p-Index From 2021 - 2026
11.59
P-Index
This Author published in this journals
All Journal INFORMASI Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Jurnal Pekommas Islam Futura KOMUNIKE: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam POLITIK Jurnal Ijtimaiyya Intizar Jurnal Orasi Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan al-Afkar, Journal For Islamic Studies Jurnal Ilmu Dakwah IJISH (International Journal of Islamic Studies and Humanities) Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Communicare : Journal of Communication Studies Ath Thariq Jurnal Dakwah dan Komunikasi Jurnal Ekonomi Bisnis Indonesia Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi (JRMDK) Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Kalijaga Journal of Communication Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan Journal of Social Development Studies Journal of Industrial Engineering & Management Research (JIEMAR) Jurnal Studi Jurnalistik Jurnal Pewarta Indonesia JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) Jurnal Dakwah dan Komunikasi Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi Ekonomi dan Bisnis Interaksi Peradaban: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Kommunity Online Journal of Scientific Communication (JSC) Caraka : Indonesia Journal of Communication Jurnal Komunikasi Islam Virtu: Jurnal Kajian Komunikasi, Budaya dan Islam The Journal of Islamic Communication and Broadcasting (Jisab) At Tawasul: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Journal of Social Empowerment Ad-DA’WAH: Dakwah dan Komunikasi Islam Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Masyarakat: Jurnal Sosiologi ROBBAYANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam BAYYIN: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Al-Bunyan: Interdisciplinary Journal of Qur'an and Hadith Studies INJECT Interdisciplinary Journal of Communication Al-Nahyan : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Journal of Islamic Community Development Jurnal Ilmiah Syi'ar Jurnal empower : jurnal pengembangan masyarakat Islam Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi WASILATUNA: JURNAL KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM Meyarsa:Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah
Claim Missing Document
Check
Articles

Visual Da‘wah in the Mediatized Era: A Virtual Ethnographic Analysis of Illustrative Content on the Instagram Account @sholahayub Sirajuddin, Muhammad; Aniq Nahdia Lulu Annawawie; Hermansah, Tantan; Fanshoby, Muhammad
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v7i2.229

Abstract

This study examines digital Islamic preaching content on the Instagram account @sholahayub using the media space theory (Nasrullah, 2017) to revisit communication theory within the context of contemporary da’wah. The study assumes posits that visual content and user interactions on social media not only convey religious messages but also collectively shape religious identity and solidarity, particularly in humanitarian issues such as Palestine. The method employed is qualitative analysis based on cyber media analysis across four levels: media space, media document, media object, and user experience, with data consisting of illustrative posts, reflective narratives, and user responses. The findings reveal that semi-realistic illustrations and contemplative captions create a communicative and affective preaching space, where user interactions demonstrate deep emotional and spiritual engagement. These results expand communication theory by showing that social media functions as a dynamic, inclusive, and socially relevant space for the production of religious meaning. In conclusion, digital da’wah through Instagram serves as an effective medium of communication for fostering spiritual awareness, humanitarian solidarity, and strengthened devotion to Allah through transformative visual and emotional experiences.
Ekspresi Keberagamaan Komunitas Terang Jakarta dalam Perspektif Popular Culture Fadhila, Nurul; Hermansah, Tantan; Rizky, Kiky
INTERAKSI PERADABAN: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Program Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/interaksi.v1i2.23900

Abstract

The term "hijrah" is currently one of the models of religious expression that is trending in some urban youth. Hijrah is seen as a process of someone making a spiritual and religious leap. The "Terang Jakarta" (TJ) Community is one of the "hijrah" communities of the younger generation in Indonesia. TJ facilitates its community in a variety of Islamic study activities that are packaged in a structured, interesting, and up-to-date manner. So that in the TJ community, studying religion becomes fun or popular. This study wants to see how the religious expression of the TJ community is from the perspective of popular culture. The method used in this study is a qualitative method with an interpretive and naturalistic approach. The theory used is Emile Durkheim's religious expression and the theory of popular culture by Dominic Strineti. The results of this study indicate that the "hijrah" with all its supporting attributes which has been a trend is one of the religious expressions shown by the TJ community who adopted popular culture. The popular culture which is identical to something trendy, phenomenal, boisterous, hits, present, seems to lead to the expressions that exist in the management, members, and worshipers as well as various activities of the TJ community. Found many characteristics of popular culture adopted by this TJ community, so that the phenomenon of "hijrah" in this community can be said as part of popular culture.
Perilaku Baik itu Mudah atau Sukar? Representasi dalam Youtube Tontonan Anak Nussa dan Rara Fanshoby, Muhammad; Hasbullah, Muhammad Najmudin; Hermansah, Tantan
INTERAKSI PERADABAN: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Program Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/interaksi.v2i1.25544

