Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : SAINSMAT

Seleksi Bakteri Antagonis Asal Rizosfer Tanaman Cabai (Capsicum sp) untuk Menekan Penyakit Layu Fusarium secara in vitro Karim, Hilda; Arifin, Arifah Novia; Suryani, A. Irma
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 2 (2016): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.737 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat5232432016

Abstract

Tanaman cabai (Capsicum sp) merupakan salah satu komiditi yang memiliki nilai ekonomi tinggi yang rentan terserang penyakit layu yang disebabkan oleh cendawan F.o f.sp capsici . Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh cendawan F.o f.sp capsici penyebab penyakit layu pada tanaman cabai yang sakit, untuk memperoleh isolat bakteri antagonis yang mampu menghambat perkembangan cendawan F.o f.sp capsici dan untuk mengetahui keefektifan bakteri antagonis dalam menghambat perkembangan cendawan F.o f.sp capsici penyebab layu pada tanaman cabai. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biologi FMIPA UNM. Penelitian ini menggunnakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 9 perlakuan dan 3 kali ulangan. Analisis data menggunnakan ANOVA dan uji Duncan. Berdasarkan karakter morfologi secara makroskopis dan mikroskopis cendawan yang diisolasi dari tanaman Lombok yang sakit adalah Fusarium oxysporum f.sp capsici . Isolat bakteri antagonis terbaik menghambat pertumbuhan F.o f.sp capsici secara in vitro yaitu  Bacillus sp  81,0% .Kata kunci: Bakteri antagonis,  F.o  f.sp capsici, Tanaman Cabai.ABSTRACTChili Plants (Capsicum sp) is one commodity that has high economic value susceptible to wilt disease caused by fungus F.o f.sp capsici. The aim of this research is to obtain fungus Fo f cap capsici cause wilt disease in chilli plant that is sick, to obtain isolate of antagonistic bacteria that able to inhibit fungus development fosp capsici and to know effectiveness of antagonistic bacteria in inhibiting fungus development fosp capsici cause of wilting on pepper plant. This research was conducted in Biology Laboratory of FMIPA UNM. This research used Completely Randomized Design (RAL) with 9 treatments and 3 replications. Analyze data using ANOVA and Duncan test. Based on the morphological character of macroscopic and microscopic fungi isolated from the sick Lombok plant is Fusarium oxysporum f.sp capsici. The best antagonistic bacterial isolates inhibited the growth of F.o f.sp capsici in vitro Bacillus sp 81.0%.Key words: Bacterial antagonists, F.o f.sp capsici and Chili Plants.
Pengaruh Jenis Pelarut terhadap Kandungan Senyawa Metabolit Sekunder Klika Kayu Jawa (Lannea coromendelica) Hartati, H.; B, Syamsuddin; Karim, Hilda
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.533 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat82107162019

