Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV SD Kabupaten Purwakarta Sofyan Iskandar; Primanita Sholihah Rosmana; Afidlotul Azizah; Aflahatul Fazriyah; Natasya Febriana; Rangga Sunaryo Prayogo
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.477

Abstract

Kurikulum adalah landasan pondasi utama dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran di sekolah. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengidentitikasi serta memperoleh data-data informasi tentang penerapan kurikulum merdeka di SDN 8 Nagri Kaler. Sehingga yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode deskriptif kualitatif, yakni dengan menggambarkan suatu subjek dalam situasi dan juga data yang diperoleh selama pengamatan serta pertanyaan-pertanyaan. Sehingga hal tersebut bisa menjadi informasi yang berguna dan juga mudah dipahami oleh para pembaca. Penelitian ini juga menjelaskan aspek-aspek serta memberikan gambaran dalam mengenai penerapan kurikulum merdeka di SDN 8 Nagri Kaler. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa penerapan kurikulum di SDN 8 Nagri Kaler telah melaksanakan secara mandiri belajar dan dilakukan dengan proses yang sedang berlangsung. Meskipun didalam pelaksanaannya masih banyak hambatan dan juga kekurangan. Pencapaian kunci keberhasilan ini karena adanya penerapaan kurikulum merdeka di SDN 8 Nagri Kaler adalah dari kepala sekolah serta guru-guru yang mau melakukan perubahan dan kemauan untuk melakukan perubahan tersebut. Kepala sekolah yang merupakan pemimpin di sekolah tersebut harus dapat mengubah mindset Sumber Daya Manusia yang ada di sekolah tersebut untuk mau melakukan perubahan sehingga kurikulum merdeka dapat diterapkan sepenuhnya di SDN 8 Nagri Kaler.
Peranan Teknologi Pada Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Kabupaten Purwakarta Primanita Sholihah Rosmana; Sofyan Iskandar; Alifia Nur Azizah H. A; Nurfenti Widiya Nengsih; Rahmah Nafiisah; Virlee Isfa’lana Al-fath
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.570

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang peranan teknologi pada implementasi kurikulum merdeka, Kurikulum adalah bagian terpenting dalam dunia Pendidikan. Peran kurikulum dalam Pendidikan adalah sebagai pedoman utama pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Dalam dunia Pendidikan, kurikulum tidak hanya terpusat pada mata pelajaran. Namun, kegiatan di luar kegiatan pembelajaran juga ditelaah dalam kurikulum. Hal ini menunjukkan bahwa ruang lingkup kurikulum bersifat luas serta kegiatan-kegiatan di luar kegiatan pembelajaran di kelas juga merupakan tanggung jawab yang dipegang oleh sekolah dan guru. Dalam perkembangannya perubahan serta pengembangan kurikulum kerap terjadi Ketika terdapat perkembangan teknologi terutama dalam perkembangan teknologi Pendidikan. Kurikulum bergerak secara dinamis mengikuti arah perkembangan tekonologi yang semakin pesat, pengembangan kurikulum perlu dilaksanakan agar mutu Pendidikan di Indonesia bisa menyesuaikan pada perkembangan teknologi.
Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar Sofyan Iskandar; Primanita Sholihah Rosmana; Gaida Farhatunnisa; Iis Mayanti; Muslimah Apriliya; Tegar Selaras Gustavisiana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.572

