p-Index From 2021 - 2026
6.414
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Psikologi Jurnal Kesehatan Reproduksi Humanitas: Indonesian Psychological Journal Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Psikologi Indonesia Mozaik Humaniora Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia Khazanah Pendidikan PSYMPATHIC Jurnal Psikologi Integratif Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi Masyarakat, Kebudayaan dan Politik The Journal of Educational Development Jurnal Sains Psikologi Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Health Notions NurseLine Journal Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan International Journal of Pedagogy and Teacher Education Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Psychopolytan (Jurnal Psikologi) Amerta Nutrition Humaniora Psikostudia : Jurnal Psikologi Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan Psychosophia: Journal of Psychology, religion, and humanity Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Amal Pendidikan JOURNAL OF COMMUNITY MEDICINE AND PUBLIC HEALTH RESEARCH Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Indonesia Berdaya Jurnal Psikologi Malahayati Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia Berajah Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Journal Evaluation in Education (JEE) International Journal of Midwifery Research Jurnal Social Library Psychological Research on Urban Society Buletin Psikologi Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM) Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Celebes Journal of Community Services Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Confirmatory Factor Analyses of Adolescent Education Character by Families/Parents In Premarital Sexual Prevention In Jember, Indonesia Iis Rahmawati; Dewi Suminar Retno; Oedojo Soedirham; Pingky Saptandari
NurseLine Journal Vol 3 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Faculty of Nursing, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/nlj.v3i2.8694

Abstract

Adolescents are often involved in various risks of sexual behavior that are detrimental to health, social, and economic consequences, therefore parents are the first and foremost educators for children and have an important role in providing children’s character education to avoid premarital sexual behavior. The research sample was 229 students in six high schools in Jember Regency. The study used multistage random sampling technique. Variables in adolescent character education include indicators of teaching, motivating, habituation, modeling and enforcement of rules. Data analysis uses confirmatory factor analyze (CFA) with data estimation parameters using software (analysis of moment structures (AMOS) version 21). P-value of character education for adolescents by family/parents to teaching (0.000), p-value of adolescent character education by family/parents to motivation (0.000), p-value of character education for adolescents by family/parents to study (0,080), the value of character education for adolescents by family/parents to habituation (0.000), the value of adolescent character education by family/parents to enforcement of the rules (0.000). The model fit value in the comparative fit index (CFI) (0.897). Adolescent character education can be formed through teaching, motivating, imitating, habituating and enforcing the rules of parents to teenagers.
Hubungan Screen Time dan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini : A Literature Review Grace Amortia Erliana Priyoambodo; Dewi Retno Suminar
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 5 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v2i5.119

Abstract

Masa perkembangan anak usia dini merupakan periode emas yang begitu krusial bagi perkembangan kehidupan manusia. Faktor yang begitu berperan penting dalam optimalisasi perkembangan anak adalah pemberian stimulasi yang tepat melalui peran pengasuhan orang tua dan lingkungan. Pada era modern seperti saat ini, teknologi memberikan sumbangsih yang besar pada pola pengasuhan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh screen time terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur pada basis data elektronik, seperti: Acta Pediatrica, Social Science Research, Merrill-Palmer Quarterly, Infant Behavior and Development, Journal of Pediatric Nursing, Journal of Developmental and Behavioral Pediatrics, dan Google Scholar.dari tahun 2015 hingga 2021. Berdasarkan review yang telah dilakukan, sebagian besar jurnal penelitian ditemukan korelasi negatif antara pengaruh paparan media elektronik (TV dan gawai) terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Screen time pada anak usia 3-4 tahun ditemukan tidak dapat memprediksi perkembangan bahasa anak saat usia mereka 5 tahun. Para peneliti juga menguji variabel lain yang dianggap dapat mempengaruhi hubungan screen time dengan perkembangan anak, antara lain: income keluarga, penghasilan orang tua, pendidikan ibu, kepuasan pernikahan, pola komunikasi keluarga), karakteristik anak (jenis kelamin, status sosial, pengalaman di rumah), jenis konten, dan onset. Hasilnya seluruh variabel moderator di atas berpengaruh pada penguatan hubungan kedua variabel uji. Pada penelitian yang tidak berhasil menemukan korelasi antara kedua variabel disebabkan karena efek pasif dari screen time belum dapat diterima secara langsung oleh anak usia dini. Perkembangan anak usia dini lebih dapat dipengaruhi secara signifikan oleh interaksi secara langsung dengan orang tua maupun keluarga.
Membangun kesehatan mental anak usia dini dengan pengasuhan positif Dewi Retno Suminar; H Hamidah
Indonesia Berdaya Vol 2, No 1: January 2021
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.202175

