p-Index From 2021 - 2026
6.717
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial SOUL : Jurnal Ilmiah Psikologi Turats: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Public Policy and Management Review Jurnal Keperawatan Jurnal Pelangi Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) TANJUNGPURA LAW JOURNAL Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology (Majalah Obstetri dan Ginekologi Indonesia) Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Journal of Tropical Crop Science Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan Jurnal Graha Pengabdian Journal Economy And Currency Study (JECS) Jurnal FASILKOM (teknologi inFormASi dan ILmu KOMputer) Jurnal Nasional Manajemen Pemasaran dan SDM Journal of Banua Science Education Jurnal Jendela Pendidikan DEVOSI Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat An-Nizam: Jurnal Bakti Bagi Bangsa International Journal of Education and Teaching Zone Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Carmin: Journal of Community Service Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Entrepreneurship and Community Development Jurnal Riset Ilmiah CandraRupa: Journal of Art, Design, and Media EDUCENTER JURNAL PENDIDIKAN Economic and Business Horizon At-Taksis Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Dan Sains Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral Agroscript: Journal of Applied Agricultural Sciences
Claim Missing Document
Check
Articles

Respons Pertumbuhan Aksesi Lada (Piper nigrum L.) Hasil Iradiasi Sinar Gamma terhadap Zat Pengatur Tumbuh Rootone F dan Air Kelapa Amelia, Rita; Meilawati, Nur Laela Wahyuni; Nurhidayah, Siti
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 2 No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v2i2.562

Abstract

Lada merupakan komoditas ekspor yang menguntungkan dan kaya manfaat. Hal ini menyebabkan permintaan benih lada yang berasal dari setek batang meningkat. Untuk memenuhi permintaan benih lada dibutuhkan peningkatan keberhasilan hidup setek batang. Salah satu caranya yaitu penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT). Beberapa ZPT akan diujikan pada lima aksesi lada hasil iradiasi sinar gamma. Aksesi ini membutuhkan waktu sekitar tiga minggu untuk menumbuhkan akar atau tunas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons pertumbuhan aksesi lada hasil iradiasi sinar gamma terhadap zat pengatur tumbuh Rootone F dan air kelapa. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Juni 2020 di Rumah Kaca Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), Bogor. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dua faktor. Faktor pertama adalah jenis aksesi yang terdiri dari lima jenis yaitu MP1, MP2, MP3, MP4 dan varietas Ciinten. Faktor kedua adalah ZPT yang terdiri dari tujuh taraf yaitu Rootone F 0.5 g, Rootone F 1 g, Rootone F 1.5 g, air kelapa 25%, air kelapa 50%, air kelapa 75% dan tanpa ZPT (kontrol). Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons aksesi MP3 dan MP4 memiliki jumlah tunas, tinggi tunas, jumlah daun, panjang daun, dan lebar daun lebih baik daripada varietas Ciinten. Respons perlakuan ZPT Rootone F 0.5 g memiliki daun lebih lebar dan jumlah daun lebih banyak dibandingkan dengan air kelapa 75%, namun tidak berbeda nyata dengan kontrol pada umur 7 MST. Terdapat interaksi ZPT dan aksesi yang diuji dimana seluruh kombinasi memiliki persentase hidup >75% kecuali perlakuan Rootone F 1.5 g aksesi MP1 memiliki persentase hidup nyata lebih rendah.
Edukasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Pasar Pon Desa Brenggolo sumaningrum, ningsih; Ananda, Aulia Rahma; Nurhidayah, Siti
ABHIPRAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains Vol 2 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/abhipraya.v2i2.25892