Abstract

Kurikulum di Indonesia mengalami banyak perkembangan. saat ini kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru yang di terapkan di tahun 2022, kurikulum merdeka terbagi menjadi 3 jenis kurikulum yaitu mandiri belajar, mandiri berubah dan mandiri berbagai yang diterapkan sesuai dengan tingkat kesiapan dari masing-masing sekolah untuk mengimplementasikannya. kurikulum ini di implementasikan di semua jenjang sekolah. Tujuan dari di tulisnya artikel ini yaitu 1.) mengetahui apa itu kurikulum merdeka 2.) kesulitan yang di hadapi di kurikulum merdeka 3.) perbedaan 3 jenis kurikulum merdeka 4.) implementasi kurikulum merdeka 5.) faktor pendukung keberhasilan implementasi kurikulum merdeka. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan mendapatkan informasi mengenai implementasi kurikulum merdeka di sekolah merdeka mandiri berubah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yaitu serangakaian kegiatan yang dimana didalamnya berkenaan dengan metode pengumpulan data pusataka,mencatat dan membaca serta mengumpulan data - data. Hasil dari pemilik ini memperlihatkan bagaimana implementasi kurikulum merdeka di sekolah mandiri merdeka mandiri berubah telah dilaksanakan dengan sebaik mungkin,walau demikian dalam pelaksanaannya masih banyak kekurangan dalam memperoleh data serta informasi. akan tetapi hal tersebut tidak menjadi penghalang dan mendapatkan kunci keberhasilan dari penerapan kurikulum ini adalah dari pihak kepala sekolah serta guru-guru yang berada di sekolah dasar yang memiliki tingkat kemauan yang tinggi dalam mempelajari lebih dalam kurikulum merdeka ini serta perubahan yang di hadapi. kepala sekolah sebagai pemimpin yang memimpin di dalam sekolah tersebut untuk membawa sumber daya manusia di dalamnya menjadi lebih baik dalam perubahan-perubahan yang ada,serta memberikan pelatihan-pelatihan kepada guru untuk memberikan perubahan dalam kurikulum merdeka ini.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Di Salah Satu Sekolah Penggerak Kabupaten Purwakarta Sofyan Iskandar; Primanita Sholihah Rosmana; Dwi Novitasari; Hanie Khaerunnisa; Lisa Nabila; Rachma Nurfitria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.593

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan membahas mengenai analisis implementasi kurikulum merdeka di salah satu sekolah penggerak kabupaten purwakarta. Kurikulum yang diberikan oleh sekolah mencakup semua proses yang mempengaruhi perkembangan serta pembentukan karakter pada anak yang dimana disyaratkan oleh tujuan pendidikan nasional. Pengimplementasian kurikulum di SDN 6 Sindangkasih sudah diterapkan sejak 2021 di kelas 1 dan 4, sedangkan kelas 2, 3, 5, dan 6 masih menggunakan Kurikulum 2013. Pengembangan Kurikulum ini di dalam nya mencankup beberapa point yakni: Perencanaan, Penerapan, dan evaluasi. Jenis penulisan artikel adalah analisis kualitatif dengan metode penelitian studi kasus untuk mendeskripsikan secara terperinci fenomena tersebut dan mendapatkan informasi pengimplementasian kurikulum di sekolah dasar. Kurikulum yang diterapkan sudah berjalan dengan baik dan berpusat pada siswa meskipun masih ada hambatan lainnya dari berbagai sisi. Kurikulum merdeka di sekolah dasar ini juga menempatkan kemandirian siswa dalam proses pembelajaran sebagai nilai utama.
Peningkatan Karakter Anak Bangsa Dalam Kurikulum Merdeka Melalui Program Profil Pelajar Pancasila Sofyan Iskandar; Primanita Sholihah Rosmana; Riska Zulfa Luthfiyyah; Shela Amelia; Dwi Maulidawanti; Nisa Nur Fauziyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.596

Abstract

Karakter anak bangsa merupakan satu dari beberapa hal yang sedang ditingkatkan dalam dunia Pendidikan Indonesia saat ini. Dalam kurikulum yang sedang dilaksanakan saat ini yaitu Kurikulum Merdeka yang tentunya terdapat susunan untuk meningkatkan karakter anak bangsa melalui salah satu programnya dalam kurikulumnya yaitu Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui Peningkatan Karakter Anak Bangsa Dalam Kurikulum Merdeka melalui Program profil pelajar Pancasila. Metode dalam penyusunan kajian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Setelah melakukan kajian dengan metode tersebut, hasil penelitian dalam kajian ini menunjukkan peningkatan karakter dalam kurikulum merdeka. Peningkatan terlihat dari adanya perbedaan program dalam dari kurikulum sebelumnya.
Implementasi Kurikulum Merdeka Di Salah Satu Sekolah Dasar Kabupaten Purwakarta Sofyan Iskandar; Primanita Sholihah Rosmana; Indah Permata Yuliani; Muflihun Akbar Syarif Hidayat; Shafa Kamila Putri Angaraini; Tiominar Febrianti Puspita Sari; Ummyatul Salsabhila
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.606

