p-Index From 2021 - 2026
6.541
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial SOUL : Jurnal Ilmiah Psikologi Turats: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Public Policy and Management Review Jurnal Keperawatan Jurnal Pelangi Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology (Majalah Obstetri dan Ginekologi Indonesia) Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Journal of Tropical Crop Science Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JURNAL SCHEMATA : Pascasarjana UIN Mataram Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan Jurnal Graha Pengabdian Journal Economy And Currency Study (JECS) Jurnal FASILKOM (teknologi inFormASi dan ILmu KOMputer) Jurnal Nasional Manajemen Pemasaran dan SDM Journal of Banua Science Education Jurnal Jendela Pendidikan DEVOSI Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat An-Nizam: Jurnal Bakti Bagi Bangsa International Journal of Education and Teaching Zone Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Carmin: Journal of Community Service Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Entrepreneurship and Community Development Jurnal Riset Ilmiah CandraRupa: Journal of Art, Design, and Media EDUCENTER JURNAL PENDIDIKAN Economic and Business Horizon At-Taksis Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Dan Sains Agroscript: Journal of Applied Agricultural Sciences
Claim Missing Document
Check
Articles

Respons Pertumbuhan Aksesi Lada (Piper nigrum L.) Hasil Iradiasi Sinar Gamma terhadap Zat Pengatur Tumbuh Rootone F dan Air Kelapa Amelia, Rita; Meilawati, Nur Laela Wahyuni; Nurhidayah, Siti
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 2 No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v2i2.562

Abstract

Lada merupakan komoditas ekspor yang menguntungkan dan kaya manfaat. Hal ini menyebabkan permintaan benih lada yang berasal dari setek batang meningkat. Untuk memenuhi permintaan benih lada dibutuhkan peningkatan keberhasilan hidup setek batang. Salah satu caranya yaitu penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT). Beberapa ZPT akan diujikan pada lima aksesi lada hasil iradiasi sinar gamma. Aksesi ini membutuhkan waktu sekitar tiga minggu untuk menumbuhkan akar atau tunas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons pertumbuhan aksesi lada hasil iradiasi sinar gamma terhadap zat pengatur tumbuh Rootone F dan air kelapa. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Juni 2020 di Rumah Kaca Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), Bogor. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dua faktor. Faktor pertama adalah jenis aksesi yang terdiri dari lima jenis yaitu MP1, MP2, MP3, MP4 dan varietas Ciinten. Faktor kedua adalah ZPT yang terdiri dari tujuh taraf yaitu Rootone F 0.5 g, Rootone F 1 g, Rootone F 1.5 g, air kelapa 25%, air kelapa 50%, air kelapa 75% dan tanpa ZPT (kontrol). Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons aksesi MP3 dan MP4 memiliki jumlah tunas, tinggi tunas, jumlah daun, panjang daun, dan lebar daun lebih baik daripada varietas Ciinten. Respons perlakuan ZPT Rootone F 0.5 g memiliki daun lebih lebar dan jumlah daun lebih banyak dibandingkan dengan air kelapa 75%, namun tidak berbeda nyata dengan kontrol pada umur 7 MST. Terdapat interaksi ZPT dan aksesi yang diuji dimana seluruh kombinasi memiliki persentase hidup >75% kecuali perlakuan Rootone F 1.5 g aksesi MP1 memiliki persentase hidup nyata lebih rendah.
Edukasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Pasar Pon Desa Brenggolo sumaningrum, ningsih; Ananda, Aulia Rahma; Nurhidayah, Siti
ABHIPRAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains Vol 2 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/abhipraya.v2i2.25892