Abstract

Pasar sebagai tempat kerja terdapat aktifitas  kerja pedagang, pembeli, juga pekerja pasar yang memiliki potensi bahaya  yang tidak bisa dipandang sebelah mata seperti kebakaran, bencana, keamanan, keselamatan bebas dari pencurian, sehingga kesehatan dan keselamatan kerja perlu diterapkan supaya aman, selamat baik pedagang, pekerja, maupun pembeli. Saat ini pasar belum optimal, belum menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja sebagai prioritas. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk memberikan edukasi kesehatan dan keselamatan kerja kepada para pedagang dan pekerja di Pasar Pon Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yang pertama perencanaan yaitu penentuan khalayak sasaran, yang kedua  tahap perencanaan yaitu memberikan pre tes sebelum dilakukan edukasi, kemudian dilanjutkan dengan memberi materi Kesehatan dan keselamatan kerja selama 60 menit, dilanjutkan sesi diskusi tanya jawab selama 30 menit. Tahap ketiga merupakan tahap evaluasi yang dilakukan dengan memberikan post tes. Hasilnya yaitu sebelum dilakukan intevensi berupa edukasi kesehatan dan keselamatan kerja yang memiliki tingkat pengetahuan baik hanya 7 orang (15,9%), setelah diberikan edukasi terdapat peningkatan  sebanyak 25 orang ( 56,8%) pada Tingkat pengetahuan baik. Pada keegiatan pengabdian masyarakat yang akan datang diharapkan dapat diberikan simulasi penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), dan jalur evakuasi, serta titik kumpul, sehingga apabila terjadi suatu hal yang tidak diinginkan dan tidak terduga maka masyarakat pasar dapat mengatasi dan melakukan tindakan yang tepat.
PERAN KUALITAS LAYANAN SARANA DAN PRASARANA PERPUSTAKAAN TERHADAP MINAT BACA SISWA DI SMA IT DAAR AL-ULUUM ASAHAN-KISARAN Aswan, Aswan; Nurhidayah, Siti; Jawharah, Wei Indah; Nst, Zaitun Husseina.; Juwita, Sri; Wirda, Afni; Lubis, Yeni
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5376

Abstract

Abstract: This Community Service Program (PKM) was carried out to improve the quality of library facilities and services as well as to enhance students’ reading interest at SMA IT Daar Al-Uluum Asahan-Kisaran. The program was motivated by the low reading interest among students, which is influenced by limited book collections, suboptimal library services, and the shift in student habits toward instant digital information sources. The PKM employed a descriptive approach through observation, interviews, and documentation to obtain an accurate picture of the library’s condition. The results show that although the library has adequate basic facilities and responsive staff, student utilization remains low. This is mainly due to outdated book collections and the lack of innovative literacy programs. Through mentoring activities, the PKM team reorganized the library space, strengthened staff competencies, and provided recommendations for literacy program development and gradual collection renewal. The program has increased the school’s awareness of the importance of managing a modern and engaging library integrated into the learning process. Therefore, this PKM is expected to serve as a starting point for improving library services and fostering sustainable reading interest among students. Keywords: School Library, Community Service Program, Reading Interest, Facilities and Infrastructure, Library Services. Abstrak:Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas layanan sarana dan prasarana perpustakaan serta mendorong minat baca siswa di SMA IT Daar Al-Uluum Asahan-Kisaran. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari rendahnya minat baca siswa yang dipengaruhi oleh keterbatasan koleksi buku, kurang optimalnya layanan perpustakaan, serta perubahan kebiasaan siswa yang lebih memilih sumber digital. Metode pelaksanaan PKM menggunakan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggambarkan kondisi perpustakaan secara nyata. Hasil PKM menunjukkan bahwa meskipun perpustakaan memiliki fasilitas dasar yang cukup memadai dan pelayanan petugas yang baik, pemanfaatan perpustakaan oleh siswa masih rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya koleksi buku yang relevan dan belum adanya inovasi layanan literasi. Melalui kegiatan pendampingan, tim PKM melakukan penataan ruang, penguatan kompetensi petugas, serta memberikan rekomendasi pengembangan program literasi dan pembaruan koleksi perpustakaan. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman pihak sekolah mengenai pentingnya pengelolaan perpustakaan yang lebih modern, menarik, dan terintegrasi dengan proses pembelajaran. Dengan demikian, PKM ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan serta menumbuhkan minat baca siswa secara berkelanjutan. Kata Kunci: Perpustakaan Sekolah, PKM, Minat Baca, Sarana Prasarana, Layanan Perpustakaan
INTERNALISASI BUDAYA DEMOKRASI SEJAK DINI MELALUI METODE SOSIALISASI INTERAKTIF DI SD NEGERI CANDISARI, KABUPATEN MAGELANG Nurhidayah, Siti; Prakosa, Farid Aji; Realita, Era; Khoerunisa, Syfa
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 12, No 5 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v12i5.10807