Abstract

Early childhood who are in PAUD often get developmental stimulation. Apart from providing stimulation, Bunda and Yanda are the closest people to PAUD apart from their parents. Parenting principles are also applied in PAUD. Good parenting at an early age will make children grow up well in the future. A person's mental health problems are often related to early parenting. On this basis, counseling on positive parenting for Bunda and Yanda in early childhood education was carried out. The socialization activities were carried out in Dengok Village, Padangan District, Bojonegoro Regency. Activities carried out to provide solutions to existing parenting problems. Counseling is carried out in two days at intervals of one week to provide opportunities for Bunda and Yanda in PAUD to look for parenting problems in the field so far. The results obtained are quite encouraging because of the increased understanding of Mothers and Yanda in PAUD about positive parenting methods which in turn will make children happier and improve mental health.
Efektifitas Penerapan Individual Work System untuk Meningkatkan Kemandirian Penyelesaian Tugas Anak dengan Autisme adinda istiqomah; Dewi Retno Suminar
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 17, No 1 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v17i1.2281

Abstract

The deficit in independen can be seen on the teacher often helps or directs children with ASD (Autism Spectrum Disorder) to complete tasks. The aim of this study is to investigate  the effectiveness of Individual Work System for students with autism. The research is being conducted by applying individual work system for children with autism to improve completing the task. This research uses quasi experimental using reversal design A-B design in five subjects diagnosed with mild autism, aged elementary school, had problems in completing the tasks and have ability to simple intruction. The data collection tool uses observations that assess off-task/on-task behavior, teacher prompting, task completion. Data obtained were analyzed using Wilcoxon statistical test. The result showed that the intervention using that idividual work system was effective increase independence of task completion for children with ASD (p=0.04). Observations on all subjects showed increased on-task behavior, increased task completion, and reduced teacher prompting.
Penerapan Teknik Total Task Presentation untuk Meningkatkan Keterampilan Bina Diri Berpakaian pada Disabilitas Intelektual Berat Syarifah Rachmedi Amran; Dewi Retno Suminar
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 4 No 1 (2020): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v4i1.1241

Abstract

Kriteria dalam menegakan diagnosa disabilitas intelektual berat salah satunya adalah memiliki hambatan fungsi adaptif. Salah satu bentuk permasalahan fungsi adaptif yang dimiliki individu dengan disabilitas intelektual berat adalah permasalahan dalam keterampilan bina diri yang di dalamnya termasuk berpakaian. Individu dengan disabilitas intelektual berat merupakan individu yang mampu dilatih dengan intens dalam hal keterampilan bina diri sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bina diri berpakaian pada individu remaja dengan disabilitas intelektual berat. Subjek dalam penelitian ini adalah laki-laki berusia 15 tahun yang didiagnosa disabilitas intelektual berat. Penelitian ini menggunakan metode dengan desain single case ABA. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah total task presentation. Penerapan teknik dilakukan dengan total 9 sesi yang terdiri dari 1 sesi pengukuran baseline dan 8 sesi penerapan total task presentation. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa teknik total task presentation dapat meningkatkan keterampilan bina diri berpakaian pada individu dengan disabilitas intelektual.
Kecukupan Asupan Zinc Berhubungan dengan Perkembangan Motorik Pada Balita Stunting dan Non-Stunting Hesty Dwi Septiawahyuni; Dewi Retno Suminar
Amerta Nutrition Vol. 3 No. 1 (2019): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.365 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v3i1.2019.1-6

