p-Index From 2021 - 2026
10.495
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Bahasa dan Sastra JURNAL PENDIDIKAN TEMATIK DIKDAS Jurnal Bindo Sastra Al Ishlah Jurnal Pendidikan Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya Diglosia LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Dikdaya Ensiklopedia of Journal SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Kansasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal DinamikA Jurnal Sinestesia Continuous Education : Journal of Science and Research Idea Pengabdian Masyarakat Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Jurnal Basicedu Jurnal Karya Abdi Masyarakat Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Journal of Innovative and Creativity Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan TRANSFORMATIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra dan Pengajarannya Aksara Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Tindak Tutur Memerintah dalam Bahasa Bugis di Desa Sungai Tawar Tanjung Jabung Timur: Imperative Speech Acts in the Bugis Language in the Village of Sungai Tawar, East Tanjung Jabun Hedrianti, Kasmi; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Priyanto, Priyanto
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 1 (2026): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v10i1.3581

Abstract

This study aims to determine the forms of commanding speech acts in the Bugis language in Sungai Tawar Village, East Tanjung Jabung Regency. This study uses a pragmatic approach with a descriptive qualitative approach. The data for this study consist of Bugis speech acts of the Sungai Tawar Village community, which are still actively used in everyday communication. In the data collection process, the researcher used several techniques, namely listening, note-taking, recording, and engaging in conversation, in the daily conversations of the Sungai Tawar Village community. The results indicate two forms of commanding speech acts in the Bugis language: direct speech acts (11 utterances) and indirect speech acts (5 utterances). The use of direct (explicit) commanding speech acts includes two utterances of requesting, one utterance of requesting, one utterance of prohibiting, one utterance of permitting, one utterance of suggesting, one utterance of recommending, one utterance of expecting, one utterance of proposing a choice, one utterance of inviting, one utterance of inviting, and two utterances of urging. Furthermore, the use of indirect (implicit) strategies was found in five utterances: 1 prohibition, 1 command, 1 request for assistance, 1 appeal/urgency, and 1 request/excuse me. These findings confirm that the use of commanding speech acts in Bugis not only reflects the linguistic function of commands but also reflects the social values, politeness, and cultural norms of the community. This research is expected to contribute to the preservation of regional languages ​​while enriching the study of pragmatics in the local realm.
KESANTUNAN BERBAHASA PENUTUR JAWA DI SUNGAI RAMBAI TANJUNG JABUNG BARAT Diyah Setiti; Akhyaruddin Akhyaruddin; Arum Gati Ningsih
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.130-140

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pematuhan dan pelanggaran maksim kesantunan berbahasa oleh penutur bahasa Jawa di Desa Sungai Rambai, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Latar belakang penelitian ini adalah masih kuatnya penggunaan bahasa Jawa, khususnya ragam ngoko, dalam interaksi sosial masyarakat serta pentingnya memahami penerapan prinsip kesantunan di tengah perubahan sosial dan perkembangan era digital. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori kesantunan Geoffrey Leech yang meliputi enam maksim, yaitu kebijaksanaan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, kesepakatan, dan simpati. Data diperoleh melalui teknik simak libat cakap, rekam, dan catat terhadap tuturan masyarakat dalam komunikasi sehari-hari. Analisis data dilakukan dengan metode padan ekstralingual melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menurut Miles Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penutur bahasa Jawa di Desa Sungai Rambai, menerapkan prinsip kesantunan berbahasa dalam interaksi sehari-hari, tercermin melalui bentuk pematuhan dan pelanggaran terhadap maksim kesantunan yaitu maksim kebijaksanaan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, kesepakatan, dan simpati. Pematuhan maksim tampak pada tuturan yang santun, menghargai mitra tutur, dan menumbuhkan empati, sedangkan pelanggaran ditandai tuturan yang kasar, mementingkan diri sendiri, serta kurang menunjukkan empati.
KATA SAPAAN KEKERABATAN BAHASA MELAYU JAMBI PADA MASYARAKAT DESA JAMBI KECIL: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Ayie Zahara, Aisyah; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Gati Ningsih, Arum
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan penggunaan kata sapaan kekerabatan dalam bahasa Melayu Jambi di Desa Jambi Kecil Sebagai bagian penting dari identitas budaya, Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik simak bebas libat cakap (SBLC), wawancara semi-terstruktur, serta perekaman tuturan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sistem sapaan kekerabatan di Desa Jambi Kecil sangat terstruktur berdasarkan  generasi, mulai dari generasi vertikal atas (+3, +2, +1), generasi horizontal (0), hingga generasi vertikal bawah (-1). Ditemukan keberagaman bentuk sapaan yang spesifik, seperti Puyang pada generasi +3 hingga Kambok pada generasi horizontal. Keragaman ini menunjukkan bahwa pemilihan kata sapaan tidak hanya ditentukan oleh hubungan darah, tetapi juga dipengaruhi oleh urutan usia, kedudukan sosial, dan kedekatan emosional. Meskipun sistem ini masih terjaga secara fungsional, terdapat kecenderungan pergeseran penggunaan akibat pengaruh bahasa Indonesia dan gaya hidup modern, sehingga diperlukan upaya pelestarian agar kekayaan linguistik ini tidak tergerus zaman.  
Kesantunan Berbahasa Masyarakat Batak Toba di Desa Pardomuan Nauli Pangururan Kabupaten Samosir Simarmata, Feronika; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Ningsih, Arum Gati; Andiopenta, Andiopenta
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7001

