Claim Missing Document
Check
Articles

Enhancing creative teaching behaviour of vocational school teachers: structural equation modelling analysis Tamrin, Agusti G.; Triyono, Mochamad Bruri; Saputro, Ida Nugroho; Sucipto, Taufiq Lilo Adi; Asnur, Lise
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 19, No 1: February 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v19i1.21812

Abstract

Creative teaching behavior (CTB) is an innovative and creative teaching approach that is relevant in facing the dynamics of vocational education, which continues to develop, especially to produce creative students. Many studies examine the important role of CTB. However, limited information still discusses how to improve CTB by involving important factors such as creative climate, school support, and creative teaching self-efficacy. This study involved 400 teachers from 25 vocational high schools in civil engineering in Central Java Province, and data analysis using the structural equation modelling (SEM) (Smart-PLS) method. The study results revealed that CTB was proven to be influenced positively and significantly by school support and creative teaching self-efficacy. Also, creative teaching self-efficacy partially mediates the effect of creative climate and school support on CTB. The results of this study provide important implications for vocational school teachers to develop creative teaching skills in schools. Building a creative culture in schools, proactive school support and increasing teacher self-confidence are essential steps in creating a dynamic and innovative learning environment in vocational schools.
Assessing pedagogical competence of productive teachers in vocational secondary schools: a mixed approach Setiawan, Dedi; Triyono, Mochamad Bruri; Sukarno, Sukarno; Nurtanto, Muhammad; Majid, Nuur Wachid Abdul; Hamid, Mustofa Abi
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 19, No 2: May 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v19i2.21930

Abstract

The objective of this study is to evaluate the effectiveness of teachers in implementing pedagogical skills. The present study used a mixed methods approach. The participants in this study consisted of 55 highly effective educators employed in vocational secondary schools. The research data were acquired using effective teacher questionnaires, peer evaluations, observations, and comprehensive interviews. The findings indicated that a majority of highly effective educators possess a strong comprehension of the practical application of pedagogical competence. Nevertheless, a marginal disparity exists between academic knowledge and its practical application in the respective domain. The facilitation and support of teachers in the development of their pedagogic competences is a crucial responsibility of school principals. Effective and well-structured ongoing training is essential to bridge the divide between theoretical concepts and practical application, and to guarantee that educators possess the requisite expertise and understanding to tackle the demands of the current and future educational landscape. Hence, it is imperative to allocate resources towards teacher professional development and ensure the availability of sufficient assets in vocational secondary schools in order to attain educational excellence in Indonesia. 
Pengembangan Model Program Mechanic Competency Booster (MCB) untuk Meningkatkan Capaian Kompetensi dan Performance Redo Service Mekanik Alat Berat di PT Pama Persada Nusantara Sugiri; Triyono, Bruri; Arifin, Zainal
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan model program MCB yang sesuai dengan tujuan penguatan pengetahuan, pengalaman dan kompetensi mekanik magang; (2) mengungkapkan kelayakan model program MCB yang dikembangkan pada penguatan pengetahuan, pengalaman dan kompetensi mekanik magang ditinjau dari aspek materi dan media; dan (3) mengungkapkan efektifitas model program MCB dalam penguatan pengetahuan dan pengalaman untuk meningkatkan capaian kompetensi dan kinerja mekanik magang dalam mengatasi permasalahan redo service di PT. Pama Persada Nusantara. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas model Kurt Lewit dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah validator dari model tes MCB serta mekanik senior dan mekanik magang PT Pama Persada Nusantara. Data dikumpulkan melalui observasi serta dengan menggunakan angket dan tes dan dianalisis secara deskriptif, kuantitatif, dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Model program MCB sesuai dengan tujuan dan maksud PT. Pama Persada Nusantara dalam meningkatkan pengetahuan, pengalaman dan kompetensi mekanik magang yang mencapai penilaian tes melebihi 75% yakni sebesar 84,5% ; (2) Model program MCB layak dikembangkan untuk penguatan pengetahuan, pengalaman dan kompetensi mekanik magang karena mempunyai hal yang baru dari program pelatihan dan pembelajaran yang dilaukan sebelumnya, penunjukkan mekanik sebagai kapten tim sehingga pembagian tugas pekerjaan dapat dilakukan dalam scope yang kecil serta adanya pendampingan dari mekanik senior yang membantu dalam proses pekerjaan. (3) Model program MCB dalam penguatan pengetahuan, pengalaman dan kompetensi mekanik magang terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi dan kinerja mekanik magang dalam mengatasi masalah redo service hingga 3% pada pelaksanaan program MCB.
Profil Pengetahuan Komunikasi Terapeutik Siswa SMK Program Keahlian Layanan Kesehatan SMK Muhammadiyah Lumajang Agustin, Amarlian Bilqisthi; Mochamad Bruri Triyono; Wagiran
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 13 No 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpiundiksha.v13i1.69312

