p-Index From 2021 - 2026
6.043
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Media Kesehatan Masyarakat Indonesia IPTEK Journal of Proceedings Series VISIKES CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Berkala Epidemiologi Mozaik Humaniora Folia Medica Indonesiana Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) The Indonesian Journal of Public Health Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Health Notions Jurnal Wiyata : Penelitian Sains dan Kesehatan Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Pharmed: Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Kesehatan Global Medical Technology and Public Health Journal Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ners Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service) Ministrate: Jurnal Birokrasi dan Pemerintahan Daerah Media Gizi Kesmas Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Public Health and Preventive Medicine Archive Berita Kedokteran Masyarakat Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference Jurnal Kesehatan Journal of Medical and Health Science Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK) Unnes Journal of Public Health Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Need Assessment Insfrastruktur Kesehatan Masyarakat Daerah Tertinggal di Jawa Timur Martini, Santi; Devy, Shrimarti R; Sudarmaji, Sudarmaji; Nadhiroh, Siti R; Nurmala, Ira; Hargono, Rahmat; Rahmayanti, Riris; Hidayat, Sho’im; Martiana, Tri; Rahman, Firman Suryadi
IPTEK Journal of Proceedings Series No 5 (2017): Simposium I Jaringan Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Infrastruktur Indonesia (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23546026.y2017i5.3182

Abstract

Pelaksanaan kegiatan Pro-sehat Daerah Tertinggal (DT) Universitas Airlangga tahap II tahun 2015 dilaksanakan melalui beberapa kegiatan, terdiri dari koordinasi tingkat kabupaten, koordinasi tingkat kecamatan atau puskesmas, pengembangan Tim pro-sehat DT di puskesmas, identifikasi masalah tingkat desa, penentuan prioritas masalah dan strategi penyelesaian masalah.  Dalam tata kelola kegiatan di tingkat pedesaan, peran kepala desa sangat penting karena kepala desa sangat menentukan berbagai kegiatan yang akan dilakukan di desa. Untuk itu perlu dilakukan advokasi sehingga program kesehatan dapat masuk sebagai agenda pembangunan desa. Advokasi tidak hanya pada tingkat desa, namun juga sampai pada tingkat kecamatan dan kabupaten sehingga kebijakan pembangunan kesehatan masyarakat di pedesaan akan mendapat dukungan politis dari pengampu kebijakan. Koordinasi ditingkat kabupaten, kecamatan dan desa dilakukan  melalui kunjungan dan sosialisasi. Selanjutnya dilakukan kegiatan utama yaitu  need assessment  dengan perwakilan kecamatan, kepala desa, serta puskesmas. Kegiatan need assessment  dilakukan secara kualitatif dengan berbagai metode sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di masing-masing kabupaten, yaitu : NGT (nominal grup technique),  wawancara mendalam dan Focus Group Discussion.  Hasil need assessment di empat Kabupaten tertinggal di Jawa Timur (Bangkalan, Sampang, Bondowoso dan Situbondo) menunjukkan bahwa air bersih menjadi masalah utama bagi warga yang tinggal di desa-desa terpilih.  Disamping air bersih, sanitasi dan akses ke pelayanan kesehatan (termasuk didalamnya ketersediaan, keberterimaan dan kualitas bidan) merupakan permasalahan kedua dan ketiga yang mendominasi di 4 kabupaten tersebut. Penyebab utama dari masalah air bersih adalah  dikarenakan faktor alam dan teknologi.  Faktor alam terkait dengan sumber air yang sedikit dan sulit dijangkau.  Faktor teknologi disini karena permasalahan yang sudah berlangsung lama belum juga diwujudkan solusinya dengan menggunakan teknologi tepat guna, seperti pipanisasi, penjernihan air, pendeteksian sumber air.
Gambaran Sarana Air Bersih dan Jamban Keluarga di Daerah Tertinggal Kabupaten Sampang R. Devy, Shrimarti; R. Nadhiroh, Siti; D. Rahmayanti, Riris; Martini, Santi
IPTEK Journal of Proceedings Series No 5 (2017): Simposium I Jaringan Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Infrastruktur Indonesia (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23546026.y2017i5.3023

