Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Tatanan Keluarga di Desa Cemparam Lama Kabupaten Bener Meriah Juandi Rizki Ilhami; Cut Khairunnisa; Nina Herlina
Inovasi Kesehatan Global Vol. 3 No. 2 (2026): Mei : Inovasi Kesehatan Global
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/ikg.v3i2.3088

Abstract

Clean and healthy living habits (PHBS) is the essence and human right to maintain the continuity of life. Clean and healthy living habits is a set of behaviors that are practiced on the basis of awareness as a result of learning, which makes a person, family, group or community able to help themselves (independently) in the health sector and play an active role in realizing public health. The impacts of families who do not practice PHBS are numerous, this problem comes from unhealthy behavior and environments. Clean and Healthy Living Behavior in Cemparam Lama Village, Bener Meriah Regency, based on the results of observations made by the Mesidah District Health Center, Bener Meriah Regency, in 2022 is 1.8%. The aim of this research is to see the description of clean and healthy living behavior in the household structure in Cemparam Lama Village, Mesidah District, Bener Meriah Regency. This type of research is purely descriptive which aims to see the description of clean and healthy living habits in the family structure in Cemparam Lama Village, Bener Meriah Regency. Results of this research were good knowledge of respondents with a percentage of 93.9%, positive attitudes of respondents with a percentage of 95.6%, and good actions of respondents with a percentage of 94. 7%. Conclusion of this research is that the majority of families in Cemparam Lama Village, Mesidah District, Bener Meriah Regency have a good description of characteristics, knowledge, attitudes and actions regarding Clean and Healthy Living Habits.  
Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Pada Masyarakat Gampong Reuleut Timu Muhammad Farhan; Cut Khairunnisa
Academica : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): Academica : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18373447

Abstract

Kasus kanker payudara di Indonesia meningkat setiap tahun dan banyak dialami oleh perempuan usia produktif. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai deteksi dini berkontribusi terhadap tingginya angka keterlambatan diagnosis dan meningkatnya risiko komplikasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membangun kesadaran dan meningkatkan pemahaman perempuan mengenai pentingnya pemeriksaan payudara sendiri sebagai langkah awal mendeteksi kanker payudara lebih cepat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode penyuluhan, demonstrasi, diskusi, kepada Masyarakat Gampong Reuleut Timu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta terkait langkah pemeriksaan, waktu pelaksanaan, serta tanda-tanda kelainan pada payudara. Peserta mampu melakukan pemeriksaan secara mandiri dan menunjukkan peningkatan kesadaran untuk menjaga kesehatan payudara melalui deteksi dini. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi terarah dan praktik langsung mampu meningkatkan kemampuan dan kepekaan perempuan terhadap kondisi tubuhnya, sehingga dapat menjadi upaya preventif untuk menurunkan risiko dan dampak kanker payudara di masa mendatang.
Model Kampanye Kesehatan Tuberkulosis: Kolaborasi Akademik dan Lembaga Pemasyarakatan untuk Pencegahan TB di Lapas Kelas IIA Lhokseumawe Hendra Wahyuni; Maulana Ikhsan; Cut Khairunnisa; Abi Hurairah; Muhammad Yadi Fitriadi
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25366

Abstract

Warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) merupakan kelompok yang sangat rentan untuk terinfeksi tuberkulosis, mengingat mereka tinggal di tempat dengan kepadatan manusia yang sangat tinggi. Lapas Kota Lhokseumawe menyebutkan terjadi peningkatan kasus tuberkulosis sebesar 13 kali lipat dari tahun 2022 hingga 2023. Tingginya kasus TB di lapas disebabkan oleh kepadatan penghuni, penyakit komorbid, perokok dan riwayat kontak dengan pasien TB serta masih rendahnya pengetahuan warga binaan terhadap upaya pencegahan penularan TB dan ketidaktahuan akan gejala awal dari infeksi tuberkulosis. Oleh karena itu, pada kegiatan pengabdian ini akan dilakukan kampanye tentang tuberkulosis melalui kolaborasi akademik dan Lapas. Bentuk kegiatan yang dilakukan berupa skrining, pelatihan dan pembinaan terhadap warga binaan tentang pencegahan dan deteksi dini tuberkulosis. Pada akhir kegiatan pengabdian diperoleh hasil 4 orang warga binaan positif menderita tuberkulosis dan terdapat peningkatan pengetahuan pada warga binaan tentang tuberkulosis baik upaya pencegahan, gejala yang timbul, upaya pengobatan dan tatacara deteksi dini tuberkulosis. Berdasarkan uji statistik menunjukkan bahwa intervensi edukasi kesehatan yang diberikan memiliki pengaruh dalam meningkatkan pengetahuan pada warga binaan.
Compositional Engineering of Chitosan–Potato Starch–Kaolin Biocomposites: Tuning Physicochemical Properties for Wound Dressing Applications Suryati Suryati; Rizka Mulyawan; Meriatna Meriatna; Cut Khairunnisa; Leni Maulinda; Fikri Hasfita
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v5i3.1001