Abstract

Therapeutic communication is used by health professionals, such as doctors, nurses, or counselors, to help individuals overcome emotional, psychological, or physical problems. Therapeutic communication is an essential competency that vocational school students must have before doing practical fieldwork. This research aimed to determine the therapeutic communication knowledge profile of vocational high school students in health service expertise programs. This type of research is quantitative. The sampling technique used was a proportionate stratified random sampling of 71 people from all 238 vocational school students in health service expertise programs. Data collection was carried out quantitatively using questionnaires filled out directly by respondents. The research results show the average score based on class level, which shows that the three class levels have the same average score and are classified as not yet competent or below 70. The difference in the average score of class X to class XI and class XI to class III is insignificant. The level of therapeutic communication knowledge of 18% of students is competent, while 82% are classified as yet competent. Considering the importance of therapeutic competence for prospective health workers, it is hoped that the research results can become a reference and illustration for health vocational schools to increase competence in therapeutic communication for students.
DESA WISATA SEGAJIH SMART MARKETING TOURISM Septiono Eko Bawono; Yoga Sahria; Widodo; Tinesa Fara; Putu Sudira; Pardjono; Moch. Bruri Triyono
Prosiding Seminar SeNTIK Vol. 7 No. 1 (2023): Prosiding SeNTIK 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Pascasarjana UNY 2022 merekomendasikan integrasi teknologi pada pengembangan desa wisata dengan mengaplikasikan teknologi digital. Penelitian ini dilakukan pada Desa Wisata Segajih dan Desa Wisata Tinalah di Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan mix method, yaitu menggabungkan antara pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Tahap awal, wawancara mendalam dilaksanakan terhadap informan desa wisata untuk mengetahui tingkat literasi teknologi digital sebagai data emik. Data yang terkumpul secara kualitatif didalami kemudian diinterpretasi sebagai data etik. Wawancara ini dilaksanakan pada orang kunci yang merupakan informan desa wisata.Berdasarkan data yang diperoleh dikembangkan prototype Web. Penelitian ini bertujuan menginvestigasi aplikasi teknologi digital yang sesuai bagi pengembangan desa wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa wisata memiliki tingkat literasi yang baik mengenai teknologi digital tetapi perlu fasilitasi dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi ini untuk mengembangkan desa wisata dengan strategi Smart Marketing Tourism.
PELUANG DAN TANTANGAN PENDIDIKAN VOKASIONAL MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Jaya, Daniel Jesayanto; Ernawati, Enik; Triyono, Mochamad Bruri; Sudira, Putu; Raharjo, Nuryadin Eko
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 7 No. 1 (2025): March
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jvte.v7n1.p39-48

Abstract

Era Revolusi Industri 4.0 merupakan globalisasi dimana sistem manufaktur virtual dan fisik secara global saling berintegrasi dengan cara yang fleksibel yang memungkinkan kostumisasi produk dan penciptaan model operasi baru, dengan adanya cyber physical systems dan Internet of Things yang merupakan sistem cerdas dan komunikatif temasuk komunikasi mesin-ke-mesin dan interaksi manusia-mesin. Dengan berbagai kemudahan teknologi yang ditawarkan saat ini, disadari atau tidak akan berdampak pada berbagai sektor kehidupan, terutama dalam era disrupsi. Sektor pendidikan pun terkena imbas dari era Revolusi Industri 4.0 khususnya pendidikan vokasi. Tak dapat dipungkiri, pendidikan merupakan investasi penting bagi manusia dan aset berharga bagi kemajuan negara. Peluang pendidikan vokasi dalam era Revolusi Industri 4.0 utamanya adalah kesempatan bagi semua pihak untuk mencetak generasi unggul yang mampu menghadapi segala perubahan yang terjadi di masa mendatang. Tantangan pendidikan vokasi menghadapi era Revolusi Industri meliputi perubahan dari cara belajar, pola pikir, serta pola bertindak para peserta didik dalam mengembangkan inovasi kreatif berbagai bidang, kemampuan berpikir orde tinggi (High order thinking skills / HOTS), soft skills dan adanya tuntutan kualifikasi dan skill yang diperlukan pada era Revolusi Industri 4.0 yaitu knowledge about ICT, kemampuan bekerja dengan data, technical know-how, dan personal skills.
Effectiveness of Field Work Practices in Increasing Therapeutic Communication Knowledge Agustin, Amarlian Bilqisthi; Triyono, Mochamad Bruri; Wagiran, Wagiran; Santosa, Budi
Journal of Vocational Education Studies Vol. 8 No. 1 (2025): Vol 8 No 1
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/joves.v8i1.10781