Abstract

Background: One Indicator of successful health development are toddlers free from stunting. The cause of stunting is a lack of macro and micro nutrients and chronic infectious diseases. Micronutrients such as zinc have  a role in growth which affects the  hormones that play a role in bone growth. The role of zinc in motoric development indirectly is in arranging  and releasing neurotransmitters that can affect nerve stimulation in the brain. This neurotransmitters will deliver nerve stimulation so that motor motion occurs. Motor development is a motion that involves muscles, brain and nerve that are controlled by the central part of the motor that is brain. Objectives: The purpose of this study was to analyze the relationship between adequacy of zinc intake and motoric development in stunted and non-stunted toddlers.Methods: This type of research is an observational study with cross sectional design. The sample size was 50 toddlers, consisted of 25 stunting toodlers and 25 non-stunting toddlers and lived  in Puskesmas Wilangan, Nganjuk District, chosen by simple random sampling technique. Adequacy of zinc intake data was assessed using the Food Recall Form 3x 24 hours. Measurement of motoric development using the Pre-Screening Development Questionnaire (KPSP). Descriptive and inferential data analysis using Chi Square Test. Results: The result showed that there was a correlation between the level of zinc adequacy and motor development in the stunting toddler group (p=0.04) and non-stunting toddlers group (p=0.031).Conclusions: The level of adequacy of zinc has enough motor development better than the level of zinc sufficiency is less in the group of non-stunting toddlers.ABSTRAKLatar Belakang: Salah satu indikator keberhasilan pembangunan kesehatan adalah balita  terbebas dari stunting. Penyebab stunting yaitu kekurangan zat gizi makro maupun mikro dan penyakit infeksi kronis. Zat gizi mikro seperti zinc mempunyai peran pada pertumbuhan yaitu mempengaruhi hormon-hormon yang berperan dalam pertumbuhan tulang. Selain itu, peran zinc pada perkembangan motorik secara tidak langsung yaitu dalam menyusun dan melepas neurotransmitter yang dapat mempengaruhi rangsangan syaraf di dalam otak. Neurotransmitter ini akan menghantarkan rangsangan syaraf sehingga gerak motorik terjadi. Perkembangan motorik merupakan gerak yang melibatkan otot, otak dan syaraf yang dikontrol pada bagian pusat motorik yaitu otak.Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan kecukupan asupan zinc dengan perkembangan motorik pada balita stunting dan non-stunting.  Metode: Jenis penelitian tergolong penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 balita, terdiri dari 25 balita stunting dan 25 balita non-stunting yang bertempat tinggal  di wilayah kerja Puskesmas Wilangan Kabupaten Nganjuk, dipilih dengan teknik simple random sampling. Data kecukupan asupan zinc dinilai menggunakan formulir Food Recall yang dilakukan 3x24 jam. Pengukuran perkembangan motorik menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data secara deskriptif dan Inferensial menggunakan uji Chi Square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat kecukupan zinc dengan perkembangan motorik pada kelompok balita stunting (p=0,04) dan kelompok balita non-stunting (p=0,031).  Kesimpulan: Tingkat kecukupan zinc cukup mempunyai perkembangan motorik yang lebih baik daripada tingkat kecukupan zinc kurang pada kelompok balita non-stunting.
Hubungan Citra Tubuh dengan Status Gizi pada Siswi di SMA Negeri 9 Surabaya Muhammad Dimas Bimantara; Merryana Adriani; Dewi Retno Suminar
Amerta Nutrition Vol. 3 No. 2 (2019): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.081 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v3i2.2019.85-88