Abstract

Salah satu kabupaten di Indonesia yang termasuk dalam daerah tertinggal adalah Kabupaten Sampang yang termasuk dalam wilayah Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Sampang merupakan salah satu kabupaten yang terdapat di Pulau Madura. Sejak tahun 2003 Kabupaten Sampang telah terbagi dalam 14 Kecamatan sebagaimana dijelaskan dalam Peraturan Daerah No. 2 Tahun 2003, tanggal 23 Juni 2003 tentang Pembentukan Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang dan Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2003 tanggal 23 Juni 2003 tentang Pembentukan Kecamatan Karangpenang Kabupaten Sampang. Angka harapan hidup (AHH) Kabupaten Sampang meningkat setiap tahunnya namun berjalan lambat. Selama periode 2007-2012, AHH Kabupaten Sampang meningkat sebesar 3.4 poin, yaitu 64.52 tahun. Meskipun meningkat, UHH Kabupaten Sampang masih jauh di bawah UHH nasional pada tahun 2013 sebesar 71 tahun dan standar UNDP 85 tahun. Selama periode 2008-2012, terjadi fluktuasi persentase rumah tangga yang terlayani air bersih di Kabupaten Sampang dengan kecenderungan meningkat. Persentase rumah tangga yang terlayani air bersih sebesar 69,34% pada akhir periode. Sementara itu, hasil pengumpulan data primer menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah mendapatkan akses untuk mendapatkan sumber air minum dari sumur terlindung. Untuk kepemilikan jamban, 70% responden mempunyai jamban sendiri, namun sebagian besar masih berupa jamban cemplung dan tempat pembuangan akhirnya langsung ke tanah.
Immune Dysregulation in Childhood Leprosy Flora Ramona Sigit Prakoeswa; Budi Prasetyo; Santi Martini; Hardyanto Soebono; Muhammad Yulianto Listiawan; Anang Endaryanto; Cita Rosita Sigit Prakoeswa
Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Vol. 15 No. 2 (2021): Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology
Publisher : Institute of Medico-legal Publications Pvt Ltd

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37506/ijfmt.v15i2.14725

Abstract

Leprosy is a chronic infection which is caused by Mycobacterium leprae. Leprosy has long been considereda complex disease, in which host and environmental characteristics are as important as the pathogen todetermine disease outcome. Leprosy is an excellent model for examining the immunoregulatory functions.Children are believed to be the most vulnerable group to leprosy infection due to their immature immunity.This review is aimed to summarize the findings of previous studies about immune dysregulation in childhoodleprosy. This study highlighted the plausible maternal-fetal connection which are related in immunedysregulation in childhood leprosy.
Nutritional Status and Blood Profile amongst Patient withChildand Maternal Leprosy in Endemic and Non-Endemic Area of Indonesia Flora Ramona Sigit Prakoeswa; Yohanes Aditya Adhi Satria; Budi Prasetyo; Santi Martini; Muhammad Yulianto Listiawan; Anang Endaryanto; Cita Rosita Sigit Prakoeswa
Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Vol. 15 No. 3 (2021): Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology
Publisher : Institute of Medico-legal Publications Pvt Ltd

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37506/ijfmt.v15i3.15761

Abstract

Leprosy remains endemic in several country, where the disease is still considered as a health burden. The development of the disease is determined by several factors, amongst which that play significant role are close household contact and impaired immunity. Maternal index case significantly associated with leprosy case in children and nutritional status plays a pivotal role in shaping the immune response against the bacteria Mycobacterium leprae. Thus, this paper aims to evaluatethe association between nutritional status and leprosy, especially in maternal and child leprosy. The study was conducted in Tuban, Indonesia. We foundsignificant difference in haemoglobin, red blood cells, and haematocrit levels in subject with maternal leprosy in the group of child without leprosy and leprous mother compared to the control group. The difference in haemoglobin and haematocrit level are also associated with child leprosy in the group of child with leprosy and mother with leprosy.In addition, although no significant association on BMI were observed, we found that the child whose mother contracted leprosy has a lower BMI compared to the other groups
HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DENGAN TEKANAN DARAH SISTOLIK DAN TEKANA DARAH DIASTOLIK PADA AWAK KAPAL DI WILAYAH KERJA KANTOR KESEHATAN PELABUHAN PALANGKARAYA Novvy Anggraenny; Santi Martini
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 4 No 2 (2020): Medical Technology and Public Health Journal September 2020
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v4i2.845

