p-Index From 2021 - 2026
6.242
P-Index
This Author published in this journals
All Journal NUTRIRE DIAITA The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Window of Health : Jurnal Kesehatan Journal Analytica Islamica Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Jurnal Gema Ngabdi PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Science Midwifery Community Empowerment Jurnal Kesehatan Tambusai ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL MAHESA : Malahayati Health Student Journal Bima Nursing Journal Muhammadiyah Medical Journal Muhammadiyah Journal of Midwifery (MyJM) The Avicenna Medical Journal PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesian Health Issue DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Keperawatan Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Health & Medical Sciences Jurnal Inovasi Global Journal of Innovative and Creativity Jurnal Riset Ilmiah Journal of Religion and Public Health Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Implementasi Keselamatan Lalu Lintas dengan Standar ISO 39001:2012 pada Perusahaan Otobus di PT. “X” Suhartono, Suhartono; Purnamawati, Dewi
Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 6 (2025): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v3i6.353

Abstract

Keselamatan lalu lintas menjadi peranan penting dalam sektor transportasi umum, khusus pada pelayanan transportasi bus pariwisata yang berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas yang berdampak pada karyawan maupun penumpang & pengguna jalan lainnya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengevaluasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Lalu lintas (SMKLL) di Perusahaaan PT. “X” berdasarkan standar ISO 39001:2012, dan menilai efektivitasnya dalam mengelola resiko terkait operasional perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data, melalui analisis data dokumen, observasi lapangan serta pustaka yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa SMKLL yang di implementasikan di PT. “X” mencakup elemen-elemen penting seperti manajemen pengemudi, pengendalian kelelahan (Fatigue), investigasi kecelakaan, serta evaluasi kinerja keselamatan yang sistematis. Implementasi sistem ini terbukti mendukung penguatan program budaya keselamatan dan menjadikan role model praktik yang baik bagi perusahaan transportasi di Indonesia. Kesimpulannyam pengembangan lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperkuat integrase teknologi dan pendekatan dengan prediktif, yang berpotensi memberikan kontribusi strategis. Penelitan mendatang disarankan untuk menggunakan metode triangulasi serta analisa longitudinal guna memperdalam pemahaman mengenai dinamika keselamatan lalu lintas secara menyeluruh.
Snakes and Ladders Game Method and Flashcards on Knowledge, Attitudes and Skills of Karang Taruna Youth Regarding Basic Life Support Sentana, Aan Dwi; Jafar, Sitti Rusdianah; Hasbi, Moh.; Emilyani, Desty; Andrayani, Lale Wisnu; Purnamawati, Dewi; Mardiatun; Anom, Gusti Ngurah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 7 (2025): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i7.11614

Abstract

The growing understanding of the importance of Basic Life Support (BLS) training among adolescents in organized communities has given rise to the need to implement engaging learning methods. This study aims to determine the effectiveness of the Snakes and Ladders and Flashcard game methods on the knowledge, attitudes, and skills of adolescents in Karang Taruna in Babussalam Village. The method used was the Pre-Experimental One Group Pretest Posttest design, with 64 adolescents as respondents taken through stratified random sampling. Data were collected through questionnaires and observations and analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed that there was a significant increase in the level of knowledge (from 4.48 to 9.56, p < 0.001), attitudes (from 22.55 to 37.95, p < 0.001), and skills (from 0 to 5.83, p < 0.001) after the implementation of the intervention. These results confirm that the game and visualization methods help in improving BLS understanding and skills. In conclusion, the use of the Snakes and Ladders and Flashcard game methods is effective in improving adolescent knowledge, attitudes, and skills, thus contributing to improving community health capacity in Babussalam Village. This study recommends the application of similar interactive methods in other health training programs to strengthen the appeal and effectiveness of learning.
Analisis Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Perawat IGD disebuah RS Swasta Tipe C di Kabupaten Tangerang Purnamawati, Dewi; Damailita, Keumala Kusuma
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i2.518