Abstract

Therapeutic communication is basic communication that a nursing assistant must have. The aim of this research is to determine the effectiveness of field work practice in increasing vocational high school students' knowledge of therapeutic communication. The population of this study were students in class The sampling technique was purposive sampling technique, as many as 27 students. This type of research uses a quasi-experimental design with a pretest and posttest group design. The results of the Paired Samples Test obtained a Sig (2-tailed) value of 0.015 < 0.050, indicating that there is an average difference between the pretest and posttest variables. This means that there is an influence of field work practice on students' therapeutic communication knowledge. Meanwhile, based on the One Sample Test, a Sig (2-tailed) value of 0.000 <0.050 was obtained, indicating that the average value of therapeutic communication knowledge after field work practice was not the same as 75. The conclusion is that the implementation of field work practices is not effective in increasing the therapeutic communication knowledge of students at SMK Muhammadiyah Lumajang for the 2023/2024 academic year.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DAN STRATEGI MARKETING UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMASARAN: STUDI KASUS PADA DESA WISATA TINALAH Rizki, Galuh Alif Fahmi; Prihandini, Tinesa Fara; Triyono, Moch Bruri; Priyanto, Priyanto
PETA - Jurnal Pesona Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2023): Pesona Pariwisata
Publisher : Program Studi Pariwisata, UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/peta.v2i1.8

