River Mangrove Tourism Area, Kayu Ara Permai Village, Sungai Apit District, Siak Regency, Riau Province. This study aims to analyze the rate of decomposition of inter mangrove litter. The method used in this study is a survey method and the determination of the sampling location by purposive sampling. The rate of decomposition of mangrove leaf litter was carried out by placing 10 g of litter in a litter bag on the mangrove forest floor in three zones for 4 weeks and taken every week as a sample. The results showed that the water quality, namely the temperature ranged from 28-30°C, salinity 30-31‰, and pH 6.1-6.4. The results of the calculation of the rate of decomposition of mangrove leaves obtained an average of 0.25–0.11 g/day. The results of the Anova test showed that the rate of decomposition of mangrove leaf litter was higher in zone 1, which is relatively always inundated by tides and is affected by sea waves.
Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Riau University, Pekanbaru Nurrachmi, Irvina; Amin, Bintal; Galib, Musrifin
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 1 No. 1 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Desa Sepahat adalah salah satu desa yang memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan menjadi objek wisata unggulan Kawasan mangrove yang umumnya berada pada daerah pesisir ini terancam oleh kebutuhan masyarakat yang berada di sekitarnya. Kebutuhan itu dapat berupa pemanfaatan lahan untuk pemukiman, sebagai lahan kegiatan ekonomi seperti industri maupun, kebutuhan bahan bakar non migas dan sebagainya. Kebutuhan-kebutuhan itu memaksa masyarakat untuk melakukan banyak hal yang dapat merusak hutan mangrove seperti membuka dan menkonversi lahan serta penebangan liar. Berbagai bentuk dukungan pelestarian hutan mangrove diantaranya yaitu dengan pendidikan lingkungan sejak dini dan pengajaran tentang pelestarian hutan mangrove adalah salah satu cara yang dapat dilakukan dalam usaha membuat kawasan pesisir pada khususnya semakin baik dan sangat penting diberikan terutama kepada masyarakat terutama yang berdomisili dan dalam kehidupannya berkaitan dengan mangrove dan wilayah pesisir. Peserta penyuluhan terdiri atas 30 orang anggota masyarakat di Desa Sepahat sesuai dengan yang telah direncanakan. Minat masyarakat cukup tinggi untuk berperan serta dalam kegiatan penyuluhan dan sosialisasi untuk dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dalam menjaga lingkungan hutan mangrove untuk mencegah terjadinya abrasi pantai. Berdasarkan topografi pantai desa ini jenis mangrove yang sesuai adalah dari spesies Avicennia sp,
Pemberdayaan Masyarakat melalui Alih Teknologi Pembuatan Makanan Berbasis Ikan Di Desa Bokor Kepulauan Meranti Amin, Bintal; Dewita, Dewita; Syahrul, Syahrul; Nurrachmi, Irvina; Nursyirwani, Nursyirwani
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 1 No. 1 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Dalam upaya agar kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau PKK di Desa Bokor Kepulauan Meranti mendapat keterampilan dalam pengolahan pangan berbasis ikan dan dapat membuka usaha mandiri maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan dan pelatihan telah dilaksanakan. Desa Bokor yang merupakan salah satu penghasil ikan laut dan juga telah dikembangkan sebagai salah satu kawasan ekowisata di Kepulauan Meranti perlu diikuti dengan kegiatan yang dapat memberikan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitarnya. Melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini diharapkan agar pada saat produksi ikan melimpah maka dapat dilakukan usaha diversifikasi dengan cara mengolahnya menjadi berbagai produk olahan berbahan ikan khususnya produk jajanan yang bernilai ekonomi dan bergizi tinggi. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat desa, terutama kader PKK dan Kepala Desa. Disamping penyuluhan, kelompok PKK juga diberikan bantuan peralatan untuk memproduksi jenis makanan yang diajarkan dalam pelatihan dengan harapan peserta kegiatan akan dapat memberdayakan kelompoknya untuk membuka usaha dalam membuat produk makanan berbasis ikan tersebut. Kepala Desa sangat mendukung kegiatan yang dilakukan dan akan memberikan bantuan lebih luas bagi pengembangan produksi yang dihasilkan tersebut dan mengharapkan bentuk pelatihan lain dapat diberikan untuk meningkatkan ekonomi mesyarakat desa tersebut, terutama dibidang perikanan dan ekowisata.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI BUDIDAYA IKAN DENGAN SISTEM BIOFLOK DI DESA BUANA BAKTI KABUPATEN SIAK Amin, Bintal; Arief, , Hazmi; Nurrachmi, Irvina; Masjudi, Heri
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 2 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Desa Buana Bakti merupakan salah satu desa di Kabupaten Siak yang mempunyai potensi besar untuk pengembangan usaha budidaya ikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Desa Binaan di Desa Buana Bakti ini merupakan jawaban dari harapan dan permohonan masyarakat terutama kelompok pembudidaya ikan yang ada di desa tersebut. Kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang teknik pemeliharaan ikan dengan sistem bioflok yang saat ini sedang berkembang dan terbukti dapat meningkatkan penghasilan rumah tangga dengan memanfaatkan lahan pekarangan ataupun halaman rumah yang terbatas. Fokus kegiatan adalah kepada pembelajaran dan praktek pembuatan kolam ikan dengan sistem bioflok serta teknis pemeliharaan ikan untuk tujuan komersial bagi memenuhi kebutuhan ikan di daerah tersebut dan sekitarnya dan juga sebagai pensuplai bahan baku pembuatan makanan berbasis ikan dimasa yang akan datang. Disamping itu diharapkan juga dapat bertukar informasi serta transfer ilmu pengetahuan dan teknologi sederhana dalam upaya membuka cakrawala berfikir masyarakat serta memberikan peluang usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraannya dengan memanfaatkan sumberdaya lokal. Kegiatan yang pelaksanaannya dilakukan dengan kerjasama mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat desa, terutama Kelompok Pembudidaya Ikan, Kepala Desa dan juga dari Penyuluh Perikanan Kabupaten Siak. Dengan bantuan sarana dan prasarana yang diberikan dalam pelatihan maka peserta kegiatan akan dapat memberdayakan kelompok dan masyarakat yang lain untuk membuka usaha dalam berbudidaya ikan dengan sistem bioflok tersebut. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, usaha budidaya ikan dengan sistem bioflok ini dapat memberikan keuntungan dengan nilai rasio B/C 1,7 dan IRR 0,6 serta ROI 157%. Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, Kolam ikan, Bioflok, Siak Sri Indrapura
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PKK DAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN BUAH PEDADA (Sonneratia caseolaris) DI DESA SEPAHAT, KECAMATAN BANDAR LAKSAMANA, KABUPATEN BENGKALIS Nurrachmi, Irvina; Galib, Musrifin; Yoswaty, Dessy; Amin, Bintal; Nursyirwani, Nursyirwani; Ramadhan, Ragiel; Haura, Sari R. Al; Utami, Rahma I.; Mahmudah, Dewi A.; Hanifa, Zurya; Yurestira, Ilham; Syahada, Melania; Putra, Rajiv R.; Darmawan, Ernanda P.; Hafizh, Muhammad