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ada pada  sebuah Rumah Sakit Swasta Tipe C di daerah Kabupaten Tangerang. Teknik Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara dengan subjek perawat IGD. Terdapat tiga aspek yang menjadi fokus dalam penelitian ini, antara lain: Pelatihan K3, Fasilitas APD pada perusahaan, jaminan dan fasilitas K3 pada karyawan, serta Penerapan K3. Adapun hasil dari penelitian ini antara lain: 1. RS tersebut telah memberikan pelatihan yang relevan kepada karyawan untuk memahami pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja, 2. RS tersebut telah mematuhi peraturan dan prinsip hukum yang mengharuskan karyawan menggunakan alat pelindung diri yang sesuai, 3. RS tersebut telah menerapkan jaminan sosial untuk kesejahteraan karyawan, termasuk jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan pemeliharaan kesehatan, dan 4. RS tersebut juga telah menjalankan program kesehatan kerja yang mencakup pemeriksaan medis secara berkala bagi karyawan.
Analisis Faktor Kepatuhan Penggunaan APD Pada Siswa di Bengkel Instalasi Listrik SMKN 1 Kab. Tangerang Viga, Renjistian; Purnamawati, Dewi
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2025): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.6.1.37 - 45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan, sikap, dan pengawasan terhadap kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada siswa di bengkel instalasi listrik SMKN 1 Kabupaten Tangerang. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional, dilakukan pada bulan Juni 2025, dengan 42 responden yang diambil menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan (p=0,387) dan pengawasan (p=0,770) menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan dengan kepatuhan penggunaan APD, sedangkan sikap (p=0,016) memiliki hubungan dengan kepatuhan penggunaan APD. Agar lebih meningkatkan kepatuhan terhadap penggunaan APD maka perlu ditingkatkan pengetahuan dan pengawasan tentang APD kepada siswa.
DELAYS IN HEALTH INSURANCE CLAIMS AT A THIRD-PARTY ADMINISTRATOR (TPA) PT. XYZ IN 2024 Wulandari, Reny Yulita; Purnamawati, Dewi
HEARTY Vol 13 No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i4.20409

Abstract

Third-Party Administrators (TPA) play a crucial role in managing health insurance claims. However, delays in claim processing remain a major issue that negatively affects customer satisfaction. This study aims to describe the occurrence of delayed health insurance claims at one TPA in Indonesia in 2024. A descriptive quantitative approach was used, analyzing 442,279 secondary claim records to determine the frequency, type, and underlying causes of delayed claims. The findings revealed that 34% of all claims were classified as pending. Most pending claims involved outpatient and cashless services. The leading cause of the delay was incomplete documentation (55%), followed by invoice revisions and further claim investigations. These delays were largely attributed to unresolved administrative issues. Improving claim service quality in TPA requires the implementation of digital processing systems, enhanced staff competencies, and real-time document monitoring mechanisms.
Sebuah Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Remaja dalam Pencegahan Hipertensi Di Rw 06 Kelurahan Cipete Utara Kota Jakarta Selatan Tahun 2024: Hipertensi Ramadhan, Muhammad Rafli; Purnamawati, Dewi
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v10i1.19209

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi penyebab kematian utama di dunia, termasuk di Indonesia. Peningkatan prevalensi hipertensi pada usia muda menuntut perhatian terhadap upaya promotif dan preventif sejak usia remaja. Remaja sebagai kelompok usia transisi memiliki karakteristik perilaku yang dipengaruhi oleh faktor psikologis dan lingkungan. Berdasarkan Health Belief Model (HBM), perilaku pencegahan hipertensi dipengaruhi oleh beberapa konstruk, yaitu persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, persepsi manfaat, persepsi hambatan, efikasi diri (self-efficacy), dan isyarat untuk bertindak (cues to action). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan hipertensi pada remaja di RW 06 Kelurahan Cipete Utara, Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara non-probability sampling dan melibatkan 107 remaja sebagai responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan uji Spearman rho dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari enam konstruk dalam HBM, hanya cues to action yang memiliki hubungan signifikan dengan perilaku pencegahan hipertensi (p = 0,031; rho = 0,208). Temuan ini mengindikasikan bahwa adanya dorongan atau pengingat dari luar, seperti edukasi kesehatan, pesan dari tenaga kesehatan, maupun pengaruh keluarga, dapat memotivasi remaja untuk menerapkan perilaku pencegahan hipertensi. Kesimpulannya, cues to action merupakan faktor kunci yang perlu diperkuat dalam intervensi kesehatan remaja. Strategi komunikasi dan edukasi yang efektif sangat penting untuk membentuk kesadaran dan tindakan pencegahan hipertensi sejak usia muda. Kata kunci: Penyakit Tidak Menular, Pencegahan Hipertensi, Perilaku Remaja, Health Belief Model, Cipete Utara
Occupational Stress in Nurses at Hajj Hospital UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: The Role of Conflict with Doctor and Death Exposure Agustianti, Erika; Srisantyorini, Triana; Fauziyah, Munaya; Purnamawati, Dewi; Djauharoh, Siti Nur Aisyah
The Avicenna Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2024): The Avicenna Medical Journal
Publisher : Faculty of Medicine, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/avicenna.v5i2.45001

