Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Make a Match Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Pelajaran Sosiologi Kelas XI SOEKTIS 1 di MAN 2 Mataram Nur Saskia Rensani; Ni Made Novi Suryanti; Imam Malik; Hairil Wadi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4728

Abstract

Keaktifan merupakan aspek penting dalam pembelajaran ke-21, khususnya pada mata pelajaran sosiologi yang menuntut kemampuan melihat peristiwa sosial secara lebih mendalam dengan melibatkan kerjasama dan interaksi sosial aktif. Namun, kenyataannya masih banyak siswa yang kurang aktif dan tidak terlibat dalam pembelajaran. Adapun keaktifan menjadi sebuah unsur mendasar untuk keberhasilannya pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi melalui penerapan model Make a Match. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi serta dokumentasi. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, refleksi serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model make a match terlaksana dengan persentase 75% pada siklus I dan 100% pada siklus II. Persentase keaktifan siswa meningkat dari 52% pada siklus I menjadi 82% pada siklus II. Keberhasilan tersebut didukung oleh model pembelajaran yang diterapkan dan peran aktif guru, sehingga pada penelitian ini target pada siklus II telah tercapai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model make a match efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI SOEKTIS 1 MAN 2 Mataram.
Penerapan Model Game-Based Learning Berbantuan Wordwall untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Sosiologi Siswa Kelas XII F 8 SMAN 1 Jonggat Purniawati Purniawati; Ni Made Novi Suryanti; Jepri Utomo
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4767

Abstract

Permasalahan yang ditemukan berdasarkan hasil observasi di kelas XII F 8 SMAN 1 Jonggat adalah rendahnya keaktifan belajar siswa selama proses pembelajaran serta rendahnya hasil belajar yang ditunjukkan melalui nilai Sumatif Tengah Semester (STS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui penerapan model Game Based Learning berbantuan media Wordwall. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar observasi, tes tertulis, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Game Based Learning berbantuan media Wordwall terlaksana dengan persentase 88% pada siklus I dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Persentase keaktifan belajar siswa meningkat dari 59% pada siklus I menjadi 88% pada siklus II. Persentase ketuntasan hasil belajar juga mengalami peningkatan dari 56% pada siklus I menjadi 81% pada siklus II. Peningkatan tersebut terjadi sebagai hasil perbaikan tindakan pada siklus II berdasarkan refleksi siklus sebelumnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Game Based Learning berbantuan media Wordwall efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XII F 8 SMAN 1 Jonggat.
Penerapan Model Giving Question and Getting Answer Berbantuan Media Video YouTube Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengemukakan Pendapat Siswa Kelas XI IPS I Pada Mata Pelajaran Sosiologi di SMAN 1 SAKRA Nur Alpinesta Saleh; Hairil Wadi; Imam Malik; Ni Made Novi Suryanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4893

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam mengembangkan kemampuan siswa salah satunya kemampuan mengemukakan pendapat siswa. Namun kemampuan mengemukakan pendapat siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengemukakan pendapat siswa pada mata pelajaran Sosiologi melalui penerapan model Giving Question and Getting Answer berbantuan media video YouTube. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif yaitu data yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Hasil penelitian siklus I menunjukkan bahwa penerapan model Giving Question and Getting Answer berbantuan media video YouTube mencapai 68% serta kemampuan mengemukakan pendapat siswa mencapai 64%. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan bahwa penerapan model Giving Question and Getting Answer berbantuan media video YouTube mencapai 100% serta kemampuan mengemukakan pendapat siswa mencapai 80%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Giving Question and Getting Answer berbantuan media video YouTube efektif dalam meningkatkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI IPS I di SMAN 1 Sakra.
Peningkatan Tanggung Jawab dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Jigsaw Berbantuan Media Poster Digital Pada Mata Pelajaran Sosiologi Olifia Riski Saputri; Hairil Wadi; Imam Malik; Ni Made Novi Suryanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4920