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 1 No. 1 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Buah pedada merupakan buah mangrove yang hidup di perairan payau yang banyak tumbuh di daerah pesisir, khususnya di Kabupaten Bengkalis yaitu di Kecamatan Bandar Laksamana Desa Sepahat. Bagian dasar buah pedada dibungkus oleh kelopak bunga, dan tidak beracun. Masyarakat Desa Sepahat jarang mengkonsumsi langsung buah Pedada karena rasanya yang asam sehingga banyak terbuang sia-sia. Buah tersebut memiliki kandungan gizi yang belum dimanfaatkan. Selain dapat dikonsumsi secara langsung Buah Pedada dapat juga diolah menjadi produk pangan bernilai jual tinggi seperti selai, sirup, dan permen karena kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Dengan melihat potensi ini, maka muncul ide untuk membuat teknologi olahan pangan buah Pedada sebagai olahan bernilai jual tinggi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan memberikan nilai tambah yang besar ditinjau dari hasil teknologi produk pangan , sehingga menambah nilai ekonomis dan penghasilan bagi Masyarakat Desa Sepahat, serta meningkatkan pengetahuan masyarakatnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini penyuluhan manfaat dan pengolahan buah Pedada. Kegiatan ini menghasilkan produk olahan buah pedada berupa sirup, selai, dan permen serta meningkatkan kreativitas sumber daya manusia di Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis untuk membuat industri rumah tangga produk pangan.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PKK DAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN BUAH PEDADA (Sonneratia caseolaris) DI DESA SEPAHAT, KECAMATAN BANDAR LAKSAMANA, KABUPATEN BENGKALIS Nurrachmi, Irvina; Galib, Musrifin; Yoswaty, Dessy; Amin, Bintal; Nursyirwani, Nursyirwani; Ramadhan, Ragiel; Haura, Sari R. Al; Utami, Rahma I.; Mahmudah, Dewi A.; Hanifa, Zurya; Yurestira, Ilham; Syahada, Melania; Putra, Rajiv R.; Darmawan, Ernanda P.; Hafizh, Muhammad
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 2 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Buah pedada merupakan buah mangrove yang hidup di perairan payau yang banyak tumbuh di daerah pesisir, khususnya di Kabupaten Bengkalis yaitu di Kecamatan Bandar Laksamana Desa Sepahat. Bagian dasar buah pedada dibungkus oleh kelopak bunga, dan tidak beracun. Masyarakat Desa Sepahat jarang mengkonsumsi langsung buah Pedada karena rasanya yang asam sehingga banyak terbuang sia-sia. Buah tersebut memiliki kandungan gizi yang belum dimanfaatkan. Selain dapat dikonsumsi secara langsung Buah Pedada dapat juga diolah menjadi produk pangan bernilai jual tinggi seperti selai, sirup, dan permen karena kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Dengan melihat potensi ini, maka muncul ide untuk membuat teknologi olahan pangan buah Pedada sebagai olahan bernilai jual tinggi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan memberikan nilai tambah yang besar ditinjau dari hasil teknologi produk pangan, sehingga menambah nilai ekonomis dan penghasilan bagi Masyarakat Desa Sepahat, serta meningkatkan pengetahuan masyarakatnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini penyuluhan manfaat dan pengolahan buah Pedada. Kegiatan ini menghasilkan produk olahan buah pedada berupa sirup, selai, dan permen serta meningkatkan kreativitas sumber daya manusia di Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis untuk membuat industri rumah tangga produk pangan.
Types and Abundance of Microplastics in Meretrix meretrix Clams and Sediments in the Sri Tanjung Coastal Area, Rupat Sub-District, Bengkalis Lestari, Tri; Amin, Bintal; Efriyeldi, Efriyeldi
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 30 No. 2 (2025): June
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.30.2.233-238

Abstract

