Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Tipe Think Pair Square Berbantuan Media Flipchart Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XII IIS MAN 3 Mataram Mira Rahmayanti; Ni Made Novi Suryanti; Nursaptini Nursaptini; Masyhuri; Nurul Lisani
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.13000

Abstract

Model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa sangat diperlukan dalam proses pembelajaran. Permasalahan di kelas XII IIS MAN 3 Mataram adalah rendahnya hasil belajar siswa akibat model pembelajaran yang kurang bervariasi serta menurunnya perhatian dan konsentrasi siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi melalui penerapan model pembelajaran tipe Think Pair Square berbantuan media flipchart dengan minimal 75% siswa dari 28 orang mencapai Kriteria Ketuntasan Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dengan nilai 82. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tiga pertemuan, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen meliputi observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Think Pair Square berbantuan media Flipchart mampu meningkatkan hasil belajar siswa dari segi pelaksanaan pembelajaran maupun pencapaian hasil, dengan pelaksanaan meningkat dari 81% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II, serta hasil belajar meningkat dari 71% dengan 20 siswa tuntas menjadi 82% dengan 23 siswa tuntas. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Think Pair Square berbantuan media flipchart efektif meningkatkan hasil belajar Sosiologi di kelas XII IIS MAN 3 Mataram dan dapat digunakan guru sebagai penunjang pencapaian tujuan pembelajaran di kelas.
NILAI SOLIDARITAS SOSIAL DAN RELIGI DALAM TRADISI BEGAWE MUSIM KEMBALIT DI DESA SAKRA KECAMATAN SAKRA LOMBOK TIMUR Trisna Insani; Syafruddin; Suud; NI Made Novi Suryanti
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 11 No. 2 (2024): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan kegiatan dalam tradisi begawe musim kembalit dan mengidentifikasi serta  menganalisis nilai solidaritas sosial dan religi dalam Tradisi Begawe Musim Kembalit. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data dari Spradly dengan analisis domain, analisis taksonomi, komponensial dan analisis tema budaya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa ada 3 tahapan yang dilakukan dalam proses Tradisi Begawe Musim Kembalit yaitu: (1) Persiapan, dimana akan dilakukan musyawarah masyarakat terutama tokoh adat, pemerintah desa untuk sama-sama menyepakati hari pelaksanaan tradisi; mengumpulkan banjar; memasak bersama; membuat jajanan; menyusun isian dulang dengan yang sudah masyarakat persiapkan sebelumnya. (2) Pelaksanaan, yaitu prosesi ponggok dulang; sorong serah dulang; zikir bersama dan Pepaosan. (3) Penutup, dengan makan bersama dan pameran kesenian tradisional khas sasak berupa peresean, tarian-tarian, dan pameran artefak lainnya. Nilai solidaritas dalam tradisi begawe musim kembalit dilihat dari beberapa indikator yang ditemukan dalam prosesi yaitu (1) kesadaran kolektif yang kuat ditandai dengan masyarakat melakukan persiapan begawe hingga selesai secara  bersama-sama tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. (2) hukum represif dominan ditandai dengan masyarakat melaksanakan tradisi berdasarkan hasil musyawarah yang sudah disepakati bersama. (3) pembagian kerja rendah ditandai dengan masyarakat saling tolong menolong dan bahu membahu dalam melakukan persiapan,pelaksanaan dan penutupan tradisi.  (4) konsensus terhadap pola normatif penting ditandai dengan adanya pemberian sanksi sosial terhadap masyarakat yang berlaku onar selama tradisi berlangsung.  Kemudian nilai religi yang ditemukan  dalam Tradisi Begawe Musim Kembalit yaitu  (1) Sistem Keyakinan yang ditandai dengan adanya kepercayaan masyarakat pada saat melaksanakan tradisi akan mendapatkan kesejahteraan dari tuhan yang maha esa selama musim kembalit berlangsung  (3) Ritus dan Upacara yang ditandai dengan prosesi zikir dan pepaosan yang merupakan cara meminta keberkahan,pertolongan serta rizki yang cukup di musim kembalit  (4) Peralatan Ritus dan Upacara yang ditandai dengan adanya peralatan khusus untuk pepaosan berupa air dalam wadah penginang kuning,tembakau,kapur dan sirih, jarum, benang dan lain sebagainya. Kata Kunci: Proses Tradisi; Nilai Solidaritas; Nilai Religi
Co-Authors A Wahab Jufri Abdul Haris Abdul Kadir Jaelani Adhecelan, Herdias Amalda, Saskia Ariyani Cahyani Arofah, Zainul Arveni Dwi Magfirah Aryati Risma Ade Azizah, Fitri Azizi, Hibatul Baidowi Baidowi Baiq Yunia Rahma Dewi Dadi Setiadi Dayu Irmasuci Dewi, Baiq Luwita Erik, Septi Hariadi Esa El Hawa Fachreza Fachreza Fachreza Fadina Raodatul Jannah Farida Nursanti Febri Marlangan Feryna Nur Rosydah Fidhun, Muhammad Fitriah Fitriah Galuh, Rina Hadi, Lalu Nanda Rahman Hafiza, Nuril Hairil Wadi Hairil Wadi Hamdi Hamdi Hamidsyukrie ZM Hamidsyukrie ZM Hamidsyukrie, Hamidsyukrie Hamidsyurie, Hamidsyukrie Helena Agnesia Hernanda Hernanda, Helena Agnesia I Made Sujana Imam Malik Indah Suryanda insani, trisna Izhar Husadi Jannah, Fadina Raodatul Jepri Utomo Khaerun Nisa Khairurrozi, Khairurrozi Khofifatunzahrah M. Amin M. Ismail M. Liwa Ilhamdi Malik Ibrahim, Lalu Muhammad Maulana Mariam Nurbuana Sari Mari’i Mari’i Mashyuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Maulana, Muhammad Rizky Mira Rahmayanti Muhamad Ilyas Muhammad Ilyas Muhammad Rizky Maulana Ningsih, B. Sri Mulia Nismulwiah, Nismulwiah Nopiza, Liza Novitasari Novitasari Nur Alpinesta Saleh Nur Aulia, Sendi Nur Saskia Rensani Nurhidayati Nurhidayati Nurlaili Handayani Nursanti, Farida Nursaptini Nursaptini Nursaptini Nursaptini Nursaptini Nursaptini Nurul Lisani Nurul Yuliatul Mi'rojah Nurwijayanti Olifia Riski Saputri Purniawati Purniawati Purniawati, Purniawati Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmawati Rahmiah Rensani, Nur Saskia Rizian Asri Safitri, Vivi Saleh, Nur Alpinesta Sanikurniati, Baiq Saputri, Olivia Riski Sasnika, Epa Sekartaji, Yuvita Sembiring, Rinawati Shoffah, Siti Nur Arifia Sindy Mira Siti rohmi zalilah Siti Rosidah Solihah, Baiq Amalia Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukma Maulida Sukran Nizar Hilman Sumitro Sumitro Sumitro Supraini, Deny Suprapti Suprapti Suud Suud Suud Suud Suud Suud Suud Suud, Suud Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Trisna Insani Utomo , Jepri Utomo, Jepri Vivi Safitri Wadi , Hairil Wadi, Hairil Wahidah, Ananda Wira Parawangsa Yasid Yasid Yayuk Andayani Yunida, Ega Zakaria zakaria anugraha ZM, Hamidsyukrie Zohiro, M. Qamaruzzam Alawiyyin Batin