Abstract

Hipertensi dapat disebabakan oleh perilaku merokok. Jumlah konsumsi rokok di Indonesia merupakan yang terbanyak ketiga di seluruh dunia dan sekitar 225.700 orang yang telah meninggal diakibatkan penyakit karena konsumsi tembakau di tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku merokok dan tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik pada awak kapal diwilayah kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Palangkaraya bulan November 2018. Penelitian ini adalah penelitian jenis observasional analitik yang menggunakan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini menggunaka semua populasi awak kapal pada bulan November 2018 di kantor induk wilayah kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Palangkaraya. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menghitung nilai Prevalance Ratio. Hasil penelitian ini menyebutkan sebesar 77,80% subyek memiliki perilaku merokok, subyek yang mempunyai tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg adalah 20,3% dan subyek memiliki tekanan darah distolik ≥ 90 mmHg adalah 14,8 %. Hasil PR untuk perilaku merokok adalah 2,8; jumlah rokok yang dikonsumsi ≥11 batang/hari adalah 2,0; jumlah rokok 1-10 batang/hari adalah 4,0; hasil tersebut menyatakan ada hubungan antara perilaku merokok dengan tekanan darah sistolik. Hasil PR untuk perilaku merokok adalah 2,0, jumlah rokok yang dikonsumsi ≥11 batang/hari adalah 1,5; jumlah rokok 1-10 batang/hari adalah 2,6; hasil tersebut menyatakan ada hubungan antara perilaku merokok dengan tekanan darah distolik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perilaku merokok berhubungan dengan nilai tekanan darah sistolik dan tekanan darah distolik, perilku merokok berpotensi menigkatnya risiko memiliki tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg.
HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU PENCEGAHAN TERHADAP KEJADIAN MALARIA PADA IBU HAMIL Rensat Bastian Tino; Santi Martini; Chatarina UW; Atik Choirul Hidajah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.178 KB) | DOI: 10.33846/sf201610.74.09

Abstract

Infeksi malaria pada kehamilan merugikan ibu dan janin yang dikandungnya karena dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas ibu maupun janin. Data kematian ibu di Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2014, menunjukkan bahwa kematian ibu berdasarkan penyebab malaria berada pada urutan ke tiga. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh faktor perilaku pencegahan (pemakaian kelambu, pemasangan kawat kasa, penggunaan obat anti nyamuk dan kebiasaan berada di luar rumah pada malam hari) terhadap kejadian malaria pada ibu hamil di Kabupaten TTS. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan penelitian case control. Teknik pengambilan sampel menggunakan Multi Stage Sampling dengan besar sampel sebanyak 90 orang. Analisis data menggunakan analisis bivariabel. Hasil penelitian menunjukkan ibu hamil yang tidak menggunakan kelambu dan atau memiliki kebiasaan berada di luar rumah pada malam hari memiliki risiko yang lebih besar untuk terinfeksi malaria di Kabupaten TTS p=0,000 (OR 8,389, 95% CI : 3,152-22,292) dan p : 0,010 (OR : 3,143, 95% CI : 1,300-7,599). Dengan demikian maka perlu adanya pemerataan, monitoring pemanfaatan dan pemeliharaan kelambu berinsektisida dan perlu mengidentifikasi potensi-potensi lokal yang dapat dijadikan sebagai media pengusir nyamuk dan dapat juga memanfaatkan tanaman-tanaman pengusir nyamuk, seperti zodia, selasih, geranium, suren, lavender, serai dan mimba. Kata Kunci: Malaria, Ibu Hamil, Perilaku, Pencegahan
Analisis Dampak Lockdown pada Polutan Udara Utama di Era Pandemi COVID-19: Literature Review Alchamdani Alchamdani; R Azizah; Lilis Sulistyorini; Santi Martini; Mohd Talib Latif
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12nk235

