p-Index From 2021 - 2026
15.938
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora Jurnal Kebijakan Publik Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurnal niara Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Jurnal Ilmiah Peuradeun Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ministrate: Jurnal Birokrasi dan Pemerintahan Daerah Wedana: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik, dan Birokrasi Unri Conference Series: Community Engagement Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes JOELS: Journal of Election and Leadership Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Social and Policy Issues PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Dinamika Lingkungan Indonesia Jurnal Studi Ilmu Sosial dan Politik Jurnal Paris Langkis JOURNAL OF COMMUNITY SERVICES PUBLIC AFFAIRS Jurnal Ilmu Administrasi Negara jurnal administrasi politik dan sosial Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial (JHPIS) Education Journal: General and Specific Research QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Journal of Research and Development on Public Policy Journal Publicuho Jurnal Media Administrasi Cross-border MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Indonesian Journal of Advanced Social Works (DARMA) Innovative: Journal Of Social Science Research Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Administrasi Negara JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Nanggroe: Journal of Scholarly Service INTERNATIONAL JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS (INJOSS) Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Journal of Accounting Law Communication and Technology Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Konstitusi: Jurnal Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Kinerja Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru Julianto, Dwi Nanda; Mashur, Dadang
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6114

Abstract

Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru merupakan salah satu perangkat daerah yang memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat, keberhasilan penyelenggaraan pelayanan publik di tingkat Kabupaten/Kota sangat ditentukan oleh kinerja pelayanan publik di tingkat Kecamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan kinerja organisasi pelayanan publik serta hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya di Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori kinerja organisasi yang dikemukakan oleh Agus Dwiyanto (2021) sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja organisasi pelayanan publik di Kecamatan Marpoyan Damai masih belum optimal. Dari lima indikator tiga indikator produktivitas, kualitas layanan, dan responsivitas masih belum optimal. Hambatan yang diidentifikasi antara lain disiplin waktu, teknologi, sarana dan prasarana yang terbatas, serta kurangnya sistem pengawasan dan evaluasi kinerja yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dan upaya yang serius dari pihak Kecamatan, khususnya dari Camat Marpoyan Damai, untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik demi kepuasan masyarakat.
Program Kampung Iklim di Kelurahan Tobek Godang Kota Pekanbaru Putri, Esti Yuati; Mashur, Dadang
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6527

Abstract

Perubahan iklim menjadi isu penting karena berdampak pada sektor kesehatan, pangan, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen Program Kampung Iklim di Kelurahan Tobek Godang, Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori manajemen Mahardika yang mencakup lima fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, dan pengembangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program telah memunculkan aksi nyata di tingkat masyarakat, terutama berkat peran aktif lurah dan kelompok masyarakat setempat. Namun, pelaksanaan belum sepenuhnya terstruktur dan sistematis. Fungsi pengorganisasian dan penggerakan berjalan cukup baik, sedangkan fungsi perencanaan, pengawasan, dan pengembangan masih menghadapi kendala seperti lemahnya dokumen perencanaan, minimnya pengawasan dari DLHK, serta terbatasnya fasilitas pendukung. Maka dari itu, perlunya perbaikan dokumen perencanaan, penguatan sistem pengawasan, dan fasilitasi pengembangan program untuk keberlanjutan aksi iklim di tingkat lokal secara terarah dan berkelanjutan.
Public administration in the era of digital and collaborative governance: a bibliometric analysis Nasution, Mimin Sundari; Syahza, Almasdi; Rusli, Zaili; Mayarni, Mayarni; Mashur, Dadang; Zulkarnaini, Zulkarnaini; Ananda, Fajriani
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 15, No 1 (2025): (April 2025)
Publisher : Department of Government Studies Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ojip.v15i1.15911

Abstract

This research paper examines how digital governance evolves and intersects with collaborative governance to reshape the principles and practices of public administration. The research explores how digital platforms facilitate stakeholder collaboration, co-production of public services and evidence-based decision-making. The study also discusses the challenges that public institutions face in adapting to this new paradigm, including issues of digital divide, institutional resistance and governance capacity. These findings underscore the importance of aligning technological innovation with inclusive governance practices to achieve more effective, accountable and citizen-centred governance. The implications of this research suggest that future public sector reforms should prioritise digital inclusion, invest in collaborative capacity building, and strengthen governance networks to respond more adaptively to complex societal needs. Ultimately, this research suggests that the fusion of digital and collaborative governance offers significant potential to address complex policy challenges and enhance democratic legitimacy in contemporary public administration.
Global Literature Trend on Collaborative Governance (Scientometric Analysis in the Social Sciences Discipline) Mashur, Dadang; Mayarni, Mayarni; Handoko, Tito; Rafi, M
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v11i1.829