Abstract

Pada era disrupsi teknologi, pemanfaatan teknologi digital dan strategi pemasaran yang efektif menjadi kunci penting dalam memasarkan destinasi wisata. Desa Wisata Tinalah merupakan salah satu destinasi wisata yang memiliki potensi dan keunikan yang menarik bagi para wisatawan. Oleh karenaitu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan pada Desa Wisata Tinalah dan sejauh mana pemanfaatan teknologidigital dapat berkontribusi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan mengumpulkan datamelalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait. Responden terdiri dari individu yang terlibat dalam pengelolaan dan pemasaran DesaWisata Tinalah serta wisatawan yang telah mengunjungi destinasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Desa WisataTinalah melibatkan penggunaan media sosial, situs web, lead magnet, meet online dengan tour travel, webinar, iklan online, user generated content (UCG)dan Google Bisnis sebagai saluran untuk mempromosikan dan mengkomunikasikan daya tarik serta kegiatan di desa wisata tersebut. Konten kreatifseperti foto, video, dan cerita menarik digunakan untuk memikat minat wisatawan. Interaksi langsung dengan wisatawan melalui media sosial danresponsif terhadap pertanyaan dan tanggapan juga menjadi bagian penting dari strategi pemasaran. Pemanfaatan teknologi digital dalam memasarkanDesa Wisata Tinalah telah memberikan dampak positif yang signifikan, seperti (1) Kunjungan wisatawan mengalami peningkatan; (2) Penggunaanmedia sosial, situs web, iklan online, user generated content (UCG) dan lead magnet telah memperluas jangkauan promosi dan (3) meningkatkankesadaran wisatawan tentang keunikan dan potensi Desa Wisata Tinalah. Dengan demikian, perpaduan antara pemanfaatan teknologi digital dan strategipemasaran telah menjadi kunci sukses dalam memasarkan Desa Wisata Tinalah, mengundang minat wisatawan, serta meningkatkan jumlah kunjunganwisatawan. Kata kunci: Teknologi Digital, Strategi Pemasaran, Desa Wisata Tinalah
Pengaruh pembelajaran berbantuan media berbasis komputer terhadap kompetensi siswa membuat pola di SMKN 6 Yogyakarta Himmah, Laila Nurul; Triyono, Moch. Bruri
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 4 No. 2 (2014): Juni
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.776 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v4i2.2549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pencapaian kompetensi siswa membuat pola menggunakan pembelajaran berbantuan media adobe flash dan media power point berdasarkan kemampuan belajarnya pada mata diklat membuat pola. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan variabel terikat kompetensi siswa, variabel bebas media berbasis komputer, dan variabel moderator kemampuan siswa. Dua kelas sebagai subyek penelitian dengan 22 siswa pada masing-masing kelas, sehingga jumlah keseluruhan 44 siswa. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian unjuk kerja dan soal post test. Data dianalisis dengan menggunakan uji Anova jalur ganda dan uji lanjut Tukeys. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan pencapaian kompetensi siswa membuat pola yang menggunakan pembelajaran berbantuan media adobe flash dan media power point, (2) terdapat perbedaan pencapaian kompetensi siswa pada kelompok tinggi, (3) tidak terdapat perbedaan pencapaian kompetensi siswa pada kelompok rendah, dan (4) terjadi interaksi antara penggunaan media berbasis komputer dan kelompok kemampuan siswa terhadap kompetensi siswa membuat pola. THE EFFECT OF LEARNING THROUGH COMPUTER-BASED MEDIA ON THE COMPETENCY IN PATTERN MAKING STUDENTS OF SMKN 6 YOGYAKARTAAbstractThis study aimed to investigate difference in the attainment of the student competency in pattern making that using learning strategies Adobe Flash media and Power Point media based on the learning capability of the pattern making. This was a quasi-experimental study involving student's competency as the dependent variable, computer-based media as a independent variable, and student's capability as the moderator variable. Two class as research subjects with 22 students in each class, so that the total was 44 students. The instruments were a performance assessment sheet and a post-test. The data were analyzed by means two-way ANOVA and Tukey's post-hoc test. The results of study show that (1) there was a difference in the attainment of the students competency in pattern making that using learning strategies Adobe Flash media and Power Point media, (2) there was a difference in the attainment of the students competency in the upper group learning, (3) there was no difference in the attainment of the students competency in the lower group learning, and (4) there was an interaction of the use of computer-based media and the student learning capability group on the students competency in pattern making.
Keefektifan pembelajaran berbantuan internet di SMK se-Kota Yogyakarta kompetensi keahlian teknik komputer dan jaringan Arnanto, Ganggang Canggi; Triyono, Mochamad Bruri
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 4 No. 3 (2014): November