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tanggung jawab dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi. Hal ini ditunjukkan oleh rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta hanya 40% siswa yang mencapai KKTP. Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan tanggung jawab dan hasil belajar siswa melalui penerapan model Jigsaw berbantuan media Poster Digital. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab siswa meningkat dari 72% pada siklus I menjadi 91% pada siklus II. Selain itu, hasil belajar siswa juga meningkat dari 60% pada siklus I menjadi 92% pada siklus II sehingga telah melampaui indikator keberhasilan. Dengan demikian, penerapan model Jigsaw berbantuan media Poster Digital efektif dalam meningkatkan tanggung jawab dan hasil belajar siswa pada mata Pelajaran sosiologi.
PERILAKU PENGGEMAR K-POP DAN K-DRAMA PADA SISWA SMA/MA DI KOTA MATARAM Dayu Irmasuci; Ni Made Novi Suryanti; Nursaptini Nursaptini; Masyhuri Masyhuri
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v8i2.28116

Abstract

The purpose of this research is to understand the behavior of high school K-Pop and K-Drama fans in Mataram city and to examine the impact of K-Pop and K-Drama on these students' behavior. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach. Data collection techniques include observation, semi-structured interviews, and documentation. The study involves nine main subjects and two informants, selected based on their status as fans of the Korean Wave or K-Pop. The findings indicate that the behavior of high school K-pop and K-drama fans in Mataram city is evident in a) the knowledge domain, where students watch and observe their idols both directly and indirectly through social media or television; b) the attitude domain, where students admire actors, actresses, or idol groups and follow their idols' activities, feeling motivated to emulate their idols and adopting their personalities; c) the skills domain, where students use Korean language phrases, dress in Korean-inspired fashion, and participate in Korean events and communities.
PROBLEMATIKA GURU SOSIOLOGI DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA DI MAN 2 MATARAM Izhar Husadi; Ni Made Novi Suryanti; Nursaptini Nursaptini; Masyhuri Masyhuri
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v8i2.28117

Abstract

The purpose of this study was to explore the challenges faced by sociology teachers in implementing the Independent Curriculum at MAN 2 Mataram. This research employed a qualitative approach using a case study design. Both primary and secondary data were utilized in the study. The main subjects were sociology teachers at MAN 2 Mataram, while additional informants included the Vice Principal for Academic Affairs and the Madrasah Supervisor. Data collection was conducted through interviews, observations, and documentation. The data analysis process followed Creswell’s (2014) qualitative analysis steps: (1) organizing the data, (2) creating memos, (3) describing, categorizing, and interpreting the data into codes and themes, (4) interpreting the data, and (5) presenting and visualizing the findings. The results revealed several issues encountered by sociology teachers in implementing the Independent Curriculum at MAN 2 Mataram. These included: a limited understanding of the core principles of the curriculum, challenges in designing teaching modules, a lack of creativity in selecting appropriate learning models or methods, and a continued reliance on outdated teaching practices.
PERAN SEKOLAH BAGI PENDIDIKAN PEKERJA ANAK DI DESA REMBITAN KABUPATEN LOMBOK TENGAH Nursaptini Nursaptini; Syafruddin Syafruddin; Ni Made Novi Suryanti
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v8i1.28388

Abstract

Child labor (school-age children already working) in tourist areas is a common phenomenon today. This study aims to determine the role of schools in the education of child workers. The study was conducted using a qualitative case study method. The analysis unit targeted by the study was teachers and principals. Subjects were taken using purposive sampling and informant determination using snowball sampling. Observation, interviews, and documentation were carried out in data collection. The data analysis used data analysis developed by Cresswel, namely Spiral analysis. The results of the study showed that children who became child workers received the same education for schools, schools provided the same services and guidance to child workers, and always offered continuous motivation to get an education, in addition to facilitating by lending textbooks to be taken home so that they could be studied in between work activities.
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Komik Digital untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Sosiologi Wira Parawangsa; Ni Made Novi Suryanti; Imam Malik; Masyhuri Masyhuri
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4538