Abstract

Kesantunan merupakan salah satu kajian penting dalam bidang pragmatik karena pada dasarnya persoalan kesantunan berbahasa berkaitan erat dengan cara bahasa digunakan sebagai alat komunikasi yang selalu terikat oleh konteks sosial, budaya, dan situasional. Dalam praktiknya, kesantunan tidak hanya mencerminkan pilihan kata, tetapi juga menunjukkan nilai, norma, serta sistem budaya yang dianut oleh suatu masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi kesantunan berbahasa masyarakat Batak Toba di Desa Pardomuan Nauli Pangururan, Kabupaten Samosir, dengan menggunakan teori kesantunan Leech (1983) serta fungsi kesantunan menurut Chaer (2010) sebagai landasan analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif pragmatik dengan data berupa tuturan lisan yang diperoleh melalui teknik simak, catat, dan rekam dalam interaksi kehidupan sehari-hari masyarakat Batak Toba. Untuk menjamin keabsahan data, penelitian ini menerapkan triangulasi teori sehingga hasil analisis memiliki validitas yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesantunan berbahasa yang dominan ditemukan dalam beberapa maksim, yaitu: (1) maksim kebijaksanaan, (2) maksim kedermawanan, (3) maksim penghargaan, (4) maksim kesederhanaan, (5) maksim pemufakatan, dan (6) maksim kesimpatian. Sementara itu, fungsi kesantunan berbahasa yang teridentifikasi meliputi: (1) fungsi menyatakan, (2) fungsi menanyakan, (3) fungsi menyuruh, (4) fungsi meminta maaf, dan (5) fungsi mengkritik. Temuan ini memperkaya kajian sosiopragmatik bahasa daerah sekaligus mendukung pelestarian kearifan lokal Batak Toba di tengah dinamika dan pengaruh perkembangan bahasa yang semakin pesat.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR PADA SISWA KELAS VII C MTS LABORATORIUM UIN STS JAMBI Necia Uci Chayani; Eddy Pahar Harahap; Akhyaruddin Akhyaruddin
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 5 Number 1 February 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v5i1.47602

Abstract

The purpose of this study was to describe the effectiveness of using a project-based learning model in writing procedure texts for students in class VII C MTS Laboratorium UIN STS Jambi. The method used in this research is quantitative, with an experimental research type. Data analysis techniques use descriptive and inferential statistics. The results showed that there was a significant difference between the pretest and posttest results in writing student procedure texts, where the value of less than the significance of the t-test obtained was 0.00 <0.05. This proves that the project-based learning model is effective in learning to write procedure texts.
MAKNA SIMBOLIK TRADISI LISAN DALAM ADAT ISTIADAT PERKAWINAN MASYARAKAT MELAYU Amelia Agustina; Akhyaruddin Akhyaruddin; Ade Bayu Saputra; Andiopenta Purba
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 7 Number 1 February 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v0i0.82610

