Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Community Empowerment

PELATIHAN GENDANG BELEQ UNTUK MENINGKATKAN CINTA BUDAYA DAERAH SASAK TERHADAP SISWA SDN 1 SUKARAJA Rahman, Nanang; Ikhwan, Zaenul; Muhdar, Syafruddin; Fujiaturrahmah, Sukron; Mariyati, Yuni; Muhardini, Sintayana; Sari, Nursina; Masyitah, Putri Maya
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i2.28418

Abstract

ABSTRAK                                                                            Pelestarian budaya lokal di tengah derasnya arus globalisasi menjadi tantangan utama, terutama dalam mempertahankan eksistensi gendang beleq sebagai warisan budaya Sasak. Generasi muda cenderung kurang mengenal dan mencintai budaya tradisional, sehingga diperlukan upaya sistematis untuk memperkenalkannya sejak usia dini. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kecintaan siswa SDN 1 Sukaraja terhadap budaya Sasak melalui pelatihan gendang beleq. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi dan praktik langsung. Kegiatan ini melibatkan siswa dari kelas 4 hingga 6 sebagai peserta dengan jumlah 24 siswa pada bulan Agustus dan 26 siswa pada bulan September, dengan bimbingan guru seni dan pelatih profesional dari komunitas seni lokal. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan, wawancara, dan kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan, mencakup aspek keterampilan teknis, pemahaman budaya, serta perubahan karakter siswa. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa aspek: 70% siswa menjadi sangat tertarik terhadap budaya lokal (sebelumnya hanya 40%), 60% siswa menguasai teknik dasar gendang beleq, dan 50% memahami filosofi budaya Sasak. Selain itu, 85% siswa menunjukkan peningkatan kedisiplinan, kerja sama, dan kepercayaan diri. Program ini berhasil membangkitkan antusiasme siswa sekaligus menjadi langkah strategis dalam melestarikan warisan budaya Sasak. Kata kunci: Gendang beleq; budaya Sasak; pelestarian budaya. ABSTRACTPreservation of local culture amidst the strong currents of globalization poses a significant challenge, particularly in maintaining the existence of gendang beleq as a cultural heritage of the Sasak people. The younger generation tends to have limited knowledge and appreciation of traditional culture, necessitating systematic efforts to introduce it from an early age. This activity aims to enhance the appreciation of Sasak culture among students of SDN 1 Sukaraja through gendang beleq training. The implementation methods include socialization and hands-on practice. This activity involves students from grades 4 to 6 as participants with a total of 24 students in August and 26 students in September 2024, under the guidance of art teachers and professional trainers from the local art community. Evaluation was conducted through observations, interviews, and questionnaires administered before and after the training, covering aspects of technical skills, cultural understanding, and changes in students' character. The training results showed significant improvements in several aspects: 70% of students developed a strong interest in local culture (up from 40%), 60% mastered the basic techniques of gendang beleq, and 50% gained an understanding of Sasak cultural philosophy. Furthermore, 85% of students demonstrated increased discipline, teamwork, and self-confidence. This program successfully sparked students' enthusiasm and served as a strategic step toward preserving the cultural heritage of the Sasak people. Keywords: Gendang beleq Sasak culture; cultural preservation
PROGRAM APOTEK HIDUP UNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH DAYAMA JEROWARU Rahman, Nanang; Sari, Nursina; Bujang, Ahmad; Firna, Ratu; Astianingsih, Tri
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36017