This study was conducted in August 2024 in the coastal area of Sri Tanjung Village, Rupat Sub-district, Bengkalis Regency. The objectives of this research were to identify the types and abundance of microplastics, examine the differences in microplastic abundance across sizes, analyze the relationship between microplastic abundance and size (shell length and total weight), and explore the relationship between microplastic abundance in Meretrix meretrix clams and sediments. A survey method was used. Random sampling of M. meretrix was carried out using small shovels and traditional fisher tools (iron rakes) during the lowest tidal conditions. Results indicated that water quality parameters in Sri Tanjung were relatively good, with temperatures of 28–31°C, salinity ranging from 21–26%, brightness values between 19–25 cm, and pH values of 7–7.7. Types of microplastics found in M. meretrix and sediments in the coastal area included fragments, fibers, and films, with an average microplastic abundance of 55.16 particles/g and 1310 particles/kg, respectively. The abundance of microplastics was categorized based on the morphometric size of clams: small (61.32 particles/g), medium (45.01 particles/g), and large (59.16 particles/g). Sediments showed an average abundance of 1310 particles/kg. Fragment-type microplastics were the most dominant in both clams and sediments, with average abundances in small clams (29.22 particles/g), medium clams (21.29 particles/g), large clams (62.27 particles/g), and sediments (541.3 particles/kg). Film-type microplastics were the least abundant, with average values in small clams (14.44 particles/g), medium clams (10.80 particles/g), large clams (13.05 particles/g), and sediments (319.3 particles/kg). A one-way ANOVA test revealed significant differences (p < 0.05) in microplastic abundance between small and medium and medium and large clams but not between small and large clams (p > 0.05)
Microplastic Content in Blood Cockles (Anadara granosa) from the Coastal Waters of Tanah Merah Meranti Islands, Riau Wulandari, Nirana Firda Caesaria; Zulkifli, Zulkifli; Amin, Bintal
Jurnal Natur Indonesia Vol. 22 No. 2 (2024): October
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jnat.22.2.107-113

Abstract

This research was conducted in December 2023 to determine the type and content of microplastics in blood cockles (Anadara granosa) by taking samples from the coastal waters of Tanah Merah Beach, Meranti Islands. The sampling location was based on the purposive sampling method divided into residential areas, fishing ports, and mangrove areas. Blood cockle samples from the three locations were selected for only large sizes (2.5-3.7cm). The water quality parameters at the sampling location were measured for temperature, salinity, and pH, indicating that the coastal waters of Tanah Merah Beach are still natural habitats for blood cockles. Three types of microplastics were found in blood cockles, namely fiber, film, and fragments, with an average abundance of 56.33 particles/ind (p>0.05). Further research is needed regarding size differences and relationships with environmental parameters.
Identification of Microplastics Types and Abundance in Mussels (Glauconome virens) from Tanah Merah Coastal Waters Meranti Island, Riau Alwi, Ahmad; Amin, Bintal; Mubarak, Mubarak
Journal of Coastal and Ocean Sciences Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Department of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jocos.6.2.78-83

Abstract

