p-Index From 2021 - 2026
5.796
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI LITERATUR: PENGARUH KURANGNYA MOTIVASI SISWA TERHADAP PERILAKU HIDUP SEHAT(LITERATURE STUDY: THE INFLUENCE OF STUDENT'S LACK OF MOTIVATION ON HEALTHY LIVING BEHAVIOR) Situmorang, Berri; Susanti, Revi; Arwita, Widya; Hasruddin, Hasruddin; Djulia, Ely; Askali, Nor-Aida
Jurnal Edukasi Biologi Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Edukasi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v11i1.22840

Abstract

Motivation for healthy living is an effort to achieve optimal physical and mental health levels. One of the factors of healthy living behavior is the existence of healthy living motivation in a person. Students who have been equipped or have healthy living motivation will consistently carry out a healthy lifestyle. This condition is because the student is already motivated to maintain their health. However, if the student is not motivated to implement a healthy lifestyle, it will not be easy to maintain a healthy lifestyle consistently. The research method used in this study was an online search or literature study, which obtained information and data by analyzing valid research articles from both national and international sources. The study results showed that five articles examined the influence of motivation and healthy living behavior. Thus, motivation and healthy living behavior have a significant influence. As explained, the tendency to act is based on the motive to achieve a high degree of healthy living, and that person must have high motivation. The results of this study are expected to provide insight for other researchers to conduct similar research.
Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Belajar Berbasis HOTS Pada Materi Biologi Semester Ganjil Kelas XI SMA Rena Mahriani Nasution; Hasruddin; Fauziyah Harahap
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.919

Abstract

Melatih dan meningkatkan kemampuan HOTS siswa dalam pembelajaran biologi tidak cukup hanya dengan melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada siswa tetapi juga perlu mengembangkan instrumen penilaian berbasis HOTS yang layak dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen penilaian hasil belajar berbasis HOTS pada materi biologi semester ganjil kelas XI SMA. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan menggunakan model 4D dengan subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kotapinang. Instrumen yang digunakan yaitu lembar angket validasi ahli dan angket respon guru. Teknik analisis data menggunakan analisis kelayakan dan analisis kualitas tes. Penelitian ini menghasilkan instrumen penilaian hasil belajar berbasis HOTS pada materi biologi semester ganjil kelas XI SMA yang layak serta memiliki kualitas instrumen tes yang valid dengan rata-rata tingkat kesukaran tes tergolong sedang, daya pembeda tes tergolong baik serta reliabel dengan tingkat kehandalan yang sangat tinggi. Respon guru terhadap instrumen yang dikembangkan tergolong sangat baik. Temuan penelitian ini membawa implikasi bahwa untuk melatih dan mengembangkan kemampuan HOTS siswa, maka guru juga dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam mengembangkan instrumen penilaian berbasis HOTS yang layak dan berkualitas untuk digunakan sebagai alat dalam mengukur kemampuan HOTS siswa. Kata kunci: Instrumen Penilaian Hasil Belajar, HOTS, Biologi, SMA
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN SISTEM REPRODUKSI TERHADAP SIKAP KESEHATAN REPRODUKSI SISWA Gultom, Novayanti; Nasution, Marina Azzahra; Arwita, Widya; Hasruddin, Hasruddin; Djulia, Ely
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v5i1.1409