Abstract

Pasar sebagai tempat kerja terdapat aktifitas  kerja pedagang, pembeli, juga pekerja pasar yang memiliki potensi bahaya  yang tidak bisa dipandang sebelah mata seperti kebakaran, bencana, keamanan, keselamatan bebas dari pencurian, sehingga kesehatan dan keselamatan kerja perlu diterapkan supaya aman, selamat baik pedagang, pekerja, maupun pembeli. Saat ini pasar belum optimal, belum menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja sebagai prioritas. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk memberikan edukasi kesehatan dan keselamatan kerja kepada para pedagang dan pekerja di Pasar Pon Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yang pertama perencanaan yaitu penentuan khalayak sasaran, yang kedua  tahap perencanaan yaitu memberikan pre tes sebelum dilakukan edukasi, kemudian dilanjutkan dengan memberi materi Kesehatan dan keselamatan kerja selama 60 menit, dilanjutkan sesi diskusi tanya jawab selama 30 menit. Tahap ketiga merupakan tahap evaluasi yang dilakukan dengan memberikan post tes. Hasilnya yaitu sebelum dilakukan intevensi berupa edukasi kesehatan dan keselamatan kerja yang memiliki tingkat pengetahuan baik hanya 7 orang (15,9%), setelah diberikan edukasi terdapat peningkatan  sebanyak 25 orang ( 56,8%) pada Tingkat pengetahuan baik. Pada keegiatan pengabdian masyarakat yang akan datang diharapkan dapat diberikan simulasi penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), dan jalur evakuasi, serta titik kumpul, sehingga apabila terjadi suatu hal yang tidak diinginkan dan tidak terduga maka masyarakat pasar dapat mengatasi dan melakukan tindakan yang tepat.
PERAN KUALITAS LAYANAN SARANA DAN PRASARANA PERPUSTAKAAN TERHADAP MINAT BACA SISWA DI SMA IT DAAR AL-ULUUM ASAHAN-KISARAN Aswan, Aswan; Nurhidayah, Siti; Jawharah, Wei Indah; Nst, Zaitun Husseina.; Juwita, Sri; Wirda, Afni; Lubis, Yeni
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5376