Abstract

Lockdown applied in big cities around the world as an effort to prevent the spreading of COVID-19. Lockdown has shown a major impact on the air quality. The decline of pollution happened because of the reduction of anthropogenic activities, especially in transportation and industry. This research method examines various articles about the impact of the COVID-19 lockdown on air quality and aims to describe changes in pollutants in the atmosphere. This study used several search engines (Scopus, Science direct, springer, PubMed, and google scholar). The results of the lockdown were proven to reduce the concentration of pollutants PM2.5 (21.8% - 39%), PM10 (22.9% - 75%), NO2 (54.3% - 96%), SO2 (7.6% - 215.5%), CO (35% - 64.8%). The decreasing NO2 concentration causes the O3 concentration to increasing (15% - 525%) in the atmosphere. This is due to the limitation of titration process of O3 by NO especially in the urban areas. Limiting transportation activities and industrial activities can be one of the strategies for controlling COVID-19 and air pollution. The right source of pollution control will improve air quality and improve people's lives. Keywords: air quality; COVID-19; lockdown; major cities ABSTRAK Lockdown diterapkan di kota-kota besar di dunia sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Penguncian telah menunjukkan dampak besar pada kualitas udara. Penurunan pencemaran terjadi karena berkurangnya aktivitas antropogenik, terutama di bidang transportasi dan industri. Metode penelitian ini mengkaji berbagai artikel tentang dampak lockdown COVID-19 terhadap kualitas udara dan bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan polutan di atmosfer. Penelitian ini menggunakan beberapa mesin pencari (Scopus, Science direct, springer, PubMed, dan google scholar). Hasil lockdown terbukti menurunkan konsentrasi pencemar PM2.5 (21.8% - 39%), PM10 (22.9% - 75%), NO2 (54.3% - 96%), SO2 (7.6% - 215.5%), CO (35% - 64,8%). Penurunan konsentrasi NO2 menyebabkan peningkatan konsentrasi O3 (15% - 525%) di atmosfer. Hal ini dikarenakan keterbatasan proses titrasi O3 oleh NO khususnya di wilayah perkotaan. Pembatasan kegiatan transportasi dan kegiatan industri dapat menjadi salah satu strategi pengendalian COVID-19 dan pencemaran udara. Sumber pengendalian pencemaran yang tepat akan meningkatkan kualitas udara dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kata kunci: kualitas udara; COVID-19; lockdown; kota besar
Factors Influencing Decisionsto Conduct Early Detection of Cervical Cancer Sondang Sidabutar; Tjipto Suwandi; Santi Martini; Rachmat Hargono
Health Notions Vol 2, No 6 (2018): June
Publisher : Humanistic Network for Science and Technology (HNST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.086 KB) | DOI: 10.33846/hn.v2i6.210

Abstract

The Visual Inspection with Acetic Acid (VIA) is one of the methods to perform cervical cancer test by applying acetic acid. The huge number of cervical cancer cases in Indonesia has worsened because more than 80% of the cases that have been brought to hospitals were already in an advanced stage. The aim of the research is to analyse the variable influence: projection, self efficacy and intention toward the decision to perform early detection of cervical cancer with the VIA test. The research design was cross sectional. The population were women of childbearing age in Pematangsiantar and the samples size were 245 respondents selected by multistage random sampling. The variables were projection, self efficacy intention and decision. The statistical analysis was Structural Equation Modelling. The results of the study were: 1) self efficacy affects intention (p= 0.000), 2) projection affects intention (p= 0.000), 3) intention affects decision (p= 0.000). The models of projection, self efficacy and intention take effect on the decision to perform early detection of cervical cancer with the VIA. Keywords: Self efficacy, Intention, Decision, Visual Inspection with Acetic Acid
Determinants of Acute Respiratory Infections Among Child Under Five Years in Surabaya Citra Anggun Kinanthi; Hari Basuki Notobroto; Santi Martini
Health Notions Vol 2, No 3 (2018): March
Publisher : Humanistic Network for Science and Technology (HNST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.377 KB) | DOI: 10.33846/hn.v2i3.156