Abstract

Kesehatan reproduksi bagi wanita merupakan hal penting untuk dipelajari. Oleh sebab itu, penting sekali bagi orang tua untuk memainkan perannya dalam memberikan pengetahuan dasar mengenai kesehatan reproduksi bagi mereka. Setelah di berikan pengetahuan dasar mengenai kesehatan reproduksi oleh orang tua, pada dasar nya para remaja yang masih duduk di bangku sekolah juga diberikan bekal dalam menjaga kesehatan reproduksi nya melalui pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran biologi di sekolah. Tingkat pemahaman peserta didik yang didapatkan dari sekolah merupakan aspek penting dalam memengaruhi tindakan peserta didik untuk menjaga kesehatan reproduksinya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan pencarian daring atau studi literatur. Berdasarkan hasil literatur review dapat disimpulkan bahwat tingkat pengetahuan dan sikap peserta didik megenai sistem reproduksi tergolong baik. Tingkat pengetahuan berpengaruh positif terhadap kesehatan reproduksi. Peserta didik yang memilki pengetahuan yang tinggi akan memiliki sejumlah persiapan untuk menjaga kesehatan reproduksinya. Pengetahuan yang tinggi membuat peserta didik mengetahui hal-hal apa saja yang penting untuk dijaga dan dirawat.
Profil Keterampilan Komunikasi dan Kolaborasi Peserta Didik dalam Pembelajaran IPA Materi Pengenalan Sel pada Siswa SMP Al Hasanah, Lia; Hasruddin, Hasruddin
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 7 No. 1 (2025): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v7i1.2200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi tentang profil keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik dalam pembelajaran IPA pada materi pengenalan sel di kelas VIII SMP Negeri 8 Medan berdasarkan indikator dari keterampilan komunikasi dan kolaborasi, serta hasil observasi dalam pembelajaran dan hasil wawancara peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Agustus 2024 di SMP Negeri 8 Medan. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif. Penentuan subjek menggunakan teknik pusposive sampling. Subjek terdiri atas 1 orang guru IPA kelas VIII dan 4 orang peserta didik kelas VIII. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada subjek penelitian dan juga observasi langsung terkait keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik pada materi pengenalan sel menunjukkan kemampuan yang beragam. Pada tahap observasi menunjukkan bahwa hanya sebagian siswa yang aktif dalam menyampaikan pendapat saat diskusi kelas, yaitu dari 30 peserta didik hanya sebanyak 12 orang siswa atau sebesar 40% yang aktif memberikan pendapat, sementara sebagian lainnya hanya diam tidak memberikan pendapat dan belum mampu menjelaskan materi dengan baik. Meskipun antusiasme siswa tinggi, hanya sedikit yang mampu mendiskusikan kembali materi secara efektif. Namun, mereka menunjukkan komunikasi yang baik dengan bertanya dan menjawab pertanyaan dari guru dan teman sekelas. Selain itu, keterampilan kolaborasi siswa terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi dan kerja kelompok, dimana mereka dapat bekerja sama menyelesaikan tugas dengan tepat waktu dan bertanggung jawab.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Materi Sistem Ekskresi Nabila Halim Nasution; Hasruddin, Hasruddin; Juliani, Juliani
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v3i4.2766

Abstract

This study aimed to investigate the effect of problem-based learning on students' science literacy skills in the excretory system material for grade 11 science students at Madrasah Aliyah Negeri Binjai. This research was a quasi-experimental study using a pretest-posttest nonequivalent control group design. The population of this study was all grade 11 science students at Madrasah Aliyah Negeri Binjai in the 2023/2024 academic year. Cluster sampling was used to obtain two classes as samples, namely the experimental class (XI MIA 2) and the control class (XI MIA 5). Data was collected using a science literacy test instrument consisting of 20 multiple-choice questions, developed based on the Programme for International Student Assessment (PISA) framework, which measures three science literacy competencies: explaining phenomena scientifically, evaluating and designing scientific investigations, and interpreting data and evidence scientifically. The results showed that the average post-test score of the experimental class (using PBL) was higher (81.67) compared to the control class (61.06). The Independent Sample T-test showed a significant difference between the two groups, so the null hypothesis was rejected and the alternative hypothesis was accepted. Based on these results, it can be concluded that PBL has a positive effect on improving students' science literacy skills in the excretory system material.
Identification of Bacterial Symbiont Sponge with Antibacterial Activity against Multi Drug Resistant Organism (MDRO) Bacteria from Sea Waters in Sibolga, North Sumatra Indonesia Gultom, Endang Sulistyarini; Hasruddin, Hasruddin; Sitompul, Aida Fitriani; Situmorang, Albert D; Prasetya, Eko
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 12 No 2 (2021): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v12i2.10138