Abstract

Abstract: This Community Service Program (PKM) was carried out to improve the quality of library facilities and services as well as to enhance students’ reading interest at SMA IT Daar Al-Uluum Asahan-Kisaran. The program was motivated by the low reading interest among students, which is influenced by limited book collections, suboptimal library services, and the shift in student habits toward instant digital information sources. The PKM employed a descriptive approach through observation, interviews, and documentation to obtain an accurate picture of the library’s condition. The results show that although the library has adequate basic facilities and responsive staff, student utilization remains low. This is mainly due to outdated book collections and the lack of innovative literacy programs. Through mentoring activities, the PKM team reorganized the library space, strengthened staff competencies, and provided recommendations for literacy program development and gradual collection renewal. The program has increased the school’s awareness of the importance of managing a modern and engaging library integrated into the learning process. Therefore, this PKM is expected to serve as a starting point for improving library services and fostering sustainable reading interest among students. Keywords: School Library, Community Service Program, Reading Interest, Facilities and Infrastructure, Library Services. Abstrak:Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas layanan sarana dan prasarana perpustakaan serta mendorong minat baca siswa di SMA IT Daar Al-Uluum Asahan-Kisaran. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari rendahnya minat baca siswa yang dipengaruhi oleh keterbatasan koleksi buku, kurang optimalnya layanan perpustakaan, serta perubahan kebiasaan siswa yang lebih memilih sumber digital. Metode pelaksanaan PKM menggunakan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggambarkan kondisi perpustakaan secara nyata. Hasil PKM menunjukkan bahwa meskipun perpustakaan memiliki fasilitas dasar yang cukup memadai dan pelayanan petugas yang baik, pemanfaatan perpustakaan oleh siswa masih rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya koleksi buku yang relevan dan belum adanya inovasi layanan literasi. Melalui kegiatan pendampingan, tim PKM melakukan penataan ruang, penguatan kompetensi petugas, serta memberikan rekomendasi pengembangan program literasi dan pembaruan koleksi perpustakaan. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman pihak sekolah mengenai pentingnya pengelolaan perpustakaan yang lebih modern, menarik, dan terintegrasi dengan proses pembelajaran. Dengan demikian, PKM ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan serta menumbuhkan minat baca siswa secara berkelanjutan. Kata Kunci: Perpustakaan Sekolah, PKM, Minat Baca, Sarana Prasarana, Layanan Perpustakaan
Speaking Skill’s Language Anxiety Experienced by Freshers of English Language Education Department Gusdian, Rosalin Ismayoeng; Nurhidayah, Siti
Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram Vol. 9 No. 2 (2020): Schemata: Jurnal Pascasarjana IAIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this study is to find out the language anxiety levels encountered by the freshmen of English Language Education Department, the reasons of the language anxiety, and how the students cope with the language anxiety. It is a mixed-method study conducted in an Islamic private university in Malang. The population included 128 English Language Education Department freshmen in the academic year 2019/2020. Through convenience sampling, 32 students from six speaking classes were obtained. A survey using Foreign Language Classroom Anxiety (FLCAS) questionnaire and interview were applied as the techniques to gather the data. The findings revealed that 91% freshmen are identified to experience a medium level of anxiety (76-119). Besides, the reasons of the language anxiety included communication apprehension, fear of negative evaluation, and fear of making mistakes in the test. Several ways to cope with the language anxiety comprised practicing before class and keeping the up with the positive mind. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan berbahasa yang dialami oleh mahasiswa baru Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, alasan kecemasan berbahasa, dan cara mahasiswa mengatasi kecemasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode campuran yang dilakukan di sebuah universitas swasta Islam di Malang. Populasi penelitian ini adalah 128 mahasiswa baru Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris tahun ajaran 2019/2020. Melalui convenience sampling, diperoleh 32 siswa dari enam kelas berbicara. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Foreign Language Classroom Anxiety (FLCAS) dan wawancara. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa 91% mahasiswa baru diidentifikasi mengalami tingkat kecemasan sedang (76-119). Selain itu, alasan kecemasan bahasa termasuk ketakutan komunikasi, takut evaluasi negatif, dan takut membuat kesalahan dalam ujian. Beberapa cara untuk mengatasi kecemasan bahasa terdiri dari berlatih sebelum kelas dan menjaga pikiran positif.
Speaking Skill’s Language Anxiety Experienced by Freshers of English Language Education Department Gusdian, Rosalin Ismayoeng; Nurhidayah, Siti
Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram Vol. 9 No. 2 (2020): Schemata: Jurnal Pascasarjana IAIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this study is to find out the language anxiety levels encountered by the freshmen of English Language Education Department, the reasons of the language anxiety, and how the students cope with the language anxiety. It is a mixed-method study conducted in an Islamic private university in Malang. The population included 128 English Language Education Department freshmen in the academic year 2019/2020. Through convenience sampling, 32 students from six speaking classes were obtained. A survey using Foreign Language Classroom Anxiety (FLCAS) questionnaire and interview were applied as the techniques to gather the data. The findings revealed that 91% freshmen are identified to experience a medium level of anxiety (76-119). Besides, the reasons of the language anxiety included communication apprehension, fear of negative evaluation, and fear of making mistakes in the test. Several ways to cope with the language anxiety comprised practicing before class and keeping the up with the positive mind. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan berbahasa yang dialami oleh mahasiswa baru Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, alasan kecemasan berbahasa, dan cara mahasiswa mengatasi kecemasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode campuran yang dilakukan di sebuah universitas swasta Islam di Malang. Populasi penelitian ini adalah 128 mahasiswa baru Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris tahun ajaran 2019/2020. Melalui convenience sampling, diperoleh 32 siswa dari enam kelas berbicara. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Foreign Language Classroom Anxiety (FLCAS) dan wawancara. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa 91% mahasiswa baru diidentifikasi mengalami tingkat kecemasan sedang (76-119). Selain itu, alasan kecemasan bahasa termasuk ketakutan komunikasi, takut evaluasi negatif, dan takut membuat kesalahan dalam ujian. Beberapa cara untuk mengatasi kecemasan bahasa terdiri dari berlatih sebelum kelas dan menjaga pikiran positif.
Speaking Skill’s Language Anxiety Experienced by Freshers of English Language Education Department Gusdian, Rosalin Ismayoeng; Nurhidayah, Siti
Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram Vol. 9 No. 2 (2020): Schemata: Jurnal Pascasarjana IAIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this study is to find out the language anxiety levels encountered by the freshmen of English Language Education Department, the reasons of the language anxiety, and how the students cope with the language anxiety. It is a mixed-method study conducted in an Islamic private university in Malang. The population included 128 English Language Education Department freshmen in the academic year 2019/2020. Through convenience sampling, 32 students from six speaking classes were obtained. A survey using Foreign Language Classroom Anxiety (FLCAS) questionnaire and interview were applied as the techniques to gather the data. The findings revealed that 91% freshmen are identified to experience a medium level of anxiety (76-119). Besides, the reasons of the language anxiety included communication apprehension, fear of negative evaluation, and fear of making mistakes in the test. Several ways to cope with the language anxiety comprised practicing before class and keeping the up with the positive mind. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan berbahasa yang dialami oleh mahasiswa baru Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, alasan kecemasan berbahasa, dan cara mahasiswa mengatasi kecemasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode campuran yang dilakukan di sebuah universitas swasta Islam di Malang. Populasi penelitian ini adalah 128 mahasiswa baru Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris tahun ajaran 2019/2020. Melalui convenience sampling, diperoleh 32 siswa dari enam kelas berbicara. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Foreign Language Classroom Anxiety (FLCAS) dan wawancara. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa 91% mahasiswa baru diidentifikasi mengalami tingkat kecemasan sedang (76-119). Selain itu, alasan kecemasan bahasa termasuk ketakutan komunikasi, takut evaluasi negatif, dan takut membuat kesalahan dalam ujian. Beberapa cara untuk mengatasi kecemasan bahasa terdiri dari berlatih sebelum kelas dan menjaga pikiran positif.
INTERNALISASI BUDAYA DEMOKRASI SEJAK DINI MELALUI METODE SOSIALISASI INTERAKTIF DI SD NEGERI CANDISARI, KABUPATEN MAGELANG Nurhidayah, Siti; Prakosa, Farid Aji; Realita, Era; Khoerunisa, Syfa
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 12, No 5 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v12i5.10807