Abstract

  Background: Teenage age is a period of transition from childhood to adulthood. At this age there will be changes in body shape that can affect teenagers' perceptions of body image, especially adolescent girl. The result of a preliminary study at Senior High School 9 Surabaya showed that 7 out of 10 female students were dissatisfied with their body shape so they made certain efforts, such as managing their diet to exercise for get an ideal body.Objective: The purpose of this study was to analyze whether there was a relationship between body image and nutritional status in female students at Senior High School 9 Surabaya.Methods: The study used a cross-sectional design carried out 76 of 11th and 12th grades in Senior High School 9 Surabaya. The inclusion criteria in this study were the students not undergoing special diet. The sampling technique used was proportional random sampling. Research data collection was conducted by interview method using body image questionnaire (BSQ-34) and anthropometric measurements. Data analysis used spearman correlation test (α=0.05).Results: The results of this study showed that more than half of the respondents have a positive body image (74%) and normal nutritional status (71%). There was significant relationship between body image and nutritional status of female students at Senior High School 9 Surabaya (p<0.001). Conclusion: Female nutritional status is influenced by body image. Students with a positive body image tend to have normal nutritional status.ABSTRAKLatar Belakang: Usia remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Pada usia ini akan terjadi perubahan bentuk tubuh yang dapat mempengaruhi persepsi remaja mengenai citra tubuh khususnya remaja putri. Hasil studi pendahuluan di SMA Negeri 9 Surabaya menunjukkan bahwa 7 dari 10 siswi merasa tidak puas dengan bentuk tubuhnya sehingga mereka melakukan upaya tertentu, seperti mengatur pola makan hingga berolahraga demi mendapatkan tubuh yang ideal.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah terdapat hubungan antara citra tubuh dengan status gizi pada siswi di SMA Negeri 9 Surabaya.Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dilakukan pada 76 siswi kelas XI dan XII di SMA Negeri 9 Surabaya. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah siswi tidak sedang menjalani diet khusus. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan metode wawancara menggunakan kuesioner citra tubuh (BSQ-34) dan pengukuran antropometri. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman (α=0,05).Hasil: Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa lebih dari separuh responden mempunyai citra tubuh yang positif (74%) dan status gizi yang normal (71%). Ada hubungan antara citra tubuh dengan status gizi pada siswi di SMA Negeri 9 Surabaya (p<0,001).Kesimpulan: Citra tubuh berhubungan dengan status gizi pada siswi di SMA Negeri 9 Surabaya. Siswi dengan citra tubuh positif maka cenderung memiliki status gizi normal.
STIMULASI PSIKOSOSIAL UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN EMOSI ANAK KEBUTUHAN KHUSUS Tasyia Zharifah Arindayani; Dewi Retno Suminar
Berajah Journal Vol. 2 No. 1 (2022): February
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v2i1.59

