p-Index From 2021 - 2026
6.798
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Perikanan dan Kelautan Mimbar Sekolah Dasar JURNAL GALUNG TROPIKA Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Indonesian Journal of Artificial Intelligence and Data Mining JPPI (Jurnal Pendidikan Islam Pendekatan Interdisipliner) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS FONDATIA JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Ilmiah Inovasi Journal I La Galigo : Public Administration Journal Emik : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Ekuivalensi Jurnal Geocivic Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI PENGABDI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat JIPMukjt:Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Djati Journal of Agriculture (JoA) HUMAN: South Asian Journal of Social Studies JURNAL CIVIC EDUCATION: MEDIA KAJIAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Journal of Mathematics Learning Innovation (JMLI) eProceedings of Engineering Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities INSIGHT: Indonesian Journal of Social Studies and Humanities Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Journal of Applied Accounting Academic : Journal of Social and Educational Studies Jurnal Perikanan dan Kelautan Jurnal Cendekia Ilmiah Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Jurnal To Ciung : Jurnal Ilmu Hukum Matano: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Komunikasi Media dalam Pembentukan Persepsi Publik pada Isu Pemilu: Meta-Analisis Kajian Bahasa, Framing, dan Konstruksi Makna Yusri, Yusri; Hasmawati, Hasmawati; Mannahali, Misnah; Anwar, Muhammad
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 3, No 2 (2023): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v3i2.81876

Abstract

Pemilu merupakan peristiwa politik yang sangat bergantung pada peran media massa sebagai sumber utama informasi publik. Cara media mengonstruksi realitas pemilu melalui pilihan bahasa, strategi framing, dan pembingkaian makna memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan persepsi, sikap, dan preferensi politik masyarakat. Namun, kajian mengenai pengaruh komunikasi media terhadap persepsi publik pada isu pemilu masih tersebar di berbagai disiplin dan belum dipetakan secara komprehensif dari perspektif linguistik dan analisis wacana. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan meta-analisis terhadap studi-studi yang mengkaji pemberitaan pemilu dalam media massa dengan fokus pada analisis bahasa, framing, dan konstruksi makna. Meta-analisis dilakukan secara kualitatif terhadap artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi yang terbit dalam dua dekade terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa media secara konsisten menggunakan strategi framing tertentu, seperti personalisasi kandidat, polarisasi politik, konflik, dan simplifikasi isu, yang direalisasikan melalui pilihan leksikal, metafora, struktur naratif, serta representasi aktor sosial. Strategi linguistik tersebut berkontribusi pada pembentukan persepsi publik yang tidak netral, termasuk penguatan bias politik, emosionalisasi pilihan pemilih, dan reduksi substansi isu kebijakan. Selain itu, meta-analisis ini mengungkap keterbatasan penelitian sebelumnya yang masih minim mengaitkan temuan linguistik dengan implikasi praktis bagi etika jurnalisme dan literasi politik publik. Penelitian ini berkontribusi dengan menyajikan peta konseptual komunikasi media pemilu berbasis linguistik serta merekomendasikan arah penelitian dan pengembangan praktik pemberitaan pemilu yang lebih informatif, proporsional, dan berorientasi pada kepentingan demokrasi.Kata kunci: pemilu, komunikasi media, framing, analisis wacana, persepsi publik, meta-analisis
Wacana Perubahan Iklim dalam Media Massa: Meta-Analisis Kajian Linguistik dan Analisis Wacana Yusri, Yusri; Mannahali, Misnah; Hasmawati, Hasmawati; Anwar, Muhammad
INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities Vol 4, No 2 (2024): INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities
Publisher : INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/.v4i2.81875

Abstract

Perubahan iklim merupakan isu global yang semakin intens diberitakan media massa dan berperan penting dalam membentuk pemahaman, sikap, serta respons publik. Namun, kajian linguistik dan analisis wacana mengenai representasi perubahan iklim masih tersebar, beragam secara metodologis, dan belum terpetakan secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan meta-analisis terhadap studi-studi linguistik dan analisis wacana yang mengkaji wacana perubahan iklim dalam media massa, guna mengidentifikasi pola temuan, kecenderungan teoretis, pendekatan metodologis, serta celah riset yang masih terbuka. Metode yang digunakan adalah meta-analisis kualitatif terhadap artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi yang terbit dalam dua dekade terakhir, dengan fokus pada analisis framing, metafora, leksikogramatika, aktor sosial, serta strategi retoris dalam pemberitaan perubahan iklim. Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa media cenderung membingkai perubahan iklim melalui pola alarmisme, politisasi, dan personifikasi aktor, yang berdampak pada ambiguitas tanggung jawab serta fragmentasi makna risiko iklim di tingkat publik. Selain itu, ditemukan dominasi pendekatan analisis wacana kritis dan framing, sementara kajian yang berorientasi pada implikasi praktis bagi jurnalisme dan literasi publik masih terbatas. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan kajian linguistik terapan dengan menyajikan peta konseptual wacana perubahan iklim di media massa serta merekomendasikan arah penelitian lanjutan yang berorientasi pada pengembangan panduan jurnalisme dan komunikasi iklim yang lebih informatif, proporsional, dan berorientasi kepentingan publik.Kata Kunci: perubahan iklim, media massa, linguistik, analisis wacana, framing, meta-analisis
KETIDAKADILAN GENDER TOKOH UTAMA PEREMPUAN DALAM NOVEL STAY WITH ME TONIGHT KARYA SOFI MELONI Hasmawati, Hasmawati; D., Dahri; Hanum, Irma Surayya
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 4, No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v4i3.2940