Abstract

This research employed the experimental method with descriptive data analysis. It aimed to isolate and identify sponge symbiont bacteria with antibacterial potential against Multi-Drug Resistance Organisms (MDRO) with the 16S rRNA gene marker. Based on the study results, two sponges were obtained, namely Clathrina sp and Agelas sp, each having 11 and 7 isolates of symbiont bacteria, respectively. Based on the antibacterial activity test results, out of 18 isolates of symbiont bacteria, only 4 had antibacterial potential against MDRO (Klebsiella pneumoniae ESBL, Pseudomonas aeruginosa ESBL, or Staphylococcus lugdunensis MRSA) with inhibition zones of 9.3 mm, 8.3 mm, and 8.1 mm, respectively. The results of bacterial identification using the 16S rRNA gene sequence isolate S1I3, S1I9, and A1I3 belong to the Bacillus cereus and Bacillus paramycoides types. This research is expected to provide important information about sponge symbiont bacteria with antibacterial potential against MDRO.
Application Of Inquiry And Discovery Learning Models To Improve Students' Motivation Sinaga, Ika Aprilita; Hasruddin, Hasruddin; Sumarno, Sumarno
Jurnal Mamangan Vol 13, No 2 (2024): Special Issue: Jurnal Ilmu Sosial Mamangan, Accredited 2 (SK Dirjen Ristek Dikt
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v13i2.8421

Abstract

This study aims to determine the Application of Inquiry Learning Models and Discovery Learning to Increase Motivation in Students at UPTD Sdn 122349 Pematangsiantar. This type of research is quantitative using an experimental model (quasi-experiment). The design of this study will use a 2x2 factorial design because there are 2 sub-variables in each independent and dependent variable. To determine the classes to be studied, namely experimental group 1 and experimental group 2 in class V at UPTD SD Negeri 122349 Pematangsiantar using a simple random sampling method. Based on the results of the analysis and discussion in this study, several conclusions are put forward as follows: There are differences in science learning outcomes in students taught with inquiry and Discovery learning models in class V students at UPTD SDN 122349 Pematangsiantar. There are differences in science learning motivation in students taught with inquiry and Discovery learning models in class V students at UPTD SDN 122349 Pematangsiantar. There is an interaction between the learning model and learning motivation in influencing science learning outcomes in grade V students at UPTD SDN 122349 Pematangsiantar. There is no interaction between the learning model and learning outcomes in influencing science learning motivation in grade V students at UPTD SDN 122349 Pematangsiantar.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Pembelajaran Biologi Materi Ekosistem di Kelas X SMA N 1 Batang Kuis Portuna, Dewi; Hasruddin, Hasruddin
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.2.2025.884