Abstract

An investigation has been made to predict the effects of various Kaolin fillers with different concentrations from 4 to 10 percent on the properties of Chitosan and Potato Starch Bio-composite for wound dressing applications. The procedure was to prepare the chitosan and starch in equal proportions, apply the filler to the hydrogel, dry it, and characterize it. The characterizations of the synthesized bio-composite were its absorption percentage, mechanical test, presented functional groups, and antibacterial test. It was found out that the bio-composite with the highest swelling percentage 6% Kaolin, showed 128.65% swelling. Moreover, the highest percentage of bio-composite absorption was 65.62% with 8% Kaolin added. In addition to that, adding 4% Kaolin produced the highest tensile strength with the value of 75.6 MPa. Besides, the most significant elongation percentage was 151.60% in the addition of 4% Kaolin. Qualitatively, the synthesized bio-composites exhibited functional groups of OH, alkynes, and carboxylic acid. Finally, the bio-composite with Kaolin filler significantly performed in antibacterial activities.
Tinea Corporis pada Kondisi Pascabencana Banjir: Peran Kelembapan, Kebersihan Personal, dan Paparan Lingkungan Ahmad Azhari; Cut Khairunnisa
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/detector.v4i3.6853

Abstract

Tinea corporis is the most common form of dermatophytosis found in Asia, accounting for approximately 35.4 per cent of cases. Tinea can be transmitted both directly and indirectly. In order to infect a host, dermatophytes must be able to adhere to, penetrate the tissue, and survive under various host conditions, such as temperature and environment. Mrs J attended the outpatient clinic at the Kuta Makmur Community Health Centre complaining of itching on her body, particularly in the groin area, which had started two months previously and had worsened over the past four days. In the itchy areas, a red border was observed with a central area that was healing. Initially, the patches were merely itchy; two weeks later, the patient noticed patches appearing on her elbows, which subsequently spread to her shoulders and groin, becoming thicker and accompanied by scaling. The itching comes and goes and worsens when the patient sweats. To relieve the itching, the patient frequently scratches the affected areas but does not cause any breaks in the skin. These symptoms are disrupting the patient’s daily activities. On anogenital physical examination, a reddish patch measuring 8–10 cm was observed, with central healing and raised edges accompanied by fine scales.
Co-Authors Abi Fauzan Pulungan Abi Hurairah Adi Rizka Adi Rizka Afif Ananta Damar Afifah Salsabila Yasli Agus Dwi Cahya Ahmad Azhari Ahmad Dzaki Muttaqin Al Muqsith Al-Muqsith Almukarramah, Almukarramah Amirah Amirah Amri Amri Amriviana, Mazaya P. Andi Saputra Anindya Tsabitah Prayudi Aprillya, Asri Aryandi Darwis Asmaul Husna, Cut Atika Fadhilla Aulia Rahman Baluqia Iskandar Putri Chika Nihaayah Elzan Cut Asmaul Husna Cut Morina Zubainur Cut Nadiya Kalasta Cut Ridha Sonia Cut Sidrah Nadira Cut Sidrah Nadira Dea Anjelia Nisa Br.Ginting Elfrida Santy Purba Elsa Nur Salsabila Epsilandri Septyarini Fachry Firdaus Fikri Hasfita Finaldi Aziro Adha Ghinanda, Refi Syifa Gress Bancin Hendra Wahyuni Ibrahim Ibrahim Izzati Nafisah Jihan Haura Juandi Rizki Ilhami Julia Fitriany Juwita Sahputri Juwita Sahputri Kania Wiritanaya Munthe Karenza Dongoran Kenedi, Tasya Eka Putri Kharimah, Akhlakul Kurnia, Deki Kusuma Chandra Kirana Leni Maulinda Luqman Abdillah Jundana M. Fikri Fadli M. Hafizd Fadhri Mardiati Mardiati Mardiati Masriadi, Masriadi Maulana Ikhsan Maulana Ikhsan Maulina Debbyousha Mauliza Mauliza Mauliza Mauliza Mauliza Mauliza, Mauliza Meriatna Meriatna Meutia Maulina Mohd Zamre Mohd Zahir Muhammad Bayu Rizaldy Muhammad Dzaky Hanif Muhammad Farhan Muhammad Farhan Muhammad Hatta Muhammad Ikhsan Muhammad Kautsar Muhammad Miftahuddin Simanjuntak Muhammad MT Muhammad Rizky Simanjuntak Muhammad Sayuti Muhammad Sayuti Muhammad Yadi Fitriadi Muslim, Zahrawanda Ashfarina Mustika, Sukma Nadira, Cut Sidrah Natasya Dewanti Saputri NINA HERLINA Nina Herlina Nora Maulina Nora Maulina, Nora Noviana Zara Nur Fardian Nur Fardian, Nur Nurarafah Nurul Akmal Nya'Intan Faiza Oriza Rifki Ramadhan Pohan, Adli Kurniawan Purba, Elfrida Santy Putri Mellaratna, Wizar Rahayu, Sri Mulyati Rahmi Inayati Raida, Raidatul Aufa Rani Aprilita Refi Syifa Ghinanda Refi Syifa Ghinanda Ridhalul Ikhsan Rindi Maudhy May Bella Surbakti Ritonga, Fauzan Rizqi Rizka Mulyawan Rizka Sofia Rizka, Adi Sahputri, Juwita Salsabila, Islah Santri Windiani Sasongko, Teguh H. Septiani, Indriyana Shabrina Shabrina Shidqi, Hafizh Sidrah Nadira, Cut Siswandi, Afna Adelya Siti Hanifah Sri Wahyuni Suryati Suryati Susi Elvina Sari Teuku Yudi Afrizal Umri, Saskia Hadisti Utariningsih, Wheny Vera Novalia Vinny Shafanida Wahyuni, Hendra Wilda Fiola winda aprilia Windiani, Santri Wizar Putri Mellaratna Yati Nurhayati Yoanda Malika Putri Lubis Yuziani Yuziani Yuziani, Yuziani Zikra Ihtasya Annabila Zubir Zubir Zulfan