Abstract

Krisis demokrasi sering kali berakar pada lemahnya internalisasi budaya kewarganegaraan sejak masa formatif di tingkat sekolah dasar. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan antara pemahaman teoritis dan praktik nyata nilai-nilai demokrasi pada siswa di SD Negeri Candisari, Kabupaten Magelang. Intervensi difokuskan pada 51 siswa kelas 5 dan 6 dengan menggunakan metode Sosialisasi Interaktif Berbasis Simulasi Demokratis. Pendekatan ini secara khusus mengedepankan teknik role play pemilihan ketua kelas dan simulasi diskusi kelompok untuk mentransformasikan konsep abstrak menjadi tindakan sosial yang konkret.Hasil pengabdian menunjukkan tren positif pada indikator kognitif maupun etika publik. Secara kuantitatif, pemahaman kognitif siswa mengenai demokrasi meningkat sebesar 3,8%, sementara skor sikap dan etika publik naik sebesar 2,1%. Peningkatan paling signifikan ditemukan pada siswa kelas 5 dengan kenaikan skor mencapai 0,43 poin. Secara kualitatif, intervensi ini berhasil mereduksi perilaku dominan dan menumbuhkan budaya saling menghargai melalui praktik langsung. Kesimpulannya, model pembelajaran yang lebih simulatif dengan teknik role play terbukti jauh lebih efektif dalam menanamkan habitus demokratis dibandingkan metode ceramah konvensional. Program ini menyarankan pihak sekolah untuk mengadopsi pembelajaran simulatif secara rutin guna menjamin keberlanjutan nilai-nilai demokrasi dalam interaksi harian siswa.
Peran Guru dalam Menanamkan Karakter Peduli Lingkungan melalui Pembelajaran IPAS pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Nurhidayah, Siti; Mawardi; Perdiansyah, Ferry
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.02.02

