Pembelajaran elemen Gambar Teknik di SMKN 1 Lubuk Sikaping masih didominasi oleh metode konvensional (ceramah), yang membuat aktivitas peserta didik cenderung pasif dan kurang aktif. Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran Inquiry pada elemen Gambar Teknik siswa Kelas X di SMKN 1 Lubuk Sikaping. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi-eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X DPIB, yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas kontrol (menerapkan model konvensional) dan kelas eksperimen (menerapkan Model Inquiry). Data penelitian ini dikumpulkan melalui tes hasil belajar pretest dan posttest. Data yang sudah didapatkan dan dianalisis menggunakan uji-t (Independent Sample T-Test) dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan pada elemen Gambar Teknik antara siswa yang menerapkan model Inquiry dengan siswa yang menerapkan model konvensional. Dari uji N-Gain dan Uji Hipotesis tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inquiry efektif diterapkan. Hal ini dibuktikan oleh hasil belajar yang diperoleh signifikan dan untuk N-Gain nya berada pada kategori tinggi dengan tingkat keefektifan berada pada kategori efektif.