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketidakadilan gender di dalam sebuah karya sastra, yaitu novel berjudul Stay with Me Tonight Karya Sofi Meloni. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode kepustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan struktural. Dalam penelitian ini untuk mendapatkan data atau kutipan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian pertama, struktur faktual dalam novel Stay with Me Tonight Karya Sofi Meloni meliputi alur, tokoh dan penokohan, serta latar. Alur yang terdapat dalam novel ini adalah alur campuran. Tokoh-tokoh dalam novel ini adalah Ayu sebagai tokoh utama perempuan dan Benny Kurniawan sebagai tokoh utama laki-laki. Sedangkan tokoh tambahan yaitu ibu, Baron, Ditto, Yuana, dan Rio. Latar dalam novel ini sebagian besar berada di Jakarta. Kedua, ketidakadilan gender pada tokoh utama perempuan (Ayu) yaitu (1) marginalisasi dialami oleh Ayu digambarkan sebagai PSK. (2) subordinasi dialami Ayu yang dianggap tidak penting oleh Benny. (3) pandangan stereotipe dialami Ayu yang dipaksa untuk berdandan dan dianggap tidak penting hanya sebagai pemuas nafsu. (4) kekerasan yang dialami Ayu salah satu bentuk kekerasan terhadap perempuan adalah pelacuran, bentuk pelacuran yang dialami Ayu dijual oleh ayah tirinya di sebuah bar. (5) beban kerja yang dialami Ayu harus menanggung untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, tokoh Ayu yang mengalami kesulitan ekonomi memaksa dirinya harus bekerja paruh waktu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. ABSTRACT This research aimed to analyze gender injustice in a literary work, a novel entitled Stay with Me Tonight by Sofi Meloni. This research was qualitative research with the method of library research. This research used structural approach. The research used reading and note taking technique to obtain data and quote in this research. The firstresultof this research showed that factual structure in Stay with Me Tonight novel by Sofi Meloni includes plot, character and characterization and setting. The plot was mixed plot (combination between progressive and flashback plot). The characters were Ayu as main female character and Benny Kurniawan as main male character. There were also additional characters; Mother, Baron, Ditto, Yuana and Rio. Setting of this novel was mostly in Jakarta. Thesecond result of this research showed that there was gender injustice experienced my main female character (Ayu) which were: (1) marginalization experienced by Ayu as she was described as a prostitute. (2) subordination experienced by Ayu as she was considered not important by Benny. (3) stereotype experienced by Ayu as she was forced to put make and dress up and considered not important only as person to satisfy man’s lust. (4) violence experienced by Ayu to become a prostitute, the form of violence was she was sold by her step father in a bar. (5) Ayu had to be responsible to fulfill her needs, Ayu character experienced economic difficulties forcing her to have part time work to live.
Pendampingan Pembelajaran Numerasi Berbasis Game Edukatif Digital di Sekolah Dasar Hasmawati, Hasmawati; S, Hamzah.; Mesrah, Mesrah; S, Kurniawati; Ilhamuddin, Ilhamuddin; Muzaini, Muhammad
Matano: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Tahun 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/matano.v2i1.4697

Abstract

Kemampuan literasi dan numerasi merupakan fondasi penting dalam pembelajaran abad ke-21. Berbagai laporan nasional dan internasional menunjukkan bahwa kemampuan numerasi peserta didik sekolah dasar di Indonesia masih relatif rendah, khususnya dalam memahami konsep matematika secara kontekstual. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik melalui integrasi game edukatif digital dalam pembelajaran matematika di SD Inpres Panaikang. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang melibatkan guru dan peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi belajar, keterlibatan aktif peserta didik, serta kemampuan numerasi dasar. Selain itu, guru mengalami peningkatan kompetensi dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pembelajaran. Kegiatan ini memberikan kontribusi baru berupa model pendampingan pembelajaran numerasi berbasis game edukatif yang kontekstual dan aplikatif di sekolah dasar wilayah perdesaan. Sebagai rekomendasi, kegiatan pengabdian selanjutnya disarankan untuk memperkuat dukungan infrastruktur teknologi serta menyelenggarakan pelatihan berkelanjutan bagi guru agar implementasi game edukatif dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.
Building Tolerance Among Elementary School Students in Multicultural Education from Elementary School to College Rajaloa, Nani I.; Hasmawati, Hasmawati; Djumat, Irwan
Mimbar Sekolah Dasar Vol 12, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v12i3.89825

