Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN APLIKASI PANDUAN PENGGUNAAN PERALATAN GYM DENGAN PENDEKATAN GAMIFIKASI Defritama, Rafly; Rahandito, Irfan Dwi; Mario, Mario
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gimnasium merupakan sarana rekreasi publik yang dapat diakses melalui pendaftaran dan pembayaran keanggotaan. Tujuan dari sebuah gym adalah menyediakan ruangan beserta fasilitas untuk pengguna melakukan aktivitas olahraga. Namun karena variasi fasilitas tersebut, banyak pengguna mengalami kesulitan dalam memahami cara menggunakannya. Hal ini menyebabkan kerusakan pada fasilitas gym dan cedera kepada pengguna. Saat ini sudah banyak aplikasi yang membantu penggunanya dalam beraktivitas olahraga. Namun belum banyak aplikasi olahraga atau kesehatan yang dikembangkan dengan implementasi sistem gamifikasi. Salah satu tujuan dari mengimplementasikan sebuah aspek gamifikasi untuk mendorong sebuah kebiasaan yang baru kepada pengguna, sehingga dapat membantu dan memudahkan mereka untuk mencapai tujuan tertentu. Dengan begitu, target perancangan berupa gamifikasi pada aplikasi yang dapat membantu mengurangi cedera dalam penggunaan fasilitas gym. Proses perancangan aplikasi dan gamifikasi melibatkan penelitian terhadap permasalahan yang dialami oleh pengguna dan penanggung jawab fasilitas gym, pendalaman teori dalam mendesain sebuah aplikasi dan gamifikasi, serta referensi dari berbagai macam karya yang serupa untuk mencapai tujuan. Hasil akhir berupa desain dari aplikasi tersebut dan perancangan implementasi dari gamifikasi aplikasi. Kata kunci : gimnasium, panduan, aplikasi, peralatan gym, gamifikasi.
PERANCANGAN DESAIN KARAKTER PADA GAME OBESE RUNNER Primadi, Albert Yudi; Mario, Mario; Rahadianto, Irfan Dwi
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas telah menjadi permasalahan yang mendunia. Indonesia menjadi salah satu dari negara yang memiliki tingkat persentase remaja mengalami obesitas terbesar di Asia. Dengan adanya pandemi Covid-19, masyarakat menjadi sangat kurang beraktivitas. Ditambah dengan maraknya platform OFD (Online Food Delivery), tak heran obesitas merupakan penyakit yang sering dijumpai di masyarakat. Maka dari itu, dibutuhkan suatu kesadaran dari masyarakat agar dapat terhindar dari bahaya obesitas ini.. Dalam proses perancangan desain karakter ini, dilakukan proses pengumpulan data yang bersifat kualitatif untuk mendapatkan data sesuai dengan kebutuhan dari perancang sehingga terbentuklah desain karakter yang berhasil dirancang agar dapat dipakai sebagai aset visual untuk video game dan dapat menjadi media untuk memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai obesitas. Kata kunci: obesitas, online food delivery, desain karakter
MIE GACOAN'S CULINARY HEGEMONY IN MAKASSAR Amsal, Bahrul; Mario, Mario; Jusnawati, Jusnawati
Social Landscape Journal Vol 5, No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v5i3.66222

