p-Index From 2021 - 2026
10.246
P-Index
This Author published in this journals
All Journal INFORMASI Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Jurnal Pekommas KOMUNIKE: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam POLITIK Jurnal Ijtimaiyya Intizar Jurnal Orasi Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan al-Afkar, Journal For Islamic Studies Jurnal Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Jurnal Ilmu Dakwah IJISH (International Journal of Islamic Studies and Humanities) Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Communicare : Journal of Communication Studies Ath Thariq Jurnal Dakwah dan Komunikasi Jurnal Ekonomi Bisnis Indonesia Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi (JRMDK) Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Kalijaga Journal of Communication Journal of Social Development Studies Journal of Industrial Engineering & Management Research (JIEMAR) Jurnal Studi Jurnalistik Jurnal Pewarta Indonesia JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) Jurnal Dakwah dan Komunikasi Meyarsa:Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Ekonomi dan Bisnis Interaksi Peradaban: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Kommunity Online Journal of Scientific Communication (JSC) Caraka : Indonesia Journal of Communication Jurnal Komunikasi Islam Virtu: Jurnal Kajian Komunikasi, Budaya dan Islam The Journal of Islamic Communication and Broadcasting (Jisab) At Tawasul: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Journal of Social Empowerment Ad-DA’WAH: Dakwah dan Komunikasi Islam Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Masyarakat: Jurnal Sosiologi ROBBAYANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam BAYYIN: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Al-Bunyan: Interdisciplinary Journal of Qur'an and Hadith Studies INJECT Interdisciplinary Journal of Communication Al-Nahyan : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Journal of Islamic Community Development Jurnal Ilmiah Syi'ar
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Amil dalam Mendukung Pemberdayaan Mustahik pada Program Cahaya Zakat di BAZNAS Kota Tangerang Selatan Muhammad Ilham Fudholi; Ananda Rizki Amellia; Ni mah Fajriatul Nabila; Muhammad Rusydi Azmi; Echa Rysni Mahalani; Tantan Hermansah
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.7894

Abstract

Zakat in contemporary social development is no longer viewed merely as a personal religious obligation, but as a social instrument with significant potential to reduce poverty and enhance community welfare. This study aims to analyze the role of amil in supporting mustahik empowerment through the Cahaya Zakat Program implemented by BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, interviews, and document analysis involving amil and internal stakeholders. The findings reveal that amil play a multidimensional role, encompassing not only administrative and technical functions but also social, educational, and facilitative roles. Amil are actively involved in zakat collection, public education, beneficiary verification, and connecting mustahik with sustainable empowerment programs. The study also identifies challenges related to limited human resources during the Ramadan period. Overall, the Cahaya Zakat Program functions not only as a fundraising initiative but also as a medium for strengthening zakat literacy and initiating mustahik empowerment. Strengthening amil capacity and institutional support is essential to enhance the sustainability of zakat-based empowerment
Pengembangan Masyarakat Dalam Penggunaan Media Di Majelis Ta’lim At-Taqwa Desa Sukamaju Perspektif Komunikasi Pembangunan Bagya Husna Fatwa; Andi M. Faisal Bakti; Tantan Hermansah
Bayyin: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Bayyin
Publisher : Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71029/bayyin.v3i2.99

Abstract

Majelis merupakan wadah penyampaian pesan dakwah sekaligus tempat pengembangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan masyarakat Islam dengan memanfaatkan media lokal dan modern yang dilakukan oleh Majelis Ta'lim At-Taqwa Desa Sukamaju dalam perspektif komunikasi pembangunan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori komunikasi dan pembangunan dari Jan Servaes (Sujatha Sosale dalam Servaes). Sujatha Sosale menggunakan pendekatan wacana untuk mengidentifikasi dua strategi kekuasaan dalam komunikasi dan pembangunan. Dari teori Sujatha Solale ini kemudian dikaji lebih lanjut dengan menghubungkannya dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Al Qur'an. Persaudaraan Islam terdapat dalam surat Al-Hujurat (49:10). Dalam hal dakwah terdapat dalam Q.S An-Nahl, 16: 125. Dan dalam Sulthon tercantum dalam Q.S Ar-Rahman, (55: 33). Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan ilmu dakwah dan ilmu komunikasi serta ilmu sosial dan ilmu ekonomi, dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Majelis Ta'lim At Taqwa Desa Sukamaju. Objek penelitian ini adalah dakwah dan pengembangan masyarakat. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Analisis dari penelitian ini Majelis Ta'lim At-Taqwa Desa Sukamaju masih belum mampu memadukan media tradisional dan modern untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah yang mengintegrasikan nilai-nilai pembangunan untuk membantu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam program-program pembangunan.  
Young Generation Perceptions of Marriage: Analyzing the #MarryIsScary Hashtag on TikTok Nabilah, Osha; Praptiningsih, Novi Andayani; Hermansah, Tantan; Fanshoby, Muhammad; Hayat, Heni
Communicare : Journal of Communication Studies Vol. 11 No. 2 (2024): Communicare: Journal of Communication Studies
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/101011220244

