Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : The Health Researchers Journal

A Novel Dressing for Wound Care Based on Konjac Glucomannan Mashudi, Sugeng; T.N. Saifullah; Handoko, Lukman; Aldi Purnomo, Rochmad
The Health Researcher's Journal Vol. 1 No. 01 (2024): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wound management has become a crucial component of healthcare systems since wound healing continues to be a problem for the nursing sciences. One area that could provide novel methods for regenerative complementary nursing is konjac glucomannan. It is necessary to emphasize the significance when konjac glucomannan is incorporated into biomaterials, it may induce particular qualities that make the biomaterials more effective. They are appealing as wound dressing materials. In this review, we will talk about the first line of bioactive konjac glucomannan-based dressings that are often used in nursing practice. These include semipermeable films, hydrogel dressings, hydrocolloid dressings, alginate dressings, non-adherent contact layer dressings, and multilayer dressings. This review will also point out that there isn'tenough high-quality evidence and that more advanced trials need to be done because most current wound healing treatments don't work well, either structurally or functionally. Konjac glucomannan is a unique tool that can be used to help heal wounds. They can be made to closely resemble the natural processes that lead to tissue repair.
Pengaruh Faktor Pekerjaan  Terhadap  Tingkat  Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Tenaga Kerja di Sektor Pendidikan Handoko, Lukman; Natsir Amrullah, Haidar; wahyuningtyas, wahyuningtyas
The Health Researcher's Journal Vol. 1 No. 01 (2024): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musculoskeletal disorders (MSDs) are a musculoskeletal disorder characterized by an injury to the muscles, tendons, ligaments, nerves, joints, cartilage, bones or blood vessels of the hands, feet, head, neck or back. MSDs can be caused or exacerbated by work, work environment and work performance. Musculoskeletal Disorders (MSDs) are one of the most common occupational diseases, ranking second among all cases of occupational diseases, in Indonesia the prevalence of musculoskeletal problems is 7.3%. The purpose of this study is to determine the contributing factors to the development of musculoskeletal disorders (MSDs) among employees in the education sector. A cross-sectional design was employed as the research methodology, and the sample size consisted of fifty education sector employees. Direct observation, in-person interviews using questionnaires, as well as taking pictures and videos of the work, were the methods used to collect data. Binary logistic regression was used for data analysis in order to ascertain the association between MSDs and work-related variables such as manual lifting, repetitive motions, and body position. The findings of the study indicated that 48% of participants complained of MSDs in the upper body, and most employees had bad posture. The results of the binary logistic regression test indicate a significant
PENGUKURAN DAN EVALUASI RISIKO ERGONOMI BERDASARKAN SNI 9011:2021 SERTA PERANCANGAN ULANG STASIUN KERJA PADA PROSES GRINDING PERUSAHAAN SUKU CADANG OTOMOTIF Hidayat, Egyt Yusuf; Handoko, Lukman; Amrullah, Haidar Natsir
The Health Researcher's Journal Vol. 2 No. 3 (2025): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.00000/rpsq0g41

Abstract

Industri suku cadang otomotif merupakan salah satu sektor penting dalam manufaktur yang melibatkan banyak aktivitas fisik dan pekerjaan berulang. Salah satu proses yang berisiko tinggi terhadap gangguan otot rangka akibat kerja (GOTRAK) adalah pekerjaan menggerinda kampas rem (grinding) yang melibatkan postur kerja tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi potensi bahaya ergonomi berdasarkan SNI 9011:2021 serta merancang ulang stasiun kerja agar sesuai dengan data antropometri pekerja Indonesia. Metode yang digunakan mencakup survei keluhan GOTRAK, observasi postur kerja, pengisian daftar periksa ergonomi SNI 9011:2021, serta simulasi kerja menggunakan perangkat lunak CATIA. Hasil survei menunjukkan bahwa 100% pekerja mengalami keluhan, dengan tingkat keparahan sedang sebesar 38% dan tinggi sebesar 25%, khususnya pada bagian bahu, leher, punggung, tangan dan kaki. Penilaian awal menunjukkan total skor potensi bahaya sebesar 18 yang termasuk dalam kategori berbahaya. Redesain dilakukan dengan perbaikan teknis berupa penggantian mekanisme troli menjadi adjustable, serta pengaturan ulang dimensi meja kerja berdasarkan persentil ke-50 data antropometri. Kemudian dilakukan simulasi dan penilaian ulang, dimana skor bahaya turun menjadi 6 yang menunjukkan efektivitas tindakan pengendalian.
ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN BEBAN KERJA STATIS TERHADAP GEJALA CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PEGAWAI DINAS TENAGA KERJA KABUPATEN GRESIK Firdaus, Riza Rahma; Wiediartini; Handoko, Lukman; Raharjo, M Setyo Puji
The Health Researcher's Journal Vol. 2 No. 4 (2025): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.00000/5vb0ar77