Abstract

Tontonan bagi anak di media sosial Youtube masih minim edukasi. Padahal saat ini, anak-anak memanfaatkan media sosial sebagai tontonan mereka. Beberapa studi menyebutkan bahwa perilaku anak dipengaruhi oleh apa yang mereka tonton. Dengan begitu, youtube menjadi salah satu platform media sosial yang memengaruhi perilaku anak. Penelitian ini akan menganalisis Nilai Akhlak dalam Media Sosial Youtube Nussa dan Rara, Episode Baik itu Mudah dengan menggunakan Pendekatan Representasi Stuart Hall. Tujuan penelitian ini untuk menjawab research questions bagaimana representasi akhlak anak pada video Nussa dan Rarra dari aspek budaya, bahasa, dan makna. Hasilnya menunjukkan bahwa video animasi Nussa dan Rarra merepresentasikan akhlak anak berdasarkan unsur budaya, bahasa dan makna yang sesuai dengan ajaran Islam. Itu didapat dari temuan pada 3 shot dalam video episode “Baik itu Mudah”. Video ini di upload Nussa Official pada 23 Mei 2019 yang berdurasi 06.53 menit dengan jumlah tayang 66.954.922  dan likes 451 ribu
STRATEGI KOMUNIKASI DAKWAH MODERAT DI ERA NEW MEDIA (Studi Kasus Alumni International Muhammadiyah Boarding School Miftahul Ulum Pekajangan-Pekalongan) Setyo Budi, Agung; Hermansah, Tantan; Fanshoby, Muhammad
INTERAKSI PERADABAN: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Program Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/interaksi.v3i1.32839

Abstract

Dakwah di era globalisasi yang terus berubah memberikan ruang bagi seluruh elemen masyarakat untuk berdakwah secara efektif dan inovatif, termasuk generasi muda lulusan pesantren yang menjadi poros dakwah milenial di media baru.Penelitian ini menujukan hasil strategi, metode serta tolok ukur dari proses dakwah di era globalisasi. Komunikasi dakwah yang dibangun secara sistem cenderung positif tapi relasi antar sesama pendakwah dengan mad’u cenderung terjadi lemah secara intensitas hal ini disebabkan kultur dari mad’u yang jauh dari pantauan dan memiliki lingkungan yang bebas. Sumber daya potensial yang dimobilisasi adalah dakwah melalui organisasi, dakwah melalui pengajian dan daurah, sebagai tempat dakwah dan kaderisasi, dakwah melalui media internet, dakwah melalui penyiaran. Semuanya dibingkai dalam gagasan Islam moderat atau berkemajuan untuk menjalankan ajaran Islam sesuai dengan apa yang dibawa Rasulullah SAW. yaitu kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman Islam berkemajuan.Komunikasi dakwah memiliki peran vital sebagai penentu akan kebutuhan penyampaian pesan agama yang efektif dan efsien di era new media. Beberapa strategi komunikasi di atas, adalah sebagian sumbangsih cara yang dilakukan oleh pendakwah untuk menyajikan pesan dakwah yang komprehensif. Maka dari berbagai pola yang telah dirumuskan di atas sehingga dapat diambil berbagai masukan dan kontribusi wawasan ilmu kepada para pendakwah yang sedang dalam memberikan materi dakwah kepada umat Muslim juga sebagai amal ibadah kedepan sehingga ilmu dakwah tersebut tidaklah kaku dan buntu yang pada akhinya dapat merugikan ke generasi ke depan. metode dakwah pun harus selalu bersifat dinamis, konstruktif dan efekti sehingga dakwah semakin meluas dan berkembang secara pesat.
Foto Perjuangan Muslimah Bercadar Karya Hesti Rika Di Cnnindonesia.Com Dengan Analisis Semiotika Roland Barthes Aprianto, Denny; Hermansah, Tantan
Jurnal Studi Jurnalistik Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Studi Jurnalistik
Publisher : Faculty of Da'wa and Communications Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jsj.v2i2.18919