Abstract

This study explores how the TikTok hashtag #MarryIsScary influences young people’s negative perceptions of marriage. As social media shapes public discourse, this research examines the role of TikTok in amplifying marriage-related anxieties. Using a qualitative digital ethnographic approach, this study analyzed 100 videos and 1,000 comments associated with #MarryIsScary to assess dominant narratives and user engagement. Findings indicate that 68% of videos portray marriage negatively, citing fears of commitment, financial burden, and emotional instability. Additionally, 60% of comments reinforce these concerns, reflecting a growing skepticism toward marriage, especially among women aged 18-30 years. TikTok’s algorithm further amplifies these views, fostering an echo chamber effect. The platform serves as both a public discourse space and a reinforcement mechanism for shifting social values. Young users actively engage in discussions that challenge traditional marital expectations, revealing evolving attitudes toward relationships and long-term commitments. To counterbalance negative marriage narratives, a creative educational approach is needed. Engaging, positive content can provide a more realistic perspective on marriage, supporting informed decision-making among young users.
Inventarisasi Budaya Lokal Berbasis Quick Response Code di Waduk Cacaban Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal Syaharani, Afri; Soliha, Fhida Nabila; Nabila, Ni’mah Fajriatul; Pratama, Dendi Anugrah; Istiqomah, Al Fuji; Aziz, Muhammad Thariq; Taufiq, Muhammad; Hermansah, Tantan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.932

Abstract

Era digitalisasi membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam upaya pelestarian budaya lokal. Kegiatan Praktikum dengan tema Inventarisasi Budaya Lokal Berbasis QR Code yang dilaksanakan di Desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal. Program ini bertujuan mendokumentasikan dan mendigitalisasi warisan budaya, khususnya tradisi Sedekah Bumi dan sejarah Waduk Cacaban, agar dapat diakses secara mudah melalui teknologi QR Code yang terhubung dengan laman digital. Metode yang digunakan bersifat partisipatif dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat dalam proses pengumpulan data, penyusunan narasi, serta pembuatan media digital. Hasil kegiatan berupa website berisi informasi budaya lokal yang dapat diakses publik melalui QR Code yang dipasang di Balai Desa. Implementasi program ini tidak hanya mempermudah akses informasi budaya, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian kearifan lokal di tengah arus globalisasi. Selain itu, program ini memberikan manfaat edukatif dan ekonomi melalui penguatan identitas budaya serta potensi wisata berbasis teknologi. Dengan demikian, digitalisasi budaya melalui QR Code menjadi langkah inovatif untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya lokal dan memperkenalkannya kepada generasi muda maupun wisatawan.
Emha Ainun Najib and Sufism Communication: Congregation of Maiyah Kenduri Cinta as Case Study Khoiro, Dela Amaliya; Hermansah, Tantan; Rizky, Kiky
Jurnal Ilmiah Syi'ar Vol 22, No 1 (2022): June 2022
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/syiar.v22i1.10435