Abstract

Perubahan kurikulum dari darurat menuju kurikulum merdeka yang dilaksanakan di sekolah Indonesia pada tahun pelajaran 2022/2023. Menarik untuk ditelaah bagaimana penerapannya di sekolah, kendala apa saja yang dihadapi dan bagaimana sekolah mengatasi kendala tersebut sehingga proses pembelajaran tetap berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, yaitu diawali dengan mencari dan mendeskripsikan informasi, mengumpulkan informasi secara sistematis, tidak berupa angka-angka. Penelitian ini juga berfokus pada penelitian kepustakaan. Penelitian ini juga menjelaskan mengenai kurikulum merdeka yang diterapkan di salah satu sekolah dasar yang terletak di Kabupaten Purwakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Implementasi kurikulum merdeka di Sekolah Dasar sudah berjalan dengan baik dan optimal. Namun, masih banyak kekurangan dan kendala dalam penerapan kurikulum merdeka di sekolah dasar. Dalam persiapan pelaksaan kurikulum merdeka yang baru, guru harus cepat beradaptasi dan membiasakan diri dengan kurikulum merdeka dan mempertimbangkan berbagai proyek di tingkat siswa untuk mencapai hasil belajar yang mendalam, bermakna dan menyenangkan. Penerapan kurikulum merdeka dalam mobilisasi sekolah dan proses kurikulum merdeka dalam mobilisasi sekolah terkait dengan profil pelajar pancasila yang tujuannya adalah mengahasilkan lulusan yang mampu berkompetensi unggul dan tetap mempertahankan nilai-nilai karakter, karena selain nilai-nilai karakter. Nilai-nilai akademik juga penting untuk kehidupan yang lebih maju.
Sekolah Penggerak: Mempercepat Terwujudnya Profil Pelajar Pancasila Sofyan Iskandar; Primanita Sholihah Rosmana; Annisa Nafira; Ighna Zahra Habibina; Nur Rahmawati; Widia Syavaqilah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.620

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil studi yang dilakukan Programme for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2018 mengenai pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai dampak program sekolah penggerak dalam mempercepat terwujudnya profil pelajar pancasila. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka. Teknik pengumpulan data yang dibutuhkan berdasarkan dari hasil pencarian dengan membaca, dan memilih, serta memilah dokumen yang berupa jurnal dan artikel yang berkaitan dengan fokus pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Sekolah Penggerak; 2) Profil Pelajar Pancasila; dan 3) Implementasi Program Sekolah Penggerak Dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.
Kesiapan Sekolah Dalam Proses Penerapan Kurikulum Merdeka Di SD Primanita Sholihah Rosmana; Sofyan Iskandar; Farihah Ayuni; Faiza Zalfa Hafizha; Pingkan Fireli; Ranisa Devi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.709

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang penting. Kurikulum sering diabaikan dalam pendidikan. Padahal kurikulum merupakan hal terpenting dalam pendidikan. Oleh kerena itu, kurikulum merupakan cerminan pembentukan karakter yang berkontribusi penuh bagi masa depan bangsa. Kurikulum yang digunakan saat ini adalah kurikulum merdeka. Tujuan dari kurikulum merdeka ini yaitu diharapkan mampu menghindari krisis belajar, menghilangkan kesenjangan belajar, dan menyelaraskan proses belajar mengajar di Indonesia. Kurikulum ini juga memberikan kebebasan kepada siswa untuk mendalami minat dan bakatnya masing-masing guna memaksimalkan potensi yang ada dalam diri mereka, maka pemerintah merancang tiga tipe kegiatan pembelajaran yaitu pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler dengan karakteristik fleksibel dan esensial.
Kurikulum Merdeka Sebagai Upaya Mengatasi Learning Loss yang Terjadi di Indonesia Sofyan Iskandar; Primanita Sholihah Rosmana; Delia Apriliani; Mufidatul Husna; Resa Azahra; Vanny Nurulita Zahra
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.741