Abstract

Background: In the demanding healthcare environment, both nurses and doctors are at high risk of experiencing stress, with nurses being particularly vulnerable to various psychosocial hazards. This risk also applies to nurses at Hajj Hospital UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, especially following organizational changes and nurse rationalization implemented since 2024. The aim is to identify contributing factors to occupational stress and inform interventions to improve nurses' well-being and the quality of healthcare services. Methods: A cross-sectional analytical study was conducted involving all 96 nurses at Hajj Hospital UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Data was collected using Expanded Nursing Stress Scale (ENSS) to asses hazard psychosocial and Workplace Stress Scale (WSS) to evaluate occupational stress levels through a Google Form. The study examined the association between conflict with doctors and lack of experience with End of life (independent variables) and the nurses' reported stress levels (dependent variable). Results: The study revealed a significant association between conflict with doctors and occupational stress (p=0.000), with nurses experiencing conflict being 6.13 times more likely to experience occupational stress (95% CI: 2.337-16.106). A significant relationship was also found between limited experience with End of life and occupational stress (p=0.017), with nurses having limited experience facing a 2.07-fold increased risk of occupational stress (95% CI: 1.188-3.612). Conclusion: The occupational stress experienced by nurses at Hajj Hospital UIN Syarif Hidayatullah Jakarta is significantly related to conflict with doctors and limited experience in managing End of life situations.
Perilaku Pencegahan Penyakit Menular Seksual di Kalangan Wanita Pekerja Seksual Langsung Purnamawati, Dewi
Kesmas Vol. 7, No. 11
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit menular seksual, merupakan pandemi yang menimbulkan dampak kesehatan, sosial, ekonomi dan politik. Pekerja seks berperan penting dalam peningkatan kasus HIV/AIDS di Indonesia, posisi tawar wanita pekerja seksual langsung yang rendah dalam penggunaan kondom dan perilaku berisiko membuat perluasan penyebaran kasus penyakit menular seksual (infeksi menular seksual dan HIV/AIDS) semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam perilaku wanita pekerja seksual langsung dalam pencegahan penyakit menular seksual di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam. Informan adalah wanita pekerja seksual langsung, mucikari dan tenaga kesehatan. Dari hasil wawancara mendalam diketahui bahwa hampir semua wanita pekerja seksual langsung tidak mengetahui tentang penyakit menular seksual dan pencegahannya, sebagian besar mereka melindungi diri dengan menggunakan jelli, meminum antibiotik, jamu sehat, atau mencuci alat kemaluan dengan daun sirih. Penggunaan kondom didasarkan kesepakatan dengan pelanggan. Diperlukan upaya promosi dan pendekatan yang lebih efektif, bukan hanya pada wanita pekerja seksual langsung tapi juga untuk para pengguna jasa layanan seks. Sexually Transmitted Disease (STD) is a pandemic impacting social, economic and political aspests of life. Sex workers play an important role in the growth of AIDS cases in Indonesia, the low bargaining power of direct sex workers in the use of condom and the risk behavior of sex workers increased cases of sexually transmitted infections (STIs), HIV and AIDS. This study aimed to know district sex worker behavior to sexually transmitted disease behavior. Qualitative study design with in-depth interview techniques were used in this study. The informants are direct female sexual workers, pimps, and health providers. The results of in-depth interviews showed that almost all direct sexual workers are not knowledgeable on STD such as HIV and AIDS and how to prevent them. Most of them, protected themselves by using jellies, antibiotics, herbal medicine, or washing their genital with leaves of betel plant. Condom is used agreements with customers. Promotions and more effective approach are needed, not only for the sex workers but also for the users of sexual customers.