Abstract

This study answers questions about Sufism as a communication message for Emha Ainun Nadjib in the Ma'iyah Kenduri Cinta discussion group at Taman Ismail Marzuqi, Central Jakarta. This study uses a descriptive qualitative approach using data collection techniques: observation, interviews, and documentation. The theoretical basis uses narrative theory. Then the result is obtained. First, Emha Ainun Najib is a literary figure, more inclined to Sufism using Sufism literature when communicating with the congregation. Second, Emha Ainun Najib is a Sufi poet who is not much different from Sufi poets such as Rabi'ah Al-Adawiyah, Ibn Arabi, Al-Hallaj, and Rumi. However, they are already included in the category of a Sufi, while Emha is still not at that stage. Third, Emha Ainun Najib, during his lecture, conveyed his religious experience through literature: form of Sufistic poetry, without letting go of the pure nature of God, who is One, transcendent, and immanent. Fourth, Emha Ainun Najib is a character or lecturer who can demonstrate coherence in conveying his messages of Sufistic value to the Ma'iyah congregation of love celebrations and Emha when conveying his ideas, and thoughts through the Sinau Together approach (lectures & joint discussions). In addition, through the CakNun.com youtube media, books and poetry.
Podcast Mom’s Corner: Ruang Publik Digital untuk Pemberdayaan Perempuan sebagai Ibu Ideal Ramadhani, Farrany Alifia; Sanjaya, Makroen; Hermansah, Tantan
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i2.446