Abstract

Krisis demokrasi sering kali berakar pada lemahnya internalisasi budaya kewarganegaraan sejak masa formatif di tingkat sekolah dasar. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan antara pemahaman teoritis dan praktik nyata nilai-nilai demokrasi pada siswa di SD Negeri Candisari, Kabupaten Magelang. Intervensi difokuskan pada 51 siswa kelas 5 dan 6 dengan menggunakan metode Sosialisasi Interaktif Berbasis Simulasi Demokratis. Pendekatan ini secara khusus mengedepankan teknik role play pemilihan ketua kelas dan simulasi diskusi kelompok untuk mentransformasikan konsep abstrak menjadi tindakan sosial yang konkret.Hasil pengabdian menunjukkan tren positif pada indikator kognitif maupun etika publik. Secara kuantitatif, pemahaman kognitif siswa mengenai demokrasi meningkat sebesar 3,8%, sementara skor sikap dan etika publik naik sebesar 2,1%. Peningkatan paling signifikan ditemukan pada siswa kelas 5 dengan kenaikan skor mencapai 0,43 poin. Secara kualitatif, intervensi ini berhasil mereduksi perilaku dominan dan menumbuhkan budaya saling menghargai melalui praktik langsung. Kesimpulannya, model pembelajaran yang lebih simulatif dengan teknik role play terbukti jauh lebih efektif dalam menanamkan habitus demokratis dibandingkan metode ceramah konvensional. Program ini menyarankan pihak sekolah untuk mengadopsi pembelajaran simulatif secara rutin guna menjamin keberlanjutan nilai-nilai demokrasi dalam interaksi harian siswa.
Peran Guru dalam Menanamkan Karakter Peduli Lingkungan melalui Pembelajaran IPAS pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Nurhidayah, Siti; Mawardi; Perdiansyah, Ferry
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.02.02

Abstract

Penanaman karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar menjadi salah satu upaya penting dalam mendukung pembentukan perilaku yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menanamkan karakter peduli lingkungan siswa kelas V melalui pembelajaran IPAS di SD Negeri Gondrong 03 Kota Tangerang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan yang terdiri atas kepala sekolah, guru kelas V, siswa, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan peran sebagai model atau teladan, pendidik, pembimbing, fasilitator, dan motivator dalam proses penanaman karakter peduli lingkungan. Peran tersebut diwujudkan melalui keteladanan perilaku peduli lingkungan, pengintegrasian isu lingkungan dalam pembelajaran IPAS, pendampingan siswa dalam kegiatan lingkungan, penyediaan media pembelajaran yang kontekstual, serta pemberian motivasi dan penguatan positif. Karakter peduli lingkungan siswa termanifestasi dalam perilaku menjaga kebersihan kelas, membuang dan memilah sampah, merawat tanaman, menghemat penggunaan listrik, serta menggunakan air secara bijaksana. Faktor pendukung meliputi budaya sekolah yang berorientasi lingkungan, fasilitas pendukung, program sekolah yang berkelanjutan, dan keterlibatan orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi kesadaran siswa yang belum konsisten, keterbatasan waktu pembelajaran, kondisi lingkungan sekitar, dan keterbatasan pendampingan orang tua. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS dapat menjadi sarana dalam mendukung penanaman karakter peduli lingkungan ketika diintegrasikan dengan keteladanan, pembiasaan, dan dukungan lingkungan sekolah.
Analisis Tingkat Kepatuhan dalam Penggunaan Alat Pelindung Diri di Crushing Plant PT. ABC Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan Sani, Rifki Asrul; Nurhidayah, Siti; Saveta, Rexanda
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral (JENERAL) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jeneral.v7i1.60008