Abstract

Pandemi yang terjadi pada akhir tahun 2019 sangat berdampak pada kehidupan yang terjadi bahkan sampai saat ini. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan Kurikulum Merdeka Sebagai Upaya Mengatasi Learning Loss yang terjadi di Indonesia. Artikel ini dibuat untuk memberikan informasi yang jelas tentang kualitas yang ditawarkan oleh Kurikulum Merdeka kepada para pemangku kepentingan pendidikan seperti orang tua, siswa, dan satuan pendidikan mengenai perencanaan, implementasi dan evaluasi disediakan oleh kurikulum otonom, yang membandingkan K-13 untuk menawarkan solusi bagi tantangan yang dihadapi dunia pendidikan krisis pembelajaran yang terjadi saat ini. Artikel ini menggunakan metode kualitatif melalui membaca dan mencatat, mengolah bahan penelitian, dan sejumlah tindakan yang terkait dengan prosedur pengumpulan data perpustakaan membentuk sebuah studi literatur (Zed, 2008:3). Hasil penelitian ini yaitu cara mengatasi learning loss merdeka dapat dilakukan dengan menata kembali kurikulum yang sudah ada. Dengan adanya Kurikulum
Inisiatif Tim Tangguh dari Salah Satu Sekolah Dasar di Kabupaten Purwakarta untuk Pengembangan Kurikulum Merdeka Sofyan Iskandar; Primanita Sholihah Rosmana; Irna Fitri Andini; Khomsanuha Amanaturrizqi; Syachna Karunia Eka Putri; Yunia Nurhaliza
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pendidikan tidak akan berjalan dengan lancar jika didalamnya tidak ada komponen kurikulum yang menjadi pondasi utama tujuan dan cita-cita hasil pendidikan yang diharapkan. Perubahan kurikulum yang terjadi di Indonesia menyebabkan beberapa dinamika dalam pengimplementasiannya, sehingga lembaga pendidikan harus cepat dan tanggap dalam merespon perubahan kurikulum yang awalnya disebut dengan kurikulum 2013, kini berubah menjadi Kurikulum Merdeka Belajar. Artikel ini mengkaji mengenai penerapan Kurikulum Merdeka Belajar pada salah satu sekolah yang berada di Kabupaten Purwakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasi, wawancara, diskusi terfokus dan dokumentasi. Dengan demikian, berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka Belajar pada salah satu sekolah yang berada di Kabupaten Purwakarta dapat memberikan pengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa dan memotivasi para tenaga pendidik untuk terus bersinergi memberikan pembelajaran yang bermakna dengan membentuk tim tangguh.
Co-Authors Acep Ruswan Adela Agnia Adela Fauziah Adela Fauziah Adesti Novita Sari Adesti Novita Sari Afidlotul Azizah Afifah Nur Amatullah Qomariyah Aflahatul Fazriyah Agung Febriyano Ai Siti Nuratilah Alfi Nasthi Fauziah Alida Zia Fatimah Alifia Nur Azizah H. A Alifia Nur Azizah H.A Aliza Wulandari Alsya Rahma Fadillah Alya Amrina Rosyada Alya Zhulfarani Amelia Putri Cahyani Andini Nursyahbani Anggi Rahma Dewi Lesmana Anis Hidayatul Ummah Anis Khoirunnisa Anisa Mutiara Illahi Annisa Apriliyani Annisa Nafira Anti Oktaviani Arini Nurfadilah Asep Sujana Asthiyani Kholida Atikah Putri Audrey Rosdiana Putri Ayang Ranisa Rahma Ayang Ranisa Rahma Ayang Ranisa Rahma Azeera Azzahra Elisa Putri Azzahra Salsabila Aldila Bintang Muhibuttobari Suparman Cantika Maharani Chika Apriyanti Delia Apriliani Deti Indah Kiranti Devin Tria Saputro Dinda Fitriani Dinda Nurainun Fazrin Dona Reza Sudirja Dwi Maulidawanti Dwi Novitasari Dzulfa Nur Firdaus Edis Eriansyah Putri Eka Ariya Mutiara Eldyana Citra Laksita Elisa Nur Azizah Elvyn Kemala Azzahra Elvyn Kemala Azzahra Erna Suwangsih Faddyasinta Sahnabila Rahmadika Fadia Fazilatun Nisa Faiza Zalfa Hafizha Fajar Citra Wibisono Fanny Rahmasari Farihah Ayuni Farras Adzra Nisrina Fenita Oktaviani Rachmat Fiksi Kirana Sarizaen Firra Dwi Nur'Ani Fitria Hermawan Fya Syaikha Fatimah Gaida Farhatunnisa Ghaida Nur Hanifah Giar Anugrah Pratama Giar Anugrah Pratama Hanie Khaerunnisa Hanifah Tri Nur Fadillah Hanifah Tri Nur Fadillah Hilma Fauziah Hilma Innayah Putri Ica Nurhikmah Ica Nurlaela Ighna Zahra Habibina Iis Mayanti Indah Amalia Putri Indah Fitria Indah Permata Yuliani Intan Dwi Yanti Intan Fadila Irna Fitri Andini Ismaya Febriyanti Kanda Ruskandi Kartika Sari Keysha Kholillah Alqindy Khaila Syanin Khalishah Nurul Salamah Kharisma Nurul Khusnah Khomsanuha Amanaturrizqi Lisa Nabila Luthfi Wulandari Masruroh Masruroh Mega Rosafina Mega Rosafina Metaninda Permata Ayu Mila Jamilah Nur Qomariah Mila Oksanti Millania Nurlaela Moch Deannandra Fazrian Mufidatul Husna Muflihun Akbar Syarif Hidayat Muslimah Apriliya Muthia Nur Azhar Muzdalifah Nadiyah Azzifah Nadya Berchmans Hami Natasya Febriana Nenden Sukmayati Neneng Sri Wulan Nevi Septiani Nia Rosniati Niken Ayundah Putri Nisa Nur Fauziyah Nisrina Nurbaiti Nisrina Nurbaiti Nita Melia Nopi Krisnawati Novia Ramanda Novita Cahya Ningrum Novita Cahya Ningrum Nur Annisa Nur Fitri Halimah Nur Rahmawati Nurfenti Widiya Nengsih Nurfenti Widiya Nengsih Nurul Fitriyani Roisussalamah Oktaviani Oktaviani Pani Herlina Peni Rosa Pingkan Fireli Pramudita Dwi Partisan Nurdian Saputri Puput Trisnawati Puput Trisnawati Rachma Nurfitria Rahmah Nafiisah Rangga Sunaryo Prayogo Ranisa Devi Rayi Safitri Reina Farhanah Miftah Rerey Realistiya Resa Azahra RIfa Aminah Salsabila Rina Rohimah Rinanda Achirani Dewi Rinanda Aprillionita Riska Trisnawati Riska Zulfa Luthfiyyah Ro'fatannuroh Ro'fatannuroh Rofatannuroh Rofatannuroh Rufaidah Natasya Amalia Rury Amaliatik Salsa Maria Salsabila Alifia Prabowo Salsabila Alifia Prabowo Septiani Panca Wardani Septiani Panca Wardani Septy Qurrotu Aini Farradhillah Shadrina Afra Khairunnisa Shafa Kamila Putri Angaraini Shafa Nurul Aulia Shafina Alya Arfaiza Shavega Julia Robin Shavega Julia Robin Shela Amelia Sintia Ulhaq Siti Aulia Khasanah Sofyan Iskandar Sofyan Iskandar Sofyan Iskandar Sofyan Iskandar Sofyan Iskandar Sofyan Iskandar Sofyan Iskandar, Sofyan Suci Dwi Pratammy Supriatna Supriatna Syachna Karunia Eka Putri Tegar Selaras Gustavisiana Tiominar Febrianti Puspita Sari Tiominar Febrianti Puspita Sari Ummyatul Salsabhila Vanny Nurulita Zahra Vika Andria Sukmawati Vika Ikram Nurfadhilah Virlee Isfa’lana Al-fath Wanda Hamidah Weby Khamelia Widia Syavaqilah Widia Triyana Widya Ningrum Fitriani Wilda Nur Laila Winda Ros Citra Windy Aledya Rosyani Yesi Agustia Yosi Anggia Margaret Tambunan Yunia Nurhaliza Yunita Sari