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa di Indonesia yang masih menjadi tantangan besar dalam menghadapi tuntutan keterampilan abad ke-21. Kemampuan berpikir kreatif sangat penting karena berkaitan dengan pemecahan masalah, pengembangan ide baru, serta kesiapan menghadapi isu-isu lingkungan yang kompleks, khususnya pada pembelajaran biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif materi ekosistem siswa dan faktor yang memengaruhi kemampuan berpikir kreatif siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 352 siswa dari 10 kelas. Sampel yang digunakan untuk penelitian diambil dengan menggunakan random sampling, dari 10 kelas diperoleh 2 kelas yaitu kelas XA dan XC sebanyak 72 siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes esai kemampuan berpikir kreatif dan angket. Hasil penelitian ditemukan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa pada indikator berpikir lancar diperoleh persentase sebesar 57,6% dengan kategori cukup kreatif. Indikator berpikir luwes diperoleh persentase sebesar 53,5% dengan kategori cukup kreatif. Indikator  berpikir orisinil diperoleh persentase sebesar 35,1% dengan kategori kurang kreatif. Indikator berpikir rinci diperoleh persentase sebesar 19,5% dengan kategori tidak kreatif. Berdasarkan hasil angket faktor yang memengaruhi kemampuan berpikir kreatif siswa, dapat diketahui bahwa faktor internal dengan persentase sebesar 60,4% dengan kategori cukup mendukung. Kemudian faktor eksternal dengan persentase sebesar 80,4% dengan kategori cukup mendukung. Kesimpulannya, kemampuan berpikir kreatif siswa masih tergolong sedang hingga rendah pada beberapa indikator, sehingga perlu peningkatan melalui strategi pembelajaran inovatif dan penguatan faktor internal siswa.
Profil Karakter Siswa Kelas X pada Pembelajaran Biologi Materi Virus di SMA YPI Islamiyah Batang Kuis Deliserdang Yustiningsih, Nurul; Hasruddin, Hasruddin
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil karakter peserta didik kelas X dalam pada materi virus dan menggambarkan proses pembelajaran biologi yang mendukung penumbuhan karakter tersebut. Karakter yang dianalisis mengacu pada enam Profil Karakter dalam Framework Instrumen Survei Karakter Asesmen Nasional 2021, yaitu: beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; gotong royong; kreativitas; bernalar kritis; kebinekaan global; dan kemandirian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, kuesioner terbuka, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X di SMAS YPI Islamiyah Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik telah menunjukkan perkembangan karakter yang beragam. Pada karakter beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME serta berakhlak mulia berada pada kategori “cukup berminat”, gotong royong berada pada kategori “cukup peduli” dan “aktif”, serta kreativitas masih terbatas pada ide dan belum menghasilkan karya nyata. Karakter bernalar kritis berkembang pada kemampuan mencari informasi, namun lemah dalam mengevaluasi informasi secara kritis. Karakter kebinekaan global masih rendah dan perlu penguatan, sedangkan kemandirian menunjukkan kategori “aktif”, dengan siswa mulai mampu mengelola emosi dan bertanggung jawab dalam proses belajar. Guru mengembangkan karakter siswa melalui pembelajaran virus dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), pertanyaan pemantik yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, dan pendekatan ke siswa.
Kemampuan Literasi Digital pada Materi Inovasi Teknologi Biologi Siswa Arda, Gladys Mutia; Hasruddin, Hasruddin; Silitonga, Melva; Daulae, Abdul Hakim