Abstract

Collaborative governance (CG) is a framework considered appropriate for every entity, especially the government, to overcome various problems in public services that feel suffocating. CG grows yearly; various empirical and theoretical perspectives have been discussed, but some still need to highlight their various terms. Therefore, this paper aimed to map collaborative governance research, particularly social science. The Scopus database was used for literature, and 386 articles were yielded. Furthermore, the VOSViewer is software to visualize thematic data synthesis. This study found a significant evolution during two decades in CG studies and reported several essential issues. Ansell, C., published the most articles, Meijer & Bolvar (2016) received the most citations, and Ansell, C. and Torfing, J were the authors with the most active collaborative networks. Additionally, Roskilde Universitet was the top affiliation that published their work. The USA had a robust international research collaboration network, and Sustainability Switzerland published the most papers for CG’s study). Likewise, the most frequent co-occurrences of keywords were “collaborative governance”, “governance approach”, “water Management”, “stakeholders”, “decision making”, and “participatory approach”. Another point, there were the top five most distinguished themes selected; “food security”, “smart city”, “technology", “biodiversity”, and “sustainable development”.
Public administration in the era of digital and collaborative governance: a bibliometric analysis Nasution, Mimin Sundari; Syahza, Almasdi; Rusli, Zaili; Mayarni, Mayarni; Mashur, Dadang; Zulkarnaini, Zulkarnaini; Ananda, Fajriani
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 15 No. 1 (2025): (April 2025)
Publisher : Department of Government Studies, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ojip.v15i1.15911

Abstract

This research paper examines how digital governance evolves and intersects with collaborative governance to reshape the principles and practices of public administration. The research explores how digital platforms facilitate stakeholder collaboration, co-production of public services and evidence-based decision-making. The study also discusses the challenges that public institutions face in adapting to this new paradigm, including issues of digital divide, institutional resistance and governance capacity. These findings underscore the importance of aligning technological innovation with inclusive governance practices to achieve more effective, accountable and citizen-centred governance. The implications of this research suggest that future public sector reforms should prioritise digital inclusion, invest in collaborative capacity building, and strengthen governance networks to respond more adaptively to complex societal needs. Ultimately, this research suggests that the fusion of digital and collaborative governance offers significant potential to address complex policy challenges and enhance democratic legitimacy in contemporary public administration.
Penerapan Smart Government pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru Madani, Hati; Mashur, Dadang
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol 3, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v3i2.6158

Abstract

Pemerintah Kota Pekanbaru berupaya menciptakan Smart City dengan mengeluarkan Perwako Pekanbaru Nomor 56 Tahun 2019 tentang Master Plan Smart City Kota Pekanbaru, yang menjabarkan ke enam pilar smart city, yaitu: smart government, smart people, smart economy, smart environment, smart mobility, dan smart living. Penelitian ini membahas penerapan salah satu pilar dari smart city yaitu smart government yang diterapkan  di DLHK Kota Pekanbaru dengan menggunakan teori smart government dari Cohen (2014). Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, wawancara, dan observasi, yang dianalisis menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah DLHK Kota Pekanbaru telah mewujudkan konsep smart government, hal ini ditandai dengan diterapkannya beberapa program online services, seperti: Amdalnet untuk izin lingkungan; Srikandi untuk administrasi umum; dan E-retribusi untuk pembayaran retribusi sampah secara non tunai. Adapun hambatan yang dihadapi yaitu terdapat kendala pada sistem aplikasi, kurangnya kapasitas komputer, terjadi resistensi dari masyarakat terhadap program e-retribusi, serta minimnya informasi terkait program online services yang ada di DLHK Kota Pekanbaru. Saran yang dapat diberikan yaitu: perlunya pemenuhan kapasitas komputer; melakukan sosialisasi yang merata dan berkelanjutan; serta bantuan insentif guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program e-retribusi.
Implementasi Kebijakan Melalui Model MSN Approach pada Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bengkalis Putri, Siti Zaleha Kurnia; Mashur, Dadang
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i2.5640

