Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Deskriptif Pencetus Terjadinya Kejadian Asma Pada Pasien Di Rumah Sakit Cut Meutia Aceh Utara Ikhsan, Muhammad; Khairunnisa, Cut; Herlina, Nina
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i3.3615

Abstract

Asma merupakan penyakit kronis paru yang tidak menular dan menyerang individu dari segala usia. Asma menyebabkan peradangan kronik pada saluran pernafasan, akibatnya terjadi penyempitan saluran nafas akibat hiperaktivitas bronkus sehingga timbul gejala episodik berupa mengi, sesak nafas, dada menjadi terasa berat, dan batuk. Asma merupakan penyakit kronis yang menjadi perhatian dunia terutama di negara berkembang. Pada tahun 2019 terdapat 262 juta kasus asma tercatat di dunia dan menyebabkan 455.000 kematian. Data kementerian kesehatan tahun 2020 juga menyebutkan jumlah penderita asma di Indonesia sebanyak 12 juta kasus, Aceh menduduki posisi ke-22 jumlah penderita asma, yang terjadi pada penduduk semua umur. Faktor pencetus terjadinya kejadian asma merupakan hal yang penting dikarenakan berperan dalam timbulnya asma. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor pencetus terjadinya kejadian asma pada pasien di Rumah Sakt Cut Meutia Aceh Utara tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode cross sectional dengan melakukan wawancara secara langsung terhadap 67 sampel yang berusia >18 tahun yang diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar pasien yang didiagnosis asma berusia 36-45 tahun yang termasuk pada kelompok dewasa akhir, berjenis kelamin perempuan, memiliki latar belakang pendidikan SMA, bekerja di sektor pertanian, dan faktor pencetus tertinggi adalah paparan pestisida.
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Melakukan Triase Metode Start Pada Relawan Bencana Lhokseumawe Hanifah, Siti; Rizka, Adi; Khairunnisa, Cut
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i1.4093

Abstract

Seorang relawan harus sigap dalam melakukan pertolongan pertama kepada korban bencana sebelum dikirimkan ke pelayan kesehatan. Bentuk pertolongan pertama yang dilakukan oleh relawan di lapangan adalah dengan melakukan triase. Triase sering digunakan dalam kejadian bencana adalah triase metode START (Simple Triage and Rapid Treatment). Triase metode START sistem pengurutan yang sederhana dan mudah digunakan atau diterapkan dalam pemilihannya dengan menggunakan warna merah, hijau, kuning dan hitam. Kota Lhokseumawe merupakan daerah yang rawan bencana karena secara geografis kota ini merupakan daerah pesisir. Hal ini didukung dengan letak geografis Aceh yang dianggap sebagai ring of fire di Samudera Pasifik yang menjadikan Aceh dan daratannya sebagai pusat gempa dan tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap melakukan triase metode START pada relawan bencana di Kota Lhokseumawe tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden yang diperoleh dari total sampling. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan relawan tentang triase metode START dalam kategori baik, yaitu sebanyak 63 orang (78,8%), sedangkan hasil penelitian sikap relawan tentang triase metode START dalam kategori positif, yaitu sebanyak 49 orang (61,3%). Hasil uji penelitian menggunakan chi square didapatkan p value
Model Kampanye Kesehatan Tuberkulosis: Kolaborasi Akademik dan Lembaga Pemasyarakatan untuk Pencegahan TB di Lapas Kelas IIA Lhokseumawe Wahyuni, Hendra; Ikhsan, Maulana; Khairunnisa, Cut; Hurairah, Abi; Fitriadi, Muhammad Yadi
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25366