Abstract

Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik dipimpin oleh Kepala Dinas dan memiliki empat bidang utama. Berdasarkan observasi awal, pegawai bekerja secara intensif dalam sehari di depan komputer dan menunjukkan gejala Carpal Tunnel Syndrome (CTS) yang diasumsikan murni berasal dari faktor pekerjaan setelah skrining riwayat medis. CTS merupakan gangguan saraf pada pergelangan tangan akibat tekanan pada nervus medianus yang ditandai nyeri, kesemutan, dan kelemahan tangan, terutama dialami oleh pengguna komputer dengan postur kerja tidak ergonomis dan gerakan berulang dalam durasi lama. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh karakteristik individu (jenis kelamin, usia, masa kerja) dan faktor pekerjaan (lama penggunaan komputer, tangan dominan, postur saat mengetik, frekuensi gerakan berulang) terhadap gejala CTS. Data dikumpulkan dari 35 responden menggunakan Boston Carpal Tunnel Questionnaire dan observasi lapangan, kemudian dianalisis dengan regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin (p-value = 0,001), usia (p-value = 0,001), lama penggunaan komputer (p-value = 0,041), postur tangan ketika mengetik (p-value = 0,018), dan frekuensi gerakan berulang (p-value = 0,01) berpengaruh signifikan terhadap gejala CTS, sementara masa kerja (p-value = 0,899) dan tangan dominan (p-value = 0,802) tidak. Rekomendasi mencakup kebijakan kerja baru, sosialisasi active stretching program, pemeriksaan kesehatan rutin, pengaturan kerja yang efektif, serta penggunaan wrist support apabila diperlukan.
Analisis Ergonomi Postur Kerja Pekerja Box Preparation Berdasarkan SNI 9011:2021 di Perusahaan Pengolahan Kelapa Sawit nanda, salma; Handoko, Lukman; Natsir Amrullah, Haidar
The Health Researcher's Journal Vol. 1 No. 04 (2024): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.00000/q0bx8p51

Abstract

Industri pengolahan kelapa sawit merupakan salah satu sektor utama perekonomian Indonesia. Seiring berkembangnya industri, tentu terdapat tantangan dalam meningkatkan efisiensi produksi dan memastikan kesejahteraan pekerja. Dalam hal ini aspek keselamatan dan kesehatan kerja perlu diperhatikan, salah satunya adalah aspek ergonomi. Pada pekerjaan box preparation ini pekerja bertugas untuk menyiapkan box, merakit box dan melakukan sealing box bagian bawah. Pekerjaan dilakukan secara berulang dengan posisi leher menekuk, rotasi lengan bawah secara cepat, gerakan lengan intensif, dan berdiri dalam jangka waktu yang lama. Berdasarkan hasil survei keluhan Gangguan Otot Rangka Akibat Kerja (GOTRAK) didapatkan hasil bahwa seluruh pekerja pernah mengalami rasa sakit/nyeri atau ketidaknyamanan akibat bekerja dengan tingkat risiko bahaya tinggi sebesar 19%. Tingkat risiko bagian tubuh paling tinggi adalah bagian tangan, kaki, pinggul, dan betis sehingga diperlukan adanya analisis ergonomi pada pekerjaan box preparation sesuai dengan SNI 9011:2021. Hasil dari analisis menunjukan bahwa pekerjaan box preparation berada pada kategori berbahaya dengan total skor sebesar 8. Diperlukan rekomendasi perbaikan dengan memberikan usulan perbaikan stasiun kerja yang disimulasikan menggunakan software CATIA. Rekomendasi usulan perbaikan stasiun kerja memiliki efektivitas untuk menurunkan total skor dari 8 (berbahaya) menjadi 6 (perlu dikaji lebih jauh dan diperbaiki).  
Co-Authors Abidin, Septa Prastiya Agung Nugroho Aldi Purnomo, Rochmad Alfiah, Agry Alma Lia Hakim Amrullah, Haidar Natsir Amrulloh, Haidar Natsir Andrian, Dedek Anggara, Dika Anitasar, Bestfy Apriyanto, Mulono Ari Setiawan Arief Subekti Arief Subekti Arninputranto, Wibowo Arsita Nuraini As'ad, Ihwana Aulia Nadia Rachmat Dardjito, Hanandyo Dewi Handayani Dewi Kurniasih Dewi Rizqi Maimunah Dhani, Mey Rohma Dianita Wardani Dika Anggara Dika Rahayu Widiana Djati, Anggoro Ludiro Egyt Yusuf Hidayat Eric Cantona, Maftuchan Eriek Wahyu Restu Widodo Faizatul Ummah Firdaus, Riza Rahma Gustirini , Ria gustirini, ria Haidar Natsir Amrulloh Hakim, Alma Lia Hidayat, Egyt Yusuf Imah Luluk Kusminah Indra Adi Ramana Indra Jaya Indri Santiasih Indriani, Ririn Indriyani Indriyani Indriyati, Citra Irma Kesaulya Khairas, Eri Ester Kusminah, Imah Luluk Lubis, Siti Rahmah Hidayatullah Mades Darul Khairansyah Mades Darul Khairansyah Mahfudzi, Imam Maimunah, Dewi Rizqi Mashudi, Sugeng Maula Nafi Maureen Alice Tuapattinaja Mey Rohmadhani Minarni Wartiningsih Mochamad Yusuf Santoso Mochammad Syamzidan Rabani Mohammad Basuki Rahmat Mohammad Basuki Rahmat, Mohammad Basuki Muhammad Nawawi Najirah Umar nanda, salma Natsir Amrullah, Haidar Noviani, Doris Nugroho, Agung Nur Wakhidatur Rochmawati Nurul Pujiastuti Nurul Pujiastuti Prulley Annette Uneputty Puspandari, Lusia Eni Putri, Nila Rizqiyah Hanik Maha Rabani, Mochammad Syamzidan Raharjo, M Setyo Puji Ramana, Indra Adi Rizky Abiyyanto, Naufal Rochmawati, Nur Wakhidatur Sara Haumahu Sheila, Sindy Yurisma Sindy Yurisma Sheila Sri Gunani Partiwi Sri Mulyani Sri Murlianti Sufiyanto, Mohammad Imam Sugiyatmi, Tri Astuti Sulistiya, Yossa Mahendra Sutiharni, Sutiharni T.N. Saifullah Tri Astuti Sugiyatmi Tri Martiana Trianto, Ryo Andika Urzais, Mazdra Wahyuningtyas, Wahyuningtyas Wiediartini Wiediartini Yuldashev, Azim Abdurakhmanovich Zahirah Alifia Maulida