Abstract

This article reviews the culinary franchise Mie Gacoan in the city of Makassar. As a brand, Mie Gacoan has captured the attention of the people of Makassar, especially students, college students, and families. The spicy flavor and affordable prices make its outlets popular among many visitors. The appeal of Mie Gacoan is also evident from the long lines of visitors also highlight Mie Gacoan's appeal. The Mie Gacoan outlet in Makassar, despite its crowded customer base, boasts comfortable seating, internet access, and an Instagram-worthy ambiance, attracting young people who use it as a destination for selfies and social media engagement. Mie Gacoan's success has had an impact on the Makassar people's culinary culture. Market expansion, which establishes six outlets, signifies a form of hegemony aimed at influencing the public's consumption preferences. This article's research method employs a qualitative descriptive approach in the form of written narratives based on data collected through interview instruments. The conclusion of this article is that, first, Mie Gacoan's dominance in Makassar represents a form of culinary power that has the potential to shift the culinary preferences of the Makassar people, who are rich in traditional cuisine. The strategy is to provide cheap products, leverage influencers, and create viral content. Secondly, Mie Gacoan, as an affordable food offering, poses a threat to the diversity and richness of Makassar's local culinary scene.
PENGEMASAN, PELABELAN DAN PEMASARAN DIGITAL PADA KELOMPOK KULINER PONDOKAN KELANA Sandra, Evita; Deryanto, Deryanto; Afriyani, Dhea; Sukma, Dinny; Adistia, Firly; Mario, Mario; Sheng, Mao; Azroy, Muhammat; Rafiq, Muhammad; Putri, Septiana Yusnita; Wahyuni, Sri; Suseno, Tri Joko; Ramadhani, Viana Nurwidi
Jurnal Pengabdian, Pembelajaran dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (JP3EM) Vol 2 No 3: Juli 2025
Publisher : P3M STIE Pembangunan Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) are part of the important role in improving the country's economy. Along with the development of the increasing times, the quantity of the MSME sector also needs to be accompanied by improving the quality produced by increasing the competitiveness of products in the market, especially when viewed in terms of packaging, labelling and digital marketing. One of the micro businesses is the Kelana Pondok Culinary Group business which is located in the village of Penaga by producing lampam cakes. The problems faced by the Pondok Kelana Culinary Group business are that the packaging is still simple, unattractive product labels and product marketing that still covers certain areas and there is no product promotion. The purpose of this activity is to carry out packaging, labelling and digital marketing in the Pondokan Kelana Culinary Group business to increase the selling value of the products it produces. The realisation of problem solving faced by the Pondok Kelana Culinary Group business is to create social media accounts, update product packaging and labels, and promote lampam cake products on social media. The problem solving method used is by conducting training, socialisation and mentoring so that the Pondokan Kelana Culinary Group business is skilled and able to process, package, and market lampam cake products digitally. The results of this activity are in the form of updated packaging and product labels to be safer and more attractive, then the lampam cake business can be promoted on social media that has been created by the author for the Kelana Pondokan Culinary Group business in order to increase lampam cake sales and attract buyer interest.
Pendidikan Kemandirian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Tompobalang Kabupaten Gowa Barata, Muhammad Wibhysono Putra; Mario, Mario; Jusnawati, Jusnawati
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 5, Nomor 3 November 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v5i3.79374

Abstract

Tujuan penelitian ini yakni guna melihat (1) Bagaimana pendidikan kemandirian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Tompobalang (2) Apa faktor pendorong dan penghambat perubahan perilaku kemandirian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Tompobalang. Pendekatan kualitatif deskriptif ialah jenis penelitian yang dipergunakan dengan teknik pengambilan data yakni wawancara, observasi serta dokumentasi. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwasanya: (1) pendidikan kemandirian KPM dapat dicermati melalui aspek berikut; Pemahaman KPM terhadap tujuan dan manfaat PKH cukup baik, meskipun masih ditemukan sikap ketergantungan pada bantuan. Pada pendidikan formal, KPM dapat lebih mandiri memenuhi kebutuhan sekolah dan memperkuat kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi anak. Pada aspek kesehatan, nampak kesadaran bagi KPM untuk memanfaatkan layanan kesehatan meskipun masih terbatas, sebagian dipengaruhi oleh status komponen kesehatan dan efektivitas materi P2K2. (2) Faktor pendukung perubahan perilaku kemandirian KPM antara lain komunikasi efektif antara pendamping dan KPM, pelatihan dari Kemensos, dan koordinasi lintas sektor yang baik. Sementara faktor yang memghambat meliputi keterbatasan sumber daya, akses komunikasi, serta minimnya bantuan yang diterima. Perubahan perilaku pendidikan ini tentunya sangat ditentukan oleh pendidikan yang didapatkan melalui program PKH. Hal ini dapat dianalisis melalui teori perilaku terencana  yang dikemukakan oleh Icek Ajzen melalui tiga indicator berikut, yakni sikap KPM PKH terhadap program, norma subjektif yang diberikan pendamping PKH dan lingkunagan sekitar, serta kontrol terhadap perilaku KPM yang dapat mendorong perubahan perilaku kemandirian.
Rancangan Kesiapsiagaan Bencana di Lingkungan Sekolah Menengah Kamaruddin, Syamsu A.; Mario, Mario
PREDESTINASI Vol 18, No 2 (2025): 2 Desember: PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v18i2.81196