Abstract

The level of tolerance and appreciation for cultural diversity among elementary and university students remains relatively low. This research is considered urgent because of the discrepancy between societal expectations and the realities observed in educational settings, where tolerance as a foundation for fostering inclusive and harmonious attitudes is still minimal. The purpose of this study is to examine the effectiveness of multicultural education programs in instilling the values of tolerance and respect for cultural diversity. This study employed a quantitative approach with a purposive sample of 370 students. Data were collected through a validated questionnaire and analysed using descriptive statistics, ANOVA, and regression techniques with the assistance of SPSS Version 29.0. The results demonstrate that multicultural education programs significantly enhance students’ tolerant attitudes (F = 58.67, p .001), with a contribution of 41%. In addition, social interaction within groups was found to be effective in developing empathy and strengthening cultural understanding among students. These findings highlight that systematic and sustainable multicultural education can play a pivotal role in shaping a generation that values diversity and demonstrates inclusive behaviour. In conclusion, the study emphasizes the importance of integrating multicultural education into the curriculum, not only as a theoretical concept but also as a practical framework for classroom and community engagement. The implications suggest that collaboration between schools, families, and communities is essential to building an inclusive learning environment that nurtures tolerance, empathy, and mutual respect across cultural boundaries.
The Impact of Digital Cultural Transformation on Elementary School Students' Identity in the Era of Globalization Hasmawati, Hasmawati; Djumat, Irwan; Rajaloa, Nani I.
Mimbar Sekolah Dasar Vol 12, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v12i4.91609

Abstract

The limited understanding and use of social media by teachers and parents in shaping elementary school students has negatively affected local cultural values and character development. Studying the use of social media among elementary school students is therefore urgent, as it can influence self-perception, cultural identity, and potential future risks. The purpose of this study is to analyze the direct impact of social media on the formation of student identity and to identify the factors that support the effective management of social media use in elementary education settings. This research employed a quantitative survey approach with a sample of 360 respondents. Data were collected through a Likert-scale questionnaire ranging from 1 (Strongly disagree) to 5 (Strongly agree). The data were analyzed using descriptive statistics and linear regression with SPSS Version 29.0. The findings revealed that social media use significantly influences children’s perceptions of identity and local culture, highlighting the role of intensive supervision by teachers and parents as well as the importance of integrating digital literacy into learning materials. In conclusion, digital literacy and active environmental involvement have a positive impact on the character development of elementary school students. The practical implication is that digital literacy training within the school environment supports students in forming a positive cultural identity.
Analysing the Role of Education in Shaping Students' Critical Thinking Starting from Elementary School Djumat, Irwan; Rajaloa, Nani I.; Hasmawati, Hasmawati
Mimbar Sekolah Dasar Vol 12, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v12i3.89262

Abstract

The limited literacy and critical thinking skills of elementary school students in understanding media information can give rise to the spread of hoaxes. This research is considered urgent as it seeks to examine the critical thinking process in fostering social awareness from an early age. The purpose of this study is to analyze the design of learning strategies that can enhance students’ media literacy and critical thinking abilities. A quantitative approach was applied, involving a sample of 460 students from grades 4–6, selected through stratified random sampling from several elementary schools in Ternate City. Data were collected using a Likert-scale questionnaire ranging from strongly disagree (1) to strongly agree (5). The data were analyzed using descriptive statistics and regression techniques with the assistance of SPSS Version 29.0. The findings indicate that the implementation of social media-based education significantly improves students’ critical thinking skills in relation to media literacy. In conclusion, integrating social education with media literacy can help students develop the ability to think critically and act responsibly when evaluating information they read or encounter in the media. The study suggests the need for training programs and additional learning resources in elementary schools to strengthen these competencies. The practical implication is that students will increasingly develop the capacity to identify and understand valid information, thereby reducing susceptibility to misinformation.
An Evaluation of Self-Attentive Sequential Recommendation (SASRec) Algorithm Using Hyperparameter Tuning Wibowo, Agung Toto; Hasmawati, Hasmawati; Nurrahmi, Hani; Salsabila, Imtitsal Ulya
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 7 No. 2 (2026): JUTIF Volume 7, Number 2, April 2026
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2026.7.2.5158