Abstract

Keselamatan kerja merupakan aspek penting dalam kegiatan pertambangan, salah satunya melalui kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang bersifat wajib. Seiring dengan hasil pemantauan terkait tingkat kepatuhan karyawan yang mengalami penurunan, maka diperlukan observasi lanjutan sebagai bahan evaluasi untuk mengurangi Kondisi Tidak Aman (KTA) dan Tindakan Tidak Aman (TTA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) wajib pada area Crushing Plant di PT. ABC. Penelitian dilakukan selama dua bulan melalui metode observasi langsung dan penyebaran kuesioner kepada 100 pekerja operator dump truck dari lima kontraktor yang berbeda, dengan komposisi rata-rata >30% dari masing-masing kontraktor yang dapat diwawancarai, serta waktu bekerja pada shift siang. Fokus penelitian diarahkan pada penggunaan APD wajib area Crushing Plant, yaitu sepatu keselamatan, helm, dan rompi reflektor. Hasil observasi menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan tertinggi terdapat pada penggunaan sepatu keselamatan, sementara penggunaan helm dan rompi reflektor masih tergolong rendah, terutama pada kontraktor PT. Teta yang hanya mencapai 50%. Hasil kuesioner mengungkapkan bahwa 65% responden tidak menggunakan APD karena merasa tidak nyaman, 14% menyatakan APD tidak layak pakai, dan 21% merasa geraknya terbatas saat mengenakan APD. Faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan pekerja antara lain kenyamanan, kelayakan APD, kurangnya pengawasan dari atasan, serta tidak adanya sanksi tegas terhadap pelanggaran. Selain itu, terdapat ketidaksesuaian antara tingkat kesadaran pekerja dengan perilaku aktual di lapangan, di mana sebagian pekerja tetap mengabaikan penggunaan APD saat tidak berada dalam pengawasan langsung.
BRIDGING LAW AND PRACTICE: REFRAMING DISABILITY RIGHTS IN INDONESIAN FAITH-BASED CHILD PROTECTION THROUGH MAQASID AL-SHARIAH Fadhilah, Nur; Nurhidayah, Siti; Sa'adah, Mazro'atus
TANJUNGPURA LAW JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2026): VOLUME 10 NUMBER 1, 2026
Publisher : Faculty of Law, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tlj.v10i1.93021