Abstract

Abstract: Rancangan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah menengah, dengan fokus pada aspek koordinasi, manajemen informasi, penggunaan sistem peringatan dini, serta pendidikan dan pelatihan. Kesiapsiagaan bencana di sekolah sangat penting untuk mengurangi risiko dan dampak bencana yang dapat mengancam keselamatan siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan menganalisis literatur terkait kesiapsiagaan bencana di sekolah, meliputi teori dan praktik mengenai koordinasi antar pihak, pengelolaan informasi bencana, serta penerapan sistem peringatan dini di lingkungan sekolah menengah. Metode studi pustaka ini melibatkan analisis mendalam terhadap berbagai sumber, seperti literatur akademik, laporan kebijakan, dan dokumen relevan lainnya, untuk mengidentifikasi elemen penting dalam perancangan kesiapsiagaan bencana di sekolah menengah. Pendekatan yang digunakan mencakup pengumpulan data sekunder dari buku, artikel ilmiah, dan dokumen resmi yang berhubungan dengan koordinasi, manajemen informasi, sistem peringatan dini, serta program pendidikan dan pelatihan. Informasi yang di dapat kemudian dianalisa dengan pendekatan kualitatif dengan mengidentifikasi pola, strategi,  rekomendasi yang relevan dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa koordinasi yang efisien antara pihak sekolah, pemerintah, dan lembaga terkait sangat penting untuk membangun sistem kesiapsiagaan yang efektif. Pengelolaan informasi yang cepat dan tepat menjadi faktor kunci dalam memastikan bahwa warga sekolah memahami langkah-langkah yang perlu diambil saat terjadi keadaan darurat. Pemanfaatan sistem peringatan dini yang terintegrasi, seperti perangkat komunikasi dan pelatihan rutin, dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapan warga sekolah dalam menghadapi bencana. Selain itu, pendidikan dan pelatihan yang terstruktur serta berkesinambungan bagi siswa, guru, dan staf sekolah terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam menghadapi bencana, sehingga dapat meminimalkan dampak kerugian yang terjadi Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Bencana , Lingkungan Sekolah.       
PEGUATAN KAPASITAS PEBELAJAR ENTERPRENERSHIP MELALUI PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLEGENCE BAGI PELAJAR SMA NEGERI 10 GOWA W. Suhaeb, Firdaus; Rijal, Muh; Mario, Mario; Tamrin, Sopian; Saifuddin, Saifuddin
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4857

