p-Index From 2021 - 2026
7.606
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Jurnal Dinamis AL-Daulah Jurnal Diskursus Islam OCTOPUS : Jurnal Ilmu Perikanan Jurnal Pendidikan Islam Iqra' Jurnal Ilmiah Administrasita' Mulawarman Law Review SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Idea Hukum Hermeneutik : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Cokroaminoto Journal of Primary Education Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam Suloh : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Yuridika Acitya Wisesa: Journal of Multidisciplinary Research Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat Bharasumba Jurnal Multidispliner Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Jurnal Multidisipliner Kapalamada JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Jurnal Madinasika: Manajemen dan Keguruan Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Amarthapura: Historical Studies Journal Langgong: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPPSI) Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara ANDIL Mulawarman Journal of Community Engagement Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum SASI Sosial : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Jurnal Pendidikan Progresif Journal of Humanities, Social Sciences, and Education Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia (jupenkei) Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research

PERANAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGELOLAAN DAN PENDAYAGUNAAN HASIL HUTAN DI DESA WASUAMBA KABUPATEN BUTON BERDASARKAN PERATURAN MENTERI KEHUTANAN NOMOR P.88/MENHUT-II/2014 TENTANG HUTAN KEMSYARAKATAN Jamil, Jamil
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 02 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i02.454

Abstract

Masalah yang diteliti yakni Bagaimana peranan pemerintah daerah dalam pengelolaan dan pendayagunaan hasil hutan dalam status hukum kemasyarakatan? Dan bagaiamana peran pemerintah daerah dalam menindaklanjuti Peraturan Menteri Nomor P.88/Menhut-II/2014 tentang Hutan Kemasyarakatan. Metode penelitian ini adalah yuridis empiris. Hasil penelitian penulis adalah masalah kehutanan, pemerintah daerah bukan hanya termasuk dalam pelayanan dasar, akan tetapi termasuk dalam fungsi wajib, sebagaimana diatur dalam Pasal 12, yang menyatakan  bahwa : urusan pemerintah yang dipilih sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 ayat (1) meliputi : Kelautan dan perikanan; Pariwisata; Pertanian; Kehutanan; Energy dan sumber daya mineral; Perdagangan; Industry; dan Transmigrasi. Masalah utama dalam pengelolaan hutan berasal dari masalah tata pemerintahan yang lemah dan terjadi dalam semua aspek. Termasuk hukum dan peraturan, sehubungan pusat regional, lemah kapasitas lembaga ditingkat pusat dan daerah yang bertugas dibidang kehutanan. Dari berbagai masalah, salah satu sumber masalah berasal dari disfungsi pengelolaan hutan ditingkat situs/lapangan.berbagai masalah kehutanan munculkarena lemahnya sentuhan lembaga yang bertugas dibidang kehutanan. Beberapa faktor yang menyebabkan pemerintah daerah enggan mendorong hutan kemasyarakatan dan hutan desa secara umum adalah persepsi bahwa program ini tidak membuka peluang investasi untuk meningkatkan pendapatan daerah dan identik sebagai proyek pemerintah pusat, terutama Kementrian Kehutanan.
PERANAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGELOLAAN DAN PENDAYAGUNAAN HASIL HUTAN DI DESA WASUAMBA KABUPATEN BUTON BERDASARKAN PERATURAN MENTERI KEHUTANAN NOMOR P.88/MENHUT-II/2014 TENTANG HUTAN KEMSYARAKATAN Jamil, Jamil
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 02 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i02.454