Abstract

YouTube as a digital platform, has great potential to deliver educational content. However, in reality, the majority of creators still produce mainstream entertainment content, so its educational function has not been optimized. In this context, the momscorner podcast has emerged with themes of motherhood and parenting, which have the potential to become an alternative digital public space for women to discuss the concept of the ideal mother in line with the times. This study aims to verify whether the momscorner podcast truly fulfills this role. The theoretical framework of this study refers to the public sphere theory (Habermas) and YouTube as a participatory culture (Jenkins). The research approach used is qualitative with a virtual ethnography method, with data collection through observation of podcast content and in-depth interviews with the creative team managing momscorner. This study found that the momscorner podcast is not only a medium of communication but also a discursive space that allows women to share experiences, expand their knowledge, and gain emotional support. Through content that discusses issues of parenting, child education, and mental health, this podcast helps women open up new insights into the meaning of “ideal mother.” Thus, momscorner acts as a digital public space that encourages women’s empowerment. Keywords:  Digital Public Space; Participatory Culture; Podcast; Women’s Empowerment; Ideal Mother.YouTube sebagai salah satu platform digital memiliki potensi besar dalam menghadirkan konten edukatif, namun realitasnya mayoritas kreator masih memproduksi konten hiburan yang bersifat mainstream sehingga fungsi edukatif belum optimal. Dalam konteks ini, podcast momscorner hadir dengan mengangkat tema motherhood dan parenting yang berpotensi menjadi ruang publik digital alternatif bagi perempuan untuk berdiskusi mengenai konsep ibu ideal sesuai dengan perkembangan zaman. Adanya penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi apakah podcast momscorner benar-benar beroperasi memenuhi peran tersebut. Kerangka teoretis penelitian ini merujuk pada teori public sphere (Habermas) dan Youtube sebagai Budaya Partisipasi (Jenkins). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode etnografi virtual, dengan pengumpulan data melalui observasi konten podcast, serta wawancara mendalam dengan tim kreatif pengelola momscorner. Studi ini menemukan bahwa podcast momscorner tidak hanya menjadi media komunikasi, tetapi juga ruang diskursif yang memungkinkan perempuan untuk saling berbagi pengalaman, memperluas pengetahuan, serta mendapatkan dukungan emosional. Melalui konten yang membahas isu pengasuhan, pendidikan anak, hingga kesehatan mental, podcast ini membantu perempuan membuka wawasan baru mengenai makna “ibu ideal”. Dengan demikian, momscorner berperan sebagai ruang publik digital yang mendorong pemberdayaan perempuan.Kata kunci: Ruang Publik Digital; Budaya Partisipatif; Podcast; Pemberdayaan Perempuan; Ibu Ideal. 
Dampak Mobile Legends terhadap Perilaku Komunikasi Interpersonal Siswa SMA Maulana, Imam Habieb; Fadhil, Amirul Fathin; Ubaedullah, Dudun; Hermansah, Tantan; Fanshoby, Muhammad
Jurnal Al Nahyan Vol. 3 No. 1 (2026): Al-Nahyan : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islan STAIMAS Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya internet, telah melahirkan berbagai bentuk media hiburan, salah satunya permainan daring (online games). Namun, tingginya intensitas penggunaan game online seperti Mobile Legends di kalangan remaja dan pelajar juga menimbulkan efek samping berupa kecenderungan kecanduan, yang dapat memengaruhi pola interaksi sosial serta perilaku komunikasi interpersonal siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecanduan bermain Mobile Legends, tingkat perilaku komunikasi interpersonal, serta pengaruh keduanya terhadap siswa SMA Islam Boarding School Raudhatul Jannah Payakumbuh, Sumatera Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner kepada 51 responden. Hasil analisis menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan antara intensitas bermain Mobile Legends dengan perilaku komunikasi interpersonal (nilai signifikansi 0,149 > 0,05). Dengan demikian, meskipun frekuensi bermain game tinggi, tidak selalu diikuti dengan penurunan kualitas komunikasi interpersonal siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar pengawasan dan pendampingan orang tua serta sekolah terhadap aktivitas digital siswa lebih diperkuat.
Co-Authors Abd. Mujib Adnan Affan Rizqillah Aulia Afifah, Zahra Nur Agung Setyo Budi AGUNG SETYO BUDI Ahmad Rifqi Arief Maulana Amallah, Nurlaillah Sari Ananda Rizki Amellia Andi Faisal Bakti & Venny Eka Meidasari Andi Fakhrullah Andi M. Faisal Bakti Aniq Nahdia Lulu Annawawie Anugrah , Gilang Tresna Putra Aprianto, Denny Arief Tri Setiawan Athik Hidayatul Ummah Aura Syifa’unnisa Aziz, Muhammad Thariq Bagya Husna Fatwa Bakti, Andi M. Faisal Dede Mercy Rolando Denny Aprianto Dessy, Dessy Kushardiyanti Dewi Rahmayuni Dimas Firli Maulana Dudun Ubaedullah Dwi Arini Yuliarti Echa Rysni Mahalani Edi Amin Eko Yudi Prasetyo Fadhil, Amirul Fathin Fadhila, Nurul Fanshoby, M. Fanshoby, Muhammad Fansoby, Muhammad Farida, Ade Rina Fita Fathurokhmah fuad, anisul Gazi Gazi Gazi, Gazi Gun Gun Heryanto Gun Gun Heryanto Hasbullah, Muhammad Najmudin Hayat, Heni Ishmatun Nisa Istiqomah, Al Fuji Iza Ma’rifah Jumroni Jumroni, Jumroni Khairatul Jannah Khoiro, Dela Amaliya Kiky Rizky Kiky Rizky KIKY, Rizky Amalia Kusmana Kusmana Kusmana Kusmana Laras Lestari, Dewi Lestari, Dewi Laras LIA AMALIA M. Iqbal Nur Aulia Fazri Ma'rifah, Iza Maisaroh Maisaroh MARIA ULFAH Maulana, Imam Habieb Ma’rifah, Iza Monarshi, Evri Rizqi Monarshi, Evri Rizqi Muhammad Ilham Fudholi Muhammad Iqbal Muhammad Ismail Muhammad Najmudin Hasbullah Muhammad Rusydi Azmi Muhammad Sirajuddin Muhammad Taufiq Muhammad Yudhi Lutfi Muhsan, Aryani Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi, Muhtadi Nabila, Ni’mah Fajriatul Nabilah Nabilah Nabilah Nabilah, Osha Naschihah Nasichah Nasichah Nasichah Nasichah, Nasichah Ni mah Fajriatul Nabila Nisa, Ishmatun Nofia Natasari Novi Andayani Praptiningsih Novianty, Fifi Novita Misika Putri Nur Afifah, Zahra Nur Rahman, Wildian Fajrin Nurul Fadhila Oktaviani, Sandra Praptiningsih, Novi Andayani Pratama, Dendi Anugrah Rabbani, Hanifur Rahmah Ningsih, Rahmah Rahmah, Atiqah Rahman, Mila Amalia Rahmayuni, Dewi Rakib, Kanjul Ramadhani, Farrany Alifia Ries Dyah Fitriyah Rini Laili Prihatini Risdawati Risdawati Risdawati, Risdawati Risna Siti Rahmah Rizky, Kiky Sabrina, Yuslimatu Sanjaya, Makroen Sanjaya, Makroen Sanjaya Saraka, Muh. Yahya Sari, Wanda Izzah Novita Setiawan, Arief Tri Sofyan Sjaf Sokhi Huda Soliha, Fhida Nabila Sondi Silalahi Sri Arnita Sri Rahayu susanti, mimah Syaharani, Afri Syifa’unnisa, Aura Tresna Putra Anugrah, Gilang WG Pramita Ratnasari yazid hady, yazid Yudi Ariski Yusria Ningsih Zaeni Rokhi