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah membawa transformasi signifikan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk sektor pendidikan. AI menjadi instrumen strategis yang mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar melalui sistem pembelajaran adaptif, personalisasi materi, serta penyediaan akses informasi yang lebih cepat dan relevan. Kemajuan teknologi AI telah mengubah cara pendidikan disampaikan, dikelola, dan diakses oleh siswa dan pendidik. Dengan adanya AI, pendidikan menjadi lebih personal, adaptif, dan inovatif. Sehubungan dengan itu maka di pandang penting untuk siswa mengetahui pemanfaatan AI yang lebih maksimal guna mendukung proses pembelajaran. Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu 1) memperkenalkan kepada siswa macam-macam teknologi artificial intelligence dalam entrepreneurship,2)meningkatkan pengetahuan siswa dalam penggunaan artificial intelligence dalam meningkatkan kapasitas pembelajar yang mandiri, kritis, kreatif, inovatif dan partisipatif, 3) mengimplementasikan teknologi artificial intelligence dalam meningkatkan kapasitas pembelajar yang mandiri, kritis, kreatif, inovatif dan partisipatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengaplikasikan berbagai teknologi. Siswa tidak hanya memperoleh wawasan konseptual mengenai pentingnya sikap kreatif, inovatif, dan mandiri, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis memanfaatkan artificial intelligence (AI) sebagai media penunjang ide dalam pembelajaran dan ide kewirausahaan
Pelatihan Pemanfaatan Canva Sebagai Media Pembelajaran Untuk Guru Sekolah SD IT-AL-FAJAR AZHARI, IRFAN; Mario, Mario
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan Canva untuk guru sekolah dasar SD IT Alfajar Bandung bertujuan untuk membekali para pendidik dengan keterampilan desain grafis dasar yang dapat digunakan untuk memperkaya materi pembelajaran dan meningkatkan keterlibatan siswa. Canva, sebagai alat desain yang mudah digunakan, menawarkan berbagai fitur yang memungkinkan guru untuk menciptakan materi visual seperti poster, infografis, dan presentasi dengan cepat dan efisien. Pelatihan ini dilakukan melalui pendekatan praktis, di mana para guru diperkenalkan dengan antarmuka Canva, kemudian dilatih untuk membuat berbagai materi ajar yang sesuai dengan kurikulum dan kebutuhan siswa. Selain itu, para peserta juga didorong untuk memanfaatkan template dan elemen desain yang tersedia di Canva untuk menciptakan materi yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga mendukung pencapaian tujuan pembelajaran.Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan desain grafis dan kepercayaan diri para guru dalam menggunakan teknologi untuk mendukung pengajaran. Materi pembelajaran yang dihasilkan lebih variatif, interaktif, dan mampu menarik minat siswa, sehingga meningkatkan efektivitas proses belajar-mengajar. Meskipun beberapa tantangan, seperti keterbatasan waktu dan akses teknologi, masih ada, pelatihan ini memberikan landasan yang kuat bagi guru untuk terus mengembangkan keterampilan digital mereka dan berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan inspiratif.
Pengaruh Lokasi dan Promosi terhadap Minat Beli Konsumen di Kedai Berani Pedas Serang Suyatna, Riki Gana; Zahra, Amelia; Mario, Mario; Mildayani, Mildayani; Muhrimah, Neti; Mardiana, Sri Dian
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v4i3.2038

Abstract

Abstrak Penelitian ini tujuannya menganalisis sejauh mana lokasi usaha dan promosi memengaruhi minat beli konsumen di Kedai Berani Pedas Serang. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif, dengan pengumpulan data dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert 1-5 pada 78 responden. Jumlah sampel tersebut ditentukan dengan rumus Slovin dari total populasi sebanyak 350 konsumen. Teknik analisis data meliputi pengujian validitas dan reliabilitas instrumen, serta analisis regresi linier berganda yang diolah memanfaatkan perangkat lunak SPSS. Hasil pengujian reliabilitas menunjukkan bahwasanya seluruh instrumen penelitian memenuhi kriteria keandalan, ditunjukkan oleh nilai Cronbach’s Alpha pada masing-masing variabel yang melebihi batas 0,70. Pengujian asumsi klasik mengonfirmasi bahwa data berdistribusi normal, bebas dari gejala multikolinearitas, dan tidak menunjukkan adanya heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis secara parsial(t) membuktikan bahwa variabel lokasi dan promosi memberikan pengaruh positif dan signifikan pada minat beli konsumen. Lalu, hasil pengujian simultan(f) menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara bersamaan berpengaruh signifikan pada minat beli, dengan promosi sebagai faktor yang memiliki pengaruh lebih dominan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perbaikan lokasi usaha serta peningkatan efektivitas strategi promosi berperan penting dalam mendorong minat beli konsumen Kedai Berani Pedas Serang.
Analisis Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Lembaga Pendidikan Islam Sariyah, Sariyah; Mario, Mario; Hidayani, Selnistia
Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Vol 2 No 1 (2026): APRIL
Publisher : CV. Lentera Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58472/jmia.v2i1.234