Abstract

This research is motivated by the ongoing waste management issues faced by local governments. One of the regions experiencing this problem is Mandau District, which produces 30,131.40 tons of waste annually. The waste generated by the community is disposed of at the Final Processing Site (TPA) located on Rangau Street, Bathin Solapan District. This study aims to analyze the Policy Implementation Model through the MSN Approach in waste management carried out by the Technical Implementation Unit for Waste Management in Mandau and Bathin Solapan Districts, Bengkalis Regency. The research uses a qualitative method with data collected through in-depth interviews with UPTD Waste Management officers, observation, and documentation. This study applies the Implementation Theory by Kadji (2015), which includes three main indicators: the Mentality Approach, System Approach, and Networking Approach. The findings reveal that the implementation of waste management policies in Bengkalis Regency has not yet been optimal. The mentality approach is hindered by low public awareness and participation, the system approach requires more structured planning and coordination, while the networking approach demands strong collaboration between the government, community, and private sector. The main obstacles include low staff motivation, lack of public participation, limited facilities, unstructured implementation strategies, and budget constraints. Capacity building and synergy among stakeholders are needed to overcome these challenges.
Strategi Pengembangan Kelurahan Berbasis Epdeskel Di Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbai Timur Kota Pekanbaru Yova, Yova Meilan Sahdina; Mashur, Dadang
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 23 No 1 (2025): JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/jiana.v23i1.8222

Abstract

Strategi Kelurahan Tebing Tinggi Okura dalam memenangkan Kompetisi Evaluasi Perkembangan Desa/Kelurahan (epdeskel) pada tahun 2023, yaitu peningkatan sumber daya manusia, mengembangkan sektor UMKM dan pariwisata, serta penyediaan dan pemantauan layanan kesehatan dasar. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 Tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan, indikator penilaian tersebut di bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan. Namun, kemenangan ini menimbulkan permasalahan terkait kesesuaian hasil penilaian dengan kondisi sebenarnya di lapangan, sehingga memiliki dampak pada keberlanjutan strategi yang diterapkan. Penting bagi kelurahan untuk memiliki strategi pengembangan yang tidak hanya mencerminkan pencapaian formal tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai strategi yang diterapkan untuk pengembangan kelurahan dengan mengacu pada hasil penilaian epdeskel, serta memastikan strategi tersebut relevan dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu dengan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah strategi pemerintah dari Geoff Mulgan, yang mencakup 5 (lima) indikator utama yaitu purpose (tujuan), environments (lingkungan), directions (arahan), actions (tindakan), dan learning (pembelajaran). Hasil penelitian menunjukkan strategi yang telah dilaksanakan Kelurahan Tebing Tinggi Okura menunjukkan belum sepenuhnya fokus pada indikator teori Mulgan. Diperlukan peninjauan dan perbaikan untuk meningkatkan keberlanjutan strategi sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan potensi lokal. Kemudian adanya ketidaksesuaian hasil epdeskel tahun 2023 di bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan. Kata Kunci: strategi, epdeskel, perkembangan
Penempatan Pegawai Kecamatan Di Kabupaten Kuantan Singingi Neha; Febri Yuliani; Dadang Mashur
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/am05jy80