Abstract

Abstract This study examines the implementation of disability protection within a faith-based institution in Bananul Amanah Madiun Foundation, addressing a critical gap between normative legal frameworks and their practical realization in institutional care settings. It asks how disability laws are operationalized in practice and how maqāṣid al-sharīʿah can strengthen disability rights analysis beyond formal legal compliance. Using a qualitative socio-legal case study, the research draws on fieldwork conducted over three months involving eighteen participants, including administrators, caregivers, educators, parents, and children, supported by observations and institutional document analysis. The findings reveal a hybrid and adaptive model in which legal norms, religious values, and institutional practices interact dynamically. While the institution demonstrates strong commitment to safeguarding life, dignity, and basic welfare, implementation remains partial due to structural constraints such as limited resources, weak coordination, and insufficient professional capacity. The analysis shows that maqāṣid al-sharīʿah provides a systematic ethical framework that deepens rights-based evaluation by linking protection of life, intellect, and dignity to concrete institutional practices. This study contributes theoretically by integrating maqāṣid with socio-legal analysis to explain the gap between law and practice in disability protection. It implies that strengthening inclusive welfare systems in Muslim-majority contexts requires combining normative frameworks with institutional capacity building and integrated governance strategies. Abstrak Penelitian ini mengkaji implementasi perlindungan penyandang disabilitas pada institusi berbasis keagamaan, Yayasan Bananul Amanah Madiun, dengan menyoroti kesenjangan kritis antara kerangka hukum normatif dan realisasinya dalam praktik layanan kelembagaan. Pertanyaan penelitian ini meliputi: bagaimana regulasi disabilitas dioperasionalisasikan dalam praktik serta bagaimana maqāṣid al-sharīʿah dapat memperkuat analisis hak-hak disabilitas melampaui kepatuhan hukum formal. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus sosio-legal kualitatif, penelitian ini didasarkan pada kerja lapangan selama tiga bulan yang melibatkan delapan belas partisipan, termasuk pengelola, pengasuh, pendidik, orang tua, dan anak-anak, yang didukung oleh observasi serta analisis dokumen institusi. Temuan penelitian menunjukkan adanya model hibrida dan adaptif, di mana norma hukum, nilai-nilai keagamaan, dan praktik kelembagaan berinteraksi secara dinamis. Meskipun institusi menunjukkan komitmen yang kuat dalam melindungi kehidupan, martabat, dan kesejahteraan dasar, implementasinya masih bersifat parsial akibat kendala struktural seperti keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi, dan kurangnya kapasitas profesional. Analisis ini menunjukkan bahwa maqāṣid al-sharīʿah menyediakan kerangka etis yang sistematis untuk memperdalam evaluasi berbasis hak dengan mengaitkan perlindungan jiwa, akal, dan martabat dengan praktik kelembagaan konkret. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui integrasi maqāṣid dengan analisis sosio-legal untuk menjelaskan kesenjangan antara hukum dan praktik dalam perlindungan disabilitas. Implikasinya, penguatan sistem kesejahteraan inklusif di konteks negara mayoritas Muslim memerlukan integrasi antara kerangka normatif, penguatan kapasitas kelembagaan, dan strategi tata kelola yang terkoordinasi.
Co-Authors Abda Abda Agustin, Hesti Agustini, Rini Amelia, Rita Amir Syamsudin Ananda, Aulia Rahma Andini, Rosa Arlinda, Ita Arrahman, Zahra Kusumaningati Aswan Aswan Atik Triratnawati Ayu Wandira Ayuningtyas, Berliana Ayunita Sabilla, Wulan Azizah, Maryam Berda Bambang Hudayana Binti Baharuddin, Rasdiana Budi Hartono Chairiyah, Royani Chondro W., Akbar Citra Kurniawan Clarisa Alfa Lionora Damayanti, Alfina Depi Fitraini Desty Widyowati, Dian Dewi, Rosmala Kurnia Diah P., Intan Dita Prameswari Diyono, Wahid Duhita Pramintari, Ratna Dzaid, Ahmad Eci Daryanti, Karlina Elysa, Sepriza Estiyanti, Erni Fachry Abda El Rahman Farid Aji Prakosa Fauzanafi, M. Zamzam Fauzi , Deni Ahmad Fauziyah, Wahyu Dirga Fiqri A., Amirul Firmansyah, Efrin Fitri, Karina Rahmah Hakim, Nasrul Haryanto, Mokhamad Sandi Hasan Basri Hasini, Nifa Ulida I Made Bayu Dirgantara Intan M., Oktabriya Irma Bayani Ismail Nasution Iswari Saraswati Dewi Jawharah, Wei Indah Khoerunisa, Syfa Khoiriyah, Ummi L. Sihaloho, Maya Laksono Trisnantoro Lubis, Yeni Magdalena Hanoum Martina Sri Rejeki Hutapea Maryani Mawardi Meilawati, Nur Laela Wahyuni Michelle Sandya Luchy, Vania Miftahul Jannah Moudy E.U Djami Muhammad, Ilhamuddin Muhibuddin Fadhli Muizza, Hana Munandar, Arief Munari Munari Nafisah, Putri Sayyidah Nafi’a, Ilman Nasution, Zaitun Husseina Norrochmat P., Adi Novita Dian Iva Prestiana Novitaningtyas, Ivo Nst, Zaitun Husseina. Nugroho, Febrian Andi Nur Fadhilah Nuraini Nuri Hidayanti Nurlaili Dina Hafni Nurmila Nurul Ngainin Pandan Wangi, Mega Perdiansyah, Ferry Prabawati, Lina Putri Prasetya, Agus Fathoni Prasetyo, Abdul Rahman Prianto, Tatag Dwi Purnama Putra, Purnama Purnomo Purnomo Purwoko, Bambang Sapto Putrianika, Puput Rahma, Selvi Alivia Ratna Duhita Pramintari Ratna Ratna Realita, Era Rena Revita Rengga Prakoso Nugroho Reni Barus, Emi Rifki Asrul Sani Rony Setiawan Ruchiyat, Marina Gusnia Sa'adah, Mazro'atus Saida Ulfa Saveta, Rexanda Selvy Isnaeni Setyo Supratno Sika A., Dimas Siti Maghfiroh Siti Nurhalimah Sofiyanti, Ida Sri Juwita, Sri Sulistiyanto, Muchlis Sumaningrum, Ningsih Suryani , Putri Salsabila Suryono, Elan Susiati Tefa, Maria Angela Christin Titik Djumiarti Tri Laksono, Yunanto Tri Yuningsih Ulfa K., Risa Verawati, Natalia Wahyu Wulansari, Rizki Wana, Prima Rias Widiastuti, Nina Ayu Widyowati, Dian Desty Willy Bayuardi Suwarno Wira Hadianto Wirda, Afni Yerry Soepriyanto Yudiwanti Wahyu E. Kusumo Zahrotul, Anisa Zhafiraah, Nazma Riska Zulfikri Zulfikri, Zulfikri