Abstract

Kayu Jawa (Lannea coromendelica) merupakan tumbuhan yang tersebar di berbagai daerah dan memiliki potensi untuk dieksplorasi dalam pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi Kayu Jawa (Lannea coromendelica) dengan menentukan jenis pelarut dan cara ekstraksi terbaik dalam mengekstraksi kandungan senyawa metabolit sekunder klika Kayu Jawa (Lannea coromendelica). Ekstraksi di lakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etil asetat dan etanol 70% serta menggunakan sampel kering dan basah, sehingga di peroleh 4 macam ekstrak yaitu Ekstrak etanol 70% klika Kayu Jawa basah (KJBE70%), ekstrak etanol 70% klika Kayu Jawa kering (KJKE70%), ekstrak etil asetat klika Kayu Jawa kering (KJKEA), dan ekstrak klika Kayu Jawa basah (KJBEA). Senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada Kayu Jawa (Lannea coromendelica) adalah flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid. Ekstrak klika Kayu Jawa basah (KJBEA) memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder tertinggi sebanyak 3 senyawa yaitu flavonoid, saponin, dan tanin.
Kerusakan Morfologis Paru-Paru Mencit Akibat Pemberian Asam Kuat Dengan Konsentrasi Berbeda A. Mu'nisa Mu'nisa; Rachmawaty Rachmawaty; Halifah Pagrrah; Hilda Karim; Theodorus K. Tokan
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 11, No 2 (2022): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat112330222022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerusakan morfologi paru-paru pada mencit (Mus musculus) dengan pemberian berbagai asam kuat secara inhalasi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah berbagai asam kuat (HCl 37%, H2SO4 50%, dan HNO3 50%) sedangkan variabel terikatnya adalah kerusakan morfologi paru-paru mencit. Subjek penelitian ini adalah mencit jantan dan betina sebanyak 8 ekor dengan umur 2 bulan yang di bagi menjadi 4 kelompok perlakuan yang masing-masing kelompok terdiri atas 2 ekor mencit, yaitu kelompok kontrol, kelompok perlakuan dengan pemberian asam klorida (HCl) 37%, kelompok perlakuan dengan pemberian asam sulfat (H2SO4) 50%, dan kelompok perlakuan dengan pemberian asam nitrat (HNO3) 50%. Asam kuat diberikan secara bersamaan dengan pemberian pakan standar dan air minum secara ad libitium. Setelah 10 hari masa perlakuan mencit (Mus musculus) dieutinasi dan dilakukan pembedahan untuk mengamati morfologi paru-paru yaitu warna, berat, dan bentuk paru-paru. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian asam kuat merusak morfologi paru-paru mencit dan morfologi paru-paru paling rusak pada pemberian asam nitrat (HNO3) 50%.Kata Kunci: Asam Kuat, Paru-Paru, Mencit (Mus musculus).
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Indigenous Potensial Pendegradasi Isoprofilamina Glifosat dari Lahan Budidaya Bawang Merah di Kabupaten Enrekang Hilda Karim; Sahribulan Sahribulan; Muhammad Junda; Norna Norna
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 12, No 2 (2023): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat122521492023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bakteri yang terdapat pada tanah yang terpapar pestisida berbahan aktif Isopropilamina Glifosat dengan melakukan karakterisasi bakteri secara morfologi, dan fisiologi. Sampel tanah diambil dari perkebunan bawang merah di Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang. Metode pada penelitian ini yaitu dengan mengisolasi sampel tanah pada kedalaman 10 cm dan 20 cm, isolat bakteri yang ditemukan kemudian dikelompokkan berdasarkan karakter morfologi dan fisiologi isolat yang ditemukan. Pada tahap isolasi diberi perlakuan pestisida dengan konsentrasi 10 ppm, 20 ppm dan 30 ppm. Hasil penelitian pada tanah kedalaman 10 cm ditemukan bakteri dari genus Pantoea dan Clostridium. Pada konsentrasi 10 ppm diperoleh 2 isolat, konsentrasi 20 ppm diperoleh 2 isolat dan konsentrasi 30 ppm ditemukan 1 isolat. Sedangkan pada kedalaman 20 cm ditemukan bakteri dari genus Pantoea, Clostridium, Pseudomonas, dan Erwinia. Pada konsetrasi 10 ppm ditemukan 4 isolat, konsentrasi 20 ppm 2 isolat dan konsentrasi 30 ppm ditemukan 1 isolat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genus Pantoea, Clostridium, Pseudomonas, dan Erwinia, mampu bertahan hidup pada tanah yang terpapar pestisida.
Co-Authors A. Bida Purnamasari A. Irma Suryani A. Mu'nisa Mu'nisa Abd Muis Adawiyah, Rhidoyatul Adnan Adnan Adnan Adnan Ahmad Fudhail  Majid Aldi, Suhardi Alfiqi Dwiva Annisi Alimuddin Ali Alimuddin Ali Almi Abdila Andi Asmawati Andi Asmawati Azis Andi Asmawati Azis Andi Bida Purnamasari Andi Faridah Arsal Andi Faridah Arsal Andi Mu’nisa Arifah Novia Arifin, Arifah Novia Arifin, Arifah Novia Arifuddin, Nur Ummu Pratiwi Arsad Bahri Arsal , Andi Faridah Arsal, Andi Siti Fatmah Asham Bin Jamaluddin Ayub, Nurfitrah Aulia B, Sahrul B, Syamsuddin Dian Ramadhani Elsa Fitratul Insaniah Rusli Fuad, Ainul H. Hartati Hala, Yusmina Halifah Pagarra Halifah Pagrrah Hartati Hartati Hartati Hartati, H. Hartono Hartono Hartono Hasja, Aulia Diar Hasriani Hasriani Hasrin, Sri Wahyuni Herlina Rante Idris, Irma Suryani Inayah, Faidhul Ismail . Ismail Ismail Ismail Ismail Istiqamah, I. Lodang, Hamka Maru , Rosmini Muhammad Habil Ahmad Muhammad Junda Muharam, Hariyadi Muhiddin Palennari Muliana Nani Kurnia, Nani Nasrul Nasrul Norna Norna Norna Norna Nur Afni Khaer Fatah Nur Agustin Nur Aini Nur Azizah Amaliah Nur, Medar M Nurasmiati Nurasmiati Nurfadhilah Mujaahidah Ahmad , Siti Nurfadilah Nurfadilah Nurhadi, Muhammad Nurhayati B Nurhayati B Nurhayati B Nurhayati Nurhayati Nurjannah Japarang Nursyahida A Nurul Anisa Oslan Jumadi Patongai, Dian Dwi Putri Ulan Sari Rachmawaty Rachmawaty, Rachmawaty Rachmawaty, Rachmawaty Rahma Musyawarah, Rahma Ramly, Zakia Asrifah Rasul, Mat Rhidoyatul Adawiyah Risma Syam Ristiana, Evi Rosmini Maru Sadriani, Andi Sahribulan Sahribulan Sahribulan Sahribulan Sahribulan, Sahribulan Saparuddin Saparuddin Saparuddin Saparuddin Sirumba Sondok Sondok, Sirumba St. Fatmah Hiola St. Satiah, St. Satiah Sumarni Sumarni Sumiati Side Suryani, A. Irma Sutarni, Sutarni Syahdan, Ulil Ardi Syamsiah Syamsiah, Syamsiah Syamsu, Andi Mu'nisa Syamsuddin B Syifa Fauzia, Syifa Taslim, Andi Irga Satrawati Taufiqah, Afra Theodorus K. Tokan Warida Hafni Yusminah Hala Yusnaeni Yusuf Yusnaeni Yusuf Yusuf, Yusnaeni