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi digital pada aspek pencarian di internet, pandu arah hypertext, evaluasi konten, dan penyusunan pengetahuan siswa SMA pada mata pelajaran biologi khususnya materi inovasi teknologi biologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas X SMAN 1 Medan yang terdiri dari 12 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling yaitu teknik undian sehingga ditetapkan 2 kelas sebagai sampel penelitian ini yaitu siswa kelas X8 dan X10 SMAN 1 Medan yang berjumlah 72 orang. Instrumen pengumpulan data adalah tes uraian untuk mendapatkan data literasi digital siswa pada aspek pencarian di internet dan pandu arah hypertext serta angket untuk mendapatkan data literasi digital siswa pada aspek evaluasi konten dan penyusunan pengetahuan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan membuat persentase yang selanjutnya diinterpretasikan berdasarkan kategori persentase skor literasi digital siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital siswa pada aspek pencarian di internet (internet searching) termasuk dalam kategori sedang (64,93%), aspek pandu arah hypertext (hypertextual navigation) termasuk dalam kategori sedang (62,78%), aspek evaluasi konten (content evaluation) termasuk dalam kategori tinggi (75,02%), aspek penyusunan pengetahuan (knowledge assembly) termasuk dalam kategori tinggi (77,22%).
Co-Authors A, Nadira Damayanti Adrian Adrian Afriani, Dwi Tika Afriani, Dwi Tika Aida Fitriani Sitompul Ainur Rofieq Al Hasanah, Lia Al-Ashari, Muh.Irfan Albert D Situmorang Ali, Adiaksa Amrizal Amrizal Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anni Erlina Batubara, Anni Erlina Arda, Gladys Mutia Aryeni Aryeni Aryeni Aryeni, Aryeni Ashar Hasairin Asih, Asti Dwi Askali, Nor-Aida Ayu Wulandari Basri, Fikran Bella Junniar, Amanda Binari Manurung Binari Manurung Binari Manurung, Binari Chastanti, Ika Cut Badzlina Roza, Cut Badzlina Dalimunthe, Rizka Ramadani Daulae, Abdul Hakim Dazrullisa, Dazrullisa Dian Arisetya, Dian Dionesa, Joyce Basana Ditania Larasati Eko Prasetya Eko Prasetya, Eko Elsa Bunga Dayanti, Elsa Bunga Ely Djulia Endang Sulistyarini Gultom Evi Lestari Fathur Rahmi Fauziah, Farhah Fauziyah Harahap Fauziyah Harahap Fauziyah Harahap Fenny Mustika Piliang, Fenny Mustika Fian Sinaga, Roberi Sepda Fitriana Siregar, Fitriana Gaol, Pelita Lumban Gultom, Novayanti HARTONO, ADI Hasanah, Lia Al Hasmi Syahputra Harahap, Hasmi Syahputra Herbert Sipahutar Huda, Atok Miftachul Huda, Atuk Miftachul Husna, Raudhatul Intan Bayati Nasution, Intan Bayati Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Juliani Kartika Kartika Kartika, Seti Armaida Khairi, Adnan Al Khairil Hadi Khairunnisa Asnila Lubis, Khairunnisa Asnila Kurniawan, Ishak Lasrini Lasrini Limbong, Forentina Lisa Nurjannah M Imran Hasanuddin Mahmud Mahmud Mahmud Mahmud Mahmud Mahmud Maria Fransisca Zega Melva Silitonga Mira Rangkuti, Sailana Mufti Sudibyo, Mufti Muhammad Ansarullah S. Tabbu Muhammad Ridho Muharram, Ridho Nabila Halim Nasution Nanda Pratiwi Nasution, Marina Azzahra Naura Kamila Manik , Aryediatami Novi Ayu Pakpahan Nuzalifa, Yossie Ulfa Oktavia, Dhea Panggabean, Nurul Hikmah Portuna, Dewi Purnama, Desi Purnama, Dirga Purnama, Dirga qushayyi, Muh.Faiz Rahayu, Ari Ramayanti Rahmat Mulyana Ramadhana, Novia Putri Rangkuty, Sailana Mira Rega A Rastanura Sembiring Milala Rena Mahriani Nasution Restuati, Martina Rezeqi, Salwa Ribut Wahyu Eriyanti Rizal Mukra Roberi Sepda Fian Sinaga Sagala, Nur’aini Sailana Mira Rangkuty Saragih, Azra Nabila Sarimuti, Dea Shofia Lubis, Shofia Sihombing, Rizky Agassy Simorangkir, Sofia Dahlia Sinaga, Ika Aprilita Siti Chaliza Harun Situmorang, Albert D Situmorang, Berri Sobirin Sobirin Sofia Sofia, Sofia Sri Rahmadani Harahap, Sri Rahmadani Sri Susanti Sri Susanti Stepani, Fransiska Sueng, Yuliani Sulfianna, Sulfianna Sumarno . Susanti, Revi Syahmi Edi Syahriadi, Muh. Syahriani, Alica Tumiur Gultom Tumiur Gultom Widia Ningsih Widia Ningsih Widya Arwita Wulan, Putri Yusnita Anwar Nasution Yustiningsih, Nurul