Abstract

Acute respiratory infection (ARI) are leading causes of mortality and morbidity in children under the age of five in developing countries. The incidence and prevalence of ARI are a great burden in low and middle-income countries in comparison to high income ARI. The main objective of the study was to identify determinants of acute respiratory infections among child under five years in Surabaya. This is a case-control study conducted in Public Health Center (Puskesmas) in Surabaya. Data were collected by interviewing community with 1: 1 sample that consists of 66 sample of the case and 66 sample of control. Result: 34.1% was age group <24 months, 14.4% was low birth weight, 57.6% was without exclusive breastfeeding, 22.7% was not measles immunization. The determinant of acute respiratory infections among child under five years was exclusive breastfeeding which the significant showed consecutively p=0.582 (OR=4.163). The Community education programs should focus on addressing specific issues to identify the respiratory illness, simple case management, proper immunization practices, breastfeeding of infants. Keywords: Child under five years, Acute respiratory infections, Determinants
The Distribution of Measles and Rubella in Health Office of East Java Province Siti Rohmatul Laily; Santi Martini
Health Notions Vol 3, No 7 (2019): July
Publisher : Humanistic Network for Science and Technology (HNST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.167 KB) | DOI: 10.33846/hn30704

Abstract

Measles is a highly contagious disease caused by viruses that can be prevented by immunization and can be transmitted through coughing and sneezing. Measles is one of the five most common childhood diseases in the world. The purpose of this analysis is to describe the characteristics of measles cases in the East Java Provincial Health Office in 2018. This study was a descriptive study using a case report design, data obtained from measles case reports from 38 districts in East Java in January-December 2018. The sample in this study was all data on cases of measles suspicion reported in form C1. The data analysis test that will be used was using a descriptive test and chi-square test. Based on descriptive analysis test, it was found that measles cases were mostly in women (57.4%) and
Co-Authors Aaqilah Salsabila, Zaneta Abdul Khair Adinda Rahma Triyaniarta Adistha Eka Noveyani Agustina Maunaturrohmah Alchamdani Alfi Makrifatul Azizah Ali Iqbal Tawakal Alodiea Yoeantafara Amanda, Desy Desy Amer Siddiq Amer Nordin Anang Endaryanto Anisah, Mufidah Anita Dewi Prahastuti Sujoso Annis Catur Adi Annisa Hidayati Anugrah Lintang Indrawati Aribowo Aribowo Arief Hargono Artanti, Kurnia D Astutik, Erni Atik Choirul Hidajah Aulia Imanda Aziz Rahman, Muhammad Bambang Widjanarko Otok Budi Prasetyo Cahyono, Yoyon Hariadi Catharina Umbul Wahyuni Catharina Umbul Wahyuni, Catharina Umbul Chatarina Umbul Wahyuni Chatarina UW Chatarina W Christanto, Daniel Chung Yi-Li Cita Rosita Sigit Prakoeswa D. Dela Rosa, Ronnel D. Rahmayanti, Riris Dahlia Dayu