Abstract

Penanaman karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar menjadi salah satu upaya penting dalam mendukung pembentukan perilaku yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menanamkan karakter peduli lingkungan siswa kelas V melalui pembelajaran IPAS di SD Negeri Gondrong 03 Kota Tangerang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan yang terdiri atas kepala sekolah, guru kelas V, siswa, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan peran sebagai model atau teladan, pendidik, pembimbing, fasilitator, dan motivator dalam proses penanaman karakter peduli lingkungan. Peran tersebut diwujudkan melalui keteladanan perilaku peduli lingkungan, pengintegrasian isu lingkungan dalam pembelajaran IPAS, pendampingan siswa dalam kegiatan lingkungan, penyediaan media pembelajaran yang kontekstual, serta pemberian motivasi dan penguatan positif. Karakter peduli lingkungan siswa termanifestasi dalam perilaku menjaga kebersihan kelas, membuang dan memilah sampah, merawat tanaman, menghemat penggunaan listrik, serta menggunakan air secara bijaksana. Faktor pendukung meliputi budaya sekolah yang berorientasi lingkungan, fasilitas pendukung, program sekolah yang berkelanjutan, dan keterlibatan orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi kesadaran siswa yang belum konsisten, keterbatasan waktu pembelajaran, kondisi lingkungan sekitar, dan keterbatasan pendampingan orang tua. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS dapat menjadi sarana dalam mendukung penanaman karakter peduli lingkungan ketika diintegrasikan dengan keteladanan, pembiasaan, dan dukungan lingkungan sekolah.
Resistance of Doubled Haploid Rice Lines with Green Super Rice Characters to Bacterial Leaf Blight Nurhidayah, Siti; Purwoko, Bambang Sapta; Dewi, Iswari Saraswati; Suwarno, Willy Bayuardi; Lubis, Iskandar; Yuriyah, Siti
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 39, No 2 (2024): October
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/carakatani.v39i2.88198