Abstract

Tujuan dari kajian ilmiah ini adalah untuk menemukan rangsangan psikososial yang dapat membantu pengelolaan emosi anak berkebutuhan khusus. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan metode deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini adalah anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan penanganan psikologis berupa rangsangan psikososial untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan emosinya. Strategi pengumpulan data untuk penelitian ini adalah studi terdokumentasi. Dalam penelitian ini yang melibatkan analisis data penelitian, yaitu reduksi data, penyajian data dan validasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak penyandang disabilitas mendapat manfaat dari hubungan positif dan rasa memiliki di rumah, sekolah, dan komunitas. Sayangnya, anak-anak penyandang disabilitas mungkin menghadapi pengucilan sosial dan mengalami stereotip sosial yang negatif. Di sisi lain ada banyak contoh orang tua yang telah mendukung anak-anak mereka melawan segala rintangan dan orang tua ini menunjukkan potensi dan pentingnya dukungan psikososial pengasuh anak untuk perkembangan anak.
EFEKTIVITAS PERMAINAN “MAMABOO” DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK PRA SEKOLAH Isnaini Igna Puspita; Dewi Retno Suminar
Berajah Journal Vol. 2 No. 3 (2022): August
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v2i3.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah permainan Mamaboo efektif dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia pra sekolah (3-6 tahun). Penelitian ini dilakukan pada 14 anak yang memiliki rentang usia 4 sampai 6 tahun yang terdiri dari 9 orang laki-laki dan 5 orang perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan alat pengumpul data yang mengacu pada denver II yang telah dimodifikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Desain eksperimen yang digunakan adalah pre test post test control group. Hasil analisis data penelitian diperoleh dari nilai uji n gain score pada kelompok eksperimen yaitu 489,955 atau 48,9% dengan nilai minimal 22,2% dan nilai maksimal 62,5%. Pada kelompok kontrol rata-rata skor yang diperoleh adalah -9,7222 dengan nilai minimal -55,5% dan nilai maksimal 16,7%. Hal ini menunjukkan jika permainan Mamaboo kurang efektif dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak.
RISK FACTORS FOR ANEMIA IN PREGNANT WOMEN: LITERATURE REVIEW Dwi Rukma Santi; Dewi Retno Suminar; Shrimarti R Devy; Mahmudah Mahmudah; Oedojo Soedirham
International Journal of Midwifery Research Vol. 1 No. 3 (2022): International Journal of Midwifery Research
Publisher : Department of Midwifery, Faculty of Nursing and Midwifery, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Twenty percent (20%) of maternal mortality in developing countries is caused by iron deficiency anaemia. Meanwhile, the prevalence of anaemia in pregnancy in Asia is estimated at 48.2%, Africa 57.1%, America 24.1%, and Europe 25.1%. The trend of anaemia in pregnancy has increased in every years. To find out the risk factors that cause anaemia in pregnant women based on the research results in the health sector from 2014 to 2018. A literature review, by analyzing various studies regarding risk factors for anaemia in pregnant women. There are 17 studies from Indonesian and international researchers. From the results obtained, the educational factor is the most widely studied with a significant result (OR=2.467). Maternal factors that have significant influence are gestational age (OR=1.29) and nutritional status (OR=2.921), while nutrient intake factors that have a significant effect on anaemia in pregnant women are food intake (OR=2.54) and fluid intake (OR=2.91). Education level, nutritional status, food and beverage consumed are risk factors that have an effect on anaemia in pregnant women. Therefore, prevention measures for anaemia in pregnant women can be done by increasing maternal education and improving nutritional status with adequate nutrient intake.
Co-Authors Adijanti Marheni adinda istiqomah Alpha Fardah Athiyyah Alwi, Muhammmad Ahkam Anak Agung Ayumas Pradnyaswari Andryan, Arshya Amanta Berlian Gressy Septarini Bibit Mulyana Cahyanti, Ika Yuniar Cholichul Hadi Chr Argo Widiharto Christianti, Emanuella Dema Yulianto Dewi Mayangsari Dinie Ratri Desiningrum Djazuly Chalidyanto Dluha, Muhammad Syamsud Duta Nurdibyanandaru Dwi Rukma Santi Eddy Roesdiono Elita Halimsetiono Elita Halimsetiono Endang Retno Surjaningrum Enjang Wahyuningrum Ersa Lanang Sanjaya Fany Arsyad Hidayaturachman Faqihul Muqoddam Fardana, Nur Ainy Fauzi, Aisha Fendy Suhariadi Fitri Andriani, Fitri Florensia Susanto, Magdalena Grace Amortia Erliana Priyoambodo H Hamidah Hamidah, Hamidah Hanggara Budi Utomo Hendrik Hendrik Hendriyani, Wiwin Henny Puji Astuti, Henny Puji Hesty Dwi Septiawahyuni Holyness Nurdin Singadimedja Ika Andrini Farida Ike Herdiana Imanina, Fildza Nurul Isnaini Igna Puspita Iswinarti Iswinarti Jati Fatmawiyati Khawarizmi, Arif Rahman Komarasasih, Bellaningtyas Lailani, Balqis Lestari, Angelina Kartini Agung Listyati Setyo Palupi M. Bagus Qomaruddin Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mareyke M.A.W. Tairas Mas Ian Rif’ati Merryana Adriani Meutia Mega Syahputri Muhammad Bagus Firmansyah Muhammad Dimas Bimantara Muhtar, Shabrina Nabila Malik Nainggolan, Christyne Anggrica Avfrilia Boru Nawangsari, Nur Aini Fardana Nawangsari, Nur Ainy Fardana Nono Hery Yoenanto Nur Aisiyah Widjaja, Nur Aisiyah Nur Solikhah, Nur Oedojo Soedirham Oedoyo Soedirham Permatasari, Nirwana Pertiwi, Era Mutiara Pingky Saptandari Pinky Saptandari Prayiitno, Salma Salsabila Putra, Ritwan Angga Qomaruddin, M. Bagus Rahkman Ardi Rahmawati, Iis Ramba, Yonathan Ratna Prayudiptya Azarine Ristiana, Riris Rohma Rifani Rohmah Rifani Safitri, Ai Nuryanti Salsabila, Unik Hanifah Saptandari EP, Pinky Sekar Kinanti, Hestuning Shinta Tri Dewi Shrimarti R Devy Shrimarti R Devy, Shrimarti R Sinta Dewi Lestyoningrum Suharto Suharto Suharto Suharto Sulistiawati Suryanto Suryanto Suryanto Suryanto Suryanto, Suryanto Syarifah Rachmedi Amran Tappi, Melisa Nurcahya Tasyia Zharifah Arindayani Thinni Nurul Rochmah Ulfia Hazna Safira Widowati, Ericha Gadis Wiwik Sulistiani Wiwin Hendriani Wulandari, Primatia Yogi Yahya, Aulia Yonathan Ramba Yudho Bawono Zulia Muhtar, Shabrina