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perbedaan kekosongan jabatan di setiap kantor kecamatan, ditambah dengan latar belakang pendidikan pegawai yang tidak sesuai dengan tugas jabatan, serta minimnya pelatihan yang diberikan, dapat menyebabkan penempatan pegawai menjadi tidak optimal. Hal ini juga berdampak pada kesenjangan kompetensi yang menghambat pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing jabatan, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi tidak efektif. Ketidaksesuaian ini juga berpotensi menciptakan ketidakpuasan di kalangan pegawai akibat beban kerja yang tidak seimbang dengan kemampuan yang mereka miliki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penempatan Pegawai Kecamatan dan faktor yang mempengaruhi penempatan pegawai kecamatan Di Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan fenomenologi yang menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penempatan pegawai Kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi dilakukan dengan menekankan pada kemampuan kepemimpinan, pengambilan keputusan, komunikasi efektif, dan motivasi tim. Penilaian kinerja menjadi dasar utama untuk menilai kemampuan mereka, sementara kesesuaian dengan budaya organisasi juga diperhatikan agar pegawai dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja. Selain itu, keterampilan komunikasi dan pengelolaan menjadi nilai penting, sedangkan pendidikan formal dianggap sebagai tambahan yang mendukung. Faktor yang mempengaruhi seperti Kedisiplinan, motivasi, kepribadian berperan besar dalam menentukan posisi yang tepat, sehingga pegawai dapat menjalankan tugas dengan efektif dan meningkatkan kualitas pelayanan publik
Implementasi Pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) Liston Suwito; Zaili Rusli; Dadang Mashur
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/rwchh947