Abstract

Masalah yang diteliti yakni Bagaimana peranan pemerintah daerah dalam pengelolaan dan pendayagunaan hasil hutan dalam status hukum kemasyarakatan? Dan bagaiamana peran pemerintah daerah dalam menindaklanjuti Peraturan Menteri Nomor P.88/Menhut-II/2014 tentang Hutan Kemasyarakatan. Metode penelitian ini adalah yuridis empiris. Hasil penelitian penulis adalah masalah kehutanan, pemerintah daerah bukan hanya termasuk dalam pelayanan dasar, akan tetapi termasuk dalam fungsi wajib, sebagaimana diatur dalam Pasal 12, yang menyatakan  bahwa : urusan pemerintah yang dipilih sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 ayat (1) meliputi : Kelautan dan perikanan; Pariwisata; Pertanian; Kehutanan; Energy dan sumber daya mineral; Perdagangan; Industry; dan Transmigrasi. Masalah utama dalam pengelolaan hutan berasal dari masalah tata pemerintahan yang lemah dan terjadi dalam semua aspek. Termasuk hukum dan peraturan, sehubungan pusat regional, lemah kapasitas lembaga ditingkat pusat dan daerah yang bertugas dibidang kehutanan. Dari berbagai masalah, salah satu sumber masalah berasal dari disfungsi pengelolaan hutan ditingkat situs/lapangan.berbagai masalah kehutanan munculkarena lemahnya sentuhan lembaga yang bertugas dibidang kehutanan. Beberapa faktor yang menyebabkan pemerintah daerah enggan mendorong hutan kemasyarakatan dan hutan desa secara umum adalah persepsi bahwa program ini tidak membuka peluang investasi untuk meningkatkan pendapatan daerah dan identik sebagai proyek pemerintah pusat, terutama Kementrian Kehutanan.
Co-Authors A, Sainal A. Hardoko AA Sudharmawan, AA Abdul Haris Abdullah, La Ode Dedi Abdullah, LOD Abdullah, Rudi Adam Kholiq Addriana Bulu Baan Ahmad MAULANA Akbar, M. Sokhikhul Alamsyah - Aloysius Hardoko Amping, Aprisa Amrun Kahar Ananova, Olfia Andi Makkasau Ardianto Ardianto Ardiyanto Ardiyanto arifin tahir Arya, Fidelis Asmuni Asmuni Asnar Asnar Asnar Asnar, Asnar Bahzar , Moh. Bahzar, Mohammad Basri, Rina Marsela Dewi, Intan Fitria Dian Dian Dian Ferricha Dita Pramesti Irawan Effendi M, Effendi Endang Herlah Endang Herliah Eva Yunita Fadilla, A. Nur Fadli, Moh. Fitriyani, Ema Gunawan, Charles H. Asnar Halim, Fatmawati Halim, Patmawati Handayani , Nur Fitri Handayani, Nur Fitri Hardoko , Aloysius Hardoko, A. Herliah , Endang Herliah, Endang Ika Pramudita Ikwansyah Isranuri Jajat sudrajat Jawatir Pardosi Jawatir Pardosi Juwita Hartati Karim, LM Karim, LM. Khaeruddin Khaeruddin komariyati komariyati Lince, Ranak LM Karim Majid, Novita Makatutu, SH Maraina, Maraina Mardiana Mardiana Marwiah Marwiah Marwiah, Marwiah Masdiana Masdiana mashendra, Mashendra Michael Silvester Mitchel Vinco Moh Bahzar Muhamad Sopyan Muhamad Sopyan, Muhamad Muhamat, Junadi Muhammad Azmi Muhammad Nur Maallah Muhammad Syahruddin Muhammad Yasin Muhlis Muhlis Muin, Muin Mujahidin Mujahidin Murni Murni Ngesti Dwi Prasetyo Nisa, FN Novita , Novita Novita Majid Novita Novita Nur Aida Fida Wijaya Nur Asik, Nur Nur Hidayah Nurdin Nurdin Octavia , Niken Ayu Oktavianengrum, Rizki Eka Pranaditya, Wahyu Dhira Pratiwi, ET Purnasih, Purnasih Rafianti, Fitri Rasyadi, Andy Rustam Rustam Sainal A. Selviyani Selviyani Shinta Hadiyantina Sholahuddin Al-Fatih Siti Marfuah, Siti Sofyana, Berliani Solly Aryza Sopyan, Muhammad St. Nurhayati Ali Suryaningsi Suryaningsi Suryaningsi Suryaningsi Syawaluddin, Ahmad T, Arifin Tri Pratiwi, Endang Warman Warman Warman Warman Widiyanti Widiyanti, Widiyanti Wijaya, Nur Aida Fida Wingkolatin , Wingkolatin Wingkolatin Wingkolatin Wingkolatin, Wingkolatin Yusril Ihza Mahendra Zahra Zahra Zainul Muttaqin