This study aims to analyze the types and abundance of microplastics in mussels (Glauconome virens) and differences in the abundance of microplastics between research stations in the coastal waters of Tanah Merah Village, Meranti Islands. Samples were taken from three different locations: residential areas, fishing ports, and mangrove areas. The number of mussel samples from the three stations was 54 individuals, with three size groups. Water quality parameters such as temperature, salinity, pH, and current speed were measured to determine the condition of the aquatic environment. Microplastics were analyzed using a microscope after going through a process of dissolving the mussel meat with a 10% KOH solution. The results showed that three types of microplastics were found, namely fiber, fragments, and films, with an average value of 46.50 particles/ind. Fiber type was the highest type found, followed by fragments and films. The highest abundance of microplastics was found in the mangrove area with an average value of 54.11 particles/ind, while the lowest was in the fishing port with 37.61 particles/ind. The abundance of microplastics in mussels showed significant differences (p<0.05) within the station. Possible causes of the difference were discussed
Co-Authors ', Mubarak ', Thamrin A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Aditya, M Afriansyah, M. Agnesia Jaiyani br Barus Agus Sutikno Agus Sutikno Agustina, Arnia Ahmad Ismail Ahmad Nurhuda Ahmadryadi_ahmadryadi Ahmadryadi_ahmadryadi Akhmad Ferdinan Hairo Akmal Hawari Al Usman Ali Amran Alim Arsyad Alimah Alimah Alimah, Alimah Alit Hindri Yani Alpiansyah, Beni Alwi, Ahmad Amanda, Liranti Anadri, Rifqi Rafif Andini, Dilla Andri Hendrizal Anggraini Vista Yulandari Anita, Sofia Anugrah, Viona Kenza Mufidah Aras Mulyadi Arif Munandar Dalimunthe Aritonang, Desy Novela Arnes, Arnes Arravida, Rahma Arsanti Arsanti, Arsanti Aslim Rasyad Astuti, Putri Tri Atia Maulani, Atia Audilla Pardova Ayu Septiani Azhara Diana Azhari, Febbi Aziz Arshad Bahri S, Aswan Baiti, Nur Bambang , Irawan, Bambang , Bambang Irawan Bambang Suprihatno Bayu Eka Utama Beranda, Ongki Okto Brilliant Esye Lousiana Budijono, Budijono Cahyani, Veola Resti Cahyo, Bintang Dwi Che Kong Yap Chicka Willy Yanti Christine Jose Clara Shinta Clara, Dina Harven Dalimunthe, Arif Munandar Damai S Harefa Darina Darina Darma Bagus Saputra Darmawan, Ernanda P. Darwis Dedi Afandi Della Afriyola Deni Efizon Denny B Hutagaol, Denny B Desi Ariani Desi Natalia E Br Sitepu, Desi Natalia E DESI PURNAMA SARI Desi Purnamasari Taher Dessy Yoswaty Dessy Yoswaty Deviasari Deviasari Dewi, Anggie Sukma Dewi, Delviana Dewita Dewita Dewita Dewita Dianti Farhana Kamasela Dietriech G Bengen Dietriech Geoffrey Bengen Dodi Fan Halen Siregar Doni Gunawan Tampubolon Dwigantara, M. Fadhol Eddy Handoko Effino Panji Sudewo Efriyeldi, Efriyeldi Eka Rahma Citra Lestari Eko Prianto, Eko Eko Sutrisno Elizal, Elizal Endi Setiadi Eni Sumiarsih Erick Palatema Exaudi, Bonita Tiolina Eza Buana Fatwa Eza Buana Fatwa Fadli Aulia Fajri Ramayori Fajriani, Annisa Fani Fadli Fania Suffy Mulyani Fatwa, Eza Buana Febby aprilliza Febri Wando Situmorang Febryani, Michelle Feliatra Feliatra, Feli Ferdana, Gilang Fitri Ariani Fitri, Sabrina Nur Fitri, Yuliza Fitria Wahyuni Furqan, M. Alief Gafnie, Ghassani Razan Gatot Yulianto Gunova, M Taufik Gunova, M. Taufik Halim, Rahan Oktra Halim, Rehan Oktra Handoyo, Edi Hanif, Naufal Hanifa, Zurya Hanifah, Lulu Lyana Hapzi Ali Harahap, Wafiq Azizah Hardy PH Simanjunntak Hari Handika Sektiawan Hari Winanda Harry Leonardo Barutu Hartanto, Farhan Sidiq Haura, Sari R. Al Hazmi, Arief Herimufty Herimufty Heriyanto, Teguh Heriyanto, Teguh Herlin Margaretha Situmorang Herrys V Silalahi Hersa, Tania Hidayati, Neilin Hidayatul Fitria Ihsan, Naufal Ilfajri, Ilfajri Ilham Ilahi Ilham Ilham Indra Wariski Indra Wariski Insaniah Rahimah Intan Suci Febriani Irfan Emersida Irvan Irvan Irvina