Abstract

Penelitian ini menganalisis Implementasi Pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Bengkalis. Pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan merupakan pajak atas bumi dan/atau bangunan yang dimiliki, dikuasai, dan/atau dimanfaatkan oleh orang pribadi atau badan, kecuali kawasan yang digunakan untuk kegiatan usaha perkebunan, perhutanan, dan pertambangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis sudah sesuai dengan Peraturan Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 02 Tahun 2013 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis. Namun masih belum terlaksana dengan maksimal. Hambatan dalam melakukan pungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis adalah dari faktor internal yaitu berupa Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum memadai, serta faktor eksternal yaitu berupa faktor ekonomi masyarakat, keberadaan wajib pajak, dan wajib wajak yang belum balik nama atas objek pajaknya. Rekomendasi penelitian ini UPT Pendapatan Daerah Kecamatan Pinggir wajib melakukan evaluasi terhadap apa saja yang menjadi hambatan dalam implementasi PBB-P2 di Kecamatan Pinggir. Adanya hambatan-hambatan yang terjadi baik internal dan eksternal, pemerintah harusnya menjadikan hambatan tersebut sebagai fokus pembenahan dalam pelaksanaan pemungutan pajak ditahun berikutnya
Co-Authors - Afrizal Abdul Sadad Abid Arrijal Abid Arrijal Abid Arrijal Adi Kurniawan Adianto Adianto Adinda Qori T.M Adis Ismala Sari administratio Department Agnesia Allensky Agus Rinaldi Ahmad Fawahid Aini, Ferawati Aldies Eka Permata Sari Alexius Alexius Almasdi Syahza Amalia Ulfa Amiral Amra Opransiski Ananda, Fitrisia Andreal Taqwa Andri Sulistyani Andri Syam Putra Angelina Ambarita Annisa Fithri, Annisa Annisa Irhamni Anshara, Sari Arif Sarodi Arindi, Mutia Ariyanti, Amelia Arniana " Asri Dewi, Asri Astuti, Wira Azika Putri Aidila Balqis, Salsabila Bella Monisa Buana, Panca Dewa Cavenes, Chania Arnata Chalid Sahuri Dedi Kusuma Habibie Department, administratio Deri Indrawan Devi Ayu Hardiningsih Dian Maya Sari Dian Rahma Dani Dina Aulia Doni Saputra Dores Putra Utama Dwi Wahyuni Nilashary Eka Hariyani Eka Nuryani Elsa Azzahra Endah Syafitri Endang Wulandari Fadel M. Azhari Fadel M. Azhari Fadhil Afriliansyah Fadilatul A Fatmawati Fajriani Ananda Fanny Pratiwi Fatima Azzahra Febri Fitriani Febri Yuliani Febri, Nasha Fenty Utari Fenty Utari Ferawati Aini Fidya Dwi Putri Friska Jumnofri Fuji Irvani Syafisqi Galuh Widya Oktaviani Geovani Meiwanda Geovani Meiwanda Handoko, Tito Hannisya Nadya Alzura Harapan Tua R. F. S Harapan Tua Ricky Fredy Simanjuntak Hardiyanto, M. Yusuf Harun Hasim As'ari Herman Herman HOUDSON MARGANDA NAPITUPULU Ika Harmei Salina Ikhsan Rochmadi Ikhsan, Masrul Indah Kusuma Irma Yuni Isma Ardayani Ismi Damayanti Iswandi Iswandi Ivonna Hawa Callista Iwen Wensetiawen Jifa Hang Malay Joanne Alma CH Juliana Dwi Aryani Julianto, Dwi Nanda Jusman, Aprilianti Khairul Amri Khairul Amri Lili Arlin Liston Suwito Liya Tri Wahyuni M. Irvan Repal M. Mukhlis Madani, Hati Manullang, Leonardo Maryam Nur Arifah Mayandri, Febri Mayarni Mayarni Mayarni Maylani, Tri Meizatul Lidiana Azmi Mery Fitriani Metananda, Arya Arismaya Mikael Louis Simbolon Mimin Sundari Nasution Mohd. Nur Fakhri Muchid Muhamad Idrus Amin Muhamad Nur Riska Kurniawan Muhammad Aidil Fitra Muhammad Dayu Ibnu Ikbar Muhammad Fardh’lu Rizky Muhammad Hafizh Muhammad Rahmad Dani Muhammad Rusydi Musadad Musadad Mutia Andriana Muwarni Binti Yahya Nadiya Wanti Anggrain Nadiya Wanti Anggraini Nanda Kasih Pratiwi Nanda Oktavia Nanda Syahputra Natasya Ilya Sahira Nawrah Dwi Latifah Neha Nicha, Alvio Niki Astina Putri Nilanda Rizky Nur Azliana NUR HASANAH Nur Laila Meilani Nur Syazila Nurhayati " Nurjannah Anjalita Octoriana, Sheila Pangaribuan, Novia Maria Parasian Manurung Pujiyati " Puput Azizah Heriyana Putra, Indra Mardeni Putra, Pendra Eka Putri Indrayani Putri Zahira Putri Zahira Putri, Esti Yuati Putri, Fidya Dwi Putri, Lisa Eka Putri, Mega Tasya Putri, Siti Zaleha Kurnia Putri, Vera Darasni Rafi, M Rahma Yulita Rahman, Novy Rahmat Viki Raihan Nadhila, Aisyah Raja Malinda Jeliantika Randi Mandala Putra Rani Pratiwi Nugraha Reggina Gabriella Resky Afrianti Retno Putri Wigatiningrum Rians " Riatno, Roni Ridwan Manda Putra Riena Asni Artia. S Rika Pertiwi Rika Rani Sijabat Riki Riyandri Rinto Rinto Rio Restu Anggara Putra Riowa Melina Sari Risky Arya Putri Rohima, Norin Roisatun Tsawa Ryanda, Alfa S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sadila Rahayu Sahata Leo Ristar Manik Said Jamaluddin Syaputra Said Jamaluddin Syaputra Sarah Azkha Syafanah Sari, Iga Tri Yulita Sari, Iis Kurnia Sari, Iis Kurnia Sari, Murnita Sari, Riowa Melina Selvia Riza Shafira Amalia Ramadhani Siregar, Hotmaida Siska Sintya Dewita Situmeang, Debora Sofia Achnes Sonia Selviana Spanie, Gabriella Suci, Dewi Permuni Suhai Latul Ulya Suhendri " Sujianto Sujianto Sujianto Sujianto Sujianto Sujianto Suryaningsih, Dewi Suryo Cipto Nugroho Susi Hanasty Susi Rahayu Syadza Qonitha Hazimah Syafira Maharani Syahdan, Nur Taryono, Taryono Teguh Mulyono Tiara Anggraini Tika Riyanto Tika Riyanto Tri Maylani Tutut Pujayanti Utami, Fadilah Rizka Virnandhita, Rezty Karina Wahyuni Utami Wandani, Regina Adelia Wawan Wawan Wawan Wawan Wella Mastri Aidhila Weri Syaputra Widia Wira Dinata, Widia Wira Widya Putri Wifa Inessya Lumban Gaol Wiwik Onya Hutabarat Wulan Amelian Yasir Hidayah Yeni Marlina Yenny Nurhidayah Yesi Febri Rahmadani Yesran Sanrova Tamba Yola Fransiska Yova, Yova Meilan Sahdina Yuni Novita Putri Zaili Rusli Zakiyah Ulfa Aryani Zatri Erlia Zepanya Theresia Sitepu Zul Asvi Zulfarina, Zulfarina Zulkarnaini Zulkarnaini