Abstract

Bacterial leaf blight (BLB), caused by Xanthomonas oryzae pv. oryzae (Xoo) is a significant disease attacking rice crops worldwide. This disease attacks at various stages of plant growth and causes significant yield loss. Breeding new varieties resistant to BLB is important to support sustainable agriculture in the future. This study aimed to identify new superior green super rice (GSR) lines resistant to BLB disease. The experiment evaluated the resistance of lowland rice lines obtained from anther culture using a factorial randomized complete block design. The 1st factor was genotype, consisting of 20 lines, 2 checks of commercial varieties (Inpari 42 Agritan GSR and Inpari 18), a resistant check (Conde), and a susceptible check (Taichung Native 1). The 2nd factor was BLB pathotypes (i.e., III, IV, and VIII). Quantitative data on disease severity and severity index were analyzed using analysis of variance and t-Dunnett test at 5% level. The results showed that the interaction between genotype and pathotype affected the disease severity and severity index in both growth phases. The tested lines exhibited varying resistance, from susceptible to resistant, to BLB. Four lines (SN 11, 13, 57, and 58) showed moderate to resistant criteria for BLB disease of 3 pathotypes in both growth phases. The selected lines can be used as a source of parents for breeders and candidates for new superior varieties with BLB resistance properties to support the reduction of synthetic chemical bactericide inputs and control BLB disease. However, further field evaluations are necessary to assess their performance.
Co-Authors Abda Abda Agustin, Hesti Agustini, Rini Amelia, Rita Amir Syamsudin Ananda, Aulia Rahma Andini, Rosa Arlinda, Ita Arrahman, Zahra Kusumaningati Aswan Aswan Atik Triratnawati Ayu Wandira Ayuningtyas, Berliana Ayunita Sabilla, Wulan Azizah, Maryam Berda Bambang Hudayana Bambang Sapta Purwoko Binti Baharuddin, Rasdiana Budi Hartono Chairiyah, Royani Chondro W., Akbar Citra Kurniawan Clarisa Alfa Lionora Damayanti, Alfina Depi Fitraini Desty Widyowati, Dian Dewi, Rosmala Kurnia Diah P., Intan Diyono, Wahid Duhita Pramintari, Ratna Dzaid, Ahmad Eci Daryanti, Karlina Elysa, Sepriza Estiyanti, Erni Fachry Abda El Rahman Farid Aji Prakosa Fauzanafi, M. Zamzam Fauzi , Deni Ahmad Fauziyah, Wahyu Dirga Fiqri A., Amirul Firmansyah, Efrin Fitri, Karina Rahmah Hakim, Nasrul Haryanto, Mokhamad Sandi Hasan Basri Hasini, Nifa Ulida I Made Bayu Dirgantara Intan M., Oktabriya Irma Bayani Iskandar Lubis Ismail Nasution Iswari Saraswati Dewi Jawharah, Wei Indah Khoerunisa, Syfa Khoiriyah, Ummi L. Sihaloho, Maya Laksono Trisnantoro Lubis, Yeni Magdalena Hanoum Martina Sri Rejeki Hutapea Maryani Mawardi Meilawati, Nur Laela Wahyuni Michelle Sandya Luchy, Vania Miftahul Jannah Moudy E.U Djami Muhammad, Ilhamuddin Muhibuddin Fadhli Muizza, Hana Munandar, Arief Munari Munari Nafisah, Putri Sayyidah Nafi’a, Ilman Nasution, Zaitun Husseina Norrochmat P., Adi Novita Dian Iva Prestiana Novitaningtyas, Ivo Nst, Zaitun Husseina. Nugroho, Febrian Andi Nuraini Nuri Hidayanti Nurlaili Dina Hafni Nurmila Nurul Ngainin Pandan Wangi, Mega Perdiansyah, Ferry Prabawati, Lina Putri Prameswari, Dita Prasetya, Agus Fathoni Prasetyo, Abdul Rahman Prianto, Tatag Dwi Purnama Putra, Purnama Purnomo Purnomo Purwoko, Bambang Sapto Putrianika, Puput Rahma, Selvi Alivia Ratna Duhita Pramintari Ratna Ratna Realita, Era Rena Revita Rengga Prakoso Nugroho Reni Barus, Emi Rony Setiawan Rosalin Ismayoeng Gusdian Ruchiyat, Marina Gusnia Saida Ulfa Selvy Isnaeni Setyo Supratno Sika A., Dimas Siti Maghfiroh Siti Nurhalimah Siti Yuriyah Sofiyanti, Ida Sri Juwita, Sri Sulistiyanto, Muchlis Sumaningrum, Ningsih Suryani , Putri Salsabila Suryono, Elan Susiati Tefa, Maria Angela Christin Titik Djumiarti Tri Laksono, Yunanto Tri Yuningsih Ulfa K., Risa Verawati, Natalia Wahyu Wulansari, Rizki Wana, Prima Rias Widiastuti, Nina Ayu Widyowati, Dian Desty Willy Bayuardi Suwarno Wira Hadianto Wirda, Afni Yerry Soepriyanto Yudiwanti Wahyu E. Kusumo Zahrotul, Anisa Zhafiraah, Nazma Riska Zulfikri Zulfikri, Zulfikri