Nurachmi Irwan Effendi Irwan Irwan Isnaini, Siti Itje Lestari Ivan Purba Jamalus Ishak Jannah, Aulia Wirdatul Jasril Jasril Joko Samiaji Jufri Jufri Jufri Jufri Juhri, Juhri Karnila, Rahman Karnila Khairul Mukmin Lubis Kurniawan, Hendy Lestari, Anggi Lestari, Sindi Lisa Lisa, Lisa Lubis, Nurhasanah M Salleh Kamarudin M. Fadhol Dwigantara M. Fauzi M. Iqbal A Mahmudah, Dewi A. Mahzwan Putra Pratama Maizaldi, Maizaldi Mardalisa, Mardalisa Marnis Marnis Martinus Jerianto Masjudi, Heri Massugito &#039; Masykur HZ Masykur Hz Meiji Nurdiansyah Mia Audina Mia Audina, Mia Muafiq, Muhammad Muammar Qadafi Muatiq, Muhammad Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Muhammad Bintang Anto Mycawa Muhammad Edisar Muhammad Fauzi Muhammad Fauzi Muhammad Hafizh Muhammad Nudi Habibi Muhammad Nudi Habibi MUHAMMAD RIZAL Musrifin Galib Musrifin Ghalib Mutiara, Dhea Esa Nasution, Hafid Nasution, Muhammad Raja Fahriza Natalia Natalia Natasha, T. Naswa Nazirah, Aulia Nirana Firda Caesaria Wulandari Nizar Rofiki Nona Mutiara Sari Novia Suci Yanti Nur Arfah Nur Atikah Nur Safira Nurain, Putri Nurhadi Hodijah Nurhadi Hodijah Nursyirwani, Nursyirwani Oktari, Mela Oktari, Rahma Dilla Oktaviona, Silvi Pesta Martua Sirait Petti Apriani Pradana, Fauzi Ardika Pradini, Ulfa Rizki Pramukti, Masdhuki Prasetya, Rayhandi Gilang Pratama, Reddy Purnama, Indra Dwi Putra Putra, Rajiv R. Putri, Agus Triyana Radith Mahatma Radith Mahatma Rahimah, Insaniah Rahimah, Insaniah Ramadhan, Ragiel Ranti, Putri Rasmiati, Eva Rasoel Hamidy Razid, Muhamad Resarizki Utami Ridowan Kolif Ridwan Abdurrahman Ridwan Manda Putra Rifardi Rinaldy, Rahmat Rindi Metalisa, Rindi Rinu Maido Riri Ezraneti Riski Novera Yenita Rival Junaidi Riza Yuliani Rosiana, Kenny Rusliadi Rusliadi Safutra, Yonda Sahrul Ramadhan Saputra, Dandi Saputri, Apriliana Saputri, Apriliana Eka Saputri, Dian Sari, Nian Selvia Selvia Semangat Riski Hasibuan Septino, M. Rofid Nadhil Shinta Maharani Sianturi, Desi Deria Sianturi, Kalfin Sianturi, Kalfin Putra Triau Simanjuntak, Benny Ly Siregar, Sofyan Siregar, Yusni SISPA PEBRIAN Siti Sofia Anita Sofia Anita Sofyan H Siregar Sofyan H. Siregar Sofyan H. Siregar, Sofyan Sofyan Husein Siregar Sri Aslinda, Sri Sri Nanda Ayusa Sri Purnama Wulan Subiyanti, Subiyanti Sujianto Sujianto Sujianto Sujianto Sukendi Sukendi Suriyanto Suriyanto Surya, Mujibur Rahman Suwondo Suwondo Syafri Syafri Syafriadiman, Syafriadiman Syafruddin Nasution Syahada, Melania Syahrial Syahrial Syahrial Syahrial Syahrial Syahrial Syahrial Syahrial Syahrial Syahrial Syahril Nedi Syahrul Nedi Syahrul Syahrul Syarwandi David Syifa Murtaja Tania Hersa Tanjung, Doli Juni Setia Tatanagara, Muhammad Ilham Taufik Herman Tay, Cherrie Teddy Irawan Teguh Heriyanto Teguh Heriyanto Tengku Nurhidayah Thamrin &#039; Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Tri Handro Pramono, Tri Handro Tri Lestari Tri Prartono Tri Radiko Felik Trisla Warningsih Ursa, Tazkiyah Usman Muhammad Tang Utami, Astri Hijri Utami, Rahma I. Verid Aria Susammesin Wahyu Hardinsyah Putra Wahyu Hardinsyah Putra, Wahyu Hardinsyah Wahyuni, Weni Wahyuni, Weni Indah Wariski, Indra Winanda, Hari Windarti Windarti Wulandari, Nirana Firda Caesaria Yana, Tesya Desi Yani, Indah Yani, Indah Novi Yanti Agustina Yanti Dasrita Yanti Dasrita, Yanti Yeni Sustriani Yesi Yohana Esteria Yona, Fitria Mai Yonda Safutra Yoswati, Dessy Yoswaty, Des Yudho Harjoyudanto Yuke Constina Yuliani, Riza Yunita, Asma Yurestira, Ilham Yusmarini Yusmarini Yusni Ikhwan Yusni Ikhwan Siregar Yusni Ikhwan Srg Zahrotul Aini Zahrotul Aini, Zahrotul Zarrin Mastur Zebua, Echa Ananta Putra Zientika, Zientika Zulfan Saam Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli