p-Index From 2021 - 2026
11.59
P-Index
This Author published in this journals
All Journal INFORMASI Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Jurnal Pekommas Islam Futura KOMUNIKE: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam POLITIK Jurnal Ijtimaiyya Intizar Jurnal Orasi Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan al-Afkar, Journal For Islamic Studies Jurnal Ilmu Dakwah IJISH (International Journal of Islamic Studies and Humanities) Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Communicare : Journal of Communication Studies Ath Thariq Jurnal Dakwah dan Komunikasi Jurnal Ekonomi Bisnis Indonesia Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi (JRMDK) Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Kalijaga Journal of Communication Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan Journal of Social Development Studies Journal of Industrial Engineering & Management Research (JIEMAR) Jurnal Studi Jurnalistik Jurnal Pewarta Indonesia JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) Jurnal Dakwah dan Komunikasi Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi Ekonomi dan Bisnis Interaksi Peradaban: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Kommunity Online Journal of Scientific Communication (JSC) Caraka : Indonesia Journal of Communication Jurnal Komunikasi Islam Virtu: Jurnal Kajian Komunikasi, Budaya dan Islam The Journal of Islamic Communication and Broadcasting (Jisab) At Tawasul: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Journal of Social Empowerment Ad-DA’WAH: Dakwah dan Komunikasi Islam Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Masyarakat: Jurnal Sosiologi ROBBAYANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam BAYYIN: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Al-Bunyan: Interdisciplinary Journal of Qur'an and Hadith Studies INJECT Interdisciplinary Journal of Communication Al-Nahyan : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Journal of Islamic Community Development Jurnal Ilmiah Syi'ar Jurnal empower : jurnal pengembangan masyarakat Islam Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi WASILATUNA: JURNAL KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM Meyarsa:Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Terdampak Covid-19 Di Desa Bantarjaya Kabupaten Bogor Sri Rahayu; Tantan Hermansah
Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/empower.v7i2.10441

Abstract

The Covid-19 pandemic that has been going on since 2020 has disrupted economic life and welfare, including in rural communities in Indonesia. The Covid-19 pandemic not only has an impact on the economy but also affects the health, education, and social life of the Indonesian people. Therefore, the central and regional governments need to issue various policies to tackle the spread of Covid-19 as well as policies that are designed to mitigate the social and economic impacts of this pandemic. This disturbance also occurred and was felt by the community in Bantarjaya Village, Rancabungur District, Bogor Regency. The real form of the impact of Covid-19 on the economy is layoffs. Many employees were laid off and various companies were even threatened with bankruptcy. Not only that, many other aspects are affected, including freelance daily workers, MSME actors, and other businesses that involve a lot of people. Therefore, various parties are required to optimize various institutional potentials at the village level, such as the village Community Empowerment Institution (LPM). The purpose of the study was to analyze the role of knowing the role, constraints, and efforts of LPM in handling the economy and welfare of the people affected by the Covid-19 pandemic, as well as being a forum for handling and developing community empowerment, including dealing with communities affected by Covid-19. By using qualitative research methods, the results of the study show that the role of LPM in this context as a facilitator, mediator, dynamist, and motivator turned out to make a significant contribution to improving the welfare of the people in Bantarjaya Village, especially during the Covid-19 pandemic.
Urban Poverty Enclaves and Ecological Risks: Uncovering the Boomerang Effect in South Tangerang Anugrah, Gilang Tresna Putra; Ratnasari, WG Pramita; Hermansah, Tantan; Rahmawati, Isna; Ratnasari, Nofia
Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 19 No. 1 (2026): Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijpmi.v19i1.30941

Abstract

The rapid development of South Tangerang City creates a spatial dualism, with elite areas coexisting alongside vulnerable poverty pockets. Macro-level approaches often fail to capture how poverty interacts with environmental degradation. Through a quantitative survey method of 417 respondents, this study aims to map micro-poverty profiles and analyze their risks to the city's ecological future. The results reveal that urban poverty is structural and spatially stigmatized. Low-income residents are not only trapped in subsistence livelihood strategies but also experience severe urban infrastructure injustice, characterized by a massive reliance on shallow groundwater (49.64%) and unsafe on-site sanitation (88.97%). The novelty of this research lies in providing empirical evidence of the nexus between micro-level poverty and macro-level threats of environmental degradation. Theoretically, this study contributes to expanding the urban political ecology framework by demonstrating how neglecting basic infrastructure in marginalized areas triggers a boomerang effect. The accumulation of water contamination risks confirms that ecological threats stemming from poverty transcend spatial segregation boundaries, potentially becoming an ecological time bomb that jeopardizes the city's future resilience.
PROFESIONALISME DAN INDEPENDENSI WARTAWAN PADA MAJALAH GATRA Atiqah Rahmah; Fifi Novianty; Ade Rina Farida; Tantan Hermansah
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v14i1.13501

Abstract

Untuk terus bertahan ditengah munculnya media elektronik dan online, media cetak dituntut untuk bersaing menjaga kepercayaan dan minat masyarakat agar tetap setia menggunakan media cetak. Maka diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki sikap profesionalisme dan independen, juga idealnya mampu mematuhi kode etik. Majalah GATRA sebagai salah satu media cetak yang tetap bertahan di era digital dan kerapkali wartawannya mendapat penghargaan di bidang jurnalistik menjadi alasan diangkatnya sebagai fokus penelitian ini. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan mengenai implementasi Prinsip Sembilan elemen jurnalisme Bill Kovach yang diterapkan oleh jurnalis Majalah Gatra untuk menciptakan jurnalis profesional dan independent. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penjabaran yang bersifat deskriptif. Teknik penggumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Penelitian menggunakan teori Sembilan Elemen Jurnalisme Bill Kovach dan Rosentiel. Hasil penelitian menunjukan Prinsip elemen Kovach yang dijalankan jurnalis antara lain tunduk pada kebenaran, loyalitas pada warga, independensi, menjadi pemantau kekuasaan, menyediakan forum publik untuk kritik, komentar maupun dukungan bagi warga, menjaga berita agar komprehensif dan proporsional, menggunakan hati nurani. Prinsip jurnalisme Kovach yang tidak dijalankan oleh jurnalis secara konsisten yaitu, disiplin dalam masalah verifikasi, kedua, berupaya membuat hal penting menjadi lebih menarik dan relevan.
Teologi Agraria: Rekonstruksi Konsep Tantan Hermansah
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 9 No. 1 (2007)
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v9i1.37062

Abstract

This writing seeks to reconstruct the concept of theology of the land (agrarian theology). It is a perspective that the issue of unequal access to agrarian resources is not only a socio-economic issue but also related to religious issues, especially the interpretation of a doctrine by key religious figures. In other words, the inequality of access to agrarian resources becomes more entrenched due to the legitimacy that claims the ‘good’ values of religion presented by these religious leaders. Therefore, Agrarian Theology aspires to become an instrument to break the stagnation that has long been dominated by both the ‘religious rulers’ and the excessive rulers of agrarian resources, resulting in endless poverty. Thus, the ‘stagnation’—if this term may be used—of the agrarian movement that has mostly operated at the socio-economic-political level can become more solid and have new ammunition. In this context, agrarian struggles are not only a social issue but also a struggle to uphold religious values.
Internalisasi Makna Keagamaan melalui Interaksi Simbolik dalam Pengajian Kitab Kuning di Pondok Pesantren Al Idrus Banten Zaeni Rokhi Rokhi; Muhammad Qori Qordofa; Tantan Hermansah; Muhammad Fanshoby
CARAKA : Indonesia Journal of Communication Vol. 7 No. 1 (2026): CARAKA : Indonesia Journal of Communication
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/caraka.v7i1.274

Abstract

Pengajian kitab kuning merupakan inti tradisi intelektual pesantren yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana transmisi ilmu keislaman, tetapi juga sebagai media komunikasi simbolik dalam pembentukan identitas dan nilai keagamaan santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi makna keagamaan melalui interaksi simbolik dalam pengajian kitab kuning di Pondok Pesantren Al Idrus Lebak Banten. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis dengan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap kiai serta lima orang santri sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajian kitab kuning merupakan arena interaksi simbolik yang membentuk struktur makna, identitas religius, dan praktik sosial santri. Proses internalisasi nilai keagamaan berlangsung melalui integrasi antara pembelajaran kitab kuning dan pengalaman kehidupan religius sehari-hari. Kiai berperan sebagai significant other yang menjadi sumber rujukan nilai melalui keteladanan, nasihat, dan penjelasan teks keagamaan. Interaksi sosial yang berlangsung secara berulang dalam tradisi pengajian membentuk identitas santri sebagai bagian dari komunitas keilmuan Islam yang menjunjung tinggi adab, disiplin, dan penghormatan terhadap otoritas keilmuan. Selain itu, praktik keagamaan seperti shalat berjamaah, pengajian rutin, dan perilaku santun menjadi manifestasi dari nilai-nilai religius yang telah terinternalisasi dalam kehidupan sosial santri. Berdasarkan perspektif interaksionisme simbolik George Herbert Mead, penelitian ini menegaskan bahwa simbol, komunikasi, dan pengalaman kolektif memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran diri dan makna keagamaan di lingkungan pesantren.
Bourdieu and the Contestation of Religious Authority in the Indonesian Social Media Landscape Hermansah, Tantan; Fakhruroji, Moch; Muslim, Acep
Islam Futura Vol 26 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v261.35108

Abstract

This paper investigates the responses of mainstream Islamic mass organizations in Indonesia, NU and Muhammadiyah, to the emergence of Salafi and Wahhabi teachings in the digital realm that challenge their religious authority. Using Bourdieu’s perspective, the restatement of the religious understanding of these two organizations on social media is an attempt to strengthen their established powers in Indonesia while positioning Salafi and Wahhabi groups as newcomers. At the same time, this makes social media a new field in the contestation of religious authority in Indonesia. This study was conducted both online and offline. Online studies were conducted by taking inventory of several websites and discourses that have developed on various internet and social media platforms, while an offline study was conducted through field studies in West Java, Yogyakarta, East Java, and Banten, to investigate the figures and institutions associated with each mass organization, both structurally and culturally. The results show that these organizations have adopted different strategies to address the issue, where NU has reacted defensively, whereas Muhammadiyah has prioritized internal development and charitable activities.
The Cinematic Canvas of Politics: A Framing Analysis of Dirty Vote Film During the 2024 Election Cycle Dede Mercy Rolando; Tantan Hermansah; Rahmah Ningsih
Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jdk.v9i1.9907

Abstract

This research discusses the documentary film "Dirty Vote" which successfully shocked the world of politics in Indonesia. This research is qualitative research by producing descriptive data. Researchers use Zongdan Pan & Kosicki's Framing analysis to see how the reality of the issue of fraud in the 2024 Election is structured, told, written and emphasized in the construction of a documentary film. The conclusions obtained from this research can be divided into four major structures, including: (1) Syntactic Structure, the film Dirty Vote tells about democracy which cannot be interpreted as limited to the implementation of elections and tells about power being misused; (2) The structure of the script prepared in the film Dirty Vote starts from a vote survey which shows symptoms of transactional politics, political practices of retribution, violations of integrity pacts, mass mobilization efforts in GBK, cases of corruption in village funds, intimidation of village heads, misuse and increase of budget funds. significant social assistance ahead of the election, the non-neutrality of the President and State Apparatus, Bawaslu failing to supervise the election, various KPU violations and the controversial Constitutional Court decision; (3) Thematic structure, shown in the narrative where it is stated that this victory has been planned and arranged in a structured, systematic and massive manner over the last 10 years and is controlled by power holders who can move the state apparatus and budget; (4) Rhetorical structure, Dandhy as the director wants to emphasize Jokowi's expressions which are very different from the current situation, where all his children are involved in the world of politics. However, it should be remembered that this film has no influence on the results of the 2024 presidential election recapitulation by the KPU which stated that the Prabowo – Gibran pair received the most votes in Indonesia
Pengembangan Masyarakat Dalam Penggunaan Media Di Majelis Ta’lim At-Taqwa Desa Sukamaju Perspektif Komunikasi Pembangunan Bagya Husna Fatwa; Andi M. Faisal Bakti; Tantan Hermansah
Bayyin: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Bayyin
Publisher : Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71029/bayyin.v3i2.99

Abstract

Majelis merupakan wadah penyampaian pesan dakwah sekaligus tempat pengembangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan masyarakat Islam dengan memanfaatkan media lokal dan modern yang dilakukan oleh Majelis Ta'lim At-Taqwa Desa Sukamaju dalam perspektif komunikasi pembangunan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori komunikasi dan pembangunan dari Jan Servaes (Sujatha Sosale dalam Servaes). Sujatha Sosale menggunakan pendekatan wacana untuk mengidentifikasi dua strategi kekuasaan dalam komunikasi dan pembangunan. Dari teori Sujatha Solale ini kemudian dikaji lebih lanjut dengan menghubungkannya dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Al Qur'an. Persaudaraan Islam terdapat dalam surat Al-Hujurat (49:10). Dalam hal dakwah terdapat dalam Q.S An-Nahl, 16: 125. Dan dalam Sulthon tercantum dalam Q.S Ar-Rahman, (55: 33). Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan ilmu dakwah dan ilmu komunikasi serta ilmu sosial dan ilmu ekonomi, dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Majelis Ta'lim At Taqwa Desa Sukamaju. Objek penelitian ini adalah dakwah dan pengembangan masyarakat. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Analisis dari penelitian ini Majelis Ta'lim At-Taqwa Desa Sukamaju masih belum mampu memadukan media tradisional dan modern untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah yang mengintegrasikan nilai-nilai pembangunan untuk membantu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam program-program pembangunan.  
Dampak Mobile Legends terhadap Perilaku Komunikasi Interpersonal Siswa SMA Imam Habieb Maulana; Amirul Fathin Fadhil; Dudun Ubaedullah; Tantan Hermansah; Muhammad Fanshoby
Jurnal Al Nahyan Vol. 3 No. 1 (2026): Al-Nahyan : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islan STAIMAS Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya internet, telah melahirkan berbagai bentuk media hiburan, salah satunya permainan daring (online games). Namun, tingginya intensitas penggunaan game online seperti Mobile Legends di kalangan remaja dan pelajar juga menimbulkan efek samping berupa kecenderungan kecanduan, yang dapat memengaruhi pola interaksi sosial serta perilaku komunikasi interpersonal siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecanduan bermain Mobile Legends, tingkat perilaku komunikasi interpersonal, serta pengaruh keduanya terhadap siswa SMA Islam Boarding School Raudhatul Jannah Payakumbuh, Sumatera Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner kepada 51 responden. Hasil analisis menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan antara intensitas bermain Mobile Legends dengan perilaku komunikasi interpersonal (nilai signifikansi 0,149 > 0,05). Dengan demikian, meskipun frekuensi bermain game tinggi, tidak selalu diikuti dengan penurunan kualitas komunikasi interpersonal siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar pengawasan dan pendampingan orang tua serta sekolah terhadap aktivitas digital siswa lebih diperkuat.
Serial Animasi Trungtung pada Kanal Youtube Little Giantz dalam Perspektif Genre dan Other Classifications Amal Jamaludin; Andi M. Faisal Bakti; Tantan Hermansah; Muhammad Fanshoby
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v8i1.267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab bagaimana perspektif genre dan other classifications serial Animasi Trungtung pada kanal Youtube Little Giantz. Sejauh mana aspek eskapisme digambarkan dalam serial tersebut? dan apa saja konteks verisimilitude dalam serial tersebut? Setiap pemilik kanal Youtube harusnya memberikan dengan jelas keterangan tentang genre, dan klasifikasi usia yang dianjurkan untuk setiap penontonnya untuk menghindari ketidak sesuaian antara program tayangan dan klasifikasi usia penonton. Teori-teori yang digunakan pada penelitian ini yakni konsep teori Eskapisme, Verisimilitude, dan Repertoar Element. Al Qur’an yang menggambarkan ketiga teori tersebut adalah QS. Al Imran : 197, QS. Al Baqoroh: 17, dan QS. Ar Rad: 28. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik. Objek penelitiannya adalah 16 serial animasi Trungtung pada kanal Youtube The Little Giantz. Teknik pengumpulan data terdiri dari studi pustaka, dan dokumentasi. Serial Trungtung kurang memberikan informasi mengenai genre dan rating usia yang bisa dijadikan pedoman orangtua untuk menilai layak tidaknya tontonan tersebut untuk anak. Dengan informasi genre dan rate usia yang jelas, dapat menjadi pedoman dan membantu orangtua menilai kelayakan tayangan terebut, demi mencegah dampak negatif yang terjadi.
Co-Authors Abd. Mujib Adnan Acep Muslim, Acep Ade Rina Farida Affan Rizqillah Aulia Afifah, Zahra Nur Agung Setyo Budi AGUNG SETYO BUDI Ahmad Rifqi Arief Maulana Amal Jamaludin Amallah, Nurlaillah Sari Amirul Fathin Fadhil Ananda Rizki Amellia Andi Faisal Bakti & Venny Eka Meidasari Andi Fakhrullah Andi M. Faisal Bakti Aniq Nahdia Lulu Annawawie Anugrah , Gilang Tresna Putra Anugrah, Gilang Tresna Putra Aprianto, Denny Arief Tri Setiawan Athik Hidayatul Ummah Atiqah Rahmah Aura Syifa’unnisa Aziz, Muhammad Thariq Bagya Husna Fatwa Bakti, Andi M. Faisal Dede Mercy Rolando Denny Aprianto Dessy, Dessy Kushardiyanti Dewi Rahmayuni Dimas Firli Maulana Dudun Ubaedullah Dwi Arini Yuliarti Echa Rysni Mahalani Edi Amin Eko Yudi Prasetyo Fadhila, Nurul Fanshoby, M. Fanshoby, Muhammad Fansoby, Muhammad Farida, Ade Rina Farrany Alifia Ramadhani Fifi Novianty Fita Fathurokhmah fuad, anisul Gazi Gazi Gazi, Gazi Gun Gun Heryanto Gun Gun Heryanto Gun Gun Heryanto Hasbullah, Muhammad Najmudin Hayat, Heni Imam Habieb Maulana Ishmatun Nisa Isna Rahmawati, Isna Istiqomah, Al Fuji Iza Ma’rifah Jumroni Jumroni, Jumroni Khairatul Jannah Khoiro, Dela Amaliya Kiky Rizky KIKY, Rizky Amalia Kusmana Kusmana Kusmana Kusmana Laras Lestari, Dewi Lestari, Dewi Laras LIA AMALIA M. Iqbal Nur Aulia Fazri Ma'rifah, Iza Maisaroh Maisaroh Makroen Sanjaya MARIA ULFAH Ma’rifah, Iza Moch. Fakhruroji Moh. Ismail Monarshi, Evri Rizqi Monarshi, Evri Rizqi Muhammad Fanshoby Muhammad Ilham Fudholi Muhammad Iqbal Muhammad Najmudin Hasbullah Muhammad Qori Qordofa Muhammad Rusydi Azmi Muhammad Sirajuddin Muhammad Taufiq Muhammad Yudhi Lutfi Muhsan, Aryani Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Nabila, Ni’mah Fajriatul Nabilah Nabilah, Osha Naschihah Nasichah Nasichah Nasichah Nasichah, Nasichah Ni mah Fajriatul Nabila Nisa, Ishmatun Nofia Natasari Novi Andayani Praptiningsih Novianty, Fifi Novita Misika Putri Nur Afifah, Zahra Nur Rahman, Wildian Fajrin Nurul Fadhila Oktaviani, Sandra Praptiningsih, Novi Andayani Pratama, Dendi Anugrah Rabbani, Hanifur Rahmah Ningsih, Rahmah Rahmah, Atiqah Rahman, Mila Amalia Rahmayuni, Dewi Rakib, Kanjul Ramadhani, Farrany Alifia Ratnasari, Nofia Ratnasari, WG Pramita Ries Dyah Fitriyah Rini Laili Prihatini Risdawati Risdawati Risdawati, Risdawati Risna Siti Rahmah Sabrina, Yuslimatu Saraka, Muh. Yahya Sari, Wanda Izzah Novita Setiawan, Arief Tri Sofyan Sjaf Sokhi Huda Soliha, Fhida Nabila Sondi Silalahi Sri Arnita Sri Arnita Sri Rahayu susanti, mimah Sutiono Purwosunu Syaharani, Afri Syifa’unnisa, Aura Tresna Putra Anugrah, Gilang WG Pramita Ratnasari Wildian Fajrin Nur Rahman yazid hady, yazid Yudi Ariski Yusria Ningsih Zaeni Rokhi Zaeni Rokhi Rokhi Zahra Nur Afifah