Abstract

Tujuan pelaksanaan studi ini ialah guna menumbuhkan kemampuan dalam berpikir kritis siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang didukung media komik digital pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI IPS 2 SMAN 1 Gangga. Jenis studi yang dimanfaatkan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui model Kemmis serta McTaggart, yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, serta refleksi. Subjek studi terdiri atas 20 murid kelas XI IPS 2. Penghimpunan data dilakukan melalui pengamatan, tes tertulis, serta dokumentasi, kemudian dilaksanakan analisis dengan deskriptif kuantitatif menggunakan persentase. Perolehan studi memperlihatkan bahwasanya implementasi model Problem Based Learning (PBL) melalui dukungan media komik digital mampu menaikkan kemampuan berpikir kritis para murid. Persentase keterlaksanaan pembelajaran meningkat dari 66% dalam siklus I hingga menyentuh angka 100% dalam siklus II, sedangkan kemampuan berpikir kritis para murid naik dari 55% dalam siklus I hingga menyentuh angka 75% pada siklus II. Maka dari itu, model Problem Based Learning yang dibantu media komik digital dibuktikan efektif dalam menaikkan kemampuan berpikir kritis para murid pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI IPS 2 SMAN 1 Gangga.
Sekolah Ideal Bagi Pekerja Anak (Studi Kasus Pekerja Anak di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika) Nursaptini; Syafruddin; Suud; Ni Made Novi Suryanti; Feryna Nur Rosydah; Baiq Yunia Rahma Dewi; Sukma Maulida
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v9i2.35899

Abstract

Child labor remains a social issue that impacts the fulfillment of the right to education, especially in areas experiencing rapid economic growth, such as the Mandalika Special Economic Zone (KEK). Formal education, which is still rigid, is not fully able to accommodate the needs of students who must fulfill dual roles as students and workers. This study aims to analyze the perspectives of child workers regarding the ideal school and formulate a school model that is responsive to the needs of child workers in the Mandalika SEZ. The study used a qualitative case study approach. The research subjects consisted of five child workers still in elementary and junior high school, selected through purposive sampling techniques. Data were collected through interviews and documentation, then analyzed using the Creswell Spiral Analysis model. The results of the study revealed four main themes: school is seen as a path to the future, the ability of child workers to balance school and work, challenges in the school environment, such as stigma and bullying, and the need for child-worker-friendly schools. Based on these findings, the study formulated an ideal school model that includes a safe and discrimination-free learning environment, empathetic teachers, child-friendly facilities, socio-economic support, contextual learning, and collaboration between schools, families, government, and the business world. This model is expected to be an alternative policy in realizing ideal schools for child workers in the Mandalika Special Economic Zone.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Canva Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Amalda, Saskia; Suryanti, Ni Made Novi; Nursaptini, Nursaptini
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/t3qhwe32