Abstract

Adanya pemberitaan tentang terorisme dengan ilustrasi bergambar wanita bercadar pada berbagai media di Indonesia telah menghasilkan stereotif pengguna cadar itu sendiri. Pengguna cadar kerap kali diasosiasikan kepada kelompok intoleran, berpaham radikal, hingga istri seorang teroris. Hesti Rika, fotografer cnnindonesia.com mencoba memberi perspektif lain tentang pengguna cadar melalui karya fotonya. Melalui foto-foto yang diambil dari berbagai momen, Hesti seperti menyampaikan pesan agar kita lebih obyektif melihat subyek pengguna cadar ini. Fotografi sudah lama menjadi medium yang cukup efisien untuk menyampaikan pesan. Melalui tiga tahap pemaknaan ala Barthes, pesan pada foto-foto Hesti yang ditampilkan pada halaman website cnnindonesia.com bisa ditafsirkan dengan melihat tanda atau simbol yang ditemukan dalam foto tersebut. Dari hasil analisis semiotika Bhartes, bisa diambil kesimpulan bahwa dalam karya fotografi Hesti Rika, terdapat beragam makna, yaitu makna aktivitas pengguna cadar yang sama seperti masyarakat pada umumnya. Akan tetapi pada foto tersebut juga terkandung makna perjuangan para pengguna cadar menghapus stigma negatif itu dengan cara mengintegrasikan diri pada lingkungan sosialnya. 
Dakwah Moderasi Beragama KH. Noer Alie Ma'rifah, Iza; Iqbal, Muhammad; Hermansah, Tantan
Bayyin: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Bayyin
Publisher : Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71029/bayyin.v2i1.31

Abstract

Dalam konteks pesantren, Kyai merupakan elemen sentral yang memegang peranan krusial. Kyai tidak hanya sering menjadi pendiri pesantren, tetapi juga menjadi pilar utama dalam pertumbuhan dan kesuksesan pesantren. Hal ini juga terlihat pada Pesantren Attaqwa yang didirikan oleh KH. Noer Ali di Bekasi. Kepemimpinan dan pengaruh KH. Noer Ali membentuk daya tarik dan kharisma Pesantren Attaqwa. Penelitian ini akan membahas biografi KH. Noer Ali dan pandangannya terkait moderasi beragama. Melalui pendekatan teori "Great Man" atau "Heroic Man," penelitian ini akan mengeksplorasi bagaimana kehidupan KH. Noer Ali memengaruhi sejarah dan masyarakat. Biografi KH. Noer Ali mencerminkan perannya sebagai ulama, pejuang, dan cendekiawan yang berkontribusi pada pendidikan, politik, dan agama. Dalam konteks moderasi beragama, pandangan KH. Noer Ali dapat memberikan wawasan tentang bagaimana membangun toleransi dan kerukunan di tengah perbedaan keyakinan. Melalui riset ini, kita akan memahami lebih dalam tentang sosok KH. Noer Ali dan kontribusinya dalam membentuk wajah pesantren Indonesia serta pandangan moderasi beragama. Kehidupan dan pemikiran KH. Noer Ali menjadi inspirasi dan contoh bagi generasi selanjutnya dalam membangun masyarakat yang harmonis dan toleran. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang bagaimana seorang tokoh bisa membentuk dan memengaruhi perjalanan sejarah serta memberikan pandangan berharga tentang moderasi dalam beragama.
Strategi Komunikasi Dalam Pencegahan HIV Perspektif Religion And Prevention (Studi Pada KPA Kota Serang Banten) Muhsan, Aryani; Hermansah, Tantan
Bayyin: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Bayyin
Publisher : Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71029/bayyin.v2i2.46