Konsumsi Jamu Ibu Hamil sebagai Faktor Risiko AsfiksiaBayi Baru Lahir Purnamawati, Dewi; Ariawan, Iwan
Kesmas Vol. 6, No. 6
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamu merupakan obat tradisional yang dibuat dengan cara mengolah bahan alamiah yang mempunyai khasiat obat dengan beberapa bahan campuran. Efektivitas dan efek samping pengobatan tradisional sebagai upaya pelayanan kesehatan masih perlu dibuktikan, khususnya jika digunakan oleh ibu yang sedang hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi jamu pada ibu hamil terhadap kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di Bekasi tahun 2008. Desain penelitian adalah kasus kontrol dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara konsumsi jamu terhadap kejadian asfiksia pada bayi baru lahir (nilai p = 0,005; odds ratio (OR) = 7,1; 95% CI = 4,23 – 11,9; (AFE) = 0,85; dan (AFP) = 0,43). Terdapat hubungan antara jumlah antenatal care (ANC) dan asfiksia pada bayi baru lahir dengan jumlah ANC = 4-8 kali (nilai p = 0,052; OR = 1,68; dan 95% CI = 0,99 – 2,83) sedangkan jumlah ANC kurang dari 4 kali (nilai p = 0,019; OR = 3,02; dan 95% CI = 1,2 – 7,58). Berdasarkan hasil wawancara mendalam diketahui bahwa mayoritas ibu hamil belum paham tentang perilaku sehat selama hamil dan tidak mendapatkan penjelasan yang cukup dari petugas kesehatan. Oleh karena itu, perlu ada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan pada saat kehamilan dan persalinan serta perlu standardisasi penggunaan jamu untuk ibu hamil. Jamu are traditional medicine which is made by natural ingredience which has medicational effect combining with several ingrediences. The successful of traditional medicine as self medication in health care still need to prove for its efectiveness and the side effect especially if it used by pregnant women. The goal of this study is to know how the effect of consuming jamu for pregnant women with birth asphyxia in Bekasi in 2008. Quantitaive and qualitative study designs were used in this study. Case control design used to see how the odds ratio of the mother who have experience to take jamu during pregnancy. The result showed that there are relation and risk of consume jamu with birth asphyxia (p value = 0,000; odds ratio (OR) = 7,1; 95% CI = 4,23 – 11,9) and frequencies of antenatal care (ANC) with birth asphyxia (4 – 8 times during pregnancy, p value = 0,052; OR = 1,68; and less than 4 times during pregnancy, p value = 0,019; OR = 3,02). The result of indepth interview tells us that majority of mother doesn’t know about the health attitude during pregnancy and doesn’t have enough information from providers about it. Therefore increase the quality of health services during pregnancy and birth delivery and standart for using jamu for pregnant women are needed.
Alternative Recommendation For Fingerprint Registration Policies And Waiting Times On Revisit Compliance Of Schizophrenia Patients At Tangerang City Hospital Masithoh, Dewi; Fauziah, Munaya; Purnamawati, Dewi
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 3 No. 7 (2025): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v3i7.516