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran sosiologi dengan menggunakan penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan media canva pada kelas XI Sos 6 SMAN 3 Mataram. Penelitian ini menggunakan penelitian tindak kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang melibatkan 33 siswa. Setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan dan memiliki empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, obeservasi, dan refleksi. Instrument penelitian yang digunakan meliputi observasi kegiatan guru, wawancara, dan dokumentasi proses pembelajaran dalam kelas. Pada siklus I, berpikir kritis siswa menunjukkan bahwa hanya 17 siswa (58%) yang mencapai KKTP 75, sedangkan 16 siswa (42%) yang belum mencapai KKTP 75. Hasil ini belum mencapai indikator kerja, maka dilakukan perbaikan siklus II. Pada siklus II, berpikir kritis siswa meningkat menjadi 27 siswa (82%) yang mencapai KKTP 75, sedangkan 6 siswa (18%) yang belum mencapai KKTP 75. Selain itu, tindakan pelaksanaan penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan media canva mencapai 80% pada siklus I dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan media canva efektif dalam meningkatkan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran sosiologi. Penelitian ini menegaskan pentingnya  menggunakan model pembelajaran dan media pembelajaran dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung bagi siswa dan guru. Abstract This study aims to improve students' critical thinking in sociology subjects by using the application of problem-based learning models assisted by Canva media in class XI Sos 6 SMAN 3 Mataram. This study uses classroom action research carried out in two cycles, involving 33 students. Each cycle consists of two meetings and has four stages, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The research instruments used include observation of teacher activities, interviews, and documentation of the learning process in the classroom. In cycle I, students' critical thinking showed that only 17 students (58%) achieved KKTP 75, while 16 students (42%) had not achieved KKTP 75. This result had not reached the work indicators, so improvements were made in cycle II. In cycle II, students' critical thinking increased to 27 students (82%) who achieved KKTP 75, while 6 students (18%) had not achieved KKTP 75. In addition, the implementation of the problem-based learning model assisted by Canva media reached 80% in cycle I and increased to 100% in cycle II. These results suggest that the application of the problem-based learning model, aided by Canva, is effective in enhancing students' critical thinking in sociology. This research underscores the importance of using learning models and media to create a supportive learning environment for both students and teachers.
Co-Authors A Wahab Jufri Abdul Haris Abdul Kadir Jaelani Adhecelan, Herdias Amalda, Saskia Ariyani Cahyani Arofah, Zainul Arveni Dwi Magfirah Aryati Risma Ade Azizah, Fitri Azizi, Hibatul Baidowi Baidowi Baiq Yunia Rahma Dewi Dadi Setiadi Dayu Irmasuci Dewi, Baiq Luwita Erik, Septi Hariadi Esa El Hawa Fachreza Fachreza Fachreza Fadina Raodatul Jannah Farida Nursanti Febri Marlangan Feryna Nur Rosydah Fidhun, Muhammad Fitriah Fitriah Galuh, Rina Hadi, Lalu Nanda Rahman Hafiza, Nuril Hairil Wadi Hairil Wadi Hamdi Hamdi Hamidsyukrie ZM Hamidsyukrie ZM Hamidsyukrie, Hamidsyukrie Hamidsyurie, Hamidsyukrie Helena Agnesia Hernanda Hernanda, Helena Agnesia I Made Sujana Imam Malik Indah Suryanda insani, trisna Izhar Husadi Jannah, Fadina Raodatul Jepri Utomo Khaerun Nisa Khairurrozi, Khairurrozi Khofifatunzahrah M. Amin M. Ismail M. Liwa Ilhamdi Malik Ibrahim, Lalu Muhammad Maulana Mariam Nurbuana Sari Mari’i Mari’i Mashyuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Maulana, Muhammad Rizky Mira Rahmayanti Muhamad Ilyas Muhammad Ilyas Muhammad Rizky Maulana Ningsih, B. Sri Mulia Nismulwiah, Nismulwiah Nopiza, Liza Novitasari Novitasari Nur Alpinesta Saleh Nur Aulia, Sendi Nur Saskia Rensani Nurhidayati Nurhidayati Nurlaili Handayani Nursanti, Farida Nursaptini Nursaptini Nursaptini Nursaptini Nursaptini Nursaptini Nurul Lisani Nurul Yuliatul Mi'rojah Nurwijayanti Olifia Riski Saputri Purniawati Purniawati Purniawati, Purniawati Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmawati Rahmiah Rensani, Nur Saskia Rizian Asri Safitri, Vivi Saleh, Nur Alpinesta Sanikurniati, Baiq Saputri, Olivia Riski Sasnika, Epa Sekartaji, Yuvita Sembiring, Rinawati Shoffah, Siti Nur Arifia Sindy Mira Siti rohmi zalilah Siti Rosidah Solihah, Baiq Amalia Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukma Maulida Sukran Nizar Hilman Sumitro Sumitro Sumitro Supraini, Deny Suprapti Suprapti Suud Suud Suud Suud Suud Suud Suud Suud, Suud Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Trisna Insani Utomo , Jepri Utomo, Jepri Vivi Safitri Wadi , Hairil Wadi, Hairil Wahidah, Ananda Wira Parawangsa Yasid Yasid Yayuk Andayani Yunida, Ega Zakaria zakaria anugraha ZM, Hamidsyukrie Zohiro, M. Qamaruzzam Alawiyyin Batin