Abstract

Warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) merupakan kelompok yang sangat rentan untuk terinfeksi tuberkulosis, mengingat mereka tinggal di tempat dengan kepadatan manusia yang sangat tinggi. Lapas Kota Lhokseumawe menyebutkan terjadi peningkatan kasus tuberkulosis sebesar 13 kali lipat dari tahun 2022 hingga 2023. Tingginya kasus TB di lapas disebabkan oleh kepadatan penghuni, penyakit komorbid, perokok dan riwayat kontak dengan pasien TB serta masih rendahnya pengetahuan warga binaan terhadap upaya pencegahan penularan TB dan ketidaktahuan akan gejala awal dari infeksi tuberkulosis. Oleh karena itu, pada kegiatan pengabdian ini akan dilakukan kampanye tentang tuberkulosis melalui kolaborasi akademik dan Lapas. Bentuk kegiatan yang dilakukan berupa skrining, pelatihan dan pembinaan terhadap warga binaan tentang pencegahan dan deteksi dini tuberkulosis. Pada akhir kegiatan pengabdian diperoleh hasil 4 orang warga binaan positif menderita tuberkulosis dan terdapat peningkatan pengetahuan pada warga binaan tentang tuberkulosis baik upaya pencegahan, gejala yang timbul, upaya pengobatan dan tatacara deteksi dini tuberkulosis. Berdasarkan uji statistik menunjukkan bahwa intervensi edukasi kesehatan yang diberikan memiliki pengaruh dalam meningkatkan pengetahuan pada warga binaan.
Co-Authors Abi Fauzan Pulungan Adi Rizka Adi Rizka Afif Ananta Damar Afifah Salsabila Yasli Agus Dwi Cahya Ahmad Dzaki Muttaqin Al Muqsith Al-Muqsith Amirah Amirah Amri Amri Amriviana, Mazaya P. Andi Saputra Anindya Tsabitah Prayudi Aprillya, Asri Aryandi Darwis Asmaul Husna, Cut Atika Fadhilla Aulia Rahman Baluqia Iskandar Putri Chika Nihaayah Elzan Cut Asmaul Husna Cut Nadiya Kalasta Cut Ridha Sonia Cut Sidrah Nadira Cut Sidrah Nadira Dea Anjelia Nisa Br.Ginting Elfrida Santy Purba Elsa Nur Salsabila Epsilandri Septyarini Fachry Firdaus Farasha, Diana Finaldi Aziro Adha Fitriadi, Muhammad Yadi Ghinanda, Refi Syifa Gress Bancin Hurairah, Abi Ikhsan, Maulana Izzati Nafisah Jihan Haura Julia Fitriany Juwita Sahputri Juwita Sahputri Kania Wiritanaya Munthe Karenza Dongoran Kenedi, Tasya Eka Putri Kharimah, Akhlakul Kurnia, Deki Kusuma Chandra Kirana Leni Maulinda, Leni Luqman Abdillah Jundana M. Fikri Fadli M. Hafizd Fadhri Mardiati Mardiati Mardiati Masriadi, Masriadi Maulana Ikhsan Maulina Debbyousha Mauliza Mauliza Mauliza Mauliza Mauliza Mauliza, Mauliza Meriatna Meriatna Meutia Maulina Mohd Zamre Mohd Zahir Muhammad Bayu Rizaldy Muhammad Dzaky Hanif Muhammad Farhan Muhammad Hatta Muhammad Ikhsan Muhammad Kautsar Muhammad Miftahuddin Simanjuntak Muhammad MT Muhammad Rizky Simanjuntak Muhammad Sayuti Muhammad Sayuti Mulyati Sri Rahayu Mulyawan, Rizka Muslim, Zahrawanda Ashfarina Mustika, Sukma Nadira, Cut Sidrah Natasya Dewanti Saputri NINA HERLINA Nina Herlina Nora Maulina Nora Maulina, Nora Noviana Zara Nur Fardian Nur Fardian, Nur Nurarafah Nya'Intan Faiza Oriza Rifki Ramadhan Pohan, Adli Kurniawan Purba, Elfrida Santy Putri Mellaratna, Wizar Rahmi Inayati Raida, Raidatul Aufa Rani Aprilita Refi Syifa Ghinanda Refi Syifa Ghinanda Ridhalul Ikhsan Rindi Maudhy May Bella Surbakti Ritonga, Fauzan Rizqi Rizka Sofia Rizka, Adi Sahputri, Juwita Salsabila, Islah Santri Windiani Sasongko, Teguh H. Septiani, Indriyana Shabrina Shabrina Shidqi, Hafizh Sidrah Nadira, Cut Siswandi, Afna Adelya Siti Hanifah Sri Wahyuni Suryati Suryati Susi Elvina Sari Teuku Yudi Afrizal Umri, Saskia Hadisti Utariningsih, Wheny Vera Novalia Vinny Shafanida Wahyuni, Hendra Wilda Fiola winda aprilia Windiani, Santri Wizar Putri Mellaratna Yati Nurhayati Yoanda Malika Putri Lubis Yuziani Yuziani Yuziani, Yuziani Zikra Ihtasya Annabila Zubir Zubir Zulfan