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (903.998 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v4i3.2557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan keefektifan pembelajaran berbantuan internet di sekolah menengah kejuruan (SMK) Se-Kota Yogyakarta. Sekolah-sekolah tersebut dipilih yang memiliki kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan sudah melaksanakan pembelajaran berbantuan internet sebagai persiapan untuk menyambut Asian Community 2015 pada kerjasama Promoting Information and Comunication Technology (ICT), sehingga perlu diketahui sejauh mana keefektifannya. Penelitian ini merupakan penelitian expost facto. Variabel penelitiannya adalah penguasaan strategi pembelajaran guru, sikap siswa, kualifikasi guru, dan kelengkapan sarana dan prasarana laboratorium komputer. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 2 dan seluruh guru yang mengajar kelas 2 kompetensi keahlian teknik komputer dan jaringan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket untuk guru dan siswa, dan lembar observasi untuk kelengkapan sarana dan prasarana laboratorium komputer. Hasil analisis deskriptif mengungkapkan bahwa penguasaan strategi pembelajaran guru berada pada kategori baik (rerata 150,52) dengan tingkat kecendrungan sebesar 53,29% belum memenuhi standar yang telah ditetapkan pada kategori pembelajaran yang efektif, dan sikap siswa berada pada kategori baik (rerata 62,95) dengan tingkat kecendrungan sebesar 54,31%. Secara keseluruhan pembelajaran berbantuan internet di SMK Se-Kota Yogyakarta sudah efektif, meskipun penguasaan strategi pembelajaran guru perlu ditingkatkan dengan mengikutsertakan mereka pada pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan pembelajaran berbantuan internet.  THE EFFECTIVENESS OF THE INTERNET-ASSISTED TEACHING OF THE EXPERTISE COMPETENCY OF COMPUTER AND NETWORK ENGINEERING IN VOCATIONAL HIGH SCHOOLS IN YOGYAKARTA CITYAbstractThis study aims to investigate the effectiveness of the internet-assisted teaching in vocational high schools (VHSs) in Yogyakarta City. The selected schools are those running the expertise competency of Computer and Network Engineering (CNE) and implementing the internet-assisted teaching as a preparation to welcome Asian Community 2015 in the cooperation in Promoting Information and Communication Technology so that the effectiveness needs investigating. This was an ex post facto study. The research variables were teachers' mastery of teaching strategies, students' attitudes, teachers' qualifications, and adequacy of infrastructure facilities in the computer laboratory. The research population comprised Grade 2 students and all teachers of Grade 2 teaching the expertise competency of CNE. The research instruments included questionnaires for teachers and students and an observation sheet for the adequacy of infrastructure facilities in the computer laboratory. The results of the descriptive analysis reveal that teachers' mastery of teaching strategies is in the good category (with a mean of 150,52) at a tendency level of 53,29%, which has not satisfied the standard set for the effective teaching category; students' attitude is in the moderate category (with a mean of 62,95) at a tendency level of 54,31%. On the whole, the internet-assisted teaching in VHSs in Yogyakarta City is already effective, although for the mastery of teaching strategies teachers need to improve themselves by attending trainings related to the internet-assisted teaching.
Co-Authors Abdurahman Abdurrahman Acu Sutisna Afririo Enanda Agustin, Amarlian Bilqisthi Al Fatahillah Apri Nuryanto Arif Ainur Rafiq AS, Jusrianto Azhar Fauzan Bonita Destiana Budi Santosa Budi Santosa Daryono, Rihab Wit Dedi Setiawan Desmira Desmira, Desmira Dian Novian Diella, Septarani Krista Dinata, Candra Dwi Rahdiyanta Dwi Sudarno Putra Ernawati, Enik FD, Isnantyo Felestin Felestin, Felestin Galeh Nur Indriatno Putra Pratama Ganggang Canggi Arnanto Govindarajan Kulanthaivel Hakiki, Muhammad Haryanto Haryanto Hendra Hidayat Herdianto, Yogi Ida Nugroho Saputro Irwanto Irwanto Istanto Wahyu Djatmiko Jaya, Daniel Jesayanto Jusrianto AS Kadek Arief Jayadie Putra Kaliaskarova, Ainur Kassymova, Gulzhaina K. Laila Nurul Himmah Lise Asnur M. Sukarno Martias Martias Masduki Zakarijah Megawati Kumalasari Milansari, Ima Luciany Minghat, Asnul Dahar Moningkey, Efraim Ronald Stefanus Moningkey,, Efraim R S Muhamad A. Ramadhan Muhammad Anwar MUHAMMAD INDRA Muhammad Nurtanto Mustofa Abi Hamid Ninik Septyani Novita Wulandari Novita Wulandari Nur Hasanah Nuryadin Eko Raharjo Nuur Wachid Abdul Majid Olivia Kembuan Pardjono, P. Prihandini, Tinesa Fara Prihandini, Tinesa Fara Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyanto Priyo Nugroho Adi Putro, Agus Riyadi Tri Susilo Putu Sudira Putu Sudira Putu Sudira Rafiq, Arif Ainur Rahmah, Nuur Lailatur Rendra Ananta Prima Hardiyanta Rizki, Galuh Alif Fahmi Rizqillah, Muhamad Aqil S. Sudarti Saputra, Romy Saputra, Taufik Wisnu Septiono Eko Bawono Septiono Eko Bawono Septyani, Ninik Shilmi Arifah Sigit Purnomo Subramaniam, Tamil Selvan Sudji Munadi Sugiri Sutarto Sutarto Syahputeri, Veva Nellone Syauqi, Khusni Syifa Fauziyah Syifa Fauziyah, Syifa Ta'ali, Ta'ali Tamrin, Agusti G. Taufiq Lilo Adi Sucipto Tinesa Fara Wagiran Wagiran Wagiran Widari, Tika Widodo Widodo, Widodo Yoga Sahria Yusuf, Arif Muhammad Zainal Arifin Zhundybaeva, Turakhan