Abstract

customs in Tanjung Jabung Timur Regency, Indonesia. This study used a qualitative method with a literature review. The main source of data is the book Adat Istiadat Perkawinan dan Hukum Adat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Marriage Customs and Local Customary Law in Tanjung Jabung Timur Regency) by Effendi (2018), which contains documentation of traditional marriage Seloko. Data analysis was conducted using Roland Barthes' semiotic theory through the stages of signifier, signified, denotative meaning, and connotative meaning. The validity of the data was strengthened through source and technique triangulation by confirming with local customary institutions. The results of the study show that seloko in the traditional marriage procession contains various symbolic meanings related to responsibility, family honor, deliberation, ethics in household management, wisdom, solidarity, and respect for parents. Each stage of the tradition, from merisik to hari labuh, contains seloko that reinforces cultural messages and strengthens the identity of the Malay community. This study confirms that seloko is not merely an oral tradition but also a representation of local wisdom that is still relevant to the community’s social life.
REDUPLIKASI BAHASA MELAYU JAMBI DI DESA KARMEO KECAMATAN BATIN XXIV KABUPATEN BATANGHARI Roni Apriadi; Kamaruddin Kamaruddin; Akhyaruddin Akhyaruddin
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 4 Number 2 June 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v4i2.44640

Abstract

Reduplication of Jambi Malay in Karmeo Village, Batin XXIV District, Batanghari Regency. The purpose of this study is to describe the use of reduplication or repeated words in Karmeo Village from three aspects: form, process, and meaning. The data in this study are in the form of informants' utterances, which can be found in Karme Village. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques used recording techniques, involvement-free listening techniques, and note-taking techniques. The data analysis technique uses the Miles and Huberman model technique. The results of this study found that there were four forms of reduplication: (1) whole reduplication, (2) partial reduplication, (3) incremental reduplication, and (4) reduplication with phoneme variations. This study also found five reduplication processes and 10 reduplication meanings in Jambi Malay in Karmeo Village, Batin XXIV District, Batanghari Regency.
STRUKTUR TEKS EKSPLANASI DALAM BUKU BAHASA INDONESIA KELAS VIII TERBITAN KEMENDIKBUD EDISI REVISI 2017 Nadia Vitaloka; Akhyaruddin Akhyaruddin; Andiopenta Purba
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 5 Number 1 February 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v5i1.48112

Abstract

The purpose of this study is to describe the linguistic structure of the explanatory text in the Indonesian language book for Class VIII published by the Ministry of Education and Culture Revised Edition 2017. This research is a qualitative descriptive research. This research data is in the form of descriptions of words, sentences and paragraphs narrated after an in-depth analysis process. The data collection techniques were literature study and documentation study. In this study, the researcher used data analysis with stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that the explanatory texts of Prince Diponegoro, Development of Bandung Regency, Energy Flow, and Fossil Formation completely fulfilled the three parts of the explanatory text structure consisting of general statements, sequence of events and reviews.
IMPLIKATUR PERCAKAPAN PADA FILM MIRACLE IN CELL NO. 7 KARYA HANUNG BRAMANTYO Wanti Wanti; Akhyaruddin Akhyaruddin; Arum Gati Ningsih
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 5 Number 1 February 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v5i1.48339

Abstract

This research aims to describe the pragmatic implications contained in the film Miracle in Cell No. 7 by Hanung Bramantyo. The method used in this research is descriptive with a qualitative approach. The data source for this research is the film Miracle in Cell No. 7 by Hanung Bramantyo. The data analysis used descriptive analysis. The results of this study are 22 conversational data points containing conversational implications in the film Miracle in Cell No. 7 by Hanung Bramantyo, namely pragmatic implications of ordering, teaching, refusing, requesting, reminding, and informing facts. The results of this study can be used as a reference source for how to speak well in everyday life.
KEMAMPUAN MENULIS PERSUASI MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SISWA KELAS VIII SMPN 14 KOTA JAMBI Sena Febrianti; Agus Setyonegoro; Priyanto Priyanto; Andiopenta Purba; Akhyaruddin Akhyaruddin
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 5 Number 1 February 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v5i1.50406