Abstract

Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang sel darah putih di dalam tubuh atau limfosit yang menyerang kekebalan tubuh manusia. Globalisasi yang mendunia menjadi pintu gerbang masuknya pertukaran penyakit. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Institute for Infection and Immunity di St. George Hospital Medical School, London, sudah ditemukan obat yang dapat mengurangi tingkat HIV, tetapi belum dapat membunuh virus HIV sepenuhnya . Berdasarkan dari laporan dari tahun ke tahun. kasus HIV masih menjadi musuh besar yang menakutkan di Indonesia. Di Provinsi Banten, terdapat 3.526 kasus HIV. Maka pemerintah kots Serang melalui KPA untuk mengkampanyekan tentang HIV/AIDS sebagai pencegahan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi pencegahan religion and prevention in Thailand oleh Patchanee Malikhao yang menguraikan 2 konsep: menjelaskan dalam perspektif global atau dengan perspektif lokal. Dalam hal ini, strategi yang digunakan KPA Provinsi Banten adalah dengan mengadakan pelatihan untuk melatih warga dengan menerapkan materi komunikasi persuasif untuk perubahan perilaku pada program Warga Peduli AIDS. KPA Kota Serang melaksanakan program yang telah direncanakan sebelumnya. Untuk berjalannya sebuah pelaksanaan yang sesuai dengan yang diharapkan. Terkhusus dalam upaya kampanye pencegahan dengan mensosialisasikan ke seluruh wilayah pedesaan yang masih minimnya pengetahuan tentang bahaya AIDS.
Analisis Semiotika Diskriminasi Gender Dalam Film Kartini Karya Hanung Bramantyo Oktaviani, Sandra; Prihatini, Rini Laili; Hermansah, Tantan
Bayyin: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Bayyin
Publisher : Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71029/bayyin.v2i2.47

Abstract

Film pada umumnya mengangkat isu atau realitas yang ada didalam masyarakat. Salah satu  realitas sosial yang terjadi pada masyarakat saat ini adalah ketimpangan gender yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.. Film kartini 2017 masih menceritakan bagaimana sosok pahlawan perempuan berasal dari Jepara yang hidup pada abad ke-18. Film ini Mencerminkan bagaimana perempuan terdiskriminasi dan mengalami ketidakadilan gender karena tradisi dan budaya masyarakat jawa. Melalui film tersebut, sang sutradara berharap para penonton sadar akan diskriminasi gender yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini mengacu pada paradiga konstruksionis dimana kosentrasi analisisnya adalah menemukan bagaimana dan dengan cara apa realitas tersebut dibentuk. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif . Teknik pengumpulan data dengan menggunakan analisis semiotika Roland Bhartes. Penelitian ini menggunakan teori ketidakadilan gender Mansour fakih. Menurut Mansour fakih ketidakadilan gender merupakan sistem dan struktur dimana kaum laki-laki dan perempuan menjadi korban dari sistem tersebut. Teori yang dikembangkan Mansour fakih juga membagi bentuk-bentuk ketidak adilan gender menjadi marginalisasi, subbordinasi, stereotipe, kekerasan dan beban kerja ganda.
KOMUNIKASI BUDAYA LEMBAGA NAHDLATUL ‘ULAMA CABANG KARAWANG DALAM PERSPEKTIF HYBRID INTERACTION HUMAN RIGHTS AND DEVELOPMENT Afifah, Zahra Nur; Bakti, Andi Faisal; Hermansah, Tantan
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 5, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v5i3.25354