Abstract

Background: The fingerprint registration system has been implemented at Tangerang City Hospital since 2024 for all clinics as an effort to digitize outpatient services. However, the implementation of this system for patients with mental disorders such as schizophrenia has created access barriers, such as anxiety, ignorance, and emotional resistance. Long waiting times also hinder patient compliance with follow-up visits. Objective: This study aims to explore the experiences of schizophrenia patients and their family caregivers regarding the fingerprint registration system, waiting times, and interactions with healthcare professionals. This study also develops policy recommendations based on the experiences of service users. Methods: This qualitative study used a phenomenological approach using in-depth interviews with 20 informants (family members, healthcare professionals, registration coordinators, the Head of Medical Records and the Head of the Yanmed Work Team), as well as non-participatory observation and focus group discussions (FGDs). Analysis was conducted based on content. Results: Patients with schizophrenia experienced emotional, technical, and psychological barriers in the fingerprinting process. This non-inclusive system caused stress and discomfort, resulting in low compliance with follow-up visits. Waiting times exceeding two hours also worsened patients' psychological well-being. Most informants suggested a dedicated pathway and standard operating procedures (SOPs) for mental-friendly services as alternative policies. Conclusion: The fingerprint-based outpatient service policy is not yet inclusive of vulnerable groups such as schizophrenia patients. Reformulation of SOPs and policies for mental-friendly services based on empathy, efficient service duration, and alternative identity verification methods is needed.
Co-Authors - Zulkifli A'Sentana, A'an Dwi AA Sudharmawan, AA Agus Triyono Agustianti, Erika Akaputra, Risky Almaududi, Abul A’la Amalia, Karina Amin, Ahmad Farid Andrayani, Lale Wisnu Andriyani Andriyani Aning Subiyatin Anom, Gusti Ngurah Anom, Ngurah Antasyia, Nur Lailia Aragar Putri Ardiani, Kristi Ariani, I Gusti Ayu Devi Arip, Moh Arip, Moh. Ariyanto, Januar Ashar Prima Aswani, Yan Hadi Kustomo Atlantic, Mia Auliany, Diah Awaliah, Awaliah Baktiansyah, Abdul Budi Susanto Burmanajaya, Bram Cembun, Cembun Damailita, Keumala Kusuma Dessylindra, Herningrum Djauharoh, Siti Nur Aisyah Emilyani, Desty Endah, Tria Astika Ernawati, Any Erni Kurniasih Ernyasih, Ernyasih Erwin Erwin Fadhilah Fadhilah Fajrini, Fini Fauziyah, Munaya Fitrijaningsih, Fitrijaningsih Hamdah, Hamdah Hamid, Irfany Nurul Hamidah . Hasanah, Ummatul Hasbi, Moh. I Putu Suiraoka Iwan Ariawan Jansen Parlaungan Jumaiah, Wati Jumaiyah, Wati Mardian, Okbi Mardiatun Mas'adah, Mas'adah Masithoh, Dewi Masykur Khair MAWADDAH, ELY Mayangsari, Denny Novita Meidora, Alfiani Hana Moh. Heri Kurniawan Mufida, Nur Aini Mufidah, Nur Aini MUHAMMAD HASBI Muhasidah, - Muhtar Muhtar Munaya Fauziah Ningrum, Amelia Pebria Nurfadhilah , Nurfadhilah Nursanah, Nursanah Nursardjan, Nursardjan Oktavina, Risa Olyvia, Novy Pratama, I Nyoman Wirya Pujawarnis W, Gusti Ayu Sri Purwana, Eka Rudy Purwandani, Ruri Putri, Linda Wahyuni Qolbah, Hayuning Ramadhan, Muhammad Rafli Ramadhan, Sahrir Ritonga, Yusniar Robalais, Ailla Nur Rowi, Armein Sjuhary RUSMINI Salman, Nani Ewi Sari, RD Yunina Endang Sembiring, Rinawati Sentana, Aan Dwi Sepriyanti, Yuke Siti Nurfadhilah, Siti Sitti Rusdianah Jafar Sofyani, Yani Soraya, Apriliana Kartini Srisantyorini, Triana Sugiatmi, Sugiatmi Suhartono Sulaeman, Ridawati Sulistiyowati, Heppy Sumartini, Ni Putu Sumedi Sumedi Tambunan, Sulastri GP. Thaha, Ahmad Razak Toha Muhaimin Tria Astika Endah Permatasari Ulfah, Rona Utomo, Muhammad Wiji Viga, Renjistian Wati, Aprillia Erni Wijayanti, G. A Sri Puja Warnis Wijayanti, Gusti Ayu Sri Pudja Warnis Wulandari Wulandari Wulandari, Reny Yulita Yani Sofiani Yuliarti Yuliarti Yuliawati, Suci Yunus, Muhammad Iqbal Zahrani, Azura Zuliatika, Pratiwi Zulkifli Zulkifli