Abstract

This study aims to describe the ability to write persuasion using image media in class VIII students of SMPN 14 Jambi City using a quantitative descriptive approach. The number of subjects in this study was 31, namely class VIII A. The data research instrument in this study was a performance test for writing persuasive text. Assessment in writing persuasive text is based on the structure and linguistic rules, namely the existence of a series of arguments, facts, invitations, and the use of argumentative conjunctions. Furthermore, students write persuasive texts using image media. Data analysis in this study is the work of students who are examined by two assessors, namely teachers and researchers. The results of this study show that the ability to write persuasive texts using image media of class VIII A students in the aspect of writing a series of arguments gets an average score of 77, the ability to write facts gets an average score of 73.5, writing invitations gets an average score of 74.8, and the ability to use linguistic rules gets an average score of 75.4.
Co-Authors Abdul Mujib Ade Bayu Saputra Adinda Larasati Adiopenta Puba Adiyadmo, Dimas Anugrah Ageza Agusti Ageza Agusti Agus Setyonegoro Akbar, Oky Albertus Sinaga Amelia Agustina Aminah Ramalia Andiopenta Andiopenta Andiopenta P Andiopenta Purba Andiopenta Purba Andiopenta, Andiopenta Aprilia Rizky Maharani Ardiawan, Deni Ardiyani, Melda Ayie Zahara, Aisyah Deri Rachmad Pratama, Deri Rachmad Devi Crisnawati Simamora Diyah Setiti Dudu Mawarida Sembiring Eddy P Harahap Eddy Pahar Harahap Eddy Pahar Harahap Farah Ayuni Farah Ridhyalira Fitria, Aulia Gani Ismail Aqso Gati Ningsih, Arum Gilang Ramadhan Gusbella, Phara Handayani Eka Widiyarti Harap, Eddy Pahar Hary Soedarto Harjono Hedrianti, Kasmi Herman Budiyono Herman Budiyono Hilman Yusra Imam Suwardi Wibowo Isti Wahyuningsih Kamaruddin Kamaruddin Kamarudin Kamarudin Kamarudin Kamarudin Kamila, Nurina Kapidin, Erika Nurmalia Khalid, Kartini Aboo Talib @ Kiki Oktaviana Larlen LARLEN LARLEN Larlen Larlen Legianingsih, Legianingsih Lini, Saplini Lusia Oktri Wini Maharani, Faiga Aulia Malvin Ardiansyah Arbi Mila Martina Muda, Janitra Sastra Mufidah Umaroh Mujiyono Wiryotinoyo Muntaha, Afif Nadia Vitaloka Necia Uci Chayani Ningsih, Arum Gati Ningsih, Arum Gati Nisa, Afrillia Nur Hidayat Nuraini Oktavia Nurfadilah Nurfadilah Nurita Hasmalani Oktri Wini, Lusia Oky Akbar P, Andiopenta Panjatan, Vera Sari Penta Purba, Andio Permana, Putia R Priyanto Priyanto Priyanto Purba, Andiopenta Purba Putri Maharani Putri, Pijariani Mutiara R. Imam Suwardi Wibobo Rachmahtika, Rachmahtika Rahmadani, Laila Despi Rahmawati, Rahmawati Ramadanti, Sintia Rasdawita Roni Apriadi Rusnanee samaeng Rustam Rustam Salsabilla, Junifa Saputra Saputra Saputra, Ade Bayu Sefryna, Eka Sena Febrianti Simanjuntak, Yerlina Simarmata, Dicky Anthony Yohannes Simarmata, Feronika Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang Soedarto, Harry Sophia Rahmawati Wahyu Kurniawan Wahyuni, Suci Sri Wanti Wanti Wibowo, R. Imam Suwardi Wilyanti, Liza Septa Wini, Lusia Oktri Yuliyanti, Eva Yusra D Yusra D Yusra D. Yusra Dewi Zalfa Shallya Faudry Zulfatul Maula Zusandra, Chitra Mislina