Abstract

The development of information and communication technology has driven significant transformations in learning practices, including in Islamic educational institutions that have distinctive values and cultural characteristics. This study aims to examine the concept of educational technology utilization, analyze the quality of learning in Islamic educational institutions, and examine the effectiveness of educational technology in improving the quality of learning while remaining based on Islamic educational principles. The research method used is library research with a descriptive qualitative approach through analysis of books, national and international scientific journal articles, and other relevant documents. The results of the study show that the use of educational technology, which includes aspects of learning design, utilization, management, and assessment, can improve the effectiveness of learning, learning motivation, cognitive involvement of students, and the quality of academic services. However, its implementation still faces various challenges, such as infrastructure limitations, low technological competence of educators, resistance to change, and lack of managerial support. The novelty of this research lies in the analysis of the use of educational technology as a strategy to improve the quality of learning that is integrated with Islamic values and relevant to the perspective of educational psychology, particularly in the aspects of motivation, learning interaction, and learning experience.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adharamadinka, Muhammad Adistia, Firly Afriyani, Dhea Agung Danur Widyaputra, I Gusti Ahdi, Muhammad Aufil Ahmad Rusdi Aldrino, Aldrino Alvina Alvina Amirullah -, Amirullah Amsal, Bahrul Ananda, Ahmad Rafi Hanif Anggar Erdhina Adi Anggaraksa Wiprahutama, Farrel Anniza K, Nur Alia Ariandi, Syafina Zaskia Ariq, Muhammad Aris Rahmansyah Avidy, Robbyan Azhari, Irfan Azroy, Muhammat Banuaji, Salsabil Zharfa Barata, Muhammad Wibhysono Putra Bayuaji, Lalu Drasca Binekas, Nauval Boni Pahlanop Lapanporo Defritama, Rafly Deryanto, Deryanto Dwi Rahadianto, Irfan Falatehan, Falatehan Fauziyyah, Fakhirah Ferina, Mutiara Fida Oktavia, Alya Hadian Satria Utama Hairunisa, Nany Handini, Delvi Poppy Hani Dewi Ariessanti Hanifa Humaira, Amanda Hara Wikrama, Anak Agung Gde Hardiyanti, A. Hargiani, Fransisca Xaveria Haris, Andi Muhammad Arif HASNAWI HARIS, HASNAWI Hidayani, Selnistia Idrus, Idham Irwansyah Ilmy, Miftahul Imran Siswadi, Imran Irawan, Musfira Putri Irfan Dwi Rahadianto Ismail, Ashari Jumadi Jumadi Jusnawati, Jusnawati Kalandaraputra Keswani, Heykhal Kamaruddin, Syamsu A. Khalipty Shauma, Nakita Khayyira, Salsabila Winra Laksmi Maharani Lie Tanu Merijanti, Lie Tanu Mandra, Mohammad Ahsan S. Mardiana, Sri Dian Mashabi, Yasmine Mildayani, Mildayani Muh Nasrullah, Muh Muh Rijal, Muh Muhammad Aksha Wahda Muhammad Guntur, Muhammad Muhammad Luthfi Muhammad Rafiq Muhrimah, Neti Novalisa, Yoan Melliana Nurwijayanti Kusumaningrum Okolie, Ugo Chuks PB, Notopuro Permadi, Jibril Satrio Pratama, Muhammad Rifki Prima, Sylvia Rizky Primadi, Albert Yudi Primahana, Gian Pusparini Pusparini Putra Wansa, Rafif Rajendra Putri Manik, Angelina Putri, Septiana Yusnita Qatrunnada, Sekardilla Nur Aisyah Rahandito, Irfan Dwi Rahim, Hariashari Rahman, Luthfi Nur Ramadhani, Viana Nurwidi Ras, Atma Riki Gana Suyatna Riri Amandaria Riska Damayanti, Riska Rully Ayu Nirmalasari, Rully Ayu Rully Sumarlin Saifuddin Saifuddin Salwia, Salwia Samatha, Felisca Sandra, Evita Sariyah Sariyah, Sariyah Satrio, Annisa Salsabilla Azharia Sheng, Mao Sihombing, Stephanie Jessie Margaret Sri Wahyuni Suedi, Reski Suhaeb, Firdaus W. Sukma, Dinny Sunaniah Surjadi, Lily Marliany Suseno, Tri Joko Tampubolon, Naomi Oktavia Tamrin, Sopian Tiara Radinska Deanda Ulfa Utami Mappe Usman, Alwi Usra Usman, Musrayani Utami, Ayu Puspita Jurnalis W. Suhaeb, Firdaus Wachyu, Kyra Labiqa Wibisono Prayitno, Baihaqi Yanti, Diva Yohanes, Jonathan Zahra, Amelia