Abstract

Masyarakat menghegemoni bahwa NU adalah kelompok islam tradisionalis karena menjalankan praktik keagamaan dengan memasukkan budaya dan tradisi. Makalah ini bertujuan untuk menganalisa Interaksi Sosial Budaya Nahdlatul ‘Ulama dalam perspektif Hybrid Interaction. Makalah ini menyatakan  bahwa, interaksi sosial budaya oleh NU membentuk pembangunan, hak asasi manusia, dan budaya dalam masyarakat. Adanya dikotomi, menimbulkan fanatisme dari anggota yang memperkeruh perdebatan diantara keduanya. Sebagai analisis, makalah ini menggunakan teori pada pada Hybrid Interactions: Human Rights and Development in a Cultural Perspective dari Jan Servaes dan Chris Verschooten (2007: 45-57). Terbagi dalam tiga dikotomi teori. Pertama, Tradition and Modernity menjelaskan tentang mempertahankan budaya atau mengikuti zaman. Konsep Islam yang ditawarkan adalah Al-Maslahah ( مصلحة) menjelaskan tentang sesuatu yang baik ada untuk kebaikan. Kedua, Universality and Relativism, menegaskan tentang terbatas atau luasnya pandangan terhadap budaya, konsep Islam yang ditawarkan adalah Al-Ta’aruf (التعارف) yaitu anjuran saling mengenal. Ketiga, Individualism and Collectivism, membahas tentang ikatan dalam budaya kolektif atau individualis, adapun konsep Islamnya adalah Al-Ta’awun (التعاون) yaitu anjuran saling menolong sebagai sesama manusia. Hasil temuan yaitu NU mempertahankan tradisi, pandangannya universal tentang agama, dan membangun masyarakat secara kolektif. Sebagai refleksi, sikap tradisionalis NU tidak dapat disalahkan. Sebagai implikasi, budaya semakin hibrida hingga memaksa manusia menghadapi dikotomi. Sebagai saran, kita sebagai manusia perlu melestarikan budaya yang tidak bertentangan dengan syariat, juga beradaptasi dengan perkembangan zaman.
STRATEGI POLA KOMUNIKASI DALAM PEMBENTUKAN DISIPLIN HAFALAN AL-QUR'AN PADA ANAK ASUH Nur Rahman, Wildian Fajrin; Hady, Yazid; Hermansah, Tantan; Fanshoby, M.; Ismail, Muhammad
Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender JURNAL HARKAT : MEDIA KOMUNIKASI GENDER, 20(2), 2024
Publisher : Center for Gender and Child Studies (Pusat Studi Gender dan Anak) LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/harkat.v20i2.42140