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Pembentukan karakter peduli lingkungan masih menjadi tantangan serius di banyak lembaga pendidikan, khususnya diwilayah pedesaan. Sebagian besar siswa di madrasah ini menunjukkan tingkat kepedulian yang rendah terhadap lingkungan sekolah. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan menumbuhkan karakter tanggung jawab dan kepedulian lingkungan siswa melalui kegiatan apotek hidup di MTs Dayama Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Community-Based Participatory Approach dan Experiential Learning yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning). Program ini dilaksanakan mulai bulan Agustus-September 2025 yang melibatkan kepala madrasah, guru, dan 68 siswa kelas VII–IX dalam enam tahapan: sosialisasi nilai karakter, pelatihan, penanaman tanaman obat, pembentukan kelompok piket, serta refleksi dan evaluasi karakter. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada indikator karakter siswa, yaitu kepedulian lingkungan meningkat dari 28% menjadi 86%, tanggung jawab dari 32% menjadi 90%, disiplin dari 45% menjadi 88%, dan kerja sama dari 40% menjadi 92%. Selain perubahan perilaku, kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai Islam seperti amanah dan kebersihan sebagai bagian dari iman serta menghidupkan kembali kearifan lokal Jerowaru dalam pemanfaatan tanaman herbal. Program ini terbukti efektif membentuk karakter peduli lingkungan melalui pengalaman langsung dan kolaborasi sekolah dengan masyarakat.Kata kunci: Apotek Hidup; Karakter Siswa; MTs Dayama Jerowaru. ABSTRACTDeveloping an environmentally conscious character remains a serious challenge in many educational institutions, particularly in rural areas. Most students at this madrasah demonstrate a low level of concern for the school environment. Community service program aims to foster students’ sense of responsibility and environmental awareness through a living pharmacy activity at MTs Dayama Jerowaru, East Lombok Regency. The program was implemented using a Community-Based Participatory Approach and Experiential Learning, positioning students as active agents in Project-Based Learning activities. This program was implemented from August to September 2025, involving the madrasah principal, teachers, and 68 students in grades VII–IX in six stages: character value socialization, training, planting medicinal plants, forming duty groups, and character reflection and evaluation. The results demonstrated a significant improvement in students’ character indicators: environmental awareness increased from 28% to 86%, responsibility from 32% to 90%, discipline from 45% to 88%, and cooperation from 40% to 92%. Beyond behavioral changes, the program also reinforced Islamic values such as trustworthiness and cleanliness as part of faith, while revitalizing Jerowaru’s local wisdom in the use of herbal plants. Overall, this program proved effective in cultivating environmental care and responsibility through direct experience and collaborative engagement between the school and the community. Keywords: Living Pharmacy; Students’ Character; MTs Dayama Jerowaru.
Co-Authors Abdillah Abdillah Abdillah Abdillah Abdul Manan Ahyar, Imam Ahyati Kurniamala Niswariyana Akhmad Akhmad Aliahardi Winata Amelia, Sherly Dwi Annafas, Tazkiah Arpan Islami Bilal Astianingsih, Tri Ayu Wulandari Baiq Syahruniwati Bilal, Arpan Islami Bujang, Ahmad Dian Eka Maya Sari Diva Islami, Nadila Rizka Dyah Indraswati Fatimah Fatimah, Putri Firna, Ratu Fujiaturrahmah, Sukron Fujiaturrahman, Sukron Hafiaturrahmah Haifaturrahmah, Haifaturrahmah Halimatussa'diah, Halimatussa'diah Hilyatin, Nadia Husnan Husnan I Nengah Sueca Ikhwan, Zaenul Ilham Ilham Intan Dwi Hastuti Intan Dwi Hastuti Islahuddin Islahuddin Islahudin Islami, Nadila Rizka Diva Ismi Sabarunisa, Nur Jayawarsa, A.A. Ketut Jianingsih, Paratania Johri Sabaryati Johri Sabaryati Kandi, Kandi Khaerunnisa Khaerunnisa, Khaerunnisa Khairil Anwar Linda Sekar Utami Liswijaya Lukman Lukman M. Iqbal M. Isnaini M. Isnaini M. Isnaini Mabrur, M. Fadli Maemunah Maemunah Mahsup, Mahsup Malikul Qudus Maniza, Lalu Hendra Mariyati, Yuni Mariyati, Yuni Mariyati, Yuni Mayang Sari Miftahul Jannah Milandari, Baiq Desi Milandari, Baiq Desi Mita Mita Aswatun Mohammad Archi Maulyda Monika Handayani, Monika Muhammad Erfan Muhammad Erfan Muhammad Erfan, Muhammad Muhammad Nizaar Muhammad Syazali Muhdar, Syafruddin Muthmainah Mutia Mutia, Mutia Mutmainah Mutmainah N.W. S. Darmayanti N.W.S Darmayanti Nani Suarni Nani Suarni Nashiruddin Zaini, Ari Naura, Rafa Nelly Dwi Sabilia Ni Nengah Widiartini Ni Wayan Sri Darmayanti Niky Herlina Nur Johan Nurhidayati Nurkhalifah Nurmalasari Pilawinata, I Gede Heri Pratiwi, Adefia Lila Putrayasa, I Dewa Kadek Putri Maya Masyitah Rahman, M.Pd, Nanang Rahman, Nanang Rahman, Nanang Rahmatika Raih Rittianti Rani Darmayanti Ratu, Tursina Riadatul Fardhani Rosada Rosada Sabaryati, Johri Saddam Saddam Sahwan, Risa Ardila Sari Sani, Syukri Saputra, M. Wahyu Hadi Sintayana Muhardini Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Siti Zaenab Siti Zaenab Sri Rejeki Suci Ramadani Sukaesi, Sukaesi Sukerta Yasa, I Nyoman Sukron Fujiaturahmah Sumanti, Fifi Sumardi . Suryadi, I Putu Agus Syafruddin Muhdar Syafruddin Muhdar Syafruddin Muhdar Syaharuddin Syaharuddin Syaharuddin Tursina Ratu Tursina Ratu Tursina Ratu Ulandari, Rr. Dwi Pebriana Urifah, Dewi Vera Mandailina, Vera Wahyu Malajusammar Wiji Aziz Hari Mukti Yuni Mariyati Yuni Maryati Zedi Muttaqin Zulkarnain, Zulkarnain