Marista Dessy Arumsari Desy Amanda Devy, Shrimarti R Diah Indriani Diah Patria Nuringtyas Dominicus Husada Dwi Artanti, Kurnia Dwi Handayani Edi Winarko Eni Purwaningsih Eny Qurniyawati Erren Silvia Erren Silvia Herdiyani Fairuz Haniyah Ramadhani Fanni Marzela Fanny Oktavia Fariani Syahrul Farida, Bunga Febi Dwirahmadi Febriyanti Febriyanti Feranita Utama Fila Fatmisua Chrisna Firman Suryadi Rahman Fitriani, Hari Flora Ramona Sigit Prakoeswa Gomaa Nasr, Nayla Mohamed Gracia Satyawestri Pribadi Hardyanto Soebono Hargono, Rahmat Hari Basuki Notobroto Hario Megatsari Hibatullah, Faiz Nur Hidayat, Sho’im Hutomo, Rizky Aditya Iga Ema Dini Imanda, Aulia Ira Nurmala Irma Okta Wardhani Irma Okta Wardhani, Irma Okta Isma Faridatus Sholihah Iswana Zahraa Hidayati Jayanti Dian Eka Sari, Jayanti Dian Juliana Jalaludin Khofifah, Nurul Alif Kinanthi, Citra Anggun Kurnia D Artanti Kurnia Dwi Artanti Kurnia Dwi Artanti Kusuma S Lestari Kusumawati, Mifaidah Lailatul Muniroh Lestari, Kusuma S Li, Chung-Yi Lia Churniawati Lia Churniawati, Lia Lilis Sulistyorini Lucia Yovita Hendrati Luluk Lady Laily M. Yulianto Listiawan Maharani Dyah Pertiwi Maimunah Maimunah Marzela, Fanni Maunaturrohmah, Agustina Mayla Renata Sandi Miftahul Janah, Miftahul Miftakhul Janah Miftakhul Janah Mochammad Bagus Qomaruddin Mohamed Gomaa Nasr, Nayla Mohammad Fahmi Rasyidi Mohd Talib Latif Muhammad Azis Rahman Muhammad Aziz Rahman Muhammad Kamal Muhammad Kamal Muhammad Syarif Rukua Muhammad Syarif Rukua, Muhammad Syarif Muji sulistyowati Nadhiroh, Siti R Nanang Saifudin, Nanang Nastiti, Rizma Dwi Naura, Nuha Nayla Mohamed Gomaa Nasr Neil Harris Nenni Septyaningrum Nenni Septyaningrum Ni, Zhao Nicola Wiseman Nihar, Mahdiyyah Husna Ninda, Gina Fitri Nixon Marthinus Lopo Noer Auliyah Madani Pertiwi, Aisyah Novida Rizky Wardhani Novida Rizky Wardhani Novvy Anggraenny Nurani, Rr Rizqi Saphira Nurfitriyani, Bella Ayu Nurul Kutsiyah Nuswantara Oedojo Soedirham Priyono Adi Nugroho Puri Ratna Kartini Purnomo, Agoes Yudi Puspita Rahmawati Puspita Rahmawati R Azizah R Azizah R. Azizah R. Devy, Shrimarti R. Nadhiroh, Siti Rachmat Hargono Rachmawati, Citra Raden Mohamad Herdian Bhakti Ragu Harming Kristina Ragu Harming Kristina Rahayu Lubis Rahmayanti, Riris Rana Nadiyah Adwinda Rensat Bastian Tino Rikky Arya Pangestu Rizkiyah Apriliyanti, Itsnatur Rizma Dwi Nastiti Saleem, Haitam Thaleb Salsabilla, Inara Santoso, Audia Fijratullah Sari, Nur Mufida Wulan Sarmanu, Sarmanu Shofa Roshifanni Shrimarti R Devy, Shrimarti R Shrimarti Rukmini Devy Sinawan Sinawan Sinawan Sinawan, Sinawan Siti Masitoh Siti Rohmatul Laily Solly Aryza Sondang Sidabutar Sondang Sidabutar, Sondang Sri Kurniawati Sri Subekti Sri Widati Sri Widati Sudarmaji, Sudarmaji Sujud Mardi Raharja Swadana, Nicholas Fransida Tifani Lasianjayani Tifani Lasianjayani, Tifani Tjipto Suwandi Tri Martiana Tri Martiana Tri Wurisastuti Trias Mahmudiono Triska Susila Nindya Triyaniarta, Adinda Rahma W, Chatarina Windhu Purnomo Wizara Salisa Wizara Salisa Yoes Prijatna Dachlan Yohanes Aditya Adhi Satria Yugiana, Anastasya Marli