Abstract

Sequential recommendation is a branch of Recommender Systems that aims to predict the next item a user will interact with based on their historical sequence of interactions. The main challenge in SR is to capture both short-term and long-term dependencies among items within a sequence. Self-Attentive Sequential Recommendation (SASRec) is a self-attention-based deep learning model designed to recognize sequential interaction patterns. Despite its effectiveness, the performance of SASRec is highly dependent on hyperparameter configurations, yet comprehensive evaluations remain limited. This research aims to evaluate the influence of SASRec's configuration through hyperparameter tuning on sequential recommendation performance. The hyperparameters used are hidden_size, inner_size, number of attention heads (num_heads), and number of layers (num_layers). The evaluation was conducted on two public datasets with different sparsity characteristics: MovieLens-1M (Sparsity ≈ 95.80%) and Amazon Musical Instruments (Sparsity ≈ 99.99%). In this study, Recall@k and MRR@k were used as performance metrics. The test results showed that hidden_size and inner_size had a significant positive impact on performance, especially on the dense dataset. The optimal hidden_size was obtained at hidden_size = 64 on the Amazon Musical Instrument dataset, and at hidden_size = 256 on the Movielens 1M dataset. The optimal inner_size was obtained at inner_size = 256 on both datasets. Meanwhile, the num_heads and num_layers hyperparameters did not provide a significant performance improvement. Furthermore, in the comparison between SASRec, GRU4Rec, and BERT4Rec, SASRec outperforms GRU4Rec and BERT4Rec in handling highly sparse datasets such as Amazon Musical Instruments obtained average recall@20 = 0.0678, and average MRR@20 = 0.0223.
Co-Authors Abbas, Ridha Mufidha Abdullah, Jainudin Abdullah, Salma Achmad, Abd. Kasim Ade Romadhony Adnan, Muh. Agung Toto Wibowo Ahsan Akil Musi, Muhammad Ambo Dalle Ampauleng, Ampauleng Angel Merlyn Pattimahu Angreany, Femmy Anto, Ahmad Anwar Anwar Aponno, Chrestiana - Arief Fiddienika Arifani, Arifani Asrifan, Andi Bachtiar, Fauziah Birahy, Denita D., Dahri de Fretes, Marissa Falyn Desy Arum Sunarta Devilia, Kaila Donni Richasdy Ernawati Ernawati Fatimah Sialana Fatkhul Ulum Fitriana Fitriana Gazali, Agus Umar Halim, Ardiansyah Hani Nurrahmi Hanum, Irma Surayya Haraty, Syamsul Razak Harla, Muh. Chaezar Fachreza Herlina Herlina Hisma Kahman Hutasoit, Mario Delfiero I Ilyas Idris, Rafli Ilhamuddin Ilhamuddin, Ilhamuddin Irawati Irawati Irawati Irawati Irwan Djumat Isnaeni Isnaeni Janna, Mivtahul Jufri Jufri JULIARNI JULIARNI Kaledar, Amri Kassymova, Gulzhaina K Lamasano, Mufidah Faradillah Luh Putu Ratna Sundari Maharani, Andi Nur Mahmud, Siti Nurhalisah Mannahali, Misnah Mappa Maggau, Fahrizal Maria Ulfa Marwil, Andi Nurhabibi Marzuki, Kartini Maulana S, Nurfadilah Meillano, Zico Fachreza Mesrah, Mesrah Muh Iqbal Muhammad Anwar Muhammad Aras Muhammad Aras Muhammad Sulaiman Muhammad Sulaiman Muhammad Yusri Bachtiar, Muhammad Yusri Muhammad, Syahril Muhammadin, Akhmad Muhlis, Rosita Muzaini, Muhammad Nurhanisa, Nurhanisa Parwoto, Parwoto R. Usia, Tri Enadha R., Mantasiah Rajaloa, Nani Rajaloa, Nani I. Ramadhani, Syamsinar Rifdian, Filandia Riski Apriliani S, Hamzah. S, Kurniawati Saharuddin, Nugrawan Salle, Ilham Z Salsabila, Imtitsal Ulya Samsir, Nurul Fajriani Seng, Tirai Sergie, Misrina Setiawan, Muhammad Rizki Ramadhan Siahaya, Septina Louisa Siwabessy, Fajarina Sjahruddin, Herman Srimularahmah, Andi St. Aisyah Sijid Sua, Andi Tenri Sultan, Jumriani Sunarding Syamsuardi Syamsuardi Syamsuddin, Muhammad Bachtiar Syaputra, Arlian Fachrul Tresna Ariesta, Bayu Tri Sugiarti, Tri Tumbelaka, Aling Sadewai U Usman Udin, Hamdan Usman Usman Usmany, Rendy Usmayani, Ilham Putra Wahab, Mufita Wahyudin Noe, Wahyudin Winarti Winarti Yesaya, Mey C Yudistira Yudistira Yusri Yusri Yusuf, Mukhtar Zakariah, M. Askari