Abstract

Abstract. This study investigates the communication patterns used by caregivers at Pondok Yatim and Dhu'afa Amal Sholeh Sejahtera Foundation, a non-profit organization focused on religious social outreach, to cultivate discipline in foster children's Qur'an memorization. Using Josep A. Devito's communication pattern theory, this research examines the effectiveness and challenges of various communication models in this context. Employing a qualitative, descriptive approach, data were gathered through direct observation, interviews, and documentation. Results reveal that caregivers predominantly use the "wheel" and "star" patterns of communication, facilitating both interpersonal and group interactions. These patterns, alongside specific memorization techniques—Bin-Nazhar, Tahfidzh, Talaqqi, Takrir, and Tasmi'—support foster children in building diligent, disciplined habits in Qur'an memorization. Identified challenges include fluctuating levels of engagement among foster children and the need for adaptable communication strategies to sustain motivation and consistency in their practice. This study contributes insights into effective communication methods in Islamic education and highlights factors critical to fostering religious discipline among youth.  Abstrak. Penelitian ini mengkaji pola komunikasi yang digunakan oleh pengasuh di Pondok Yatim dan Dhu'afa Yayasan Amal Sholeh Sejahtera, sebuah organisasi non-profit yang bergerak dalam dakwah sosial keagamaan, untuk menumbuhkan kedisiplinan dalam hafalan Al-Qur'an anak asuh. Menggunakan teori pola komunikasi Josep A. Devito, penelitian ini menelaah efektivitas dan tantangan dari berbagai model komunikasi dalam konteks ini. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengasuh umumnya menggunakan pola komunikasi "roda" dan "bintang," yang memfasilitasi interaksi interpersonal dan kelompok. Pola-pola ini, bersama dengan teknik hafalan spesifik—Bin-Nazhar, Tahfidzh, Talaqqi, Takrir, dan Tasmi'—mendukung anak asuh dalam membangun kebiasaan rajin dan disiplin dalam menghafal Al-Qur'an. Tantangan yang diidentifikasi mencakup tingkat keterlibatan anak asuh yang fluktuatif serta perlunya strategi komunikasi yang adaptif untuk menjaga motivasi dan konsistensi dalam praktik mereka. penelitian ini memberikan wawasan tentang metode komunikasi yang efektif dalam pendidikan Islam dan menyoroti faktor-faktor penting dalam menumbuhkan disiplin religius di kalangan remaja. 
Co-Authors Abd. Mujib Adnan Acep Muslim, Acep Ade Rina Farida Affan Rizqillah Aulia Afifah, Zahra Nur AGUNG SETYO BUDI Agung Setyo Budi Ahmad Rifqi Arief Maulana Amal Jamaludin Amallah, Nurlaillah Sari Amirul Fathin Fadhil Ananda Rizki Amellia Andi Faisal Bakti & Venny Eka Meidasari Andi Fakhrullah Andi M. Faisal Bakti Aniq Nahdia Lulu Annawawie Anugrah , Gilang Tresna Putra Anugrah, Gilang Tresna Putra Aprianto, Denny Arief Tri Setiawan Athik Hidayatul Ummah Atiqah Rahmah Aura Syifa’unnisa Aziz, Muhammad Thariq Bagya Husna Fatwa Bakti, Andi M. Faisal Dede Mercy Rolando Denny Aprianto Dessy, Dessy Kushardiyanti Dewi Rahmayuni Dimas Firli Maulana Dudun Ubaedullah Dwi Arini Yuliarti Echa Rysni Mahalani Edi Amin Eko Yudi Prasetyo Fadhila, Nurul Fanshoby, M. Fanshoby, Muhammad Fansoby, Muhammad Farida, Ade Rina Farrany Alifia Ramadhani Fifi Novianty Fita Fathurokhmah fuad, anisul Gazi Gazi Gazi, Gazi Gun Gun Heryanto Gun Gun Heryanto Gun Gun Heryanto Hasbullah, Muhammad Najmudin Hayat, Heni Imam Habieb Maulana Ishmatun Nisa Isna Rahmawati, Isna Istiqomah, Al Fuji Iza Ma’rifah Jumroni Jumroni, Jumroni Khairatul Jannah Khoiro, Dela Amaliya Kiky Rizky KIKY, Rizky Amalia Kusmana Kusmana Kusmana Kusmana Laras Lestari, Dewi Lestari, Dewi Laras LIA AMALIA M. Iqbal Nur Aulia Fazri Ma'rifah, Iza Maisaroh Maisaroh Makroen Sanjaya MARIA ULFAH Ma’rifah, Iza Moch. Fakhruroji Moh. Ismail Monarshi, Evri Rizqi Monarshi, Evri Rizqi Muhammad Fanshoby Muhammad Ilham Fudholi Muhammad Iqbal Muhammad Najmudin Hasbullah Muhammad Qori Qordofa Muhammad Rusydi Azmi Muhammad Sirajuddin Muhammad Taufiq Muhammad Yudhi Lutfi Muhsan, Aryani Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Nabila, Ni’mah Fajriatul Nabilah Nabilah, Osha Naschihah Nasichah Nasichah Nasichah Nasichah, Nasichah Ni mah Fajriatul Nabila Nisa, Ishmatun Nofia Natasari Novi Andayani Praptiningsih Novianty, Fifi Novita Misika Putri Nur Afifah, Zahra Nur Rahman, Wildian Fajrin Nurul Fadhila Oktaviani, Sandra Praptiningsih, Novi Andayani Pratama, Dendi Anugrah Rabbani, Hanifur Rahmah Ningsih, Rahmah Rahmah, Atiqah Rahman, Mila Amalia Rahmayuni, Dewi Rakib, Kanjul Ramadhani, Farrany Alifia Ratnasari, Nofia Ratnasari, WG Pramita Ries Dyah Fitriyah Rini Laili Prihatini Risdawati Risdawati Risdawati, Risdawati Risna Siti Rahmah Sabrina, Yuslimatu Saraka, Muh. Yahya Sari, Wanda Izzah Novita Setiawan, Arief Tri Sofyan Sjaf Sokhi Huda Soliha, Fhida Nabila Sondi Silalahi Sri Arnita Sri Arnita Sri Rahayu susanti, mimah Sutiono Purwosunu Syaharani, Afri Syifa’unnisa, Aura Tresna Putra Anugrah, Gilang WG Pramita Ratnasari Wildian Fajrin Nur Rahman yazid hady, yazid Yudi Ariski Yusria Ningsih Zaeni Rokhi Zaeni Rokhi Rokhi Zahra Nur Afifah